Bombana Berduka, Kadis Kominfo Tutup Usia

Kendari, SultraNET | Pemerintah dan Masyarakat Kabupaten Bombana Berduka, Salah satu putera terbaik daerah itu H. Andi Idris, SP yang juga Kepala Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Kominfos) Kabupaten Bombana Tutup usia pada Senin (17/6/2019) sekitar pukul 01.30 Wita Dini hari di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bahteramas Provinsi Sulawesi Tenggara.

Mantan sekretaris Bappeda tersebut sempat dirawat di Ruang perawatan Laika Mendidoha VIP. B6, sejak beberapa hari yang lalu.

Dimata para awak media, Almarhum dikenal sebagi sosok yang ramah, supel dan senantiasa mengayomi insan Pers Bombana. (IS)




Longsor di Desa Tongkoseng, Pemkab Bombana Bergerak Cepat

Rumbia, SultraNET. | Tingginya intensitas Hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Tontununu, Kabupaten Bombana,  menyebabkan tanah longsor di Dusun Tondopi, Desa Tongkoseng, Kamis (13/06/2019).

Hal itu disampaikan Harnoto Anas, S.TP, M.AP selaku Kepala Seksi Rekonstruksi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bombana usai meninjau lokasi longsor.

Dari hasil identifikasi dan verifikasi pihak BPBD dan Dinas Pekerjaan Umum, longsoran di area perkebunan warga tersebut terjadi sekitar pukul 2 dini hari dengan luas area longsoran lebih dari 1/2 Hektar.

“Yang longsor itu kebun warga, isinya tanaman coklat dan nilam,” Tuturnya

Akibat longsoran tersebut satu buah rumah warga yang berada diatas area perkebunan juga ikut tergerus sehingga di perkirakan kerugian materil yang dialami sekitar 70 juta rupiah.

“Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” Bebernya.

Untuk itu lanjut Harnoto Anas, pihaknya menghimbau kepada warga yang bermukim disekitar lokasi untuk meninggalkan pemukiman mereka untuk sementara mengingat cuaca yang tidak menentu.

“Karena cuaca belum menentu terutama hujan, kami sudah meminta warga untuk menjauhi wilayah longsoran itu,” ucapnya.

Hingga saat ini, pihaknya terus bergerak cepat melakukan koordinasi bersama dinas PU Kabupaten Bombana untuk mencari jalan alternatif yang dapat dilalui warga, mengingat salah satu ruas jalan menuju pemukiman dan kebun warga tertimbun longsoran tanah.

“kami sedang mengupayakan jalan Alternatif untuk warga agar aktifitas mereka tidak terganggu.” pungkasnya. (IS)




Polres Bombana Berangkatkan Bantuan Korban Banjir di Konut

Rumbia, SultraNET | Kepolisian Resort Bombana memberangkatkan Lima unit Mobil dengan muatan berbagai jenis barang yang didominasi pasokan makanan, pakaian dan kebutuhan pokok lainnya  yang diperuntukkan bagi korban musibah banjir di Konawe Utara (Konut), Kamis (13/6/19).

Kapolres Bombana AKBP Andi Adnan Syafruddin saat ditemui awak media ini mengungkapkan, pengiriman tersebut merupakan hasil penggalangan dana Polres Bombana dan berbagai elemen di bombana beberapa hari belakangan ini.

“Ini adalah partisipasi dari personil Polres bombana, rekan-rekan TNI dan seluruh masyarakat bombana, jadi dua truk dan 3 mobil patroli yang kami berangkatkan,” Sebutnya.

Lebih lanjut ia juga menjelaskan bahwa rasa kepedulian yang tinggi merupakan bagian dalam kehidupan berbangsa yang harus dimiliki oleh setiap warga negara.

“Dengan begini satu yang terkena musibah semua merasakan yang tidak kena musibah membantu, sehingga persatuan dan kesatuan ini dapat kita jaga demi kemajuan bangsa,” Jelasnya

Dengan bantuan yang dikirim itu dirinya beraharap dapat meringankan beban korban yang yang tertimpa banjir.

Untuk itu pihaknya mengucapkan terimakasih terhadap seluruh masyarakat bombana yang telah berpartisipasi dan menyumbangkan sebagaian hartanya.

“Kita berharap ini menjadi amal jariah,” Tutupnya. (RF)




Tak Masuk Kerja Pasca Libur Idul Fitri, 64 ASN Muna Bakal Disanksi Tegas

Raha, SultraNET | Pemerintah Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) tak main-main menjalankan surat edaran yang dikeluarkan Kemenpan-RB, bahwa cuti bersama dilakukan mulai tanggal 3 juni sampai tanggal 9 Juni 2019 sehingga ASN yang tidak masuk kerja mulai tanggal 10 Juni tanpa Alasan yang jelas bakal dikenakan sanksi tegas.

Berdasarkan hasil sidak yang dilakukan oleh Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) bersama asisten I, II dan staf ahli, Ortala serta staf BKD lainnya pada Senin, (10/6/2019) menemukan  dari 6.133 ASN terdapat 119 orang ASN yang tidak masuk kerja dengan berbagai alasan .

“Hari pertama kerja itu, kita langsung lakukan sidak disemua OPD dengan langsung mencek daftar hadir setiap pegawai” ungkap Rustam, Plt. Kadis BKPSDM saat ditemui di ruangan kerjanya oleh awak media ini, Selasa (11/7/2019)

Sidak itu dilakukan untuk melaksanakan perintah Surat Edaran Menpan-RB agar melaporkan jika ada ASN yg menambah cuti dihari pertama kerja pasca libur Hari raya Idul Fitri 1440 H sekaligus melampirkan paraf hadir setiap pegawai.

“Dari 119 pegawai yang tidak  berkantor terdapat 64 ASN yang yang tidak masuk kerja tanpa alasan jelas, sedangkan yang lain tidak masuk dengan alasan sakit dan izin” urainya mantan Sekretaris BPMD itu.

Bagi 64 ASN yang tidak masuk kerja tanpa alasan jelas lanjut Rustam bakal dikenakan sanksi tegas berupa penundaan KGB dan kenaikan pangkat, sanksi tersebut mengacu pada PP nomor 53 pasal 3 angka 13 tentang disiplin ASN.

“Sanksinya itu dapat berupa penundaan KGB dan penundaan kenaikan pangkat,” pungkasnya.

Pewarta : Borju




KMP Bontoharu Docking, Rute Bira, Sikeli, Kasipute dan Tondasi dilayani Juli

Rumbia, SultraNET | Para pemudik yang berharap dapat menggunakan jasa penyeberangan KMP Bontoharu untuk kembali rute Bira Kabupaten Bulukumba, Sikeli Kabaena Barat, Kasipute Kabupaten Bombana dan Tondasi Kabupaten Muna Barat nampaknya musti bersabar.

Pasalnya setelah melayani arus Mudik dan Balik Lebaran 1440H / 2019 Masehi untuk rute diatas dilanjutkan dengan rute Kabupaten Selayar, KMP Bontoharu dipastikan harus menjalani Docking atau pemeliharaan berkala sehingga dipastikan pelayanan penyeberangan penumpang terganggu.

Hal itu disampaikan Rahman, SH., MM, Pelaksana Kepala Seksi Keselamatan Dinas Perhubungan Kabupaten Bombana kepada awak media ini, Selasa (11/06/2019).

“Perlu kami sampaikan bahwa KMP Bontoharu tidak beroperasi untuk bulan Juni ini” ucap mantan Aktifis CDI itu.

Hal itu perlu disampaikan agar masyarakat yang kerap menggunakan jasa KMP Bontoharu dapat menggunakan alternatif penyeberangan lain sehingga rencana balik lebaran tidak terganggu.

“Ini kami informasikan agar masyarakat yang hendak balik atau arus balik lebaran dapat menggunakan jasa penyeberangan lainnya” Beber Rahman

Kendati demikian lanjutnya dari hasil konsultasi yang dilakukannya terhadap pengelola KMP Bontoharu, diperkirakan bulan juli 2019 sudah dapat beroperasi melayani rute rutin seperti semula.

“Kalo perbaikannya cepat diperkirakan bulan depan (juli.red) sudah bisa beroperasi normal kembali” Pungkasnya (is)




Luapan Sungai Poleang rendam Puluhan Rumah dan Ratusan Hektar Sawah

Rumbia, SultraNET | Tingginya intensitas hujan di Kabupaten Bombana beberapa hari belakangan ini membuat Sungai Poleang Meluap, Akibatnya ratusan hektar sawah dan puluhan rumah yang berada di desa tongkoseng, kecamatan Tontonunu Terendam Banjir (9/6/2019).

Disamping itu akses jalan yang kerap digunakan sebagai jalur alternatif untuk menuju ke kabupaten kolaka dan sebaliknya sudah tidak dapat dilalui karena ketinggian air disalah satu titik di perbatasan Desa Tongkoseng dan Desa karya baru terendam air hingga ketinggian lebih dari satu meter.

“Kalo mobil sudah tidak bisa lolos pak, cuma motor saja itupun harus bayar rakit yang disediakan warga sekitar” Tutur EM warga Desa Tongoseng kepada awak media ini (10/6/2019)

Sejauh ini lanjut EM, belum nampak penanganan serius dari Pemkab Bombana untuk menangani permasalahan yang sudah menjadi langganan masyarakat Desa Tongkoseng disetiap musim penghujan tiba.

“Kami harap Pemkab Bombana dapat memberikan solusi jangka panjang agar persoalan air meluap ini dapat diatasi, apalagi kejadian ini terus berulang setiap musim hujan tiba” harap EM (is)




Sidang Isbat Pemerintah Tetapkan Hari Raya Idul Fitri 1440 H, Rabu, 5 Juni 2019

Jakarta, HarapanSultra.COM | Untuk menetapkan pelaksanaan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 H, Departemen Agama Republik Indonesia melalui Ditjen Bimas Islam menggelar Sidang Isbat, Hari ini (03/06/2019) bertempat di Auditorium HM. Rasjidi, Kementerian Agama RI, Jl. MH. Thamrin No. 6, Jakarta.

Menteri Agama RI, Lukman Hakim Syaifudin saat mengumumkan hasil Isbat bahwa berdasarkan hasil pemantauan diberbagai wilayah di seluruh Indonesia, hingga pukul 18.45 WITA, pantauan di beberapa titik di Indonesia Bagian Timur, Hilal terlihat belum sampai dua derajat atau baru berada diangka 1,75 derajat sehingga dapat dilakukan penetapan bahwa puasa ramadhan kali ini genap 30 hari.

“Dengan begitu maka puasa akan digenapkan 30 hari hingga Selasa besok dan Hari Raya Idul Fitri jatuh pada hari Rabu, 5 Juni 2019” Ucap Menteri yang juga mantan Anggota DPR-RI dari Partai PPP Tersebut

Dalam sidang isbat kali ini, turut dihadiri Duta Besar Negara Sahabat,Pakar Falak dari Ormas Ormas Islam, Pejabat Eselon I dan II Kemenag RI, Tim Hisab dan Rukyat Kemenag, Mahkamah Agung, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Badan Informasi Geospasial (BIG), Bosscha Institut Teknologi Bandung (ITB), Planetarium, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN)

Di lain pihak, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah terlebih dulu menetapkan bahwa 1 Syawal 1440 H jatuh pada hari Rabu, 5 Juni 2019 sehingga penetapan pemerintah kali ini sesuai dengan apa yang ditetapkan PP Muhammadiyah sebelumnya. (IS)




Peringati Hari Lahir Pancasila, Rusman Emba : Dalam Perbedaan Kita Dipersatukan

SultraNET, Raha | Pemerintah Daerah Kabupaten Muna, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menggelar upacara memperingati Hari Lahir Pancasila bertempat di Lapangan Kantor Bupati Muna, Sabtu (1/6/2019).

Bupati Muna, LM Rusman Emba ST, kepada awak media usai memimpin upacara menuturkan bahwa pelaksaan peringatan hari lahir Pancasila yang baru saja digelar dengan upacara bendera tersebut bertujuan agar selalu mengingatkan kita bahwa Pancasila itu merupakan perjanjian luhur bangsa Indonesia

“Pancasila itu Sekaligus sebagai dasar negara, yang merupakan jiwa dan falsafah hidup dalam berbangsa serta sumber hukum sebagai cita-cita rakyat dan Bangsa Indonesia” Ucapnya

Mantan senator DPD-RI itu mengutarakan bahwa Memperingati hari lahir Pancasila itu berati sama dengan memperingati semangat persatuan dan kesatuan kita, bahwa walaupun berbeda suku dan agama tetapi mempunyai satu komitmen yang di bangun melalui pancasila.

Sehinga perbedaan agama, perbedaan suku, perbedaan tempat dapat di satukan oleh komitmen berpancasila

“Jadi semangat memperingati hari kelahiran pancasila hari ini kembali kejati diri kita bahwa dalam perbedaan-perbedaan itu kita di persatukan” urai Rusman Emba

Disinggung Mengenai ASN yang tidak sempat hadir dalam upacara hari lahir pancasila ini, Rusman Emba menyampaikan bahwa hal  itu merupakan tindakan ketidak kedisiplinan ASN.

“Saya akan memerintahkan sekda untuk mendata yang tidak hadir dan diberikan peringatan” pungkasnya (BORJU)




Kabar Duka, Ibu Ani Yudhoyono Meninggal Dunia

HarapanSultra.COM, Jakarta | Kabar duka menyelimuti Tanah Air. Istri presiden ke-6 Republik Indonesia  Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Ani Yudhoyono, meninggal dunia.

Kabar itu disampaikan politikus Demokrat, Andi Arief. Ani mengembuskan napas terakhir di National University Hospital (NUH), Singapura.

“Innalillahi wainnailaihi rojiun. Telah meninggal dunia Ibu Ani pada pukul 11.50 waktu Singapura. Semoga almarhumah husnul khotimah,” tulis Andi Arief lewat akun Twitter-nya sebagaimana dilansir detikcom, Sabtu (1/6/2019).

Ani Yudhoyono telah menjalani perawatan penyakit kanker darah yang dideritanya sejak Februari lalu di National University Hospital Singapura. (d)




Aniaya Seorang Wanita, Seorang Warga Desa Liabalano Muna Terancam Lebaran di Sel

SultraNET, Muna | Kepolisian Resort Muna beserta Anggota Polsek Kontunaga berhasil melakukan penangkapan terhadap Udin Mogo (25) warga Desa Liabalano, Kecamatan Kontunaga, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) pada hari Rabu (29/5/2019) sekitar pukul 13.00 Wita.

Udin Mogo di tangkap atas dugaan telah melakukan tindak pidana penganiayaan terhadap seorang wanita bernama Wa Ila pada hari Selasa tanggal 28 Mei 2019 sekitar pukul 17.30 Wita.

Kapolres Muna, AKBP Agung Ramos P Sinaga melalui Kasat Reskrim, AKP Muh Ogen Sairi saat di temui awak media harapansultra.com di ruangannya membenarakan kejadian penangkapan tersebut.

Mantan kasat Narkoba itu menceritakan kronologis kejadian berdasarkan hasil pemeriksaan sementara.

Saat itu pelapor berangkat kerumah orang tua terlapor yang merupakan tempat tinggal terlapor bersama istrinya, setelah tiba pelapor bertemu dengan terlapor lalu pelapor meminta izin kepada terlapor untuk memanggil anaknya Wa Ode Linda  (Istri terlapor) untuk berobat karena belum lama ini ini keguguran.

Namun orang tua terlapor yaitu La Mogo melarangnya sehingga antara pelapor dan terlapor beserta keluarganya terjadi pertengkaran.

Saling tunjuk sesama pun tidak terelakan. Karena merasa tangan pelapor sempat menunjuk bagian wajah terlapor lalu terlapor berdiri dan memegang tangan kanan pelapor.

Karena tidak menerima, terlapor pun sempat mengatakan bahwa “kita baku bicara di luar” dan pelapor juga berdiri sambil menjawab bahwa “saya tidak mau baku bicara sama kamu” sambil meronta sehingga pegangan tangan terlapor terlepas.

Karena marah terlapor langsung memukul bagian pipi sebelah kiri pelapor sebanyak 1 (satu) kali dengan menggunakan tangan kanannya.

Setelah itu pelapor langsung keluar dari dalam rumah namun sempat dihalangi oleh La Mogo, namun pelapor tetap keluar dari dalam rumah karena tidak menerima atas perlakuan terlapor dan langsung melaporkan ke polisi.

Untuk diketahui tindak pidana penganiayaan tersebut berdasarkan LP/08/V/2019/Sultra/Res Muna/Spkt Sek Kontunaga, tgl 29 Mei 2019, Sp.Kap/01/V/2019/ Sat Reskrim, tgl 29 Mei 2019

“Atas kejadian tersebut pelapor mengalami luka memar pada bagian pipi sebelah kiri dan luka gores pada bagian dahi,” pungkasnya.

Atas perbuatannya melakukan dugaan tindak pidana penganiayaan, terlapor terancam manjalankan hari raya di Sel Polres Muna (Borju)