Bombana Susun Rencana Pembangunan Industri 2024-2044: Sekda Resmi Buka Seminar Akhir

Bombana – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si, secara resmi membuka Seminar Akhir Penyusunan Dokumen Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kota (RPIK) Kabupaten Bombana Tahun 2024-2044, Jumat (23/8/2024). Acara strategis ini digelar di Ruang Rapat Tina Orima, Kantor Bupati Bombana, dengan dihadiri berbagai pihak terkait, termasuk perwakilan pemerintah daerah, akademisi, dan masyarakat.

Seminar ini menjadi momen penting dalam upaya menyusun dokumen RPIK yang akan menjadi acuan pembangunan industri di Bombana selama dua dekade ke depan. Penyusunan dokumen ini merupakan implementasi dari amanat Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2014 tentang Perindustrian, yang mewajibkan pemerintah daerah menyelaraskan rencana pembangunan industri dengan Rencana Induk Pembangunan Industri Nasional (RIPIN) dan Kebijakan Industri Nasional (KIN).

Dalam sambutannya, Sekda Man Arfa menekankan pentingnya dokumen RPIK sebagai pedoman utama untuk memastikan pembangunan industri di Bombana berjalan sesuai arah, tepat sasaran, dan berdaya guna. Ia juga menyoroti pentingnya integrasi antara RPIK Kabupaten Bombana dengan Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) Sulawesi Tenggara dan RIPIN.

“Desain pembangunan industri Kabupaten Bombana dalam bentuk dokumen RPIK ini diharapkan tidak hanya selaras dengan kebijakan nasional dan provinsi, tetapi juga mampu menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi masyarakat di Bombana,” ujar Man Arfa.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pembangunan industri harus mematuhi aspek tata ruang yang telah ditetapkan. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir dampak lingkungan dan menghindari konflik penggunaan lahan. Selain itu, implementasi kegiatan industri harus memenuhi prinsip kelayakan teknis dan ekonomis, mengingat industri adalah sektor bisnis yang berorientasi pada keberlanjutan.

Man Arfa juga menekankan bahwa RPIK akan memuat langkah-langkah strategis untuk mengoptimalkan potensi lokal yang dimiliki Bombana. Dengan pendekatan berbasis potensi daerah, pemerintah daerah berharap mampu menciptakan industri yang tidak hanya kompetitif, tetapi juga inklusif, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Langkah-langkah strategis dalam dokumen RPIK akan menjadi panduan bagi pemerintah, swasta, dan masyarakat dalam mengembangkan sektor industri. Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi untuk mendukung implementasi rencana ini,” tambahnya.

Seminar ini menjadi ruang diskusi yang produktif, di mana para peserta memberikan masukan konstruktif untuk penyempurnaan dokumen RPIK. Masukan tersebut mencakup penguatan potensi lokal, inovasi teknologi, pengelolaan lingkungan, hingga pengembangan sumber daya manusia yang mendukung sektor industri.

Selain itu, dokumen RPIK juga diharapkan mampu memberikan arah pembangunan industri yang berkelanjutan, dengan memperhatikan prinsip-prinsip ekonomi hijau. Hal ini penting untuk memastikan bahwa pengembangan industri di Bombana tidak hanya mendongkrak pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Seminar ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana untuk terus mendorong pembangunan yang terencana dan berkesinambungan. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, dokumen RPIK diharapkan mampu menjadi landasan kuat dalam mewujudkan visi Bombana sebagai salah satu pusat industri unggulan di Sulawesi Tenggara.

Acara yang berlangsung selama beberapa jam ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menyelesaikan dokumen RPIK sesuai jadwal, sehingga dapat segera ditetapkan sebagai peraturan daerah. Dengan dokumen RPIK yang komprehensif, Bombana optimis mampu menjawab tantangan pembangunan industri di masa depan, sekaligus memaksimalkan potensi daerah untuk kesejahteraan masyarakat.

“Penyusunan dokumen ini adalah langkah besar untuk memastikan bahwa Bombana siap menjadi salah satu pemain utama dalam pembangunan industri berkelanjutan. Kolaborasi semua pihak akan menjadi kunci keberhasilan implementasinya,” tutup Man Arfa.




Pj. Bupati Bombana Hadiri Penetapan MoU Perubahan APBD 2024

Bombana, SultraNET. – Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, menghadiri rapat paripurna yang digelar di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Bombana pada Kamis (22/8).

Rapat tersebut bertujuan untuk membahas dan menyetujui penetapan serta penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) terkait rancangan perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD Tahun Anggaran 2024, yang kini menjadi Perubahan KUA dan Perubahan Prioritas Plafon Anggaran (PPA) APBD 2024.

Dalam rapat yang dihadiri oleh anggota DPRD dan sejumlah pejabat daerah, Edy Suharmanto menekankan pentingnya perubahan ini sebagai langkah untuk menyesuaikan anggaran dengan kebutuhan dan prioritas pembangunan daerah yang mendesak.

Penetapan ini diharapkan dapat mempercepat realisasi program-program strategis dan meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran, sehingga pembangunan di Bombana dapat berjalan lebih optimal.

“Perubahan KUA dan PPA APBD ini adalah respons kami terhadap dinamika kebutuhan pembangunan daerah. Dengan adanya penyesuaian ini, kami berharap anggaran dapat dialokasikan secara lebih tepat guna menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung prioritas pembangunan yang telah ditetapkan,” ujar Edy Suharmanto.

Selama rapat, berbagai aspek dari perubahan KUA dan PPA APBD dibahas secara mendetail, termasuk penyesuaian alokasi dana untuk sektor-sektor prioritas seperti infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan. Diskusi yang mendalam ini bertujuan untuk memastikan bahwa perubahan anggaran tersebut mampu menjawab tantangan pembangunan daerah yang terus berkembang.

Penandatanganan MoU oleh Pj. Bupati Bombana dan pihak DPRD menandai langkah awal yang penting dalam implementasi anggaran yang lebih responsif dan efektif. Hal ini juga merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah untuk menjalankan pengelolaan anggaran yang transparan dan akuntabel.

“Saya mengajak seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun DPRD, untuk terus berkolaborasi dan bekerja sama demi kemajuan Kabupaten Bombana. Hanya dengan sinergi yang kuat, kita bisa memastikan bahwa setiap rupiah dari anggaran digunakan secara maksimal untuk kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Dengan penetapan dan penandatanganan MoU ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap perubahan KUA dan PPA APBD 2024 dapat segera diimplementasikan, membawa dampak positif bagi percepatan pembangunan daerah dan peningkatan kualitas hidup masyarakat.

Sumber: Kominfo




Pj. Bupati Bombana Resmikan Pencanangan Program Desa Cinta Statistik

Bombana,  Sultranet.com – Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, meresmikan pencanangan dan sosialisasi program Desa/Kelurahan Cinta Statistik (CANTIK) se-Kabupaten Bombana. Acara ini berlangsung di Desa Lakomea, Kecamatan Rarowatu, dan diinisiasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Bombana. Program Desa Cantik bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan penggunaan data statistik dalam perencanaan pembangunan di tingkat desa dan kelurahan. Kamis (22/8/2024)

Acara sosialisasi tersebut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bombana, Sekretaris Daerah, para Asisten, Staf Ahli, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Badan Pusat Statistik, para Camat, Kepala Desa/Lurah, serta masyarakat setempat. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan dukungan penuh terhadap inisiatif yang diharapkan mampu meningkatkan kapabilitas statistik di tingkat desa.

Dalam sambutannya, Edy Suharmanto menekankan pentingnya data sebagai dasar perencanaan pembangunan yang tepat dan akurat. Ia mengutip pernyataan Presiden Joko Widodo yang menyebut data sebagai kekayaan baru bangsa, dan menjelaskan bahwa hal ini menjadi dasar diterbitkannya Peraturan Presiden No. 39 Tahun 2019 tentang Kebijakan Satu Data Indonesia (SDI).

“Salah satu upaya yang kami lakukan untuk pembangunan adalah mendorong desa dan kelurahan di Kabupaten Bombana agar memperbaiki pengelolaan data mereka. Data yang baik dan akurat menjadi pondasi penting untuk perencanaan yang efektif,” ujar Edy Suharmanto.

Pemerintah Kabupaten Bombana menyambut baik pembinaan statistik sektoral tingkat desa dan kelurahan yang dilakukan oleh BPS melalui program Desa Cantik ini. Dengan adanya program tersebut, diharapkan kapabilitas statistik desa dapat meningkat, sehingga data yang dihasilkan lebih berkualitas dan bisa digunakan sebagai dasar pengambilan keputusan yang tepat sasaran dalam pembangunan desa.

Di akhir sambutannya, Pj. Bupati juga mengajak seluruh Kepala OPD untuk mendukung pelaksanaan program ini dan bersinergi dengan BPS guna mensukseskan program Desa Cantik di Kabupaten Bombana.

“Saya berharap desa dan kelurahan yang terpilih dapat menjadi contoh teladan dalam pelaksanaan statistik yang mandiri, tidak hanya untuk desa dan kelurahan lain di Bombana, tetapi juga di tingkat provinsi dan nasional,” tambahnya.

Untuk Kabupaten Bombana, desa dan kelurahan yang terpilih untuk program ini antara lain Desa Lakomea, Kecamatan Rarowatu; Desa Lantawonua, Kecamatan Rumbia; Desa Tapuahi, Kecamatan Rumbia Tengah; Kelurahan Aneka Marga, Kecamatan Rarowatu Utara; Desa Tunas Baru, Kecamatan Rarowatu Utara; dan Desa Lantari, Kecamatan Lantari Jaya.

Sebagai bagian dari acara ini, Pj. Bupati juga menyerahkan piagam penghargaan kepada perwakilan desa yang terpilih. Penggunaan data statistik yang baik diharapkan dapat mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan yang lebih terarah di wilayah Kabupaten Bombana.




Dorong Pengembangan Olahraga, Pj. Bupati Bombana Resmikan Renovasi Lapangan Tenis

Bombana, Sultranet.com – Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, meresmikan renovasi Lapangan Tenis yang terletak di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bombana. Acara peresmian yang digelar pada Kamis (22/8) ini dihadiri oleh sejumlah pimpinan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Bombana, Sekretaris Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta berbagai pihak terkait.

Dalam sambutannya, Edy Suharmanto menegaskan bahwa renovasi lapangan tenis ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mendukung pengembangan olahraga di Bombana dan meningkatkan kualitas fasilitas publik yang dapat dimanfaatkan oleh seluruh masyarakat.

“Renovasi ini bukan hanya tentang memperbaiki fasilitas fisik, tetapi juga merupakan langkah nyata kami untuk mendorong masyarakat agar lebih aktif berolahraga. Kami ingin menciptakan sarana yang berkualitas bagi para atlet tenis lokal dan masyarakat umum,” ujar Edy Suharmanto.

Renovasi yang dilakukan mencakup perbaikan menyeluruh pada permukaan lapangan, pemasangan sistem pencahayaan yang lebih baik, serta penyediaan fasilitas pendukung lainnya. Dengan fasilitas yang lebih memadai, diharapkan lapangan tenis ini dapat menjadi pusat kegiatan olahraga yang aktif di Bombana.

Selain itu, Pj. Bupati Bombana juga mengungkapkan rencana untuk mengadakan berbagai turnamen tenis di lapangan yang baru direnovasi ini. Turnamen-turnamen tersebut diharapkan dapat menjadi ajang unjuk bakat bagi para pemain lokal dan sekaligus mendorong minat lebih besar terhadap olahraga tenis di kalangan masyarakat.

“Kami berencana untuk menyelenggarakan turnamen tenis yang dapat menarik partisipasi luas dari masyarakat dan menjadi wadah bagi atlet-atlet lokal untuk menunjukkan kemampuan mereka. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk terus mendukung perkembangan olahraga di Bombana,” tambahnya.

Dengan peresmian renovasi lapangan tenis ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat dan menjadi pusat kegiatan olahraga yang produktif. Langkah ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui aktivitas fisik dan olahraga yang lebih teratur.




Pj. Bupati Bombana Resmikan Lapangan Tenis Baru, Wujudkan Komitmen Pengembangan Olahraga

Bombana – Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, secara resmi meresmikan renovasi Lapangan Tenis yang berlokasi di Rumah Jabatan (Rujab) Bupati Bombana, Kamis (22/8/2024). Peresmian ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta pihak-pihak terkait lainnya.

Renovasi ini merupakan bagian dari langkah strategis Pemerintah Kabupaten Bombana dalam meningkatkan kualitas fasilitas publik sekaligus mendukung pengembangan olahraga, khususnya tenis, di daerah tersebut. Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menegaskan pentingnya penyediaan sarana olahraga yang layak sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat.

“Renovasi lapangan tenis ini adalah bukti nyata komitmen kami untuk menciptakan fasilitas olahraga yang lebih baik. Harapan kami, fasilitas ini tidak hanya menjadi tempat berolahraga tetapi juga wadah bagi atlet lokal untuk mengasah kemampuan mereka,” ujar Edy Suharmanto.

Renovasi yang dilakukan meliputi perbaikan menyeluruh pada permukaan lapangan, pemasangan sistem pencahayaan modern untuk mendukung kegiatan olahraga di malam hari, serta penambahan fasilitas pendukung seperti tempat duduk penonton dan ruang ganti yang lebih representatif. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan pengguna dan mendorong minat masyarakat untuk lebih aktif berolahraga.

Selain itu, Edy Suharmanto juga mengungkapkan rencana pemerintah daerah untuk menjadikan lapangan tenis ini sebagai pusat kegiatan olahraga dengan menggelar berbagai turnamen. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk menghidupkan atmosfer kompetisi, tetapi juga sebagai ajang unjuk bakat bagi para atlet tenis lokal, sekaligus memperkenalkan Kabupaten Bombana sebagai daerah yang peduli terhadap pengembangan olahraga.

“Kami ingin menjadikan lapangan ini lebih dari sekadar fasilitas. Kami berencana mengadakan turnamen, baik tingkat lokal maupun regional, untuk memberikan ruang bagi atlet-atlet kita bersinar. Hal ini sekaligus menjadi daya tarik bagi masyarakat dan meningkatkan semangat olahraga di Bombana,” tambahnya.

Acara peresmian berlangsung dengan suasana penuh antusiasme. Para tamu undangan turut memberikan apresiasi atas inisiatif pemerintah daerah dalam merenovasi fasilitas olahraga ini. Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati Bombana juga mengajak masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas ini dengan sebaik-baiknya, sekaligus menjaga kelestariannya.

Renovasi lapangan tenis ini tidak hanya menjadi simbol komitmen pemerintah terhadap pengembangan olahraga, tetapi juga diharapkan dapat mendorong berbagai manfaat sosial lainnya, seperti mempererat silaturahmi di antara masyarakat dan meningkatkan pola hidup sehat.

Lapangan tenis ini kini menjadi salah satu ikon baru di Bombana, yang mencerminkan upaya kolaboratif antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun daerah. Pemerintah Kabupaten Bombana berharap, langkah ini dapat menjadi contoh nyata bagaimana investasi pada sektor olahraga dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Peresmian ditutup dengan kegiatan bermain tenis bersama yang melibatkan Pj. Bupati, Forkopimda, dan masyarakat, sebagai simbol dimulainya era baru dalam pengembangan olahraga di Kabupaten Bombana. Dengan semangat yang sama, Edy Suharmanto optimis bahwa Bombana dapat melahirkan atlet-atlet tenis yang mampu berkompetisi di kancah nasional maupun internasional.

“Lapangan tenis ini adalah awal dari cita-cita besar kita bersama. Mari kita jadikan olahraga sebagai bagian dari identitas Bombana, sebuah kabupaten yang aktif, sehat, dan penuh prestasi,” pungkasnya.




Duplikat Bendera Pusaka Dikibarkan di Lasusua

Lasusua, SultraNET.com – Upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79 di Lapangan Aspirasi Lasusua, Kolaka Utara, berlangsung dengan penuh khidmat pada Sabtu (17/8).

Puncak dari acara ini adalah pengibaran duplikat bendera pusaka, yang menjadi simbol kebanggaan dan semangat perjuangan bagi seluruh masyarakat yang hadir.

Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, bertindak sebagai Inspektur Upacara. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya menjaga semangat kemerdekaan dan meneruskan perjuangan para pahlawan dalam bentuk pembangunan yang berkelanjutan.

“Kemerdekaan ini adalah amanah besar yang diberikan oleh para pahlawan kepada kita. Tugas kita sekarang adalah menjaga dan mengisi kemerdekaan ini dengan kerja keras dan semangat persatuan,” ujar Dr. Sukanto.

Prosesi pengibaran bendera yang dipimpin oleh Iptu Pol. Muhammad Subhan, S.H., sebagai komandan upacara, berlangsung dengan lancar dan tertib. Keberhasilan pasukan pengibar bendera (Paskibra) dalam menjalankan tugas mereka menambah kesan khidmat pada upacara ini.

Upacara ini dihadiri oleh berbagai elemen pemerintah daerah, TNI, Polri, pelajar, serta masyarakat umum. Suasana penuh patriotisme terasa kuat, dengan antusiasme para peserta dan warga yang mengikuti jalannya acara dengan penuh khidmat.

Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, bertindak sebagai Inspektur Upacara
Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, bertindak sebagai Inspektur Upacara

Dengan semangat yang menggelora pada peringatan ini, diharapkan masyarakat Kolaka Utara terus mengingat perjuangan para pahlawan dan menjaga semangat kemerdekaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita jadikan momen ini sebagai pengingat bahwa perjuangan belum selesai. Kita harus terus bekerja keras demi kemajuan bangsa dan daerah kita,” tutup Dr. Sukanto dalam pesannya.

Sumber : Kominfo 




3 Siswi SMK di Muna Wakili Sultra di Ajang O2SN

MUNA, SultraNET. – Tiga siswi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kabupaten Muna berhasil mewakili Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam ajang Olimpiade Olahraga Sekolah Nasional (O2SN) tahun 2024 yang akan diselenggarakan di Jakarta.

Ketiga siswi yang akan berlaga di tingkat nasional tersebut adalah Marsya Isyana Sudirman dari SMK Negeri 2 Muna, Marwati dari SMK Negeri 7 Muna, dan Tasya dari SMK Teknologi Maligano. Mereka masing-masing akan bertanding di cabang olahraga (Cabor) renang, atletik, dan badminton.

Sebelum mendapatkan kesempatan untuk bertanding di level nasional, ketiga siswi ini telah meraih medali emas di ajang O2SN tingkat provinsi, yang menjadi tiket untuk maju ke kompetisi nasional. Prestasi mereka menjadi kebanggaan tersendiri bagi sekolah dan daerah mereka.

Kepala SMK Negeri 2 Muna, Mardia Bua Sirua, menyatakan rasa bangganya atas prestasi Marsya Isyana Sudirman, salah satu siswi yang akan mewakili sekolahnya di tingkat nasional.

“Untuk O2SN, alhamdulilah baru tahun ini ada siswa dari SMKN 2 Muna yang berhasil sampai ke tingkat nasional. Saya rasa ini adalah prestasi yang luar biasa,” ujar Mardia pada Sabtu, 10 Agustus 2024.

Mardia berharap prestasi ini akan memotivasi siswa-siswi lainnya di SMKN 2 Muna dan sekolah lain untuk terus berprestasi.

“Kami bersyukur, harapan kami ke depan mudah-mudahan setelah ini akan lahir bibit-bibit baru di SMKN 2 Muna dan sekolah lainnya,” tambahnya.

Kepala SMK Negeri 7 Muna, La Unsa, juga menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian Marwati. Menurutnya, walaupun SMKN 7 Muna merupakan sekolah yang baru beberapa tahun didirikan, sudah mampu melahirkan siswa berprestasi yang bisa membawa nama baik sekolah dan daerah hingga tingkat nasional.

“Alhamdulillah dan rasa syukur kami ucapkan atas prestasi yang dicapai anak-anak kami ini. Kita sadar betul bahwa untuk sampai ke level nasional tidaklah mudah, tapi mereka sudah membuktikan bahwa mereka mampu,” pungkas La Unsa.

Pewarta: Borju




4 Caleg Terpilih di Muna Belum Sampaikan LHKPN

MUNA, SultraNET. – Sebanyak 30 Calon Legislatif (Caleg) DPRD Kabupaten Muna terpilih hasil Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 tidak lama lagi bakal dilantik. Namun, dari 30 Caleg terpilih tersebut, masih tersisa empat orang yang belum menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN).

Ketua KPU Kabupaten Muna, LM Askar Adi Jaya, mengatakan bahwa penyampaian LHKPN diatur dalam Peraturan KPU No 6 Tahun 2024 tentang penetapan pasangan calon terpilih, penetapan perolehan kursi, dan penetapan calon terpilih dalam pemilihan umum.

“Dari empat yang belum menyampaikan, seluruhnya merupakan Caleg yang baru terpilih hasil Pemilu 2024,” kata Askar saat memberikan sambutan pada kegiatan kelas Pemilu di salah satu hotel di Kota Raha, Senin (5/8/2024).

Askar menjelaskan bahwa caleg terpilih wajib menyampaikan LHKPN 21 hari sebelum masa pelantikan pada 16 Oktober 2024.

“LHKPN penting karena jika tak disampaikan, pihak KPU tak akan memasukkan sebagai Caleg yang akan dilantik nantinya,” jelasnya.

Ia juga menghimbau dan mengingatkan caleg terpilih agar segera melakukan pelaporan. Partai politik juga diminta untuk mengingatkan caleg terpilihnya agar tidak menjadi polemik di kemudian hari.

Pelantikan 30 Caleg DPRD Kabupaten Muna akan menjadi momen penting dalam pemerintahan daerah. Namun, tanpa pemenuhan kewajiban pelaporan harta kekayaan, pelantikan ini bisa tertunda bagi empat caleg yang belum menyampaikan LHKPN mereka.

Pewarta: Borju




Proyek APBN di Kelurahan Sidodadi Muna Dinilai Tidak Transparan

Muna, SultraNET – Sebanyak 26 kelurahan di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) menerima alokasi anggaran sebesar Rp5,2 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tahun 2024. Setiap kelurahan menerima Rp200 juta untuk pembangunan sarana dan prasarana serta pemberdayaan masyarakat.

Proses pembangunan ini telah dimulai di berbagai kelurahan di Bumi Sowite, termasuk di Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Batalaiworu. Namun, pembangunan ini mendapat sorotan dari warga setempat karena dianggap kurang transparan.

Di Kelurahan Sidodadi, tidak ada papan informasi terkait program pembangunan yang sedang dikerjakan.

Hal ini menjadi pemicu kritikan dari warga yang menilai pemerintah kelurahan tidak transparan. Amran, seorang warga Sidodadi, memposting keluhan ini di laman Facebook-nya.

“Apakah papan kegiatan dana kelurahan tidak wajib dipasang di lokasi kerja???” tulis Amran, disertai beberapa foto lokasi kegiatan drainase yang memang tidak terlihat adanya papan informasi.

Amran yang dihubungi via WhatsApp mengonfirmasi hal tersebut. Ia mengatakan, foto tersebut diambil pada Jumat sore, 2 Agustus 2024.

“Tadi sore saya ambil gambarnya di lokasi kegiatan, memang tidak ada papan informasinya. Setahu saya, sebagai bentuk transparansi publik, semua kegiatan yang menggunakan uang negara harus disertai papan informasi agar kita masyarakat tahu kegiatan apa itu, dananya dari mana, dan berapa besar anggarannya,” ujarnya.

Amran juga mengungkapkan bahwa kegiatan di Kelurahan Sidodadi dengan total anggaran Rp200 juta tersebut diduga dilakukan tanpa musyawarah sebelumnya dengan masyarakat.

“Saya kurang tahu apakah itu atas aspirasi masyarakat atau tidak karena setahu saya tidak pernah ada rapat atau musyawarah di kelurahan soal kegiatan ini,” tambahnya.

Menanggapi hal ini, Lurah Sidodadi Nanang Lesmana mengatakan bahwa papan informasi kegiatan sudah ada, hanya saja belum sempat dipasang.

“Adami papan informasinya, memang kita belum sempat pasang saja karena sebenarnya pekerjaan ini belum mau dikerja, tapi besok saya suruh pasang,” ucap Nanang yang dihubungi via WhatsApp pada Jumat malam, 2 Agustus 2024.

Nanang menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan usulan masyarakat melalui ketua RK di lingkungan masing-masing. Pihaknya kemudian mengevaluasi usulan tersebut untuk menentukan mana yang menjadi prioritas.

“Kita cermati usulan itu yang mana yang prioritas, kemudian kita tindaklanjuti dan tentunya kita juga berdasarkan anggaran yang ada. Jadi semua itu berdasarkan apa yang dibutuhkan masing-masing lingkungan,” pungkasnya.

Pewarta : Borju




Plt Bupati Muna Lakukan Mutasi Eselon III dan IV: Berikut Nama-Namanya

MUNA, SultraNET. – Pemerintah Daerah Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) kembali melakukan mutasi pejabat eselon III dan IV yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Muna pada Jumat, 12 Juli 2024.

Pelantikan ini berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 345 Tahun 2024 yang ditandatangani oleh Plt Bupati Muna, Bachrun Labuta.

Dalam sambutannya, Bachrun Labuta menekankan bahwa mutasi tersebut adalah hasil evaluasi kinerja ASN di lingkup pemerintah daerah.

“Mutasi hari ini adalah keputusan bersama berdasarkan hasil evaluasi dari kinerja ASN di lingkup pemerintah daerah,” ujar Bachrun.

Ia juga mengucapkan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik dan berharap mereka dapat bekerja dengan baik sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing.

Berikut nama-nama pejabat eselon III dan IV yang baru dilantik:

1. La Ode Sarlan Saera menjabat sebagai Sekretaris Balitbang.

2. La Ode Muhammad Taufiq menjabat sebagai Kepala Barang dan Jasa.

3. La Ode Muhammad Syahrullah menjabat sebagai Sekretaris Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

4. Wa Ode Hartati Sukarsih menjabat sebagai Sekretaris BKPSDM.

5. La Ode Ismail menjabat sebagai Kepala Bagian Kerja Sama Sekretariat Daerah.

6. La Impres menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perhubungan.

7. Rini Suherlina menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan.

8. Syamsurya menjabat sebagai Sekretaris Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

9. Milandy La Ode Bangsawan menjabat sebagai Camat Kontu Kowuna.

10. Muhammad Ardy Ramadhan menjabat sebagai Camat Lohia.

11. Muhammad Israjunaid menjabat sebagai Kepala Bidang Perdagangan Industri Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

12. Muslim Palari menjabat sebagai Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan Permukiman.

13. Pangeran Abdul Azis Salam menjabat sebagai Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan.

14. Rachmawati menjabat sebagai Kepala Bidang Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

15. Yasin menjabat sebagai Kepala Bidang Perizinan dan Kelembagaan Dinas Koperasi dan UMKM.

16. Zulfakar menjabat sebagai Kepala Bidang Kerja Sama Pengawasan dan Promosi Investasi Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

17. Ariano Dano menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.

18. Muhammad Fajar menjabat sebagai Kepala Bidang Persandian Dinas Kominfo.

19. Indrayana menjabat sebagai Kepala Bidang Penanganan Fakir Miskin Dinas Sosial.

20. Nurhayati menjabat sebagai Pengelola Pemberdayaan Masyarakat Kecamatan Kabawo.

21. Asmawati menjabat sebagai Lurah Laimpi.

Pelantikan tersebut diharapkan dapat membawa angin segar bagi pemerintahan Kabupaten Muna dalam mencapai kinerja yang lebih baik dan efektif.

Pewarta: Rustam