Gebyar PAUD Bombana 2024: Wujudkan Generasi Kreatif dan Percaya Diri Sejak Dini

Bombana, Sulawesi Tenggara — Pj. Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) sekaligus Bunda PAUD Kabupaten Bombana, Aeni Mutmainnah, S.Pd., MM, secara resmi membuka acara Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) pada Selasa (17/9/2024) di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana. Acara ini merupakan upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan kreativitas dan kualitas pendidikan anak usia dini, dengan mengusung tema semangat kebersamaan dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Gebyar PAUD 2024 diisi dengan berbagai kegiatan menarik, seperti lomba mewarnai yang diikuti oleh 88 peserta dan lomba tari kreasi yang melibatkan 44 grup dari seluruh Kabupaten Bombana. Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana beserta jajarannya, Ketua Gugus PAUD se-Kabupaten Bombana, para pendidik PAUD, serta orang tua yang antusias menyaksikan penampilan anak-anak mereka.

Dalam sambutannya, Aeni Mutmainnah menekankan pentingnya peran semua pihak dalam mendukung pendidikan anak usia dini. Ia mengajak masyarakat, pemerintah, dan mitra organisasi untuk terus bersinergi dalam memberikan layanan pendidikan terbaik bagi anak-anak Bombana.

“Gebyar PAUD adalah salah satu bentuk komitmen kita untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Bombana. Kegiatan ini tidak hanya memberikan stimulasi pada aspek tumbuh kembang anak, tetapi juga menjadi wadah untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka,” ujar Aeni Mutmainnah.

Ia juga memberikan pesan khusus kepada anak-anak yang mengikuti lomba agar berlomba dengan penuh semangat dan kegembiraan.

“Juara bukanlah tujuan utama, melainkan bagian dari proses belajar. Yang terpenting adalah anak-anak kita dapat tampil percaya diri dan menunjukkan kemampuan mereka dengan maksimal,” tambahnya.

Gebyar PAUD ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pendidikan anak usia dini. Melalui kegiatan ini, diharapkan orang tua lebih peduli terhadap perkembangan anak mereka, sekaligus menjalin hubungan yang erat dengan para pendidik dan pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan yang berkualitas.

Lomba mewarnai dan tari kreasi menjadi sorotan utama dalam acara ini. Peserta dengan antusias menunjukkan bakat seni dan kreativitas mereka di hadapan para juri. Orang tua yang hadir pun terlihat bangga melihat anak-anak mereka tampil percaya diri di panggung.

Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana, acara seperti Gebyar PAUD menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pendidikan anak usia dini.

“Kegiatan ini menunjukkan bahwa pendidikan anak usia dini tidak hanya menjadi tanggung jawab para pendidik, tetapi juga melibatkan seluruh elemen masyarakat. Dengan sinergi yang baik, kita dapat mencetak generasi yang unggul di masa depan,” jelasnya.

Di akhir acara, penghargaan diberikan kepada para pemenang lomba sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan kreativitas mereka. Namun, lebih dari itu, Gebyar PAUD ini menjadi simbol keberhasilan kerja sama antara pemerintah, pendidik, dan orang tua dalam mempersiapkan Generasi Emas Bombana.

Acara ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi anak-anak untuk terus belajar dan berkembang, serta memperkuat hubungan antara orang tua, pendidik, dan pemerintah dalam memajukan pendidikan di Bombana. Melalui kegiatan ini, Bombana semakin optimis dalam mencetak generasi muda yang kreatif, percaya diri, dan siap menghadapi tantangan masa depan.




Dinas Ketahanan Pangan Bombana Gelar Gerakan Pangan Murah Keliling

Bombana, sultranet.com – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana berhasil menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah Keliling (GAUL) di Kecamatan Poleang Barat selama dua hari, pada 12-13 September 2024. Program ini merupakan inisiatif pemerintah daerah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat dengan menyediakan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau dari harga pasar.

Warga Poleang Barat menyambut antusias kehadiran GAUL ini, terlihat dari tingginya partisipasi selama dua hari kegiatan berlangsung. Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan bahan pangan lainnya dijual dengan harga murah, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk membeli bahan pangan esensial dengan harga yang lebih ekonomis.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Rusli, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya acara ini dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat setempat. “Gerakan Pangan Murah Keliling ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan kesejahteraan masyarakat dengan menyediakan akses yang lebih mudah terhadap pangan berkualitas. Kami berharap melalui kegiatan ini, beban ekonomi masyarakat dapat berkurang dan akses mereka terhadap pangan semakin baik,” ujarnya saat ditemui di lokasi acara.

Tidak hanya warga yang mendapatkan manfaat, kegiatan GAUL juga melibatkan sejumlah pedagang yang turut berpartisipasi dalam penyediaan barang-barang untuk dijual. Hal ini menambah dinamika perekonomian lokal dengan mendorong partisipasi aktif dari pedagang setempat.

Kegiatan GAUL ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Bulog Cabang Bombana, Camat Poleang Barat, Sekretaris Camat Poleang Barat, dan tiga anggota dari Inspektorat Kabupaten Bombana. Kehadiran mereka menandakan dukungan penuh dari berbagai pihak terhadap keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini. Menurut Camat Poleang Barat, acara ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam kondisi ekonomi yang masih belum stabil pasca-pandemi.

Kepala Bulog Cabang Bombana juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendukung acara-acara semacam ini untuk menjamin ketersediaan stok pangan di wilayah Bombana. “Kami siap bekerja sama dengan pemerintah daerah dan Dinas Ketahanan Pangan untuk memastikan bahwa pangan tersedia dengan cukup dan dapat dijangkau oleh masyarakat di seluruh wilayah, tidak hanya di Poleang Barat,” ungkapnya.

Dengan keberhasilan pelaksanaan GAUL di Kecamatan Poleang Barat, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana berencana untuk mengadakan kegiatan serupa di kecamatan lain di Bombana. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga, terutama di daerah yang akses pangannya masih terbatas, sehingga seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat dari program ini.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengelola distribusi pangan secara lebih merata. Melalui program GAUL, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa tidak ada warga yang kesulitan mengakses pangan, terutama di masa-masa sulit seperti sekarang ini. “Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan pokok dapat diakses oleh semua warga, terutama mereka yang berada di daerah terpencil atau memiliki keterbatasan ekonomi. Gerakan ini akan terus kita dorong ke berbagai kecamatan lainnya,” tutur Rusli.

Tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, Dinas Ketahanan Pangan juga berharap program ini dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Bombana. Selain itu, melalui pelibatan langsung pedagang lokal, diharapkan ada sinergi antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat dalam menciptakan stabilitas harga pangan yang terjangkau.

Dengan berakhirnya acara GAUL di Poleang Barat, masyarakat setempat merasakan manfaat langsung dari program ini. Keberhasilan ini memberikan semangat bagi Dinas Ketahanan Pangan untuk terus bergerak, menjangkau lebih banyak wilayah dan membantu masyarakat dalam mengatasi tantangan ekonomi yang dihadapi, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari.

Sebagai penutup, Rusli menyatakan, “Kami sangat senang melihat antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan ini. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk melanjutkan program GAUL di wilayah-wilayah lain. Kami akan terus berusaha memberikan pelayanan terbaik dalam mendukung ketahanan pangan, sehingga kesejahteraan masyarakat Bombana dapat terjaga.”

Melalui Gerakan Pangan Murah Keliling, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana membuktikan komitmennya untuk memastikan ketersediaan pangan yang merata dan terjangkau bagi seluruh warga. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi salah satu solusi strategis dalam mengatasi tantangan ketahanan pangan di masa mendatang.




Pj. Bupati dan Sekda Bombana Raih Penghargaan Sultra Awards 2024: Apresiasi atas Dedikasi untuk Daerah

Kendari, Sulawesi Tenggara — Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si, menerima penghargaan bergengsi Sultra Awards 2024 dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-29 Sulawesi Tenggara. Penghargaan ini diberikan oleh Harian Kendari Pos sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam memajukan Kabupaten Bombana dan Sulawesi Tenggara secara keseluruhan.

Acara penghargaan berlangsung meriah di Hotel Claro Kendari, Kamis (12/9/2024). Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D. Acara ini juga dihadiri oleh mitra strategis Kendari Pos, bersama 50 tokoh inspiratif dari berbagai bidang yang dinilai visioner, inovatif, dan berdedikasi tinggi. Para penerima penghargaan berasal dari sektor pemerintahan, tokoh masyarakat, hingga dunia usaha, dengan total 24 kategori penghargaan yang diberikan.

Dalam pernyataannya usai menerima penghargaan, Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pengakuan tersebut.

“Penghargaan ini bukan semata-mata untuk kami, tetapi untuk seluruh masyarakat Bombana yang selalu mendukung dan bekerja bersama-sama membangun daerah ini. Kami merasa terhormat sekaligus semakin termotivasi untuk terus memberikan yang terbaik,” ujar Edy.

Hal senada juga diungkapkan oleh Sekda Bombana, Drs. Man Arfa. Menurutnya, penghargaan ini adalah cerminan keberhasilan kolektif, bukan hanya dari individu semata.

“Kami dedikasikan penghargaan ini untuk masyarakat Bombana. Ini adalah pengingat agar kami terus meningkatkan kualitas pelayanan dan melakukan inovasi demi kemajuan daerah. Tantangan ke depan masih besar, tapi kami yakin, dengan kerja keras bersama, Bombana bisa menjadi lebih baik,” ungkap Man Arfa.

Sultra Awards yang digagas oleh Harian Kendari Pos bertujuan untuk mengapresiasi kontribusi individu dan kelompok yang telah menunjukkan prestasi dan dedikasi dalam memajukan Sulawesi Tenggara. Ajang ini juga menjadi wadah untuk menginspirasi para pemimpin dan masyarakat agar terus berinovasi dan berkontribusi bagi kemajuan daerah.

Penerimaan penghargaan oleh Pj. Bupati dan Sekda Bombana menjadi pengakuan atas berbagai inisiatif yang telah dilaksanakan, termasuk peningkatan pelayanan publik, pengembangan infrastruktur, dan program pemberdayaan masyarakat.

Selain menjadi simbol prestasi, penghargaan ini juga merupakan motivasi untuk melanjutkan visi pembangunan yang lebih baik. “Penghargaan ini bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari langkah besar berikutnya. Kami akan terus berkomitmen untuk mewujudkan Bombana yang lebih maju, sejahtera, dan inklusif,” tambah Edy Suharmanto.

Acara Sultra Awards 2024 juga menyoroti berbagai kontribusi dari 50 tokoh inspiratif lainnya. Mereka berasal dari berbagai latar belakang, termasuk sektor pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga swasta. Keberagaman kategori penghargaan ini mencerminkan luasnya spektrum kontribusi yang diakui di Sulawesi Tenggara.

Pj. Sekda Provinsi Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., dalam sambutannya, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas semangat inovasi dan dedikasi tinggi dari para penerima dalam memajukan daerahnya masing-masing.

“Penghargaan ini menjadi simbol bahwa Sulawesi Tenggara memiliki banyak individu dan kelompok yang berkomitmen kuat untuk membawa perubahan positif. Kami berharap momentum ini dapat mendorong semua pihak untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik,” ujar Asrun Lio.

Dengan penghargaan ini, Pj. Bupati dan Sekda Bombana berharap dapat terus menginspirasi masyarakat serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam membangun Bombana. Dukungan dari seluruh elemen menjadi kunci utama keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan.

Melalui penghargaan Sultra Awards, pemerintah daerah Bombana menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Pengakuan ini menjadi batu loncatan untuk menghadapi tantangan yang lebih besar di masa mendatang, dengan tujuan akhir menciptakan masyarakat Bombana yang sejahtera, inklusif, dan berdaya saing tinggi.




Pj. Bupati Kolaka Lepas 1 Ton Infaq Beras untuk Santri di 10 Pondok Tahfidz

KOLAKA,SULTRANET.com – Pj. Bupati Kolaka, Drs. Muhammad Fadlansyah, M.Si, secara resmi melepas distribusi infaq beras yang digagas oleh Pasukan Amal Soleh (Paskas) Kolaka pada Sabtu, 7 September 2024, di Alun-alun 19 November Kolaka.

Kegiatan ini ditujukan untuk membantu 10 pondok tahfidz di tiga kecamatan di Kabupaten Kolaka, yaitu Kolaka, Latambaga, dan Wundulako.

Dalam acara tersebut, sebanyak 1 ton beras disalurkan kepada para santri. Distribusi ini dilakukan sebagai bagian dari gerakan infaq beras yang dipelopori oleh Paskas Kolaka dengan sasaran utama para santri pondok pesantren. Setiap santri menerima 7 kg beras untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan di pondok pesantren.

Pj. Bupati Kolaka menyampaikan apresiasinya terhadap gerakan infaq beras ini, yang dinilai sangat membantu upaya pemerintah daerah dalam menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan, khususnya para santri.

“Saya sangat mengapresiasi Paskas Kolaka yang telah menghimpun dan menyalurkan infaq beras ini kepada pondok pesantren, terutama untuk mendukung keberlangsungan pendidikan tahfidz di daerah ini,” ujar Fadlansyah.

Sementara itu, Komandan Paskas Kolaka, Ustadz Lukman Saraji, menjelaskan bahwa pada distribusi perdana ini, sebanyak 1 ton beras diserahkan kepada 10 pondok pesantren dengan total santri mencapai 1.314 orang.

Rinciannya, empat pondok pesantren di Kecamatan Kolaka dengan jumlah 497 santri, lima pondok pesantren di Kecamatan Latambaga dengan 798 santri, serta satu pondok di Kecamatan Wundulako yang memiliki 19 santri.

“Gerakan infaq beras ini berlandaskan pada prinsip ‘1 santri, 7 kg beras’, dan kami berharap inisiatif ini bisa terus berjalan secara berkelanjutan. Di Kabupaten Kolaka sendiri, terdapat sekitar 30 pondok tahfidz dengan lebih dari 4.000 santri yang tersebar di berbagai wilayah,” kata Ustadz Lukman.

Acara pelepasan ini turut dihadiri oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kolaka, KH Muhammad Duana Said, Kabag Kesra Setda Kolaka, Syaifuddin Mustaming, serta sejumlah pejabat daerah lainnya.

Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah positif dalam mendukung pendidikan agama dan kesejahteraan santri di Kabupaten Kolaka.

Dengan gerakan ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang tergerak untuk berpartisipasi dalam kegiatan amal serupa, guna membantu meringankan beban hidup masyarakat yang membutuhkan, terutama di lingkungan pondok pesantren

Sumber; Diskominfo Kolaka




Dorong Solusi Berkelanjutan untuk Pembangunan, Pemkab Kolaka Gelar Kompetisi Inovasi Daerah 2024

KOLAKA,SULTRANET.com – Sebagai Upaya dalam memberikan Solusi untuk Pembangunan Berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Kolaka menggelar Kompetisi Inovasi Daerah 2024 yang dikoordinasikan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang), Kamis (05/09/2024).

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah dan diikuti oleh peserta dari berbagai kalangan. Kompetisi tersebut bertujuan untuk mendorong terciptanya inovasi-inovasi baru yang dapat membantu menyelesaikan berbagai permasalahan daerah, khususnya di bidang pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, dan pembangunan daerah.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Kolaka, Drs. Muhammad Fadlansyah, M.Si, menekankan pentingnya inovasi sebagai solusi terhadap tantangan pembangunan yang semakin kompleks. Ia menegaskan bahwa inovasi adalah kunci untuk menemukan solusi yang lebih efektif, efisien, dan berkelanjutan.

“Melalui inovasi, kita bisa menghadapi berbagai permasalahan dengan solusi yang lebih baik, terutama di bidang pelayanan publik dan pembangunan daerah secara keseluruhan,” ujar Fadlansyah.

PJ.. Bupati Kolaka Drs. Muhammad Fadlansyah, M.Si
PJ.. Bupati Kolaka Drs. Muhammad Fadlansyah, M.Si

Fadlansyah juga memberikan apresiasi kepada seluruh peserta kompetisi. Menurutnya, partisipasi aktif peserta adalah bukti semangat masyarakat Kolaka dalam mendorong perubahan dan kemajuan.

“Saya yakin, inovasi-inovasi yang dihasilkan akan memberikan dampak positif terhadap perkembangan daerah,” tambahnya.

Sementara itu, Plh. Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Sulawesi Tenggara, Ir. Rundubeli Hasan, ST, M.Eng, yang mewakili Gubernur Sultra, mengajak para peserta untuk memanfaatkan ajang ini sebagai sarana berbagi ilmu dan pengalaman.

Rundubeli juga menyatakan bahwa kompetisi ini dapat menjadi awal munculnya inovator-inovator baru yang mampu bersaing di tingkat nasional.

“Kompetisi ini harus menjadi ajang untuk saling belajar dan menginspirasi satu sama lain. Semoga inovasi yang dihasilkan mampu meningkatkan daya saing Kabupaten Kolaka,” jelasnya.

Lebih lanjut, Rundubeli berharap kompetisi inovasi ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang. Menurutnya, keberlanjutan acara seperti ini penting untuk memastikan semakin banyaknya inovator lokal yang berkontribusi pada kemajuan daerah.

“Harapan saya, kegiatan ini tidak hanya berhenti di sini, tapi terus berkembang dengan lebih banyak inovator yang lahir dan semakin banyak inovasi yang kompetitif,” pungkasnya.

Kompetisi Inovasi Daerah 2024 di Kolaka ini diharapkan mampu menjadi platform bagi para inovator untuk mengembangkan ide-ide kreatif mereka, sekaligus memberikan solusi nyata untuk berbagai tantangan yang dihadapi oleh pemerintah dan masyarakat.

Kegiatan ini juga diharapkan dapat memperkuat daya saing Kolaka di kancah nasional melalui inovasi yang dihasilkan dari kompetisi ini.




Kunjungi Majelis Ta’lim Desa Bende, Hj. Ende Jayadin tekankan Pentingnya Saling Mengingatkan

KOLAKA, SULTRANET.com – Hj. Ende Jayadin, Ketua Majelis Ta’lim Kabupaten Kolaka, menegaskan pentingnya nilai saling mengingatkan untuk memperkuat kekeluargaan di antara anggota Majelis Ta’lim. Hal ini disampaikan saat kunjungan silaturahminya ke Desa Bende, Kamis (05/09/2024), dalam rangkaian kunjungan kerja di seluruh desa di Kabupaten Kolaka.

Dalam pertemuan tersebut, Hj. Ende Jayadin menekankan bahwa hubungan kekeluargaan yang kokoh antara anggota Majelis Ta’lim akan menjadi fondasi kuat dalam menciptakan masyarakat yang harmonis.

“Kebersamaan dan saling mengingatkan satu sama lain adalah kunci untuk membangun masyarakat yang damai dan harmonis melalui pemahaman agama yang baik,” ujar Hj. Ende dalam sambutannya.

Hj. Ende Jayadin tengah membawakan sambutannya di hadapan Warga Desa Bende
Hj. Ende Jayadin tengah membawakan sambutannya di hadapan Warga Desa Bende

Kunjungan Hj. Ende Jayadin ke Desa Bende merupakan bagian dari agendanya untuk menjalin silaturahmi dengan warga Majelis Ta’lim di berbagai desa.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam memajukan Majelis Ta’lim agar dapat menjadi motor penggerak dalam menciptakan masyarakat yang rukun dan sejahtera.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan Majelis Ta’lim dan memberikan kontribusi penuh demi kemajuan masyarakat melalui pemahaman agama yang lebih baik,” tambahnya.

Salah seorang anggota Majelis Ta’lim Nurul Iman Herliawati menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kunjungan Hj. Ende Jayadin di tengah kesibukannya.

Selain itu Ia mengatakan, kedekatan Hj. Ende dengan warga membuatnya selalu disambut hangat di setiap desa yang dikunjungi.

“Ibu Haja sangat dekat dengan kami. Beliau tidak memberikan batasan dan selalu terbuka kepada siapapun,” ujar Herliawati.

Ibu Herliawati Anggota Majelis Ta'lim Nurul Iman
Ibu Herliawati Anggota Majelis Ta’lim Nurul Iman

Herliawati juga menambahkan bahwa dalam setiap kunjungannya, Hj. Ende selalu menekankan pentingnya saling mengingatkan dan memotivasi para anggota Majelis Ta’lim agar lebih aktif dalam program-program keagamaan.

“Beliau selalu mengingatkan kami untuk menjadi teladan bagi masyarakat, baik yang Muslim maupun non-Muslim,” pungkas Herliawati.

Selain sebagai bagian dari program berkelanjutan Majelis Ta’lim Kabupaten Kolaka, kunjungan tersebut tidak hanya fokus pada pembinaan internal Majelis, tetapi juga bertujuan untuk membangun hubungan yang lebih harmonis dengan masyarakat luas.

Dengan kunjungannya yang intensif, Hj. Ende Jayadin berharap agar Majelis Ta’lim dapat terus memainkan peran penting dalam membangun masyarakat yang damai, penuh toleransi, dan saling menghargai antarwarga desa.




Pemkab Bombana Tingkatkan Kapasitas Satlinmas, Siap Jaga Ketertiban Jelang Pilkada 2024

BOMBANA, sultranet.com – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2024, Pemerintah Kabupaten Bombana kembali mengambil langkah strategis dengan menggelar Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Gelombang II. Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., didampingi Sekretaris Daerah, di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, Kamis (5/9/2024).

Pelatihan ini diikuti oleh 311 peserta yang berasal dari berbagai desa dan kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Bombana. Para peserta yang terlibat merupakan anggota aktif Satlinmas, yang memiliki peran penting dalam menjaga ketertiban dan keamanan, terutama selama masa Pilkada.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menegaskan bahwa keberadaan Satlinmas menjadi salah satu pilar utama dalam menjaga ketentraman masyarakat dan ketertiban umum. Menurutnya, pelatihan ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk mempersiapkan Satuan Perlindungan Masyarakat agar mampu menjalankan tugasnya dengan baik di lapangan.

“Pemerintah menempatkan urusan ketentraman masyarakat, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat sebagai urusan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar. Oleh karena itu, pelatihan ini menjadi langkah strategis untuk memastikan bahwa seluruh anggota Satlinmas memiliki kompetensi dan kesiapan yang memadai dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan,” ujar Edy Suharmanto.

Lebih lanjut, Edy Suharmanto juga menyebutkan bahwa pemerintah Kabupaten Bombana telah menyiapkan beberapa program peningkatan kapasitas Satlinmas. Selain pelatihan ini, salah satu inisiatif yang tengah dikembangkan adalah pembentukan Sistem Informasi Manajemen Linmas (SIM LINMAS). Program ini diharapkan dapat memperkuat sistem keamanan lingkungan dengan partisipasi masyarakat secara sukarela dan swakarsa.

Satlinmas sendiri memiliki peran penting, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban selama berlangsungnya Pemilu maupun Pilkada. Dalam konteks Pilkada 2024 yang akan datang, Satlinmas diharapkan dapat berperan aktif dalam pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS), sehingga dapat tercipta suasana kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Bombana.

Adapun materi pelatihan yang disampaikan dalam kegiatan ini meliputi beberapa aspek utama, seperti indeks potensi kerawanan Pilkada, strategi dan taktik pengamanan TPS, pelibatan pers dalam pengamanan TPS, serta peran penting Satlinmas dan Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) dalam memastikan ketertiban umum selama Pilkada. Pelatihan ini juga menghadirkan narasumber dari pihak kepolisian yang memberikan panduan tentang teknik pengamanan dan penanganan situasi darurat di lapangan.

Peserta Peningkatan Kapasitas Satlinmas
Peserta Peningkatan Kapasitas Satlinmas

Pj. Bupati juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara Satlinmas, SatPol PP, dan pihak kepolisian dalam menjaga keamanan selama proses Pilkada. Dengan demikian, seluruh elemen keamanan dapat bersinergi untuk menciptakan situasi yang kondusif, tidak hanya di hari pemungutan suara, tetapi juga dalam proses kampanye dan pascapemilu.

“Kita berharap pelatihan ini akan memberikan dampak positif dan meningkatkan kualitas pelayanan serta pengawasan oleh Satlinmas di seluruh Kabupaten Bombana. Dengan pengetahuan yang memadai, mereka akan lebih siap dalam mengatasi berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang mungkin muncul selama proses Pilkada,” jelas Edy Suharmanto.

Pelatihan ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk tokoh masyarakat dan peserta pelatihan. Mereka menganggap kegiatan ini sangat relevan, mengingat peran Satlinmas yang kian penting dalam menjaga stabilitas daerah di tengah suasana politik yang dinamis.

Salah seorang peserta pelatihan, mengungkapkan rasa bangganya bisa terlibat dalam pelatihan ini. Ia menilai bahwa materi yang disampaikan sangat berguna untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilannya sebagai anggota Satlinmas, terutama dalam menjaga keamanan lingkungan sekitar.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami. Dengan adanya materi tentang strategi pengamanan TPS dan kerawanan Pilkada, kami jadi lebih siap untuk menjaga keamanan di desa kami masing-masing,” ujarnya

Di sisi lain, pemerintah Kabupaten Bombana juga berharap partisipasi aktif masyarakat dalam sistem keamanan lingkungan akan semakin meningkat melalui kegiatan ini. SIM LINMAS yang direncanakan akan diterapkan di seluruh desa dan kelurahan diharapkan menjadi salah satu sarana untuk memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan Satlinmas dalam menjaga ketertiban dan keamanan.

Dengan adanya pelatihan ini, Kabupaten Bombana semakin siap dalam menghadapi Pilkada 2024. Pelatihan ini tidak hanya memperkuat kapasitas SDM Satlinmas, tetapi juga mendorong terjalinnya kerja sama yang solid antara berbagai pihak terkait demi menciptakan suasana pemilu yang aman, damai, dan tertib.

Pj. Bupati Bombana berharap, dengan kompetensi yang diperoleh melalui pelatihan ini, anggota Satlinmas dapat berkontribusi secara maksimal dalam menjaga keamanan di wilayah masing-masing, sehingga proses Pilkada dapat berjalan lancar dan demokratis.




Pj. Bupati Bombana Buka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Satlinmas untuk Sukseskan Pilkada 2024

Bombana, 5 September 2024 – Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., secara resmi membuka Pelatihan Peningkatan Kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Gelombang II di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, Kamis (5/9/2024). Kegiatan ini diadakan untuk mempersiapkan Satlinmas menghadapi berbagai tantangan dalam menjaga ketentraman masyarakat dan ketertiban umum, terutama dalam rangka menyukseskan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menekankan pentingnya peran Satlinmas dalam memelihara ketentraman dan keamanan masyarakat selama Pilkada. Ia mengatakan, “Pemerintah menempatkan urusan ketentraman masyarakat, ketertiban umum, dan perlindungan masyarakat sebagai urusan pemerintahan wajib yang berkaitan langsung dengan pelayanan dasar. Pelatihan ini merupakan langkah strategis untuk memastikan bahwa seluruh anggota Satlinmas memiliki kompetensi dan kesiapan yang memadai dalam menghadapi berbagai tantangan di lapangan.”

Edy Suharmanto menjelaskan bahwa pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan kapasitas Satlinmas dalam memberikan layanan pengamanan dan perlindungan kepada masyarakat. Ia menambahkan, “Melalui pelatihan ini, diharapkan anggota Satlinmas dapat berperan lebih maksimal dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban, baik di desa, kelurahan, maupun di tempat-tempat umum selama Pilkada nanti.”

Peningkatan kapasitas Satlinmas, lanjut Edy, juga merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam membangun sistem keamanan lingkungan yang lebih baik. Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah adalah dengan membentuk sistem informasi manajemen Linmas (SIM LINMAS) yang bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan secara sukarela dan swakarsa. “Kami berharap dengan adanya SIM LINMAS, partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan semakin meningkat dan Satlinmas dapat bekerja lebih efektif,” tambahnya.

Pelatihan ini diikuti oleh 311 peserta yang berasal dari berbagai desa dan kelurahan di Kabupaten Bombana. Mereka merupakan anggota Satlinmas yang telah terpilih dan dipersiapkan untuk menjadi ujung tombak pengamanan di lapangan selama Pilkada 2024. Materi yang disampaikan dalam pelatihan mencakup beberapa topik penting, antara lain, indeks potensi kerawanan Pilkada, strategi dan taktik pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS), pelibatan pers dalam pengamanan TPS, serta peran Satuan Polisi Pamong Praja (SatPol PP) dan Satlinmas dalam menjaga ketertiban umum.

Pj. Bupati Bombana berharap, melalui pelatihan ini, anggota Satlinmas akan lebih siap dalam menghadapi potensi kerawanan yang dapat mengganggu jalannya Pilkada. “Kami menginginkan agar Satlinmas dapat mengantisipasi segala potensi kerawanan yang ada, termasuk menjaga kerukunan antarwarga dan menghindari terjadinya konflik selama proses Pilkada,” kata Edy Suharmanto.

Selain itu, kegiatan ini juga mendapatkan dukungan penuh dari pihak kepolisian, yang turut berperan sebagai narasumber dan fasilitator dalam pelatihan. Kehadiran kepolisian dalam pelatihan ini memberikan perspektif tambahan bagi peserta mengenai aspek-aspek pengamanan dan pengawasan yang lebih luas. Polisi juga memberikan materi terkait prosedur pengamanan yang harus dilakukan dalam menghadapi situasi darurat serta cara bertindak saat menghadapi potensi gangguan keamanan di TPS.

Kapolres Bombana, AKBP Roni Syahendra, yang turut hadir dalam acara tersebut, mengatakan bahwa peran Satlinmas sangat vital dalam menciptakan suasana yang kondusif di tingkat desa dan kelurahan. “Satlinmas harus mampu bekerja sama dengan aparat keamanan lainnya dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat selama Pilkada 2024. Kita semua harus bergandengan tangan untuk menjaga agar Pilkada berjalan dengan lancar dan damai,” ujarnya.

Pelatihan ini tidak hanya bertujuan untuk meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga membangun kesadaran dan pemahaman peserta mengenai pentingnya peran Satlinmas dalam menjaga keamanan publik. “Satlinmas bukan hanya sebagai pengawal keamanan fisik, tetapi juga sebagai penghubung antara pemerintah dan masyarakat dalam memastikan ketertiban berjalan dengan baik,” jelas AKBP Roni.

Pj. Bupati Bombana berharap dampak dari pelatihan ini akan meningkatkan kualitas pengawasan dan pelayanan yang diberikan oleh Satlinmas di seluruh Kabupaten Bombana. “Pelatihan ini bukan hanya untuk menambah wawasan, tetapi juga untuk memperkuat komitmen Satlinmas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab mereka dengan profesional dan penuh integritas,” ungkap Edy Suharmanto.

Pj. Bupati juga menekankan bahwa peran serta masyarakat dalam menjaga keamanan sangat penting. “Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berpartisipasi aktif dalam menciptakan suasana yang damai selama Pilkada 2024. Mari bersama-sama kita pastikan proses demokrasi ini berjalan dengan aman, tertib, dan tanpa adanya gangguan,” tutupnya.

Dengan pelatihan ini, diharapkan anggota Satlinmas dapat mengimplementasikan ilmu yang didapat dalam menjaga ketertiban dan menciptakan situasi yang kondusif selama Pilkada. Sebagai bagian dari masyarakat yang berperan aktif dalam keamanan, Satlinmas diharapkan dapat memberikan kontribusi yang maksimal, tidak hanya selama Pilkada, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta Bombana yang lebih aman dan nyaman.

Pelatihan Peningkatan Kapasitas Satlinmas yang digelar di Kabupaten Bombana ini diharapkan dapat meningkatkan kesiapan dan kemampuan anggota Satlinmas dalam menjaga keamanan dan ketertiban menjelang Pilkada 2024. Dengan adanya pelatihan yang melibatkan berbagai pihak, termasuk kepolisian, diharapkan Satlinmas dapat berperan lebih maksimal dalam memastikan Pilkada berlangsung aman, damai, dan demokratis.




Percepat Akses Keuangan, Pemkab Kolut Kukuhkan Tim TPAKD

Kolaka Utara, SultraNET. – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara secara resmi mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2024 bertempat di Aula Kantor Bupati Kolaka Utara, Lasusua. Rabu (4/9/2024)

Pembentukan TPAKD ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat Kolaka Utara, sekaligus sebagai upaya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Pengukuhan TPAKD dilakukan oleh Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara yang diwakili oleh Asisten II Sekretariat Daerah, H. Syamsuddin, SH.

Dalam sambutannya, Syamsuddin menekankan pentingnya peran TPAKD sebagai bagian dari sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mempercepat inklusi keuangan di wilayah Kolaka Utara.

“Saya yakin Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten Kolaka Utara akan menjadi ujung tombak dalam mendorong perkembangan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Syamsuddin.

Ia juga berharap agar program-program yang dijalankan oleh TPAKD mampu mengoptimalkan potensi ekonomi yang ada di Kabupaten Kolaka Utara.

Acara pengukuhan ini dihadiri oleh berbagai unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta undangan lainnya yang memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan TPAKD.

Kehadiran mereka mencerminkan komitmen bersama untuk mendukung percepatan akses keuangan di daerah.

Dengan terbentuknya TPAKD, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat Kolaka Utara yang dapat mengakses layanan keuangan formal.

Hal ini diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Latar Belakang Pembentukan TPAKD

Pembentukan TPAKD merupakan bagian dari kebijakan nasional yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tujuan untuk mempercepat akses keuangan di berbagai daerah di Indonesia.

TPAKD berfungsi sebagai forum koordinasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, serta stakeholders lainnya untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam akses keuangan, terutama di daerah-daerah yang masih minim layanan keuangan formal.

TPAKD diharapkan menjadi katalis dalam menggali potensi ekonomi daerah serta memperluas jangkauan layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara juga mengajak seluruh pihak terkait untuk berpartisipasi aktif dalam program-program yang akan dijalankan oleh TPAKD guna mencapai target-target yang telah ditetapkan.

“Pembentukan TPAKD Kolaka Utara diharapkan tidak hanya menjadi langkah strategis dalam meningkatkan akses keuangan, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan inklusif di daerah,” tandasnya

Sumber: Kominfo

 




Dukung Program Kepengurusan di Desa, Hj. Ende Jayadin Intens Silaturahmi ke Rumah Warga

KOLAKA,SULTRANET.com – Ketua Majelis Ta’lim Kabupaten Kolaka Hj. Ende Jayadin secara intens melakukan silaturahmi ke warga masyarakat di berbagai desa di Kecamatan Wundulako untuk memperkuat dan mendukung program kepengurusan Majelis Ta’lim di desa. Silaturahmi ini dilakukan setiap hari pada pukul 16.00 WITA, dengan kunjungan terbaru yang berlangsung pada Selasa (03/09/2024) di Desa Towua.

Dalam setiap kunjungannya, Hj. Ende Jayadin menekankan pentingnya menghidupkan dan mendukung program-program positif yang berkelanjutan di masyarakat.

Ia berharap Majelis Ta’lim dapat menjadi motor penggerak dalam meningkatkan pemahaman agama serta menciptakan kondisi sosial yang damai dan harmonis. Menurut Hj. Ende, keberadaan Majelis Ta’lim yang aktif dan berperan positif sangat penting bagi kemajuan masyarakat, khususnya dalam bidang keagamaan.

“Penting untuk kita pahami pemahaman agama yg baik akan membawa kita mewujudkan kondisi sosial yg baik seperti yang kita semua harapkan, ya, melalui program-program seperti majelis ta’lim ini kita membangun kesadaran setiap individu tidak hanya anggota majelis tapi dapat bermanfaat untuk semua masyarakat”. Terang Hj. Ende.

Di Desa Towua, warga menyambut hangat kunjungan Hj. Ende Jayadin. Ibu Nurbaya, salah satu warga Desa Bende, mengungkapkan bahwa kehadiran Hj. Ende memberikan motivasi dan semangat kepada masyarakat untuk lebih mendalami ajaran agama.

Ibu Nurbaya Majelis Ta'lim Desa Bende
Ibu Nurbaya Majelis Ta’lim Desa Bende

Ia menekankan pentingnya pemahaman agama yang benar agar masyarakat tidak salah dalam menafsirkan ajaran agama, yang bisa berdampak pada aktivitas negatif.

Lebih lanjut, Nurbaya menyampaikan apresiasinya terhadap perhatian yang diberikan Hj. Ende Jayadin terhadap pertumbuhan majelis ta’lim di seluruh Kabupaten Kolaka. Menurutnya, Hj. Ende adalah figur perempuan yang konsisten mendukung kegiatan keagamaan dan sosial di daerahnya.

“Kami sangat bersyukur dan berterimakasih diantara tokoh perempuan di daerah, ibu Hj. Ende sangat peduli terhadap kemajuan majelis ta’lim”. Ungkapnya

Setelah mengunjungi Desa Towua, Hj. Ende Jayadin dijadwalkan akan melanjutkan silaturahminya ke Desa-desa lainnya setiap hari yang dilanjutkan pada jam yang sama yakni majelis ta’lim Desa Bende, Sabiano, dan Ngapa serta desa-desa lainnya.