Rakor TPID se Sultra, Hasilkan MOU Perdagangan Antar Daerah

Kendari, SultraNET. | Tim Pengendali Inflasi Daerah menggelar Rapat Kordinasi Daerah Se-Sulawesi Tenggara bertempat di Hotel Zahra, Senin (25/11/2019), kegiatan itu dihadiri oleh perwakilan pemerintah Kabupaten/Kota Se-Sulawesi Tenggara.

Kegiatan ini dibuka oleh Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara. Drs. La Ode Mustari, M.Si dan dirangkaikan dengan penandatanganan MOU Nota Kesepahaman Kerjasama Perdagangan Antar Daerah yang merupakan salah satu upaya untuk mendukung seluruh Program Kerja Tim Pengendali Inflasi Daerah.

Ketua Panitia Ibu Dra. Nurmalawati, M.Si mengungkapkan kegiatan tersebut bertujuan untuk mengevaluasi kinerja Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) di tahun 2019.

Dari kegiatan itu pula diharapkan ada peningkatan sinergitas program untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang menjadi penyumbang inflasi tertinggi di daerah.

Tujuan lain dari kegiatan itu diharapkan dapat dilakukan optimalisasi potensi ekonomi yang ada dimasing-masing daerah untuk mendukung pengendalian inflasi sehingga diharapkan mampu menjaga laju inflasi yang rendah dan stabil sebagai prasyarat pertumbuhan ekonomi yang berkesinambungan dan berkualitas khususnya didaerah Provinsi Sulawesi Tenggara secara keseluruhan.

” Tujuan terakhir adalah penandatanganan Nota Kesepahaman MOU Perdaganggan antar daerah, antara Gubernur dan Bupati atau Walikota Se Sulawesi Tenggara,” Urai Nurmalawati

Kegiatan berbentuk Model Panel diskusi itu menghadirkan narasumber dari Kepala Perwakilan Bank Indonesia dan Asisten Administrasi Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara.

Dalam wawancara yang dilakukan awak media SultraNET., Kepada Kepala perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tenggara, Suharman Tabrani Mengatakan Strategi dalam mengendalikan inflasi terkhusus di daerah Provinsi Sulawesi Tenggara kuncinya adalah Komitmen dari Kepala Daerah, Kordinasi antara semua TPID dan ada semacam evaluasi.

” ada kerjasama itu sebenarnya kuncinya, karna permasalahan sebenarnya sama yaitu adanya Siklus dan defisit,” Bebernya

Nampak hadir pada kegiatan tersebut, Walikota Bau-Bau, Bupati Buton, Wakil Bupati Buton Tengah, Bupati Konawe Kepulauan, Bupati Kolaka, Sekretaris Daerah Kolaka Timur, Sekretaris Daerah Bombana, Wakil Bupati Muna, Sekretaris Daerah Konawe, Bupati Konawe Utara, Wakil Bupati Konawe Selatan, Sekretaris daerah Kota Kendari, Kepala BAPPEDA Muna Barat, DKP Kolaka Utara, Assisten II Buton Selatan, Bupati Kolaka Utara.

Pewarta : Awal Kurniawan




Lomba Foto HALO SULTRA Tingkat Nasional 2019 Tuntas Digelar, Ini Juaranya

Kendari, SultraNET. | Meski perhelatan event Halo Sultra tahun 2019 telah berlalu sejak bulan april lalu, namun salah satu item kegiatan didalamnya ternyata barus saja menuntaskan puncak kegiatan pada hari ini, Rabu 13 November 2019.

Kegiatan yang baru tuntas penilaiaannya yaitu Lomba Foto Halo Sultra 2019, event yang diselenggarakan oleh Pemda Sulawesi Tenggara dibawah kendali Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara ini baru saja menyelesaikan proses lomba yang memang dikemas selama 6 bulan sejak dibukanya lomba pada saat event halo sultra 2019.

Ahmad Nizar, selaku koordinator teknis lomba yang dijadikan mitra dalam kegiatan ini saat dihubungi mengatakan. Bahwa lomba foto nasional dengan kemasan baru ini cukup menyita perhatian publik Fotografi di berbagai wilayah nusantara.

” Alhamdulillah kami selaku penyelenggara teknis yang dipercayakan oleh Dinas Pariwisata Sultra untuk menjalankan lomba ini merasa lega setelah puncak penganugerahan grand Final Lomba foto Halo Sultra 2019 selesai di helat pada malam 13 november 2019 di panggung wakatobi wave,” Tutur Ino sapaan akrab koordinator lomba ini.

Lebih lanjut Ino mengungkapkan bahwa pihaknya memang memiliki tantangan besar, dikarenakan konsep lomba seperti ini dimana peserta berkompetisi selama 6 bulan dan setiap bulan tetap memilih 3 foto terbaik, baru pertama kali diselenggarakan di sulawesi tenggara.

” Ya namanya konsep baru, tentu masih terdapat kekurangan pelaksanaan secara tekhnis dalam proses perjalannya. Namun komunikasi dan keterbukaan atas saran dan kritikan terhadap lomba ini menjadi modal kami untuk optimis bahwa konsep lomba yang kami buat bisa berjalan sebagaimana mestinya. Ditambah lagi profesionaltas peserta dan utamanya peserta asal sultra sendiri yang membantu kami memberikan saran agar lomba ini bisa berjalan lebih baik lagi,” Ungkapnya

Lomba foto halo sultra 2019 yang memperebutkan total hadiah sekitar 100 Juta rupiah ini, diikuti oleh 235 peserta dari berbagai wilayah di indonesia termasuk sultra, yang kemudian disaring sesuai persyaratan lomba dan menyisahkan 122 peserta.

Dalam malam puncak pengunguman grad final hadiah utama memutuskan 6 juara yaitu Juara 1 Korchnoi Pasaribu ( Kota Kendari ), Juara 2 Rustam Awat ( Bau Bau ), Juara 3 Habirun ( Bau Bau )

Untuk Kategori Favorite Destinasi : Abdul Rauf ( Kota Kendari ),Favorite Event : Sofyan Efendi ( Jakarta ), Favorite Tradisi Budaya : Guntur ( Wakatobi )

Sementara juri Nasional yang dilibatkan masing-masing Arbain Rambey, Afriadi Hikmal dan 1 juri sultra Arif Relano Oba.

Pengunguman Pemenang dan pameran foto para nominasi lomba foto halo sultra 2019 tingkat nasional sendiri di lakukan di panggung utama event wakatobi wave di wakatobi.

Melalui ajang ini selain menambah database bahan promosi pariwisata sultra, juga mampu membuat fotografer luar sultra untuk datang ke sultra selain menjadi wisatawan juga sembari mengabadikan keindahan dan keunikan pariwisata sulawesi tenggara.

” Dan hal itu terbukti dengan sejumlah foto yang masuk merupakan karya beberapa fotografer yang sengaja datang ke sultra untuk motret tidak hanya di wakatobi namun juga ada di beberapa destinasi lain,” Pungkasnya

Pewarta : Awal Kurniawan




Johan Salim Harap Bombana sebagai Kabupaten Layak Anak Segera Terwujud

RUMBIA, SultraNET. | Wakil Bupati Bombana, Johan Salim resmi mengukuhkan pengurus Forum Anak Daerah, Selasa (12/11 2019) bertempat di Auditorium Kantor Bupati Bombana.

Usai mengukuhkan forum anak daerah dalam sambutanya di depan tamu undangan yang hadir, Wakil Bupati Bombana Johan Salim mengatakan bahwa dalam era globalisasi saat ini peran generasi Muda sangat menentukan arah dan masa depan Bangsa maupun daerah.

Maka dari itu keberadaan anak sangat penting dan harus mendapatkan perhatian yang serius baik dari lingkungan keluarga maupun pemerintah. Anak juga memiliki hak untuk tumbuh hidup dan mendapat perlindungan terhadap diskirimansi Sosial dimanapun ia berada

“ Saya harap pengukuhan forum anak ini dapat mewujudkan Bombana sebagi Daerah layak anak, partisipasi anak dalam membangun dan mendorong Tumbuh kembangnya anak Demi daerah yang kita cintai ini ,” Tutur Johan Salim.

Pembentukan Forum Anak Daerah lanjut Johan Salim, Sesuai dengan UU no 23 Tahun 2002 terutama pasal 4  tentang perlindungan anak dan dapat di bentuk dari tingkat Kecamatan, hingga ketingkat Desa dan Kelurahan.

” Kegiatan forum anak harus dilakukan secara rutin, sehingga dapat memotivasi anak-anak daerah untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah,” Imbuhnya

Menurutnya Forum anak adalah wadah untuk mengakomodir pertisipasi anak dalam mengambil peran untuk masa yang akan datang

” Saya berharap pertemuan ini dapat berkelanjutan sehingga forum anak ini dapat memberikan kesempatatan anak dalam menumbuh kembangkan bakat dan prestasi serta mengaktualisasikan ide ide cemerlang untuk bersama membangun daerah kita kedepan,” harapnya.

Ditempat yang sama, Ketua Forum Anak Daerah Bombana, Muhammad Iradat Sakti mengatakan forum akan menjadi media komunikasi antara pemerintah dan anak di wilayah itu, untuk itu ia mengajak seluruh masyarakat untuk membantu menciptakan kota layak anak di Bombana.

“Demi mewujudkan anak Bombana sebagai pelopor untuk mengejar ketertinggalan kita menuju kota Bombana sebagai kabupaten layak anak,” Pungkasnya

Pewarta : Efendi




LRSLU “Minaula” Kendari Bahagiakan Lanjut Usia Lewat Prosa Lansia

Kendari, SultraNET. | Memperingati Hari Pahlawan 2019, Loka Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (LRSLU) “Minaula” Kendari mengadakan Program Siswa dan Mahasiswa Peduli Lansia (PROSA LANSIA), bertempat di aula LRSLU “Minaula” Kendari, Minggu (10/11/2019).

Kegiatan  yang diikuti lebih dari 100 peserta terdiri dari siswa-siswi dan guru Sekolah Menengah Atas Negeri 5 Kendari serta para lanjut usia tersebut mengangkat tema Aku Pahlawan yang Membahagiakan Lanjut Usia.

Kania Dewi, Kepala Sub Seksi Pelayanan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia “Minaula” Kendari menyampaikan, momentum peringatan Hari Pahlawan menjadi momentum mengingat kembali jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan dan mengisi kemerdekaan bangsa.

Disamping itu menurutnya ada berbagai cara memperingati Hari Pahlawan, salah satunya dengan membahagiakan lanjut usia (lansia).

” Selaku generasi muda, kita semua berkewajiban meneruskan dan mengisi kemerdekaan tersebut sesuai dengan status dan kedudukan masing-masing, tanpa terkecuali siswa dan siswi itu sendiri,” Tutur Kania Dewi.

Lebih lanjut dijelaskan, bahwa PROSA LANSIA adalah salah satu bentuk kegiatan yang dimaksudkan untuk memberikan dukungan sosial kepada para lanjut usia, baik di dalam maupun di luar loka agar memiliki spirit atau semangat dalam menjalani kehidupannya.

Program tersebut didesain sedemikian rupa agar terjadi komunikasi dan interaksi antara generasi muda yakni para siswa sekolah menengah dengan generasi lanjut usia yang berada di dalam mupun di luar LRSLU ”Minaula” Kendari.

” Selain itu, program ini juga bertujuan untuk memberikan edukasi kepada generasi muda khususnya siswa sekolah menengah agar memiliki karakter dan sekaligus sebagai agen peduli (empati) terhadap lanjut usia,” Bebernya.

Jumlah lansia di Indonesia dari tahun ke tahun mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Survey Sosial Ekonomi Nasional Tahun 2018 menunjukkan bahwa jumlah lanjut usia Indonesia sebanyak 24,49 juta jiwa atau 9,27 persen dari total Penduduk Indonesia. Diproyeksikan tahun 2020 jumlah lansia akan mencapai 27,08 juta jiwa dan 63,31 juta jiwa pada Tahun 2045.

Data tersebut menunjukkan bahwa Indonesia telah menjadi negara aging society atau berpenduduk tua. Artinya, jumlah penduduk lanjut usia atau lansia mencapai lebih dari tujuh persen dari total jumlah penduduk.

Seiring peningkatan jumlah lansia tersebut, terdapat sejumlah tantangan dan persoalan di seputar kelanjutusiaan dan menjadi agenda bersama untuk diselesaikan, mulai dari ketersediaan dan dukungan layanan oleh berbagai stakeholder pada satu sisi, kemandirian, psikososial yang kompleks, kondisi fisik, dan mental-spiritual lansia itu sendiri pada sisi lainnya.

” Siswa-siswi perlu ambil bagian dalam penanganan masalah tersebut. Sebagai penerus cita-cita bangsa, disamping disyaratkan memiliki penguasaan ilmu pengetahuan dan kecakapan teknologi, mereka juga dituntut memiliki karakter peduli terhadap sesama atau yang biasa disebut dengan kesalehan sosial yang sejatinya adalah karakter bangsa Indonesia itu sendiri seperti gotong royong dan tepo seliro,” Harapnya.

Program yang dilaksanakan seharian tersebut diisi dengan berbagai kegiatan seperti lomba Lulo dan puisi dengan melibatkan seluruh peserta. Lulo adalah salah satu jenis seni tari tradisional Sulawesi Tenggara sebagai ajang jalinan perkenalan, pertemanan dan keakraban antar warga. Lulo yang ditampilkan oleh para lansia diiringi dengan semacam gong kecil atau dalam bahasa Tolaki disebut Karandu.

“saya senang mengikuti kegiatan ini karena bisa bertemu dan bercengkrama dengan banyak orang terutama para kakek dan nenek”, ungkap Ita Purnama Sari, salah satu siswi.

Pada bagian akhir kegiatan siswa-siswi membuat maklumat kepedulian kepada lanjut usia. “Kami siswa dan siswi SMA Negeri 5 Kendari berjanji akan selalu menyayangi dan membahagiakan para lanjut usia”, suara maklumat mereka.  (Jasman Lampalangi)




Rusman Emba Minta Anggota Legislatif Kompak Bangun Muna

MUNA, SultraNET. | Pelantikan anggota DPRD Kabupaten Muna masa jabatan 2019-2024 telah dilaksanakan, sebanyak 30 legislator siap menuntaskan persolan yang menyangkut aspirasi masyarakat setelah pengambilan sumpah janji wakil rakyat, Rabu (16/10/2019).

Bupati Muna LM Rusman Emba ST dalam sambutannya meminta kepada Anggota legislatif yang baru dilantik agar bersama sama melaksanakan RPJMD 2018-2021, untuk menjadikan Kabupaten Muna yang Kuat dan Maju, Mandiri serta Berdaya Saing.

Mantan senator DPD RI berharap agar setiap anggota DPRD mampu menjalankan tugas dan fungsinya, serta diharapkan mampu menggagas, mengawal dan kompak satu tekat membangun untuk kesejahteraan masyarakat Kabupaten Muna.

” Untuk itu kepada legislatif yang baru dilantik untuk tetap mengedepankan kepentingan publik sehingga kedepannya Kabupaten Muna lebih maju dan masyarakat sejahtera. karena Pemda Muna siap bekerjasama mengedepankan kepentingan masyarakat,” harapnya.

Pada kesempatan itu, orang nomor satu dibumi sowite itu mengapresiasi serta mengucapkan banyak terimakasih kepada para mantan anggota DPRD atas pengabdian selama menjabat.

” apalagi ada beberapa prakarsa dewan dalam pembentukan Perda yang manfaatnya sangat dirasakan eksekutif,” tuturnya (Borju)




Perayaan HUT Bombana ke 16, Bakal Dimeriahkan Ivent Olahraga dan Seni

Rumbia, SultraNET. | Untuk memeriahkan peringatan hari jadi Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) yang ke 16 tahun, bakal di isi dengan berbagai Kegiatan baik olahraga mapun seni yang melibatkan seluruh Kecamatan Se Kabupaten Bombana.

Hal tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (PLT) Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana. Man Arfa, menurutnya kegiatan yang rutin diselenggarakan setiap tahunnya itu, bakal dipusatkan di Kecamatan Lantari Jaya dan digelar Mulai Tanggal 8 sampai dengan 13 November 2019.

“ Tujuan peringatan HUT Bombana ini, bukan hanya sekedar mengadakan ivent olahraga maupun kesenian, tetapi agar kita selalu mempeingati hari jadinya daerah yang kita cintai ini,” Ujar Man Arfa usai rapat pembentukan panitia HUT Bombana di Aula Kantor Bupati Bombana, Rabu (16/10/2019).

Disamping itu dengan penyelenggaraan berbagai kegiatan olahraga maupun seni, dapat ditemukan bakat muda yang dapat mewakili daerah kedepan.

“ Dari sini kita bisa melihat bibit-bibit yang bisa dikembangkan dan dibina oleh daerah. Juga untuk menghibur masyarakat,” Ucapnya.

Lebih lanjut mantan kadis PUPR itu menjelaskan bahwa untuk anggaran pelaksanan HUT yang ke 16 ini, dibebankan kepada APBD tahun 2019.

“Kalau berapa jumlahnya saya belum tau. Karena ada di Bagian Umum, Dinas Pariwisata dan BKD juga ada. Yang jelas menggunakan APBD,” ungkapnya.

Man Arfa yang saat ini menjabat sebagai Inspektur di Inspektorat Bombana menambahkan untuk menambah kemeriaan perayaan HUT bombana ini, akan dilibatkan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk ambil bagian dalam kegiatan tersebut

“ Untuk upacara peringatan HUT Bombana yang ke-16 akan dilakukan pada 18 Desember 2019,” tutupnya. (FENDI)




Bupati Wakatobi Warning ASN Taati Perintah Atasan

Wakatobi, HarapanSultra.COM | Bupati Wakatobi, Arhawi memberikan peringatan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) agar mentaati perintah atasan dan tidak melawan kebijakan. Hal itu disampaikannya pada pelantikan  Drs. La Jumadin sebagai Sekretaris Daerah Wakatobi definitif, Selasa (15/10/2019).

Arhawi memberikan warning kepada ASN agar tetap bijak dalam menggunakan teknologi dengan tidak memposting segala hal yang dapat mengancam jabatannya.

“Kemarin Dandim Kodim hanya istrinya saja yang upload. Pada akhirnya diberhentikan dari jabatannya dan diberi sanksi. Teknologi ini banyak manfaatnya tetapi di sisi lain juga kadang-kadang kalau kita tidak kontrol akan menjadi sebuah kecelakaan bagi kita di kemudian,” Tuturnya

Selain itu Lanjut Arhawi, La Jumadin yang sudah menjadi Sekda Definitif punya tugas harus lebih berat dari sebelumnya karena dsamping melaksanakan tugas-tugas tentang penyelenggaraan pemerintahan juga didalamnya Sekda harus mengkoordinasikan segala sesuatu baik menyangkut masalah perencanaan pelaksanaan evaluasi maupun semua laporan dari seluruh kegiatan yang dilaksanakan.

Selain itu, Pemerintah daerah mampu melakukan berbagai terobosan agar apa yang menjadi program pemerintah dapat secara langsung diketahui dan dirasakan oleh masyarakat.

“ Saya memohon kepada seluruh jajaran aparatur sipil negara agar menjadi corong pemerintah untuk menyampaikan berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan oleh pemerintah daerah. baik program menyangkut masalah pendidikan, masalah kesehatan, maupun UMKM bersinar yang telah kita berikan dan kita Salurkan Kepada seluruh masyarakat yang membutuhkan program itu,” pesannya dihadapan para pegawai yang hadir pada pelantikan tersebut

Untuk diketahui, La Jumadin diangkat sebagai sekretaris daerah definitif setelah menjalankan tugas sebagai pejabat Sekda selama 9 bulan dan mengikuti seleksi sekda terbuka. Pengangkatan itu berdasarkan surat keputusan bupati Wakatobi nomor 553 tahun 2019 tentang pembentian dan pengangkatan pejabat pimpinan tinggi pratama. (Adm)




Dinsos Busel Road Show Serahkan Bantuan UEP Perempuan Kepala Keluarga

Batauga, SultraNET. | Kostantinus Bukide sebagai nakhoda Dinas Sosial Kabupaten Buton Selatan melakukan road show menuntaskan penyaluran bantuan sosial melalui bidang Pemberdayaan dan Penanganan Kemiskinan, dengan menyalurkan bantuan UEP Perempuan Kepala Keluarga dan KUBE Karang Taruna di Wilayah Kecamatan Siompu, yakni di Desa Lontoi, Desa Karae dan Desa Biwinapada, Selasa 8 oktober 2019 .

Dalam sambutannya, Kostantinus Bukide yang di wakili oleh Sekretaris Dinas Sosial Kabupaten Buton Selatan, Insanu mengatakan hendaknya bantuan UEP bagi perempuan Kepala Keluarga dan KUBE Karang Taruna dapat dikembangkan agar dapat menjadi penopang ekonomi keluarga, dan dapat untuk meningkatkan penghasilan bagi generasi muda.

“Kami harap bantuan ini dapat dikembangkan agar dapat menjadi penopang ekonomi keluarga, dan dapat untuk meningkatkan penghasilan bagi kalian generasi muda,” Tuturnya

Sementara itu ditempat yang sama  Camat Siompu M. Tahir mengatakan bahwa Kecamatan Siompu merupakan daerah yang senantiasa mendapat perhatian dan bantuan yang bersumber dari dana APBD itu.

” Ditahun 2019 ini, untuk Kecamatan Siompu Alhamdulillah selalu mendapat perhatian dari pimpinan daerah dalam hal ini Bapak Bupati Buton Selatan melalui program dari Dinas Sosial Kabupaten Buton Selatan khususnya,” Beber Tahir.

Plt. Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Haryadi yang didampingi Kasi Penanganan Kemiskinan Nur Hardianti dan Rosmiati Baso menuturkan bahwa Penyaluran bantuan tersebut harus secepatnya dituntaskan mengingat saat ini telah memasuki Triwulan ke empat ditahun 2019.

Haryadi sebagai pemandu acara di sela-sela acara teresebut menyampaikan bahwa syarat untuk mendapatkan UEP Perempuan Kepala Keluarga antara lain Perempuan sebagai pencari nafkah /janda dan kategori miskin, usia produktif dan tidak melebihi umur 58 tahun, Calon penerima bantuan harus terdaftar dalam basis data terpadu (BDT), Diutamakan yang telah memiliki embrio usaha dan Mengajukan proposal, sesuai sumberdaya yang dimiliki dan melihat peluang usaha di masing-masing wilayah.

” Persyaratan itulah yang harus dipenuhi oleh calon penerima bantuan UEP perempuan kepala keluarga,” ujar Haryadi disela-sela acara penyerahan bantunan.

Adapun bantuan yang diserahkan dari program pemberdayaan perempuan kepala keluarga Desa Lontoi berupa Bantuan bahan Tenun, Desa Karae berupa bantuan bahan tenun, Desa Biwinapada berupa bantuan bibit ternak kambing, sedangakan untuk KUBE Karang Taruna diserahkan bantuan perbengkelan di Desa Lontoi.

Penyerahan bantuan yang dipusatkan di Desa Lontoi itu, turut dihadiri Sekretaris Dinas Sosial dan Staf Bidang Bidang Pemberdayaan Sosial Dinsos Buton Selatan, Camat Siompu M. Tahir, Para Kepala Desa diwilayah Kecamatan Siompu, Tokoh Agama, Tokoh masyarakat dan Tokoh Pemuda, Ibu-ibu TP PKK Desa Lontoi dan sekitarnya dan Ibu-ibu majelis taklim Desa Lontoi. (Hyd’ 2019)




Oktober 2019, Buton Selatan Buka Rekrutmen CPNS, Siapkan 217 Kuota

Batauga, SultraNET. | Pelaksanaan Rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Daerah Kabupaten Buton Selatan bakal segera dibuka dan dimulai tahapannya pada Bulan Oktober 2019 mendatang.

Hal itu Berdasarkan Surat Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPan-RB) yang diterima oleh Pejabat Pembina Kepegawaian Daerah seluruh Indonesia.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Buton Selatan, Laode Firman Hamza, S.Pd, MM melalui release persnya yang diterima Awak Media ini, Rabu, (2/10/2019) membeberkan informasi tersebut.

“Jika merujuk pada Surat bernomor : B/1007/S.SM.01.00/2019 perihal Jadwal pelaksanaan rekrutmen dan seleksi CPNS Tahun 2019, maka Tahapan pelaksanaan kegiatan rekrutmen CPNS di Buton Selatan akan dilaksanakan pada Bulan Oktober 2019 sampai dengan Bulan April 2020 mendatang,” Sebutnya.

Berdasarkan Surat Kemenpan-RB yang ditandatangani oleh Sekretaris Kemeterian PAN-RB, maka tahapan Pengumuman pendaftaran akan dilaksanakan pada Bulan Oktober 2019, Pendaftaran dilaksanakan pada bulan Nopember 2019, Pengumuman hasil seleksi Adminstrasi pada Bulan Desember 2019.

” Dan tahapan Masa sanggah serta pengumuman jadwal SKD pada bulan Januari 2020, Pelaksanaan SKD pada Bulan Pebruari 2020, Pengumuman hasil SKD dan pelaksanaan SKB pada Bulan Maret 2020 dan Intergasi nilai SKD dan SKB serta Penetapan NIP dan pengangkatan sebagai CPNS dilaksanakan pada Bulan April 2020,” ungkapnya.

Kepala Satuan kerja perangkat Daerah yang bertanggung jawab terhadap pengembangan sumber daya Manusia bagi Aparatur Sipil negara di Kabupaten Buton selatan ini menambahkan bahwa untuk Tahun 2019, Bupati Buton Selatan melalui Badan Kepegawaian dan pengembangan Sumber Daya Manusia telah mengajukan usulan kepada Kementerian Pemberdayaan Aparatur sipil Negara (KemenPAn-RB) sebanyak 235 kuota

Terdiri dari 60 kuota untuk Pegawai Pekerja Pemerintah dengan sistim Kontrak(PPPK) dan 175 kuota untuk Calon pegawai Negeri Sipil Daerah (CPNSD).

Namun berdasarkan hasil verifikasi bersama pihak Kementerian yang dilakukan melalui e-formasi, maka Pemerintah Kabupaten Buton Selatan hanya disetujui sebanyak 217 kuota yang terdiri dari 58 kuota untuk Pegawai pekerja pemerintah dengan sisitim kontrak (PPPK) dan 159 kuota untuk Calon Pegawai Negeri Sipil Daerah. (AM)




Nasdem Wakatobi Buka Pendaftaran Bakal Calon Kepala Daerah Tanpa Mahar

Wakatobi, SultraNET. | DPD Partai Nasional Demokrat (Nasdem) Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara mulai membuka pendaftaran bakal calon bupati dan wakil bupati Wakatobi tanpa dipungut biaya apapun alias tanpa mahar, Sabtu (29/09/2019).

Ketua DPD partai Nasdem Wakatobi, Adbul Rahim mengatakan pembukaan pendaftaran ini berdasarkan peraturan organisasi mengenai tata cara penjaringan, verifikasi dan penetapan bakal calon kepala daerah dan atau wakil kepala daerah 2020.

“Nasdem masih pada komitmen awal bahwa pendaftaran dilakukan tanpa mahar mulai awal pendaftaran hingga proses pengembalian berkas,” tutur Abdul Rahim saat jumpa pers di sekretariat DPD Partai Nasdem jalan Ahmad Yani nomor 64, Wangi-wangi selatan.

Tagline tanpa mahar menurutnya merupakan edukasi politik yang diberikan oleh partai Nasdem kepada masyarakat bahwa partai adalah salah satu wadah untuk kemudian menyaring pemimpin ke depan tanpa memiliki beban. dan dinilainya cukup sukses diterapkan.

Kendati demikian, Rahim menyampaikan partai Nasdem telah menetapkan syarat-syarat tertentu baik syarat khusus maupun syarat umum. untuk syarat umum ini kata Rahim, sifatnya masih normatif.

“Dan disyarat khusus kita ada penekanan Pertama adalah popularitas, elektabillitas, kedisukaan, kemudian yang paling penting adalah kemampuan finansial untuk mobilisasi dan sebagainya dalam pertarungan,” paparnya.

Terkait apakah partai Nasdem nantinya akan berkoalisi atau tidak pihaknya masih menunggu sampai tahapan proses seleksi selesai. Katanya, di DPD hanya melakukan fasilitasi dalam kaitannya dengan penjaringan kemudian selanjutnya akan diteruskan sampai ke DPW dan DPP.

“saya melihat bahwa kemungkinan kita akan mengusung calon bupati. Sebab diinternal kami sendiri belum ada yang bisa kita usung jadi calon bupati. Oleh karena itu kita akan selektif mungkin,” bebernya. (adm)

Laporan ; Samidin