Bupati H. Burhanuddin Buka Rapat Penyusunan RPJMD dan Renstra 2025–2029

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, secara resmi membuka kegiatan Rapat Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Tahun 2025–2029 di Aula Bappeda Bombana, Senin, 5 Mei 2025.

Kegiatan ini menjadi langkah awal yang sangat penting bagi Pemerintah Kabupaten Bombana dalam menyusun arah pembangunan daerah lima tahun ke depan. Rapat tersebut dihadiri oleh Asisten dan Staf Ahli Bupati, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para perencana perangkat daerah, serta sejumlah stakeholder strategis lainnya.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa penyusunan RPJMD dan Renstra bukan hanya rutinitas administratif, tetapi merupakan pondasi penting untuk mewujudkan pembangunan yang berkualitas dan berkelanjutan di Bombana.

“Rencana pembangunan harus selaras dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan zaman. Saya berharap melalui rapat ini kita bisa menyusun strategi yang tepat untuk membawa Bombana menuju kemajuan yang berkelanjutan,” kata Bupati Burhanuddin.

Menurutnya, dokumen RPJMD dan Renstra yang sedang disusun harus menjadi acuan utama dalam perencanaan pembangunan lima tahun mendatang, dan mampu menjawab berbagai tantangan sekaligus menjawab kebutuhan riil masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh perangkat daerah secara aktif dan terstruktur dalam proses penyusunan.

“Kita harus memperhatikan ketepatan waktu dalam penyusunan dokumen ini. Jika terlambat, maka akan berdampak pada keterlambatan pelaksanaan program-program strategis daerah,” tegasnya.

Burhanuddin menambahkan bahwa RPJMD dan Renstra yang dirancang harus menjadi turunan langsung dari visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bombana periode 2025–2030. Ia meminta seluruh perangkat daerah untuk memahami dengan baik arah kebijakan yang tertuang dalam visi misi tersebut dan mengintegrasikannya ke dalam rencana kerja masing-masing instansi.

“Dokumen ini bukan hanya untuk kepentingan pemerintah, tapi juga untuk masyarakat luas. Karena itu, kita harus menyusunnya dengan penuh tanggung jawab dan semangat kolaboratif,” tambahnya.

Suasana kegiatan Rapat Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Tahun 2025–2029
Suasana kegiatan Rapat Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Tahun 2025–2029

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bombana, Husrifna Rahim, menjelaskan bahwa rapat ini merupakan bagian dari tahapan awal proses perencanaan jangka menengah daerah yang melibatkan seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat.

“RPJMD dan Renstra yang sedang kita susun ini akan menjadi pedoman strategis dalam menentukan prioritas pembangunan lima tahun ke depan. Kita ingin pembangunan yang mendukung pemerataan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif,” ungkap Husrifna dalam laporannya.

Ia menambahkan, proses penyusunan RPJMD dan Renstra tahun 2025–2029 akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan agenda diskusi, sinkronisasi program, serta pemetaan kebutuhan pembangunan di setiap sektor.

Seluruh perangkat daerah diminta untuk menyelaraskan Renstra masing-masing dengan arah kebijakan makro daerah, sehingga semua program yang dihasilkan benar-benar mendukung capaian visi Bombana yang lebih maju, sejahtera, dan berkelanjutan.

Penyusunan RPJMD ini juga akan mengedepankan prinsip partisipatif, akuntabel, dan transparan. Bappeda Bombana menegaskan bahwa seluruh proses akan melibatkan lintas sektor dan mempertimbangkan aspirasi masyarakat sebagai bahan dasar perumusan prioritas pembangunan.

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan dokumen perencanaan yang komprehensif dan aplikatif, serta menjadi dasar hukum dan operasional bagi pelaksanaan program kerja pemerintah daerah ke depan. Dengan dokumen yang tersusun rapi dan terukur, pembangunan di Bombana diharapkan dapat berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.

Kehadiran para kepala OPD dan stakeholder strategis juga menjadi cerminan komitmen bersama untuk menjadikan perencanaan pembangunan sebagai instrumen utama penggerak perubahan positif di daerah.

Dengan sinergi dan semangat kolektif ini, Pemerintah Kabupaten Bombana optimistis dapat merumuskan strategi pembangunan yang bukan hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keadilan sosial dan kesejahteraan masyarakat secara luas.

Rapat Penyusunan RPJMD dan Renstra Bombana 2025–2029 ini merupakan tonggak awal yang akan menentukan arah dan keberhasilan pembangunan daerah selama lima tahun mendatang. Semua pihak yang terlibat diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal demi terwujudnya Bombana yang lebih baik, maju, dan berdaya saing.




Bupati Bombana Buka Rapat Penyusunan RPJMD dan Renstra 2025–2029

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana mulai menyusun arah pembangunan lima tahun ke depan melalui Rapat Penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Tahun 2025–2029. Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, di Aula Bappeda Bombana, Senin, 5 Mei 2025.

Rapat penting ini dihadiri oleh para asisten dan staf ahli Bupati, seluruh kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perencana dari masing-masing perangkat daerah, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya. Agenda utama pertemuan tersebut adalah menyusun peta jalan pembangunan daerah yang lebih terstruktur dan selaras dengan visi-misi Bupati dan Wakil Bupati Bombana periode 2025–2030.

“Penyusunan RPJMD dan Renstra ini merupakan langkah awal dalam mewujudkan pembangunan Bombana yang lebih berkualitas, terarah, dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati Burhanuddin saat membuka rapat.

Menurutnya, dokumen perencanaan ini harus mampu menjawab berbagai tantangan daerah dan menjawab harapan masyarakat. Oleh karena itu, proses penyusunannya perlu dilakukan secara cermat, inklusif, dan tepat waktu.

“Rencana pembangunan yang kita susun harus berangkat dari realitas yang ada. Kita tidak bisa menyusun program tanpa mendengarkan aspirasi masyarakat atau mengabaikan dinamika yang terjadi di lapangan,” tegas Burhanuddin.

Bupati juga mengingatkan seluruh perangkat daerah untuk memastikan ketepatan waktu dalam menyusun dokumen RPJMD dan Renstra. Menurutnya, keterlambatan dalam proses ini dapat berdampak pada tertundanya pelaksanaan berbagai program strategis daerah yang telah dirancang.

“Saya harap tim perencana OPD bisa bekerja secara disiplin dan profesional. Jangan sampai terjadi keterlambatan, karena itu bisa menghambat pelaksanaan kebijakan yang sudah kita rancang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Burhanuddin menegaskan bahwa RPJMD dan Renstra harus menjadi turunan langsung dari visi dan misi kepala daerah. Hal ini penting agar arah pembangunan tidak keluar jalur dan tetap dalam bingkai tujuan besar yang telah ditetapkan.

“RPJMD ini adalah wajah kita lima tahun ke depan. Semua program dan kegiatan harus merujuk ke sana. Kita ingin Bombana menjadi lebih baik, lebih maju, dan masyarakatnya makin sejahtera,” tambahnya.

Di sisi lain, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bombana, Husrifna Rahim, dalam laporannya mengatakan bahwa penyusunan RPJMD dan Renstra tahun 2025–2029 akan berlangsung selama beberapa hari. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini akan melibatkan seluruh perangkat daerah agar dokumen yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kebutuhan daerah secara menyeluruh.

“Kegiatan ini adalah bagian dari tahapan perencanaan jangka panjang yang melibatkan banyak pihak, termasuk elemen masyarakat. Kita berharap dokumen RPJMD dan Renstra yang lahir nanti bisa menjadi pedoman yang konkret dan implementatif,” ujar Husrifna.

Ia juga menekankan bahwa rencana pembangunan lima tahun ke depan akan difokuskan pada pemerataan pembangunan, peningkatan kualitas hidup masyarakat, dan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif.

Seluruh peserta rapat menyambut baik proses penyusunan RPJMD dan Renstra ini. Para kepala OPD menyatakan komitmennya untuk berkontribusi aktif dan menyelaraskan program kerja masing-masing dengan arah kebijakan pembangunan daerah yang telah dirumuskan dalam visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati.

Rapat ini menjadi titik awal penting dalam proses perencanaan pembangunan Kabupaten Bombana yang lebih sistematis dan berkelanjutan. Diharapkan, hasil dari rapat ini mampu melahirkan dokumen perencanaan yang tidak hanya sesuai regulasi, tetapi juga menjawab kebutuhan riil masyarakat Bombana.




Bombana Mantapkan Komitmen Wujudkan Kabupaten Layak Anak 2025

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana terus memperkuat langkah konkret menuju predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) dengan menggelar Rapat Koordinasi (RAKOR) Gugus Tugas KLA Tahun 2025, Senin, 5 Mei 2025. Bertempat di Aula Bappeda Bombana, kegiatan ini dibuka langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos.

RAKOR ini menjadi forum penting lintas sektor untuk menyamakan persepsi, merumuskan strategi, sertAa menyusun langkah terukur dalam mewujudkan Bombana sebagai wilayah yang ramah dan aman bagi tumbuh kembang anak. Hadir pula unsur Forkopimda, Asisten dan Staf Ahli Bupati, pimpinan OPD, Bank Sultra, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, serta organisasi pemerhati anak.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa pembangunan yang berorientasi pada pemenuhan hak anak bukan sekadar program pelengkap, tetapi bagian dari fondasi pembangunan berkelanjutan yang harus mendapat perhatian serius dari semua pihak.

“Mewujudkan Kabupaten Layak Anak bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab bersama. Setiap anak di Bombana berhak tumbuh dan berkembang dengan aman, sehat, dan bahagia. Oleh karena itu, sinergi dan kerja sama semua pihak sangat dibutuhkan,” ujar Burhanuddin.

Ia menekankan bahwa perlindungan anak harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni keluarga, yang kemudian diperkuat melalui peran aktif masyarakat dan dukungan kebijakan pemerintah. Menurutnya, semakin banyak elemen masyarakat yang terlibat, semakin besar pula peluang Bombana meraih status KLA dengan kualitas yang baik dan menyeluruh.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, turut menggarisbawahi peran penting perempuan dan keluarga dalam menciptakan lingkungan yang kondusif bagi anak.

“PKK siap mendukung dan terlibat aktif dalam setiap program yang berorientasi pada perlindungan anak. Kita ingin menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak, baik secara fisik, mental, maupun sosial,” katanya.

Fatmawati menambahkan, kader PKK akan terus mengedukasi masyarakat mengenai pola asuh yang positif, pencegahan kekerasan dalam rumah tangga, serta pentingnya pemenuhan gizi dan pendidikan yang layak bagi anak-anak. Ia berharap, dengan keterlibatan PKK di tingkat desa hingga kabupaten, upaya kolektif ini dapat menyentuh seluruh lapisan masyarakat.

RAKOR ini juga menghadirkan sejumlah narasumber yang memaparkan indikator penilaian KLA, termasuk tantangan dan solusi dalam pencapaian target-target strategis. Diskusi berjalan aktif dengan banyak masukan dari peserta yang berasal dari berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, hingga perlindungan hukum bagi anak.

Gugus Tugas KLA juga membahas rancangan program kerja yang akan dilaksanakan sepanjang tahun 2025, yang difokuskan pada penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas SDM, integrasi layanan ramah anak, serta penguatan sistem pelaporan dan penanganan kasus kekerasan anak.

Langkah ini diharapkan tidak hanya memenuhi indikator penilaian formal, tetapi benar-benar menghadirkan perubahan nyata di lapangan. Pemerintah juga menegaskan akan terus mendorong penyusunan regulasi daerah yang berpihak pada kepentingan anak dan menyediakan ruang partisipasi seluas-luasnya bagi anak dalam pembangunan.

Dengan semangat kolaboratif dan komitmen bersama, Pemerintah Kabupaten Bombana optimis bahwa impian menjadikan daerah ini sebagai Kabupaten Layak Anak dapat terwujud secara berkelanjutan, inklusif, dan berdampak luas bagi masa depan generasi muda Bombana.




Warga Wumbubangka Tolak Investasi Industri, Pemkab Bombana Fasilitasi Dialog Terbuka

Bombana,Sultranet.com — Pemerintah Kabupaten Bombana menerima aspirasi warga Desa Wumbubangka yang tergabung dalam Forum Masyarakat Wumbubangka Bersatu saat menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Bupati Bombana, Senin (5/5/2025). Dalam aksi tersebut, warga menyuarakan penolakan terhadap rencana investasi PT Sultra Industrial Park (SIP) yang dinilai berpotensi mengancam lingkungan dan kehidupan mereka.

Puluhan warga datang membawa spanduk penolakan dan berorasi secara bergantian. Mereka menegaskan bahwa kehadiran PT SIP tidak pernah disosialisasikan secara terbuka, dan dikhawatirkan dapat merampas lahan produktif, merusak lingkungan, serta mengganggu ketenteraman hidup masyarakat desa.

“Kami menolak PT SIP karena hadir tanpa sosialisasi yang jelas kepada masyarakat. Kami khawatir kehidupan kami terganggu, tanah kami hilang, dan alam kami rusak,” teriak salah satu peserta aksi dalam orasinya.

Menanggapi aksi tersebut, Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, turun langsung menemui massa dan menyampaikan bahwa pemerintah daerah terbuka terhadap kritik maupun masukan dari masyarakat. Ia kemudian mengundang perwakilan warga untuk hadir dalam dialog terbuka bersama pemerintah dan pihak perusahaan.

“Kita harus menolak investasi ini jika terbukti merugikan, tetapi jika terbukti bermanfaat bagi masyarakat dan daerah, kita harus mendukungnya,” ujar Ahmad Yani di hadapan massa.

Dialog terbuka kemudian digelar keesokan harinya, Selasa (6/5/2025), di Aula Kantor Bupati Bombana. Pertemuan ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Ahmad Yani dan dihadiri oleh Asisten Setda, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Kepala Bappeda, Camat Rarowatu Utara, Kepala Desa Wumbubangka, tokoh masyarakat dan pemuda, serta perwakilan PT Sultra Industrial Park.

Dalam forum tersebut, pemerintah menjelaskan bahwa arah pembangunan Bombana saat ini mengacu pada program Hilirisasi, yang juga menjadi prioritas nasional. Ahmad Yani menegaskan bahwa konsep “Bombana Surga Investasi” bukan berarti mengabaikan suara masyarakat atau kelestarian alam.

“Kami ingin menegaskan bahwa program kami adalah Hilirisasi, yang mengusung tagline Bombana Surga Investasi. Ini sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto. Pemerintah berkomitmen menciptakan iklim investasi yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat. Masyarakat Wumbubangka harus dilibatkan sejak awal,” tegasnya.

Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini, belum ada persetujuan resmi yang diberikan kepada PT SIP. Menurutnya, segala keputusan akan diambil secara transparan dan mempertimbangkan semua aspek, termasuk dampak sosial dan lingkungan.

“Dialog ini penting agar semua pihak bisa mendengar dan memahami posisi masing-masing. Pemerintah tidak akan memaksakan investasi jika memang bertentangan dengan aspirasi masyarakat dan merugikan lingkungan,” kata Ahmad Yani.

Sementara itu, perwakilan PT SIP menyampaikan bahwa pihaknya masih berada pada tahap awal studi dan belum melakukan aktivitas apapun di lapangan. Ia menyesalkan beredarnya informasi yang dinilainya keliru dan memicu kesalahpahaman di tengah masyarakat.

“Sebenarnya, terdapat kesalahpahaman antara masyarakat dan kami. Padahal, saat ini kami masih berada dalam tahap peninjauan lokasi dan pengurusan izin. Jadi, informasi yang beredar di masyarakat itu tidak benar,” ujar perwakilan PT SIP dalam forum tersebut.

Sebagai langkah tindak lanjut, Pemerintah Kabupaten Bombana memutuskan membentuk tim independen yang akan meninjau langsung ke lapangan. Tim ini bertugas melakukan kajian komprehensif terhadap rencana investasi, termasuk kajian Amdal, legalitas lahan, serta keterlibatan masyarakat dalam pengambilan keputusan.

Forum Masyarakat Wumbubangka Bersatu menyambut baik rencana pembentukan tim tersebut, namun menegaskan akan terus mengawal prosesnya. Mereka meminta agar tidak ada satu pun aktivitas investasi dilakukan sebelum kajian selesai dan masyarakat dilibatkan secara menyeluruh.

“Kami tetap pada sikap menolak jika tidak ada keterbukaan. Pemerintah harus memastikan tidak ada aktivitas apapun sebelum semua proses ini dijalankan secara adil dan transparan,” ujar salah satu tokoh masyarakat dalam forum.

Langkah Pemkab Bombana yang membuka ruang dialog dan menjembatani komunikasi antara masyarakat dan investor mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan kesepahaman bersama demi kemajuan daerah tanpa mengorbankan hak dan kelestarian hidup masyarakat lokal.




Bupati Cup 2025 Tutup Meriah, Burhanuddin: Ini Pembinaan Karakter Generasi Muda

Bombana, Sultranet.com – Sorak sorai penonton menggemuruh di Lapangan A. Arifai, Kecamatan Rumbia, saat laga final Turnamen Sepakbola Mini Bupati Cup 2025 digelar, Minggu sore, 4 Mei 2025. Pertandingan penutup yang mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai kabupaten di Sulawesi Tenggara itu berlangsung penuh semangat dan menjadi penanda berakhirnya turnamen yang diselenggarakan oleh Askab PSSI Bombana.

Penutupan turnamen makin semarak dengan kehadiran langsung Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, bersama Wakil Bupati Ahmad Yani, S.Pd., M.Si. Keduanya hadir didampingi jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Bombana, Ketua KONI, Ketua Askab PSSI Bombana, serta sejumlah pejabat eselon II dan III lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana.

Turnamen yang berlangsung selama beberapa pekan ini mempertandingkan tiga kategori usia, yakni U12, U14, dan U17. Seluruh laga digelar dengan semangat tinggi dan menampilkan potensi luar biasa dari para pemain muda Sulawesi Tenggara.

Berikut daftar lengkap para juara Turnamen Sepakbola Mini Bupati Cup 2025:

Kategori U12
Juara 1: AS 10 Konawe
Juara 2: Wonua Bombana
Juara 3: Garuda Barometer Konsel
Juara 4: YOMFA Kolaka
Top Scorer: Rey (AS 10 Konawe)

Kategori U14
Juara 1: Tenggara Utama Kendari
Juara 2: Tongkuno Muna
Juara 3: AS Konawe A
Juara 4: Garuda Anamolero Konawe
Top Scorer: Hijra Harlima (Tongkuno Muna)

Kategori U17
Juara 1: Pada Idi FC
Juara 2: Wonua Bombana
Juara 3: Hery Boys
Juara 4: PULTAM FC
Top Scorer: Kamal (PULTAM FC)

Bupati Burhanuddin dalam sambutannya mengapresiasi kinerja panitia, para pelatih, ofisial tim, serta seluruh peserta yang telah menunjukkan dedikasi tinggi selama turnamen berlangsung.

“Ini bukan sekadar pertandingan, tapi juga bagian dari pembinaan karakter dan potensi generasi muda kita. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan ini,” kata Burhanuddin usai menyerahkan trofi juara kepada para pemenang.

Ia juga menyampaikan bahwa turnamen ini diharapkan menjadi pemicu semangat para atlet muda untuk terus berlatih dan berprestasi di bidang olahraga, khususnya sepakbola. Menurutnya, ajang seperti ini perlu terus diadakan untuk menjaring bibit unggul yang kelak dapat mengharumkan nama daerah.

“Bupati Cup ini bukan hanya kompetisi, tapi juga ajang silaturahmi dan wadah pembinaan. Kita ingin olahraga menjadi bagian dari gaya hidup sehat dan positif bagi anak-anak kita,” ujarnya.

Sepanjang turnamen, Lapangan A. Arifai selalu dipadati penonton yang datang dari berbagai penjuru Bombana dan sekitarnya. Antusiasme warga menjadi bukti bahwa olahraga masih memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat.

Ketua Askab PSSI Bombana juga menyampaikan rasa bangganya terhadap pelaksanaan turnamen. Ia menilai gelaran Bupati Cup 2025 sukses membangun atmosfer positif dan menunjukkan bahwa pembinaan sepakbola usia dini di Bombana dan sekitarnya mengalami kemajuan signifikan.

Turnamen ini juga turut memberi ruang ekspresi bagi para atlet muda untuk menunjukkan bakat mereka. Banyak pertandingan berlangsung dramatis dan memacu adrenalin, namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Sorak-sorai dan dukungan dari para penonton menjadi energi tambahan bagi setiap tim yang berlaga.

Dalam penutupan, para pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak dari setiap kategori juga diberikan penghargaan khusus. Hal ini menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras dan dedikasi mereka selama turnamen.

Bupati Cup 2025 diharapkan menjadi titik awal kebangkitan prestasi olahraga di Bombana. Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen terus mendukung kegiatan pembinaan dan kompetisi olahraga yang menyentuh langsung anak-anak muda di daerah.

Dengan semangat kebersamaan dan sportivitas yang terpancar selama turnamen, ajang ini telah menjadi lebih dari sekadar pertandingan. Ia menjelma menjadi ruang pembinaan karakter, pemersatu generasi, sekaligus etalase prestasi masa depan.




Bupati H. Burhanuddin Tegaskan Komitmen Majukan Pendidikan Bombana

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2025 dengan khidmat di halaman Kantor Bupati Bombana, Jumat (2/5/2025). Upacara dipimpin langsung oleh Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si dengan mengusung tema “Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.”

Hadir dalam kegiatan ini jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua Tim Penggerak PKK Bombana, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tenaga pendidik, pelajar, ASN dan non-ASN, serta tokoh masyarakat yang turut menyemarakkan peringatan hari bersejarah di sektor pendidikan tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa peringatan Hardiknas bukan hanya seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat dedikasi dan komitmen dalam mencerdaskan kehidupan bangsa sebagaimana amanat konstitusi. Ia menyampaikan pesan Menteri Pendidikan yang menyebut bahwa seluruh elemen bangsa memiliki peran penting dalam mewujudkan layanan pendidikan yang bermutu dan berkeadilan.

“Hardiknas bukan hanya acara tahunan. Ini saatnya kita meneguhkan kembali komitmen kita untuk memberi pendidikan terbaik bagi seluruh anak bangsa. Ini adalah tugas kita bersama,” kata Bupati Burhanuddin di hadapan peserta upacara.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pendidikan menjadi prioritas utama pemerintah sebagaimana tercantum dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, yang berkomitmen memutus mata rantai kemiskinan melalui penguatan sektor pendidikan.

“Presiden Prabowo sangat tegas bahwa pendidikan harus menjadi senjata utama untuk memajukan bangsa. Kita dorong revitalisasi sarana pendidikan, transformasi digital, hingga peningkatan kualitas guru, baik dari sisi kompetensi maupun kesejahteraan,” jelasnya.

Bupati Burhanuddin juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor demi mencapai tujuan besar pendidikan. “Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita butuh peran orang tua, masyarakat, dunia usaha, hingga media. Semua harus ambil bagian agar anak-anak Bombana tumbuh menjadi generasi hebat dan kuat,” ujarnya.

Dalam momen yang sama, Bupati secara simbolis menyerahkan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada sejumlah ASN yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun tanpa cela. Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi negara atas dedikasi dan integritas ASN, khususnya mereka yang berperan dalam dunia pendidikan.

Sebagai wujud nyata komitmen mendukung pendidikan yang inklusif dan merata, Pemerintah Kabupaten Bombana juga meluncurkan program Angkutan Gratis Khusus Pelajar di wilayah Kecamatan Poleang. Program ini diharapkan dapat menjawab persoalan akses transportasi yang selama ini menjadi kendala bagi sebagian pelajar di daerah terpencil.

“Kita ingin pastikan tidak ada anak-anak kita yang putus sekolah hanya karena tidak bisa menjangkau sekolah. Program angkutan gratis ini adalah bentuk kehadiran negara di tengah masyarakat,” tegas Burhanuddin.

Ia menambahkan bahwa kendaraan pelajar tersebut akan mulai beroperasi secara bertahap dan ditargetkan menjangkau seluruh wilayah yang memiliki keterbatasan transportasi. “Ini bukan hanya tentang kendaraan, ini tentang memastikan masa depan anak-anak kita tetap berjalan,” imbuhnya.

Upacara Hardiknas 2025 di Kabupaten Bombana pun menjadi ruang refleksi bersama, menandai langkah konkret pemerintah daerah dalam menumbuhkan semangat gotong royong membangun pendidikan yang berkualitas dan merata.

“Dua agenda hari ini, pemberian penghargaan kepada ASN dan peluncuran kendaraan pelajar gratis, adalah bentuk nyata dari komitmen kami. Kami ingin setiap anak Bombana punya kesempatan yang sama untuk meraih cita-citanya,” tutup Burhanuddin.




Bombana Cup 2025 Resmi Dibuka, Bupati Burhanuddin Dorong Pembinaan Atlet Muda

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, secara resmi membuka Turnamen Sepakbola Mini Bombana Cup 2025 yang mempertemukan para pemain muda dari tiga kategori usia, yakni U-12, U-14, dan U-17. Pembukaan turnamen berlangsung meriah di Lapangan A.A Rifai, Kecamatan Rumbia, Kamis, 1 Mei 2025, dan dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua dan Wakil Ketua TP-PKK Bombana, Pimpinan Bank Sultra, Kepala OPD, pelatih, serta ratusan masyarakat dari berbagai wilayah. (1/5)

Turnamen ini merupakan bagian dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bombana yang fokus pada penguatan sektor kepemudaan dan olahraga. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan karakter dan pengembangan potensi generasi muda sejak usia dini.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menegaskan komitmennya untuk menghadirkan manfaat nyata dalam masa 100 hari kerja pertama bersama Wakil Bupati Ahmad Yani. Menurutnya, pembangunan di Bombana harus dimulai dari hal-hal mendasar yang menyentuh langsung masyarakat, termasuk melalui kegiatan olahraga.

“Kami ingin memperlihatkan kepada masyarakat bahwa tanggung jawab yang diberikan kepada saya dan Pak Ahmad Yani harus segera dirasakan manfaatnya. Turnamen ini menjadi salah satu bentuk implementasi program 100 hari kerja kami,” ujar Bupati Burhanuddin.

Ia juga menekankan bahwa turnamen ini bukan semata-mata soal kemenangan, melainkan bagian dari proses pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda Bombana. “Kami ingin menjadikan olahraga sebagai media pendidikan yang menyenangkan dan membangun semangat kebersamaan. Harapan kami bukan hanya jangka pendek, tapi jangka panjang. Dari turnamen ini, kita berharap muncul bibit-bibit atlet masa depan,” katanya.

Sebanyak 53 tim dari 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara ikut ambil bagian dalam Bombana Cup 2025. Turnamen ini digelar di tiga lapangan berbeda dan akan berlangsung hingga 4 Mei mendatang. Pemerintah Kabupaten Bombana menyiapkan berbagai fasilitas pendukung seperti tim medis, wasit berlisensi, hingga pengamanan dari pihak kepolisian dan Satpol PP demi memastikan jalannya pertandingan berlangsung tertib dan aman.

Bupati Burhanuddin optimistis Bombana bisa menjadi pusat lahirnya atlet berprestasi. Ia bahkan membayangkan suatu hari nanti ada pemain nasional atau pemimpin daerah yang berasal dari para peserta turnamen ini. “Tidak menutup kemungkinan, anak-anak yang hari ini bermain di lapangan suatu saat nanti bisa menjadi atlet nasional atau bahkan pemimpin daerah. Kita harus mulai dari sekarang,” tambahnya.

Turnamen ini juga mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Sejak pagi hari, lapangan sudah dipadati penonton. Orang tua, pelatih, dan warga dari berbagai desa dan kecamatan datang memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka yang bertanding. Kemeriahan terasa tidak hanya di dalam lapangan, tetapi juga di sekitarnya, menciptakan suasana yang akrab dan penuh semangat.

Selain sebagai sarana kompetisi, turnamen ini juga menjadi ruang produktif bagi anak-anak dan remaja Bombana untuk menyalurkan energi positif. Pemerintah berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah awal menuju pembinaan atlet yang lebih terstruktur dan berkelanjutan di masa mendatang.

Bombana Cup 2025 adalah satu dari sekian banyak program prioritas dalam agenda kerja Bupati dan Wakil Bupati Bombana yang bertujuan mendekatkan pelayanan dan program kepada masyarakat. Lewat pendekatan yang menyentuh langsung kebutuhan dan minat warga, pemerintah ingin menciptakan suasana Bombana yang aktif, sehat, dan harmonis melalui olahraga.




Bupati Burhanuddin Hadiri Tahlilan Mantan Sekda Bombana

Bombana, sultranet.com – Suasana duka menyelimuti kediaman almarhum Drs. Man Arfa, M.Si di Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Kamis malam, 1 Mei 2025. Ratusan warga, kerabat, dan para pejabat pemerintah daerah memadati rumah duka untuk mengikuti acara tahlilan atas wafatnya mantan Sekretaris Daerah Bombana tersebut.

Tampak hadir secara langsung Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, yang datang memberikan penghormatan terakhir dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin mengenang sosok almarhum sebagai pribadi yang berdedikasi, jujur, dan penuh komitmen selama mengabdi sebagai birokrat di lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana.

“Beliau adalah orang baik, penuh komitmen dalam menjalankan amanah. Kita semua merasa sangat kehilangan,” ujar Bupati Burhanuddin dengan suara bergetar menahan haru. “Mari kita bersama-sama mendoakan almarhum. Semoga seluruh dosa-dosanya diampuni dan amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT.”

Kehadiran orang nomor satu di Bombana ini menjadi bentuk nyata penghormatan kepada sosok almarhum yang telah banyak berjasa dalam roda pemerintahan. Drs. Man Arfa diketahui merupakan figur birokrat senior yang telah malang melintang di dunia pemerintahan daerah dan dikenal luas sebagai pribadi sederhana dan bersahaja.

Acara tahlilan juga dihadiri oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, hingga warga sekitar yang mengenal baik sosok almarhum. Mereka larut dalam doa bersama, memohonkan ampunan dan tempat terbaik bagi almarhum di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

Bagi para kolega dan bawahannya, Drs. Man Arfa adalah pemimpin yang tenang, visioner, dan selalu memberikan keteladanan dalam setiap langkahnya. Tak heran jika kepergiannya menyisakan kesedihan mendalam, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi banyak pihak yang pernah bekerja bersama dirinya.

“Beliau bukan hanya atasan, tapi juga teladan bagi kami. Selalu mendengarkan, membimbing, dan tidak pernah meninggikan suara. Sosok seperti beliau sangat sulit ditemukan lagi,” tutur salah satu staf senior yang turut hadir malam itu.

Semasa menjabat sebagai Sekretaris Daerah Bombana, almarhum dikenal sangat aktif dalam berbagai perumusan kebijakan pembangunan daerah. Ia tak hanya bekerja dari balik meja, tapi juga sering turun langsung ke lapangan, memastikan program berjalan sesuai harapan masyarakat.

Tahlilan malam itu berjalan penuh khidmat, dengan suasana yang sarat akan kehangatan dan kekeluargaan. Doa-doa mengalir dari mulut para pelayat, mengiringi kepergian sang birokrat sejati yang telah memberikan sebagian besar hidupnya untuk pengabdian di tanah Bombana.

Kehadiran para pejabat daerah dalam kegiatan ini menjadi simbol kuat solidaritas dan penghargaan terhadap pengabdian almarhum. Ini juga mencerminkan bahwa jasa seseorang tidak pernah dilupakan, meski telah berpulang ke pangkuan Ilahi.

Masyarakat setempat pun mengapresiasi kehadiran Bupati Burhanuddin dan jajaran pemerintah daerah lainnya, yang dianggap sebagai bentuk empati dan kedekatan emosional antara pemimpin dan warganya. “Kami merasa bangga karena pemimpin kami datang langsung. Ini menunjukkan bahwa Pak Burhanuddin sangat menghargai jasa almarhum,” ujar seorang tokoh masyarakat Lameroro.

Acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh tokoh agama setempat. Suasana haru masih menyelimuti, namun terasa juga kehangatan kebersamaan dan ketulusan hati yang ditinggalkan oleh almarhum selama hidupnya.




Bupati Burhanuddin Resmi Buka Turnamen Sepakbola Mini Bombana Cup 2025

Bombana, Sultranet.com – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si secara resmi membuka Turnamen Sepakbola Mini Bombana Cup 2025 di Lapangan A.A Rifai Kecamatan Rumbia, Kamis (1/5/2025). Turnamen ini menghadirkan pemain muda dari tiga kategori usia, yaitu U-12, U-14, dan U-17. Hadir dalam acara pembukaan jajaran Forkopimda, Ketua dan Wakil Tim Penggerak PKK Bombana, Pimpinan Bank Sultra, Kepala OPD, pelatih, serta masyarakat setempat.

Turnamen sepakbola ini menjadi bagian dari program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Bombana, yang menitikberatkan pada penguatan sektor kepemudaan dan olahraga. Program ini bertujuan membina atlet usia dini sekaligus menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah terhadap pengembangan potensi generasi muda melalui jalur olahraga.

Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menyampaikan komitmennya untuk mewujudkan target Quick Win 100 hari yang sudah disepakati bersama. “Kami ingin memperlihatkan kepada masyarakat bahwa tanggung jawab yang diberikan kepada saya dan Pak Ahmad Yani harus segera memberikan manfaat, salah satunya melalui event olahraga,” ujarnya.

Bupati Burhanuddin menambahkan, “Harapan kami dalam event sepakbola ini bukan hanya untuk jangka pendek, tetapi juga jangka panjang. Turnamen ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga sebagai media pembentukan karakter anak-anak. Olahraga diharapkan menjadi sarana pendidikan yang menyenangkan dan membangun semangat kebersamaan.”

Turnamen yang berlangsung hingga 4 Mei ini diikuti oleh 53 tim dari 17 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara. Pertandingan digelar di tiga lapangan dengan harapan tidak hanya mencetak prestasi lokal, tetapi juga menjadi bagian proses seleksi dan pembinaan atlet menuju tingkat provinsi dan nasional.

“Harapan saya, Bombana akan menjadi lumbung atlet yang mampu berkiprah di tingkat nasional. Tidak menutup kemungkinan di antara peserta yang hadir hari ini kelak akan menjadi atlet sepakbola nasional atau bahkan pemimpin daerah Bombana,” tambah Bupati Burhanuddin optimis.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas sejak pagi hari, dengan padatnya area sekitar lapangan. Orang tua, pelatih, dan warga dari berbagai desa dan kecamatan hadir memberikan dukungan penuh. Pemerintah juga menyiapkan berbagai fasilitas pendukung seperti tim medis, wasit berlisensi, dan pengamanan dari kepolisian serta Satpol PP agar turnamen berjalan aman dan tertib.

Turnamen Sepakbola Mini Bombana Cup ini merupakan salah satu dari banyak program prioritas dalam agenda 100 hari kerja yang secara langsung menyasar kebutuhan dan minat masyarakat. Fokus utamanya adalah membangun ruang-ruang produktif untuk menyalurkan energi positif anak-anak dan remaja Bombana melalui kegiatan olahraga.

Penyelenggaraan turnamen ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap pengembangan sumber daya manusia, khususnya di bidang olahraga. Dengan dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan ajang ini mampu menghasilkan bibit-bibit atlet berbakat yang dapat mengharumkan nama Bombana di kancah regional hingga nasional.




Kesbangpol Bombana Rutin Perdengarkan Panca Prasetya Korpri

Bombana, sultranet.com – Dalam upaya memperkuat semangat nasionalisme dan loyalitas aparatur sipil negara (ASN), Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana secara konsisten melaksanakan kegiatan mendengarkan pembacaan naskah Panca Prasetya Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) setiap hari Rabu. Kegiatan ini dilaksanakan pada pukul 10.00 WITA dan dipimpin langsung oleh Sekretaris Badan Kesbangpol, Drs. Budiman, MM. (30/4)

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia Nomor B-32/KSN/S/TU.00/01/2025 tertanggal 20 Januari 2025. Surat edaran itu menginstruksikan pemutaran Lagu Kebangsaan Indonesia Raya setiap Senin dan Kamis, pembacaan Naskah Pancasila setiap Selasa dan Jumat, serta mendengarkan Panca Prasetya Korpri setiap Rabu di seluruh instansi pemerintahan.

Menurut Budiman, kegiatan yang telah rutin digelar sejak awal Maret 2025 ini bukan sekadar seremonial semata. “Ini bukan hanya kegiatan simbolis. Ini adalah bagian dari upaya untuk menumbuhkan kembali semangat cinta tanah air, nasionalisme, dan loyalitas ASN terhadap Pancasila dan UUD 1945,” ujar Budiman saat memberikan arahan kepada seluruh ASN di lingkup Badan Kesbangpol.

Dalam pelaksanaannya, para ASN berdiri dengan tertib layaknya upacara apel. Suasana berlangsung khidmat ketika naskah Panca Prasetya Korpri diperdengarkan. Semua peserta terlihat menyimak dengan penuh keseriusan, seolah menggenggam kembali semangat pengabdian yang menjadi inti dari nilai-nilai Korps Pegawai Republik Indonesia.

Budiman menegaskan bahwa pembacaan Panca Prasetya Korpri memiliki makna penting dalam membangun karakter ASN yang berintegritas dan memiliki etos kerja tinggi. Ia menekankan bahwa seluruh isi dari Panca Prasetya tersebut harus menjadi pedoman dalam setiap tugas pelayanan publik yang dijalankan.

“Pelayanan publik yang cepat, tepat, dan mengutamakan kepentingan bangsa harus menjadi komitmen kita bersama. Salah satu bentuk pengamalan dari semangat itu adalah dengan disiplin hadir di kantor dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” kata Budiman dengan penuh semangat.

Ia juga mengajak seluruh ASN untuk menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum dalam memperbaiki pola kerja dan meningkatkan profesionalisme. Baginya, loyalitas kepada bangsa dan negara tidak cukup hanya dengan ucapan, tetapi harus diwujudkan melalui tindakan nyata dalam setiap lini pelayanan publik.

Budiman berharap, rutinitas ini dapat menjadi contoh yang baik bagi perangkat daerah lainnya. Dengan membudayakan kebiasaan mendengarkan dan menghayati Panca Prasetya Korpri, semangat pengabdian dan tanggung jawab ASN terhadap masyarakat dan negara akan terus terjaga dan berkembang.

“ASN harus menjadi teladan, baik dalam kedisiplinan, etika kerja, maupun dalam pelayanan. Mari kita jadikan Panca Prasetya Korpri sebagai cermin sikap dan perilaku kita dalam mengabdi,” ujarnya.

Kegiatan ini mendapat apresiasi positif dari seluruh jajaran pegawai di lingkup Kesbangpol Bombana. Mereka menilai bahwa kegiatan tersebut mampu membangkitkan kembali semangat kolektif sebagai abdi negara dan menumbuhkan rasa bangga sebagai bagian dari Korps Pegawai Republik Indonesia.

Ke depan, Kesbangpol Bombana berkomitmen untuk terus menghidupkan nilai-nilai nasionalisme dalam setiap aktivitas kelembagaan. Peringatan ini menjadi pengingat bahwa semangat melayani, mengabdi, dan mencintai tanah air harus senantiasa tertanam dalam hati setiap ASN.