Tingkatkan Kompetensi UMKM, Pemkab Kolaka Adakan Pelatihan Kewirausahaan Angkatan II

Kolaka, SultraNET. | Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kolaka kembali menggelar Pelatihan Kewirausahaan bagi Pelaku Usaha Mikro. Kegiatan ini dilaksanakan di ruang SMS Berjaya Pemda Kolaka pada Rabu (11/10).

Acara yang merupakan angkatan kedua ini dihadiri oleh Asisten II Ir. H. Abbas, MM dan Perwakilan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sulawesi Tenggara.

Tema yang diusung pada pelatihan kali ini adalah “Analisis Peluang Usaha, Riset Pasar, Pemasaran Digital, Pengelolaan Keuangan, dan Keselamatan Kerja”.

Asisten II menyampaikan dalam sambutannya bahwa pengembangan sumber daya manusia pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menjadi salah satu skala prioritas yang terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Kolaka.

“Dalam menghadapi persaingan usaha yang semakin ketat dan kompetitif, Pemerintah Kabupaten Kolaka sangat fokus dan konsisten untuk menumbuh kembangkan UMKM,” ujarnya

Melalui Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kolaka, diharapkan mampu mewujudkan peningkatan kualitas sumber daya manusia pelaku UMKM yang memiliki dedikasi, kompeten, disiplin, ulet, cerdas, dan handal serta siap kerja dalam dan mengembangkan UMKM.

Asisten II juga berharap bahwa Pelatihan Kewirausahaan ini dapat membangkitkan kembali geliat perekonomian sektor usaha mikro, khususnya di Kabupaten Kolaka.

Dengan meningkatnya kompetensi dan pengetahuan para pelaku UMKM, diharapkan dapat menciptakan peluang baru dan meningkatkan daya saing di pasar yang terus berkembang.

Kegiatan ini merupakan bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Kolaka dalam mendukung perkembangan sektor UMKM sebagai salah satu pilar ekonomi lokal.




Bunda Paud Buton Ajak Guru Paud Mendidik dengan Sabar

Pasawajo, SultraNET. | Ny. Dra. Andi Asniwati Mustari, yang dikenal sebagai Bunda Paud Kabupaten Buton, menekankan pentingnya peran ibu dan guru dalam mendidik anak-anak usia dini dengan penuh kesabaran.

Pernyataan ini disampaikan pada acara Sosialisasi dan Advokasi Pembinaan Paud Holistik Integratif (PAUD-HI) dalam Upaya Penurunan Angka Stunting untuk Mewujudkan Kembang Tumbuh Anak. Selasa 10 Oktober 2023

Acara yang berlangsung di Aula Rujab Bupati Buton tersebut dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk Ketua Pokja Bunda Paud Kabupaten Buton, narasumber dari Balai Penjamin Mutu Pendidikan Provinsi Sulawesi Tenggara, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Buton, Wakil Ketua I Pokja Bunda Paud Kabupaten Buton, serta Bunda Paud Kecamatan se-Kabupaten Buton dan para Guru PAUD.

Peserta Sosialisasi dan Advokasi Pembinaan Paud Holistik Integratif (PAUD-HI)
Peserta Sosialisasi dan Advokasi Pembinaan Paud Holistik Integratif (PAUD-HI)

Ny. Andi Asniwati Mustari menyampaikan pesannya kepada para pembina PAUD dan para Ketua PAUD untuk memberikan bimbingan kepada anak-anak usia dini, yang merupakan fase awal dalam pendidikan anak sebelum melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

“Penting bagi guru-guru dan kepala sekolah untuk mendidik anak-anak usia dini dengan kesabaran karena PAUD adalah dunia anak-anak kecil yang memiliki dunia sendiri. Anak-anak perlu diberikan kebebasan untuk berinspirasi, karena anak yang cerdas adalah anak yang memiliki keinginan untuk mencoba hal baru,” ungkapnya.

Ny. Andi Asniwati juga mengajak para Bunda PAUD untuk menjaga kekompakan, menjalin kerja sama, dan saling bergandengan tangan dalam menyukseskan program-program PAUD di Kabupaten, hingga ke tingkat kecamatan, kelurahan, dan desa. Dia menegaskan bahwa kecerdasan anak bangsa ada di tangan semua pihak yang terlibat dalam mendidik generasi masa depan.

“Saya berharap kepada para guru TK untuk tidak hanya membimbing tetapi juga mendidik. Kebutuhan anak di usia dini adalah dibimbing dan dididik, termasuk membiasakan disiplin sejak dini dan mendorong kebiasaan rajin membaca,” tambahnya.

Pj.Ketua TP PKK Buton ini mengakhiri pesannya dengan harapan agar komunikasi terus terjalin antar para pelaku pendidikan anak, sehingga kendala-kendala dalam mendidik generasi muda dapat diatasi bersama-sama.




Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Bombana Dikukuhkan

Bombana, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Bombana secara resmi melaksanakan pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Bombana Nomor 74 Tahun 2023.

Acara pengukuhan tersebut digelar di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana pada Selasa (10/10/2023) dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si., mewakili Penjabat Bupati Bombana.

Dalam kesempatan ini, dilaksanakan juga Sosialisasi Program TPAKD, termasuk di dalamnya Sekolah Pasar Modal serta Pendirian Galleri Investasi oleh Bursa Efek Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih luas kepada masyarakat terkait pentingnya literasi dan inklusi keuangan,” ujar Sekda Man Arfa.

Industri Jasa Keuangan memegang peranan krusial dalam perekonomian suatu negara.

Sejalan dengan hal tersebut, Sekda Bombana, Man Arfa, menyampaikan bahwa produk jasa keuangan memiliki dampak signifikan pada kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Dari tabungan, perbankan, fasilitas kredit, hingga investasi di pasar modal, semua memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan,” Bebernya

Foto Peserta saat Kegiatan Berlangsung
Foto Peserta saat Kegiatan Berlangsung

 

Man Arfa menyoroti manfaat produk jasa keuangan yang dapat meningkatkan kapitalisasi sektor keuangan dan berdampak positif pada perekonomian.

Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bombana pada tahun 2022 mencapai 5,11%, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang sebesar 3,49%.

Dalam konteks ini, TPAKD Kabupaten Bombana dianggap memiliki peran krusial. Kolaborasi dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan diharapkan menjadi kunci keberhasilan implementasi inovasi dan strategi baru guna mempercepat literasi dan inklusi keuangan.

Beberapa program TPAKD Kabupaten Bombana yang telah direncanakan antara lain Pertama Program TANGKAS: Tingkatkan Investasi Keuangan Wujudkan Bombana Surga Investasi, Kedua Program KEJAR EMAS: Satu Rekening Satu Pelajar, Generasi Bombana Cerdas Keuangan Program PASTI: Pandai Sikapi dan Lawan Rentenir.

Sekda Man Arfa (Kedua dari Kanan)
Sekda Man Arfa (Kedua dari Kanan)

Sekda Bombana secara khusus mengapresiasi langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara yang secara konsisten mendukung TPAKD se-Sulawesi Tenggara, termasuk TPAKD Kabupaten Bombana.

Harapannya, melalui TPAKD, dapat tercipta program-program kerja yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta mendorong percepatan akses keuangan daerah.

“Tentu dengan mempertimbangkan karakteristik sumber daya manusia dan sumber daya alam Kabupaten Bombana,” tandasnya.




Wakil Bupati Konawe Selatan Ajak Semua Pihak Berperan Aktif dalam Penurunan Stunting

Konawe Selatan, SultraNET. |  Wakil Bupati Konawe Selatan, Rasyid, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting, mengimbau seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Camat se-Konawe Selatan untuk turut serta dalam upaya percepatan penurunan angka stunting.

Imbauan ini disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Konawe Selatan. Rapat yang dihadiri oleh seluruh OPD, Camat, Kepala Puskesmas, dan instansi terkait lainnya ini berlangsung di Wisata Buatan Apolu Valley pada Selasa, 10 Oktober 2023.

Dalam pertemuan tersebut, mantan Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara ini menekankan bahwa penurunan angka stunting memerlukan komitmen kuat dari semua pihak, baik di tingkat pusat maupun di tingkat daerah. Rasyid mengajak seluruh OPD, Camat, Puskesmas, bahkan desa, untuk bersama-sama mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah masing-masing.

“Pentingnya kerjasama lintas sektoral ini tidak dapat diabaikan. Kita butuh komitmen bersama untuk mengatasi masalah stunting di Kabupaten Konawe Selatan,” kata politisi dari PKS ini.

Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Konawe Selatan
Rapat Koordinasi Percepatan Penurunan Stunting Kabupaten Konawe Selatan

Rasyid juga mengacu pada Surat Keputusan Bupati Konawe Selatan Nomor 474/695 tahun 2023, yang menetapkan program Bapak/Bunda Asuh Anak Stunting (BAAS) Kabupaten Konawe Selatan. Ia berharap OPD yang telah diberikan amanah dapat melaksanakan dan mempertanggungjawabkan tugas mereka.

“Sebagai bentuk komitmen unsur Pimpinan Daerah, kami memerintahkan dan mengimbau seluruh OPD serta lembaga terkait untuk turut serta dalam intervensi penurunan stunting,” tegasnya.

Rasyid menekankan bahwa instansi terkait perlu menyajikan data terpadu dan akurat tentang kasus stunting di wilayah binaannya. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk melakukan audit kasus stunting secara langsung, sebagai langkah awal dalam pencegahan dan penurunan stunting.

“Kami berharap OPD di setiap kecamatan segera menindaklanjuti tanggung jawab yang diberikan. Sanksi akan diberikan kepada OPD yang tidak mematuhi Surat Keputusan Bupati, dan Pemda akan melakukan intervensi bagi desa yang lalai dalam melaksanakan program tersebut,” tutupnya.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Konawe Selatan, sebagai bagian dari upaya bersama untuk mengatasi masalah stunting di wilayah tersebut.




Bupati Kolaka Optimis Wisudawan Berkontribusi untuk Daerah

Kolaka, SultraNET. Bupati Kolaka, H. Ahmad Safei, SH.,MH, menghadiri acara wisuda Program Studi Di Luar Kampus Utama (PSDKU) Politeknik Negeri Ujung Pandang di Kabupaten Kolaka pada Tahun Akademik 2022/2023.

Acara tersebut berlangsung dengan meriah di Gedung Hotel Sutan Raja Kolaka pada Senin, 9 Oktober 2023.

Dalam sambutannya, Bupati Kolaka menyampaikan rasa terima kasihnya atas terselenggaranya acara wisuda perdana program studi di luar kampus utama PNUP di Kabupaten Kolaka.

Sebanyak 26 sarjana baru, yang merupakan putra-putri terbaik kabupaten ini, berhasil menyelesaikan studi mereka melalui program ini. Bupati Ahmad Safei optimis para wisudawan akan memberikan kontribusi terbaik dari keilmuannya untuk pembangunan daerah.

“Harapan saya adalah agar orang tua terus mendukung dan menjelaskan kepada masyarakat Kabupaten Kolaka agar dapat mengirimkan anak-anak mereka untuk kuliah di PSDKU Kabupaten Kolaka ini,” ungkapnya.

 

Direktur PNUP, Ilyas Mansur, juga menyampaikan rasa bangganya terhadap pencapaian 26 mahasiswa yang berhasil menyelesaikan studi mereka.

“Kami berharap bahwa para lulusan ini akan memberikan kontribusi berarti bagi kemajuan daerah Kolaka,” ucapnya.

Acara wisuda ini menjadi tonggak sejarah dalam upaya meningkatkan akses pendidikan tinggi di Kabupaten Kolaka, dan diharapkan menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi mereka.

Bupati Kolaka dan Direktur PNUP secara simbolis memberikan penghargaan kepada para lulusan, sembari berharap mereka dapat menjadi agen perubahan yang berarti bagi masyarakat dan daerah mereka. (Ts)




Pengurus TP-PKK Kolaka Utara Dilantik, Fokus pada Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga

Kolaka Utara, SultraNET. | Pengurus Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Kolaka Utara secara resmi dilantik dalam sebuah kegiatan yang diselenggarakan di Islamic Center Mesjid Agung Bahru Rasyid Wal Ittihad pada Senin (9/10/2023).

Pelantikan ini dipimpin oleh Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir Sukanto Toding, MSP, MA, sebagai bentuk komitmen untuk menggerakkan PKK ke arah kemajuan dan pemberdayaan.

Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kolaka Utara, Ir. Hj. Nina Harini Yuniarti Sukanto, menyatakan bahwa pelantikan ini bukan hanya formalitas seremonial. Sebaliknya, itu dianggap sebagai momen krusial yang akan mengarahkan PKK Kolaka Utara ke perubahan positif.

Tim Penggerak PKK diharapkan tidak hanya menjalankan program-program yang sudah ada, melainkan juga mampu berinovasi dan beradaptasi dengan dinamika perubahan zaman demi kebaikan keluarga dan masyarakat.

Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA didampingi Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kolaka Utara, Ir. Hj. Nina Harini Yuniarti Sukanto
Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA didampingi Penjabat Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Kolaka Utara, Ir. Hj. Nina Harini Yuniarti Sukanto

Dalam sambutannya, Penjabat Bupati Kolaka Utara mengajak para pengurus untuk bekerja secara kolaboratif, dengan fokus pada penguatan keluarga, peningkatan kesejahteraan keluarga, dan dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Kami mengajak semua pihak, termasuk pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan masyarakat luas, untuk mendukung upaya Tim Penggerak PKK dalam mencapai visi dan misinya,” ujar Penjabat Bupati Kolaka Utara.

Penjabat Bupati juga memberikan penghargaan atas prestasi yang telah diraih oleh Tim Penggerak PKK Kabupaten Kolaka Utara sebelumnya, baik di tingkat Provinsi maupun Nasional. Prestasi ini dianggap sebagai motivasi untuk terus berkarya dan mengukir jejak kebajikan bagi masyarakat Kabupaten Kolaka Utara.

“Kami memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada para Pengurus Tim Penggerak PKK Kabupaten Kolaka Utara yang telah mengabdi selama ini. Kami berharap para pengurus yang baru dilantik dapat melanjutkan dan menyempurnakan jejak kebajikan selama pengabdian sebagai Pengurus PKK tingkat Kabupaten Kolaka Utara,” harapnya.

Dengan semangat gotong royong, solidaritas, dan integritas yang kuat, diharapkan PKK Kabupaten Kolaka Utara dapat terus meraih prestasi dan mencapai visi serta misi organisasi, memberikan dampak positif bagi keluarga dan masyarakat sekitar. (KolutKab)




Bupati Konawe Selatan Ambil Langkah Tegas untuk Tuntaskan Polemik Aktivitas Tambang PT WIN di Desa Torobulu

Konawe Selatan, SultraNET. | Bupati Konawe Selatan, H. Surunuddin Dangga, berkomitmen untuk menyelesaikan polemik pro dan kontra terkait aktivitas tambang perusahaan PT Wijaya Inti Nusantara (WIN) di Desa Torobulu, Kecamatan Laeya. Pernyataan ini disampaikannya saat mengadakan audiensi bersama masyarakat Desa Torobulu yang memiliki pandangan beragam terhadap keberlanjutan aktivitas PT WIN. Audiensi ini berlangsung pada Senin, 9 Oktober 2023.

“Kehadiran saya hari ini adalah untuk mendengarkan langsung keluhan dari masyarakat yang mendukung maupun menolak adanya aktivitas tambang,” ungkap Bupati Surunuddin Dangga dalam wawancara usai pertemuan dengan masyarakat.

Dengan harapan bahwa pemerintah daerah dapat memberikan solusi terbaik bagi masyarakat yang terdampak, Bupati Dangga menekankan pentingnya menyelesaikan masalah ini tanpa memicu konflik antara masyarakat dan pihak perusahaan.

Mantan Ketua DPRD Konawe Selatan ini menjelaskan bahwa tidak ada kewenangan langsung untuk memberhentikan aktivitas tambang atau investasi di wilayah tersebut. Namun, ia menekankan bahwa pemerintah daerah bertanggung jawab untuk memastikan bahwa investasi dapat berjalan seiring dengan ketenangan dan keamanan masyarakat.

“Kewenangan Pemda adalah untuk menjaga agar masyarakat merasa tentram dan damai dengan adanya investasi. Oleh karena itu, saya minta agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh oknum dari luar yang dapat memecah belah persatuan masyarakat setempat,” pesannya.

Masyarakat Desa Torobulu saat Berdialog dengan Bupati Konawe Selatan
Masyarakat Desa Torobulu saat Berdialog dengan Bupati Konawe Selatan

Bupati Dangga mengajak seluruh masyarakat untuk mengedepankan asas kekeluargaan dalam menyelesaikan permasalahan ini, sambil mengingatkan agar konflik tersebut tidak merusak hubungan keluarga sesama warga.

“Saya tidak ingin gara-gara masalah ini, keluarga menjadi bertikai dan terpecah belah,” ujar Bupati Dangga.

Untuk menuntaskan polemik tersebut, Bupati Dangga telah memerintahkan jajarannya untuk mendata masyarakat yang terdampak langsung dan secara langsung melihat kondisi objek yang menjadi keluhan masyarakat.

“Kita sudah mendengar keluhan dari semua pihak, baik yang mendukung maupun menolak. Oleh karena itu, saya perintahkan instansi terkait untuk turun langsung, melihat kondisi di lapangan, setelah itu baru kami akan undang kembali untuk merumuskan dan menyelesaikan permasalahan ini,” tutupnya.

Dalam kunjungan tersebut, turut hadir Asisten Setkab Konawe Selatan H. Amran Aras, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Konawe Selatan Ichsan Porosi, Kepala Dinas PM-PTSP Konawe Selatan I Putu Darta, Kepala Dinas Perikanan Konawe Selatan Wayan Darma, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Konawe Selatan Ivan Ardiansyah, Kepala Desa Torobulu Nilham, perwakilan TNI-Polri, serta jajaran pemerintah setempat lainnya




Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan Tingkatkan Sinergitas dalam Pengendalian Inflasi

Konawe Selatan, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar Rapat Koordinasi di Hotel Wonua Monapa, Kecamatan Ranomeeto, Sabtu (7/10/2023).

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Konsel, Roslina Iljas, SP. M.Si, menjelaskan bahwa tujuan utama rapat koordinasi ini adalah membentuk kesepahaman dalam melaksanakan langkah-langkah pengendalian inflasi bersama stakeholder di daerah.

Roslina, selaku ketua panitia pelaksana kegiatan, menyoroti pentingnya kolaborasi untuk mencapai tujuan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Daerah.

“Kegiatan ini mengusung tema “Memperkuat Sinergitas, Menurunkan Angka Kemiskinan, dan Meningkatkan Daya Saing Daerah menuju Desa Maju Konsel Hebat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sinkronisasi dan koordinasi lintas stakeholder dalam menjaga kestabilan dan pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Pengendalian inflasi dilakukan dengan pendekatan strategi 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif,” ungkapnya.

Strategi tersebut rupanya berhasil membawa hasil positif, dengan Konsel mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari Pemerintah Pusat berupa Dana Insentif Fiskal senilai miliaran rupiah. Bupati juga menyoroti tantangan cuaca seperti gejala El Nino yang sedang dihadapi oleh sebagian besar daerah di tanah air, termasuk Kabupaten Konawe Selatan.

Melalui Rapat Koordinasi TPID ini, sinergitas program antar pemangku kepentingan diharapkan semakin kuat. Bupati Dangga mengajak seluruh kepala desa, lurah, camat, dan OPD untuk terus memantau dan melaporkan kondisi wilayahnya secara berjenjang, serta melaksanakan langkah-langkah penanganan yang cepat, tepat, dan terukur.

“Semua pihak diharapkan dapat bersinergi dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Konawe Selatan.” tandasnya

Nampak turut hadir di kegiatan tersebut, Wakil Bupati Konsel Rasyid dan Sekda Konsel Hj St Chadidjah. Acara diikuti oleh jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Camat, dan Kepala Bagian lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Konsel. Para pembicara dari Kantor Perwakilan BI, Perum Bulog Divre Sultra, BMKG Sultra, dan Polres Konsel. (Hum)




Pj. Ketua TP PKK Sultra Lantik Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Buton dan Kota Baubau : Langkah Awal Mewujudkan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga

Kendari, SultraNET. | Pj. Ketua TP PKK Sultra, Ny. Dra. Wa Ode Munanah Asrun Lio, melantik secara resmi Ny. Dra. Andi Asniwati Mustari sebagai Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Buton dan Ny. Reffiani Dwiatmo Rasman sebagai Pj Ketua TP PKK Kota Baubau. Pelanti

Pj. Bupati Buton, Drs. Laode Mustari, MSi
Pj. Bupati Buton, Drs. Laode Mustari, MSi

kan berdasarkan SK Ketua TP PKK Provinsi Sultra Nomor 13-14/KEP/PKK.PROV/X/2023. Acara berlangsung di Aula Merah Putih Rujab Gubernur Sultra, Jumat (6/10/2023), dihadiri oleh berbagai tokoh dan pejabat setempat.

Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Buton dan Kota Baubau diamanahi tugasnya untuk meningkatkan peran dan kesejahteraan keluarga. Ny. Dra. Wa Ode Munanah menyampaikan harapannya bahwa keduanya akan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Pj. Ketua TP PKK Sultra berpesan agar para ketua baru dapat menggerakkan program PKK yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Buton, Drs. Laode Mustari, MSi, menyampaikan terima kasih atas pelantikan Pj Ketua TP PKK Buton. Ia menegaskan bahwa PKK memiliki peran penting dalam mengatasi tantangan seperti kemiskinan, inflasi, dan stunting.

“Kita berharap agar visi dan tujuan PKK dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dapat terwujud dengan baik,” ujarnya.

Pj. Bupati Buton, Drs. Laode Mustari, MSi
Pj. Bupati Buton, Drs. Laode Mustari, MSi

Pj. Bupati Buton juga menyoroti isu-isu penting seperti penanggulangan kemiskinan ekstrem, inflasi daerah, dan stunting. Ia menegaskan bahwa PKK harus bergerak bersama pemerintah untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pj Bupati Buton berpesan kepada Ketua TP-PKK dan pengurusnya untuk menjalankan tugas dengan baik agar program PKK dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Pj. TP PKK Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Dra. Waode Munanah, berharap agar Pj Ketua TP PKK Kabupaten Buton dan Kota Baubau dapat menjalankan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan tanggung jawab dalam meningkatkan peran PKK dalam pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat.

“Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mewujudkan kolaborasi yang baik dan merealisasikan 10 program PKK,” tandasnya, (*)




Pj. Bupati Bombana Burhanuddin Tandai Dimulainya Pembangunan Masjid Khalid Al-Khafi

Bombana, SultraNET. | Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si bersama Pj. Ketua TP PKK Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos turut serta dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Khalid Al-Khafi di Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Kamis (5/10/2023).

Pj. Bupati Burhanuddin, yang dikenal sangat peduli terhadap pembangunan rumah ibadah, menyampaikan keyakinannya bahwa mendirikan masjid adalah investasi abadi. “Allah sudah menjanjikan, barang siapa yang membangun masjid maka dia juga akan dibangunkan istana di akhirat kelak, dan janji Allah itu pasti tidak akan diingkari,” ucapnya penuh semangat dalam sambutannya.

Dalam memilih lokasi pembangunan masjid, Pj. Bupati Bombana menyarankan agar pondasi dibuat lebih tinggi untuk mengantisipasi potensi kenaikan permukaan jalan seiring berjalannya waktu. Langkah ini diambil untuk menjaga keamanan masjid terhadap risiko banjir di masa depan.

Pj. Bupati juga menegaskan bahwa pembangunan masjid ini bukan hanya sebagai bangunan fisik, tetapi juga merupakan wadah untuk meningkatkan keimanan dan ketaatan beribadah masyarakat setempat.

 “Kami berharap pembangunan masjid ini akan memberikan dampak positif, mengajak masyarakat semakin taat beribadah dan menjadikan masjid sebagai pusat spiritualitas,” jelasnya.

Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si saat menyampaikan sambutannya
Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si saat menyampaikan sambutannya

Dalam momen bersejarah ini, Pj. Bupati Burhanuddin tidak hanya memberikan doa dan semangat, tetapi juga memberikan bantuan nyata dengan memberikan sumbangan berupa uang tunai untuk mempercepat proses pembangunan Masjid Khalid Al-Khafi. Langkah ini sejalan dengan komitmennya untuk mendukung pembangunan rumah ibadah di Kabupaten Bombana.

Acara peletakan batu pertama ini tidak hanya menjadi awal pembangunan fisik masjid, tetapi juga menjadi awal bagi masyarakat Lameroro untuk bersama-sama berkontribusi dalam membangun tempat ibadah yang akan menjadi pusat kebaikan dan kedamaian di tengah-tengah mereka. (R)