Peletakan Batu Pertama Asrama Putra Yayasan Hanzanwadi Nahdlatulwathan: Komitmen Pj. Bupati Lahirkan Generasi Unggul

Bombana, SultraNET. | Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, melaksanakan kunjungan silaturahmi ke Desa Langkowala, Kecamatan Lantari Jaya. Kunjungan ini dalam rangka peletakan batu pertama pembangunan asrama putra Yayasan Hanzanwadi Nahdlatulwathan Kabupaten Bombana. Jumat (3/11/2023),

H. Burhanuddin menyampaikan terima kasih dan apresiasi tinggi atas kerja keras pengurus yayasan yang membangun fasilitas secara swadaya, bertujuan melahirkan generasi muda yang tangguh dan berakhlak baik. Beliau meyakini bahwa yayasan ini akan mampu mencetak generasi emas di masa yang akan datang.

“Saya yakin, yayasan ini akan melahirkan generasi-generasi yang akan menjadi generasi emas di masa yang akan datang,” ucapnya dengan optimis.

H. Burhanuddin menekankan pentingnya tidak hanya mencetak generasi cerdas dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga yang memiliki akhlak baik. “Dari tempat-tempat seperti inilah diharapkan dapat melahirkan generasi yang memiliki kecerdasan, ketaqwaan, akhlak yang baik, dan Insya Allah dapat melahirkan pemimpin-pemimpin bangsa dan daerah yang akan memberikan kebanggaan bagi daerah kita,” tambahnya.

Dalam konteks tujuan negara Indonesia untuk melahirkan generasi emas pada tahun 2045, Pj. Bupati menekankan bahwa selain anak-anak yang cerdas, kesehatan dan gizi yang baik juga merupakan syarat utama. Beliau meminta agar anak-anak pesantren tidak hanya didorong untuk belajar, tetapi juga harus mendapatkan gizi dan pelayanan kesehatan yang baik, sehingga diharapkan mereka dapat memiliki kecerdasan IQ dan EQ yang seimbang.

Sebagai bentuk dukungan, Pj. Bupati Burhanuddin turut berpartisipasi memberikan sumbangan secara pribadi sebesar 10 juta rupiah untuk pembangunan Asrama Putra Pesantren Hanzanwadi Nahdlatulwathan. Upaya ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mendukung pembangunan fasilitas pendidikan dan kesejahteraan anak-anak di Kabupaten Bombana. (KI)




Tingkatkan SPBE, Pemkab Konsel Luncurkan Super App

Kendari, SultraNET. | Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) meluncurkan aplikasi terbaru bernama “Super App” sebagai bagian dari upaya konsisten pemerintah daerah dalam meningkatkan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).

Peluncuran aplikasi ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk narasumber dari Pemkab Sumedang, diantaranya Sekretaris Bappeda Pemkab Sumedang, Yanuarti Kania Dewi, dan Sekdis Kominfo Sumedang, Arief Syamsudin, bersama stafnya Khalid Insan Tauhid. Senin (30/10/2023)

Bupati Konsel, H Surunuddin Dangga, menyatakan bahwa peluncuran Super App menjadi awal eksekusi dari rencana yang telah disusun sebelumnya. Pada awal tahun lalu, Pemkab Konsel melakukan studi tiru dan kerjasama dengan Pemkab Sumedang untuk mempercepat pengoptimalan SPBE di daerah.

“Ini sudah lama dinanti-nantikan melihat tahapan yang mulai berjalan. Sehingga baru dilakukan karena tahapan yang perlu dilakukan review dari inspektorat dan Badan Pemeriksa Keuangan Provinsi (BPKP),” ungkap Surunuddin.

Surunuddin menegaskan bahwa SPBE bukan lagi pilihan, tetapi keharusan, mengingat perkembangan teknologi yang sangat cepat. Dalam sambutannya, ia mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk mendukung penuh implementasi SPBE.

“Percepatan pembangunan SPBE adalah tanggung jawab bersama. Jika ada OPD yang tidak kooperatif, laporkan agar kita evaluasi. Jika kita santai-santai, maka ketinggalan,” ungkapnya.

Bupati Surunuddin juga menekankan bahwa transformasi pemerintahan ke arah digitalisasi memang tidak mudah, namun memerlukan kemauan dan kerja keras yang teguh. Ia mengajak seluruh OPD untuk tidak setengah hati dalam mendukung upaya digitalisasi pemerintahan.

“Mari kita satukan pemahaman, dimulai dengan e-office, dilanjutkan ke sistem-sistem lainnya. Kuncinya ada pada masing-masing OPD. Pemerintahan akan berjalan optimal jika dikerjakan bersama-sama, bahu membahu. Mari kita tuntaskan keharusan percepatan pembangunan SPBE itu,” pintanya.

Plt Kepala Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian Konsel, I Putu Darta, menjelaskan bahwa Super App adalah aplikasi multi-fungsi yang menawarkan berbagai layanan dan fitur dalam satu platform. Aplikasi ini mengintegrasikan berbagai layanan dari seluruh OPD di Konawe Selatan, memungkinkan setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengakses semua layanan yang ada pada aplikasi ini.

“Dengan kemampuan API yang mumpuni, layanan Super App dapat melakukan Pengelolaan Information System (Data dan API Management),” jelasnya.

Dalam waktu satu bulan ke depan, pengembangan SPBE akan semakin ditingkatkan melalui Super App ini. Salah satu langkah awal adalah pendaftaran tanda tangan elektronik, yang diharapkan dapat dimaksimalkan oleh masing-masing OPD.

“SPBE merupakan tantangan kita bersama. Olehnya itu, kami berharap dukungan masing-masing OPD agar pembangunan SPBE kita benar-benar maksimal. Dimulai dengan pendaftaran tanda tangan elektronik, sehingga koordinasi antar OPD kedepannya bisa makin optimal,” tambahnya. (IKP)




SIM-Digital Arsip Tingkatkan Efisiensi dan Akses Informasi Badan Kesbangpol Bombana

Bombana, SultraNET. | Sejalan dengan perkembangan pesat era digital, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bombana menerapkan Sistem Informasi Manajemen (SIM)-Digital Arsip sebagai langkah menuju efisiensi dan akses informasi yang lebih baik.

Dalam menghadapi era digital, penggunaan arsip digital menjadi suatu kebutuhan yang tidak terhindarkan. Badan Kesbangpol Bombana, sebagai bagian integral dari pemerintahan, terus berinovasi untuk meningkatkan kinerja organisasi. Salah satu langkah konkret yang diambil adalah menggunakan arsip berbasis elektronik/digital.

Kepala Sub Bagian Umum Badan Kesbangpol Kabupaten Bombana. Sabril, S.Sos.,MM selaku pencetus proyek inovasi perubahan ini menjelaskan, penerapan arsip digital membawa sejumlah keuntungan. Pertama, hal ini memungkinkan Badan Kesbangpol untuk menyimpan jumlah data yang besar tanpa memerlukan ruang fisik yang signifikan. Ini tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional, tetapi juga mengurangi biaya jangka panjang.

Tidak hanya itu, arsip digital memfasilitasi akses yang mudah dan cepat terhadap informasi yang tersimpan. Dengan fitur pencarian yang canggih, pengguna dapat dengan cepat menemukan dokumen yang dibutuhkan tanpa proses pencarian fisik yang melelahkan.

“Sistem ini merupakan bentuk komitmen kami untuk terus meningkatkan efisiensi, keamanan, dan aksesibilitas informasi di tengah perkembangan dunia digital,” ujar Sabril, S.Sos.,MM. Senin (30/10/2023).

Peluncuran “SIM-Digital Arsip Badan Kesbangpol Kab. Bombana” yang inisiasi oleh Sabril bertujuan untuk memperkenalkan secara resmi sistem ini kepada seluruh jajaran organisasi. Dengan langkah ini, diharapkan Badan Kesbangpol Kabupaten Bombana dapat terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan menjaga ketertiban serta keamanan data dalam penyelenggaraan pemerintahan yang semakin efisien. (IS)




Bupati Kolaka Letakkan Batu Pertama Pembangunan Ponpes “Tilawatil Qur’an Assyami”

Kolaka, SultraNET. | Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei, SH.,MH, secara resmi melaksanakan peletakan batu pertama pembangunan Pondok Pesantren Tilawatil Qur’an Assyami pada hari Rabu (25/10/2023).

Proyek ini dapat menjadi landasan bagi generasi mendatang untuk memiliki pondasi kehidupan yang kokoh dalam aspek agama.

Dalam sambutannya, Bupati Kolaka menyatakan harapannya bahwa pembangunan pondok pesantren ini akan mencetak generasi yang kuat dalam ilmu agama.

“Tujuan dari pembangunan pondok pesantren ini yaitu membimbing anak-anak mempelajari ilmu agama sebagai pondasi kehidupan dimasa yang akan datang, tanpa ilmu agama maka pondasi itu akan runtuh,” ungkapnya.

Bupati Safei juga menekankan pentingnya konsep santripreneur, sejalan dengan gagasan Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin.

Ia menegaskan bahwa pondok pesantren di Kabupaten Kolaka tidak hanya harus fokus pada pemberian ilmu agama atau pencetakan lulusan ulama, tetapi juga harus memberdayakan dengan melatih keterampilan.

“Semoga berdirinya Ponpes Tilawatil Qur’an Assyami di Kabupaten Kolaka bisa memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,” harap Bupati.

Pembangunan pondok pesantren ini mencerminkan komitmen Pemerintah Kabupaten Kolaka dalam memberikan ruang pendidikan yang holistik, menggabungkan nilai-nilai keagamaan dengan peningkatan keterampilan praktis.

Proyek ini akan mencetak generasi yang kuat dalam ilmu agama dan juga yang mampu bersaing dan berinovasi dalam dunia keterampilan (IS)




Bupati Surunuddin Hadiri Apel Hari Santri Nasional di Ponpes Minhajut Thulab

Konawe Selatan,  SultraNET. | Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional tahun 2023, Bupati Konawe Selatan H. Surunuddin Dangga, ST., MM. beserta rombongan yang terdiri dari Kepala Dinas Kominfo Konsel Hidayatullah dan Kepala Kesbangpol Konsel M. Taufik, menghadiri undangan istimewa dari Pondok Pesantren Minhajut Thulab mengikuti Apel Hari Santri Nasional Tahun 2023 di Andoolo Utama, Kecamatan Buke. Minggu (22/10/2023)

Acara tersebut menciptakan atmosfer khusyuk dan penuh semangat dalam rangka memperingati peran penting santri dalam pembangunan dan kemajuan negara.

Hari Santri tahun ini mengusung tema “Jihad Santri, Jayakan Negeri,” mencerminkan semangat perjuangan santri dalam memberikan kontribusi positif bagi kemajuan bangsa dan negara. Bupati Konawe Selatan, H. Surunuddin Dangga, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap peran santri sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.

“Santri merupakan garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai keagamaan dan moral di tengah masyarakat. Semangat jihad santri dalam menuntut ilmu dan berkontribusi positif bagi negara harus terus kita dukung dan tingkatkan,” ujar Bupati Surunuddin.

Selain itu, Kepala Dinas Kominfo Konsel Hidayatullah menekankan pentingnya peran teknologi informasi dalam pendidikan santri. “Kita harus memastikan bahwa santri tidak hanya unggul dalam bidang agama, tetapi juga memiliki keahlian dalam teknologi informasi agar dapat bersaing di era global ini,” tambahnya.

Keberadaan santri sebagai bagian integral dari pembangunan nasional semakin diakui dan diperkuat melalui momentum Hari Santri ini.

Pondok Pesantren Minhajut Thulab, sebagai tuan rumah, mengucapkan terima kasih atas kehadiran Bupati Konawe Selatan dan rombongan.

Acara berlangsung sukses dan meninggalkan kesan mendalam tentang pentingnya peran santri dalam membangun bangsa yang beradab dan bermartabat.




Pemda Konawe Selatan dan PT Albayt Wisata Universal Jalin Kerjasama Program Umroh

Konawe Selatan,  SultraNET. |  Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara, menggelar penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT Albayt Wisata Universal terkait Program Paket Perjalanan Umroh.

Acara ini berlangsung di Auditorium Pemda Konsel dan dihadiri oleh Bupati Konsel, H Surunuddin Dangga, serta Direktur PT Albayt Wisata Universal, Hj Nining Kartiningsih. Jum’at, (20/10/2023)

MoU yang ditandatangani Bupati Konsel dan Direktur PT Albayt Wisata Universal ini akan memungkinkan pemberangkatan 30 warga Konsel ke Tanah Suci Mekkah selama 14 hari pada bulan November 2023 untuk menjalani ibadah Umroh.

Bupati Konsel menyampaikan rasa syukur atas kesempatan ini dan menggarisbawahi kerjasama yang baik antara Pemda dan pihak travel.

“Alhamdulillah melalui kesempatan ini, Pemda bekerja sama dengan pihak travel PT Albayt Wisata Universal memberangkatkan 30 orang yang terdiri dari BKMT Konsel, Imam Masjid, Marbot, atau petugas masjid yang akan didampingi oleh pihak travel berpengalaman,” ujar H Surunuddin.

Bupati Konsel, H. Surunuddin saat menyampaikan sambutannya
Bupati Konsel, H. Surunuddin saat menyampaikan sambutannya

Bupati Konsel menekankan pentingnya kerjasama yang terstruktur dengan pihak travel, mulai dari persiapan pemberangkatan hingga pelaksanaan ibadah Umroh, serta kepulangan ke tanah air.

Ia menyatakan bahwa pendampingan yang baik harus dilakukan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para jamaah Umroh.

“Mereka bisa saja kita kasih uang dan berangkat sendiri. Hanya karena mereka ini warga Konsel yang harus diurus dengan baik. Jangan sampai mereka terlantar atau pindah-pindah travel,” tambahnya.

Bupati dua periode ini berharap, keberangkatan 30 jamaah Umroh ke Arab Saudi menjadi bentuk penghargaan bagi warga Konawe Selatan, terutama setelah dua tahun terakhir di masa pandemi Covid-19 tanpa ada yang berangkat.

“Dalam dua tahun terakhir atau di masa Covid tidak ada yang berangkat. Kita berharap, kerjasama ini terus terjalin dengan baik. Semoga pada tahun-tahun mendatang lebih banyak lagi yang diberangkatkan untuk mengikuti ibadah Umroh,” tutupnya.

Direktur PT Albayt Wisata Universal, Hj Nining Kartiningsih, menyatakan komitmen untuk menjaga kepercayaan Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan dalam mendampingi dan menjaga warga Konsel dalam melaksanakan ibadah Umroh tahun 2023.

“Insya Allah PT Albayt Wisata Universal telah memiliki izin travel Umroh dan Haji dari Pemerintah Pusat. Kami juga dalam setiap tahunnya telah mengawal peserta Umroh sebanyak enam ribu setiap tahunnya,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setda Konsel, Hamlin S Ode Maka, menyatakan bahwa kerjasama antara PT Albayt Wisata Universal dan Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Selatan telah berlangsung selama tiga tahun. Ia berharap agar kerjasama ini terus berjalan dengan baik dan warga Konsel yang melaksanakan ibadah Umroh mendapatkan pelayanan yang optimal. (IKP)




Menteri PUPR Basuki, Tinjau Jalan By Pass Lasusua

Kolaka Utara, SultraNET. | Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Dr. Ir. H. Mochammad Basuki Hadimoeljono, M.Sc., Ph.D., didampingi Wakil Ketua Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Haerul Saleh, melakukan kunjungan kerja di Kolaka Utara guna memeriksa kondisi Jalan By Pass Lasusua. Jumat (20/10/2023)

Pada kunjungan tersebut turut mendampingi Menteri Basuki, Dirjen Sumber Daya Air, Ir. Bob Arthur Lombogia, M.Si, Dirjen Bina Marga, Dr. Ir. Hedy Rahadian, M.Sc, Staf Ahli Menteri Bidang Teknologi, Industri, dan Lingkungan Endra S. Atmawidjaja, ST, MSc, DEA, dan Auditorat Utama Keuangan Negara IV BPK-RI Padang Pamungkas, ST., M.M., CSFA.

Kunjungan ini disambut hangat oleh Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara H. Jumarding, Ketua DPRD Kolaka Utara Buhari, Kapolres Kolaka Utara AKBP Arif Irawan, Kepala Kejaksaan Negeri Kolaka Utara Henderina Malo, dan sejumlah pejabat terkait.

Menteri PUPR saat melihat kondisi Jalan By Pass Lasusua
Menteri PUPR saat melihat kondisi Jalan By Pass Lasusua

Menteri PUPR mengunjungi Kolaka Utara untuk mengevaluasi langsung kondisi jalan by pass Lasusua yang telah diakui sebagai jalan nasional. Dr. Ir. H. Mochammad Basuki Hadimoeljono menjelaskan bahwa kunjungan tersebut berdasarkan usulan dari Wakil Ketua BPK RI terkait kerusakan di pantai Lasusua.

Selama kunjungannya, Menteri PUPR juga mengumumkan rencana pembangunan pengaman pantai Lasusua. Proyek ini akan mencakup pembangunan sepanjang sekitar 300 meter dengan luas sekitar 3 hektar. Desain fisik proyek ini diharapkan selesai pada November dan Desember 2024, dengan pekerjaan konstruksi dijadwalkan dimulai pada periode yang sama. Jalan bypass Lasusua juga telah diresmikan sebagai jalan nasional.

“Kita sudah bikin model fisiknya, nanti akan terkena abrasi terus, nanti akan growing-growing dan breakwater sekarang ini kita desain dan akan mulai pada 2024, November dan Desember kita bikin desain gambar fisiknya, jalan ini sudah di serahkan jadi jalan nasional,” ungkap Menteri PUPR sebagaimana dilansir kolutkab.

Langkah ini diambil sebagai upaya penting untuk mengatasi masalah abrasi pantai dan tantangan lingkungan lainnya yang dihadapi di kawasan tersebut. Kunjungan Menteri PUPR bersama rombongan ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam memastikan keberlanjutan infrastruktur yang mendukung kehidupan masyarakat setempat.




Bupati Butur Ridwan Zakaria Optimis Diklatsar PMI Lahirkan Generasi Emas

Butur, SultraNET. | Bupati Buton Utara, Dr. H. Muh. Ridwan Zakariah, M.Si., dan Wakil Bupati, Ahali, SH.,MH., bersama-sama membuka acara Pendidikan dan Latihan Dasar (Diklatsar) Palang Merah Remaja (PMR) Tingkat Kabupaten Buton Utara. Bertempat di pelataran Islamic Center Minaminanga Kecamatan Kulisusu Kabupaten Buton Utara. Jum’at (20/10/2023)

Pembukaan Diklatsar PMR turut dihadiri oleh Wakil Bupati Buton Utara Ahali, SH.,MH., selaku Ketua PMI Kabupaten Buton Utara, Kapolres Buton Utara, Anggota Kodim Buton Utara, Kepala Dinas Pendidikan, Camat Kulisusu, pengurus PMI Kabupaten Buton Utara, dan siswa-siswi peserta Diklatsar PMR Tingkat Kabupaten Buton Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Ridwan Zakariah berharap agar melalui Pendidikan dan Latihan Dasar PMR, dapat terbentuk generasi emas yang potensial. Ia menyampaikan bahwa PMR adalah organisasi binaan dari Palang Merah Indonesia, berpusat di sekolah-sekolah, dengan tujuan membangun dan mengembangkan karakter kepalangmerahan untuk menjadi relawan PMI di masa depan.

“Pendidikan dan Latihan Dasar PMR merupakan wujud pembinaan dan pengembangan yang mampu meningkatkan kemampuan dan karakter sehingga menjadi generasi emas yang potensial,” ungkap Bupati.

Mengusung tema kegiatan Diklatsar, “Cerdas, Kreatif, dan Berkarakter,” diharapkan lahir relawan muda PMI yang memiliki pengetahuan luas, berkarakter, dan disiplin tinggi. PMR diakui sebagai kekuatan PMI dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan kemanusiaan, termasuk di bidang kesehatan dan siaga bencana.

 

Bupati juga menekankan bahwa kegiatan PMR bukan hanya sekadar pembinaan, tetapi juga momen untuk menjalin persaudaraan antara relawan muda di Kabupaten Buton Utara.

“Semakin banyak kita mengambil bagian dalam kemanusiaan, akan menimbulkan rasa empati yang kuat,” bebernya, sambil menyampaikan terima kasih kepada pengurus PMI Kabupaten Buton Utara.

Sejak tahun 2018, undang-undang kepalangmerahan telah terbentuk, yang mengharuskan koordinasi dan kerjasama dengan Kementerian, terutama Kementerian Pendidikan, untuk mewajibkan kegiatan Palang Merah Remaja di sekolah-sekolah.

Bupati Ridwan Zakariah menutup sambutannya dengan harapan agar semua peserta dapat mengikuti Diklatsar PMR dengan baik.

“Saya harap agar semua peserta mengikuti diklatsar dengan baik, sehingga materi tentang kepalangmerahan dapat diaplikasikan dengan baik,” tandasnya. (IN)




Tingkatkan Efisiensi Aparatur Sipil, Buton Bentuk Dewan Pengurus Korpri

Buton, SultraNET. | Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin, S.Pd., M.Pd., memimpin rapat pembentukan Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Buton di Aula Kantor Bupati Buton, Jumat, 20 Oktober 2023.

Turut hadir dalam rapat tersebut, Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan Ahmad Mulia, S.Pt., M.Si., Asisten Bidang Administrasi Umum, Drs. La Ode Muhiddin Mahmud, para kepala OPD, dan para kepala bagian.

Sekda Buton menegaskan pentingnya keberadaan Korpri di Kabupaten Buton sebagai organisasi bagi aparatur sipil negara (ASN), terutama di tingkat lokal.

“Keberadaan Korpri nantinya harus memberikan kontribusi baru untuk menjadikan organisasi Korpri yang tangguh, handal, dan memberikan kebermanfaatan baik kepada dirinya, organisasi, dan masyarakat,” ujar Sekda Buton.

Rapat dilanjutkan dengan pemaparan dari Kepala Bagian Organisasi yang membacakan tugas, fungsi, dan kegiatan dari Korpri berdasarkan Rakornas Korpri pada 2 Oktober 2023. Selanjutnya, peserta forum diminta memberikan pendapat terkait pengisian struktur organisasi Korpri Kabupaten Buton.

Langkah ini mencerminkan komitmen Buton untuk meningkatkan efisiensi dan fungsionalitas instansi pemerintah dengan mendirikan Dewan Pengurus Korpri.

Keputusan ini diharapkan akan menjadi dasar untuk membentuk Korpri yang lebih tangguh dan responsif dalam melayani kebutuhan masyarakat.




Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Wakatobi Evaluasi Langkah-Langkah Percepatan Penurunan Kasus Stunting

Wakatobi, Sultra NET. | Dalam upaya mempercepat penurunan prevalensi kasus stunting di Kabupaten Wakatobi tahun 2023, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Wakatobi menggelar Evaluasi Tindak Lanjut Paska Diseminasi Audit Kasus Stunting di Aula Pesanggrahan Taman Budaya Wakatobi, Kamis, 19 Oktober 2023.

Asisten I Sekretaris Daerah Wakatobi, Nursiddiq, menjelaskan bahwa audit kasus stunting sebelumnya bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab terjadinya kasus stunting sebagai bagian dari upaya pencegahan kasus serupa. Proses audit melibatkan tiga kegiatan, yaitu pelaksanaan audit dan manajemen kasus stunting, diseminasi hasil kajian audit kasus stunting beserta rencana tindak lanjut, dan evaluasi hasil tindak lanjut setelah diseminasi audit kasus stunting.

“Kegiatan ini merupakan evaluasi terhadap intervensi yang telah dilakukan pada kelompok sasaran, sekaligus merumuskan langkah-langkah strategis untuk menindaklanjuti potensi permasalahan di lapangan,” ujarnya.

Laode Safihuddin, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Wakatobi, menyampaikan bahwa fokus hasil Rakortek percepatan penurunan stunting tahun 2023 adalah formulasi aksi-aksi konkret.

“Meskipun hasilnya sudah dihasilkan, diperlukan pendalaman lebih lanjut untuk mengatasi persoalan tersebut, agar fokus pada aksi nyata di tahun 2024,” jelasnya.

Upaya evaluatif ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Wakatobi dalam menanggulangi masalah stunting dengan pendekatan yang holistik, melibatkan sejumlah kegiatan dan pemahaman mendalam terhadap faktor penyebabnya.

Langkah-langkah strategis yang dihasilkan dari evaluasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menurunkan angka stunting di kabupaten tersebut.