GTRA Bombana Persiapkan Pemberian Sertifikat Tanah Kegiatan Redistribusi

Bombana, Sultranet.com – Pj. Bupati Kabupaten Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, memimpin sidang Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) di kantor Pertanahan Kabupaten Bombana pada Selasa (2/7/2024). Sidang ini bertujuan untuk membahas pemberian sertifikat tanah dalam kegiatan redistribusi, yang merupakan bagian dari program strategis nasional untuk pemerataan kepemilikan tanah.

Sidang tersebut dihadiri oleh berbagai pihak terkait, termasuk Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bombana, Forkopimda, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta pihak lainnya. Dalam pertemuan tersebut, Drs. Edy Suharmanto menekankan pentingnya reforma agraria dalam upaya pemerataan struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah.

“Reforma agraria merupakan program strategis nasional yang memiliki peran penting dalam upaya pemerataan struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah,” ujar Drs. Edy Suharmanto.

Pj. Bupati Edy Suharmanto menjelaskan bahwa penyelesaian konflik agraria dilakukan melalui penataan aset tanah yang dikuasai oleh negara dan telah dimanfaatkan oleh masyarakat melalui kegiatan redistribusi tanah. “Pelaksanaan redistribusi tanah merupakan implementasi dari Amanat Undang-undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria. Ini sangat penting, jadi saya harap dimaksimalkan,” tambahnya.

Redistribusi tanah bertujuan memberikan dasar pemilikan tanah sekaligus kepastian hukum hak atas tanah kepada subjek yang memenuhi persyaratan. Diharapkan, hal ini dapat memperbaiki serta meningkatkan keadaan sosial ekonomi subjek redistribusi tanah.

Dalam sidang GTRA ini, sebanyak 1.189 bidang tanah menjadi fokus pada pemeriksaan berkas yang telah diinventarisasi dan diidentifikasi serta dilakukan penelitian lapangan oleh tim BPN. Pemeriksaan bidang tanah yang di luar kawasan hutan ini akan dilanjutkan dengan pembuatan SK Penetapan Subjek Redistribusi Tanah oleh Bupati pada tahap akhir.

Sidang ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Bombana dalam mempercepat dan memaksimalkan pelaksanaan reforma agraria guna menciptakan keadilan dan kesejahteraan bagi masyarakat.




HUT Bhayangkara, Pemkab Bombana Apresiasi Kepolisian

Bombana, Sultranet.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si, mewakili Pj. Bupati Bombana, turut hadir dalam upacara peringatan Hari Bhayangkara ke-78 yang digelar dengan khidmat di Lapangan Polres Bombana pada Senin (1/7/2024). Acara ini mengusung tema “Polri Presisi Mendukung Percepatan Transformasi Ekonomi yang Inklusif dan Berkelanjutan Menuju Indonesia Emas,” yang menekankan peran penting Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Upacara dipimpin oleh Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bombana, Roni Syahendara, SH., SIK., M.Si. Dalam sambutannya, ia menyatakan bahwa tema Hari Bhayangkara tahun ini mencerminkan semangat Polri yang terus berinovasi mengikuti perkembangan zaman. Polri dituntut untuk melaksanakan tugas dengan baik dan profesional sebagai penjaga harkamtibmas, pengayom, dan pelayan masyarakat serta sebagai penegak hukum.

Kapolres juga mengajak semua pihak, baik stakeholder yang ada maupun seluruh masyarakat di Kabupaten Bombana, untuk selalu menjaga persatuan dan kesatuan, serta menjaga situasi yang aman dan kondusif di wilayah Bombana.

Sekda Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi yang mendalam kepada jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam menjaga keamanan dan keselamatan di wilayah Bombana. Dia menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah dan Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi pembangunan daerah.

Upacara tersebut dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Bombana, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Rumbia dan Lurah Lameroro, tokoh masyarakat, serta anggota Polri. Acara berlangsung dengan khidmat, diiringi dengan penghormatan kepada para Bhayangkara yang gugur dalam tugas serta pembacaan doa untuk keselamatan dan kesuksesan Polri di masa yang akan datang.




Peserta MTQ Bombana Siap Bersaing di Tingkat Provinsi

Bombana, Sultranet.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si., secara resmi melepas para peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) yang akan mewakili Kabupaten Bombana dalam ajang bergengsi tingkat provinsi Sulawesi Tenggara.Kamis (20/6/2024),

Acara pelepasan ini berlangsung di Kantor Bupati Bombana dan dihadiri oleh perwakilan Departemen Agama Kabupaten Bombana, Asisten 2, serta keluarga dan pendukung peserta.

Sebanyak 33 peserta yang telah lolos seleksi akan berkompetisi di Kabupaten Konawe Utara dalam serangkaian perlombaan MTQ. Mereka akan menunjukkan kemampuan membaca Al-Qur’an serta mengikuti berbagai cabang perlombaan lainnya seperti Tartil, Tahfidz, dan Tafsir.

Sekda Bombana memberikan semangat serta pesan kepada para peserta untuk menjaga sportivitas, berkompetisi dengan baik, dan mengharumkan nama Kabupaten Bombana di tingkat provinsi.

Para peserta MTQ dari Bombana telah melakukan persiapan intensif selama beberapa bulan, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan berbagai pihak.

Keberhasilan mereka mencapai babak provinsi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan semangat juang yang tinggi, para peserta dan rombongan dari Bombana berangkat ke Konawe Utara dengan harapan membawa pulang prestasi gemilang bagi daerah mereka.

Ajang MTQ Provinsi Sulawesi Tenggara tahun ini diharapkan tidak hanya sebagai wadah untuk berkompetisi, tetapi juga sebagai momentum memperkuat persatuan dan kecintaan terhadap Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Reporter: Aldi. L




Pemkab Bombana Mulai Susun Rencana Pembangunan Industri

Bombana, Sultranet.com –  Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM Kabupaten Bombana menggelar seminar awal untuk menyusun Dokumen Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kota (RPIK) di ruang rapat LPTQ Kantor Bupati Bombana. Acara ini resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si. Kamis (20/6/2024),

Seminar ini bertujuan untuk merumuskan visi, misi, tujuan, dan sasaran pembangunan industri di Kabupaten Bombana, serta menetapkan industri prioritas dan industri unggulan berbasis Industri Kecil Menengah (IKM).

Selain itu, dokumen RPIK juga akan mencakup program-program pembangunan industri prioritas, perwilayahan industri, kriteria Kawasan Peruntukan Industri (KPI) sesuai Permenprin Nomor 30 Tahun 2020, serta program-program pembangunan KPI dan KSIKM.

Pembangunan industri di Kabupaten Bombana direncanakan melalui tiga tahap strategis. Tahap pertama, dari tahun 2024 hingga 2028, akan difokuskan pada peningkatan nilai tambah sumber daya alam.

Tahap kedua, tahun 2029 hingga 2033, akan berupaya meningkatkan daya saing global dengan mengelola komoditas unggulan daerah. Sedangkan tahap ketiga, dari tahun 2034 hingga 2044, ditargetkan untuk mengembangkan masyarakat industri yang maju dan berdaya saing global berdasarkan potensi unggulan daerah.

Sekda Bombana, Drs. Man Arfa, menegaskan bahwa RPIK akan menjadi panduan strategis untuk mengarahkan pembangunan sektor industri secara berkelanjutan dan inklusif di Kabupaten Bombana.

“Kami berharap dokumen ini tidak hanya merencanakan untuk jangka pendek, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan serta melibatkan semua pihak terkait,” katanya.

Diskusi dalam seminar ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, tokoh masyarakat, serta pelaku industri lokal. Narasumber dari Universitas Haluoleo Kendari, Prof. Dr. Sudirman Zaid, SE., M.Si dan Dr. Ir. LM. Nurrakhmat ST., MT., turut hadir untuk membahas potensi sektor industri yang dapat dikembangkan serta mengidentifikasi tantangan yang perlu diatasi dalam penyusunan RPIK.

Reporter: Aldi.L




Berantas Demam Berdarah, Dinkes Bombana Tingkatkan Kerja Sama Lintas Sektor

Bombana, Sultranet.com – Dalam upaya mewujudkan Indonesia bebas dari penyakit demam berdarah, Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana berperan aktif dengan meningkatkan kerja sama lintas sektor. Program pemberantasan demam berdarah ini diinisiasi untuk melibatkan partisipasi masyarakat dalam pencegahan penyebaran virus dengue yang mematikan. Jum’at 14 Juni 2024

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana, Darwin, SE, menekankan bahwa penyakit demam berdarah merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia, termasuk di wilayah Kabupaten Bombana. “Keterlibatan masyarakat dalam memerangi penyakit ini menjadi kunci utama dalam mencapai Indonesia bebas dengue,” ujar Darwin.

Untuk mencapai tujuan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari pemuda, ibu rumah tangga, hingga komunitas peduli lingkungan, untuk bersatu dalam upaya pencegahan demam berdarah. Melalui kegiatan sosialisasi, penyuluhan, dan kampanye kesehatan, masyarakat diajak untuk menjaga kebersihan lingkungan, menghilangkan tempat perindukan nyamuk Aedes aegypti, serta meningkatkan kebiasaan hidup bersih dan sehat.

Dinas Kesehatan juga melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap kasus demam berdarah di wilayahnya. Dengan data yang akurat dan terkini, langkah-langkah pencegahan dan penanggulangan dapat lebih tepat dan efektif.

Salah satu langkah nyata dalam program Pemberantasan Penyakit (P2P) adalah peningkatan kerja sama lintas sektor antara Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup, pemerintah desa, dan stakeholder terkait lainnya. Kolaborasi ini memungkinkan sinergi dalam menangani permasalahan demam berdarah secara komprehensif dan terpadu.

“Kunjungan ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan bantuan serta dukungan kepada masyarakat yang terkena musibah kebakaran,” ungkap Darwin.

Komitmen serta partisipasi aktif masyarakat sangat diapresiasi dalam upaya pemberantasan demam berdarah. Dengan kerja sama yang baik, diharapkan Indonesia dapat mencapai target menjadi negara bebas dengue dalam waktu yang relatif singkat. Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana terus mengampanyekan pentingnya peran setiap individu dalam menjaga kesehatan pribadi, keluarga, dan lingkungan.

Selain itu, inovasi dan teknologi juga dimanfaatkan dalam program ini. Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana telah mengembangkan aplikasi P2P untuk memudahkan masyarakat melaporkan kasus demam berdarah, mengetahui informasi terkini seputar pencegahan, dan mengakses layanan kesehatan terkait. Melalui pemanfaatan teknologi informasi, partisipasi masyarakat dalam program ini diharapkan semakin meningkat.

Dengan segala upaya yang dilakukan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana optimis bahwa target Indonesia bebas dengue bukanlah hal yang mustahil. Semua pihak diharapkan dapat berperan aktif, bersinergi, dan bertanggung jawab dalam menjaga kesehatan dan kesejahteraan bersama. Indonesia bebas dengue bukan hanya mimpi, tapi merupakan tujuan yang dapat dicapai dengan kolaborasi dan kepedulian dari seluruh lapisan masyarakat.




Pemkab Bombana Tegaskan Netralitas ASN dalam Pilkada Serentak 2024

Bombana,  Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana menegaskan komitmennya untuk menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam menghadapi Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2024. Upaya ini dilakukan untuk memastikan proses demokrasi berlangsung adil dan transparan. Rabu (12/6/2024)

Sebagai bagian dari langkah tersebut, Pemerintah Kabupaten Bombana membuka ruang pengaduan melalui aplikasi SP4N Lapor, yang dapat diakses melalui link lapor.go.id atau website PPID Utama Kabupaten Bombana di ppid.bombanakab.go.id. Aplikasi ini menyediakan platform bagi masyarakat untuk melaporkan pelanggaran netralitas ASN atau indikasi politik praktis serta penyalahgunaan wewenang yang dapat merusak integritas proses demokrasi. Setiap laporan harus dilengkapi dengan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

“Kami berkomitmen untuk memastikan bahwa Pemilihan Kepala Daerah berlangsung secara adil dan transparan. Partisipasi masyarakat dalam melaporkan pelanggaran sangat kami harapkan untuk menciptakan iklim politik yang sehat dan berintegritas,” ujar Kepala Bidang (Kabid) Informasi Komunikasi Publik (IKP), Diskominfos Kabupaten Bombana, Fadlan, S.Si., MM.

Fadlan menegaskan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga integritas dan netralitas ASN selama proses tahapan pilkada serentak tahun 2024. Ia juga menekankan bahwa Pemerintah Kabupaten Bombana menjamin kerahasiaan identitas pelapor demi mencegah intimidasi atau represalias terhadap pihak yang memberikan laporan. “Terkait identitas pelapor, kami sangat menjamin kerahasiaannya, jadi kami berharap masyarakat tidak perlu takut untuk melaporkan hal tersebut, karena ini sudah menjadi tanggung jawab kami sebagai pemerintah daerah agar integritas demokrasi di Bombana tetap bersih,” tegasnya.

Selain itu, informasi lebih lanjut dapat diperoleh dengan menghubungi CP PPID Utama Kabupaten Bombana di nomor 0852-9860-111. Dengan langkah-langkah preventif ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap dapat menciptakan iklim politik yang kondusif dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di Kabupaten Bombana.

Langkah ini mendapat sambutan positif dari berbagai elemen masyarakat yang mengharapkan proses Pilkada 2024 berjalan lancar dan bebas dari intervensi politik praktis.

(PPID Bombana)




Pj. Bupati Bombana Kunjungi Lokasi Kebakaran di Boepinang Barat, Berikan Bantuan Langsung

Bombana, Sultranet.com – Penjabat (Pj.) Bupati Kabupaten Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., melakukan kunjungan kerja ke lokasi kebakaran yang melanda Kelurahan Boepinang Barat, Kecamatan Poleang, pada Minggu (9/6/2024). Kebakaran tersebut menghanguskan empat rumah dan berdampak pada 14 jiwa, menyebabkan kerugian signifikan bagi warga terdampak. Selasa (11/6/2024)

Dalam kunjungannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto didampingi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, para Asisten dan Staff Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tim penanggulangan bencana, serta sejumlah pejabat terkait lainnya. Mereka bersama-sama meninjau kondisi terkini di lokasi kebakaran dan bertemu langsung dengan para korban.

Selain meninjau lokasi kejadian, Pj. Bupati Edy Suharmanto memberikan bantuan langsung kepada korban terdampak. Bantuan tersebut mencakup kebutuhan sandang dan pangan. “Bantuan ini mungkin tidak sebanding dengan kerugian yang dialami, namun kami berharap dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban,” ujar Edy Suharmanto.

Dalam pernyataannya, Pj. Bupati menyatakan komitmen pemerintah daerah untuk memberikan bantuan secepat mungkin kepada warga terdampak bencana. “Pemerintah daerah siap memberikan bantuan secepat mungkin kepada warga yang terdampak bencana ini. Kami juga akan terus memonitor kondisi di lapangan dan memberikan dukungan penuh bagi proses pemulihan,” tambahnya.

Pj. Bupati juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi dan bergotong royong dalam membantu para korban. “Musibah kebakaran ini juga menjadi pengingat bagi kita semua tentang pentingnya pencegahan kebakaran. Mari kita bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan bekerja sama dalam mengatasi bencana,” ujar Edy Suharmanto.

Warga setempat menyambut baik kehadiran dan bantuan yang diberikan oleh pemerintah daerah. Mereka mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan yang diberikan dalam menghadapi musibah ini.

Kehadiran Pj. Bupati beserta rombongan memberikan semangat dan harapan baru bagi para korban, serta menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam melindungi dan membantu warganya yang terkena musibah.pj




Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bombana Melakukan Perekaman KTP-El Warga Sakit di RS. Tanduale

Bombana, Sultranet.com – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bombana yang dipimpin oleh Kabid Dafduk, Anshar, S.Pd., melaksanakan pelayanan jemput bola untuk perekaman KTP-El bagi warga yang sakit di RS. Tanduale. Pelayanan ini dilakukan berdasarkan laporan dari Camat Lantari Jaya, Amsal, SKM, yang menginformasikan bahwa pasien tersebut membutuhkan KTP-El sebagai dokumen penting dan persyaratan medis. Senin, 10 Juni 2024.

Pelayanan jemput bola ini merupakan upaya Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bombana untuk memastikan bahwa seluruh warga, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan fisik (disabilitas) atau kondisi kesehatan yang menghalangi mereka datang ke kantor, dapat memiliki KTP-El. Masyarakat yang memiliki anggota keluarga dengan keterbatasan tersebut dapat mengajukan permohonan perekaman KTP-El di rumah melalui dinas terkait.

“Kegiatan perekaman seperti ini adalah kewajiban kami untuk memastikan bahwa seluruh warga Bombana dapat memiliki KTP-El,” ujar Anshar. “Kami ingin memastikan bahwa setiap warga mendapatkan layanan administrasi kependudukan yang memadai, tanpa terkecuali.”

Program jemput bola perekaman KTP-El ini juga bersifat gratis bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bombana. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bombana berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, termasuk dalam kondisi yang memerlukan perhatian khusus seperti kasus ini.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bombana, Firdaus, S.Pd., MM, menyampaikan bahwa program jemput bola ini adalah bagian dari inovasi pelayanan yang bertujuan untuk memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan. “Kami berharap dengan adanya program ini, masyarakat yang memerlukan layanan khusus tidak lagi merasa kesulitan dalam mengurus KTP-El dan dokumen kependudukan lainnya,” kata Firdaus.

Warga yang telah menerima pelayanan perekaman KTP-El di rumah mengapresiasi langkah cepat dan responsif dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bombana. Mereka merasa sangat terbantu dengan adanya pelayanan ini, terutama bagi anggota keluarga yang sedang sakit atau memiliki keterbatasan fisik.

Dengan adanya program jemput bola ini, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bombana berharap dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memastikan bahwa semua warga Bombana memiliki akses yang sama terhadap layanan administrasi kependudukan.




Peletakan Batu Pertama Pembangunan Rumah Sakit Tipe D Kepulauan Kabaena oleh Pj. Bupati Bombana

Bombana, Sultranet.com  – Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., didampingi oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Aeni Mutmainnah, S.Pd., MM., secara resmi melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan Rumah Sakit Pratama Tipe D di Kepulauan Kabaena. Acara ini berlangsung di Kecamatan Kabaena Barat dan dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, para asisten dan staf ahli bupati, kepala OPD, camat, kepala desa, serta tokoh masyarakat setempat. Pada Sabtu (8/6/2024).

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto mengungkapkan bahwa pembangunan rumah sakit ini merupakan langkah penting dalam upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kepulauan Kabaena. Ia menekankan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperbaiki infrastruktur kesehatan guna memenuhi kebutuhan kesehatan masyarakat secara merata.

“Terlaksananya agenda ini adalah momentum bersejarah dan strategis. Apa yang kita lakukan hari ini adalah bukti nyata dari komitmen Pemerintah Daerah untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap infrastruktur kesehatan yang berkualitas,” ujar Pj. Bupati Edy Suharmanto.

Rumah Sakit Pratama ini direncanakan akan dilengkapi dengan fasilitas pelayanan perawatan Kelas III untuk menjamin akses pelayanan kesehatan perorangan, memberikan layanan rawat inap, rawat jalan, gawat darurat, serta pelayanan penunjang lainnya. Rumah sakit ini juga akan membuka layanan medik spesialis yang meliputi kebidanan dan kandungan, kesehatan anak, penyakit dalam, serta bedah.

Pembangunan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan mutu pelayanan kesehatan bagi warga Kepulauan Kabaena dan sekitarnya. Proyek ini juga diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dengan menciptakan lapangan kerja baru serta meningkatkan aktivitas ekonomi di sekitar area pembangunan.

Peletakan batu pertama ini diharapkan dapat berjalan lancar dan selesai tepat waktu sehingga segera memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat setempat.

Selain itu, dalam acara ini juga diserahkan beberapa bantuan, antara lain mobil ambulans untuk Kabaena Selatan dan Kabaena Timur, alat dan mesin pertanian, bantuan untuk rumah ibadah dari Pemerintah Kabupaten Bombana, serta bantuan Al-Qur’an yang diserahkan oleh Ketua TP PKK Kabupaten Bombana.

“Semoga dengan adanya rumah sakit ini dapat meringankan beban masyarakat Pulau Kabaena dan khususnya menurunkan angka kematian di wilayah ini,” harap Pj. Bupati.

Dengan dukungan penuh dari semua pemangku kepentingan, diharapkan pembangunan Rumah Sakit Pratama Tipe D ini dapat segera terwujud dan menjadi langkah awal dalam memperkuat layanan kesehatan di Kabupaten Bombana.




Disdukcapil Bombana “Jemput Bola” di Mataoleo

Bombana, Sultranet.co – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Bombana terus berinovasi untuk mempermudah pelayanan administrasi kependudukan bagi masyarakat. Kali ini, Disdukcapil mengadakan kegiatan “Jemput Bola” (Jebol) di Kecamatan Mata Oleo, yang bertujuan untuk mendekatkan layanan kependudukan kepada warga setempat. Kamis 6 juni 2024.

Kepala Bidang Pencatatan Sipil, Tasman, SKM, menjelaskan bahwa program Jebol ini dirancang sesuai dengan arahan Kepala Disdukcapil Kabupaten Bombana, Firdaus, S.Pd., MM. “Program Jebol diciptakan untuk memberikan kemudahan dan kecepatan bagi masyarakat dalam memperoleh dokumen kependudukan dan pencatatan sipil tanpa harus datang ke kantor Disdukcapil,” ujar Tasman.

Kegiatan Jemput Bola yang dilaksanakan di Desa Pulau Tambako, Kecamatan Mata Oleo, ini mendapat sambutan hangat dari warga. Sekretaris Desa Pulau Tambako, Ali Kamrin, dan Kepala Dusun 04 Pulau Tambako, La Nuri, menyambut langsung tim Disdukcapil yang datang untuk memberikan pelayanan.

Berbagai layanan administrasi kependudukan disediakan dalam kegiatan ini, termasuk penerbitan akta pencatatan sipil seperti akta kelahiran, akta kematian, dan akta perkawinan non-Muslim, serta pembuatan kartu keluarga. “Masyarakat sangat dimudahkan oleh pelayanan Jebol ini karena mereka tidak perlu lagi pergi ke kantor Disdukcapil untuk mengurus dokumen kependudukan,” tambah Tasman.

Program Jebol ini merupakan salah satu upaya Disdukcapil Kabupaten Bombana untuk memastikan bahwa semua warga mendapatkan hak mereka atas dokumen kependudukan dengan cepat dan efisien. Hal ini sangat penting untuk berbagai keperluan administrasi dan sebagai bentuk perlindungan hak-hak sipil masyarakat.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh warga Kecamatan Mata Oleo, khususnya di Desa Pulau Tambako, dapat lebih mudah mengakses layanan administrasi kependudukan. Program Jemput Bola ini juga diharapkan dapat diterapkan di kecamatan-kecamatan lain di Kabupaten Bombana, sehingga pelayanan publik dapat dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat.

Firdaus, S.Pd., MM selaku Kepala Disdukcapil Kabupaten Bombana menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi-inovasi pelayanan publik yang proaktif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. “Kami akan terus berupaya mendekatkan layanan kepada masyarakat agar setiap warga Bombana bisa merasakan kehadiran pemerintah dalam memenuhi kebutuhan administrasi kependudukan mereka,” tutup Firdaus.

Dengan upaya yang terus berkelanjutan ini, Disdukcapil Kabupaten Bombana berharap dapat meningkatkan kualitas pelayanan publik serta kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.