Bupati Bombana Tutup Laea Cup II, Dorong Lahirnya Bibit Atlet Sepak Bola
Bombana – sultraet.com – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., secara resmi menutup Turnamen Sepak Bola Laea Cup II yang digelar di Desa Laea, Kecamatan Poleang Selatan. Penutupan turnamen menjadi puncak rangkaian kompetisi yang tidak hanya menghadirkan semangat persaingan sehat di lapangan, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta mendorong pembinaan olahraga sepak bola di Kabupaten Bombana. Kegiatan berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Laea, Kecamatan Poleang Selatan, Sabtu (25/7/2026).
Turnamen Laea Cup II mendapat antusiasme tinggi dari masyarakat dan menjadi salah satu ajang olahraga yang mampu menyatukan berbagai elemen masyarakat. Selain menjadi kompetisi bagi klub sepak bola lokal, kegiatan ini juga menjadi wadah pembinaan atlet muda sekaligus ruang untuk menjaring talenta-talenta potensial yang diharapkan mampu mengharumkan nama Kabupaten Bombana pada berbagai kejuaraan di tingkat regional maupun nasional.
Dalam sambutannya, Bupati Burhanuddin menyampaikan apresiasi kepada panitia penyelenggara, pemerintah desa, para peserta, ofisial, wasit, serta masyarakat yang telah mendukung suksesnya pelaksanaan turnamen. Menurutnya, keberhasilan sebuah kompetisi olahraga tidak hanya diukur dari siapa yang menjadi juara, tetapi juga dari terciptanya sportivitas, persaudaraan, dan semangat kebersamaan di antara seluruh peserta.
Ia berharap Turnamen Laea Cup dapat terus menjadi agenda tahunan yang mampu melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola berbakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Bombana.
“Semoga kegiatan seperti ini terus menjadi agenda rutin yang mampu melahirkan bibit-bibit atlet sepak bola berbakat dari Desa Laea, Kecamatan Poleang Selatan, hingga seluruh Kabupaten Bombana,” ujar Burhanuddin.
Menurutnya, pembinaan atlet harus dilakukan secara berkelanjutan melalui kompetisi yang berkualitas. Turnamen seperti Laea Cup menjadi salah satu sarana penting untuk mengasah kemampuan para pemain muda sekaligus memberikan pengalaman bertanding yang dapat meningkatkan kualitas permainan mereka.
Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus memberikan perhatian terhadap pengembangan sektor olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang unggul. Ia menilai olahraga tidak hanya menciptakan generasi yang sehat secara fisik, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, kerja sama, dan semangat pantang menyerah.
“Pemerintah Kabupaten Bombana akan terus memberikan perhatian terhadap pengembangan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang sehat, produktif, dan berkarakter,” katanya.
Lebih lanjut, Burhanuddin menjelaskan bahwa keberhasilan pembinaan olahraga tidak dapat dicapai hanya oleh pemerintah. Menurutnya, diperlukan kolaborasi yang kuat antara pemerintah daerah, pemerintah desa, organisasi olahraga, dunia usaha, lembaga pendidikan, serta masyarakat agar pembinaan atlet berlangsung secara berkesinambungan.
“Sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, organisasi olahraga, dunia usaha, dan seluruh elemen masyarakat sangat diperlukan agar pembinaan olahraga di daerah kita semakin berkembang,” tambahnya.
Ia juga mengajak seluruh insan olahraga di Bombana untuk terus menjaga semangat kebersamaan dan menjadikan setiap kompetisi sebagai ajang mempererat persaudaraan, bukan sekadar mengejar kemenangan. Menurutnya, nilai-nilai sportivitas harus selalu menjadi fondasi dalam setiap pertandingan agar olahraga mampu menjadi media pembinaan karakter generasi muda.
Selain mendorong peningkatan prestasi, Bupati berharap turnamen sepak bola seperti Laea Cup mampu memberikan dampak positif terhadap kehidupan sosial masyarakat. Kehadiran berbagai tim dan suporter dinilai mampu menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar sekaligus mempererat hubungan antardesa melalui kegiatan yang positif.
Melalui penyelenggaraan Turnamen Sepak Bola Laea Cup II, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap pembinaan atlet usia muda dapat berjalan semakin optimal. Turnamen ini diharapkan menjadi salah satu agenda olahraga yang berkelanjutan, melahirkan pemain-pemain berbakat, meningkatkan prestasi sepak bola daerah, serta memperkuat semangat persatuan, sportivitas, dan kebersamaan sebagai modal penting dalam membangun Kabupaten Bombana yang lebih maju.