Sembilan Pejabat Eselon II Bombana Dilantik

Bombana, SultraNET. | Rotasi ditubuh pemerintahan Kabupaten Bombana kembali bergulir, sembilan pejabat dilantik menduduki Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Eselon II, Jumat (23/08/2019).

Proses pelantikan sembilan pejabat eselon dua itu dipimpin Sekda Bombana Burhanuddin A HS Noy. menggantikan Bupati Bombana H Tafdil yang berhalangan hadir.

Kepada awak media, Sekda Bombana Burhanuddin A HS Noy mengatakan pelantikan itu telah sesuai aturan yang berlaku, menurutnya pelantikan dan pengukuhan sembilan JPT itu berdasarkan rekomendasi yang diterima dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN).

“Saya jamin pelantikan ini tidak melanggar peraturan. Saya bertanggung jawab sebagai ketua baperjakat kalau ada yang komplain, jangan ada lagi yang mempermasalahkan pelantikan ini,” Tuturnya.

Enam pejabat eselon dua mengalami pergeseran, sementara tiga lainnya dilantik ulang diposisi semula karena telah menduduki jabatan kepala Dinas di instansi masing-masing selama lima tahun.

Enam pejabat eselon dua yang mendapat promosi pergeseran yaitu Man Arfa dari Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang digeser menjadi Inspektur Inspektorat. Muhammad Subur eks Inspektur Inspektorat dilantik menjadi Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi.

Mahyuddin, Asisten 1 dilantik menjadi Sekretaris DPRD Bombana. menggantikan posisi Alimuddin.

Alimuddin dilantik menjadi Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Sitti Sapiah Rustam, yang sebelumnya Kepala Dinas Lingkungan Hidup dilantik menjadi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak menggantikan Abd Rahman yang dilantik menjadi Asisten 1.

Sementara itu tiga Pejabat lain yang dilantik diposisinya kembali yaitu Sitti Djanariah, kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga, Sunandar dilantik kembali menjadi kepala Dinas Kesehatan dan Muh Aris dilantik ulang sebagai Asisten II Setda Bombana. (Efendi).




Distan Bombana Salurkan Bantuan Pupuk, Herbisida dan Alat Semprot

Rumbia, SultraNET. | Dinas Pertanian (Distan), Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), menyalurkan sebanyak 340 karung bantuan pupuk dan herbisida, serta tangki alat semprot tanaman kepada 8 kelompok tani yang ada diwilayah itu.

Kabid Perkebunan Distan Bombana. Rimbu, menuturkan bahwa bantuan pupuk untuk para petani itu merupakan upaya Pemda Bombana untuk mendukung peningkatan kualitas produksi petani palma.

Terlebih untuk tanaman kelapa genja, aren genja, dan juga tanaman sela, yakni marica, yang bibitnya telah dibagikan pada tahun 2018 yang lalu melalui program Gerakan Pembangunan Palma Terpadu (GP2T).

“Ini program lanjutan Gerakan Pemgembangan Palma Terpadu (GP2T) tahun kemarin,” jelas Rimbu, Selasa, (21/8/2019).

Ditemui terpisah, Ketua Kelompok Tani Pu,u sangia Desa Pangkuri Kecamatan Rarowatu Kabupaten Bombana Nariddin mengatakan, pihaknya merasa sangat bersyukur atas bantuan dari Pemerintah Daerah (Bombana) tersebut.

Menurutnya, pupuk dan herbisida serta tangki semprot yang diterimanya dapat menunjang kualitas dan kuantitas produksi pertanian.

“Kami bersukur karena Pemerintah memberi bantuan, yang paling penting adalah racun rumput. Alhamdulilah kami diberikan juga, semoga dengan ini, hasil semakin meningkat,” Singkatnya (Efendi)




Bhayangkari Polres Muna Kembali Bagikan Akte Kelahiran Gratis Kepada Masyarakat

SultraNET., raha | Dalam Rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) tahun 2019, Pengurus Bhayangkari Cabang Muna melaksanakan kegiatan peduli terhadap hak sipil anak melalui kegiatan pembuatan Akta Kelahiran dan pembagian 180 lembar akta kelahiran yang bertempat di Aula Arya Guna Polres Muna Jumat 9 Agustus 2019.

Kapolres Muna, AKBP. Agung Ramos Paretongan Sinaga, saat membuka langsung kegiatan itu mengatakan. Kegitaan tersebut merupakan bentuk kepedulian Bhayangkari Cabang Muna dalam membantu dan mempermudah masyarakat dalam pembuatan akta kelahiran.

Orang nomor Satu di Polres Muna ini sangat mengapresiasi pengorbanan serta semangat ibu bhayangkari dalam membantu kepentingan masyarakat.

“Ini bentuk melaksanakan tugas kepolisian meliputi seluruh jajaran polsek mulai dari Muna, Muna Barat dan Buton Utara, sebagai bentuk ikut peduli terhadap hak sipil, semoga apa yang mereka lakukan mendapat balasan dari Tuhan,” ucapnya.

Namun kendala yang dihadapi dalam memfasilitasi pembuatan akta kelahiran ini adalah tidak adanya buku nikah orang tua yang bersangkutan.

“Sehingga Ketua Ibu bhayangkari bersama anggotanya membantu pengurusan buku nikah hingga Kartu Keluarga, sebelum memperoleh akta kelahiran tersebut,” beber Agung

Sementara itu, Ketua Bayangkari Muna, dr. Nisle Purada Ramos sangat bersukur atas terlaksannya kegiatan ini, sebab menurutnya dengan akta kelahiran ini, sangat penting bisa digunakan untuk sekolah atau bantuan pemberian biasiswa, BPJS dan bantuan lain.

Untuk itu, ia mengucapkan terima kasih  kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dan pengurus yang sudah dengan gigih dan semangat keiklasan membantu masyarakat. (Borju)




Ban Amblas, Mobil Truk Hantam Tiang Listrik

Wakatobi, SultraNET. | Mobil truk bermuatan 120 karung Rumput laut terbalik dan menghantam tiang listrik di jalan poros Liya kelurahan Mandati III, Kecamatan Wangi-Wangi Selatan, Kabupaten Wakatobi, provinsi Sulawesi Tenggara. Jum’at (09/08/2019) dini hari tadi.

Menurut penuturan sopir, Jaya (20), kejadian yang sempat mengundang perhatian warga tersebut bermula saat dirinya hendak memundurkan mobil namun ban truk yang dikendarainya amblas ke bahu jalan hingga tidak bisa dikendalikan. Alhasil mobil bernomor plat DT 1738 XY itu miring dan terbalik, dua tiang listrik disamping  kena imbasnya hingga nyaris ambruk.

“Rencananya Agar-agar ini mau dibawa ke Baubau namun saat saya berhenti disini dan atrek, bannya amblas ke samping jalan dan terbalik,” ucap warga  Desa Mekar Jaya,  Kabupaten Muna, Sultra saat ditemui di lokasi kejadian.

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun cedera dalam kejadian ini, namun suplay listrik disebagian besar wilayah kecamatan wangi-wangi selatan dipastikan terhambat.

Supervisor teknik PLN rayon wangi-wangi, Syuaib Basmar saat dikonfirmasi membenarkan adanya gangguan jaringan listrik akibat kecelakaan tersebut dan berakibat beberapa desa seperti mandati III, Liya, raya, Kapota dan rumah sakit umun mengalami pemadaman hingga 4 jam lamanya.

“Akan kami menerjunkan kurang lebih 20 personil untuk menangani hal ini. Kami akan mengupayakan penyambungan ke jaringan padakuru,”Singkatnya

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian sedang melakukan olah TKP guna memastikan penyebab pasti kejadian.

Laporan : Samidin




Resmikan SPBU PT. Silfianda Energy, Bupati Muna Harap Kelangkaan BBM Teratasi

SultraNET, raha | Bupati Muna LM Rusman Emba meresmikan Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) milik PT. Silfianda Energy Raha yang terletak dijalan Abdul Kudus Kelurahan Raha II, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) Senin 5 Agustus 2019.

Dalam sambutannya orang nomor satu di bumi sowite ini mengatakan bahwa bertambahnya SPBU ini diharapkan dapat menggairahkan geliat ekonomi masyarakat muna.

“saya berharap agar jika saat ini warga susah untuk mendapatkan premium dan solar, hingga harus melakukan antrian yang cukup lama, maka dengan hadirnya SPBU ini diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan itu,” harap Mantan anggota DPD RI itu.

Orang nomor satu di Bumi sowite itu berterimakasi kepada pemilik SPBU yang telah menghadirkan SPBU di kota Raha dan juga sekaligus membuka lapangan kerja baru untuk masyarakat kabupaten muna.

Sementara itu, Manajer SPBU Silfianda Energy. Suardi menjelaskan pihaknya menargetkan, dalam dua hari kedepan pihaknya sudah mulai melayani pembelian BBM sambil menunggu surat operasional dari Pertamina.

Untuk diketahui jenis bahan bakar yang disediakan, yakni premium dan solar non subsidi dengan kapasitas tangki sebesar 100 ton. Nantinya pelayanan dibuka sejak pukul 07:00 Wita hingga pukul 21:00 Wita.

Acara tersebut turut hadir Bupati Muna dan Wakil Bupati Muna,Ketua TP PKK Muna, Yanti Setiawati Rusman, Kepala UPD, Ketua DPRD Kabupaten Muna,  Tokoh Adat dan masyarakat di sekitar SPBU. (Borju)




Tingkatkan SDM, Dinas Ketahan Pangan Wakatobi Latih Kelompok Mandiri

Wakatobi, SultraNET. | Dalam rangka meningkatkan sumberdaya manusia, pemerintah Kabupaten Wakatobi melalui dinas Ketahanan Pangan mengadakan pelatihan kelompok mandiri pangan kepada dua kelompok tani sebanyak 60 orang asal desa Desa Pada Raya dan Desa Komala, Kamis (01/08/2019).

Kegiatan tersebut mengangkat tema mewujudkan petani yang mandiri dan sejahtera, Kegiatan yang dihelat di aula dinas ketahanan pangan tersebut melatih peserta agar dapat mengerjakan administrasi keuangan kelompok, pemanfaatan akan lahan pekarangan dan kebun, Analisa usaha tani serta pengembangan gizi keluarga.

Bukan hanya itu, setelah mendapatkan materi dari pembina, dua kelompok yang masing-masing menamakan dirinya kelompok tani Pamenturu dan Harapan lestari tersebut mempraktekan cara menanam dan memindahkan bibit tanaman sayuran seperti kangkung, terong, tomat dan beberapa jenis tumbuhan lainnya.

Selain diadakannya pelatihan, dinas ketahanan pangan memberikan bantuan dana kepada masing-masing kelompok sebagai modal usaha sebanyak 50 juta yang bersumber dari anggaran dana dekonsentràsi kemudian diperuntukkan untuk pengembangan kawasan rumah pangan lestari (KRPL).

Kepala Dinas ketahanan pangan kabupaten Wakatobi, Tamrin mengatakan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan tahapan kedua dari tiga tahapan kelompok mandiri pangan.

“Ada tiga tahapan dalam pembinaan kelompok mandiri pangan ini yang pertama adalah tahapan persiapan, tahapan pembinaan serta tahapan lanjutan,” ujarnya pasca pelatihan digelar.

Sehingga Tamrin berharap, kelompok ini menjadi kelompok yang mandiri secara individu dan dapat meningkatkan kesejahteraannya.

Menurutnya, berbicara soal ketahanan pangan bukan hanya menjadi tugas pemerintah melainkan menjadi tanggung jawab bersama dari masyarakat serta swasta.

“Pendidikan seperti ini merupakan pendidikan nonformal yang merupakan upaya-upaya pemerintah daerah agar sumberdaya manusia yang mumpuni dapat kita wujudkan,” pungkasnya.

Laporan : Samidin




Lagi, Baruga Moico Rusak Parah Dihantam Angin

Rumbia, SultraNET. | Salah satu rumah bantuan Pemerintah Kabupaten Bombana “Baruga Moico” milik warga dusun Patengge, Desa Baliara Kepulauan, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (sultra) rusak parah akibat diterjang angin, pada Senin (39/7/19) sekitar pukul 10.00 Wita.

Saat dikonfirmasi, Ernawati, pemilik rumah membenarkan peristiwa tersebut, namun saat angin kencang terjadi hingga merubuhkan atap rumahnya itu, ia sedang tidak berada dirumah.

“Benar itu rumah milik saya, pada saat kejadian itu, saya berada di poleang bukan dikabaena. Tapi kata tetangga saya kejadiannya kemarin sekitar pukul 10.00,” ungkap Ernawati sebagaimana dilansir Kabaenapos.

Ia menambahkan, dari penuturan para tetangga, akibat dahsyatnya angin membuat rangka atap rumah yang berbahan baja ringan dan beratap seng miliknya roboh dan rusak parah. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut,

“Terpaksa saya perbaiki dulu biar bisa ditempati lagi,” tutupnya.

Kerusakan rumah bantuan pemda akibat angin kencang bukan cuma kali ini terjadi, sekitar tanggal 4 Januari 2019 lalu, hal yang sama terjadi di Baliara selatan Kecamatan Kabaena Barat, dilaporkan rumah tersebut rata dengan tanah akibat terjangan angin kencang.

Diketahui, “Baruga Moico” adalah program bantuan pemerintah Bombana yang diperuntukan bagi keluarga miskin. Baruga Moico dibangun dengan anggaran RP. 31 juta per unitnya. Dana tersebut sudah termasuk potongan pajak, tukang dan bahan bangunannya menggunakan baja ringan, batako ringan dan seng termasuk lantai yang diplur. (As/KP)




Bupati Muna Letakkan Batu Pertama Proyek SPAM di Desa Pentiro

Raha, SultraNET. | Bupati Muna LM. Rusman Emba ST meletakkan batu pertama pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) dan menandatangani Akta Hibah di Desa Pentiro, Kecamatan Napabalano, Kabupenten Muna, Sulawesi Tenggara ( Sultra ) Rabu 23 Juli 2019.

Dalam sambutannya, Mantan anggota DPD RI itu mengatakan bahwa ia tidak dapat menyembunyikan kebahagiaannya ketika Usulannya diterima Pemerintah Pusat, karena menurutnya proyek yang terletak di Desa Pentiro  ini sangat dirindukan keberadaannya oleh masyarakat.

Orang nomor satu dibumi sowite ini menceritakan perjalanan panjang untuk mendapatkan bantuan ini pada kesempatan tersebut pula, ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Anggota DPR RI, Ridwan BAE yang telah memfasilitasi hingga bantuan tersebut dapat berwujud.

Terlebih lagi proyek serups diprediksi bakal diterima Kabupaten Muna di tahun berikutnya dengan nilai anggaran sebesar 25 Milyar Penempatan proyek berlokasi di Kecamatan Kontunaga.

“Saya meminta kepada tokoh-tokoh masyarakat Napabalano untuk menjaga aset ini sebagai bentuk syukur kepada Tuhan yang maha kuasa, ketika kita bersyukur maka Tuhan menjanjikan rejeki berikutnya,”Tutur Rusman

Sementara itu, PPK Program Air Minum dinas PU Prov. Sultra, Eka Agus Subiantoro menyampaikan bahwa proyek dengan nilai 10 Milyar lebih ini terwujud berkat kerja keras Pemda Muna menarik bantuan untuk turun di Muna. Hal ini diakui Kepala Balai PPW Dirjen Cipta Karya, KemenPUPR.

Menurut Eka, peran aktif Pemda Muna mengusulkan kegiatan-kegiatan strategis untuk kemajuan masyarakat di Muna adalah aksi nyata terbukti

“Pembangunan SPAM sudah dimulai tahun sebelumnya dan tahun ini turun lagi dengan kapasitas air 10 Liter / detik,” bebernya.

Diprediksi proyek yang dimulai sejak bulan Juli ini, diperkirakan usai pada Desember 2019, setelahnya bangunan tersebut bakal dihibahkan Pemda Muna dan dikelola PDAM.

Acara tersebut turut hadir, Plt Sekda Muna Ali Basa, Para Asisten staf ali, Dirut PDAM, Kepala UPD, Ketua DPRD Kabupaten Muna, Camat dan Tokoh Masyarakat setempat. (BORJU)

Borju.




Hadiri HUT Ke-5 Buteng, Rusman Emba Tekankan Persaudaraan Muna-Buteng

Labungkari, SultraNET. | Bupati Muna LM. Rusman Emba, ST menekankan nilai persaudaraan antara Kabupaten Muna dan Kabupaten Buton Tengah, hal itu disampaikan orang nomor satu di Bumi Sowite itu usai mengikuti pelaksanaan upacara perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-5, Pemerintah Kabupaten Buton Tengah yang diselenggarakan di Lapangan J Wayong Lombe, Kelurahan Watulea, Kecamatan Gu, Selasa (23 Juli 2019).

Mantan senator DPR-RI itu mengaku kedatanganya untuk menghadiri hari jadi Kabupaten Buteng bertujuan untuk mempererat silahturahmi kekeluaragaan antara kedua kabupaten tersebut .

“Kabupaten Muna dan Buteng adalah saudara yang tidak bisa dipisahkan, kita akan terus jaga suasana kekeluargaan ini dengan terus menjalin silaturahmi,” kata Rusman.

Pada kesempatan itu juga Rusman Emba turut mengucapkan Selamat dan Sukses kepada Kabupaten Buteng, ia berharap agar di hari jadi yang ke-5 Tahun ini, Buteng dapat menjadi Kabupaten yang maju, aman, damai dan berkembang.

Sementara itu, Bupati Buteng H. Samahudin saat bertindak sebagai Inspektur Upacara menyampaikan harapannya agar momentum hari jadi ke-5 Kabupaten Buteng sebagai Daerah Otonom Baru (DOB) agar masyarakat senantiasa mengingat sejarah panjang perjuangan pemekaran yang digagas sejak tahun 2003 lalu oleh para perintis dan akhirnya baru berhasil dengan disahkannya Kabupaten Buteng sebagai DOB berdasarkan UU Nomor 15 Tahun 2014.

Orang nomor satu di Buteng ini mengakui keberhasilan pemekaran ini juga tidak terlepas dari dukungan seluruh masyarakat Buteng secara keseluruhan dengan satu keyakinan masyarakat yakni dengan adanya pemekaran itu, percepatan pembangunan dan kesejahteraan yang merata dapat tercipta melalui kebersamaan.

“saya yakin dengan kebersamaan itu kita akan mampu menyelesaikan persoalan dan tantangan pembangunan. Saya berharap semua elemen masyarakat untuk terus mempertahankan dan meningkatkan kebersamaan dan kerjasama dalam pembangunan diberbagai bidang,” harapnya.

Pada kesempatan tersebut H. Samahudin menghaturkan terimakasih kepada Bupati Muna LM Rusman Emba ST dan seluruh tamu undangan lainnya yang telah hadir secara langsung untuk merayakan peringatan hari jadi Buteng yang Ke- 5 tahun.

Upacara perayaan HUT Buteng itu turut di hadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan daerah (Forkipinda) Kabupaten Buton Tengah Turut hadir Pula, Bupati Muna LM Rusman Emba ST bersama jajarannya, Wakil Bupati Muna Barat dan rombongan, Bupati busel dan jajaran, yang mewakili walikota Bau-Bau bersama rombongannya, pimpinan anggota DPRD Buteng, kepala Kejaksaan negeri Bau-Bau atau yang mawakili, Kapolres Bau-Bau dan jajaran, Komdam Kodim 1413 buton bersama jajarannya, tokoh agama dan tokoh pemekaran. (Borju)




Hari ini, 109 JCH Bombana Dilepas Ketanah Suci

Rumbia, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Bombana bersama Departemen Agama Kabupaten Bombana. Resmi melepas 109 jemaah calon haji (JCH) ke tanah suci, pelepasan itu dipimpin oleh Wakil Bupati Bombana, Johan Salim yang dilaksanakan di Mesjid Raya Bombana, Rabu (24/7/2019) pukul 09.00 wita.

Saat memberikan sambutan, Johan Salim mengucapkan selamat selamat kepada para jamaah yang mendapatkan undangan untuk menunaikan ibadah Haji.

dari 110 JCH namun yang diberangkatkan hanya 109 jamaah dikarena salah satu Jamaah Haji asal Kabaena Barat meninggal dunia pada tanggal 5 juli 2019 lalu.

“109 Jamaah Calon Haji yang diberangkatkan hari ini, bisa dikatakan sebagai orang-orang terpilih,” katanya.

Johan salim berharap agar seluruh jamaah dapat menjaga kesehatannya di Tanah Suci, mengingat cuaca di tanah suci saat ini sangat extrim.

“Jaga baik-baik kesehatannya agar dapat melaksanakan ibadah haji dan dengan baik dan khusyuk, juga kami ingatkan selalu berkoodinasi dengan petugas Haji agar ibadah berjalan dengan lancar,” tutupnya.

Ketua Panitia Jemaah Calon haji, Asham Abubakar menyampaikan bahwa tahun 2019 berjumlah 110 orang namun satu jamaah meninggal dunia sebelumnya.  Jamaah tersebut terdiri dari 40 Laki-laki dan 70 orang perempuan yang berasal dari seluruh wilayah di Kabupaten Bombana.

“Untuk Jamaah calon Haji termuda usia 31 tahun bernama Kasmawati dari Kecamatan Poleang Tenggara dan yang tertua itu berusia 94 tahun bernama Muh. Nurung Daeng Manessa yang berasal dari Kecamatan Poleang Tenggara.” (F)