Pemerintah Bombana Resmikan Laica Data Lakomea, Dorong Peningkatan Kapabilitas Statistik Desa

Bombana, 10 Oktober 2024 – Pemerintah Kabupaten Bombana, melalui Asisten 3 Bidang Administrasi Umum, Ir. Rusdiamin, secara resmi membuka Expose Data Peresmian Laica Data Lakomea di Kantor Desa Lakomea. Acara yang digelar dalam rangka Pembinaan Desa CANTIK (Cinta Statistik) ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, Lurah, Kepala Desa, serta pihak-pihak yang mendukung program pembinaan desa berbasis data.

Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Bombana dan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bombana. Pembinaan desa CANTIK diharapkan dapat memperkuat kapasitas pengelolaan data desa di seluruh Kabupaten Bombana, sehingga data yang dihasilkan akan lebih akurat dan relevan untuk perencanaan pembangunan yang lebih baik dan tepat sasaran.

Dalam sambutannya, Ir. Rusdiamin menekankan pentingnya pengelolaan data yang akurat dan valid sebagai dasar perencanaan pembangunan di desa. Menurutnya, desa memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembangunan, yang tidak hanya terlibat dalam pelaksanaan program-program pemerintah, tetapi juga berperan dalam pengumpulan data sektoral yang sangat penting bagi pengambilan keputusan pembangunan. “Penting bagi setiap desa dan kelurahan di Kabupaten Bombana untuk memiliki sistem pengelolaan data yang presisi, sehingga dapat menjadi acuan yang kuat dalam merencanakan pembangunan yang lebih baik,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan bahwa sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, desa diharapkan dapat menjadi subjek dan motor penggerak pembangunan, bukan hanya sebagai objek dari kebijakan yang ada. Oleh karena itu, pengelolaan data yang baik di tingkat desa menjadi sangat vital, dan hal ini sejalan dengan implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia. Dalam upaya ini, Pemerintah Kabupaten Bombana telah menerbitkan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 41 Tahun 2022 tentang Satu Data Kabupaten Bombana, yang bertujuan untuk menyatukan berbagai sumber data di tingkat daerah dan desa.

Lebih lanjut, Ir. Rusdiamin menjelaskan bahwa pembinaan yang dilakukan oleh BPS Kabupaten Bombana dalam rangka Desa CANTIK bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas statistik desa, terutama dalam hal pengumpulan dan pengolahan data. “Pembinaan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas data yang dikelola oleh desa, yang pada gilirannya akan mendukung pengambilan keputusan dan perencanaan pembangunan yang lebih tepat sasaran,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Desa Lakomea menyampaikan laporan mengenai kegiatan statistik yang telah dilakukan di desanya. Desa Lakomea, yang terletak di salah satu wilayah di Kabupaten Bombana, telah berhasil menjalani seluruh tahapan kegiatan statistik dengan baik. Salah satu pencapaian yang luar biasa adalah rilisnya buku “Lakomea Dalam Angka”, yang menyajikan berbagai data penting mengenai kondisi sosial-ekonomi desa, dengan fokus pada sektor pertanian yang menjadi sektor utama di desa ini. Buku tersebut memuat informasi yang berguna bagi perencanaan pembangunan, serta memberikan gambaran mengenai potensi dan kebutuhan yang ada di Lakomea.

Kegiatan pengumpulan data yang dilakukan di Lakomea sangat sesuai dengan karakteristik desa, di mana sektor pertanian merupakan sumber penghidupan utama bagi masyarakat setempat. Buku “Lakomea Dalam Angka” berisi data tentang jumlah penduduk, komoditas pertanian utama, tingkat kesejahteraan masyarakat, serta indikator sosial lainnya yang penting untuk dijadikan dasar dalam merencanakan pembangunan yang berkelanjutan di desa tersebut.

BPS Kabupaten Bombana juga mempresentasikan hasil survei terbaru yang memberikan gambaran lebih jelas mengenai kondisi sosial-ekonomi masyarakat desa di seluruh wilayah Kabupaten Bombana. Survei tersebut mencakup berbagai sektor, seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan ekonomi, yang semuanya penting untuk merumuskan kebijakan yang tepat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hasil survei ini juga menjadi bahan pertimbangan untuk penyusunan kebijakan yang lebih berbasis pada data dan fakta di lapangan.

“Dengan adanya data yang lebih lengkap dan terstruktur, kami berharap desa-desa di Kabupaten Bombana dapat lebih berdaya dan mandiri dalam merencanakan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat,” kata Kepala BPS Kabupaten Bombana dalam presentasinya.

Pemanfaatan data statistik yang lebih baik ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di desa. Selain itu, dengan pengelolaan data yang lebih efisien dan transparan, diharapkan program-program pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah akan lebih tepat sasaran dan memiliki dampak yang lebih besar.

Ir. Rusdiamin juga mengungkapkan harapannya agar desa-desa di Kabupaten Bombana dapat terus mengembangkan dan meningkatkan kemampuan dalam mengelola data, serta memanfaatkan teknologi untuk memperoleh data yang lebih akurat dan relevan. “Kami sangat mendukung program pembinaan ini dan berharap ke depan akan semakin banyak desa yang dapat menerapkan pengelolaan data yang baik dan menggunakan data tersebut sebagai dasar untuk mengambil keputusan yang lebih bijak dalam pembangunan,” ujarnya.

Dengan diluncurkannya Laica Data Lakomea, Pemkab Bombana berharap dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di Kabupaten Bombana untuk lebih giat dalam meningkatkan kapabilitas statistiknya. Hal ini diharapkan dapat mempercepat tercapainya tujuan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan, serta memastikan bahwa setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di tingkat desa.

Ke depannya, Pemerintah Kabupaten Bombana akan terus memperkuat program-program pembinaan desa CANTIK dan memperluas cakupan pengelolaan data desa di seluruh wilayah Kabupaten Bombana. Dengan adanya data yang lebih akurat dan terintegrasi, diharapkan pembangunan yang dilakukan akan lebih optimal, serta dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi seluruh masyarakat.




Bombana Siap Tinjau Rancangan Perda Berbasis Data Presisi untuk Peningkatan Pemerintahan Desa dan Kelurahan

Bombana, 8 Oktober 2024 – Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Seminar Awal Penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Sistem Pemerintahan Daerah Berbasis Data Desa dan Kelurahan Presisi. Kegiatan ini dipimpin oleh Asisten 3 Bidang Administrasi Umum, Ir. Rusdiamin, yang mewakili Penjabat Bupati Bombana. Seminar berlangsung di ruang rapat Wakil Bupati Bombana, dengan dihadiri oleh berbagai stakeholder terkait, termasuk Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), instansi vertikal, akademisi, praktisi, serta Kepala Desa dan Lurah se-Bombana.

Dalam sambutannya, Ir. Rusdiamin menekankan pentingnya pemanfaatan data presisi dalam mendukung kebijakan pemerintahan daerah. Menurutnya, di era digital yang serba cepat ini, penggunaan data yang akurat dan berbasis teknologi bukan hanya sebuah pilihan, tetapi menjadi suatu keharusan. “Di Bombana, kita menghadapi sejumlah tantangan dalam pembangunan, seperti pemerataan infrastruktur, peningkatan kesejahteraan masyarakat, pengelolaan sumber daya alam, dan pelayanan publik yang merata. Semua tantangan ini hanya bisa kita hadapi dengan perencanaan yang berbasis data presisi dan terkini,” ujar Rusdiamin.

Pentingnya data yang akurat dan relevan menjadi landasan dalam penyusunan kebijakan yang efektif dan tepat sasaran. Dalam hal ini, Raperda tentang Sistem Pemerintahan Daerah Berbasis Data Desa dan Kelurahan Presisi menjadi langkah strategis untuk memastikan pengelolaan data yang lebih sistematis dan efisien di level desa dan kelurahan. Asisten 3 Bidang Administrasi Umum ini menjelaskan bahwa raperda ini bertujuan untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang berbasis data, dengan harapan data yang dikumpulkan akan lebih lengkap, akurat, serta dapat diakses dan digunakan dengan mudah oleh seluruh pemangku kepentingan.

“Dengan adanya payung hukum ini, kita ingin memastikan bahwa data yang dikumpulkan tidak hanya lebih akurat, tetapi juga dapat diakses oleh semua pihak yang membutuhkan. Harapannya, data ini dapat digunakan secara efektif untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dan berbasis bukti,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rusdiamin menyampaikan bahwa proses penyusunan Raperda ini tidak hanya akan fokus pada aspek teknis pengelolaan data, tetapi juga memperhatikan faktor regulasi, sosial, dan budaya yang melekat pada masyarakat desa dan kelurahan di Bombana. Oleh karena itu, masukan dari seluruh pihak yang hadir dalam seminar ini sangat diharapkan untuk memperkaya substansi Raperda, sehingga bisa menghasilkan regulasi yang realistis dan aplikatif di lapangan.

“Kami ingin memastikan bahwa Raperda ini benar-benar sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik masyarakat kita. Masukan dari semua pihak sangat penting untuk membuat regulasi yang mampu menjawab tantangan di lapangan,” tambahnya.

Seminar ini diikuti dengan diskusi aktif antara peserta yang mencakup berbagai sektor, baik pemerintah maupun masyarakat. Beberapa masukan konstruktif diberikan terkait dengan mekanisme pengumpulan dan penggunaan data, dengan harapan agar sistem yang akan diterapkan benar-benar mencerminkan kebutuhan daerah dan karakteristik masyarakat Bombana. Salah satu hal yang ditekankan dalam diskusi adalah pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel, serta mampu memberikan pelayanan publik yang lebih baik.

Para peserta seminar juga memberikan penekanan khusus pada pentingnya melibatkan masyarakat dalam proses pengambilan keputusan berbasis data. Hal ini agar kebijakan yang dihasilkan bisa lebih tepat sasaran dan mampu memberikan manfaat yang maksimal bagi seluruh lapisan masyarakat. Salah satu rekomendasi yang muncul adalah perlunya pelatihan dan sosialisasi kepada perangkat desa dan kelurahan agar mereka dapat memahami pentingnya data dalam proses pembangunan dan tata kelola pemerintahan.

Selain itu, seminar ini juga membuka kesempatan bagi akademisi dan praktisi untuk memberikan pandangan mereka mengenai penggunaan data presisi dalam pengelolaan pemerintahan daerah. Mereka menyarankan agar sistem yang dibangun tidak hanya mengandalkan teknologi semata, tetapi juga harus mempertimbangkan kondisi sosial dan budaya yang ada di setiap desa dan kelurahan. Pendekatan yang holistik ini diharapkan dapat menghasilkan sistem pemerintahan yang lebih inklusif, dimana data yang tersedia dapat digunakan untuk perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan.

Penyusunan Raperda ini merupakan bagian dari upaya Pemkab Bombana untuk meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan daerah yang lebih modern dan berbasis data. Diharapkan, dengan adanya peraturan daerah yang mengatur sistem pemerintahan berbasis data desa dan kelurahan presisi, akan ada peningkatan dalam kualitas pelayanan publik, pemerataan pembangunan, dan pengelolaan sumber daya daerah yang lebih efektif.

Ke depan, Pemkab Bombana berkomitmen untuk terus mengembangkan sistem yang berbasis data presisi, guna mendukung terwujudnya pemerintahan yang lebih baik dan transparan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Seminar ini menjadi titik awal penting dalam menyusun regulasi yang relevan dengan kebutuhan daerah dan masyarakat Bombana, dengan harapan dapat menghadirkan solusi nyata atas tantangan pembangunan yang ada.




Kominfo Kolaka Dampingi OPD Isi Portal SDI

KOLAKA,SULTRANET.com – Kegiatan Sosialisasi SDI diselenggarakan Dinas Kominfo Kolaka Bidang Data Statistik dan Persandian merupakan layanan pendampingan bagi OPD dalam pengisian data Portal Satu Data Indonesia.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kadis Kominfo Kolaka Drs. I Nyoman Suastika, M.Si yang didampingi Sekdis Kominfo Zainal Abidin, ST dan seluruh OPD terkait. Senin, (07/10/2024).

Dalam upaya mewujudkan Program Pemerintah Kabupaten Kolaka, Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kolaka sebagai Walidata bertujuan mewujudkan tata kelola data yang valid, terintegrasi, berkelaniutan dan berkualitas, guna kelancaran penyelenggaraan tugas-tugas Pemerintahan dan Pembangunan.

Kadis Kominfo menyampaikan, pentingnya kolaborasi dan sinergi pemangku kepentingan dalam pelaksanaan Program Nasional Satu Data Indonesia.

“Kolaborasi bersama dan sinergi merupakan hal terpenting.”Ujar I Nyoman Suastika

Ia kemudian menambahkan bahwa dalam pelaksanaan program tersebut adalah upaya untuk menghindari tumpang tindih data dan untuk menjaga integrasi metadata.

“Sehubungan dengan Terintegrasinya Portal Satu Data Indonesia dengan Aplikasi E-walidata dan Open Data Kabupaten Kolaka, maka selaku Walidata Kabupaten Kolaka akan melakukan Pendampingan Pengisian Portal SDI .” Ucapnya

Untuk diketahui persiapan penyusunan dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah meliputi RPJPD, RPJMD dan RKPD yang akan dilaksanakan serentak pada tahun 2025 berdasarkan Peraturan Bupati Kolaka Nomor 35 Tahun 2021 tentang Satu Data Indonesia Kabupaten Kolaka.

sumber; Kominfo Kolaka




BNI Serahkan Ambulans untuk RSUD H. M. Djafar Harun Kolaka Utara

Lasusua, sultranet.com – RSUD H. M. Djafar Harun Kabupaten Kolaka Utara menerima satu unit mobil ambulans dari BNI Kantor Cabang Kendari pada Senin, 7 Oktober 2024.

Bantuan ini merupakan bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR) BNI dan bertujuan meningkatkan layanan kesehatan di wilayah tersebut.

Pimpinan BNI Kantor Cabang Kendari, Andi Muhammad Yusuf, secara langsung menyerahkan ambulans kepada Direktur BLUD RSUD H. M. Djafar Harun, dr. Indaryani, M.Kes., dalam acara yang digelar di pelataran RSUD.

“Kami berharap ambulans ini dapat membantu mempercepat layanan kesehatan, terutama dalam situasi darurat,” kata Andi Yusuf.

Direktur RSUD H. M. Djafar Harun, dr. Indaryani, juga menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan tersebut.

“Ambulans ini akan meningkatkan kualitas layanan, terutama untuk kasus rujukan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, ambulans menjadi fasilitas penting dalam memastikan pasien dirujuk dengan aman dan nyaman, mengingat peningkatan jumlah kunjungan pasien yang berdampak pada bertambahnya kasus rujukan.

Penyerahan Cinderamata dari BNI ke PEMKAB Kolut
Penyerahan Cinderamata dari BNI ke PEMKAB Kolut

Pemerintah daerah juga mengapresiasi langkah BNI dalam mendukung sektor kesehatan.

Penjabat Bupati Kolaka Utara, H. Yusmin, S.Pd., M.H., yang diwakili oleh Asisten I, Mukhlis Bachtiar, SPi., MP., menyebut bantuan ambulans ini sebagai bentuk sinergi yang penting antara dunia usaha dan pemerintah.

“Bantuan ini sangat membantu meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kolaka Utara,” ujarnya.

Kabid IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolut, Syahlan Launu saat menghadiri Kegiatan
Kabid IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolut, Syahlan Launu saat menghadiri Kegiatan

Dengan tambahan ambulans ini, RSUD H. M. Djafar Harun sebagai rumah sakit rujukan utama di Kolaka Utara diharapkan mampu memberikan layanan medis darurat yang lebih baik lagi, cepat, dan efisien.

Acara serah terima dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Kantor Kementerian Agama (Kandepag) Kolaka Utara, perwakilan Baznas Kolaka Utara, serta Irban Inspektorat Kolaka Utara.

Semua pihak menyambut baik kontribusi BNI dalam program CSR yang berfokus pada peningkatan layanan publik, terutama di bidang kesehatan.




Kuasa Hukum Rajiun-Purnama Siap Bela Masyarakat jika Ada Tekanan Terkait Pilihan di Pilkada Muna

MUNA, Sultranet.com – Kuasa Hukum pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode Muhammad Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, menyatakan kesiapannya untuk mendampingi masyarakat Muna yang merasa tertekan oleh pejabat pemerintah, termasuk Kepala Desa maupun Aparatur Sipil Negara (ASN), dalam menentukan pilihan politiknya pada Pilkada Muna 2024.

Pernyataan tegas ini disampaikan oleh Al Mardan Momo, SH, salah satu anggota tim Kuasa Hukum pasangan nomor urut 2, saat berpidato di hadapan warga Desa Mabodo, Kecamatan Kontunaga, Senin (7/10/2024).

“Masyarakat jangan takut. Jika ada Kepala Desa atau ASN yang menekan kalian dalam memilih, rekam dan videokan mereka, lalu laporkan kepada kami. Kami siap membantu masyarakat yang ditekan dalam menggunakan hak politiknya,” ujar Al Mardan dengan tegas.

Al Mardan menekankan bahwa hak politik adalah milik rakyat, dan setiap warga negara yang terdaftar sebagai pemilih memiliki hak penuh dalam menentukan pilihannya secara bebas dan tanpa tekanan. Ia juga menjelaskan bahwa hak politik merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dilindungi oleh undang-undang.

“Hak politik masyarakat adalah bagian dari hak asasi manusia yang tidak bisa dicabut oleh siapa pun, apalagi melalui tekanan. Masyarakat memiliki kebebasan menentukan pilihan mereka tanpa takut ancaman dari pihak mana pun,” tambahnya.

Lebih lanjut, Al Mardan mengutip Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia, yang menjelaskan bahwa hak asasi manusia adalah hak dasar yang harus dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara, hukum, dan pemerintah.

“Dalam pasal tersebut ditegaskan bahwa hak asasi manusia, termasuk hak politik, adalah anugerah Tuhan yang harus dilindungi dan dihormati oleh negara,” jelasnya.

Kuasa Hukum pasangan Rajiun-Purnama ini juga menyoroti pentingnya partisipasi politik yang bebas dan adil dalam Pilkada. Ia merujuk pada Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2011 tentang Penyelenggaraan Pemilihan Umum, yang menyatakan bahwa pemilu adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat dan harus dilakukan secara langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil.

“Masyarakat Muna tak perlu takut lagi dengan tekanan apa pun. Hak politik kalian dijamin oleh undang-undang, dan kami siap membela,” pungkas Al Mardan.

Dengan ini, pasangan Rajiun-Purnama terus menunjukkan komitmennya dalam memastikan masyarakat Muna bisa berpartisipasi dalam Pilkada dengan bebas, tanpa tekanan dari pihak mana pun




Bombana Raih Penghargaan Kabupaten Cerdas Berkarakter, Bukti Komitmen dalam Penguatan Pendidikan

Bombana, 7 Oktober 2024 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bombana, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud), berhasil meraih penghargaan Apresiasi Kabupaten Cerdas Berkarakter pada acara puncak Pekan untuk Sahabat Karakter (Pusaka) Tahun 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek). Acara tersebut digelar di Plaza Insan Berprestasi, Gedung A Lantai 1, Kemendikbudristek, Jakarta, pada Senin (7/10/2024).

Penghargaan tersebut diberikan kepada Pemkab Bombana atas kontribusinya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya berkualitas tetapi juga berkarakter. Penghargaan ini diterima langsung oleh Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si. dalam sebuah acara yang dihadiri oleh sejumlah pejabat dari berbagai daerah dan kementerian terkait. Penghargaan ini menjadi bukti nyata komitmen Pemkab Bombana dalam memperkuat pendidikan dengan menanamkan nilai-nilai karakter yang baik kepada generasi muda.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, mengungkapkan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja keras dari berbagai pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga pendidik, hingga siswa yang terlibat aktif dalam membangun sistem pendidikan di Bombana. “Penghargaan ini adalah bentuk pengakuan atas usaha kita bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas dan penuh karakter. Ini merupakan kerja keras semua pihak yang terlibat, mulai dari guru, siswa, dan berbagai pihak yang tidak dapat saya sebutkan satu per satu,” ungkap Edy Suharmanto.

Keberhasilan Bombana dalam meraih penghargaan ini juga tak terlepas dari berbagai terobosan yang telah dilakukan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana. Salah satu langkah besar yang dilakukan adalah melalui kampanye anti-bullying yang digalakkan di media sosial seperti Facebook, YouTube, Instagram, dan TikTok. Kampanye ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dari kekerasan dan diskriminasi, serta mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga perilaku positif di kalangan pelajar.

Tidak hanya itu, Pemerintah Kabupaten Bombana juga aktif dalam mengembangkan kurikulum berbasis karakter yang sesuai dengan kebutuhan zaman, di antaranya dengan mengimplementasikan Kurikulum Merdeka di seluruh satuan pendidikan yang ada di daerah tersebut. Pemerintah Kabupaten Bombana juga berkomitmen untuk mendukung penuh pelaksanaan Kurikulum Merdeka dan program penguatan karakter ini dengan menyediakan anggaran yang memadai.

Salah satu program unggulan yang telah dilaksanakan adalah Festival Kurikulum Merdeka, yang berfungsi sebagai wadah pembinaan bagi pendidik dan tenaga kependidikan secara berkelanjutan. Program ini juga mencakup pengajaran Kurikulum Muatan Lokal yang tidak hanya fokus pada pendidikan akademik tetapi juga pada penguatan nilai-nilai lokal yang dapat membentuk karakter generasi muda.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, A. Muh. Arsyad, S.Sos., M.Si, juga menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diberikan oleh Kemendikbudristek. Menurutnya, penghargaan ini adalah hasil dari kerja keras dan komitmen Dinas Pendidikan dalam memperkuat karakter di lingkungan pendidikan di Bombana. “Penghargaan ini bukan hanya milik Dinas Pendidikan, tetapi juga milik semua pihak yang telah berperan aktif dalam pengembangan pendidikan di Bombana. Kami berharap penghargaan ini dapat menjadi motivasi bagi kami dan semua stakeholder pendidikan untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan di Bombana,” ujarnya dengan penuh semangat usai menerima penghargaan.

Selain itu, A. Muh. Arsyad juga berharap penghargaan ini dapat menjadi pemicu semangat bagi daerah lainnya untuk melakukan hal yang serupa, sehingga pendidikan di Indonesia, khususnya di Bombana, dapat terus berkembang dan menghasilkan pelajar yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga memiliki karakter yang baik. “Semoga dengan penghargaan ini, kami semakin termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan penguatan karakter di Bombana,” tambahnya.

Penghargaan Apresiasi Kabupaten Cerdas Berkarakter yang diterima oleh Kabupaten Bombana ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Pemkab Bombana, tetapi juga menjadi bukti bahwa Bombana memiliki komitmen kuat dalam menciptakan generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan siap bersaing di dunia global. Sebagai bagian dari upaya mewujudkan Profil Pelajar Pancasila, yang mengedepankan karakter seperti gotong royong, integritas, dan rasa tanggung jawab, Bombana terus berupaya menciptakan lingkungan belajar yang inklusif, aman, dan berkeadilan.

Ke depannya, Pemerintah Kabupaten Bombana berencana untuk terus memperkuat upaya-upaya penguatan karakter di sektor pendidikan dengan melibatkan lebih banyak pihak, baik pemerintah, sekolah, masyarakat, dan sektor swasta. Program-program baru yang lebih inovatif dan berkelanjutan akan dikembangkan untuk memastikan bahwa setiap anak di Bombana memiliki akses yang setara terhadap pendidikan yang berkualitas dan penuh karakter. Penghargaan ini pun diharapkan menjadi landasan untuk terus berinovasi dan berkomitmen dalam membentuk karakter generasi muda yang unggul dan berdaya saing.

Dengan penghargaan ini, Kabupaten Bombana semakin menunjukkan dedikasinya dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang tidak hanya mengutamakan prestasi akademik, tetapi juga nilai-nilai moral dan karakter yang dapat membentuk pribadi yang lebih baik.




Staf Ahli Bupati Bombana Resmi Buka Kejuaraan Tarkam 2024, Dorong Kesejahteraan Melalui Olahraga

Bombana, 6 Oktober 2024 – Staf Ahli Bupati Bidang Hukum Politik dan Pemerintahan, H. Rustam, S.Sos., M.Si, secara resmi membuka Kejuaraan Antar Kampung (Tarkam) Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Eks MTQ, Kelurahan Lauru, pada Minggu (6/10/2024). Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang bugar, berkarakter unggul, dan berprestasi dunia, sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia yang tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

Kejuaraan Tarkam ini adalah kegiatan perdana yang digelar di Kabupaten Bombana dengan tema “Transformasi Menuju Kesejahteraan Indonesia.” Sebagai salah satu inisiatif dari Pemerintah Kabupaten Bombana untuk meningkatkan kebugaran jasmani serta memperkenalkan potensi lokal melalui olahraga, Tarkam ini diharapkan dapat memberi dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam membangun karakter dan semangat olahraga di kalangan pemuda.

Dalam sambutannya, H. Rustam, mewakili Pj. Bupati Bombana, menyampaikan bahwa kegiatan Kejuaraan Tarkam 2024 ini bukan hanya sekedar ajang kompetisi olahraga, tetapi juga sebagai langkah strategis dalam memperkenalkan serta melestarikan nilai-nilai dan tradisi budaya khas masyarakat Bombana. Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam memperkuat rasa persatuan, meningkatkan kebugaran tubuh, serta mendorong semangat juang yang tinggi.

“Tarkam ini menjadi bukti bahwa olahraga bukan hanya soal prestasi di lapangan, tetapi juga merupakan sarana untuk memperkenalkan budaya dan kearifan lokal yang ada di daerah kita. Kami berharap kegiatan ini bisa berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam hal kesehatan dan kebugaran jasmani,” ujar H. Rustam dalam sambutannya.

Kejuaraan Tarkam 2024 ini juga diadakan untuk mendukung visi besar Indonesia Bugar 2045, yang bertujuan agar seluruh masyarakat Indonesia memiliki kebugaran yang optimal di usia emas kemerdekaan. Dengan adanya ajang seperti Tarkam, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya menjaga kesehatan tubuh dan berpartisipasi dalam berbagai kegiatan olahraga. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi Pemerintah Kabupaten Bombana untuk menggali potensi atlet lokal dan memberi kesempatan bagi mereka untuk tampil di tingkat yang lebih tinggi.

Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) bekerja sama dengan berbagai cabang olahraga (Cabor) untuk mengorganisir kejuaraan ini. Tujuannya adalah untuk memperkuat potensi atlet daerah, sekaligus memperkenalkan Kabupaten Bombana sebagai salah satu daerah yang aktif dalam mengembangkan dunia olahraga.

Dalam kesempatan tersebut, Staf Ahli Bupati juga menyampaikan pesan kepada seluruh peserta dan pihak yang terlibat dalam Kejuaraan Tarkam 2024. Ia mengingatkan para atlet untuk bertanding dengan semangat sportifitas dan penuh dedikasi, serta mematuhi peraturan yang sudah ditetapkan. H. Rustam juga mengingatkan kepada juri dan wasit yang terlibat agar dapat melaksanakan tugasnya dengan jujur, objektif, dan adil.

“Kepada seluruh peserta, saya harap untuk menunjukkan kemampuan terbaik, bermain dengan sportif, dan menjaga nilai-nilai fair play. Kepada juri dan wasit, saya harap agar bertugas dengan tegas dan sesuai dengan panduan yang ada, untuk memastikan pertandingan berjalan lancar dan adil,” pesan H. Rustam.

Sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana terhadap dunia olahraga, kegiatan Tarkam ini juga menjadi kesempatan untuk mempererat hubungan antar kampung, mengasah keterampilan atlet muda, serta mengembangkan potensi-potensi olahraga yang ada di daerah tersebut. Di samping itu, diharapkan ajang ini dapat menjadi wadah untuk menyaring bibit-bibit unggul yang kelak dapat mewakili Bombana di tingkat yang lebih tinggi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Selain kompetisi olahraga, Kejuaraan Tarkam 2024 juga diharapkan dapat menjadi ajang untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam dunia olahraga. Tidak hanya para atlet, kegiatan ini juga terbuka untuk seluruh masyarakat yang ingin mendukung tim kampungnya, menjadikan olahraga sebagai sarana rekreasi yang menyenangkan sekaligus mendukung kesehatan fisik dan mental.

Di akhir sambutannya, Staf Ahli Bupati juga mengungkapkan harapannya agar Kejuaraan Tarkam ini bisa menjadi agenda tahunan yang dapat diikuti oleh lebih banyak peserta dan mendapatkan dukungan yang lebih luas. “Kami berharap Kejuaraan Tarkam ini tidak hanya menjadi ajang tahunan, tetapi juga menjadi bagian dari kebudayaan dan tradisi olahraga masyarakat Bombana,” pungkas H. Rustam.

Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan Kabupaten Bombana semakin dikenal sebagai daerah yang aktif mengembangkan sektor olahraga serta dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui kegiatan yang mengedepankan kebugaran fisik, semangat persatuan, dan pembentukan karakter unggul. Kejuaraan Tarkam 2024 di Bombana bukan hanya sekadar ajang kompetisi, tetapi juga sebuah langkah menuju masyarakat Indonesia yang lebih sehat, berprestasi, dan sejahtera.




TP-PKK Kolaka Utara Sosialisasi Kesehatan Reproduksi dan Pencegahan Stunting

Kolaka Utara, sultranet.com – Tim Penggerak PKK Kabupaten Kolaka Utara mengadakan sosialisasi kesehatan reproduksi dan pencegahan stunting di SMAN Kodeoha. Sabtu (5/10/2024)

Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada para remaja tentang pentingnya kesehatan reproduksi dan pendewasaan usia perkawinan sebagai upaya menekan angka stunting di Kolaka Utara.

Acara tersebut dibuka langsung oleh Pj. Ketua TP PKK Kolaka Utara, Hj. Nurhayati Yusmin, S.Pd., M.M., yang dalam sambutannya menekankan bahwa remaja memiliki peran penting dalam menentukan masa depan daerah.

“Masa remaja adalah fase kritis. Dengan memahami kesehatan reproduksi dan usia ideal perkawinan, kalian bisa terhindar dari risiko yang merugikan. Kalian adalah generasi penerus bangsa yang akan menentukan masa depan Kolaka Utara,” ujar Nurhayati.

Kegiatan Penyambutan Tim TP PKK
Kegiatan Penyambutan Tim TP PKK

Ia juga mengingatkan para siswa akan pentingnya kesadaran tentang usia perkawinan yang tepat untuk menjaga kesehatan reproduksi dan mencegah masalah gizi buruk yang bisa menyebabkan stunting.

Ketua Bidang 1 TP PKK Kolaka Utara, Ny. Suriana Taupiq, S.Pd., M.M., menambahkan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya TP PKK untuk menurunkan angka stunting di wilayah tersebut.

“Program ini menjadi salah satu prioritas kami, karena kesehatan generasi muda sangat memengaruhi kualitas sumber daya manusia di masa depan,” jelasnya.

Materi utama disampaikan oleh dr. Syarif, Sp.OG., M.Kes., yang memberikan penjelasan mendalam tentang kesehatan reproduksi.

Selain itu, Forum Anak Kolaka Utara juga turut serta dalam memberikan edukasi kepada siswa untuk menanamkan pemahaman sejak dini tentang pentingnya kesehatan dan pendewasaan usia perkawinan.

Melalui kegiatan ini, TP PKK Kolaka Utara berharap dapat membentuk generasi muda yang sehat dan terhindar dari masalah stunting, serta mendukung terciptanya keluarga yang sejahtera di masa depan.

Sumber: Kominfo Kolut




Pelantikan 30 Anggota DPRD Muna Terpilih Digelar 16 Oktober 2024

MUNA, Sultranet.com – Masa jabatan 30 Anggota Legislatif (Aleg) DPRD Kabupaten Muna periode 2019-2024 akan segera berakhir.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muna melalui Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Muna kini tengah mempersiapkan pelantikan untuk anggota DPRD terpilih periode 2024-2029, yang dijadwalkan berlangsung pada 16 Oktober 2024.

Sekwan DPRD Muna, La Kore, mengungkapkan bahwa panitia pelantikan telah dibentuk guna memastikan semua persiapan berjalan lancar.

“Kami sudah membentuk panitia untuk persiapan pelantikan. Banyak hal yang harus diselesaikan, mulai dari teknis hingga pelaksanaan acara, agar pada hari H tidak ada kendala,” ujarnya saat dihubungi Sultranet.com pada Jumat (4/10/2024).

Menurutnya, pelantikan ini merupakan momen sakral yang hanya terjadi setiap lima tahun sekali, sehingga pihaknya berusaha mempersiapkan acara dengan matang.

“Ini acara yang sakral, jadi harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya,” tambah La Kore.

La Kore juga berharap agar 30 anggota DPRD terpilih nantinya dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan Kabupaten Muna.

Di sisi lain, ia juga mengucapkan terima kasih kepada anggota DPRD periode sebelumnya yang telah berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah selama lima tahun terakhir.

Berdasarkan hasil Pemilu 14 Februari 2024, DPRD Muna akan diisi oleh banyak wajah baru. Dari 30 kursi yang diperebutkan, PDIP berhasil meraih 5 kursi, sementara partai Golkar, Gerindra, dan Demokrat masing-masing memperoleh 4 kursi.

Partai Nasdem, PKS, dan PKB memperoleh 3 kursi, diikuti Hanura dengan 2 kursi. Sedangkan PAN dan PBB masing-masing mendapatkan 1 kursi.

Berikut nama-nama 30 Aleg DPRD Muna periode 2024-2029 yang akan dilantik:

 

1. Murida

2. Wa Nurnia

3. Agustini Muhaimin

4. Muhammad Natsir Ido

5. Cahwan

6. La Ode Dyrun

7. La Ode Sumiadi

8. Zahrir Baitul

9. La Ode Gerson Kadaka

10. Sarif Ramadhan

11. L. Honto Darwin

12. La Ode Andri Ashary

13. La Ode Ary Priadi Annas

14. Arya Yudhistira

15. La Ode Ena

16. Siswono

17. Asdar

18. Muhamad Rahim

19. La Ode Muhammad Oster

20. Abdul Salam Loga

21. Muhamad Saleh Hayadi

22. La Ode Hermin

23. Muhamad Takdir

24. Muhamad Tomorimbi

25. Muhamad Sahrun

26. La Sali

27. Awal Hisabu

28. La Irwan

29. Rasmin

30. Muhamad Zultasyridah




DWP Kolaka Utara Gelar Silaturahmi, Perkuat Peran Wanita dalam Pembangunan

Kolaka Utara, sultranet.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kolaka Utara menggelar acara silaturahmi di Aula Kantor Bupati Kolaka Utara. Kegiatan yang berlangsung hangat ini dihadiri oleh Penasehat DWP Kolaka Utara, Ny. Hj. Nurhayati Yusmin, S.Pd., M.M., dan diawali dengan senam bersama sebagai pembuka suasana keakraban. Jumat (4/10/2024)

Acara ini bertujuan mempererat tali silaturahmi antar anggota DWP, sekaligus memberikan kesempatan bagi para peserta untuk berdiskusi dan berbagi pengalaman dalam mendukung peran wanita dalam pembangunan daerah.

Silaturahmi ini diharapkan dapat menjadi wadah memperkuat kontribusi wanita dalam berbagai bidang sosial dan pembangunan.

Hj. Nurhayati Yusmin dalam sambutannya menekankan pentingnya peran serta anggota DWP dalam kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

“Silaturahmi seperti ini menjadi sarana yang baik untuk menjaga kebersamaan dan meningkatkan solidaritas di antara kita. Melalui kegiatan ini, kita dapat saling mendukung dan memperkuat kontribusi kita,” ujarnya.

Foto Bersama Pengurus dan Anggota DWP Kolut
Foto Bersama Pengurus dan Anggota DWP Kolut

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua DWP Kolaka Utara, Ny. Hj. Suriana Taupiq, S.Pd., M.M., yang juga mendampingi jalannya acara.

Kedua tokoh perempuan ini berharap agar DWP terus aktif berperan dalam mendukung program-program pemerintah daerah, terutama yang terkait dengan pemberdayaan perempuan dan kesejahteraan keluarga.

Acara silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya DWP untuk terus mendorong peningkatan peran perempuan dalam pembangunan, baik dari sisi sosial maupun ekonomi.

Kegiatan semacam ini diharapkan dapat mempererat hubungan antara anggota, memperkuat sinergi, dan membangun kebersamaan untuk memajukan Kabupaten Kolaka Utara.

 

Sumber: Kominfo Kolut