Ummat Muslim Bombana Sholat Istisqo

Bombana, SultraNET. | Musim kemarau panjang yang melanda Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara telah berdampak kekeringan ekstrim disejumlah wilayah di daerah itu.

Sebagai bentuk iktiar ratusan ummat muslim melaksanakan sholat istisqo (memohon hujan) bertempat di Alun-alun Masjid Agung Nurul Iman Kasipute. Kamis (19/10/2023).

Sholat istisqo merupakan ikhtiar memohon kepada Allah SWT agar kiranya Ia melimpahkan hujan sebagai rahmat-Nya kepada seluruh makhluk hidup.

Kondisi cuaca yang kering dan panas dapat menyebabkan kekeringan, bencana alam, dan sulitnya pasokan air bersih, khususnya bagi sektor pertanian.

Ratusan ummat muslim saat melaksanakan sholat istisqo
Ratusan ummat muslim saat melaksanakan sholat istisqo

Saat membacakan sambutan Penjabat Bupati H. Burhanuddin, Sekretaris Daerah Bombana Man Arfa mengajak seluruh masyarakat untuk berdo’a dan bermunajah kepada Allah SWT memohon agar segera diturunkan hujan agar ancaman kekeringan tidak terjadi di Kabupaten Bombana.
“Tiada kekuatan yang ampuh selain dari kekuatan do’a,” ujar Man Arfa
Ia menyebut, momentum sholat istisqo juga menjadi ajang silaturahmi, menjaga ukhuwah islamiyah antara Pemerintah dengan masyarakat.
“Semoga Allah SWT menurunkan hujan dan kehidupan ini berjalan dengan normal kembali,” tandasnya.



Maulid KKSS Buton Teladani Ahlak dan Pandangan Politik Rasulullah

Buton, SultraNET. | Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Buton menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Gedung SKB Buton di Pasarwajo. Acara yang dihadiri oleh Penjabat Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi, dan sejumlah tokoh masyarakat ini bertujuan mendorong toleransi dan kerukunan di era modern. Kamis Sore, 19 Oktober 2023

Kegiatan yang mengusung tema “Meneladani Akhlak dan Pandangan Politik Rasulullah SAW untuk membangun toleransi dan kerukunan di era modern dan modernisasi,” Pj. Bupati Buton menyampaikan pesan penting untuk mengambil contoh dari akhlak dan pandangan politik Rasulullah untuk membangun toleransi dan kerukunan di tengah modernisasi yang terus berkembang.

“Rasululullah Muhammad SAW menjadi contoh terbaik dalam membangun toleransi dan kerukunan,” ujarnya

Pj. Bupati Buton menegaskan kesolidan KKSS dan menyatakan bahwa organisasi ini tidak memiliki unsur politik. “Momentum hari ini adalah bentuk silaturahim kita bersama. Pembentukan KKSS adalah upaya membangun organisasi kerukunan tanpa ada politik di dalamnya,” ungkapnya.

Dalam konteks era digitalisasi, Pj. Bupati Buton memberikan perhatian khusus pada peran orang tua dalam membimbing anak-anak. “Kita harus membimbing anak-anak agar memiliki akhlak baik sesuai Sunnah Rasulullah. Di era sekarang, kita sebagai orang tua perlu lebih cerdas dalam memberikan nasehat dan membentuk moral anak-anak kita,” paparnya.

Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi saat disambut pengurus KKSS
Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi saat disambut pengurus KKSS

Acara ini diakhiri dengan harapan Pj. Bupati Buton agar para orang tua terus memantau dan membimbing anak-anak mereka untuk tumbuh menjadi pribadi yang memiliki akhlak baik, sejalan dengan kemajuan teknologi yang memiliki dampak positif dan negatif.

Ketua KKSS Buton, Suhardi Dulati S.Pd, M.Si, mengucapkan terima kasih kepada Pj. Bupati Buton atas kehadirannya, ia menyebut saat ini KKSS Buton yang terdiri dari sekitar 500 keluarga di 7 Kecamatan Kabupaten Buton, mayoritas merupakan ASN Buton.

“KKSS mendukung pembangunan di Kabupaten Buton tanpa melibatkan politik,” katanya.

Acara ini dihadiri oleh Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Buton, Ny Dra. Andi Asniwati Mustari, Sekda Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin, SPd, MSi, Keta Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Buton, Ny. Kiki Amalia Asnawi, para Kepala OPD Lingkup Pemkab Buton, Kapolres Buton yang diwakili, Camat Pasarwajo, Drs. Amruddin, dan para kepala desa.




Pastikan Masyarakat Dapatkan Pelayanan Maksimal, Pj. Bupati Buton Tinjau Langsung Faskes

Buton, SultraNET. | Pj Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi, didampingi langsung oleh Pj. Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Buton, Ny. Dra. Andi Aniwati, melakukan peninjauan terhadap pelayanan kesehatan dan fasilitas kesehatan di beberapa puskesmas di wilayah Kecamatan Lasalimu Selatan, Kamis, 19 Oktober 2023.

Kedua penjabat tersebut, melaksanakan kunjungan ke beberapa puskesmas sebagai bagian dari rangkaian kegiatan di Kecamatan Lasalimu. Sebelumnya, Pj. Bupati Buton bersama Sekda Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin, SPd, MSi, ikut serta dalam Aksi Bergizi di sekolah yang diinisiasi oleh TP PKK bersama Pemerintah Kabupaten Buton melalui Dinas Kesehatan.

Pj. Bupati mengawali kunjungannya di Puskesmas Wajah Jaya, Desa Wajah Jaya, Kecamatan Lasalimu Selatan. Selama di puskesmas tersebut, hampir semua ruang pelayanan dijelajahinya. Pj. Bupati tampak serius berbincang dengan petugas medis, menanyakan detail terkait tindakan medis dan kualitas pelayanan.

Setelah Wajah Jaya, Pj. Bupati melanjutkan kunjungannya ke Puskesmas Lasalimu Selatan di Ambuau Indah. Mustari, yang sebelumnya menjabat sebagai Camat Betoambari, menyempatkan diri untuk berdialog dengan para pasien.

“Saya ingin memastikan, apakah puskesmas memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Kesehatan merupakan garda terdepan dalam kehidupan, dan masyarakat harus mendapatkan pelayanan maksimal,” ujar Pj. Bupati.

Pj. Bupati menekankan bahwa para tenaga medis memiliki tanggung jawab terhadap semua lapisan masyarakat yang menjadi objek layanan kesehatan.

Langkah ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Buton dalam memastikan kesejahteraan dan pelayanan kesehatan yang prima bagi warganya.




Wabup Konut H. Abuhaera Resmikan TPI Perairan Darat Pertama di Sultra

Konawe Utara, SultraNET. | Bupati Konawe Utara H. Ruksamin diwakili Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera resmikan Penggunaan Tempat Pendaratan Ikan (TPI) Perairan Darat di Desa Labungga, Kec Andowia, Kamis, 19/10/2023

Peresmian tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wabup H. Abuhaera yang turut disaksikan Kepala Sub Pokja Data Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Perikanan Perikanan dan Kelautan RI Muhammad Anas, dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Prov. Sultra Laode Kardini, SE., M.Si.

Wabup H. Abuhaera dalam sambutannya mengucapkan terima kasih dan apresiasi Kepada Kementerian Perikanan dan Kelautan RI, serta pada Dinas Kelautan dan Perikanan Sultra yang telah mengalokasikan anggaran dalam pembangunan TPI di Desa Labungga tersebut.

“Pemda Konut sangat menyambut baik Program ini dan siap mendukung,” ucapnya

Untuk mendukung Program Pembangunan TPI tersebut, H. Abuhaera mengatakan Pemda Konut telah mengalokasikan anggaran di tahun 2023 yang meliputi.

Penyediaan lokasi pembangunan seluas 1 Ha, penyediaan fasilitasi penyambungan listrik ke TPI, penyediaan pembangunan drainase, penyediaan pembangunan jalan dalam halaman TPI.

“pembangunan sarana dan prasarana berupa fasilitas di TPI ini merupakan bukti nyata upaya Pemda dalam memberikan pelayanan pada masyarakat,” ungkapnya

Selanjutnya H. Abuhaera mengungkapkan, pembangunan TPI dilabungga sangat potensial untuk dikebangkan, karena di Wilayah tersebut dialiri oleh 2 sungai besar yakni Sungai Lasolo dan Lalindu, yang tersebar di 5 Kecamatan yakni Kec Andowia, Asera, Oheo, Landawe dan Langgikima.

“dengan adanya TPI ini diharapkan nelayan dapat menjual hasil tangkapan ikan langsung kepada konsumen, dan tentunya akan meningkatkan perdagangan, dan kesejahteraan nelayan,” jelasnya

Foto Bersama usai peresmian TPI Perairan darat
Foto Bersama usai peresmian TPI Perairan darat

Ditempat yang sama Kepala Sub Pokja Data Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Perikanan Perikanan dan Kelautan RI Muhammad Anas, mengatakan pembangunan TPI di Konawe Utara merupakan yang pertama di Wilayah Sultra dan ke 10 di Indonesia

Olehnya itu, Anas berharap seluruh hasil tangkapan nelayan dapat didaratkan di TPI tersebut, serta dapat menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarkat setempat.

Diketahui usai meresmikan Wabup H. Abuhaera bersama Kepala Sub Pokja Data Direktorat Jenderal Perikanan Tangkap Kementerian Perikanan Perikanan dan Kelautan RI Muhammad Anas dan Kadis Kelatan dan Perikanan Sultra meninjau pelabuhan TPI. (S)




Bantu Petani Atasi Kekeringan, Pemkab Bombana Salurkan Ratusan Pompa Air

Bombana, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara terus berupaya mengatasi dampak kekeringan yang melanda sejumlah wilayah, terutama di Kecamatan Lantari Jaya dan Rarowatu Utara.

Untuk meningkatkan kualitas hasil pertanian, Dinas Pertanian Kabupaten Bombana menyalurkan bantuan Alsintan berupa 752 Mesin Pompa Air Konversi Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Bahan Bakar Gas (BBG).

Bantuan ini didistribusikan melalui program kemitraan antara Pemerintah Kabupaten Bombana, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), dan Komisi VII DPR RI. Rabu (18/10/2023)

Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si, yang mewakili Pj. Bupati Bombana, turut hadir dalam acara penyerahan bantuan Alsintan yang berlangsung di Desa Lomba Kasih, Kecamatan Lantari Jaya.

Sekda Man Arfa  mengatakan, bantuan ini menjadi langkah nyata pemerintah dalam mengurangi dampak kekeringan terhadap sektor pertanian, terutama pada masa panen.

“Kami berharap agar bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik oleh para petani penerima manfaat,” ujarnya.

Sekda Man Arfa memberikan apresiasi kepada Kepala Dinas Pertanian beserta jajaran yang terus berupaya memberikan yang terbaik untuk kepentingan petani di tengah keterbatasan sumber daya yang ada. Ia menegaskan bahwa bantuan ini bersifat murni dan dilarang untuk diperjualbelikan di lapangan.

“Apabila saya mendengar bantuan ini diperjualbelikan, maka pemerintah tak segan-segan untuk menarik kembali bantuan tersebut,” tegasnya.

Sekda Bombana Man Arfa
Sekda Bombana Man Arfa

Di akhir sambutannya, Sekda Man Arfa menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bapak Rusda Mahmud atas bantuan dan perhatian yang diberikan kepada petani di Kabupaten Bombana.

“Bantuan ini merupakan hasil aspirasi dari Komisi VII DPR RI yang bekerja sama dengan Kementerian ESDM,” tandasnya.

Anggota DPR-RI, Rusda Mahmud
Anggota DPR-RI, Rusda Mahmud

Acara penyerahan bantuan Alsintan dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, antara lain Anggota Komisi VII DPR RI, Rusda Mahmud, Forkopimda, Anggota DPRD Kabupaten Bombana, para Kepala OPD, Perwakilan Dirjen Migas Kementerian ESDM RI, Camat, Kepala Desa, serta tamu undangan lainnya.




Dinas Komunikasi dan Informatika Kolaka Utara Luncurkan “Bis Gesit”

Kolaka Utara, SultraNET. | Sebagai langkah progresif dalam mengakselerasi perubahan dan meningkatkan layanan pemerintah melalui teknologi informasi, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Kolaka Utara meresmikan program “Bimbingan Teknis Website (Bis Gesit).”

Program ini dirancang untuk menyempurnakan pengelolaan website pemerintah daerah, menargetkan efisiensi operasional, dan memberikan pelayanan yang lebih efektif kepada masyarakat. Selasa (17/10/2023)

Hj. Enty Hastatiawati, Kepala Bidang E-government Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Kolaka Utara, menjelaskan bahwa Bis Gesit diinisiasi untuk mengatasi tantangan utama yang dihadapi dalam pengelolaan website.

Diantaranya adalah kurangnya Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai, fasilitas yang belum optimal, dan kesulitan mengikuti perkembangan teknologi yang cepat.

“Dengan peluncuran Bis Gesit, kami berkomitmen untuk merekrut dan meningkatkan kompetensi SDM aparatur yang bertanggung jawab mengelola website pemerintah daerah. Hal ini diharapkan dapat membawa pengelolaan website menjadi lebih mandiri, transparan, dan terbuka, sehingga memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya

Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Dr. Taupik, menegaskan urgensi pembenahan website pemerintah daerah. Ia mengakui bahwa website saat ini membutuhkan perbaikan untuk menyajikan informasi yang lebih akurat dan bermanfaat bagi masyarakat.

Dr. Taupik mendorong agar langkah-langkah perbaikan segera dilaksanakan untuk memastikan pengelolaan website mencapai tingkat optimal.

“Bis Gesit diharapkan membawa perubahan signifikan dalam pengelolaan website pemerintah daerah. Program ini terintegrasi dengan pengembangan e-government secara menyeluruh, mempercepat adopsi teknologi informasi, serta meningkatkan transparansi dan efisiensi layanan publik,” katanya.

Dengan Bis Gesit, diharapkan masyarakat dapat dengan lebih mudah mengakses informasi dan berinteraksi dengan pemerintah, menjadikan Kolaka Utara lebih maju dan terhubung dalam era digital yang terus berkembang. (Kominfo)




DWP Buton Safari Keagamaan di Kapontori

Buton, SultraNET. | Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Buton menggelar Safari Keagamaan yang dirangkaikan dengan perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kecamatan Kapontori, Sabtu (14/10/2023).
Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat terkemuka, termasuk Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi, Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Buton, Ny Dra. Andi Asniwati, Sekda Buton, Asnawi Jamaluddin, SPd, MSi, bersama dengan Ketua DWP Kabupaten Buton, Ny Kiki Amalia Asnawi.

Hadir pula Mantan Pj. Bupati Buton, Drs. Basiran, MSi, Kepala OPD Lingkup Pemkab Buton, Camat Kapontori, La Ode Farihi, SSos, dan masyarakat Kecamatan Kapontori.Dalam sambutannya, Pj. Bupati Buton menyatakan bahwa perayaan Maulid ini adalah bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW, dan penting untuk mengikuti Sunnah Rasulullah serta mengambil teladan dari ajaran-ajaran yang telah diajarkan oleh baginda Nabi pada zaman kenabian.

“Acara ini sebagai wadah silaturahmi awal kami selama kurang lebih sebulan menjabat sebagai penjabat Bupati Buton. Pj. Bupati Buton,” ujar La Ode Mustari

Pj. Bupati Buton, La Ode Mustari
Pj. Bupati Buton, La Ode Mustari

Selain aspek keagamaan, Pj. Bupati Buton juga menyampaikan pesan penting terkait dengan keamanan lingkungan dan kondisi alam, terutama karena saat ini masuk dalam musim kekeringan.

“Kami berharap seluruh warga untuk bersama-sama menjaga kelestarian alam dan lingkungan sekitar,” tegasnya.

Ia juga menyinggung program nasional dan arahan presiden terkait inflansi Stunting dan kemiskinan ekstrim.

Dalam konteks ini, ia berharap bahwa pembagian cadangan beras dari pemerintah dapat memberikan bantuan signifikan dalam mengatasi kekurangan pangan yang mungkin terjadi akibat kenaikan harga beras yang terus menerus.

Di akhir sambutannya, Pj. Bupati Buton menekankan harapan pemerintah untuk menjaga persatuan dan kesatuan dalam masyarakat, mencegah terjadinya kegaduhan selama proses pemerintahan berjalan.

Acara tersebut diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Buton. (R)




Pj. Bupati Burhanuddin Hadiri Puncak Acara Bulan PRB Nasional 2023

Kendari,  SultraNET. | Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si bersama sejumlah tokoh penting dari berbagai instansi menghadiri Puncak Acara Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2023 Bertempat di Hotel Claro Kendari, Jum’at (13/10/2023).

Acara ini dihadiri oleh Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhadjir Effendy, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto, Anggota Komisi VIII DPR RI, Ketua DPRD Sultra, Forkopimda Sultra, Bupati/Walikota se-Indonesia, para Penggiat Kebencanaan, dan seluruh jajaran BPBD se-Indonesia.

Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara, Komjen Pol Dr. (HC) Andap Budhi Revianto, S.I.K.MH, dalam sambutannya menjelaskan bahwa Peringatan Bulan PRB adalah agenda nasional dan peringatan internasional ‘International Day for Disaster Risk Reduction’ yang diperingati setiap tanggal 13 Oktober. Sulawesi Tenggara (Sultra) memiliki kehormatan menjadi tuan rumah PRB 2023.

“Ini adalah sebuah ajang pembelajaran bersama bagi masyarakat Sultra dan Indonesia secara keseluruhan,” ujar Andap.

Ia menyampaikan bahwa saat ini Pemprov. Sultra sedang menggagas sistem penanggulangan bencana berbasis data presisi, bekerjasama dengan Pusat Mitigasi dan Penanggulangan Kebencanaan Universitas Halu Oleo.

“Sistem ini diharapkan menjadi dasar pertimbangan pemerintah daerah dalam mengambil keputusan yang tepat demi pembangunan di Sultra,” jelasnya

Puncak Acara Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2023
Puncak Acara Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) 2023

Ditekankan bahwa mitigasi bencana harus didasarkan pada data yang valid dan ilmu pengetahuan serta teknologi akan dimanfaatkan untuk menghasilkan data yang akurat.

Pj. Gubernur berharap bahwa rangkaian kegiatan peringatan bulan PRB ini memberikan kontribusi berkelanjutan dalam upaya mengurangi risiko bencana sebagai bagian dari rencana pembangunan, baik dalam lingkup nasional maupun daerah.

Pada puncak acara, Pj. Gubernur Sultra menyerahkan bendera Pataka Bulan PRB kepada Kepala BNPB, yang selanjutnya diserahkan ke Pj. Gubernur Aceh. Aceh ditunjuk menjadi tuan rumah Bulan PRB pada tahun 2024, menandai kelanjutan kolaborasi antar provinsi dalam upaya mengurangi risiko bencana di Indonesia (Kominfo)




Dekranasda Kolaka Utara Aktif Dukung UMKM Melalui Pameran dan Fasilitasi Pertumbuhan Produk Kreatif

Kendari, SultraNET. | Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kolaka Utara mengambil peran penting dalam mendukung Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di wilayah tersebut dengan aktif berpartisipasi dalam Pameran Dekranasda Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini, yang merupakan bagian dari peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB), berlangsung pada Jumat (13/10).

Ketua Dekranasda Kolaka Utara, Ir. Hj. Nina Harini Yuniarto Sukanto, didampingi oleh Ketua Dharma Wanita Kolaka Utara Suriana Taupik, menunjukkan komitmen besar mereka dalam mendukung kemajuan UMKM di Bumi Patowanua. Fokus utama mereka adalah memberikan perhatian khusus terhadap produk kerajinan dan UMKM, dengan upaya memfasilitasi pertumbuhan dan perkembangan optimal bagi sektor ini.

Pameran yang diadakan oleh Dekranasda Sulawesi Tenggara menampilkan beragam produk kreatif UMKM setempat. Kolaka Utara memamerkan produk-produk seperti hiasan pohon, asbak, tempat tisu, dan lampu tidur yang terbuat dari tempurung kelapa, mencerminkan keterampilan tinggi pengrajin lokal dalam memanfaatkan bahan alam untuk menciptakan produk fungsional.

“Kami berharap pameran ini dapat mendorong para perajin UMKM untuk meningkatkan kualitas produk dan menunjukkan inovasi yang lebih baik. Tujuan kami adalah membantu UMKM lokal bersaing di pasar yang semakin kompetitif,” ujar Ketua Dekranasda Kolaka Utara.

Selain produk dari tempurung kelapa, kain tenun khas Kolaka Utara menjadi daya tarik utama dalam pameran. Tenunan ini mencerminkan keindahan budaya lokal dan keahlian perajin UMKM Kolaka Utara dalam menerapkan tradisi khas daerah mereka dengan kreativitas yang tinggi. Produk UMKM lainnya, seperti gula merah, kripik pisang, dan olahan lainnya, juga turut memperkaya ragam produk yang ditampilkan.

Pameran satu hari ini memberikan kesempatan bagi UMKM Kolaka Utara untuk memamerkan produk unggulan mereka, sehingga dapat lebih dikenal oleh masyarakat luas. Delegasi dari Dharma Wanita BNPB Nasional turut mengunjungi stand pameran dari berbagai kabupaten, termasuk Kolaka Utara, untuk memahami lebih lanjut mengenai keragaman produk UMKM yang ada.

“Kami berharap agar pameran ini dapat membina dan mendorong perkembangan UMKM di Kolaka Utara. Kami sangat mendukung para pengrajin dan pelaku UMKM untuk meningkatkan kualitas produk mereka dan menampilkan inovasi yang lebih baik, sehingga dapat bersaing di pasar yang semakin kompetitif. Mendorong pengembangan produk yang lebih baik juga menjadi tujuan Dekranasda Kolaka Utara dalam mendukung UMKM lokal,” tandasnya.




Gerakan Pangan Murah Dukung Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan di Konsel

Konawe Selatan, SultraNET. | Dalam upaya menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, Dinas Ketahanan Pangan (Ketapang) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) bekerja sama dengan forum Bulog melaksanakan kegiatan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) di pelataran Kantor Camat Benua, Kamis (12/10/2023).

Menurut Kadis Ketapang Konsel, Setia Ningsih Mangidi, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari keputusan Badan Pangan Nasional Tahun 2023 tentang penyelenggaraan GPM di tingkat Provinsi dan Kabupaten Kota.

“GPM yang dilaksanakan hari ini, merupakan yang ketiga. Dimana sebelumnya telah dilaksanakan pada tanggal 26 Juni 2023 di kompleks perkantoran Andoolo yang dilaksanakan serentak nasional, dan berhasil meraih rekor MURI. Dimana bahan pangan pokok yang terjual sekitar empat ton,” jelasnya.

Kemudian lanjut dia, pada tanggal 3 Oktober 2023 di pasar DU Kecamatan Buke dengan penjualan bahan pangan pokok, sekitar lima ton.

“Kegiatan GPM ini, merupakan salah satu terobosan pemerintah dalam rangka SPHP. Serta mempermudah masyarakat memperoleh bahan pangan, dengan harga terjangkau, harga dibawah pasar,” paparnya.

Lebih lanjut kata Setia Ningsih Mangidi, kegiatan GPM ini berlangsung selama satu hari. Adapun bahan pangan yang tersedia, ada tiga macam dan dijual seharga Rp 82.000 per paket rinciannya yakni, beras 5 Kg, minyak goreng 1 Kg dan gula pasir 1 Kg.

“Sesuai arahan Kepala Badan Pangan Nasional, agar kegiatan GPM dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, lokasi yang berbeda. Serta jumlah bahan pangan yang lebih banyak,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, masyarakat Konsel terhindar dari kelangkaan bahan pangan pokok dan harga tetap stabil, serta dapat memenuhi kebutuhan masyarakat. Khususnya masyarakat yang terdampak dengan cuaca ekstrim atau el nino.

“Selanjutnya kegiatan serupa akan kita laksanakan di daerah yang rawan pangan dan Stunting, seperti Kecamatan Laonti, Lalembuu, Kolono, Kolono Timur, Tinanggea, Palangga, lainea dan Sabulakoa,” pungkasnya. (Kominfo)