Lansia di Bombana Terima BLT Rp. 1 Juta

Bombana, Sultranet.com | Sebanyak 100 orang Lanjut Usia (Lansia) di Kabupaten Bombana mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp. 1.000.000 per orang dari APBD Provinsi Sulawesi Tenggara.

Andi Matahari, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Perlindungan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bombana, mengungkapkan bahwa tujuan dari bantuan ini adalah untuk membantu lansia miskin memenuhi kebutuhan sehari-hari, seperti sembako dan kebutuhan pokok lainnya.

Adapun kriteria penerima BLT Lansia meliputi usia minimal 60 tahun, status miskin, dan belum menerima bantuan sosial lainnya.

Ia menjelaskan dalam pelaksanaannya, beberapa lansia mengalami kendala dalam pembukaan rekening tabungan di bank setempat karena alasan sakit, yang menghambat proses penyerapan dana bantuan.

“Dari informasi yang diterima, sebagian penerima BLT Lansia tidak dapat hadir di bank untuk pembukaan rekening tabungan karena alasan sakit, sehingga proses pembayaran sedikit terhambat,” jelas Andi Matahari. Kamis (4/1/2024)

Untuk mengatasi hal ini, petugas Bank Penyalur Daerah akan melakukan kunjungan ke rumah para penerima yang tidak dapat hadir di bank (Home Visit).

“Langkah ini diharapkan dapat memperlancar proses penerimaan BLT Lansia agar dana bantuan segera dapat dimanfaatkan oleh para penerima untuk kebutuhan mereka.” tandasnya (Kominfo).




Jaga Kebersihan Pasar, Koramil Kabaena ajak Masyarakat dan Pedagang Kerja Bakti

Bombana. SultraNET. | Hari ini, Pasar Daidama, Desa Batuawu, Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana, menjadi tempat aksi nyata dalam menjaga kebersihan pasar. Serma Suherman Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena memimpin kerja bakti bersama anggota TNI dan masyarakat setempat untuk membersihkan pasar. Kegiatan ini diinisiasi sebagai upaya untuk mempererat tali persaudaraan di antara masyarakat dan pedagang yang beraktifitas di pasar tersebut. Kamis, 04/01/2024

Serma Suherman yang mewakili Danramil Kabaena menyampaikan pentingnya kebersihan pasar sebagai salah satu faktor utama yang dapat mempengaruhi kesehatan masyarakat. “Kami tidak hanya ingin membersihkan pasar dari segi fisik, tetapi juga menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat untuk masyarakat dan para pedagang,” ujarnya.

Kepala Desa Batuawu, Syafrudin, memberikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif tersebut. “Kami sangat bersyukur memiliki warga dan anggota TNI yang peduli terhadap kebersihan dan kesejahteraan masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain,” kata Syafrudin.

Masyarakat sekitar turut berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti tersebut. Mereka merasa bangga bisa turut serta dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan tempat mereka beraktivitas sehari-hari. Beberapa warga juga menyampaikan harapannya agar kegiatan semacam ini dapat diadakan secara berkala.

Personel Koramil 02/Kabaena melaksanakan Kerja Bakti Bersama Masyarakat
Personel Koramil 02/Kabaena melaksanakan Kerja Bakti Bersama Masyarakat

Para pedagang di pasar juga memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan ini. Mereka menyadari bahwa kebersihan pasar tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan masyarakat, tetapi juga merupakan investasi untuk meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan pelanggan. “Dengan lingkungan yang bersih, pelanggan akan merasa nyaman dan percaya untuk berbelanja di sini,” ungkap salah seorang pedagang.

Melalui kerja bakti ini, Kormail Kabaena berharap dapat menginspirasi masyarakat di Desa lain untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan. Selain itu, diharapkan kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan nyaman bagi semua. (SBU)




Kompak, Warga Kelurahan Lauru dan Personel Koramil 1431-01/Rumbia Bersihkan Saluran Air

Bombana, SultraNET. | Personel Koramil 1431-01/Rumbia Kodim 1431-01/Bombana aktif terlibat dalam kegiatan kerja bakti bersama masyarakat kelurahan Lauru Kec. Rumbia Tengah. Kegiatan ini dipimpin Serma Abd. Hafid selaku Babinsa Kecamatan Rumbia Tengah, kegiatan tersebut fokus pada pembersihan saluran air yang sebelumnya dipenuhi oleh sampah dan rerumputan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk mencegah terjadinya genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biaknya penyakit serta untuk mengantisipasi potensi banjir pada musim penghujan. Rabu, 3/1/2024

Kegiatan gotong royong ini juga dihadiri oleh tokoh masyarakat setempat, seperti Bapak Dahlan, S.E, yang merupakan lurah Lauru, Kepala Lingkungan 1 Bapak Arif Suhadi, S.E, Kepala Lingkungan 3 Bapak Sakmir, dan Kepala Lingkungan 4 Bapak Paddu, serta puluhan warga sekitar. Partisipasi mereka menunjukkan semangat dan kesatuan dalam menjaga kebersihan lingkungan dari potensi bahaya banjir dan penyebaran penyakit.

Personel Koramil 1431-01/Rumbia Kodim 1431/Bombana melaksanakan Kerja Bakti bersama Masyarakat Kelurahan Lauru
Personel Koramil 1431-01/Rumbia Kodim 1431/Bombana melaksanakan Kerja Bakti bersama Masyarakat Kelurahan Lauru

Serma Abd. Hafid, yang memimpin kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas antusiasme masyarakat Kelurahan Lauru dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kehadiran dan kerja sama masyarakat sangat membantu dalam menjalankan kegiatan pembersihan saluran air ini. Dengan gotong royong seperti ini, kita dapat mencegah potensi bahaya kesehatan dan bencana banjir,” ungkapnya.

Bapak Dahlan, S. E, selaku Lurah Lauru juga memberikan tanggapan positif terhadap partisipasi aktif warganya dalam kegiatan gotong royong tersebut.

“Ini adalah wujud nyata kebersamaan masyarakat dan aparat keamanan dalam menjaga lingkungan kita. Saya berharap semangat gotong royong seperti ini dapat terus terjaga dan menjadi contoh bagi lingkungan lainnya,” ujarnya.

Bapak Sakmir, selaku Kepala Lingkungan 3, menegaskan bahwa kegiatan bersih-bersih saluran air ini bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.

“Kami di lingkungan 3 bersyukur atas kehadiran semua pihak dalam kegiatan ini. Bersama-sama, kita bisa menciptakan lingkungan yang bersih dan aman bagi semua,” tuturnya.

Dengan kerjasama yang kompak antara aparat TNI Khusunya dari Koramil Rumbia, pemerintah setempat, dan masyarakat, kegiatan pembersihan saluran air ini tidak hanya menjadi sarana pencegahan bencana, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan dan tanggung jawab kolektif dalam menjaga lingkungan. Semoga semangat gotong royong ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk melakukan kegiatan serupa demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan aman. (SBU)




Cegah Banjir dan Wabah Penyakit di Musim Penghujan, Koramil 03/Poleang Kerja Bakti Bersihkan Pasar

Bombana, SultraNet. |  Pasar Tradisional Desa Paria, Kecamatan Poleang Tengah, Kabupaten Bombana menjadi saksi kegiatan kerja bakti yang dilaksanakan oleh Anggota Koramil 1431-03/Poleang. Dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan mencegah terjadinya banjir. Danramil 1431-03/Poleang Lettu Inf Dahlan memimpin langsung aksi bersih-bersih tersebut, puluhan anggota Koramil 1431-03/Poleang Kodim 1431/Bombana turut serta dalam kegiatan ini dan puluhan masyarakat setempat. Selasa, 2/1/2024

Dalam rangka mendukung kebersihan pasar, kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat, termasuk Kepala Desa Paria, Jusman, dan Kepala Desa Mulaeno Syarifuddin. Keberhasilan kegiatan tersebut tidak lepas dari partisipasi aktif anggota Koramil 03/Poleang dan puluhan masyarakat Kecamatan Poleang Tengah.

Personel Kotramil 1431/Poleang dan Masyarakat Kerja Bakti bersiohklan Pasar Paria
Personel Koramil 1431-03/Poleang dan Masyarakat Kerja Bakti bersiohklan Pasar Paria

Danramil 1431-03/Poleang Lettu Inf Dahlan memberikan tanggapannya terkait kegiatan bersih-bersih pasar tersebut. Beliau menekankan pentingnya kerjasama antara TNI, masyarakat, dan pemerintah Desa dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kegiatan ini bukan hanya tugas TNI saja, namun juga tanggung jawab bersama untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan terhindar dari bencana banjir,” ujar Dahlan.

Kepala Desa Paria, Jusman, memberikan apresiasi terhadap inisiatif Koramil 1431-03/Poleang dalam menjaga kebersihan pasar.

“Kerja bakti ini sangat positif untuk kehidupan sehari-hari masyarakat. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan secara rutin,” ungkap Jusman.

Ia juga berharap partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan tetap tinggi.

Personel Kotramil 1431/Poleang dan Masyarakat Kerja Bakti bersiohklan Pasar Paria
Personel Koramil 1431-03/Poleang dan Masyarakat Kerja Bakti bersiohklan Pasar Paria

Pedagang pasar juga memberikan tanggapannya terkait kegiatan pembersihan ini. Mereka menyambut baik upaya Koramil dan masyarakat dalam menciptakan pasar yang bersih dan sehat.

“Dengan pasar yang bersih, pelanggan lebih nyaman berbelanja, dan kami juga dapat menjaga kesehatan,” ujar salah seorang pedagang.

Upaya bersih-bersih pasar ini tidak hanya sekadar membersihkan tempat jualan, tetapi juga berperan dalam pencegahan banjir dan penyebaran penyakit di musim penghujan. Kegiatan tersebut menjadi contoh nyata kolaborasi antara aparat TNI, pemerintah Desa, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat. (SBU)




Awal Tahun, Koramil Kabaena Lakukan Karya Bakti Penanaman Pohon di Desa Langkema

Bombana, SultraNET. | Seolah tak menganal Hari Libur, Personel Koramil 1431-02/Kabaena Kodim 1431/Bombana pada awal tahun ini, di Komandoi Bati Tuud, Peltu Muh. Haris dan anggota bersama Ibu-Ibu Persit Ranting 3 Kabaena serta Personel Polsek Kabaena melakukan karya bakti penanaman pohon guna mencegah potensi banjir di Desa Langkema Kecamatan Kabaena Selatan Kabupaten Bombana. Senin/1/1/2024

Dalam kegiatan ini, juga dihadiri Kapolsek Kabaena diwakili Aiptu H. Muh. Irshal dan anggota, Kasi Trantib Kecamatan Kabaena Selatan Nasrudin SE, serta Kepala Desa Langkema Arfan, turut serta bersama perangkat Desa dan puluhan masyarakat setempat. Total sekitar 80 pohon, termasuk Ketapang, Jengkol, Petai, dan Trembesi, berhasil ditanam untuk meningkatkan kelestarian lingkungan.

Peltu Muh. Haris menyampaikan, “Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat. Semoga penanaman pohon ini tidak hanya menjadi simbol, tetapi juga nyata dalam menjaga keberlanjutan alam.” Ujarnya

Kegiatan Penanaman  Pohon
Kegiatan Penanaman Pohon

Ditemui ditempat yang sama Kepala Desa Langkema Arfan mengatakan, “Terima kasih kepada Koramil, Polsek, dan masyarakat yang telah berpartisipasi. Kegiatan ini membuktikan kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan demi keberlangsungan hidup kita.”

Asnawi, salah seorang Tokoh Pemuda setempat, mengatakan, “Ini langkah yang sangat baik. Semoga penanaman pohon ini dapat memberikan manfaat jangka panjang dan mengurangi risiko bencana di Desa kami.”

Kegiatan ini bukan hanya memperkuat sinergi antara Koramil, Polsek, dan masyarakat, tetapi juga menciptakan jejak positif dalam upaya pelestarian lingkungan di awal tahun.




Koramil 01/Rumbia Sambut Tahun Baru dengan Aksi Bersihkan Lingkungan

Bombana, SultraNET. | Dalam rangka menyambut pergantian Tahun, Koramil 01/Rumbia Kodim 1431/Bombana turut aktif dalam kegiatan Kerja bakti yang melibatkan puluhan personel TNI, dipimpin langsung oleh Danramil 01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin. Bersama Lurah Lampopala Idrus, S. Sos, M. AP, dan puluhan masyarakat sekitar, mereka memulai aksi bersih-bersih dengan fokus utama pada pembersihan saluran air dan drainase di Lingkungan 1 Kelurahan Lampopala Kecamatan Rumbia Kabupten Bombana. Minggu, 31/12

Tidak hanya menjadi simbol kebersihan fisik, kegiatan ini juga menjadi momentum bagi warga sekitar untuk bersatu dalam menjaga lingkungan.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan aman, terhindar dari wabah penyakit, serta mencegah terjadinya banjir di penghujan,” ungkap Syafaruddin.

Personel Koramil 1431-01/Rumbia Kodim 1431/Bombana dan Masyarakat Laksanakan pembersihan Drainase
Personel Koramil 1431-01/Rumbia Kodim 1431/Bombana dan Masyarakat Laksanakan pembersihan Drainase

Pihak kelurahan merasa sangat berterima kasih atas kerja sama yang solid antara anggota TNI dan masyarakat setempat. “Kami mewakili segenap masyarakat kelurahan Lampopala mengucapkan terima kasih atas keterlibatan TNI dalam kegiatan bakti ini. Semakin meningkat kesadaran masyarakat dalam gotong royong dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” ujar Idrus

Warga sekitar juga memberikan tanggapan positif terhadap inisiatif yang dilakukan. “Kegiatan Gotong Royong ini membuat kita lebih peduli terhadap lingkungan tempat tinggal. Kebersihan adalah tanggung jawab bersama,” kata salah satu warga.

Dengan semangat gotong-royong dan kesadaran bersama, Koramil 01/Rumbia dan masyarakat setempat berhasil menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan nyaman menjelang akhir tahun. Aksi ini tidak hanya menjadi kenangan indah untuk menyambut tahun baru, tetapi juga meninggalkan dampak positif dalam membangun solidaritas dan kepedulian lingkungan. (SBU)




Pj. Bupati Bombana Ajak Umat Kristiani Bersama Isi Pembangunan

Bombana, SultraNET.com | Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., memimpin momen istimewa perayaan Natal di Aula Tanduale Kantor Bupati. Dihadiri ASN, TNI, dan POLRI, tema “Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi” memperdalam makna Natal. Jum’at (29/12/2023)

Dalam sambutannya, Pj. Bupati menggarisbawahi esensi cinta kasih dan persaudaraan Natal sebagai landasan persatuan. “Mari gunakan momentum ini untuk memperbaiki diri dan meningkatkan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Pj. Bupati juga mengingatkan peran penting ASN, TNI, dan POLRI sebagai agen pembawa damai dan pilar pembangunan. “Kerjasama aktif untuk masa depan lebih baik,” imbuhnya.

Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si.
Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si.

Pj. Bupati berterima kasih kepada seluruh pemuka agama dan umat kristiani Kabupaten Bombana yang terus memupuk kebersamaan serta kedamaian di tengah jemaat.

“Mari bersatu dalam pembangunan Kabupaten Bombana kearah yang lebih baik,” tegas Edy Suharmanto

Dengan momen yang sarat makna, perayaan Natal di Bombana tidak hanya sebagai ritual keagamaan, tapi juga sebagai titik awal bersatunya langkah dalam membangun daerah ke arah kemajuan yang lebih baik. (IS)




Kelompok Petani, Nelayan dan Tukang di Bombana Terima Bantuan

Bombana, SultraNET. | Sejumlah alat mesin pertanian, Sarana Perikanan dan Pertukangan diserahkan secara simbolis oleh Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., kepada sejumlah kelompok tani, nelayan, dan pertukangan di Kabupaten Bombana. Acara ini dihadiri Forkopimda, kepala OPD, serta tokoh masyarakat.

Penyerahan bantuan yang dilakukan pada Jumat (29/12/2023) di kantor Dinas Pertanian bertujuan untuk meningkatkan produksi dan produktivitas sekaligus menekan angka inflasi. Pemberian kepada 2 Kelompok Tani, 23 Kelompok Nelayan dan 2 Kelompok Pertukangan ini diharapkan juga dapat mengurangi angka kemiskinan di wilayah tersebut.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., mengungkapkan harapannya agar bantuan ini memberikan dampak positif yang signifikan. Ia mendorong penerima bantuan untuk mengoptimalkan penggunaan alat dan sarana yang telah diberikan.

“Kami akan berupaya secara bertahap memenuhi kebutuhan kelompok yang belum mendapatkan bantuan. Untuk yang telah menerima, harapannya mereka dapat memanfaatkannya dengan baik,” ujar Edy Suharmanto.

Pj. Bupati juga menegaskan pentingnya bantuan ini sebagai dorongan besar dalam mencapai pertanian, perikanan dan sektor jasa pertukangan yang berkelanjutan serta berdaya saing. Upaya ini diharapkan dapat memberikan kontribusi maksimal terhadap kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bombana. (IS)




Pemkab Bombana Serius Dukung Transformasi Digital

Bombana, SultraNET.com | Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfos) Kabupaten Bombana, Sofian Baco, ST., M.P.W, berpartisipasi dalam teleconference bersama Presiden Joko Widodo. Acara tersebut bertujuan untuk mendorong pemerataan konektivitas digital di desa-desa Tertinggal, Terluar, dan Terdepan (3T) demi mencapai visi Indonesia Emas 2045. Kamis (28/12/2023)

Pertemuan daring ini, yang diadakan di Desa Lantowua Kecamatan Rarowatu Utara di lokasi Base Transceiver Station (BTS) yang dikerjakan oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), dihadiri oleh beberapa pihak termasuk Camat Rarowatu Utara, Kepala Desa Lantowua, dan perwakilan dari vendor.

Keterlibatan Sofian Baco menegaskan komitmen Bombana dalam mendukung percepatan transformasi digital, terutama dalam memperluas akses internet dan teknologi di daerah. Kabupaten Bombana saat ini menerima pembangunan 55 BTS dari Kementerian Komunikasi dan Informatika melalui Badan Layanan Umum Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BLU BAKTI).

salah satu Base Transceiver Station (BTS) yang dibangun di Bombana
salah satu Base Transceiver Station (BTS) yang dibangun di Bombana

Dalam diskusi tersebut, Sofian Baco menegaskan komitmen dan upaya konkret yang telah dilakukan Kabupaten Bombana untuk meratakan teknologi informasi dan komunikasi demi kesejahteraan masyarakat lokal.

“Partisipasi kami di kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal yang signifikan dalam mewujudkan impian Indonesia maju dan inklusif di ranah digital,” ujar Sofian Baco.

Diskusi teleconference ini menekankan semangat untuk menciptakan perubahan positif dan kesetaraan dalam akses teknologi di daerah 3T. Kerjasama antara pemerintah pusat, daerah, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi fondasi penting dalam merealisasikan visi besar transformasi digital di Indonesia.




Wujud Pelibatan Masyarakat, Dinas PUPR Bombana Konsultasi Publik 2 KLHS RDTR Kawasan Poleang

Bombana, SultraNET. | Sebagai wujud pelibatan masyarakat dalam perencanaan pembangunan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Konsultasi Publik yang ke 2, Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) Wilayah Poleang, bertempat di Aula Kantor Camat Poleang, Jumat (15/12/2023)

Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Bombana, Rafid menjelaskan KLHS dalam RDTR merupakan proses penting dalam perencanaan pembangunan wilayah. KLHS dilakukan untuk mengevaluasi potensi dampak yang mungkin terjadi akibat implementasi RDTR terhadap lingkungan, seperti penggunaan lahan, peningkatan infrastruktur, dampak terhadap sumber daya alam, polusi udara, air, dan lainnya.

Penyusunan KLHS memungkinkan pihak terkait untuk mengidentifikasi dampak potensial yang dapat timbul dari rencana detail tata ruang tersebut. Informasi dari KLHS membantu dalam menentukan langkah-langkah mitigasi atau pengurangan dampak negatif terhadap lingkungan.

“Ini untuk memastikan bahwa pembangunan yang direncanakan berjalan sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan,” ujarnya

Kegiatan yang dihadiri tokoh masyarakat, pemerintah desa dan stakeholdr terkait itu, menghadirkan 2 orang pemateri yang merupakan praktisi lingkungan hidup dan praktisi perencanaan wilayah.

Tenaga Ahli KLHS RDTR Kawasan Poleang, Laode Sir Muhammad Ikbal, ST, M.SP. IAP menjelaskan, kegiatan Konsultasi Publik ke 2 ini merupkan kegiatan terakhir yang melibatkan masyarakat setelah sebelumnya telah dilakukan serangkaian kegiatan untuk menghasilkan dokumen KLHS RDTR.

Serangkaian pertemuan yang telah diadakan sebelumnya, seperti FGD dan Konsultasi Publik 1 yang membahas pola ruang, struktur ruang, pusat pelayanan, sistem jaringan, utilitas, jalan, drainase,  air limbah dan berbagai isu lainnya.

“Kita ingin memastikan kesesuaian dokumen dengan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan yang diacu dari memorandum PBB dan prinsip-prinsip lainnya,” bebernya.

Sementara itu narasumner lainnya Ir. Asri Sugiarto, M.PW. IAP, menjelaskan pentingnya kajian Lingkungan Hidup Strategis dalam dokumen RDTR. Kajian tersebut bertujuan untuk menjamin integritas lingkungan hidup seiring dengan prinsip pembangunan berkelanjutan yang terintegrasi.

Ketua Asosiasi Ikatan Ahli Perencanaan Sulawesi Tenggara itu menyebut terdapat enam isu strategis terkait pembangunan berkelanjutan di kawasan Poleang telah diidentifikasi. Di antaranya adalah penanganan banjir, pengelolaan limbah, kendala kemacetan, serta sejumlah permasalahan lingkungan lainnya.

Asri menegaskan bahwa tindak lanjut dari konsultasi publik ini akan melibatkan proses validasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sulawesi Tenggara. Proses validasi ini akan memastikan apakah implementasi Kajian Lingkungan Hidup Strategis oleh Pemerintah Kabupaten Bombana telah sesuai dengan peraturan yang berlaku, baik dari segi dokumen, substansi, maupun administrasi.

Selain itu, ia juga menyampaikan bahwa konsultasi publik kedua akan memberikan alternatif skenario apabila rencana pembangunan yang terdapat dalam RDTR tersebut berpotensi berisiko terhadap lingkungan hidup.

“Contohnya adalah skenario terkait rencana pembangunan jalan yang perlu diperhatikan aspek kebutuhan jangka panjang, serta memberikan alternatif yang lebih mempertegas struktur dan kelengkapan infrastruktur jalan untuk mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan,” jelas Asri Sugiarto.

Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa rencana pembangunan yang disusun dalam RDTR mampu mempertahankan keseimbangan antara kemajuan pembangunan dan pelestarian lingkungan hidup di kawasan Poleang. (IS)