DLH Bombana Tingkatkan Kompetensi dan Profesionalisme Pengelola Keuangan

Foto Bersama usai menyelesaikan pelatihan
Foto Bersama usai menyelesaikan pelatihan

Bombana, SultraNET. | Dalam upaya memperkuat tata kelola keuangan yang transparan dan efektif, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bombana mengikutkan Aparaturnya mengikuti Diklat Penguatan Kapasitas Bendahara Pengeluaran dan Pejabat Pengelolaan Keuangan yang Akuntabel yang diselenggarakan di Balai Pendidikan dan Pelatihan Pemeriksaan Keuangan Negara Kabupaten Gowa Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (26/1/2024)

Kegiatan yang  dimulai pada hari Senin (22/1) hingga Jumat (26/1) itu, diikuti sebanyak 107 pengelola keuangan dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) se Kabupaten Bombana.

Bacaan Lainnya

Menurut Kementerian Keuangan Republik Indonesia, peningkatan kapasitas dan kualitas pengelola keuangan di sektor publik adalah landasan penting dalam menciptakan tata kelola keuangan yang baik dan efektif.

Diklat ini bukan sekadar acara rutin, melainkan langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme para bendahara pengeluaran serta pejabat pengelolaan keuangan di lingkungan pemerintahan daerah.

Astuti Achmad, S.Pt., M.M., Kasubag Perencanaan dan Keuangan sekaligus Pejabat Penatausahaan Keuangan DLH Bombana, menyoroti manfaat besar yang diperoleh dari kegiatan ini.

Menurutnya, Diklat ini memberikan pemahaman mendalam yang relevan dengan tugas sehari-hari mereka sebagai pengelola keuangan. Selain itu, juga dapat memperluas jaringan dan bertukar pengalaman dengan rekan dari SKPD lainnya.

‘Tentu hal ini membantu meningkatkan kinerja dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan di DLH,” ungkapnya.

Dua ASN DH Bombana saat mengikuti Pelatihan
Dua ASN DH Bombana saat mengikuti Pelatihan

Dalam konteks global, World Bank mencatat bahwa peningkatan kompetensi dan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan publik dapat membantu mengurangi risiko korupsi, meningkatkan penggunaan sumber daya secara efisien, dan akhirnya memperbaiki pelayanan publik bagi masyarakat.

Pendapat serupa juga disampaikan oleh Mustajam, S.T., Bendahara Pengeluaran DLH Bombana. Ia menyatakan bahwa diklat tersebut sangat membantu dalam pemahaman dan penerapan peraturan serta prosedur yang terkait dengan pengelolaan keuangan.

“Saya merasa lebih siap dalam mengatasi berbagai masalah yang sering muncul dalam tugas sehari-hari sebagai bendahara pengeluaran. Dengan demikian, saya dapat lebih berhati-hati dan teliti dalam melakukan transaksi keuangan di DLH,” katanya.

Drs. Alimuddin, Kepala DLH Bombana, memberikan apresiasi kepada kedua stafnya yang mengikuti diklat tersebut. Ia menegaskan bahwa pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari diklat ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas dan efektivitas pengelolaan keuangan di DLH Bombana.

“Saya berharap para peserta diklat dapat menjadi agen perubahan yang membangun kompetensi dan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan yang akuntabel, sehingga, ke depannya, perbaikan dalam sistem pengelolaan keuangan di sektor publik dapat terus diupayakan untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih baik dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tandas Alimuddin. (adv)

Pos terkait