GP Ansor dan Banser Bombana Siap Jaga Keamanan dan Ketertiban Perayaan Natal dan Tahun Baru 2020

Rumbia, SultraNET. | Jelang perayaan Natal tanggal 25 Desember 2019 dan Tahun Baru 1 Januari 2020, Gerakan Pemuda (GP) Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna Nahdlatul Ulama (Banser) Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menegaskan komitmenya siap menjaga keamanan dan ketertiban berlangsungnya kedua perayaan tersebut.

Hal ini di ungkapkan Firdaus Ketua GP Ansor Kabupaten Bombana, Selasa (24/12/2019) menurutnya untuk tujuan itu, saat ini GP Ansor dan Banser tengah giat melakukan sosialisasi dan pemberian pemahaman kepada masyarakat tentang bahaya dari paham radikalisme di Negara Negara Kesatuan Republik Indonesia khususnya di Kabupaten Bombana, Karena pemahaman radikalisme dapat mengancam keutuhan dan keamana negara.

” Semua tindakan GP Ansor dan Banser berangkat dari komitmen tersebut, tentunya hal ini sesuai dengan ajaran Ahlussunnah Wal Jamaah,” Tegas Firdaus

Komitmen Banser lanjutnya diwujudkan dengan menyiapkan Banser Lalu Lintas, Banser Tanggap Bencana, Badan Ansor Anti Narkoba, Banser Maritim, Pengawalan Pengajian, Penjaga Kiyai, Banser Husada dan Relawan Kebakaran.

” Tujuan semua itu agar pemuda Banser bisa menjadi “khairunnas anfauhum linnas” dan kegiatannya riil dirasakan masyarakat dan agar masyarakat lebih memahami betul organisasi organisasi kepemudaan maupun yang lainya yang masuk di tengah tengah mereka,” Beber Firdaus

Banser Bombana lanjutnya juga berkomitmen kuat menjaga empat pilar kebangsaan yaitu Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, NKRI, UUD45 dan siap menjadi lokomotif di garda terdepan menjaga Indonesia dari berbagai ancama yang dapat mengganggu ketetraman warga negara terkhusus di Kabupaten Bombana.

“Jadi sangat aneh sekali bila Banser dikatakan intoleran dan memecah persatuan bangsa,” sebut Alumni UIN Alaudin Makassar ini.

Pada kesempatan tersebut Firdaus menghimbau agar generasi muda dan masyarakat Bombana di semua elemen dapat memahami betul organisasi yang masuk di tengah masyarakat dan mewaspadai hal hal yang belum sama sekali di pahami asal usul organisasi kemasyarakat tersebut sehingga dapat terhindar dari hal hal yang yang bertentangan dengan dasar negara terutama UUD 45 dan Keagamaan.

” Sebaiknya pemuda bombana, masyrakat dari semua elemen mewaspadai hal hal yang berkaitan dengan faham radikalisme, ini dapat mengancam keutuhan dan persatuan negara kita terkhusus daerah kita wonua bombana.” Pungkasnya. (Efendi)

 




Menwa IAIN Kendari Gelar Aksi Donor Darah, Target 100 Kantong

Kendari, SultraNET. | Resimen Mahasiswa (MENWA) Haluoleo dan Satuan 242 Jihad Chakti IAIN Kendari menggelar Kegiatan Aksi Donor Darah, bertempat di Auditorium IAIN Kendari, Rabu (27/11/2019).

Kegiatan yang merupakan Program kerja pengurus Resimen mahasiwa setiap tahunnya itu Mengangkat Tema “Setetes darah anda Selamatkan jiwa sesama”.

Pada kesempatan tersebut, Unit Palang Merah Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara digandeng sebagai tim medis .

Saat membuka kegiatan Aksi donor darah itu, Dr. Herman, M.Pd.I Selaku Wakil rektor III Bidang Kemahasiswaan IAIN Kendari menegaskan selaku unsur Pimpinan di IAIN Kendari, ia sangat mengapresiasi kegiatan aksi donor darah yang diselenggarakan Resimen mahasiswa Haluoleo dan Satuan Jihad Chakti IAIN Kendari.

” ini adalah bentuk aksi nyata secara umum dalam membantu sesama,” Tuturnya

Muhammad Jakbal, Ketua Panitia kegiatan aksi donor darah itu menyebutkan bahwa panitia kegiatan merupakan remaja baru satuan 242 Jihad Chakti IAIN Kendari.

Menurutnya kegiatan Aksi donor darah sebagai bentuk Bakti sosial dan kepedulian nyata kepada sesama dan mempromosikan kegiatan MENWA Kepada mahasiswa IAIN Kendari Sekaligus menjalin silahturahmi antar pengurus Satuan Jihad Chakti IAIN Kendari.

” Kami Mengajak teman-teman untuk beramal, Kegiatan ini memang kecil tapi memiliki dampak yang luar biasa,” Tutur Muhammad Jakbal.

Sementara itu, dalam Sambutannya Muhammad Nur Alim, Komandan Resimen Mahasiswa Satuan Jihad Chakti IAIN Kendari menyebutkan bahwa kegiatan aksi donor darah itu sejatinya diselenggarakan pada hari Kamis Tanggal 14 November lalu namun karna satu dan lain hal sehingga kegiatan ditunda.

Walau sempat ditunda namun tidak menyurutkan niat Resimen Mahasiswa (MENWA) Haluoleo dan Satuan 242 Jihad Chakti IAIN Kendari untuk tetap melaksanakan kegiatan dalam rangka memperingati hari pahlawan yang jatuh pada 10 November lalu itu.

” Kegiatan ini membuktikan kepedulian nyata kepada sesama dalam beramal sebagai bekal diakhirat kelak,” Tutupnya

Pewarta : Awal Kurniawan

 




Partai Hanura “Sapu Bersih” Alat Kelengkapan Dewan DPRD Muna

MUNA, SultraNET.COM | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Rapat Paripurna Pembentukan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang bertempat di gedung DPRD Muna Senin 25 November 2019

La Irwan S.IP Ketua Bapilu Partai Hunura Kabupaten Muna pada saat di temui awak media harapansultra.com selasa 26 November 2019 mengatakan bawah partai hunura menyapu bersih Alat Kelengkapan Dewan (AKD) DPRD Kabupaten Muna.

Mantan Anggota DPRD Kabupaten Muna dari Partai Hunura itu, berterimah kasih kepada fraksi-fraksi yang ada di DPRD Muna yang telah melakukan komunikasi  baik dengan Partai Hunura sehingga semua dapat unsur  pimpinan di alat kelengkapan dewan.

” Keberhasilan itu tidak lepas dari La Saemuna sebagia Ketua DPC Muna sekaligus Ketua DPRD Muna yang mengkomunikasikan semua untuk kebaikan partai Hanura dan tidak lepas juga  peran-peran Ketua fraksi  Irwan sehingga komunikasi itu terbangun baik dengan semua fraksi-fraksi yang ada di DPRD Kabupaten Muna,” ucapanya.

Menurutnya berkomunikasi dengan partai ini tidak segampang yang dipikirkan karena harus juga dibangun komitmen sehingga kemudian dapat terbangun komunikasi yang baik kepada semua fraksi sehingga di fraksi Hunura itu, semua anggota dapat unsur pimpinan di AKD.

“Alhamdulillah ini patut kita sukuri karena posisi strategis itu semua dari fraksi hanura,” bebernya.

Untuk itu ia berharap agar Fraksi Hanura senantiasa bersinergi  dengan fraksi-fraksi yang ada di DPRD Muna sehingga dapat menguatkan kelembagaan DPRD itu sendiri.

Ditemui ditempat yang sama, Ketua PAC Batalaiworu, Ketua PAC Kabawo, Ketua PAC Lohia mengatakan bahwa  mereka sangat mengapresiasi langkah langkah yang di lakukan Ketua DPC partai Hanura Muna sebagai Ketua DPRD dan ketua fraksi Hunura dengan upaya sehingga menjadikan anggota DPRD dari partai Hanura semua mengisi unsur pimpinan di alat kelengkapan dewan DRPD Kabupaten Muna.

” Saya mengucapakan selamat kepada pimpinan-pimpinan komisi dari partai hanura yang menjanjikan partai hunura itu disegani di Kabupaten muna,” ucapkan.

Adapun Nama-nama Ketua Komisi, Wakil Ketua dan Seketaris DPRD Muna, selaku Komisi I Ketua : La Usa dari Partai Golkar, Wakil Ketua : Syahril Baitul dari Partai Hunura, Sekretaris : Iksan dari Partai Gerindra, untuk Komisi II, Ketua : Muhammad Alan dari Partai PKB, Wakil Ketua : Sahlan dari Partai Hunura, Sekretaris : Suhudin dari Partai Nasdem

Sedangkan untuk Komisi III, Ketua : Irwan dari Partai Hunura, Wakil Ketua : Andi Sapril dari Partai PDIP, Sekretaris : Murida dari PKS

Pewarta : Borju




Momen Hari Guru Nasional, APKS-PGRI Sultra Berterima Kasih dan Apresiasi Kepemimpinan Asrun Lio

Kendari, SultraNET. | Dewan Eksekutif Asosiasi Profesi Keahlian Sejenis (APKS) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Sulawesi Tenggara memberikan apresiasi atas kepemimpinan Drs. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D selaku Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara.

Apresiasi tersebut disampaikan dalam momentum hari Guru Nasional dan HUT ke-74 PGRI yang jatuh pada tanggal 25 November 2019.

Suharmin Arfad selaku Ketua Dewan Eksekutif APKS PGRI Sultra, mewakili Anggota PGRI yang tergabung dalam wadah komunitas Guru, baik MGMP, maupun organisasi yang bernaung di bawah APKS PGRI seperti Asosiasi Guru Menulis, Ikatan Guru Teknogi dan Informasi (IG-TIK) menyebutkan bahwa sejak setahun terakhir selama kepimpinan Drs. Asrun Lio, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan  Prov. Sultra telah banyak memberikan perubahan ke arah yang positif, baik dari segi layanan kepada guru maupun manajemen dalam memimpin.

“Secara kelembagaan, di internal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pak Asrun telah melakukan reformasi besar-besaran,” kata Suharmin.

Suharmin yang juga mahasiswa Program Doktor Ilmu Manajemen tersebut, mencontohkan misalnya dalam hal layanan Pengurusan Kenaikan Gaji Berkala (KGB) sebelumnya memakan waktu lama sampai lebih dari seminggu serta terjadi pungli, sekarang lebih cepat, tinggal dalam hitungan jam.

Foto pelantikan ketua APKS PGRI Sultra disaksikan oleh Ketua PB PGRI
Foto pelantikan ketua APKS PGRI Sultra disaksikan oleh Ketua PB PGRI

Pelayanan kenaikan pangkat lebih transparan dan mampu mengeliminir praktek percaloan, Serta meningkatkan kesejahteraan Guru melalui pembayaran Tunjangan Sertifikasi dan Non Sertifikasi serta mewujudkan salah satu program unggulan Gubernur Sulawesi Tenggara yang sangat ditunggu-tunggu yaitu insetif bagi tenaga Guru Tetap Non ASN

” Pengesahan ijazah tanpa pungutan dan cepat, penyelenggaraan dana BOS yang sangat baik sehingga banyak sekolah yang mendapatkan dana BOS Kinerja,” Imbuhnya.

Dalam hal manajemen, Asrun Lio, dinilai mampu mereduksi dan menghilangkan pengkotak-kotakan dalam internal Dinas Pendidikan dan Kebudayan.

Hal ini dibuktikan beliau dalam hal distribusi Perjalanan Dinas yang selama ini didominasi oleh segelintir orang menjadi merata dan sesuai tupoksi masing-masing secara profesional serta banyak hal lainnya yang lebih positif.

” Selain itu, hanya dalam kurun waktu kurang dari satu tahun sejak menjabat Desember 2018, beliau mampu mendongkrak mutu pendidikan Sulawesi Tenggara berdasarkan pemetaan yang dilakukan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, dari peringkat ke 32 dari 35 provinsi se Indonesia atau peringkat ketiga dari bawah naik menjadi peringkat 24 atau naik delapan peringkat ke atas,” Bebernya.

Sungguh hal ini merupakan prestasi yang perlu dibanggakan dan diberi panghargaan. Prestasi ini sekaligus merupakan prestasi Bapak Gubernur dan Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara dalam memimpin Sulawesi Tenggara.

Untuk mewujudkan hal tersebut lanjut Suharmin, tentu bukanlah perkara yang mudah. Tantangan dan hambatan yang dihadapi oleh Plt Kadis Pendidikan sangat berat, termasuk kasus-kasus warisan yang terjadi di masa kepemimpinan sebelumnya serta rongrongan dari beberapa pihak yang belum paham tentang banyak masalah.

” Semua beliau hadapi dengan tenang dan menggunakan strategi jitu yaitu ramah-humanis, cerdas, dan berwibawa,” Urainya.

Suharmin Arfad berharap kepempinan Asrun Lio dapat menjadi inspirasi, spirit dan tonggak perubahan bagi semua guru dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan pendidikan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai amanah Undang-undang Dasar 1945.

” Dalam menjalankan Tugas Pokok dan Fungsinya, yaitu mendidik, mengajar dan melatih, seorang guru harus ikhlas, jujur dan memahami posisinya sebagai abdi negara dan abdi masyarakat,” Pungkasnya

Pewarta : Awal Kurniawan




Rakor TPID se Sultra, Hasilkan MOU Perdagangan Antar Daerah

Kendari, SultraNET. | Tim Pengendali Inflasi Daerah menggelar Rapat Kordinasi Daerah Se-Sulawesi Tenggara bertempat di Hotel Zahra, Senin (25/11/2019), kegiatan itu dihadiri oleh perwakilan pemerintah Kabupaten/Kota Se-Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini dibuka oleh Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara. Drs. La Ode Mustari, M.Si dan dirangkaikan dengan penandatanganan MOU Nota Kesepahaman Kerjasama Perdagangan Antar Daerah yang merupakan salah satu upaya untuk mendukung seluruh Program Kerja Tim Pengendali Inflasi Daerah.

Ketua Panitia Ibu Dra. Nurmalawati, M.Si mengungkapkan kegiatan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di tahun 2019.

Dari kegiatan itu pula diharapkan ada peningkatan sinergitas program untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang menjadi penyumbang inflasi tertinggi di daerah.

Tujuan lain dari kegiatan itu diharapkan dapat dilakukan optimalisasi potensi ekonomi yang ada dimasing-masing daerah untuk mendukung pengendalian inflasi sehingga diharapkan mampu menjaga laju inflasi yang rendah dan stabil sebagai prasyarat pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan dan berkualitas khususnya didaerah Provinsi Sulawesi Tenggara secara keseluruhan.

” Tujuan terakhir adalah penandatanganan Nota Kesepahaman MOU Perdaganggan antar daerah, antara Gubernur dan Bupati atau Walikota Se Sulawesi Tenggara,” Urai Nurmalawati

Kegiatan berbentuk Model Panel diskusi itu menghadirkan narasumber dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia dan Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dalam wawancara yang dilakukan awak media SultraNET., Kepada Kepala perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, Suharman Tabrani Mengatakan Strategi dalam mengendalikan inflasi terkhusus di daerah Provinsi Sulawesi Tenggara kuncinya adalah Komitmen dari Kepala Daerah, Kordinasi antara semua TPID dan ada semacam evaluasi.

” ada kerjasama itu sebenarnya kuncinya, karna permasalahan sebenarnya sama yaitu adanya Siklus dan defisit,” Bebernya

Nampak hadir pada kegiatan tersebut, Walikota Bau-Bau, Bupati Buton, Wakil Bupati Buton Tengah, Bupati Konawe Kepulauan, Bupati Kolaka, Sekretaris Daerah Kolaka Timur, Sekretaris Daerah Bombana, Wakil Bupati Muna, Sekretaris Daerah Konawe, Bupati Konawe Utara, Wakil Bupati Konawe Selatan, Sekretaris daerah Kota Kendari, Kepala BAPPEDA Muna Barat, DKP Kolaka Utara, Assisten II Buton Selatan, Bupati Kolaka Utara.

Pewarta : Awal Kurniawan




Pekerjaan Jalan Betonisasi Kabaena di Protes, Pembesian dan Pengalihan Jalan Jadi Soal.

Rumbia, SultraNET. | Proyek Jalan yang menghubungkan Kelurahan Teomokole menuju Desa Rahadopi dan Ke objek wisata Desa Tangkeno, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara yang berjarak sekitar 5 kilometer yang pengerjaannya menggunakan Anggarannya dari serapan dana alokasi khusus (DAK) senilai lebih dari 11 miliar, mendapat sorotan dari warga setempat.

Salah seorang warga Kabaena, Jumran  kepada awak Media SultraNET., Sabtu (23/11/2019) menuturkan bahwa pada dasarnya sebagai masyarakat sangat senang terhadap perbaikan dan perhatian Pemkab Bombana yang memperbaiki jalan tersebut,  hanya saja pekerjaan yang menghabiskan anggaran miliaran itu dinilai kurang matang dalam perencanaannya sehingga pengerjaannya tidak maksimal dan menggangu aktifitas warga.

” apakah memang sudah aturannya bahwa pekerjaan Jalan betonisasi itu harus di tutup semua jalannya,  setahu kami sebagai masyarakat awam pekerjaan betonisasi itu harus dikerjakan sebelah menyeblah dulu, agar pengguna masih bisa melintas, bukan menutup semua dan mengalihkan ke dusun olondoro,” ungkapnya

Menurut Jumran, pengalihan jalan tersebut dapat membahayakan pengguna jalan karena jalan yang digunakan sebagai alternatif tersebut disamping menjadikan jarak tempuh semakin jauh dinilai jauh dari layak sehingga berpotensi menyebabkan kecelakaan bagi warga yang melintas.

Tidak hanya soal pengalihan jalan, Jumran juga mempertanyakan pembesian proyek rabat beton itu karena menurutnya besi hanya dipasangkan pada sisi kiri dan kanan saja tidak  dipasangkan sepenuhnya.

” dari dulu yang saya tahu yang namanya betonisasi itu “full” pembesian bukan hanya memasangkan besi sebagai tulang penyangga, itu tidak menjamin ketahanan, apalagi ini proyek nilainya miliaran, masa ada betonisasi pekerjaan yang hanya memasang besi anyaman hanya di pasang di pinggir rabat,” keluhnya

Olehnya itu ia berharap agar pekerjaan tersebut dapat di lakukan secara trasparan kepada masyarakat agar hasilnya dapat dinikmati dan sesuai dengan harapan, serta tidak ada yang ditutup tutupi karena menurutnya menjadi aneh jika ada proyek pemerintah dan masyarakat dilarang untuk mengambil gambar.

” Kenapa warga dialarang mengambil gambar, kalau memang pekerjaan sesuai mekanisme kenapa harus takut, kenapa larang masyarkat ambil gambar, aneh Memang ini pekerjaan,” Sebutnya

Salah satu pengawas pekerjaan yang enggan menyebutkan namanya mengungkapkan bahwa para pekerja lapangan hanya bekerja sesuai perintah sehingga ia tidak dapat menjelaskan secara teknis mengenai pembesian serta kebijakan pengalihan jalan.

” Tanyakan kepada pengawas teknisnya soalnya dia jarang datang makanya saya nda mau berkomentar, saya hanya karyawan yang di tunjuk jadi pengawas pekerjaan,” Singkatnya

Pewarta : Fendi




Dorong Pengembangan Desa Wisata, Dinas Pariwisata Sultra Gelar Sosialisasi

Kendari, SultraNET. | Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar Sosialisasi Pengembangan Desa Wisata bertempat di Swiss-Belhotel. Jum’at (22/11/2019) Dengan mengangkat Tema : “Transformasi sumber perekonomian pedesaan” Kegiatan ini merupakan program hibah jalan daerah (PHJD) Tahun 2019.

Saat dikonfirmasi  oleh awak media SultraneNET., DR. Ir. I Gede Panca, M.Pd Selaku Plt. Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara Mengatakan kebijakan Desa Wisata merupakan kebijakan yang lahir dari Kementerian Pariwisata yang bertujuan agar dapat dilakukan pengembangan Desa wisata untuk itu kegiatan itu bertujuan disamping untuk membangun sinergitas, sosialisasi pengembangan desa wisata juga bertujuan menyatukan wawasan, pemahaman dan komitmen dalam pengembangan desa wisata jika memungkinkan dan mengali informasi dari para peserta tentang desa atau kelurahan yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi desa wisata.

” Jadi pengembangan Desa wisata itu adalah suatu upaya menambah menu objek wisata, Selain dengan menu-menu alam yang sudah tersedia, kita juga berupaya agar desa bisa menjadi objek wisata dengan membangun dan mengembangkan potensinya,” beber I Gede Panca.

Desa Wisata ini lanjutnya bertujuan agar masyarakat dapat meningkatkan ekonominya tidak hanya mengandalkan dari sektor pertanian saja namun juga dapat merambah sektor lain seperti sektor jasa khususnya di bidang Pariwisata.

” Pemerintah sekarang ini dalam pidato presiden Jokowi fokus pada transformasi ekonomi pedesaan. artinya bagaimana sumber ekonomi pedesaan tidak hanya terbatas pada produksi tapi pada jasa, salah satunya jasa kepariwisataan. apakah ia menyewakan tempat hiburan, menyewakan lokasi yang indah atau menyewakan homestay itu bisa dari rumah penduduk,” Sebutnya

Untuk itu lanjutnya Dengan adanya Program Desa Wisata ini bakal menambah sumber-sumber perekonomian masyarakat terkhusus dari sektor Pariwisata dan pemerintah menfasilitasi dan mendorong masyarakat agar sadar bahwa Pariwisata itu bisa diupayakan di Desa.

” Selain itu kita dapat mengidentifikasi potensi-potensi yang ada dipedesaan yang memungkinkan dijadikan objek wisata kemudian tugas pemerintah memberikan pendidikan dan pelatihan mungkin dalam bentuk studi banding dan pelatihan, bagaimana melayani tamu, menjaga kebersihan dan bagaimana melestarikan lingkungan,” Pungkasnya.

Pantauan Media ini, Kegiatan Sosialisasi dibuka oleh Drs. Suharno, MTP, Asisten Bidang Administrasi, Perekonomian dan Pembangunan Pemprov Sultra, dan bertindak selaku narasumber yang terkait langsung dan sangat kompeten dalam pengembangan desa wisata, antara lain : Dra. Ambar Rukmi,M.Pd Pejabat dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, serta Ir.Minardi Pejabat dari Kementerian Desa dan Transmigrasi Republik Indonesia

Pewarta : Awal Kurniawan




Promo Gebyar Akhir Tahun, Kumala Group Cabang Kendari Beri Hadiah Mobil dan Paket Liburan

Kendari, SultraNET. | Kumala Group bersama PT. Kumala Sejahtera Abadi selaku brand partner Hino memberikan kejutan besar bagi para pelanggan dengan menggelar promo gebyar akhir tahun yang berlangsung dari bulan November hingga bulan Desember 2019.

Selama periode tersebut pelanggan yang melakukan pembelian mobil merk Dutro atau ranger bakal mendapat kesempatan memenangkan 1 unit Mobil Wuling confero DB dan 10 Paket liburan ke Malaysia dan berbagai promo spesial lainnya.

Hal tersebut disampaikan dalam Konferensi Pers yang digelar Kumala grup dengan mengundang beberapa media, bertempat di Hotel Claro Kendari Lt.15 ruangan Sky lounge, Kamis, (21/11/2019).

Melalui Promo ini, perusahaan berharap dapat menarik antusiasme dan memberikan nilai lebih bagi pelanggan, yang nantinya melengkapi pengalaman menyenangkan saat membeli maupun menggunakan Hino sebagai kendaraan Niaga, memberikan pelayanan terbaik dengan beragam hadiah dan promo menjadi prioritas utama.

” Menjelang akhir tahun, ini merupakan saat yang tepat membeli mobil Hino karena banyak hadiah dan promo spesial lainnya yang diberikan Hino kumala, khusus kepada pelanggan hingga Desember 2019 yakni memperoleh Gratis 1 Kali angsuran serta Gratis Check Up dan Service, layanan purna jual Hino kumala juga memberikan kejutan untuk pelanggan yakni ganti oli mesin Cuma Rp. 300.000, Gratis Check 10 Item dan Gratis konsultasi kendaraan.” Ujar Ivan Pudya Sumanta Selaku Marketing Manager Kumala Group Cabang Kendari.

Selama Periode berlangsung, Hino kumala bakal melakukan Roadshow Gathering ke Seluruh area operasional Dealer dengan tujuan membangun kedekatan dengan para pelanggan juga memastikan informasi mengenai promo sampai ke Pelanggan. Sehingga beraneka ragam hadiah dan promo yang memanjakan dapat dirasakan oleh pelanggan terkhusus pelanggan di area bumi anoa Sulawesi Tenggara.

Sebagaimana diketahui, Kumala Group berdiri pada tahun 1983, bermula dari perusahaan jual mobil bekas dan baru. Berawal dari Tujuh orang karyawan dan Saat ini Kumala Group semakin bertumbuh dan memiliki jaringan usaha di Indonesia Tengah dan Indonesia Timur.

Bisnis Kumala Group Sendiri meliputi : Bisnis Otomotif sebagai dealer resmi, bekerjasama dengan merek internasional seperti Hino, Wuling, Mazda dan Honda, Bisnis Property, Seperti Primewood Mansion Makassar, Pettarani Business Center Makassar Maupun rental Property.

Perusahaan ini juga merambah Bisnis Trading sebagai distributor resmi oli dan bank merek : Agip, Henkel, Funchs, Maxxis, Double coin, Continental dan dynacargo serta Bisnis tambang dan rental alat berat sehingga Menjadikan Kumala Group sebagai salah satu perusahaan dengan jaringan terbesar di Indonesia Tengah dan Timur.

Hino kumala memiliki 13 Dealer yang tersebar di Sulawesi dan Kalimantan antara lain di Jl. Ir Sutami Makassar, Jl. Kumala Makassar, Gowa, Sidrap, Bone, Palopo, Pare-Pare, Bulukumba, Kendari, Bau-Bau, Mamuju, Balikpapan dan Samarinda.

Pewarta : Awal Kurniawan




Unit Kegiatan Mahasiswa Seni IAIN Kendari Bakal Gelar Temu Budaya Se-SULTRA

Kendari, SultraNET. | Unit Kegiatan Mahasiswa Seni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari bakal menggelar temu budaya Se Sulawesi Tenggara yang bakal melibatkan Sanggar Seni, Komunitas Seni, Tokoh budaya dan Pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) Sederajat yang akan dilaksanakan Pada Hari Rabu sampai Jumat tanggal 25 sampai dengan 27 desember 2019 mendatang bertempat di Auditorium IAIN Kendari.

Ketua Panitia Temu Budaya Se-SULTRA Beni Putra Lamangga kepada awak media SultraNET. Senin (18/11/2019) menyebutkan kegiatan ini dimaksudkan agar budaya yang telah terkikis dapat diangkat kembali. Selain itu, juga sebagai ajang sosialisasi dan silahturahmi sesama penggiat seni Se Sulawesi Tenggara

” Kegiatan yang dilaksanakan di bulan Desember nantinya akan dirangkaikan dengan dialog budaya, pameran lukisan, pembukuan naskah, dan pementasan budaya,” Tutur Beni Putra.

Kegiatan  itu lanjutnya bakal mengundang beberapa unsur untuk terlibat dialog dan bersosialisasi sekaligus untuk mengetahui kebudayaan apa yang mulai hilang serta mencari solusinya agar budaya tersebut dapat dilestarikan kembali.

” Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan efek dan outpot pemahaman terhadap generasi muda untuk selalu mencintai kebudayaannya dan selalu merawat budaya yang ada didaerahnya,” urainya

Pewarta : Awal kurniawan




Ketua DPRD Bombana Mengetahui PT. Panca Logam Kembali Menambang Dari Berita

Rumbia, SultraNET. | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana, Arsyad, S.Pd mengaku  mengetahui bahwa PT. Panca Logam Makmur kembali melakukan aktivitas penambangan emas di Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara berdasarkan informasi dari pemberitaan media online.

Pernyataan itu disampaikan Politisi Partai Nasdem itu saat dikonfirmasi awak media SultraNET., Senin (18/11/2019). menurutnya selaku Pimpinan DPRD ia berjanji bakal melakukan kordinasi sekaligus turun melihat langsung aktivitas perusahaan tersebut.

” Terus terang saja, saya baru mengetahui bahwa PT. Panca Logam sudah mulai bekerja kembali itupun dari pemberitaan media yang kami baca dan setahu saya perusahaan itu berhenti beraktivitas karena IUP nya mati dan beberapa kewajiban belum ditunaikan,” Bebernya

Kendati demikian Politisi sekaligus Ketua Partai Nasdem Bombana itu berjanji bakal mengkroscek langsung dan melakukan kordinasi dengan instansi terkait agar informasi yang diterima tidak simpang siur.

” Saya memang sudah mendengarkan tentang aktivitas perusahaan itu dari teman teman, tetapi tetap dalam waktu dekat ini akan melakukan kordinasi dengan instansi terkait khususnya Dinas Pertambangan dan Dinas Penanaman Modal Provinsi agar ini lebih jelas lagi,” Tutupnya (SN01)