Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena dan Masyarakat Kompak Karya Bakti Bersihkan Drainase

Bombana, SultraNET. | Dalam upaya pencegahan terjadinya banjir di Dusun 2 Desa Lengora Selatan, Kecamatan Kabaena Tengah, Kabupaten Bombana, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena di bawah pimpinan Serka Sahlan bersama anggota Koramil lainnya menggelar kerja bakti pembersihan Drainase. Sabtu, 16/3/2024

Kehadiran para Babinsa dari Koramil 1431-02/Kabaena, Kepala Desa Lengora Selatan, Arif Hidayat, beserta perangkat desa dan masyarakat Dusun 2 Desa Lengora Selatan menjadi momentum penting dalam kerja bakti ini.

Serka Sahlan, Babinsa yang memimpin kegiatan tersebut, menyampaikan pentingnya kerja bakti bersama masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Dengan gotong royong seperti ini, kita dapat mencegah terjadinya banjir yang dapat merugikan banyak pihak,” ujarnya.

Kepala Desa Lengora Selatan, Arif Hidayat, menyampaikan apresiasi atas kerjasama antara Babinsa, perangkat desa, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya sekadar membersihkan drainase, tetapi juga memupuk rasa solidaritas dan kebersamaan di antara kita semua,” ucap Kepala Desa

Kerja bakti bersih-bersih drainase yang dilakukan oleh Babinsa dan masyarakat tersebut diharapkan dapat menjadi contoh dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah terjadinya bencana banjir. Dengan komitmen yang kuat dan kerjasama yang baik antara aparat dan masyarakat, diharapkan lingkungan yang bersih dan aman dapat terwujud.




Gorong-gorong Tersumbat, Babinsa Turun Tangan Ajak Masyarakat Kerja Bakti

Bombana, SultraNET. | Gorong-gorong yang tersumbat akibat ablas dan membahayakan pengendara yang melintas menjadi perhatian serius bagi warga Desa Watumentade, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana. Untuk mengatasi masalah tersebut, Personel Koramil 1431-01/Rumbia, yang dipimpin Babinsa Serda Laode Masrun, bersama masyarakat setempat melakukan kegiatan kerja bakti pembersihan gorong-gorong. Jumat, 15/3/2024

Serda Laode Masrun bersama Sekretaris Desa Watumentade, para Babinsa dan sejumlah masyarakat terlibat langsung dalam kegiatan kerja bakti tersebut. Mereka bergotong-royong membersihkan gorong-gorong yang tersumbat, menunjukkan semangat gotong royong yang tinggi untuk menjaga lingkungan bersama.

Babinsa Serda Laode Masrun menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi kesejahteraan bersama. “Kami berkomitmen untuk selalu mendukung masyarakat dalam menjaga lingkungan, termasuk dalam hal pembersihan gorong-gorong yang menjadi saluran air penting,” ujarnya.

Serda Laode Masrun menambahkan, “Kegiatan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau TNI saja, tetapi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Dengan gotong royong, kita bisa menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.”

Sementara itu, Sekretaris Watumentade, Husen Efendi, menyatakan apresiasi atas partisipasi aktif Babinsa dan masyarakat dalam kegiatan kerja bakti tersebut.

“Kami sangat menghargai dukungan dari Babinsa dan seluruh masyarakat. Semangat gotong royong seperti ini perlu dipertahankan untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman untuk ditinggali,” pungkasnya.




Pastikan Harga Sembako Stabil, Babinsa Koramil 03/Poleang Sambangi Pasar Rakyat Rakadua

Bombana, SultraNET. | Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, Sertu Djuharis, melakukan pemantauan intensif terhadap harga sembako di Pasar Rakyat Rakadua, yang terletak di Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana. Langkah ini diambil dalam rangka memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat, mengingat fluktuasi harga yang terjadi belakangan ini. Kamis, 14/3/2024

Menurut data yang diperoleh, harga-harga sembako di Pasar Rakyat Rakadua saat ini menunjukkan variasi yang cukup signifikan. Beras medium dijual dengan harga Rp. 16.000 per kilogram, sedangkan untuk beras sedang sebesar Rp. 18.000 per kilogram. Adapun harga cabe merah besar mencapai Rp. 40.000 per kilogram, dan cabe merah keriting sebesar Rp. 35.000 per kilogram. Begitu juga dengan bawang merah yang dihargai sebesar Rp. 35.000 per kilogram, serta bawang putih dengan harga Rp. 42.000 per kilogram.

“Kami terus memantau harga-harga sembako di pasar ini untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauannya bagi masyarakat. Stabilitas harga sangat penting agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokoknya tanpa harus merasa terbebani oleh fluktuasi harga yang tidak terkendali.” ujar Sertu Djuharis,

Dalam upaya menjaga stabilitas harga, Babinsa Sertu Djuharis menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan para pedagang di Pasar Rakadua.

“Kami akan terus berkomunikasi dengan para pedagang untuk memastikan agar harga-harga sembako tetap dalam kisaran yang wajar dan tidak memberatkan masyarakat. Kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah setempat, dan pelaku ekonomi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga ini.” Imbuh Sertu Djuharis

Pasar Rakyat Rakadua menjadi fokus utama pemantauan Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, sebagai pusat distribusi utama kebutuhan pokok bagi masyarakat sekitar. Dengan langkah proaktif seperti ini, diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara penawaran dan permintaan, serta memastikan akses masyarakat terhadap harga sembako yang stabil dan terjangkau.




Babinsa Koramil 03/Poleang Kodim 1431/Bombana Bersama Warga bersihkan Saluran Drainase di Desa Teppoe

Bombana, SultraNET. | Personel Koramil 1431-03/Poleang, Kodim 1431/Bombana, yang dipimpin oleh Babinsa Serma Adri bersama warga melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan parit di Desa Teppoe Kec. Poleang Timur Kab. Bombana, Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menciptakan kondisi lingkungan yang bersih, sehat, dan mencegah terjadinya banjir. Kamis, 14/3/2024

Babinsa Serma Adri menyampaikan pentingnya kerja sama antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta meminimalisir risiko banjir yang sering terjadi akibat tersumbatnya saluran drainase.

“Kerja bakti seperti ini merupakan wujud nyata dari gotong-royong dan kepedulian bersama untuk menjaga lingkungan,” ujarnya.

Babinsa Serma Adri menambahkan bahwa kegiatan ini juga sebagai bentuk sinergi antara TNI dengan seluruh komponen masyarakat, sehingga terjalin hubungan yang harmonis dan solid dalam membangun lingkungan yang lebih baik.

“Kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat bukan hanya dalam tugas pertahanan, namun juga turut serta dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Salah satu Kepala Dusun Desa Teppoe, Bapak Suparman, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas partisipasi aktif Babinsa dan warga dalam membersihkan saluran drainase.

 

“Dengan saluran drainase yang bersih, kami berharap dapat mengurangi risiko banjir di musim hujan serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” Ungkap Suparman.

Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini juga terlihat tinggi, dengan banyaknya warga yang turut serta membersihkan saluran drainase dan menyapu sampah di sekitar lingkungan mereka. Hal ini menunjukkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi kesejahteraan bersama.




Babinsa Koramil 03/Poleang Aktif Lakukan Pendampingan Ketahanan Pangan

Bombana, SultraNET. | – Serda Fardin, Babinsa dari Koramil 03/Poleang, terlibat langsung dalam pendampingan ketahanan pangan di kebun jagung milik Bapak Kamaruddin yang terletak di Dusun Tekolebu, Desa Pokurumba, Kabupaten Bombana Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat di wilayah tersebut. Rabu, 13/3/2024

Dalam pertemuan itu, Babinsa Serda Fardin mengingatkan petani untuk senantiasa berhati-hati selama bekerja di kebun.

” Agar Para Petani selalu memperhatikan faktor keamanan dan kesehatan saat melakukan penyemprotan rumput dan hama.

Tak hanya itu, Babinsa Serda Fardin juga mendorong para petani untuk selalu berkoordinasi dengan pihak terkait guna memaksimalkan hasil pertanian mereka.

“Kolaborasi antara petani dengan instansi terkait diharapkan dapat memberikan dukungan teknis dan informasi yang berguna bagi peningkatan produktivitas pertanian”. Lanjut Babinsa

Bapak Kamaruddin, pemilik kebun yang didampingi oleh Serda Fardin, menyambut baik kehadiran Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah tersebut.

“Kami Selaku Petani sangat berterimaksih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh aparat terkait, termasuk Babinsa, dalam memajukan sektor pertanian di desa Kami. ” Ucap Kamarudin

Melalui pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa, diharapkan petani di wilayah Poleang dapat terbantu dalam meningkatkan produksi pertanian mereka serta memastikan ketahanan pangan bagi masyarakat setempat. Langkah ini merupakan salah satu upaya konkret dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai kedaulatan pangan di tingkat lokal.




Karya Bakti Koramil 02/Kabaena Bersihkan Lingkungan Pasar Rakyat Toli-Toli

Bombana, SultraNET, | Dalam upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, Personel Koramil 1431-02/Kabaena Kodim 1431/Bombana yang dipimpin oleh Peltu Arlaan melaksanakan kegiatan Karya Bakti Pembersihan Pasar Desa Toli-Toli, Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta memberikan kenyamanan bagi konsumen dalam berbelanja. Rabu, 13/3/2024

Menanggapi kegiatan ini, Babinsa Peltu Arlaan mengungkapkan pentingnya peran serta semua pihak dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kegiatan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat, namun juga tanggung jawab kita semua sebagai warga masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat,” ujar Peltu Arlaan

Lebih lanjut, Peltu Arlaan juga menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya sekadar membersihkan pasar, tetapi juga membentuk kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sehari-hari.

“Dengan bersihnya lingkungan, kita juga dapat mencegah berbagai penyakit yang bisa timbul akibat lingkungan yang kotor dan tidak sehat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Toli-Toli, Rahman, S.P., turut memberikan tanggapannya, mengapresiasi inisiatif dari Personel Koramil 02/Kabaena beserta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.

“Kegiatan seperti ini sangat positif dan patut diapresiasi, karena kebersihan lingkungan sangat penting untuk kesehatan dan kenyamanan bersama,” ungkapnya dengan senyum.

Dengan dilaksanakannya kegiatan Karya Bakti ini, diharapkan dapat membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan harus terus ditanamkan dalam diri setiap individu untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi semua.




Memasuki Awal Ramadhan, Babinsa Koramil 02/Kabaena Pantau Perkembangan Harga Sembako di Pasar Sikeli

Bombana, SultraNET. | Memasuki awal bulan Ramadhan, Pratu Destian Catur Rohman, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, gencar melakukan pemantauan harga sembako di Pasar Sikeli, Kelurahan Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana. Selasa, 12/3/2024

Menurut data yang dikumpulkan oleh Pratu Destian, harga sembako menjelang bulan suci Ramadhan Beras medium misalnya, dijual dengan harga menjadi Rp 20.000/kg, sedangkan beras sedang dibanderol seharga Rp 18.000/kg. sedangkan bahan lain seperti cabe merah besar yang mencapai Rp 40.000/kg, dan cabe merah kriting yang mencapai Rp 50.000/kg.

“Penting bagi Kita semua untuk menjaga stabilitas harga sembako, terutama memasuki bulan suci Ramadhan ini. Kami juga menghimbau kepada pedagang untuk tidak melakukan penimbunan barang dan menjaga ketersediaan stok dengan harga yang wajar,” ujar Pratu Destian.

Selain memantau harga sembako, Babinsa juga aktif memberikan himbauan kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan Pasar. Upaya ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam menghadapi bulan suci Ramadhan dengan lebih tenang dan terjamin ketersediaan kebutuhan pokok.

Dengan adanya pemantauan yang dilakukan oleh Babinsa, diharapkan masyarakat dapat memperoleh informasi yang akurat mengenai perkembangan harga sembako di pasar. Hal ini juga diharapkan dapat membantu pemerintah dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan suci Ramadhan dan menjaga daya beli masyarakat.




Aliran Sungai Tersumbat Ranting dan Pepohonan, Babinsa dan Masyarakat Turun Tangan

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Kodim 1431/Bombana Serma Abd. Hafid bersama masyarakat Desa Lampata menjalankan kerja bakti membersihkan aliran sungai yang tersumbat akibat ranting dan batang pohon di Desa Lampata, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana. Selasa, 12/3/2024

Upaya ini menjadi sangat penting mengingat musim penghujan telah tiba dan curah hujan mencapai tingkat yang mengkhawatirkan, meningkatkan risiko terjadinya banjir yang dapat mengancam kehidupan warga.

“Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya bencana banjir yang dapat merugikan warga,” ujar Babinsa Serma Abd. Hafid, menegaskan pentingnya upaya bersama dalam menjaga kebersihan dan kelancaran aliran sungai.

Selain membersihkan aliran sungai, Babinsa dan masyarakat juga melakukan sosialisasi tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan yang dapat mengganggu aliran sungai.

“Kami berharap dengan kerja bakti ini, masyarakat dapat lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan turut serta dalam menjaga kebersihan demi kesejahteraan bersama,” Pungkas Babinsa.




Peduli terhadap Stunting, Babinsa Lakukan Pendampingan Layanan Posyandu

Bombana, SultraNET. | – Sebagai upaya nyata dalam memerangi stunting, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Kodim 1431/Bombana Serda Sabil, turut melaksanakan pemantauan dan pedampingan kegiatan Posyandu yang dilaksanakan di aula kantor kelurahan Boepinang, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana. Senin, 11/3/2024

Dalam sesi Posyandu, berbagai layanan kesehatan disediakan, mulai dari penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan pada anak dan balita, pemberian imunisasi, hingga pemberian vitamin pada ibu usia produktif.

“Babinsa menjelaskan pentingnya kegiatan Posyandu dalam mendukung pencegahan stunting. Dengan memantau pertumbuhan anak sejak dini, kita dapat mencegah terjadinya stunting yang dapat berdampak pada perkembangan anak di masa depan,” ungkap Serda Sabil.

Selain itu, Babinsa juga turut menambahkan bahwa kegiatan Posyandu juga menjadi sarana untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang. Dengan demikian, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya gizi dan kesehatan anak dapat ditingkatkan.

Tindakan konkret Babinsa dalam mendampingi kegiatan Posyandu ini menunjukkan komitmen nyata dalam memerangi stunting serta meningkatkan kesehatan anak dan ibu di wilayahnya. Diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi kesehatan generasi masa depan.




Manfaatkan Lahan Tidur di Sekitaran Makodim 1431/Bombana Tanam Bawang dan Cabai, Tekan Inflasi

Bombana, SultraNET. | Dalam upaya konkret untuk ikut serta dalam mengendalikan inflasi di daerahnya, Kodim 1431/Bombana menjalankan langkah proaktif dengan melakukan penanaman bawang dan cabai di lahan tidur yang ada di sekitar kantor mereka. Lokasi penanaman tersebut terletak di Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana.

Menurut Dandim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P, luas lahan yang ditanami mencapai kurang lebih setengah hektare, memanfaatkan ruang yang tersedia secara efisien untuk menghasilkan komoditas yang diperlukan oleh masyarakat sekitar.

“Penanaman ini merupakan bagian dari strategi kami dalam mendukung stabilitas ekonomi di daerah kami,” Ujar Letkol Inf Andi Irfandi.

“Selain itu, kami juga ingin memberikan contoh positif kepada masyarakat tentang bagaimana memanfaatkan lahan kosong untuk kepentingan yang produktif.” Ungkap Dandim

Sementara itu, Perwira Sandi Lettu Nyoman Admika, selaku Koordinator Ketahan Pangan (Hanpangan}, mengungkapkan bahwa tanaman bawang sudah berusia sekitar 30 hari, sementara cabai sudah mencapai usia sekitar 25 hari. Ini menandakan bahwa pertumbuhan tanaman berjalan sesuai dengan rencana, dan diharapkan akan memberikan hasil yang baik dalam waktu dekat.

Langkah Kodim 1431/Bombana ini mendapat apresiasi dari pemerintah daerah, yang menganggapnya sebagai langkah konkret dalam mengatasi permasalahan inflasi yang seringkali mengganggu stabilitas ekonomi masyarakat. Diharapkan, hasil panen dari lahan tersebut dapat memberikan kontribusi positif dalam menekan angka inflasi di daerah tersebut serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam memanfaatkan lahan tidur untuk kepentingan pertanian.