DPPKB Bombana Gelar Penilaian Lomba UPTD Balai Penyuluh KB

Bombana, sultranet.com – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bombana menggelar penilaian Lomba UPTD Balai Penyuluh KB yang melibatkan 22 kecamatan se-Kabupaten Bombana. Kegiatan ini berlangsung selama enam hari, mulai Senin (13/01/2025) hingga Sabtu (18/01/2025), dengan tujuan meningkatkan kualitas pelayanan program Keluarga Berencana (KB) di tingkat kecamatan. (18/1)

Tim penilai dari DPPKB Bombana dibagi menjadi tiga kelompok yang bertugas mengevaluasi kinerja, administrasi, dan kesiapan Balai Penyuluh KB di setiap kecamatan. Mereka memeriksa berbagai aspek, mulai dari kelengkapan administrasi, inovasi program, hingga dampak kegiatan terhadap masyarakat. Selain itu, setiap UPTD diminta mempresentasikan program unggulan mereka sebagai bagian dari penilaian.

Kepala DPPKB Bombana, Drs. H. Abdul Asiz, M.Si., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi juga upaya untuk meningkatkan standar pelayanan di seluruh Balai Penyuluh KB. “Kami ingin memastikan bahwa administrasi di setiap UPTD tertib dan sesuai standar, serta pelayanan kepada masyarakat terus meningkat,” ujarnya.

Lebih lanjut, Abdul Asiz berharap kegiatan ini dapat menjadi momentum bagi para penyuluh KB untuk berbenah dan berinovasi dalam mendukung keberhasilan program Bangga Kencana. “Dengan adanya penilaian ini, kami ingin memacu semangat para penyuluh KB agar lebih termotivasi dalam memberikan pelayanan terbaik,” tambahnya.

Proses penilaian dilakukan secara menyeluruh dengan menilai kesiapan sumber daya manusia, efektivitas program penyuluhan, hingga keterlibatan masyarakat dalam mendukung program KB. Inovasi yang diterapkan di masing-masing UPTD juga menjadi perhatian tim penilai, karena diharapkan dapat menjadi contoh bagi wilayah lain dalam meningkatkan efektivitas pelayanan KB.

Antusiasme para penyuluh KB terlihat dalam presentasi program unggulan yang mereka lakukan. Beberapa UPTD menampilkan inovasi berbasis digital dalam penyuluhan KB, sementara yang lain mengedepankan program pemberdayaan masyarakat melalui kelompok bina keluarga balita dan remaja.

Hasil dari penilaian ini akan diumumkan pada awal Februari 2025. UPTD Balai Penyuluh KB dengan kinerja terbaik akan mendapatkan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

DPPKB Bombana berharap melalui kegiatan ini, kualitas pelayanan KB di seluruh kecamatan semakin baik, sehingga program Keluarga Berencana dan pembangunan keluarga sejahtera di Kabupaten Bombana dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.




Dinsos Bombana salurkan Bantuan Korban Kebakaran Rumah di Desa Paria

Bombana, sultranet.com – Kebakaran hebat melanda Desa Paria, Kecamatan Poleang Tengah, Kabupaten Bombana, pada Sabtu (18/1) sekitar pukul 11.45 WITA. Api dengan cepat menghanguskan dua unit rumah warga sebelum akhirnya berhasil dipadamkan. (18/1)

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran ini mengakibatkan kerugian material yang ditaksir mencapai Rp110 juta. Korban pertama mengalami kerugian sekitar Rp60 juta, sementara korban kedua mengalami kerugian Rp50 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Dugaan sementara, kebakaran ini dipicu oleh korsleting listrik. Kondisi cuaca yang panas serta bahan bangunan yang mudah terbakar membuat api cepat menyebar. Warga sekitar, dibantu aparat desa dan kepolisian setempat, berupaya memadamkan kobaran api. Namun, si jago merah baru berhasil dijinakkan setelah menghanguskan dua rumah tersebut.

Menanggapi peristiwa ini, Dinas Sosial Kabupaten Bombana segera turun tangan dengan menyalurkan bantuan kepada para korban. Bantuan yang diberikan berupa sembako, perlengkapan tidur, dan peralatan rumah tangga untuk membantu meringankan beban mereka.

“Kami turut berduka atas musibah ini. Semoga bantuan yang diberikan dapat membantu korban dalam memenuhi kebutuhan mendesak mereka,” ujar Andi Matahari, Kabid Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bombana, saat menyerahkan bantuan kepada korban.

Sementara itu, Sekretaris Desa Paria, Sudirman, mengapresiasi perhatian dari pemerintah dan masyarakat yang turut memberikan dukungan kepada korban kebakaran.

“Kami berterima kasih atas bantuan yang diberikan. Semoga kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh korsleting listrik,” ungkapnya.

Pemerintah desa juga mengimbau warga agar lebih berhati-hati dalam penggunaan listrik dan memastikan instalasi listrik di rumah mereka dalam kondisi baik untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang.




Pemerintah Kecamatan Kodeoha Gelar Rapat Pembentukan Panitia dan Official STQH

Kodeoha, Sultranet.com – Penjabat (Plt) Camat Kodeoha memimpin rapat pembentukan Panitia dan Official Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) tingkat Kecamatan Kodeoha, Kamis (9/1/2025), di Aula Kantor Camat Kodeoha.

Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, di antaranya Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Kodeoha, perwakilan Polsek Kodeoha, kepala desa/lurah, kepala sekolah, dan sejumlah undangan lainnya.

Dalam rapat ini, peserta sepakat menunjuk Darusman, S.Sos sebagai Ketua Panitia STQH dan Nasrullah, S.Ag sebagai Ketua Kafilah Kecamatan Kodeoha.

Penunjukan ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi serta pelaksanaan kegiatan STQH tingkat kecamatan yang menjadi ajang pembinaan tilawah dan penghafalan Al-Qur’an di wilayah tersebut.

Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu menekankan pentingnya dukungan kolektif dari seluruh elemen masyarakat demi suksesnya acara STQH ini.

“Saya mengajak kita semua bekerja sama dengan semangat kebersamaan, memegang prinsip ‘Ringan sama dijinjing, berat sama dipikul.’ Dengan kolaborasi yang kuat, kita bisa memastikan kesuksesan kegiatan ini demi nama baik Kecamatan Kodeoha,” ujarnya.

Ia menambahkan pentingnya STQH sebagai ajang memperkuat kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an dan Hadits.

“STQH ini bukan hanya kompetisi, tapi juga wahana untuk membangun generasi Qur’ani yang berakhlakul karimah,” katanya.

Rapat berlangsung kondusif dan penuh antusiasme dari para peserta. Dalam waktu dekat, panitia yang terbentuk akan segera menyusun program kerja guna memastikan persiapan berjalan maksimal, termasuk pembinaan peserta dan penggalangan dukungan dari berbagai pihak.

STQH tingkat Kecamatan Kodeoha dijadwalkan berlangsung pada bulan mendatang, dengan target menampilkan peserta terbaik yang siap mewakili kecamatan di tingkat kabupaten.




Plt. Camat Kodeoha Hadiri Musyawarah Penetapan RKPDes Desa Koroha 2025

Kolaka Utara, sultranet.com – Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH., menghadiri kegiatan Musyawarah Penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Desa Koroha untuk tahun anggaran 2025, Rabu (8/1).

Kegiatan tersebut berlangsung di balai desa setempat dan turut dihadiri oleh Kasi Pemerintahan Kecamatan Kodeoha, Wildania, ST., serta Kasi Trantib Kecamatan Kodeoha, Rahwana, S.P.

Dalam arahannya, Syahlan mengajak masyarakat dan pemerintah desa untuk mendukung program Asta cita yang dicanangkan pemerintah pusat.

Ia mendorong pemanfaatan lahan di desa untuk budidaya tanaman sayur-sayuran guna meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kita harus bersama-sama mendukung program Astacita dengan mengoptimalkan potensi yang ada, termasuk membudidayakan tanaman sayuran. Selain itu, semangat gotong royong juga perlu terus ditingkatkan sebagai kekuatan utama dalam pembangunan desa,” ujar Syahlan.

Musyawarah ini bertujuan menetapkan program kerja yang akan dilaksanakan Desa Koroha pada 2025.

Dalam forum tersebut, pemerintah desa dan masyarakat sepakat untuk mengutamakan program-program yang selaras dengan kebutuhan masyarakat, termasuk penguatan sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat desa.

Ia menambahkan bahwa perencanaan yang matang melalui RKPDes akan mendukung keberhasilan pembangunan desa secara berkelanjutan.

“RKPDes adalah pondasi penting untuk memastikan semua program tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” katanya.

Kegiatan ini berlangsung dengan suasana penuh kebersamaan, melibatkan berbagai elemen masyarakat desa.

Pemerintah Kecamatan Kodeoha berharap agar seluruh pihak dapat menjaga komitmen dan mendukung realisasi program kerja yang telah direncanakan.




Sambut Tahun Baru 2025, Majelis Taklim se Kecamatan Kodeoha Gelar Dzikir dan Doa Bersama 

Kolaka Utara, sultranet.com – Majelis Taklim se-Kecamatan Kodeoha menggelar dzikir dan doa bersama menjelang pergantian tahun 2024 menuju 2025. Selasa (31/12/2024)

Kegiatan bertema “Implementasi Zikir dalam Kehidupan untuk Merajut Kebersamaan dan Persaudaraan” ini berlangsung di Masjid Raya Baitur Rahim, Kelurahan Mala-Mala, Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara.

Acara tersebut dihadiri oleh Pelaksana Tugas (Plt) Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH.

Rangkaian acara dimulai dengan salat Magrib berjamaah, dilanjutkan dengan dzikir dan doa yang dipandu oleh Penyuluh Agama Kecamatan Ngapa sekaligus Pembina Pondok Pesantren As’Adiyah, Ustaz Arifuddin, S.HI., M.Pd.

Kegiatan ini juga diisi tausiyah inspiratif oleh Imam Kecamatan Kodeoha, Ustaz Iqbal, S.Pd. Seluruh rangkaian ditutup dengan salat Isya berjamaah.

Dalam sambutannya, Syahlan Launu mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat Kodeoha dalam menyambut tahun baru dengan kegiatan yang memperkuat nilai-nilai religius.

Ia menegaskan bahwa tema kegiatan ini relevan dalam membangun kebersamaan di tengah masyarakat.

“Zikir tidak hanya menjadi ibadah lisan, tetapi juga harus tercermin dalam sikap hidup kita sehari-hari. Dengan zikir, mari kita rajut kebersamaan dan persaudaraan untuk membangun masyarakat yang lebih harmonis,” ujar Syahlan.

Kegiatan ini disambut antusias oleh masyarakat Kodeoha. Salah satu peserta, Nurhayati, menyampaikan bahwa acara ini menjadi momen penting untuk mempererat silaturahmi dan membangun harapan baru yang lebih baik di tahun mendatang.

Melalui tema yang diusung, dzikir dan doa bersama ini tidak hanya menjadi ajang refleksi spiritual, tetapi juga langkah nyata untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah di tengah keberagaman masyarakat.

 




Lomba Kuliner Antar Dusun dan Majelis Ta’lim Desa Jabal Kubis, Plt Camat Kodeoha Lakukan Diversifikasi Pangan

Kodeoha, Sultranet.com – Majelis Ta’lim Desa Jabal Kubis, Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara, menggelar lomba kuliner antar dusun dan majelis ta’lim, Senin (30/12/2024).

Acara ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH, didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Kodeoha, Ny. Yusriani Syahlan.

Lomba tersebut bertujuan mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus mendorong inovasi kuliner sebagai bagian dari diversifikasi pangan, mendukung program ketahanan pangan yang menjadi amanat pemerintahan.

Dalam sambutannya, Syahlan Launu menekankan pentingnya inovasi di sektor pangan non-beras sebagai langkah nyata menjaga ketahanan pangan.

“Momentum ini juga menjadi bagian dari sosialisasi dan edukasi program Pemberian Makanan Bergizi dan Gratis (MBG) yang akan dilaksanakan pada peringatan HUT Kabupaten Kolaka Utara ke-21, 7 Januari 2025,” ujar Syahlan.

Pada peringatan tersebut, sebanyak 21.000 siswa PAUD/TK, SD, SMP, SMA/SMK, serta ibu hamil akan menerima makanan bergizi secara gratis, sebagai simbol 21 tahun berdirinya Kabupaten Kolaka Utara.

Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH (Kanan) saat menyerahkan hadiah secara simbolis kepada pemenang Lomba
Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH (Kanan) saat menyerahkan hadiah secara simbolis kepada pemenang Lomba

Syahlan juga menghimbau seluruh desa dan kelurahan di Kecamatan Kodeoha untuk membuat kebun produktif dengan menanam tanaman hortikultura. Langkah ini bertujuan menyediakan bahan baku pangan bergizi, menekan inflasi, dan mendukung ketahanan pangan di tingkat desa.

Lomba kuliner yang diikuti perwakilan dari seluruh dusun dan majelis ta’lim ini dinilai berdasarkan empat kriteria utama: cita rasa, penampilan atau penyajian, higienitas, serta kreativitas resep baru.

Setelah melalui penjurian, Dusun 2 meraih juara pertama, diikuti oleh Dusun 1, Dusun 4, Dusun 3, dan Majelis Ta’lim Desa Jabal Kubis sebagai juara kedua hingga kelima.

Ketua TP PKK Kecamatan Kodeoha, Ny. Yusriani Syahlan, menyampaikan apresiasinya atas semangat para peserta. Ia juga mendorong warga untuk terus memanfaatkan potensi lokal guna menciptakan peluang usaha di bidang kuliner.

“Kreativitas ini sejalan dengan program ketahanan pangan dan diharapkan dapat mendukung perekonomian keluarga,” tuturnya.

Foto Bersama setelah Pelaksanaan Lomba
Foto Bersama setelah Pelaksanaan Lomba

Acara diakhiri dengan pembagian hadiah kepada para pemenang dan sesi foto bersama, meninggalkan kesan positif bagi semua yang hadir.

Lomba kuliner ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang memperkuat solidaritas dan inovasi masyarakat Desa Jabal Kubis.




Majelis Taklim Desa Jabal Kubis Kolaka Utara Adakan Lomba Kuliner

Kodeoha, Sultranet.com – Majelis Taklim Desa Jabal Kubis, Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara, menggelar lomba kuliner antar dusun dan majelis taklim. Acara ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH, didampingi Ketua TP PKK Kecamatan Kodeoha. Senin (30/12/2024).

Lomba yang diinisiasi Pemerintah Desa Jabal Kubis ini bertujuan mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus meningkatkan kreativitas dan inovasi kuliner para ibu anggota PKK. Dalam sambutannya, Syahlan Launu menyampaikan harapan agar kegiatan serupa terus dilakukan untuk memperkuat kebersamaan masyarakat.

“Ajang seperti ini bukan hanya untuk bersaing, tetapi juga menjadi momen mempererat silaturahmi dan mendorong kreativitas warga, khususnya ibu-ibu PKK, dalam mengolah kuliner,” ujarnya.

Kompetisi ini melibatkan perwakilan dari seluruh dusun dan majelis taklim di desa tersebut. Penilaian dilakukan berdasarkan empat aspek utama: cita rasa, penampilan atau penyajian, higienitas, serta kreativitas dalam menciptakan resep baru.

Setelah proses penjurian yang berlangsung ketat, Dusun 2 berhasil menyabet juara pertama, disusul oleh Dusun 1 sebagai juara kedua, Dusun 4 sebagai juara ketiga, Dusun 3 sebagai juara keempat, dan Majelis Taklim Desa Jabal Kubis di posisi kelima.

Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH (Kanan) saat menyerahkan hadiah secara simbolis kepada pemenang Lomba
Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH (Kanan) saat menyerahkan hadiah secara simbolis kepada pemenang Lomba

Antusiasme peserta dan warga terlihat dari ragam sajian khas yang ditampilkan, mencerminkan kekayaan kuliner setempat. Ketua TP PKK Kecamatan Kodeoha turut memberikan motivasi kepada peserta agar terus berinovasi di bidang kuliner, bahkan menjadikannya peluang usaha.

“Semangat seperti ini bisa menjadi modal penting untuk meningkatkan perekonomian keluarga melalui usaha kuliner,” ujarnya.

Acara ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang dan sesi foto bersama, meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir. Lomba kuliner ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin yang memperkuat solidaritas dan semangat kreativitas masyarakat Desa Jabal Kubis.




Bombana Gelar Seminar RP3KP, Bahas Strategi Permukiman Berkelanjutan

Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertahanan Kabupaten Bombana menggelar seminar dalam rangka penyusunan Rencana Pembangunan dan Pengembangan Perumahan dan Kawasan Permukiman (RP3KP) pada Senin, 16 Desember 2024. Acara ini berlangsung di ruang rapat Grand Lampusui, Kelurahan Lampopala, dengan dihadiri oleh 22 camat serta beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertahanan Kabupaten Bombana, Ir. Rusdiamin. Dalam sambutannya, Ir. Rusdiamin menekankan pentingnya penyusunan RP3KP sebagai pedoman strategis dalam pembangunan kawasan permukiman yang layak huni dan berkelanjutan. “RP3KP menjadi peta jalan bagi kita semua untuk mewujudkan permukiman yang tidak hanya nyaman dan aman, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan,” ujarnya.

Acara ini menghadirkan narasumber dari Staf Ahli Bupati Bombana yang memaparkan strategi pembangunan perumahan dan kawasan permukiman yang adaptif terhadap kebutuhan masyarakat dan tantangan lokal. Narasumber menyoroti pentingnya integrasi lintas sektor dalam perencanaan ini, termasuk kolaborasi dengan pemerintah desa dan kecamatan untuk memastikan dokumen RP3KP mencerminkan kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

“Keterlibatan semua pihak, mulai dari pemerintah kecamatan hingga desa, sangat penting agar hasil RP3KP ini benar-benar mencerminkan kondisi dan kebutuhan nyata di lapangan,” kata narasumber dalam paparannya.

Kegiatan ini diikuti dengan antusias oleh 22 camat yang hadir sebagai representasi dari setiap kecamatan di Bombana. Selain itu, sejumlah OPD terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Lingkungan Hidup, dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) turut serta memberikan kontribusi aktif. Para peserta memberikan masukan berharga, mulai dari persoalan infrastruktur dasar hingga kebutuhan rumah layak huni di wilayah mereka masing-masing.

Dalam sesi diskusi, beberapa isu utama seperti penanganan kawasan kumuh dan akses terhadap infrastruktur dasar menjadi perhatian utama. Para camat mengungkapkan kondisi di lapangan, termasuk tantangan dalam menghadapi kebutuhan rumah layak huni bagi masyarakat berpenghasilan rendah. “Kami berharap masukan dari tingkat kecamatan dapat menjadi acuan utama dalam menyusun RP3KP yang lebih efektif dan solutif,” ungkap salah satu peserta.

RP3KP Kabupaten Bombana dirancang untuk mencakup berbagai aspek strategis, mulai dari pemetaan kebutuhan perumahan, pengembangan infrastruktur dasar, hingga pendekatan pemberdayaan masyarakat. Dokumen ini juga akan menjadi panduan dalam mengurangi disparitas pembangunan antarwilayah di Bombana, termasuk wilayah terpencil yang membutuhkan perhatian lebih.

Di akhir acara, Ir. Rusdiamin menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta yang telah aktif berkontribusi dalam seminar ini. “Saya sangat menghargai partisipasi seluruh camat dan OPD yang hadir. Penyusunan RP3KP ini adalah tanggung jawab bersama, dan saya yakin melalui kerja sama ini kita dapat menciptakan kawasan permukiman yang layak, ramah lingkungan, dan berkelanjutan untuk masyarakat Bombana,” tutupnya.

Seminar ini menjadi langkah awal penting dalam perumusan kebijakan strategis pembangunan perumahan dan kawasan permukiman di Kabupaten Bombana. Dengan komitmen dan kolaborasi dari berbagai pihak, RP3KP diharapkan dapat menjadi dokumen yang mampu membawa perubahan nyata bagi masyarakat dan mendukung visi pembangunan daerah yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing.




Pemkab Kolaka Utara Verifikasi Data Kemiskinan Ekstrim

Kolaka Utara, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bidang Sosial Budaya melaksanakan Musyawarah Desa/Kelurahan terkait verifikasi dan validasi data kemiskinan ekstrem tahun 2024.

Acara yang berlangsung di Aula Kantor Kecamatan Katoi ini dihadiri oleh Camat Katoi, Kodeoha, dan Lasusua, serta kepala desa/kelurahan dari tiga kecamatan tersebut.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten II Setda Kolaka Utara, Syamsuddin, S.H., yang menyampaikan sambutan mewakili Penjabat Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., M.H.

Dalam sambutannya, Syamsuddin menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam penanggulangan kemiskinan ekstrem.

“kita berharap dengan kegiatan ini akan terwujud data tentang kuantitas dari keluarga yang masuk kategori miskin ekstrim atau keluarga yang rentan miskin ekstrim di kolaka utara” Ungkap syamsuddin.

Untuk di ketahui pelaksanaan musdes ini merupakan kali ke-4 dimulai dari batu putih, pakue tengah, Ngapa, kodeoha dan terakhir besok 13 desember 2024. di kecamatan wawo. Yang setiap pelaksanaannya melibatkan 3 kecamatan.

Plt Camat Kodeoha, Syahlan Launu, yang turut hadir menyampaikan bahwa musyawarah ini menjadi bagian penting untuk memastikan validitas data yang akan digunakan dalam program penghapusan kemiskinan ekstrem.

“Kegiatan ini adalah langkah strategis untuk menghasilkan data yang akurat dan relevan. Dengan begitu, kita dapat memastikan program pemerintah tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.

Musyawarah ini merupakan bagian dari tahap ketiga dalam proses verifikasi dan validasi Data Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran masyarakat, meningkatkan pendapatan masyarakat dan menurunkan jumlah kantong-kantong kemiskinan.

Sebagai informasi, data kemiskinan ekstrem didasarkan pada standar Bank Dunia (2023), di mana garis kemiskinan ekstrem ditetapkan sebesar Rp15.571 per orang per hari atau Rp467.137 per orang per bulan.

Jika kemampuan pengeluaran sebuah keluarga dengan empat anggota di bawah Rp1.868.548 per bulan, maka keluarga tersebut tergolong miskin ekstrem.

Musyawarah kali ini berfokus pada pembaruan data di tingkat desa dan kelurahan untuk memastikan program pemerintah dapat lebih inklusif, sinergis, dan tepat sasaran.

“Kami berharap melalui proses ini, data yang dihasilkan benar-benar mencerminkan kondisi riil masyarakat sehingga program yang dirancang pemerintah dapat dijalankan secara efektif,” tambah Syahlan.

Proses verifikasi dan validasi data ini telah dimulai sejak Oktober hingga November 2024, dan saat ini memasuki tahap musyawarah. Data yang telah diverifikasi kemudian akan dibahas di tingkat kabupaten sebagai langkah akhir.

Kegiatan ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam menangani masalah kemiskinan ekstrem melalui pendekatan berbasis data dan kolaborasi lintas sektor.

 




20 Lansia di Kolaka Utara di Wisuda S1

Kolaka Utara, sultranet.com – Sebanyak 20 lansia dari Sekolah Lansia Husnul Khatimah di Desa Ujung Tobaku, Kecamatan Katoi, Kabupaten Kolaka Utara, mengikuti wisuda Standar Satu (S1) dalam rangkaian kegiatan Sosialisasi 7 Dimensi Lansia Tangguh, Rabu (11/12).

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Staf Ahli Bidang Pembangunan dan SDM Nurjaya, SE., MM mewakili Pj. Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., M.Pd.

Dalam sambutannya yang dibacakan Nur Jaya, Pj. Bupati Yusmin menegaskan pentingnya perhatian terhadap lansia, mengingat proses penuaan sering kali membawa tantangan baik secara fisik, mental, maupun sosial.

“Sekolah Lansia Husnul Khatimah menjadi percontohan yang membuktikan bahwa usia bukanlah penghalang untuk belajar. Kami sangat mengapresiasi semangat para lansia yang terus ingin meningkatkan kualitas hidup mereka,” katanya.

Hadir dalam acara tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Sulawesi Tenggara Drs. Asmar, M.Si., Plh. Sekretaris Daerah Kolaka Utara Dra. Nurjaya yang mewakili Pj. Bupati Kolaka Utara, Ketua TP PKK Kolaka Utara, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kolaka Utara, serta tokoh masyarakat lainnya.

Sekolah Lansia Husnul Khatimah di Desa Ujung Tobaku menjadi salah satu inovasi untuk membekali lansia dengan pengetahuan dan keterampilan yang mendukung kehidupan mereka.

Kurikulum sekolah ini meliputi materi tentang kesehatan, gizi, penanganan stres, keagamaan, dan keterampilan khusus.

Dari 20 peserta, 12 di antaranya aktif mengikuti kegiatan rutin, seperti senam lansia dan pembelajaran di Posbindu Lansia.

“Melalui program ini, kami ingin lansia tetap produktif dan mandiri, sehingga mereka bisa memberikan dampak positif bagi diri mereka sendiri maupun komunitas di sekitarnya,” Pesan Yusmin.

Para lansia yang mengikuti wisuda juga mendapatkan apresiasi atas dedikasi dan semangatnya dalam menyelesaikan program tersebut.

Dengan toga yang dikenakan, mereka menjadi simbol keberhasilan program Bangga Kencana yang dijalankan di Kolaka Utara.

Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk meningkatkan kualitas hidup lansia di Kabupaten Kolaka Utara sekaligus mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesejahteraan lansia.

“Semoga dengan upaya ini, kita dapat menciptakan lansia yang tangguh, mandiri, dan bahagia,” harap Yusmin.

Acara berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan, menandai komitmen pemerintah dalam mendukung program pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.