Pj. Bupati Bombana Pimpin Upacara Hari Amal Bakti Kemenag ke-79

Bombana, sultranet.com – Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, memimpin upacara peringatan Hari Amal Bakti (HAB) ke-79 Kementerian Agama Republik Indonesia yang berlangsung di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bombana, Jumat (3/1/2025). Upacara ini dihadiri oleh pejabat daerah, aparatur sipil negara (ASN) Kemenag Bombana, serta sejumlah tokoh agama.

Dalam amanatnya, Pj. Bupati Bombana membacakan sambutan Menteri Agama RI yang menegaskan bahwa peringatan HAB ke-79 mengusung tema “Umat Rukun Menuju Indonesia Emas.” Tema ini menjadi bagian dari misi Asta Cita Pemerintahan Prabowo-Gibran, yang menekankan bahwa keberhasilan menuju Indonesia Emas hanya bisa terwujud jika umat hidup rukun dan harmonis.

“Kementerian Agama harus menjadi garda terdepan dalam mengampanyekan kehidupan yang harmonis, tidak hanya dalam hubungan antarumat beragama, tetapi juga dalam relasi dengan lingkungan, alam, dan budaya. Ini sejalan dengan visi besar pemerintahan saat ini,” ujar Edy Suharmanto.

Ia juga menyoroti tantangan global yang dihadapi dunia akibat konflik berkepanjangan, yang membuat banyak negara merindukan kedamaian dan kerukunan. Menurutnya, Indonesia memiliki potensi besar untuk menjadi kiblat kerukunan dunia dengan terus memperkuat toleransi dan keharmonisan dalam kehidupan beragama.

Lebih lanjut, Pj. Bupati Bombana menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan agama dan keagamaan di semua jenjang pendidikan. Ia menegaskan bahwa pendidikan yang berkualitas dan terjangkau adalah fondasi utama dalam mencetak generasi yang unggul dan berakhlak.

“Pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan adalah cita-cita yang terus diupayakan Kementerian Agama dari waktu ke waktu. Semua warga negara, tanpa terkecuali, berhak mendapatkan akses pendidikan yang layak, baik laki-laki maupun perempuan, kaya maupun kurang mampu,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Edy Suharmanto juga menegaskan komitmen Kementerian Agama dalam reformasi birokrasi dan penguatan meritokrasi untuk menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih dan profesional. Ia mengingatkan seluruh jajaran Kementerian Agama di Bombana agar menjadi teladan dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi.

“Kita harus memastikan bahwa integritas tetap menjadi nilai utama dalam setiap pelayanan kepada masyarakat. Reformasi birokrasi yang kita jalankan bukan sekadar formalitas, tetapi harus berdampak nyata bagi peningkatan kepercayaan publik,” tegasnya.

Peringatan Hari Amal Bakti ke-79 ini juga menjadi momen refleksi untuk semakin memperkuat kebersamaan, toleransi, dan persaudaraan antarumat beragama di Kabupaten Bombana. Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebangsaan dan persatuan semakin kokoh, menjadikan Bombana sebagai daerah yang harmonis dalam keberagaman.




APBD Bombana 2025 Tembus Rp1,167 Triliun, Pendapatan dan Belanja Seimbang

Bombana, sultranet.com | Pemerintah Kabupaten Bombana menetapkan rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 sebesar Rp1,167 triliun. Angka tersebut naik signifikan dibandingkan KUA-PPAS sebelumnya yang hanya Rp1,088 triliun. Kenaikan ini disebabkan tambahan alokasi Dana Transfer ke Daerah dan Dana Desa dari pemerintah pusat. Kamis, 2 Januari 2025.

Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Bombana, Doddy A Muchlisi, menyampaikan bahwa peningkatan ini adalah peluang untuk mempercepat pembangunan sekaligus tantangan dalam mengelola anggaran dengan lebih efektif. “APBD 2025 Bombana terdiri dari rencana pendapatan, belanja, dan pembiayaan. Kenaikan pendapatan ini bersumber dari bertambahnya alokasi dana transfer dari pemerintah pusat, termasuk dana desa, serta peningkatan Pendapatan Asli Daerah,” ujar Doddy.

Ia menjelaskan, dari total pendapatan Rp1,167 triliun, sebesar Rp64 miliar ditargetkan dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), sementara Rp1,093 triliun berasal dari Dana Transfer ke Daerah. PAD mencakup empat komponen utama: pendapatan lain-lain yang sah sebesar Rp26,8 miliar, pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp13 miliar, pajak daerah Rp13,3 miliar, dan retribusi daerah sebesar Rp8,8 miliar.

Sedangkan Dana Transfer ke Daerah terdiri atas pendapatan transfer pusat yang tidak ditentukan penggunaannya seperti Dana Bagi Hasil (DBH) dan Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp615 miliar. Dana transfer yang penggunaannya telah ditentukan, seperti Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik dan non-fisik, DAU tambahan, dan Dana Desa mencapai Rp360 miliar. Kabupaten Bombana juga mendapat transfer dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara sebesar Rp39 miliar.

Tak hanya itu, pendapatan sah lainnya seperti dana kapitasi Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) juga menyumbang sekitar Rp10 miliar dalam total pendapatan daerah.

Menyesuaikan dengan besarnya pendapatan, Pemkab Bombana menyusun belanja daerah 2025 dengan nilai yang sama, yaitu Rp1,167 triliun. Hal ini bertujuan menjaga keseimbangan fiskal antara penerimaan dan pengeluaran. “Belanja kami rancang setara dengan pendapatan agar tidak menimbulkan defisit. Ini bentuk kehati-hatian fiskal,” jelas Doddy.

Belanja daerah itu terdiri dari empat komponen utama. Pertama, belanja operasional sebesar Rp748 miliar yang meliputi belanja pegawai, pengadaan barang dan jasa, belanja hibah, dan bantuan sosial. Kedua, belanja modal dialokasikan Rp243 miliar yang ditujukan untuk pembangunan infrastruktur dan pengadaan aset daerah.

Selanjutnya, Pemkab menetapkan belanja tak terduga sebesar Rp8 miliar untuk kebutuhan mendesak yang tak bisa diprediksi. Terakhir, belanja transfer senilai Rp169 miliar ditujukan sebagai bantuan keuangan untuk desa, termasuk dana desa dan alokasi dana desa.

Doddy menekankan bahwa anggaran ini bukan sekadar angka, tetapi cerminan dari rencana kerja pemerintah daerah dalam menyentuh kebutuhan publik. “Kita dorong agar setiap rupiah dari APBD 2025 bisa memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Fokus kita pada pelayanan publik, infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan,” katanya.

Ia juga menyebut peran aktif masyarakat sangat diperlukan agar pengawasan terhadap pelaksanaan anggaran berjalan baik. Transparansi dan akuntabilitas tetap menjadi prinsip utama dalam pengelolaan APBD tahun ini.

Dengan penambahan dana dari pusat dan optimalisasi PAD, APBD Bombana 2025 diharapkan menjadi instrumen kuat untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, menekan angka kemiskinan, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara merata, terutama di wilayah perdesaan yang masih membutuhkan sentuhan pembangunan berkelanjutan.

Pemerintah Kabupaten Bombana optimistis, dengan perencanaan matang dan dukungan berbagai pihak, target-target pembangunan tahun 2025 bisa dicapai secara maksimal.




Pemkab Bombana Gelar Apel Akbar, Pj. Bupati Edy Suharmanto Tekankan Adaptasi dan Inovasi

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana mengawali tahun 2025 dengan melaksanakan Apel Akbar yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan pemerintahan daerah. Apel berlangsung di halaman Kantor Bupati Bombana pada Kamis (2/1/2025) dan dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si.

Dalam amanatnya, Edy Suharmanto menekankan pentingnya inovasi dan adaptasi terhadap perubahan, terutama dalam menghadapi era digitalisasi yang semakin berkembang. Ia mengajak seluruh ASN untuk bekerja lebih baik dibanding tahun sebelumnya dan melakukan terobosan dalam sistem pemerintahan.

“Kita dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perubahan yang semakin cepat. Karena pada prinsipnya, orang yang tidak mampu beradaptasi akan tertinggal dan terlindas oleh perubahan zaman,” ujar Edy Suharmanto.

Ia juga mengingatkan agar ASN di Bombana terus menjaga integritas dan disiplin dalam menjalankan tugas. Menurutnya, kedisiplinan merupakan kunci dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Jika di tahun 2024 masih ada kekurangan dalam kinerja kita, mari di tahun ini kita buat perubahan nyata,” tegasnya.

Selain itu, Edy Suharmanto menyinggung soal Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) yang menjadi perhatian ASN. Ia memastikan bahwa pembayaran TPP akan segera ditindaklanjuti sesuai regulasi yang berlaku dan akan diberikan berdasarkan evaluasi kinerja masing-masing pegawai.

“Kami akan segera membayarkan TPP sesuai ketentuan. Namun, pembayaran ini tetap mempertimbangkan kinerja pegawai agar lebih adil dan sesuai harapan,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati juga menyampaikan selamat kepada tenaga honorer yang telah diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Tahun ini, sebanyak 902 tenaga honorer di Bombana resmi diangkat sebagai PPPK.

Apel Akbar ini dihadiri oleh seluruh pejabat eselon II, III, dan IV di lingkungan Pemkab Bombana, serta ASN dan non-ASN dari berbagai instansi pemerintah daerah. Acara ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan meningkatkan motivasi dalam menjalankan tugas pemerintahan di tahun 2025.

Setelah apel, seluruh peserta melaksanakan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan semangat baru dalam mewujudkan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat Kabupaten Bombana.




Bombana Gelar Seminar RP3KP, Bahas Strategi Permukiman Berkelanjutan

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertahanan Kabupaten Bombana menggelar seminar dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (RP3KP) pada Senin, 16 Desember 2024. Acara ini berlangsung di ruang rapat Grand Lampusui, Kelurahan Lampopala, dengan dihadiri oleh 22 camat serta beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertahanan Kabupaten Bombana, Ir. Rusdiamin. Dalam sambutannya, Ir. Rusdiamin menekankan pentingnya penyusunan RP3KP sebagai pedoman strategis dalam pembangunan kawasan permukiman yang layak huni dan berkelanjutan. “RP3KP menjadi peta jalan bagi kita semua untuk mewujudkan permukiman yang tidak hanya nyaman dan aman, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Acara ini menghadirkan narasumber dari Staf Ahli Bupati Bombana yang memaparkan strategi pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan tantangan lokal. Narasumber menyoroti pentingnya integrasi lintas sektor dalam perencanaan ini, termasuk kolaborasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk memastikan dokumen RP3KP mencerminkan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

“Keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah kecamatan hingga desa, sangat penting agar hasil RP3KP ini benar-benar mencerminkan kondisi dan kebutuhan nyata di lapangan,” kata narasumber dalam paparannya.

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh 22 camat yang hadir sebagai representasi dari setiap kecamatan di Bombana. Selain itu, sejumlah OPD terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) turut serta memberikan kontribusi aktif. Para peserta memberikan masukan berharga, mulai dari persoalan infrastruktur dasar hingga kebutuhan rumah layak huni di wilayah mereka masing-masing.

Dalam sesi diskusi, beberapa isu utama seperti penanganan kawasan kumuh dan akses terhadap infrastruktur dasar menjadi perhatian utama. Para camat mengungkapkan kondisi di lapangan, termasuk tantangan dalam menghadapi kebutuhan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah. “Kami berharap masukan dari tingkat kecamatan dapat menjadi acuan utama dalam menyusun RP3KP yang lebih efektif dan solutif,” ungkap salah satu peserta.

RP3KP Kabupaten Bombana dirancang untuk mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari pemetaan kebutuhan perumahan, pengembangan infrastruktur dasar, hingga pendekatan pemberdayaan masyarakat. Dokumen ini juga akan menjadi panduan dalam mengurangi disparitas pembangunan antarwilayah di Bombana, termasuk wilayah terpencil yang membutuhkan perhatian lebih.

Di akhir acara, Ir. Rusdiamin menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta yang telah aktif berkontribusi dalam seminar ini. “Saya sangat menghargai partisipasi seluruh camat dan OPD yang hadir. Penyusunan RP3KP ini adalah tanggung jawab bersama, dan saya yakin melalui kerja sama ini kita dapat menciptakan kawasan permukiman yang layak, ramah lingkungan, dan berkelanjutan untuk masyarakat Bombana,” tutupnya.

Seminar ini menjadi langkah awal penting dalam perumusan kebijakan strategis pembangunan perumahan dan kawasan permukiman di Kabupaten Bombana. Dengan komitmen dan kolaborasi dari berbagai pihak, RP3KP diharapkan dapat menjadi dokumen yang mampu membawa perubahan nyata bagi masyarakat dan mendukung visi pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.




Jelang Pilkada Pemkab Bombana Apel Siaga dan Latih Anggota Satpol PP, Linmas dan Damkar

Bombana, Sulawesi Tenggara — Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, memimpin Apel Siaga sekaligus membuka secara resmi Pelatihan Peningkatan Disiplin Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Linmas, dan Pemadam Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bombana pada Senin (18/11/2024). Acara yang berlangsung di Ruang Terbuka Hijau (RTH)/Ex MTQ Bombana ini dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Bombana, Kepala Kantor Kementerian Agama Bombana, para Asisten dan Staf Ahli Setda Bombana, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta Camat Rumbia dan Rumbia Tengah.

Apel dimulai dengan pemeriksaan barisan oleh Pj. Bupati Bombana, yang didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Kasat Pol PP Bombana. Barisan peserta terdiri dari anggota Satpol PP, Linmas, dan Damkar yang akan mengikuti pelatihan disiplin tersebut.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menyoroti peran strategis Satpol PP dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan daerah, terutama terkait pelayanan masyarakat. Ia menekankan pentingnya profesionalisme dan pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM) untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Momentum apel akbar dan pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, kemampuan, dan kesiapsiagaan personel Satpol PP. Hal ini menjadi kunci dalam menciptakan kondisi yang aman, tenteram, dan tertib, khususnya dalam mengawal pelaksanaan Pilkada serentak 2024 yang akan segera berlangsung,” ujar Edy Suharmanto.

Lebih lanjut, Pj. Bupati menekankan bahwa dalam melaksanakan tugas, dua hal utama yang harus dijunjung tinggi adalah etika dan estetika. Etika mencerminkan tata krama dan profesionalisme dalam bertugas, sedangkan estetika berhubungan dengan penampilan dan kebugaran anggota Satpol PP.

“Etika harus menjadi pedoman saat menjalankan tugas. Sementara estetika mencakup bagaimana kita menjaga penampilan, sikap, dan kebugaran saat melaksanakan tugas sehari-hari,” tambahnya.

Di penghujung sambutannya, Edy Suharmanto memberikan arahan agar seluruh personel Satpol PP, Linmas, dan Damkar menjadi individu yang tangguh dan tanggap dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya kewaspadaan dini dan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai dinamika, terutama menjelang Pilkada serentak 2024 di Kabupaten Bombana.

“Satpol PP harus menjadi agen penegakan Peraturan Daerah (Perda) yang profesional, responsif, dan mampu menghadirkan rasa aman di tengah masyarakat. Selain itu, kewaspadaan dini terhadap berbagai potensi gangguan selama Pilkada harus terus ditingkatkan,” tegasnya.

Sebagai simbol dimulainya pelatihan, Pj. Bupati menyematkan pita tanda peserta kepada perwakilan anggota Satpol PP. Penyematan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kedisiplinan peserta.

Pelatihan peningkatan disiplin ini mencakup berbagai materi, mulai dari penguatan fisik dan mental hingga peningkatan kemampuan teknis dalam penegakan Perda dan pengelolaan ketertiban umum. Diharapkan, pelatihan ini dapat menciptakan personel Satpol PP, Linmas, dan Damkar yang lebih kompeten, tanggap, dan siap menghadapi tantangan tugas ke depan.

Pelaksanaan Apel Siaga dan pelatihan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam memperkuat kelembagaan Satpol PP, Linmas, dan Damkar sebagai pilar penting penegakan hukum dan pelayanan masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi langkah strategis dalam mendukung suksesnya Pilkada serentak 2024 di wilayah Bombana.

Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh dari berbagai pihak, Pj. Bupati Edy Suharmanto optimistis pelatihan ini dapat meningkatkan profesionalisme aparat sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Satpol PP, Linmas, dan Damkar.

“Semoga pelatihan ini membawa dampak positif dalam meningkatkan kapasitas kita semua untuk bersama-sama menciptakan Bombana yang lebih aman, tenteram, dan sejahtera,” tutup Edy Suharmanto.




Pimpinan DPRD Bombana Periode 2024-2029 Resmi Dilantik, Pj. Bupati Dorong Sinergi Demi Kemajuan Daerah

Bombana, Sulawesi Tenggara — Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana dalam rangka pengucapan sumpah dan janji pimpinan DPRD periode 2024-2029 berlangsung khidmat pada Senin (11/11/2024). Acara yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Bombana ini dihadiri oleh Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, jajaran pejabat pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan sejumlah tamu undangan.

Dipimpin oleh Ketua DPRD sementara, Iskandar, S.P., rapat ini menjadi momen bersejarah untuk menandai dimulainya periode baru kepemimpinan legislatif di Kabupaten Bombana. Tiga pimpinan DPRD yang dilantik adalah Iskandar, S.P., sebagai Ketua DPRD; Herlin, S.Psi., M.M., sebagai Wakil Ketua I; dan Zalman, S.IP., sebagai Wakil Ketua II.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto mengucapkan selamat kepada para pimpinan DPRD yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan tersebut merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan dedikasi tinggi untuk merealisasikan harapan masyarakat Bombana.

“Kepemimpinan DPRD adalah posisi terhormat yang bukan hanya sekadar jabatan, tetapi amanah untuk membawa perubahan dan kesejahteraan bagi masyarakat. Saya berharap, para pimpinan yang baru dilantik dapat menjadi jembatan yang kokoh antara pemerintah daerah dan rakyat,” ujar Edy Suharmanto.

Pj. Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara DPRD dan eksekutif untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. Ia berharap DPRD mampu melahirkan regulasi yang relevan dengan kebutuhan jangka panjang daerah, melakukan pengawasan yang responsif, serta memastikan pengelolaan anggaran yang efisien dan pro-rakyat.

“Institusi DPRD harus menjadi simbol dari cita-cita bangsa Indonesia yang ideal, yaitu demokrasi yang melibatkan semua elemen masyarakat dalam pengambilan keputusan,” tambahnya.

Iskandar, S.P., dalam sambutannya sebagai Ketua DPRD terpilih, menyatakan komitmennya untuk menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Ia menekankan pentingnya kerja sama yang solid antara legislatif dan eksekutif untuk menjawab berbagai tantangan pembangunan di Kabupaten Bombana.

“Kami siap menjadi mitra kritis sekaligus konstruktif bagi pemerintah daerah, demi terciptanya kebijakan yang berpihak pada rakyat. Aspirasi masyarakat akan selalu menjadi prioritas utama dalam setiap langkah yang kami ambil,” ungkap Iskandar.

Acara pelantikan ini menjadi titik awal periode baru DPRD Bombana yang diharapkan dapat membawa perubahan positif bagi daerah. Selain menjadi wadah aspirasi masyarakat, DPRD juga diharapkan mampu memperjuangkan kepentingan daerah dalam lingkup yang lebih luas, termasuk dalam perencanaan pembangunan jangka panjang yang berkelanjutan.

Pj. Bupati Edy Suharmanto menutup sambutannya dengan mengingatkan pentingnya tanggung jawab moral yang melekat pada posisi strategis ini. Ia mengajak semua pihak untuk bersinergi demi menciptakan pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Semoga dengan semangat baru ini, DPRD Bombana dapat menjadi pelopor dalam melahirkan kebijakan yang berdampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.

Rapat Paripurna ini juga dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat dan pejabat daerah. Kehadiran mereka mencerminkan dukungan luas terhadap kepemimpinan DPRD yang baru. Para tamu undangan berharap DPRD periode 2024-2029 dapat menjalankan tugas dengan integritas dan profesionalisme tinggi.

Dengan dilantiknya pimpinan DPRD yang baru, Kabupaten Bombana memasuki babak baru dalam upaya mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik. Sinergi antara legislatif dan eksekutif diharapkan dapat membawa Kabupaten Bombana menjadi daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.




Diskominfos Bombana Dorong Peningkatan Kualitas Data melalui Pembinaan Desa Cinta Statistik

Bombana, Sulawesi Tenggara — Dalam upaya memperkuat tata kelola data dan meningkatkan kualitas perencanaan pembangunan berbasis data, Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar kegiatan Pembinaan Generic Statistical Business Process Model (GSBPM) sekaligus rapat persiapan program Desa Cinta Statistik. Kegiatan ini diselenggarakan pada Senin (11/11/2024) di Aula Rapat Kantor Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfos) Kabupaten Bombana.

Acara tersebut dibuka secara resmi oleh Plt. Kepala Diskominfos Kabupaten Bombana, Ir. Rusdiamin, dan dihadiri oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bombana, Kepala Bidang Statistik Diskominfos, lurah, kepala desa, serta peserta pembinaan GSBPM lainnya.

Dalam sambutannya, Ir. Rusdiamin menegaskan pentingnya data sebagai fondasi perencanaan pembangunan. Menurutnya, desa dan kelurahan berperan sebagai ujung tombak dalam pengumpulan data sektoral yang menjadi dasar bagi perencanaan pembangunan daerah.

“Desa adalah pilar utama pembangunan. Sebagai garda terdepan, desa berkontribusi langsung dalam pengumpulan data sektoral yang berkualitas, sesuai dengan visi pembangunan Indonesia-sentris, yaitu membangun dari pinggiran,” ujar Rusdiamin.

Rusdiamin juga menggarisbawahi bahwa Pemerintah Kabupaten Bombana telah menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas tata kelola data melalui penerbitan Peraturan Bupati (Perbup) Bombana Nomor 41 Tahun 2022 tentang Satu Data Kabupaten Bombana. Peraturan ini mengatur peran masing-masing pihak dalam tata kelola data: BPS sebagai pembina data, Diskominfos sebagai walidata, dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sebagai produsen data.

“Dengan adanya Perbup ini, tata kelola data yang terintegrasi dapat terwujud, sehingga data yang dihasilkan lebih akurat, relevan, dan dapat digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan pembangunan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rusdiamin menegaskan bahwa kegiatan pembinaan statistik ini merupakan implementasi dari Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1997 tentang Statistik, yang menekankan pentingnya peningkatan kapabilitas statistik di tingkat desa.

Dalam pembinaan kali ini, peserta diberikan pemahaman menyeluruh mengenai proses bisnis statistik berbasis model GSBPM. Proses ini mencakup berbagai tahapan, mulai dari identifikasi kebutuhan data, perancangan, implementasi, pengumpulan data, pengolahan, analisis, hingga diseminasi dan evaluasi data.

Tujuan utama pembinaan ini adalah untuk memastikan desa dan kelurahan di Kabupaten Bombana mampu menghasilkan data berkualitas yang dapat digunakan sebagai dasar perumusan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.

“Dengan data yang valid dan terintegrasi, pemerintah daerah dapat mengambil keputusan strategis yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambah Rusdiamin.

Kepala BPS Kabupaten Bombana juga menekankan pentingnya pembinaan program Desa Cinta Statistik sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapabilitas statistik desa. Ia berharap desa-desa di Bombana dapat memanfaatkan program ini untuk mengelola data secara lebih efektif.

“Statistik yang berkualitas dimulai dari proses yang baik di tingkat desa. Program Desa Cinta Statistik bertujuan untuk membangun kapasitas desa agar mampu menjadi produsen data yang andal,” ujar Kepala BPS Bombana.

Program ini diharapkan menjadi landasan kuat untuk mewujudkan pembangunan desa yang berbasis data. Diskominfos juga meminta dukungan penuh dari aparat desa dan kelurahan untuk menyukseskan program ini.

Melalui pembinaan statistik dan pengelolaan data yang lebih baik, manfaat nyata diharapkan dapat dirasakan oleh masyarakat. Data yang valid memungkinkan pemerintah daerah untuk menyusun program pembangunan yang lebih efektif, seperti pemberdayaan ekonomi, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan layanan publik.

“Kegiatan ini bukan hanya tentang pengelolaan data, tetapi tentang masa depan desa kita. Ketika data dikelola dengan baik, pembangunan dapat berjalan lebih tepat sasaran,” pungkas Rusdiamin.

Dengan sinergi antara Diskominfos, BPS, OPD, dan pemerintah desa, Kabupaten Bombana berharap dapat menjadi teladan dalam pengelolaan data statistik yang andal dan berorientasi pada pembangunan berkelanjutan.




Pemkab Bombana Rakor Pilkada 2024, Dorong Transparansi dan Bebas Pelanggaran

Bombana, Sulawesi Tenggara — Menyongsong pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024, Pemerintah Kabupaten Bombana bersama stakeholder terkait menggelar rapat koordinasi untuk membahas langkah pencegahan pelanggaran dalam Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, serta Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati. Rapat yang diselenggarakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana berlangsung di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, pada Minggu (10/11/2024).

Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk jajaran Forkopimda, Plh. Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala OPD, Ketua KPU, Ketua Bawaslu Kabupaten Bombana, serta para lurah dan kepala desa. Kehadiran perwakilan dari berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat menunjukkan keseriusan semua pihak dalam memastikan Pemilu 2024 berjalan lancar, transparan, dan bebas dari praktik pelanggaran.

Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., dalam sambutannya menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, penyelenggara pemilu, aparat penegak hukum, dan masyarakat untuk menjaga integritas pemilu.

“Dukungan pemerintah daerah hari ini menjadi langkah strategis untuk memastikan Pilkada berjalan dengan lancar, transparan, jujur, dan adil. Tugas kita bersama adalah memastikan proses pemilihan dilakukan secara profesional, bertanggung jawab, dan sesuai aturan,” ujar Edy Suharmanto.

Ia juga mengimbau agar seluruh stakeholder lebih proaktif dalam mengawasi tahapan pemilu serta menyiapkan layanan darurat yang siap digunakan kapan saja. Selain itu, Pj. Bupati meminta perhatian khusus pada pemenuhan hak politik pemilih pemula yang genap berusia 17 tahun pada hari pemungutan suara, 27 November 2024.

“Kita juga harus siapkan mekanisme pelaporan cepat untuk menangani potensi pelanggaran atau kasus-kasus menonjol yang muncul selama Pilkada. Langkah mitigasi yang cepat dan tepat dapat mencegah masalah meluas,” tambahnya.

Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini merupakan langkah strategis untuk menyatukan visi seluruh pihak dalam menghadapi tantangan pemilu. Ia menekankan pentingnya sosialisasi kepada masyarakat agar dapat memahami tata cara pemilihan yang benar.

“Kami berkomitmen untuk terus mengedukasi masyarakat dan melakukan sosialisasi agar proses pemilihan dapat berjalan dengan damai, aman, dan bebas dari kecurangan. Kerja sama seluruh pihak adalah kunci suksesnya Pemilu 2024,” ujar Hasdin.

Di sisi lain, Ketua Bawaslu Bombana menyoroti pentingnya pengawasan berbasis partisipasi masyarakat. Ia berharap masyarakat ikut serta melaporkan potensi pelanggaran yang terjadi selama tahapan pemilu.

Selain membahas langkah pencegahan pelanggaran, rapat ini juga menjadi momentum untuk memetakan potensi tantangan yang akan dihadapi selama pelaksanaan Pemilu 2024. Pemerintah Kabupaten Bombana dan penyelenggara pemilu sepakat untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) yang terlibat dalam penyelenggaraan pemilu.

Tak hanya itu, seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Bombana diharapkan dapat menjadi ujung tombak dalam memastikan hak pilih masyarakat terpenuhi. Melalui peran aktif kepala desa dan lurah, diharapkan setiap warga negara yang memenuhi syarat dapat menggunakan hak pilihnya tanpa hambatan.

Dengan pelaksanaan rapat koordinasi ini, Pemerintah Kabupaten Bombana optimistis Pemilu 2024 dapat berjalan sesuai harapan. Pemerintah dan penyelenggara pemilu berharap agar seluruh elemen masyarakat mendukung penuh pelaksanaan Pilkada yang bersih dan demokratis.

“Pemilu bukan hanya soal memilih pemimpin, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi. Mari kita wujudkan pemilu yang damai, jujur, dan adil,” pungkas Edy Suharmanto.

Melalui komitmen bersama ini, Kabupaten Bombana berupaya memberikan teladan sebagai daerah yang mampu melaksanakan pemilu dengan penuh integritas dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.




Pemkab Bombana Peringati Hari Pahlawan, Veteran dan Warakawuri Diberi Penghargaan

Bombana, Sulawesi Tenggara — Kabupaten Bombana menggelar upacara peringatan Hari Pahlawan ke-79 pada Minggu (10/11/2024) di halaman Kantor Bupati Bombana. Upacara ini berlangsung khidmat, diikuti berbagai elemen masyarakat, termasuk jajaran Forkopimda, TNI-Polri, ASN, organisasi pemuda, serta keluarga veteran dan warakawuri. Suasana penuh semangat mewarnai acara, yang menjadi bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan sekaligus ajakan untuk menanamkan cinta tanah air.

Upacara dimulai pukul 08.00 WITA dengan pengibaran bendera merah putih oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dari Satpol PP Kabupaten Bombana. Diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya, momen ini menjadi puncak acara yang menciptakan suasana haru. Seluruh peserta upacara, mulai dari pejabat daerah hingga pelajar, berdiri tegak dalam penghormatan penuh terhadap jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.

Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., yang hadir sebagai inspektur upacara, membacakan amanat Menteri Sosial RI, Syaifullah Yusuf. Tema Hari Pahlawan tahun ini, “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu,” menjadi sorotan utama dalam sambutannya.

“Tema ini mengingatkan kita untuk terus meneladani semangat juang dan pengorbanan para pahlawan. Kita dapat memulai dari hal kecil, seperti menjaga persatuan, membangun solidaritas sosial, dan berkontribusi nyata untuk bangsa,” ujar Edy Suharmanto.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan Hari Pahlawan sebagai momentum refleksi dan motivasi dalam menghadapi tantangan zaman, seraya menjaga nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari.

Usai upacara, acara dilanjutkan dengan penyerahan bingkisan kepada keluarga veteran dan warakawuri oleh Pemerintah Kabupaten Bombana. Bingkisan ini diberikan sebagai bentuk penghormatan atas pengorbanan mereka dalam memperjuangkan dan menjaga keutuhan negara.

Mappatang, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bombana, menyampaikan bahwa pemberian bingkisan ini adalah wujud nyata rasa terima kasih pemerintah daerah.

“Kami ingin para veteran dan keluarga mereka tahu bahwa jasa-jasa mereka tidak pernah kami lupakan. Mereka adalah inspirasi bagi kita semua,” katanya.

Salah seorang veteran, LD. Suhar (82), mengungkapkan rasa harunya. “Kami bangga karena pemerintah dan masyarakat masih menghargai perjuangan kami. Semoga generasi muda bisa meneruskan semangat juang kami untuk kemajuan bangsa,” tuturnya dengan penuh emosi.

Tak hanya upacara, rangkaian Hari Pahlawan juga diisi dengan kegiatan bakti sosial oleh Dinas Sosial Bombana. Program tersebut mencakup pemberian Bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) kepada masyarakat kurang mampu dan penyediaan alat bantu, seperti kursi roda bagi penyandang disabilitas.

Menurut Mappatang, kegiatan ini adalah bagian dari semangat Hari Pahlawan untuk memperkuat rasa gotong royong dan kepedulian sosial. “Semangat kepahlawanan tak hanya soal mengenang perjuangan, tapi juga berbagi dan membantu sesama,” tegasnya.

Kegiatan peringatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Kodim 1413 Bombana dan Sekretariat Daerah Kabupaten Bombana. Semua elemen bekerja sama memastikan acara berjalan lancar dan meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Bombana berharap peringatan ini dapat menjadi pengingat bahwa jasa para pahlawan tidak hanya dihargai, tetapi juga diteruskan dalam bentuk kontribusi nyata. “Kita ingin Hari Pahlawan menjadi sumber inspirasi, terutama bagi generasi muda, untuk membangun Indonesia yang lebih baik,” ujar Edy Suharmanto.

Dengan persiapan matang dan antusiasme yang tinggi, peringatan Hari Pahlawan 2024 di Kabupaten Bombana berjalan sukses dan penuh makna. Upacara ini menjadi pengingat bagi seluruh elemen masyarakat untuk terus meneladani nilai-nilai perjuangan pahlawan dalam kehidupan sehari-hari.

Dari pengibaran bendera hingga penyerahan bingkisan, acara ini mencerminkan semangat nasionalisme yang terus hidup. Kabupaten Bombana berkomitmen menjaga nilai-nilai kepahlawanan sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan dan membangun masa depan yang lebih baik.




Bombana Peringati Hari Pahlawan ke-79, Pj. Bupati Serukan Implementasi Nilai Kepahlawanan

Bombana, Sulawesi Tenggara — Pemerintah Kabupaten Bombana memperingati Hari Pahlawan ke-79 dengan penuh khidmat melalui upacara yang berlangsung di Halaman Kantor Bupati Bombana, Minggu (10/11/2024). Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., bertindak sebagai Pemimpin Upacara dalam acara yang dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Bombana, anggota DPRD, Plh. Sekretaris Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, veteran, warakawuri, organisasi kemasyarakatan, hingga ASN lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana.

Dalam amanatnya, Pj. Bupati Edy Suharmanto membacakan sambutan dari Menteri Sosial Republik Indonesia, Syaifullah Yusuf, yang mengangkat tema “Teladani Pahlawanmu, Cintai Negerimu” sebagai inti peringatan tahun ini. Tema tersebut, menurutnya, bertujuan menggugah kesadaran masyarakat untuk meneladani semangat perjuangan para pahlawan, baik dalam pikiran maupun tindakan nyata sehari-hari.

“Teladani Pahlawanmu mengingatkan kita untuk terus berpegang pada nilai-nilai kepahlawanan di setiap aspek kehidupan. Mencintai negeri ini berarti berkontribusi nyata untuk kemajuan bangsa, dengan semangat solidaritas, persatuan, dan kebersamaan,” ujar Edy di hadapan peserta upacara.

Peserta upacara turut mengenakan kostum bertema perjuangan, menambah kehangatan dan nilai simbolis dalam peringatan ini. Acara juga menjadi momen refleksi bagi masyarakat Kabupaten Bombana untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berkorban demi kemerdekaan Indonesia.

Edy Suharmanto menegaskan bahwa peringatan Hari Pahlawan bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat baru. Ia berharap, masyarakat Indonesia dapat mengaktualisasikan nilai-nilai kepahlawanan sesuai tantangan zaman.

“Kita butuh warga negara yang mampu menciptakan inovasi dan karya nyata untuk menjawab kebutuhan bangsa. Nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus terus diimplementasikan dalam setiap tindakan, mulai dari hal-hal kecil di sekitar kita,” imbuhnya.

Pj. Bupati juga mengingatkan pentingnya menanamkan semangat kesetiakawanan sosial di tengah masyarakat sebagai salah satu bentuk nyata cinta kepada bangsa. “Kesetiakawanan sosial adalah inti dari persatuan. Mari kita mulai dari diri sendiri, dari hal-hal kecil, untuk kemaslahatan bersama,” tegasnya.

Setelah upacara selesai, Edy Suharmanto beserta Forkopimda dan kepala OPD berfoto bersama sebagai simbol kebersamaan dan sinergi antara pemerintah dengan masyarakat dalam menjaga semangat kepahlawanan. Veteran dan warakawuri yang hadir juga mendapat penghormatan khusus, mengingat kontribusi mereka dalam perjuangan bangsa.

Peringatan Hari Pahlawan ke-79 ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat Bombana untuk terus memperjuangkan cita-cita bangsa. Melalui implementasi nilai-nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari, Kabupaten Bombana berkomitmen untuk membangun masyarakat yang lebih baik, bersatu, dan inovatif.

“Mari kita jadikan momen ini sebagai pengingat bahwa perjuangan tidak pernah berhenti. Sebagai generasi penerus, kita bertanggung jawab meneruskan warisan semangat pahlawan untuk kemajuan bangsa,” tutup Edy.

Peringatan ini sekaligus meneguhkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana untuk terus menghidupkan semangat nasionalisme dan menjaga warisan perjuangan pahlawan dalam setiap program pembangunan daerah. Dengan semangat Hari Pahlawan, Bombana siap menghadapi tantangan masa depan demi kemajuan bangsa yang berkelanjutan.