PT SSU Jual Alat Smelter Kiloan, LSM-Gerhana Harap Penegak Hukum dan Cukai Turun Tangan

Rumbia, SultraNET. | Penjualan Besi bahan pembangunan Smelter PT. Surya Saga Utama (SSU) di Lampangi Jaya, Desa Tedubara, Kecamatan Kabaena Utara, Kabupaten Bombana mendapat perhatian serius dari Lembaga Swadaya Masyarakat Gerakan Pemerhati Hukum dan Kebijakan Daerah (LSM-Gerhana) Kabupaten Bombana.

Hal itu disampaikan Mayon Susanto Husin, Direktur Eksekutif LSM-Gerhana kepada awak media SultraNET., (8/7/2019), menurutnya penjualan asset perusahaan yang masuk ke Indonesia dengan fasilitas bebas pajak itu sejatinya tidak disalah gunakan apalagi dilakukan penjualan dengan cara kiloan sebelum bahan pembangunan smelter tersebut dipergunakan.

Karena hal tersebut bertentangan dengan semangat pembebesan pajak yang diberikan pemerintah sehingga kendatipun akan dilakukan penjualan kembali maka kewajiban terhadap negara dalam hal cukai dan pajak masuk serta pajak penjualan tidak boleh diabaikan.

“Peralatan Smelter ini masuk ke Indonesia dengan Fasilitas Bebas Pajak, tujuannya jelas untuk dibangunkan pabrik smelter. Sehingga jika pembangunannya itu batal, maka tidak serta merta dapat dijual sebagai besi tua, Ini yang perusahaan itu tidak pahami,” Kata Aktivis yang fokus pada masalah lingkungan dan pendampingan masyarakat itu.

Atas kejadian tersebut lanjut Mayon Susanto, negara sangat dirugikan olehnya itu Lembaga yang dipimpinnya itu meminta agar penegak hukum dalam hal ini kepolisian dan bea cukai di negeri ini dapat mengambil tindakan guna mencegah terjadinya kerugian Negara yang lebih besar lagi.

“Kami harap aparat penegak hukum dapat turun sekaligus melihat proses penjualan besi smelter itu, apalagi ini bukan terjadi saat ini saja tetapi diduga penjualan itu sudah dilakukan berkali kali bahkan hingga ribuan ton banyaknya, silahkan hitung berapa kerugian Negara,” Bebernya.

Saat dikonfirmasi terkait kebenaran penjualan besi dengan cara dikilo layaknya penjualan besi tua pada Alat pembangunan smelter tersebut, Direktur PT. SSU, Kasra J. Munara membenarkan adanya penjualan besi-besi peralatan smelter oleh pihak internal perusahaan yang mengatas namakan investor melalui surat kuasa direksi.

Namun Kasra menampik dugaan dirinya melakukan pembiaran terhadap tindakan yang diduga melanggar hukum itu bahkan diakuinya dirinya telah mengingatkan bahkan berusaha mencegah dilakukannya penjualan besi-besi peralatan smelter karena ia mengetahui bahwa hal itu tidak sejalan dengan rencana perusahaan untuk menghidupkan kembali smelter.

“Saya sudah ingatkan ke Pihak yang mengaku direksi perusahaan untuk tidak melakukan penjualan besi besi bahan smelter itu, karena ini bertentangan dengan regulasi dan itu benar memang Alat Smelter ini masuk dengan Pembebasan Pajak,” Beber mantan Calon Bupati Bombana itu.

Ketika ditanya sehubungan dengan kabar pergantian direksi PT. SSU, Kasra menjelaskan bahwa dirinya telah melihat surat yang beredar tersebut dari beberapa orang yang mengirimkan, bahkan surat itu beredar di grup Whatsapp KNPI Bombana, namun Kasra menilai terdapat beberapa keganjilan pada surat tersebut.

“Bisa jadi ada unsur pemalsuan dokumen disurat itu dan ini sudah saya laporkan kepada yang berwajib, saya duga memang ada pihak internal yang ingin menyingkirkan saya karena saya menghalang halangi penjualan besi yang melanggar aturan itu,” Pungkasnya.

Untuk diketahui sebelum melakukan PHK Massal pada November 2018 lalu, PT. SSU berjanji bakal melakukan pembenahan dengan meng-upgrade teknologi agar dapat beroperasi kembali, sehingga nantinya akan memperkerjakan kembali karyawan yang di PHK.

Namun hingga kini, tanda-tanda PT SSU bakal mengoperasikan kembali smelternya belum nampak. Justru sebaliknya, bahkan sebagian bahan dan peralatan smelter telah di jual kiloan.

Smelter PT. SSU sempat menjadi salah satu proyek kebanggaan di Sultra khususnya di Bombana karena digadang gadang bakal meluncurkan investasi sebanyak puluhan triliun rupiah. (IS/SN01)




Polres Bombana, Gelar Upacara Penghormatan di Makam Pahlawan Lameroro.

Rumbia, SultraNET. | Wakil Kapolres Bombana, Kompol Muhadi Walam, S.Sos memimpin upacara ziarah di Taman Makam Pahlawan Bahagia, Kelurahan Lameroro Kabupaten Bombana, Senin, 8 Juli 2019.

Upacara tersebut merupakan rangkaian Hari Bhayangkara ke 73 dan dihadiri oleh Pejabat Utama (PJU) Polres Bombana, Perwira dan para Kapolsek serta Ketua Bhayangkari Cabang Bombana.

Wakapolres Bombana, Kompol Muhadi Walam menuturkan upacara penghormatan di TMP Lameroro itu, merupakan bentuk penghormatan kepolisian Bombana dalam memperingatan Hari Bhayangkara ke 73 yang jatuh pada 1 Juli 2019 yang lalu.

“Ini salah satu program Polres Bombana dalam HUT Bhayangkara yang ke 73,” ujar Polisi Berpangkat satu melati emas dipundaknya itu.

Selain itu Lanjut Muhadi Walam, kepolisian Polres Bombana juga melakukan prosesi penaburan bunga di makan Pahlawan Lameroro yang dianggap telah berjasa untuk bangsa Indonesia.

“Setelah melakukan upacara kiita juga rangkaikan dengan melakukan prosesi penaburan bunga di atas Makam,” singkatnya.

Hingga upacara dan prosesi penaburan bunga dilakukan, situasi di area Makam Pahlawan Lamororo aman dan kondusif.

Laporan :

Reksan / Kontributor SN Bombana




Silaturahmi ke Koperasi TKBM, Rusman Emba Bantu Dana Pribadi 25 Juta

Raha, SultraNET. | Dalam rangkaian acara HUT Kabupaten Muna yang ke 60 Tahun, Bupati Muna LM Rusman Emba, ST menjalin silaturrahmi kepada anggota koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Kabupaten Muna, bertempat di Pelabuhan Nusantara Raha, Minggu 7 juli 2019.

Saat membawakan sambutan pada kegiatan yang mengangkat Tema “Mari Bersama Melanjutkan Cita-Cita Leluhur” itu, Bupati Muna Rusman Emba, ST menyampaikan bahwa dalam dua tahun terakhir ini pelabuhan Nusantara Raha mengalami perkembanganyang signifikan.

“Pelabuhan ini sudah luar biasa sekali, berbeda dengan dua tahun yang lalu dan masih banyak lagi program-program yang bakal kita lakukan kedepannya,” tutur orang nomor satu di bumi sowite itu.

Lanjut Mantan Ketua DPRD Sultra itu, kehadirannya ditengah-tengah anggota TKBM merupakan suatu kebahagian tersendiri baginya hal itu bukan karena ada kepentingan politik, namun hubungan komunikasi TKBM dengan dirinya telah terjalin sejak lama.

“Bisa jadi ada orang awalnya kelihatan baik, tapi pada akhirnya meninggalkan kita, kalau saya dengan TKBM sudah baku tau-tau hati,” beber mantan Senator DPD RI itu.

Diakuinya walau dirinya tidak setiap saat bersama TKBM, hal itu karena banyak aktifitas pemerintahan yang harus dikerjakan yang muaranya  adalah untuk menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat.

Namun melihat situasi koperasi TKBM yang membutuhkan perhatian maka pada kesempatan itu, Rusman Emba secara pribadi bakal memberikan bantuan sebesar 25 juta rupiah.

“Kalau sudah klir peruntukannya dan melihat perkembangan dari koperasi TKBM cukup baik, kita bisa menambah anggarannya lewat APBD, biar sampai 200 juta bisa kita usahakan, saat ini saya bantu 25 juta dulu sebagai awal dari dana pribadi,” Ucapkannya.

Ditempat yang sama, Ketua TKBM La Hardin Awe mengatakan kepada semua anggota TKBM yang ada untuk membantu program – program Pemeritah kedepan dan seterusnya dari segi apapun untuk kemajuan Kabupaten Muna.

Tak lupa pula La Hardin menghaturkan terima kasih kepada Rusman Emba karena telah memberikan bantuan dari dana pribadi kepada koperasi yang dipimpinnya itu.

” Kami juga berterimakasih atas bantuan yang telah diberikan untuk koperasi TKBM ini,” tutupnya. (rustam)




Berhasil Dibidang KKBPK, H. Tafdil Diberi Penghargaan Satyalencana Presiden RI

Banjarbaru, SultraNET. | Bupati Bombana, H. Tafdil, SE., MM mendapatkan penghargaan dari presiden Indonesia berupa Satyalencana Pembangunan bidang Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) tahun 2019.

Penghargaan tersebut diserahkan oleh Menteri Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia, Puan Maharani, pada puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) XXVI 2019 di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu, (6/7/2019).

penghargaan tersebut diberikan oleh Presiden Republik Indonesia karena Tafdil dinilai berhasil mendorong pembangunan pada bidang kependudukan dan keluarga berencana nasional di daerah yang mereka pimpin, setelah melewati serangkaian tahapan penilaian oleh tim khusus dari Sekretariat Kepresidenan beberapa waktu lalu.

Kepada Media Tafdil mengaku, keberhasilannya meraih penghargaan itu karena dukungan semua pihak terkait di Bombana sehingga program KKBPK di Bombana bisa berkembang signifikan dan dinilai sudah layak mendapatkan penghargaan satyalencana pembangunan bidang KKBPK.

“Yang terpenting bahwa program Gembira yang kami jalankan di Bombana sangat mendukung terwujudnya masyarakat sejahtera, sehingga kami meraih penghargaan ini. Wujud program Gembira misalnya ada bantuan ‘Baruga Moico’ atau bedah rumah untuk warga prasejahtera, bantuan listrik gratis, jaminan kesehatan,” katanya.

Tafdil juga mengaku terus mendukung pengembangan kampung KB di daerah itu, selain itu memberikan dukungan anggaran yang meningkat setiap tahun untuk pengembangan program KKBPK kepada dinas terkait.

Sementara itu Menteri Koordinasi Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Indonesia Puan Maharani, mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut adalah sebagai tanda kehormatan yang diberikan kepada mereka yang telah mendukung dalam peningkatan kualitas keluarga dan kependudukan.

“Ini sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan dukungan yang diberikan kepada saudara-saudara yang telah berjasa dalam memajukan program kependudukan keluarga berencana,” jelasnya. 

Puan berharap kepada Kepala Daerah yang berhasil dan sukses itu dapat meningkatkan komitmen dalam memanjukan kualitas kependudukan dan keluarga Indonesia.

H. Tafdil menerima penghargaan Satyalencana Pembangunan bidang KKBPK 2019 dari Presiden RI bersama Kepala daerah lain yaitu Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Bupati Jembrana, Bupati Merangin, Bupati Karawang, Bupati Bombana, Bupati Kolaka, Bupati Pringsewu, Bupati Sijunjung, Bupati Serdang Bedagai, Bupati Hulu Sungai Selatan, Bupati Tabalong, Bupati Kulon Progo, Bupati Magelang, Bupati Blora, Bupati Enrekang, Wali Kota Gorontalo, Wali Kota Padang, Wali Kota Yogyakarta. (ANT-INT)




Wadah Silaturahmi Insan Pers Bombana, JOB di Bentuk

Rumbia, SultraNET. | Sebagai wadah silaturahmi, kekeluargaan serta sebagai tempat berbagi ilmu dan informasi, belasan insan Pers yang ada di Kabupaten Bombana sepakat membentuk Perkumpulan yang dinamai Jurnalis Online Bombana (JOB) Kabupaten Bombana, Sabtu, 06 Juli 2019.

Dalam rapat pembentukan yang digelar di Ibu Kota Kabupaten Bombana itu, Idris yang didaulat sebagai Ketua sekaligus di amanahkan untuk membentuk kepengurusan mengungkapkan, dengan terbentuknya Perkumpulan tersebut diharapkan dapat menjadikan Jurnalis khususnya jurnalis media online dapat lebih berperan sebagai sosial kontrol yang baik dalam menyajikan informasi ke publik.

” Kita berharap dengan terbentuknya JOB ini dapat menjadi sarana silaturahmi dan komunikasi Jurnalis online dalam mengabarkan informasi yang faktual dan berimbang ke masyarakat,” Kata salah satu Pimpinan Media itu.

Diharapkannya dengan terbentuknya JOB itu, tidak kemudian menjadi momok yang menakutkan bagi pihak tertentu namun dapat dijadikan sebagai mitra dalam mengawal informasi yang berimbang ke masyarakat.

“Selain menjalankan fungsinya sebagai sosial kontrol namun JOB ini juga dapat bertindak sebagai corong informasi ke masyarakat tentu secara akurat dan berimbang, apalagi di era keterbukaan informasi saat ini,” Bebernya.

Ditambahkannya, setelah terbentuk fokus utama pihaknya adalah segera melengkapi struktur kepengurusan dan membentuk kelembagaan organisasi tersebut agar sesuai dengan amanat undang-undang terkait perkumpulan. (IS)




Polisi dan TNI di Bombana Bersihkan Makam Pahlawan

RUMBIA, SultraNET.COM | Kepolisian Resor (Polres) Bombana Sulawesi Tenggara (Sultra) bersama anggota Koramil 1413-06/Rumbia melakukan Kurve di Taman Makam Pahlawan (TMP)yang terletak di Kelurahan Lameroro, pada Sabtu, 6 Juli 2019 pagi tadi.

Kepolres Bombana,AKBP Andi Adnan Syafruddin melalui Paur Humas Polres Bombana, Aipda Fitrah mengatakan kegitan tersebut merupakan salasatu rangkaian perayaan HUT Bhayangkara ke 73 tepatnya 1 Juli 2019 lalu.

“Sudah terjadwalkan, beberapa rangkaian yang memang suda kita agendakan selama perayaan Hut Bhayankara, kali ini kami bersama rekan TNI kurvei atau bersih-bersih di TMP,” ungkapnya

Kurve tersebut menurutnya, adalah bentuk penghormatan kepolisian daerah, kepada para pejuang yang telah mengapdikan diri semasa hidupnya demi kepentingan Negara.

“jadi salah satu bentuk penghormatan kita kepada mereka dengan cara membersihkan dan mengindahkan tempat peristrahatan terakhirnya,” kata Fitra menjelaskan.

Lebih lanjut Fitra juga menyebutkan, selama giat berlngsung hingga usai seluruh Personel Kepolisian dan TNI sangat kompak dan antusias.

“Sehingga semua proses berjalan aman dan kondusif,” Pungkasnya.

Reporter : Rf




Rusman Emba Harap Semua Pihak Bersinergi Membangun dan Mensejahterakan Kabupaten Muna

Raha, SultraNET. | Bupati Kabupaten Muna, Rusman Emba, ST berharap agar momentum hari Ulang Tahun Kabupaten Muna yang ke 60 tahun, seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Muna dapat bersinergi dalam pembangunan sehingga kesejahteraan masyarakat dapat segera terwujud.

Hal tersebut disampaikan mantan Senator DPD RI itu saat memimpin upacara memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Muna yang Ke-60, yang digelar di Alun-Alun Kota Raha, Kamis (4/7/20190.

” Kita harus meningkatkan kinerja dan harus memiliki daya saing demi mewujudkan masyarakat yang maju, kuat dan mandiri,” Tuturnya

Dengan meningkatkan pengelolaan potensi yang dimiliki secara profesional dan meningkatkan kontribusi seluruh stakeholder yang ada di Kabupaten Muna, mantan Ketua DPRD Prov. Sultra itu sangat optimis akselerasi laju pembangunan pada semua sektor dapat ditingkatkan.

“Sehingga apa yang menjadi harapan para pendiri terdahulu bisa terwujud,” tegas Rusman Emba.

Turut hadir dalam kegiatan terssebut Forum Komunikasi Pimpinan daerah (Forkipinda) Kabupaten Muna yakni Kapolres Muna, Dandim 1416 Muna, Kepala Kejaksaan, Ketua P PKK Muna, Ketua DPRD Muna, Wakil Ketua DPRD Muna dan Seluruh Kepala SKPD.

Nampak pula Hadir Pimpinan daerah tetangga yakni, Bupati Buton Tengah (Buteng), Samahudin beserta jajaranya. (Borju).




BKPSDM Bombana Luncurkan Aplikasi Pelayanan Kepegawaian “Sakti Gembira” Simpeg Online

Rumbia, SultraNET. | Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Bombana melaunching aplikasi kepegawaian berbasis online yang dinamai dengan Sistem Aplikasi Kepegawaian Terintegrasi (Sakti Gembira) yaitu Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (simpeg online), pada hari Kamis 4 Juli 2019.

Kepada awak media, Heriyani, SP., M.Si, Kasubag. Perencanaan dan Keuangan BKPSDM Kabupaten Bombana mengungkapkan diluncurkannya aplikasi tersebut untuk memenuhi tuntutan era digitalisasi sehingga data kepegawaian nantinya dapat diakses secara online dan terintegrasi.

“Aplikasi Sakti Gembira ini dalah Rumah dari aplikasi aplikasi kepegawaian yang ada di BKPSDM Bombana ini,” Jelas Heriyani

Untuk itu ia berharap agar dengan diberlakukannya sistem informasi manajemen kepegawaian yang terintegrasi dan online tersebut dapat memudahkan pelayanan administrasi dan informasi kepegawaian di daerah itu.

“Sehingga data data kepegawaian dapat tertata secara digital, tentu itu akan sangat membantu dalam pelayanan kepegawaian,” Singkatnya (IS)

 




Peringati HUT Muna ke 60 Tahun, Bupati Buteng Hadir, Bupati Mubar Tak Nampak

Raha, SultraNET. | Memperingati puncak Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Muna yang Ke-60 Tahun, yang digelar dengan upacara pengibaran bendera merah putih bertempat di Alun-Alun Kota Raha, Kamis (4/7/2019).

Upacara tersebut dipimpin langsung Bupati Muna, LM Rusman Emba yang bertindak sebagai Inspektur upacara.

Dari pantauan awak media ini, upacara tersebut turut dihadiri oleh jajaran Forum Komunikasi Pimpinan daerah (Forkipinda) Kabupaten Muna yakni Kapolres Muna, Dandim 1416 Muna, Kepala Kejaksaan, Ketua PKK Muna, Ketua DPRD Muna, Wakil Ketua DPRD Muna dan Seluruh Kepala SKPD.

Nampak Pula hadir pimpinan daerah dari daerah tetangga yakni, Bupati Buton Tengah (Buteng), Samahudin beserta jajaranya, namun yang tidak nampak hadir yaitu LM Rajiun Tumada, Bupati Kabupaten Muna Barat, yang merupakan DOB pecahan dari Kabupaten Muna.

Kepada awak media, Bupati Buteng, Samahuddin menerangkan kedatanganya menghadiri HUT Muna adalah sebagai bentuk untuk mempererat silahturahmi kekeluaragaan.

“ Muna-Buteng adalah saudara yang tidak bisa dipisahkan. Kita akan terus jaga suasana kekeluargaan ini. Semoga Muna semakin jaya,” Singkat Samahuddin.

 

 




Jelang Pilkada Konsel 2020, Partai Hanura Siapkan 2 Kader Terbaik

Andoolo, SultraNET. | Jelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2020 mendatang, Dewan Pimpinan Cabang Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Konawe Selatan mempersiapkan dua kader terbaiknya untuk maju sebagai Bakal Calon Kepala Daerah Kabupaten Konawe Selatan.

Kedua kader terbaik yang di tawarkan itu adalah Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Konawe Selatan, Nurmantasia dan Sekretaris DPD Partai Hanura Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhlis, S.Si.

Hal itu disampaikan Muhamad Rum, Sekretaris DPC Hanura, Kabupaten Konawe Selatan kepada awak Media SultraNET. Kamis (04/07/2019), menurutnya berbekal dua kursi Perolehan Partai Hanura pada Pemilu 2019 lalu di Konawe Selatan mendorong Partai Besutan Dr. Oesman Sapta itu untuk mempersiapkan kadernya memimpin daerah itu untuk periode 2020-2026.

“Kader yang di tawarkan oleh Partai Hanura, akan selalu sejalan dengan apa yang menjadi kriteria pemimpin yang di butuhkan Konsel saat ini,” Tutur Rum sapaan akrabnya.

Adapun sosok kader Hanura yang coba di tawarkan lanjut Muhamad Rum, seperti Nurmantasia merupakan sosok yang mengayomi, konsisten, mau berbaur dengan masyarakat tanpa membedakan status serta selalu berorientasi kearah kepentingan masyarakat. hal ini telah dibuktikan Nurmantasia saat menjabat sebagai anggota DPRD Kabupaten Konawe Selatan.

Muhamad Rum, Sekretaris DPC Partai Hanura Kaupaten Konawe Selatan

Disamping itu Lanjut Rum, Partai Hanura mencoba membuat sejarah dalam Pilkada Konsel yaitu dengan menawarkan Calon Gender sebagai Kontestan.

“Mengingat sejarah Pilkada di Konsel belum pernah ada partai politik yang melirik GENDER sebagai Kontestan, padahal kalau di hitung suara kaum gender atau perempuan di Konsel lebih dari 50% suara yang ada,” Bebernya

Sedangkan kelebihan Muhlis, Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Hanura Provinsi Sulawesi Tenggara itu dinilai mempunyai jaringan yang cukup luas, pekerja keras dan juga selalu berorientasi untuk kepentingan masyarakat luas.

“Insya Allah kader Hanura akan solid dan all-out dalam memenangkan calon yang akan di usung oleh partai hanura dalam Pilkada 2020 nanti,” Imbuhnya

Namun mengingat untuk mengusung pasangan calon dibutuhkan minimal tujuh kursi, Partai Hanura bakal melakukan komunikasi politik pada partai partai politik yang ada di Konawe Selatan untuk bersama sama menyandingkan dengan salah satu kader partai Hanura yang dipersiapkan itu.

“Tentu dalam menyandingkan itu mengutamakan kesamaan visi dan misi dalam membangun Konawe Selatan yang lebih baik.” Pungkasnya