TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana Bangun Sumur Bor untuk Sarana MCK di Desa Morengke

Bombana, Sultranet.com – Satuan Tugas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun Anggaran 2025 Kodim 1431/Bombana melaksanakan pembangunan sumur bor sebagai sarana pendukung mandi, cuci, dan kakus (MCK) di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, pada Senin (12/05).

Pembangunan sumur bor ini merupakan salah satu program fisik TMMD yang bertujuan untuk membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan dasar akan air bersih, khususnya di dusun-dusun yang masih mengalami keterbatasan sumber air.

Pasi Teritorial Kodim 1431/Bombana, Kapten Inf Sulistianto, menjelaskan bahwa sumur bor yang tengah dibangun tersebut akan menjadi fasilitas penting sebagai pendukung MCK.

“Sumur ini kami kerjakan bersama Satgas TMMD dan dirancang agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi warga,” ujarnya.

Komandan Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menyatakan bahwa penyediaan air bersih merupakan salah satu kebutuhan mendasar masyarakat yang perlu menjadi prioritas utama. Menurutnya, pembangunan MCK dan sumur bor merupakan target penting dalam kegiatan TMMD kali ini.

“Kita tahu kebutuhan air bersih ini sangat penting bagi masyarakat. Pembuatan MCK dan sumur bor merupakan salah satu sasaran program TMMD ke-124 TA. 2025 Kodim 1431/Bombana,” kata Letkol Andi Irfandi.

Dansatgas berharap, dengan adanya fasilitas ini, masyarakat bisa memenuhi kebutuhan air bersih untuk aktivitas sehari-hari serta merawatnya agar dapat berfungsi dalam jangka waktu panjang.

“Pembangunan sumur bor ini merupakan salah satu contoh nyata dari upaya TMMD dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya Andi Irfandi.




Hari ke Enam Satgas TMMD 124, Pasang Pondasi Jembatan Kolombi Dibantu Masyarakat

Bombana, Sultranet.com – Memasuki hari keenam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, Satgas Kodim 1431/Bombana bersama masyarakat setempat melaksanakan pemasangan pondasi jembatan di Desa Kolombi, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Senin (12/05/2025). Pekerjaan ini menjadi bagian penting dari program fisik TMMD yang bertujuan meningkatkan aksesibilitas antarwilayah.

Koordinator pembangunan jembatan, Lettu Inf Nyoman Admika, menjelaskan bahwa pemasangan pondasi merupakan tahapan krusial untuk menjamin kekuatan dan keamanan struktur jembatan.

“Kami pastikan material yang digunakan sesuai standar agar jembatan ini bisa digunakan dalam jangka panjang,” ujarnya.

Jusman, salah satu warga Kolombi yang ikut serta dalam kegiatan tersebut, mengaku senang bisa terlibat langsung dalam pembangunan di desanya.

“Ini bukan hanya soal jembatan, tapi tentang semangat gotong royong. Kami merasa dihargai karena dilibatkan dalam proses ini,” ucapnya.

Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) TMMD ke-124 Tahun Anggaran 2025 Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P, menekankan bahwa kolaborasi antara TNI dan masyarakat menjadi kunci utama keberhasilan program ini.

“TMMD bukan hanya membangun secara fisik, tapi juga memperkuat hubungan sosial dan semangat kebersamaan,” pungkasnya.

Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat mempercepat mobilitas warga serta mempermudah akses distribusi hasil pertanian, yang selama ini menjadi tantangan utama di Desa Kolombi.




Satgas TMMD ke-124, Lanjutkan Pengerjaan Rehap Masjid Al-Mujahidin Desa Morengke

Satgas TMMD ke-124, Lanjutkan Pengerjaan Rehap Masjid Al-Mujahidin Desa Morengke
Satgas TMMD ke-124, Lanjutkan Pengerjaan Rehap Masjid Al-Mujahidin Desa Morengke

Bombana, Sultranet.com  – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana melanjutkan pengerjaan rehab Masjid Al-Mujahidin yang berlokasi di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Minggu (11/5/2025). Kegiatan fisik ini difokuskan pada proses pemelasteran dinding masjid, yang dilakukan secara bergotong royong bersama masyarakat setempat.

Salah satu personel Satgas TMMD, Sertu Syamsudin mengatakan bahwa pelaksanaan pengerjaan dilakukan secara bertahap dan penuh semangat kebersamaan. “Kami terus bekerja dengan mengutamakan kualitas, karena kami sadar bahwa masjid ini akan menjadi tempat ibadah masyarakat yang harus nyaman dan layak,” ujarnya.

Kepala Desa Morengke, Abd Kadir, menyambut baik kegiatan ini dan mengaku sangat bersyukur atas kehadiran Satgas TMMD di desanya. “Rehab masjid ini sangat kami nantikan. Masyarakat juga sangat antusias membantu karena mereka merasa memiliki,” ungkapnya.

Komandan Satgas TMMD ke-124, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menjelaskan bahwa rehabilitasi Masjid Al-Mujahidin merupakan bagian dari sasaran fisik program TMMD tahun anggaran 2025. “Melalui TMMD, TNI hadir tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat gotong royong dan kebersamaan dengan masyarakat,” pungkasnya.

Kegiatan rehab masjid ini menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dan rakyat, sekaligus mendukung upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan sarana ibadah yang layak dan representatif di wilayah pedesaan.




Laksanakan Sholat Magrib Berjamaah, Langkah Personel Satgas TMMD Manunggal dengan Masyarakat

Bombana, Sultranet.com – Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 Kodim 1431/Bombana melaksanakan sholat Magrib berjamaah bersama warga di Masjid Al-Ikhlas, Desa Kolombi, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sabtu petang (10/5/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran non-fisik TMMD untuk mempererat hubungan sosial serta meningkatkan keimanan kepada Allah SWT.

Kehadiran Satgas TMMD di tengah masyarakat disambut hangat oleh warga setempat. Baharuddin, Imam Masjid Al-Ikhlas, mengungkapkan rasa syukur dan kebahagiaannya atas kehadiran para personel TNI yang turut meramaikan masjid. “Dengan adanya Satgas, jamaah masjid semakin ramai, suasana ibadah menjadi lebih hidup,” ujar Baharuddin.

Sertu Lambintara, salah satu personel Satgas dari Kodim 1431/Bombana, mengatakan bahwa kegiatan sholat berjamaah ini menjadi momen penting untuk membangun komunikasi dan memperkuat kedekatan antara TNI dan masyarakat.

“Kami ingin hadir bukan hanya untuk membangun secara fisik, tapi juga hadir dalam aktivitas spiritual masyarakat,” ungkapnya.

Komandan Satgas TMMD ke-124, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap kegiatan TMMD.

“Kegiatan seperti ini mencerminkan semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat. Selain tugas pembangunan, kami juga berupaya mendukung penguatan nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat,” pungkas Andi Irfandi.

Program TMMD ke-124 di Kabupaten Bombana tidak hanya berfokus pada pembangunan infrastruktur desa, tetapi juga menjalin keharmonisan melalui kegiatan sosial dan keagamaan. Ini menjadi bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dan rakyat terus dibangun dari berbagai aspek kehidupan.




Lanjutkan Penggalian Tempat Pembuatan Dekker, Personel Satgas TMMD dan Masyarakat Bahu Membahu

Personel Satgas TMMD ke 124 Bersama Masyarakat melaksanakan penggalian pembangunan Dekker
Personel Satgas TMMD ke 124 Bersama Masyarakat melaksanakan penggalian pembangunan Dekker

Bombana, Sultranet.com – Personel Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana bersama warga Desa Lamuru, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, melanjutkan kegiatan penggalian tempat pembuatan dekker. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya antisipasi terhadap genangan dan luapan air saat musim penghujan, Minggu (11/5/2025).

Semangat gotong royong antara TNI- Polri dan masyarakat tampak begitu kental dalam pelaksanaan program TMMD ini. Penggalian jalan dilakukan sebagai tahap awal pembangunan pondasi plat dekker yang menjadi sasaran fisik dalam kegiatan TMMD di Desa Lamuru.

Kapten Cba Heri Iswanto, selaku Koordinator di Sektor Desa Lamuru menyampaikan bahwa kolaborasi antara personel Satgas dan masyarakat menjadi kunci kelancaran kegiatan ini.

“Kami sangat mengapresiasi semangat warga yang ikut serta tanpa kenal lelah. Pembangunan dekker ini sangat penting untuk menunjang akses jalan dan mencegah banjir,” ungkap Kapten Heri.

Haris, Kepala Desa Lamuru, turut menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepedulian TNI terhadap infrastruktur desa. “Kami bangga dan bersyukur atas kehadiran TMMD di desa kami. Pembuatan dekker ini sudah lama kami dambakan karena sangat dibutuhkan warga, terutama saat musim hujan,” pungkas Haris.

Kegiatan TMMD ke-124 di Kabupaten Bombana ini terus berjalan dengan penuh semangat kebersamaan dan diharapkan dapat membawa manfaat nyata bagi masyarakat Desa Lamuru dan sekitarnya.




Kompak dan Solid, TNI-POLRI Satgas TMMD ke 124, Kebut Pembuatan MCK di Desa Morengke 

Kompak dan Solid, TNI-POLRI Satgas TMMD ke 124, Kebut Pembuatan MCK di Desa Morengke 
Kompak dan Solid, TNI-POLRI Satgas TMMD ke 124, Kebut Pembuatan MCK di Desa Morengke

Bombana, Sultranet.com – Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 yang melibatkan unsur TNI-POLRI terus menunjukkan kekompakan dalam percepatan pembangunan sarana mandi, cuci, kakus (MCK) di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana. Proyek MCK yang tengah dikebut itu kini memasuki tahap pemasangan batako. Minggu, (11/05)

Pembangunan MCK berukuran panjang 3 meter dan lebar 1,5 meter di atas lahan seluas 450 meter persegi ini bertujuan untuk meningkatkan sanitasi lingkungan dan kesehatan masyarakat setempat. MCK ini nantinya dapat dimanfaatkan oleh warga sekitar secara umum sebagai fasilitas publik yang bersih dan layak.

Bripka Erwin, salah satu personel Satgas TMMD dari unsur Polri, menyampaikan bahwa kolaborasi antara TNI dan Polri di lapangan berjalan dengan penuh semangat dan kekompakan.

“Kami saling bahu membahu agar proses pembangunan MCK ini selesai tepat waktu dan bisa segera digunakan masyarakat,” ujarnya.

Kapten Inf Sulistianto selaku Pasi Teritorial Kodim 1431/Bombana menambahkan bahwa pembangunan MCK ini merupakan salah satu wujud nyata pengabdian TNI kepada rakyat dalam mendukung program TMMD.

“Kami tidak hanya membangun fisik, tetapi juga berupaya mendorong pola hidup sehat di tengah masyarakat,” ucapnya.

Kepala Desa Morengke, Abd Kadir, sangat mengapresiasi kehadiran Satgas TMMD dan berharap pembangunan MCK ini bisa memberikan dampak positif bagi seluruh warga desa.

“Semoga sarana ini bermanfaat besar dan dirawat bersama agar bisa digunakan dalam jangka panjang,” tutupnya.




Hari Kelima TMMD, Satgas Kerjakan Ramuan RTLH Milik Ibu Husneni 

Personel Satgas dan Masyarakat Merakit Ramuan Rumah Ibu Husneni
Personel Satgas dan Masyarakat Merakit Ramuan Rumah Ibu Husneni

Bombana, Sultranet.com – Memasuki hari kelima pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124, Satgas TMMD bersama masyarakat mulai mengerjakan pembuatan ramuan rumah tidak layak huni (RTLH) milik Ibu Husneni di Dusun 1, Desa Wia-wia, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Minggu (11/05/2025). Kegiatan ini merupakan salah satu sasaran fisik TMMD yang ditargetkan rampung tepat waktu.

Serda Irfan, salah satu personel Satgas TMMD, mengatakan bahwa proses pembuatan ramuan melibatkan semangat gotong royong antara TNI dan warga sekitar. “Kami terus bekerja maksimal dari pagi hingga sore hari. Semoga rumah ini bisa segera berdiri kokoh dan layak ditempati oleh Ibu Husneni,” ujarnya penuh semangat.

Kepala Dusun 1 Desa Wia-wia menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh TNI melalui program TMMD. Menurutnya, kehadiran TMMD menjadi berkah bagi warganya. “Kami sangat bersyukur, apalagi rumah Bu Husneni sudah lama membutuhkan perbaikan. Ini bentuk nyata kepedulian negara,” ungkapnya.

Danramil 1431-01/ Rumbia Kapten Inf Syafarudin, menjelaskan bahwa sasaran RTLH menjadi prioritas karena menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat.

“Kami ingin program ini tidak hanya membangun fisik, tapi juga memperkuat semangat kebersamaan. Inilah inti dari TMMD, manunggal bersama rakyat,” tegasnya.

Kegiatan TMMD ke-124 di Kabupaten Bombana akan berlangsung selama sebulan penuh dan menargetkan berbagai pembangunan fisik seperti jalan, rumah layak huni, dan fasilitas umum lainnya, serta kegiatan nonfisik seperti penyuluhan dan pelayanan kesehatan bagi warga desa.




Antusias, Warga dan Satgas TMMD Kerjakan Perbaikan Dekker Penghubung antar Dusun

Bombana, Sultranet.com – Warga Dusun 1 Desa Totole, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, menunjukkan antusiasme tinggi saat bergotong-royong bersama Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana memperbaiki dekker penghubung antar dusun, Sabtu (10/05). Dekker ini menjadi salah satu sasaran fisik program TMMD reguler tahun anggaran 2025.

Kondisi dekker sebelumnya sudah rusak dan menghambat aktivitas warga, khususnya saat musim hujan. Perbaikan ini diharapkan dapat memperlancar akses dan mobilitas masyarakat, sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan.

Sersan Mayor (Serma) Salasi, personel Satgas TMMD, mengungkapkan bahwa gotong royong ini mencerminkan semangat kebersamaan antara TNI dan rakyat.

“Kami bekerja bersama tanpa sekat. Ini adalah bukti kemanunggalan TNI dengan rakyat,” katanya.

Rauke, Kepala Desa Totole, turut menyampaikan rasa terima kasihnya kepada TNI atas perhatian terhadap infrastruktur desa.

“Kami sangat terbantu. Perbaikan dekker ini sudah lama dinantikan warga,” ujarnya.

Pasiter Kodim 1431/Bombana Kapten Inf Sulistianto menjelaskan bahwa TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong partisipasi aktif masyarakat.

“Keterlibatan warga menjadi kunci keberhasilan TMMD dalam menciptakan pembangunan yang berkelanjutan,” pungkasnya.




Pengerjaan RTLH Milik Salmawati Memasuki Pemasangan Slop dan Tiang oleh Satgas TMMD 

Bombana, Sultranet.com – Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik Salmawati, warga Desa Wia-wia, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, kini memasuki tahap pemasangan slop dan tiang. Pengerjaan ini merupakan bagian dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124. Sabtu, 10/05/2025.

Personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat terlihat aktif bekerja di lokasi, dengan harapan proyek ini dapat rampung sesuai target waktu. Salah satu personel Satgas, Serda Nurswandi, mengatakan bahwa pemasangan slop dan tiang merupakan fase penting dalam pembangunan RTLH. “Kami terus mempercepat pengerjaan agar rumah ini segera bisa ditempati oleh Ibu Salmawati,” ujarnya.

Kepala Dusun 1 Desa Wia-wia, Muh. Safar, memberikan apresiasi atas semangat gotong royong yang ditunjukkan warga dan TNI. “Kehadiran Satgas TMMD sangat membantu masyarakat, bukan hanya membangun rumah, tetapi juga mempererat hubungan antara warga dan aparat,” tuturnya.

Sementara itu, Danramil 1431-01/Rumbia Kapten Inf Syafarudin menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi sosial masyarakat. “Kami ingin memastikan bahwa masyarakat, terutama yang kurang mampu, mendapatkan tempat tinggal yang layak dan aman,” pungkasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, diharapkan pembangunan RTLH ini dapat selesai tepat waktu dan memberi manfaat nyata bagi warga penerima bantuan.




Tingkatkan Fasilitas Ibadah, Satgas TMMD dan Warga Gotong Royong Bangun Teras Masjid

Bombana, Sultranet.com – Memasuki hari keempat pelaksanaan TMMD ke-124, Satgas TNI Manunggal Membangun Desa bersama masyarakat Desa Totole, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, melanjutkan pembangunan fisik dengan memasang batu bata di teras Masjid Al-Mukmin, Sabtu (10/05/2025). Masjid ini menjadi salah satu target utama dalam program TMMD Reguler 124 Kodim 1431/Bombana Tahun Anggaran 2025.

Koordinator TMMD di Desa Totole, Kapten Inf Bahar, menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat sangat mempercepat proses pekerjaan. “Kami apresiasi semangat warga yang ikut terlibat. Ini bentuk nyata kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya.

Kehadiran TMMD disambut antusias oleh warga. Iwan, salah satu warga Desa Totole, mengaku senang bisa berpartisipasi langsung dalam pembangunan tempat ibadah desanya. “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya program TMMD ini. Masjid kami yang dulu belum selesai, sekarang bisa kami benahi bersama-sama,” tuturnya.

Pasiter Kodim 1431/Bombana, Kapten Inf Sulistianto, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung pembangunan di wilayah. “Kami tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mendorong partisipasi aktif warga dalam menjaga hasil pembangunan,” jelasnya.

Proses pemasangan batu bata di teras masjid ini direncanakan rampung dalam beberapa hari ke depan sebelum dilanjutkan ke tahapan pekerjaan lainnya. Satgas TMMD dan masyarakat terus bahu-membahu demi mempercepat penyelesaian target sasaran fisik.

Program TMMD Reguler 124 di Kabupaten Bombana ini mendapat respons positif dari masyarakat karena terbukti membawa perubahan nyata dalam peningkatan fasilitas umum dan semangat gotong royong warga desa.