Personel Satgas TMMD, Laksanakan Sholat Magrib Berjamaah dengan Warga di Masjid Al-Mujahidin

Bombana, Sultranet.com — Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 Kodim 1431/Bombana melaksanakan Sholat Magrib berjamaah bersama warga di Masjid Al-Mujahidin Desa Morengke Kecamatan Matausu Kabupaten Bombana, Jumat petang (9/05/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran nonfisik TMMD guna meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kehadiran para personel TNI disambut hangat oleh warga sekitar. Imam Masjid Nurul Imam, Ustaz Muh. Umar, mengungkapkan rasa syukurnya atas kebersamaan tersebut.

“Kami sangat senang dengan kehadiran Satgas TMMD, karena membuat masjid menjadi lebih ramai jamaahnya,” ujar Ustaz Umar.

Kapten Inf Sulistianto selaku Pasiter Kodim 1431/Bombana menyampaikan bahwa kegiatan spiritual seperti ini menjadi wujud nyata kemanunggalan TNI dan rakyat.

“Selain membangun infrastruktur, kami juga ingin membangun nilai-nilai spiritual di tengah masyarakat,” ungkapnya.

Komandan Satgas TMMD ke-124 Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P yang juga menjabat sebagai Dandim 1431/Bombana menegaskan bahwa kegiatan keagamaan merupakan prioritas dalam mendekatkan TNI dengan masyarakat.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa TMMD tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek rohani masyarakat,” pungkas Irfandi.

TMMD Reguler ke-124 Kodim 1431/Bombana Tahun Anggaran 2025 ini terus menunjukkan kontribusinya secara menyeluruh, baik secara fisik maupun nonfisik, demi mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat di wilayah Kabupaten Bombana.




Jembatan Penghubung di Desa Morengke Mulai Dibongkar, Satgas TMMD Siapkan Jalan Alternatif

Bombana, Sultranet.com – Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-124 Kodim 1431/Bombana mulai membongkar jembatan penghubung antar dusun di Desa Morengke, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sabtu (10/5/2025). Pembongkaran dilakukan menggunakan alat berat dan disertai pembangunan jalan alternatif guna memastikan mobilitas warga tetap berjalan selama proses berlangsung.

Kepala Desa Morengke, Abd. Kadir, menyambut baik langkah Satgas TMMD dan menyebut bahwa jembatan ini memang sudah lama membutuhkan perbaikan.

“Kami sangat bersyukur, karena pembangunan ini merupakan harapan warga selama bertahun-tahun. Jalan alternatif yang disiapkan juga sangat membantu aktivitas masyarakat sehari-hari,” ungkapnya.

Kapten Inf Sulistianto selaku Pasiter Kodim 1431/Bombana menjelaskan bahwa pembongkaran dilakukan secara bertahap dan sesuai standar keamanan.

“Kami pastikan keselamatan menjadi prioritas utama selama pengerjaan. Jalan alternatif juga dirancang agar layak dan aman dilalui,” ujar Sulistianto.

Sementara itu, Dansatgas TMMD ke-124 Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P. menekankan bahwa pembangunan jembatan ini merupakan salah satu sasaran fisik utama TMMD di tahun 2025.

“Kami tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membangun semangat kebersamaan antara TNI dan masyarakat,” pungkas Irfandi.

Program TMMD ke-124 ini melibatkan personel gabungan dari TNI, Polri, serta masyarakat setempat, dengan tujuan mempercepat pembangunan di desa-desa terpencil serta mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat.




Bersama Aparat Desa dan Masyarakat, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Laksanakan Kerja Bakti

Bombana, Sultranet.com – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama aparat Desa Pasare Apua dan masyarakat setempat melaksanakan kerja bakti membersihkan kanan kiri jalan dan parit di Dusun 3, Desa Pasare Apua, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Jum’at (09/05/2025). Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat menjelang musim penghujan.

Kerja bakti ini melibatkan berbagai elemen masyarakat dan aparat desa, di antaranya Kepala Desa Pasare Apua, Mustajab; tiga personel Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia yaitu Serka Hambarin, Serka Wahab, dan Sertu LD Masrun; Kepala Dusun 1 Suba R; serta sekitar 17 orang warga Desa Pasare Apua yang turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Serka Wahab, mengatakan kegiatan kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kebersihan lingkungan dan ajang mempererat hubungan antara aparat dengan warga. “Melalui kegiatan gotong royong ini, kita ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk peduli lingkungan serta memperkuat kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pasare Apua, Mustajab, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan Babinsa dalam kerja bakti bersama masyarakat. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang turut memotivasi warga dalam menjaga kebersihan lingkungan desa,” ucapnya.

Danramil 1431-01/Rumbia melalui Bati Tuud-nya, Pelda La Ulo, menegaskan bahwa kegiatan kerja bakti seperti ini merupakan bagian dari upaya Koramil dalam mendorong terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat.

“Kami akan terus mendukung kegiatan yang melibatkan sinergi antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat,” tutup La Ulo.




Bati Tuud Koramil Poleang Pimpin Karya Bakti Penanaman Pohon, Cegah Banjir dan Tanah Longsor

Bombana, Sultranet.com – Dalam rangka menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah bencana alam seperti banjir dan tanah longsor, Bati Tuud Koramil 1431-03/Poleang Serka Zainal memimpin kegiatan karya bakti penanaman pohon yang dilaksanakan di Desa Pusuea, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana, Kamis,(08/05).

Kegiatan tersebut melibatkan puluhan peserta yang terdiri dari unsur TNI, pemerintah desa, dan masyarakat. Selain anggota Koramil Poleang, hadir pula Kepala Desa Pusuea Abdul Hakim S.Pd.I, Sekretaris Desa Sukirman, para kepala dusun setempat, serta sekitar 15 warga yang turut ambil bagian dalam kegiatan penanaman pohon di sekitar wilayah rawan longsor dan banjir.

Serka Zainal mengatakan bahwa kegiatan penanaman pohon ini merupakan bagian dari wujud kepedulian TNI terhadap lingkungan hidup.

“Kegiatan ini merupakan langkah preventif guna mengurangi risiko bencana alam, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat agar lebih peduli terhadap kelestarian alam,” ungkapnya.

Kepala Desa Pusuea, Abdul Hakim S.Pd.I, menyambut baik kegiatan tersebut dan menyampaikan apresiasinya kepada Koramil Poleang atas inisiatif positif ini. “Kami berterima kasih atas kepedulian TNI yang terus bersinergi dengan masyarakat untuk menjaga lingkungan agar tetap hijau dan aman dari bencana,” ucapnya.

Selain manfaat ekologis, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara aparat TNI dengan masyarakat desa. Penanaman pohon dinilai sebagai langkah strategis dalam mewujudkan pembangunan berkelanjutan berbasis lingkungan.

Danramil 1431-03/Poleang, Kapten Inf Dahlan, menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program Koramil dalam mendukung pelestarian alam. “Penanaman pohon ini bertujuan menciptakan lingkungan yang hijau, asri, dan bebas dari ancaman bencana. Semoga menjadi langkah kecil yang berdampak besar bagi generasi mendatang,” tutup Kapten Dahlan.




Satgas TMMD ke-124 Kodim 1431/Bombana Mulai Bongkar Jembatan di Desa Kolombi

Bombana, Sultranet.com – Personel Satuan Tugas (Satgas) TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim 1431/Bombana mulai membongkar jembatan lama yang menghubungkan Dusun 1 dan Dusun 2 di Desa Kolombi, Kabupaten Bombana, Rabu (07/05/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari sasaran fisik utama dalam program TMMD Tahun Anggaran 2025.

Jembatan tersebut sebelumnya menjadi akses vital bagi masyarakat antar dusun. Kini, demi meningkatkan konektivitas dan keamanan transportasi, Satgas TMMD melakukan pembongkaran untuk digantikan dengan struktur yang lebih kokoh dan layak.

Kepala Desa Kolombi, Risrahayu, S.Kom., menyambut baik kegiatan tersebut. “Kami sangat berterima kasih atas pelaksanaan TMMD ini, khususnya pembangunan jembatan yang sudah lama dinantikan warga. Semoga hasilnya nanti benar-benar bermanfaat untuk masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan pembongkaran dilakukan secara gotong-royong oleh personel TNI bersama warga setempat, sebagai bentuk sinergi antara aparat dan masyarakat dalam membangun desa. Proses ini dilakukan dengan penuh semangat dan tetap memperhatikan aspek keselamatan.

Pasiter Kodim 1431/Bombana, Kapten Inf Sulistianto, menjelaskan bahwa jembatan tersebut termasuk dalam daftar prioritas karena perannya yang strategis. “Pembongkaran ini adalah langkah awal untuk membangun jembatan yang lebih kuat. Kami menargetkan seluruh pekerjaan fisik TMMD selesai tepat waktu dan tepat mutu,” pungkasnya.

Program TMMD ke-124 ini tidak hanya menyasar pembangunan fisik, tetapi juga mencakup kegiatan non-fisik seperti penyuluhan dan pelayanan kesehatan, sebagai upaya memperkuat ketahanan wilayah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan.




Satgas TMMD ke-124 Bongkar Rumah Warga Sasaran Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) 

Bombana, Sultranet.com- TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Kodim Kodim 1431/Bombana Tahun Anggaran 2025, merenovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang menjadi salah satu sasaran fisik dalam program tersebut, hari ini mulai dikerjakan personil Satgas TMMD, yang berlokasi di Desa Wia-wia Kecamatan Matausu Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara. (07/05/2025).

Ibu Hasnaeni Salah satu warga yang mendapat renovasi RTLH, warga Desa Wia-wia Kecamatan Matausu Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara ini sangat bersyukur dan tidak menyangka akan mendapat bantuan perbaikan rumah miliknya.

“Saya bersama keluarga sangat bersyukur dan berterima kasih kepada TNI yang telah membantu memperbaiki rumah saya yang memang sudah tidak layak huni,” ucapnya.

Perwira Seksi Teritorial Kodim 1431/Bombana Kapten Inf Sulistianto menjelaskan bahwa program rehab RTLH ini bertujuan untuk meningkatkan kelayakan hidup bagi masyarakat yang kurang mampu di wilayah TMMD.

“Setelah TMMD usai nantinya tidak ada lagi warga yang atap rumahnya bocor, kita akan pastikan semua masyarakat harus menikmati rumah layak huni,” jelasnya.

Ia juga berharap selama pengerjaan tentu harus ada dukungan dan kerja sama yang baik antara satgas TMMD dengan masyarakat dan pemerintah setempat dengan tujuan hasil lebih maksimal nantinya dapat digunakan dalam waktu yang lama.

“Hari ini Kita sudah mulai melakukan pembongkaran rumah, sesuai dengan rencana program TMMD rumah tidak layak huni yang dibangun harus diselesaikan dengan cepat sesuai dengan waktu yang telah disediakan yaitu sebelum dilaksanakannya penutupan TMMD,” pungkasnya.




Bupati Bombana Ir. Burhanuddin Buka TMMD Ke 124 TA. 2025 Kodim 1431/Bombana di Kecamatan Matausu

Bombana, Sultranet.com – Upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun Anggaran 2025 resmi digelar di Lapangan Sepak Bola Desa Wia-wia, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Selasa (6/5/2025). Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si membuka kegiatan ini yang mengusung tema “Dengan Semangat TMMD Mewujudkan Pemerataan Pembangunan Berkelanjutan dan Ketahanan Nasional di Wilayah.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam percepatan pembangunan di wilayah pedesaan, terpencil, dan tertinggal.

“Ini bukan hanya pembangunan infrastruktur, tapi juga mempererat kemanunggalan TNI dan rakyat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Burhanudin menambahkan bahwa program TMMD selaras dengan visi pembangunan daerah yang mengedepankan pemerataan hingga ke pelosok desa. Ia menyebutkan TMMD adalah mitra strategis dalam mencapai tujuan pembangunan Bombana yang berdaya saing berbasis agrominapolitan.

TMMD ke-124 di Kecamatan Matausu kali ini akan difokuskan pada pembangunan fisik seperti perbaikan jalan, jembatan, rehab Masjid, jalan usaha Tani, rumah tidak layak huni, serta kegiatan non-fisik berupa penyuluhan kebangsaan, kesehatan, penanggulangan stunting, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

“Ini sejalan dengan program 100 hari kerja kami yang menekankan kolaborasi lintas sektor, efisiensi anggaran, dan pelayanan publik yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Bupati Bombana Ir. Burhanudin juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, khususnya Kodim 1431/Bombana atas komitmen dan dedikasi dalam mendukung pembangunan daerah. Ia menyerukan agar seluruh elemen, mulai dari pemerintah daerah, TNI-Polri, hingga masyarakat, bergotong royong menyukseskan program ini.

Sementara itu Dandim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P, selaku Dansatgas TMMD 124, menegaskan bahwa TMMD adalah program terpadu antara TNI dan pemerintah daerah dengan tujuan utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan fisik dan non-fisik.

Adapun sasaran fisik TMMD 124 meliputi: Perbaikan Jalan Usaha Tani di Desa Wia-wia, Jalan Usaha Tani di Desa Lamuru, Perbaikan Jembatan Desa Morengke, Jembatan Desa Kolombi, Rehab RTLH di Desa Totole dan Wia-wia, Pembangunan dan rehab deucker jembatan di beberapa desa, Rehab tribun desa di Wia-wia dan Morengke, Rehab masjid di Desa Totole dan Morengke.

“Selain sasaran fisik, TMMD juga menyasar kegiatan nonfisik, seperti penyuluhan narkoba, bela negara, wawasan kebangsaan, penyuluhan lingkungan, dan KB kesehatan,” jelasnya.

Lebih Lanjut Dandim menjelaskan bahwa Dalam kegiatan TMMD ini akan dilaksanakan juga program unggulan Bapak Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad).

“TMMD 124 juga mengadakan kegiatan tambahan seperti rehab RTLH, pembangunan dan rehab sumur bor, penanaman 100 bibit pohon di lima desa, pemberian sembako dan makanan bergizi kepada 100 orang anak Sekolah” Pungkas Andi Irfandi.




Desa Kolombi Berbenah Siap Sambut Kunjungan Bupati Bombana

Bombana, Sultranet.com- Desa Kolombi, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, mulai melakukan berbagai pembenahan guna menyambut rencana kunjungan Bupati Bombana. Kunjungan ini direncanakan dalam rangka membuka kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun 2025 yang akan dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Desa Wia-wia.

Berbagai persiapan dilakukan secara gotong royong oleh pemerintah desa bersama warga, termasuk pengecatan kantor desa, pagar, taman-taman di sekitar area kantor, serta pemasangan umbul-umbul sepanjang jalan utama desa. Aktivitas ini dilakukan untuk menciptakan suasana desa yang lebih bersih, rapi, dan meriah menjelang kunjungan penting tersebut.

Kepala Desa Kolombi, Risrahayu, S.Kom., saat ditemui di sela-sela kegiatan kerja bakti menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk keseriusan dan tanggung jawab pemerintah desa dalam menyambut tamu kehormatan. “Kegiatan ini dalam rangka menyiapkan kunjungan Bupati Bombana pada pembukaan TMMD ke-124,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya ingin menunjukkan wajah Desa Kolombi yang cerah dan siap menyambut setiap program pembangunan. “Setidaknya kita sebagai pemerintahan desa menyiapkan desa kita agar kelihatan lebih cerah dan tertata,” kata Risrahayu.

Kegiatan pembenahan ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan semangat kebersamaan antarwarga serta membangkitkan rasa memiliki terhadap lingkungan desa. Antusiasme warga terlihat dari keterlibatan mereka dalam seluruh rangkaian kegiatan persiapan.

TMMD ke-124 ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga membawa dampak positif bagi percepatan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat desa di wilayah Kecamatan Matausu.




Kodim 1431/Bombana Gelar Gladi Upacara Pembukaan TMMD ke-124 Ta. 2025 di Desa Wia-wia

Bombana, Sultranet.com – Kodim 1431/Bombana menggelar gladi upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun Anggaran 2025 di Lapangan Sepak Bola Desa Wia-wia, Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, pada Senin (05/05/2025). Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapten Inf Mustapa selaku perwira upacara.

Gladi upacara ini bertujuan untuk memastikan kesiapan seluruh personel dan perlengkapan yang akan digunakan dalam pembukaan TMMD. Berbagai unsur seperti TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat setempat turut terlibat aktif dalam kegiatan tersebut demi kelancaran acara utama yang akan berlangsung keesokan harinya.

Upacara pembukaan TMMD ke-124 dijadwalkan digelar pada Selasa (06/05/2025) yang di Buka Oleh Bupati Bombana Ir. H. Burhanudin, M. Si. TMMD merupakan bentuk nyata sinergi antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), khususnya di sektor infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.

Menurut Kapten Inf Mustapa, gladi ini menjadi bagian penting dari rangkaian persiapan teknis dan koordinasi lintas sektor.

“Kami ingin memastikan semua berjalan lancar, tertib, dan sesuai rencana demi suksesnya TMMD ke-124,” ujarnya di sela kegiatan.

Sementara itu, Kepala Desa Wia-wia Herman, mengungkapkan rasa syukurnya atas pelaksanaan TMMD di desanya.

“Kami menyambut baik kegiatan ini. Antusiasme warga sangat tinggi, mereka ikut membantu dalam penyiapan lapangan dan berbagai kebutuhan lainnya,” ucapnya penuh semangat.

Dengan keterlibatan aktif masyarakat dan dukungan berbagai pihak, pelaksanaan TMMD ke-124 diharapkan dapat membawa dampak positif bagi pembangunan dan kesejahteraan warga Desa Wia-wia serta daerah sekitarnya.




Lakukan Pendampingan Ketahanan Pangan, ini Pesan Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Kepada Petani

Bombana, SultraNET. | – Dalam rangka mendukung program Ketahanan Pangan Nasional, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Sertu Laode Masrun, melaksanakan pendampingan kepada petani di Desa Kalaero, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini dilakukan di sawah milik Bapak Jardin (52), salah satu petani setempat. Senin, (05/05)

Sertu Laode Masrun mengimbau para petani untuk menggunakan bibit unggul sebagai langkah awal dalam meningkatkan hasil panen. Ia juga menekankan pentingnya melakukan pemupukan secara tepat sesuai dengan usia tanaman padi guna mendukung pertumbuhan yang optimal.

“Jika ada kendala terkait tanaman, baiknya segera berkoordinasi dengan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) agar mendapatkan arahan dan solusi yang tepat,” ujar Sertu Masrun di sela-sela kegiatan pendampingan tersebut.

Babinsa juga memberikan informasi mengenai harga jual Gabah Kering Panen (GKP) yang saat ini mencapai Rp6.500 per kilogram dan dibeli langsung oleh Bulog maupun mitra resminya. Menurutnya, harga ini cukup kompetitif dan dapat meningkatkan kesejahteraan para petani di wilayah Bombana.

Pendampingan ini disambut antusias oleh para petani, termasuk Bapak Jardin yang mengaku senang atas perhatian dan masukan dari Babinsa. Ia berharap kegiatan semacam ini dapat terus berlanjut demi kemajuan pertanian di daerahnya.

Kegiatan Babinsa ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan di wilayah pedesaan. Selain memberikan motivasi, Babinsa juga aktif menjadi jembatan antara petani dan instansi teknis terkait.