SIM-Digital Arsip Tingkatkan Efisiensi dan Akses Informasi Badan Kesbangpol Bombana

Bombana, SultraNET. | Sejalan dengan perkembangan pesat era digital, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana menerapkan Sistem Informasi Manajemen (SIM)-Digital Arsip sebagai langkah menuju efisiensi dan akses informasi yang lebih baik.

Dalam menghadapi era digital, penggunaan arsip digital menjadi suatu kebutuhan yang tidak terhindarkan. Badan Kesbangpol Bombana, sebagai bagian integral dari pemerintahan, terus berinovasi untuk meningkatkan kinerja organisasi. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah menggunakan arsip berbasis elektronik/digital.

Kepala Sub Bagian Umum Badan Kesbangpol Kabupaten Bombana. Sabril, S.Sos.,MM selaku pencetus proyek inovasi perubahan ini menjelaskan, penerapan arsip digital membawa sejumlah keuntungan. Pertama, hal ini memungkinkan Badan Kesbangpol untuk menyimpan jumlah data yang besar tanpa memerlukan ruang fisik yang signifikan. Ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga mengurangi biaya jangka panjang.

Tidak hanya itu, arsip digital memfasilitasi akses yang mudah dan cepat terhadap informasi yang tersimpan. Dengan fitur pencarian yang canggih, pengguna dapat dengan cepat menemukan dokumen yang dibutuhkan tanpa proses pencarian fisik yang melelahkan.

“Sistem ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus meningkatkan efisiensi, keamanan, dan aksesibilitas informasi di tengah perkembangan dunia digital,” ujar Sabril, S.Sos.,MM. Senin (30/10/2023).

Peluncuran “SIM-Digital Arsip Badan Kesbangpol Kab. Bombana” yang inisiasi oleh Sabril bertujuan untuk memperkenalkan secara resmi sistem ini kepada seluruh jajaran organisasi. Dengan langkah ini, diharapkan Badan Kesbangpol Kabupaten Bombana dapat terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan menjaga ketertiban serta keamanan data dalam penyelenggaraan pemerintahan yang semakin efisien. (IS)




Bupati Kolaka Letakkan Batu Pertama Pembangunan Ponpes “Tilawatil Qur’an Assyami”

Kolaka, SultraNET. | Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei, SH.,MH, secara resmi melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Tilawatil Qur’an Assyami pada hari Rabu (25/10/2023).

Proyek ini dapat menjadi landasan bagi generasi mendatang untuk memiliki pondasi kehidupan yang kokoh dalam aspek agama.

Dalam sambutannya, Bupati Kolaka menyatakan harapannya bahwa pembangunan pondok pesantren ini akan mencetak generasi yang kuat dalam ilmu agama.

“Tujuan dari pembangunan pondok pesantren ini yaitu membimbing anak-anak mempelajari ilmu agama sebagai pondasi kehidupan dimasa yang akan datang, tanpa ilmu agama maka pondasi itu akan runtuh,” ungkapnya.

Bupati Safei juga menekankan pentingnya konsep santripreneur, sejalan dengan gagasan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin.

Ia menegaskan bahwa pondok pesantren di Kabupaten Kolaka tidak hanya harus fokus pada pemberian ilmu agama atau pencetakan lulusan ulama, tetapi juga harus memberdayakan dengan melatih keterampilan.

“Semoga berdirinya Ponpes Tilawatil Qur’an Assyami di Kabupaten Kolaka bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” harap Bupati.

Pembangunan pondok pesantren ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kolaka dalam memberikan ruang pendidikan yang holistik, menggabungkan nilai-nilai keagamaan dengan peningkatan keterampilan praktis.

Proyek ini akan mencetak generasi yang kuat dalam ilmu agama dan juga yang mampu bersaing dan berinovasi dalam dunia keterampilan (IS)




Bupati Surunuddin Hadiri Apel Hari Santri Nasional di Ponpes Minhajut Thulab

Konawe Selatan,  SultraNET. | Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2023, Bupati Konawe Selatan H. Surunuddin Dangga, ST., MM. beserta rombongan yang terdiri dari Kepala Dinas Kominfo Konsel Hidayatullah dan Kepala Kesbangpol Konsel M. Taufik, menghadiri undangan istimewa dari Pondok Pesantren Minhajut Thulab mengikuti Apel Hari Santri Nasional Tahun 2023 di Andoolo Utama, Kecamatan Buke. Minggu (22/10/2023)

Acara tersebut menciptakan atmosfer khusyuk dan penuh semangat dalam rangka memperingati peran penting santri dalam pembangunan dan kemajuan negara.

Hari Santri tahun ini mengusung tema “Jihad Santri, Jayakan Negeri,” mencerminkan semangat perjuangan santri dalam memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara. Bupati Konawe Selatan, H. Surunuddin Dangga, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap peran santri sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

“Santri merupakan garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan moral di tengah masyarakat. Semangat jihad santri dalam menuntut ilmu dan berkontribusi positif bagi negara harus terus kita dukung dan tingkatkan,” ujar Bupati Surunuddin.

Selain itu, Kepala Dinas Kominfo Konsel Hidayatullah menekankan pentingnya peran teknologi informasi dalam pendidikan santri. “Kita harus memastikan bahwa santri tidak hanya unggul dalam bidang agama, tetapi juga memiliki keahlian dalam teknologi informasi agar dapat bersaing di era global ini,” tambahnya.

Keberadaan santri sebagai bagian integral dari pembangunan nasional semakin diakui dan diperkuat melalui momentum Hari Santri ini.

Pondok Pesantren Minhajut Thulab, sebagai tuan rumah, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Konawe Selatan dan rombongan.

Acara berlangsung sukses dan meninggalkan kesan mendalam tentang pentingnya peran santri dalam membangun bangsa yang beradab dan bermartabat.




Pemda Konawe Selatan dan PT Albayt Wisata Universal Jalin Kerjasama Program Umroh

Konawe Selatan,  SultraNET. |  Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara, menggelar penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Albayt Wisata Universal terkait Program Paket Perjalanan Umroh.

Acara ini berlangsung di Auditorium Pemda Konsel dan dihadiri oleh Bupati Konsel, H Surunuddin Dangga, serta Direktur PT Albayt Wisata Universal, Hj Nining Kartiningsih. Jum’at, (20/10/2023)

MoU yang ditandatangani Bupati Konsel dan Direktur PT Albayt Wisata Universal ini akan memungkinkan pemberangkatan 30 warga Konsel ke Tanah Suci Mekkah selama 14 hari pada bulan November 2023 untuk menjalani ibadah Umroh.

Bupati Konsel menyampaikan rasa syukur atas kesempatan ini dan menggarisbawahi kerjasama yang baik antara Pemda dan pihak travel.

“Alhamdulillah melalui kesempatan ini, Pemda bekerja sama dengan pihak travel PT Albayt Wisata Universal memberangkatkan 30 orang yang terdiri dari BKMT Konsel, Imam Masjid, Marbot, atau petugas masjid yang akan didampingi oleh pihak travel berpengalaman,” ujar H Surunuddin.

Bupati Konsel, H. Surunuddin saat menyampaikan sambutannya
Bupati Konsel, H. Surunuddin saat menyampaikan sambutannya

Bupati Konsel menekankan pentingnya kerjasama yang terstruktur dengan pihak travel, mulai dari persiapan pemberangkatan hingga pelaksanaan ibadah Umroh, serta kepulangan ke tanah air.

Ia menyatakan bahwa pendampingan yang baik harus dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para jamaah Umroh.

“Mereka bisa saja kita kasih uang dan berangkat sendiri. Hanya karena mereka ini warga Konsel yang harus diurus dengan baik. Jangan sampai mereka terlantar atau pindah-pindah travel,” tambahnya.

Bupati dua periode ini berharap, keberangkatan 30 jamaah Umroh ke Arab Saudi menjadi bentuk penghargaan bagi warga Konawe Selatan, terutama setelah dua tahun terakhir di masa pandemi Covid-19 tanpa ada yang berangkat.

“Dalam dua tahun terakhir atau di masa Covid tidak ada yang berangkat. Kita berharap, kerjasama ini terus terjalin dengan baik. Semoga pada tahun-tahun mendatang lebih banyak lagi yang diberangkatkan untuk mengikuti ibadah Umroh,” tutupnya.

Direktur PT Albayt Wisata Universal, Hj Nining Kartiningsih, menyatakan komitmen untuk menjaga kepercayaan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dalam mendampingi dan menjaga warga Konsel dalam melaksanakan ibadah Umroh tahun 2023.

“Insya Allah PT Albayt Wisata Universal telah memiliki izin travel Umroh dan Haji dari Pemerintah Pusat. Kami juga dalam setiap tahunnya telah mengawal peserta Umroh sebanyak enam ribu setiap tahunnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Konsel, Hamlin S Ode Maka, menyatakan bahwa kerjasama antara PT Albayt Wisata Universal dan Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Selatan telah berlangsung selama tiga tahun. Ia berharap agar kerjasama ini terus berjalan dengan baik dan warga Konsel yang melaksanakan ibadah Umroh mendapatkan pelayanan yang optimal. (IKP)




Menteri PUPR Basuki, Tinjau Jalan By Pass Lasusua

Kolaka Utara, SultraNET. | Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dr. Ir. H. Mochammad Basuki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D., didampingi Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Haerul Saleh, melakukan kunjungan kerja di Kolaka Utara guna memeriksa kondisi Jalan By Pass Lasusua. Jumat (20/10/2023)

Pada kunjungan tersebut turut mendampingi Menteri Basuki, Dirjen Sumber Daya Air, Ir. Bob Arthur Lombogia, M.Si, Dirjen Bina Marga, Dr. Ir. Hedy Rahadian, M.Sc, Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, ST, MSc, DEA, dan Auditorat Utama Keuangan Negara IV BPK-RI Padang Pamungkas, ST., M.M., CSFA.

Kunjungan ini disambut hangat oleh Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara H. Jumarding, Ketua DPRD Kolaka Utara Buhari, Kapolres Kolaka Utara AKBP Arif Irawan, Kepala Kejaksaan Negeri Kolaka Utara Henderina Malo, dan sejumlah pejabat terkait.

Menteri PUPR saat melihat kondisi Jalan By Pass Lasusua
Menteri PUPR saat melihat kondisi Jalan By Pass Lasusua

Menteri PUPR mengunjungi Kolaka Utara untuk mengevaluasi langsung kondisi jalan by pass Lasusua yang telah diakui sebagai jalan nasional. Dr. Ir. H. Mochammad Basuki Hadimoeljono menjelaskan bahwa kunjungan tersebut berdasarkan usulan dari Wakil Ketua BPK RI terkait kerusakan di pantai Lasusua.

Selama kunjungannya, Menteri PUPR juga mengumumkan rencana pembangunan pengaman pantai Lasusua. Proyek ini akan mencakup pembangunan sepanjang sekitar 300 meter dengan luas sekitar 3 hektar. Desain fisik proyek ini diharapkan selesai pada November dan Desember 2024, dengan pekerjaan konstruksi dijadwalkan dimulai pada periode yang sama. Jalan bypass Lasusua juga telah diresmikan sebagai jalan nasional.

“Kita sudah bikin model fisiknya, nanti akan terkena abrasi terus, nanti akan growing-growing dan breakwater sekarang ini kita desain dan akan mulai pada 2024, November dan Desember kita bikin desain gambar fisiknya, jalan ini sudah di serahkan jadi jalan nasional,” ungkap Menteri PUPR sebagaimana dilansir kolutkab.

Langkah ini diambil sebagai upaya penting untuk mengatasi masalah abrasi pantai dan tantangan lingkungan lainnya yang dihadapi di kawasan tersebut. Kunjungan Menteri PUPR bersama rombongan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memastikan keberlanjutan infrastruktur yang mendukung kehidupan masyarakat setempat.




Bupati Butur Ridwan Zakaria Optimis Diklatsar PMI Lahirkan Generasi Emas

Butur, SultraNET. | Bupati Buton Utara, Dr. H. Muh. Ridwan Zakariah, M.Si., dan Wakil Bupati, Ahali, SH.,MH., bersama-sama membuka acara Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Kabupaten Buton Utara. Bertempat di pelataran Islamic Center Minaminanga Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara. Jum’at (20/10/2023)

Pembukaan Diklatsar PMR turut dihadiri oleh Wakil Bupati Buton Utara Ahali, SH.,MH., selaku Ketua PMI Kabupaten Buton Utara, Kapolres Buton Utara, Anggota Kodim Buton Utara, Kepala Dinas Pendidikan, Camat Kulisusu, pengurus PMI Kabupaten Buton Utara, dan siswa-siswi peserta Diklatsar PMR Tingkat Kabupaten Buton Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Ridwan Zakariah berharap agar melalui Pendidikan dan Latihan Dasar PMR, dapat terbentuk generasi emas yang potensial. Ia menyampaikan bahwa PMR adalah organisasi binaan dari Palang Merah Indonesia, berpusat di sekolah-sekolah, dengan tujuan membangun dan mengembangkan karakter kepalangmerahan untuk menjadi relawan PMI di masa depan.

“Pendidikan dan Latihan Dasar PMR merupakan wujud pembinaan dan pengembangan yang mampu meningkatkan kemampuan dan karakter sehingga menjadi generasi emas yang potensial,” ungkap Bupati.

Mengusung tema kegiatan Diklatsar, “Cerdas, Kreatif, dan Berkarakter,” diharapkan lahir relawan muda PMI yang memiliki pengetahuan luas, berkarakter, dan disiplin tinggi. PMR diakui sebagai kekuatan PMI dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan, termasuk di bidang kesehatan dan siaga bencana.

 

Bupati juga menekankan bahwa kegiatan PMR bukan hanya sekadar pembinaan, tetapi juga momen untuk menjalin persaudaraan antara relawan muda di Kabupaten Buton Utara.

“Semakin banyak kita mengambil bagian dalam kemanusiaan, akan menimbulkan rasa empati yang kuat,” bebernya, sambil menyampaikan terima kasih kepada pengurus PMI Kabupaten Buton Utara.

Sejak tahun 2018, undang-undang kepalangmerahan telah terbentuk, yang mengharuskan koordinasi dan kerjasama dengan Kementerian, terutama Kementerian Pendidikan, untuk mewajibkan kegiatan Palang Merah Remaja di sekolah-sekolah.

Bupati Ridwan Zakariah menutup sambutannya dengan harapan agar semua peserta dapat mengikuti Diklatsar PMR dengan baik.

“Saya harap agar semua peserta mengikuti diklatsar dengan baik, sehingga materi tentang kepalangmerahan dapat diaplikasikan dengan baik,” tandasnya. (IN)




Tingkatkan Efisiensi Aparatur Sipil, Buton Bentuk Dewan Pengurus Korpri

Buton, SultraNET. | Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin, S.Pd., M.Pd., memimpin rapat pembentukan Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Buton di Aula Kantor Bupati Buton, Jumat, 20 Oktober 2023.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ahmad Mulia, S.Pt., M.Si., Asisten Bidang Administrasi Umum, Drs. La Ode Muhiddin Mahmud, para kepala OPD, dan para kepala bagian.

Sekda Buton menegaskan pentingnya keberadaan Korpri di Kabupaten Buton sebagai organisasi bagi aparatur sipil negara (ASN), terutama di tingkat lokal.

“Keberadaan Korpri nantinya harus memberikan kontribusi baru untuk menjadikan organisasi Korpri yang tangguh, handal, dan memberikan kebermanfaatan baik kepada dirinya, organisasi, dan masyarakat,” ujar Sekda Buton.

Rapat dilanjutkan dengan pemaparan dari Kepala Bagian Organisasi yang membacakan tugas, fungsi, dan kegiatan dari Korpri berdasarkan Rakornas Korpri pada 2 Oktober 2023. Selanjutnya, peserta forum diminta memberikan pendapat terkait pengisian struktur organisasi Korpri Kabupaten Buton.

Langkah ini mencerminkan komitmen Buton untuk meningkatkan efisiensi dan fungsionalitas instansi pemerintah dengan mendirikan Dewan Pengurus Korpri.

Keputusan ini diharapkan akan menjadi dasar untuk membentuk Korpri yang lebih tangguh dan responsif dalam melayani kebutuhan masyarakat.




Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Wakatobi Evaluasi Langkah-Langkah Percepatan Penurunan Kasus Stunting

Wakatobi, Sultra NET. | Dalam upaya mempercepat penurunan prevalensi kasus stunting di Kabupaten Wakatobi tahun 2023, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Wakatobi menggelar Evaluasi Tindak Lanjut Paska Diseminasi Audit Kasus Stunting di Aula Pesanggrahan Taman Budaya Wakatobi, Kamis, 19 Oktober 2023.

Asisten I Sekretaris Daerah Wakatobi, Nursiddiq, menjelaskan bahwa audit kasus stunting sebelumnya bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya kasus stunting sebagai bagian dari upaya pencegahan kasus serupa. Proses audit melibatkan tiga kegiatan, yaitu pelaksanaan audit dan manajemen kasus stunting, diseminasi hasil kajian audit kasus stunting beserta rencana tindak lanjut, dan evaluasi hasil tindak lanjut setelah diseminasi audit kasus stunting.

“Kegiatan ini merupakan evaluasi terhadap intervensi yang telah dilakukan pada kelompok sasaran, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis untuk menindaklanjuti potensi permasalahan di lapangan,” ujarnya.

Laode Safihuddin, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Wakatobi, menyampaikan bahwa fokus hasil Rakortek percepatan penurunan stunting tahun 2023 adalah formulasi aksi-aksi konkret.

“Meskipun hasilnya sudah dihasilkan, diperlukan pendalaman lebih lanjut untuk mengatasi persoalan tersebut, agar fokus pada aksi nyata di tahun 2024,” jelasnya.

Upaya evaluatif ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Wakatobi dalam menanggulangi masalah stunting dengan pendekatan yang holistik, melibatkan sejumlah kegiatan dan pemahaman mendalam terhadap faktor penyebabnya.

Langkah-langkah strategis yang dihasilkan dari evaluasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menurunkan angka stunting di kabupaten tersebut.




Ummat Muslim Bombana Sholat Istisqo

Bombana, SultraNET. | Musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara telah berdampak kekeringan ekstrim disejumlah wilayah di daerah itu.

Sebagai bentuk iktiar ratusan ummat muslim melaksanakan sholat istisqo (memohon hujan) bertempat di Alun-alun Masjid Agung Nurul Iman Kasipute. Kamis (19/10/2023).

Sholat istisqo merupakan ikhtiar memohon kepada Allah SWT agar kiranya Ia melimpahkan hujan sebagai rahmat-Nya kepada seluruh makhluk hidup.

Kondisi cuaca yang kering dan panas dapat menyebabkan kekeringan, bencana alam, dan sulitnya pasokan air bersih, khususnya bagi sektor pertanian.

Ratusan ummat muslim saat melaksanakan sholat istisqo
Ratusan ummat muslim saat melaksanakan sholat istisqo

Saat membacakan sambutan Penjabat Bupati H. Burhanuddin, Sekretaris Daerah Bombana Man Arfa mengajak seluruh masyarakat untuk berdo’a dan bermunajah kepada Allah SWT memohon agar segera diturunkan hujan agar ancaman kekeringan tidak terjadi di Kabupaten Bombana.
“Tiada kekuatan yang ampuh selain dari kekuatan do’a,” ujar Man Arfa
Ia menyebut, momentum sholat istisqo juga menjadi ajang silaturahmi, menjaga ukhuwah islamiyah antara Pemerintah dengan masyarakat.
“Semoga Allah SWT menurunkan hujan dan kehidupan ini berjalan dengan normal kembali,” tandasnya.



Maulid KKSS Buton Teladani Ahlak dan Pandangan Politik Rasulullah

Buton, SultraNET. | Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Buton menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gedung SKB Buton di Pasarwajo. Acara yang dihadiri oleh Penjabat Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi, dan sejumlah tokoh masyarakat ini bertujuan mendorong toleransi dan kerukunan di era modern. Kamis Sore, 19 Oktober 2023

Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Akhlak dan Pandangan Politik Rasulullah SAW untuk membangun toleransi dan kerukunan di era modern dan modernisasi,” Pj. Bupati Buton menyampaikan pesan penting untuk mengambil contoh dari akhlak dan pandangan politik Rasulullah untuk membangun toleransi dan kerukunan di tengah modernisasi yang terus berkembang.

“Rasululullah Muhammad SAW menjadi contoh terbaik dalam membangun toleransi dan kerukunan,” ujarnya

Pj. Bupati Buton menegaskan kesolidan KKSS dan menyatakan bahwa organisasi ini tidak memiliki unsur politik. “Momentum hari ini adalah bentuk silaturahim kita bersama. Pembentukan KKSS adalah upaya membangun organisasi kerukunan tanpa ada politik di dalamnya,” ungkapnya.

Dalam konteks era digitalisasi, Pj. Bupati Buton memberikan perhatian khusus pada peran orang tua dalam membimbing anak-anak. “Kita harus membimbing anak-anak agar memiliki akhlak baik sesuai Sunnah Rasulullah. Di era sekarang, kita sebagai orang tua perlu lebih cerdas dalam memberikan nasehat dan membentuk moral anak-anak kita,” paparnya.

Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi saat disambut pengurus KKSS
Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi saat disambut pengurus KKSS

Acara ini diakhiri dengan harapan Pj. Bupati Buton agar para orang tua terus memantau dan membimbing anak-anak mereka untuk tumbuh menjadi pribadi yang memiliki akhlak baik, sejalan dengan kemajuan teknologi yang memiliki dampak positif dan negatif.

Ketua KKSS Buton, Suhardi Dulati S.Pd, M.Si, mengucapkan terima kasih kepada Pj. Bupati Buton atas kehadirannya, ia menyebut saat ini KKSS Buton yang terdiri dari sekitar 500 keluarga di 7 Kecamatan Kabupaten Buton, mayoritas merupakan ASN Buton.

“KKSS mendukung pembangunan di Kabupaten Buton tanpa melibatkan politik,” katanya.

Acara ini dihadiri oleh Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Buton, Ny Dra. Andi Asniwati Mustari, Sekda Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin, SPd, MSi, Keta Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Buton, Ny. Kiki Amalia Asnawi, para Kepala OPD Lingkup Pemkab Buton, Kapolres Buton yang diwakili, Camat Pasarwajo, Drs. Amruddin, dan para kepala desa.