Pj. Bupati Bombana : Sumpah Pemuda Tumbuhkan Rasa Persatuan

Bombana, SultraNET. | Penjabat (Pj) Bupati Bombana H. Burhanuddin mengajak warga di daerah itu untuk menjadikan momentum hari sumpah pemuda untuk menumbuhkan rasa persatuan dan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara.

Hal tersebut disampaikan Burhanuddin  saat menjadi inspektur upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-94 tahun 2022 yang dilaksanakan di Lapangan Kantor Bupati Bombana, Jum’at 28 Oktober 2022

 “Kita harus bersatu sesuai dengan semangat sumpah pemuda,” ujar Mantan Pj. Bupati Konawe Kepulauan itu.

Suami dari Hj. Fatmawati Kasim Marewa itu menyebut Bangsa Indonesia saat ini menghadapi berbagai tantangan global diberbagai sektor untuk, itu ia mengajak seluruh elemen masyarakat utamanya pemuda untuk bersatu dalam mengisi pembangunan daerah.

“Jika ada perbedaan mari jadikan itu sebagai kekuatan untuk membangun daerah, bagsa dan nagara,” tegasnya (*)




Pj. Bupati Bombana Panen Aneka Cabai di Poltim

Rumbia, SultraNET. | Pejabat Bupati Bombana, Ir.H.Burhanuddin,M.Si menghadiri acara Panen Aneka Cabai pada Kelompok Tani Berkah di Desa Biru, Kecamatan Poleang Timur (Poltim), Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara. Rabu, (26/10/2022)

Pada kegiatan tersebut, Mantan Pj. Bupati Konawe Kepulauan itu menyebut potensi pengembangan tanaman cabe di wilayah itu sangat menjanjikan dan terbukti dengan hasil produksi yang cukup menggembirakan.

Suami dari Hj. Fatmawati Kasim Marewa itu meminta instansi teknis terkait yaitu Dinas Pertanian dan Dinas Perindustrian dan Perdagangan untuk memastikan hasil panen petani dapat terserap pasar terlebih saat kondisi harga cabai mengalami penurunan.

“Kalau perlu kita bantu biaya transportasi untuk penjualannya,” ujar Burhanuddin

Keterlibatan secara aktif instansi teknis terkait membantu petani adalah untuk mengantisipasi penurunan harga saat hasil panen melimpah yang berpotensi merugikan petani.

“Hukum pasarnya ketika pasokan melimpah, maka harga turun. itu yang perlu di antisipasi,” tansanya

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Bombana Ir.Muhammad Siarah.,M.Si mengatakan, areal tanam cabe merah maupun cabe keriting di Kecamatan Poleang Timur berkisar 30 ha namun masih bersifat tanaman spot dan tidak berada pada satu kawasan tertentu.

Untuk menjaga kestabilan stok dan harga, petani melakukan pola panen cabe besar maupun cabe rawit yang disesuaikan hari hari besar dimana kebutuhan masyarakat meningkat.

Kepala Dinas Pertanian Bombana, Ir. Muhammad Siarah, M.Si saat memberikan sambutan

“Sepanjang tahun yang terbesar panennya yaitu menjelang hari raya dan salah satu yang mepengaruhi inflasi,” beber Muhammad Siarah.

Pada kegiatan itu, Pj Bupati Bombana menyerahkan bantuan kepada tiga kelompok tani yang ada di Desa Biru, Desa Teppoe dan Kelurahan Bambaea berupa bibit cabai, bibit kacang panjang, insektisida, Pupuk organik cair dan hansprayer. (IS)




DPPKB Bombana dan BKKBN Sultra Edukasi Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja

Bombana, SultraNET. – Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PP dan KB) Kabupaten Bombana bekerjasama dengan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Perwakilan Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar kegiatan Pendampingan Pelaksanaan Edukasi Penyiapan Kehidupan Berkeluarga Bagi Remaja (PKBR).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Pusat Informasi Konseling Remaja (PIKR) dan Bina Keluarga Remaja (BKR), Aula Dinas PP dan KB Bombana, Senin (24/10/2022).

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Bombana, H. Abdul Azis menjelaskan, kegiatan itu dilaksanakan berdasarkan undang-undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga Serta Peraturan Pemerintah Nomor 21 tahun 1994 tentang Penyelenggaraan Pembangunan Keluarga Sejahtera.

Mantan Kepala Dinas Pencatatan Sipil Bombana itu menyebut, tujuan kegiatan itu adalah untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan kualitas hidup remaja, keluarga remaja dan lansia.

“Kegiatan yang di lakukan antara lain penyuluhan, kunjungan rumah, rujukan dan pencatatan serta pelaporan,” ujar Abdul Azis

Ia berharap setelah pelaksanaan kegiatan itu, peserta mampu mengaplikasikan di kehidupan sehari hari, peserta dapat berpartisipasi dalam kelompok lingkungannya dan menjadi konselor di wilayah tempat tinggalnya.

Peserta kegiatan ini di ikuti sebanyak 80 orang yang terdiri dari pengurus kelompok PIK-R, pengurus bina keluarga remaja dan pengurus bina keluarga lansia yang ada di seluruh wilayah Kabupaten Bombana. (Adv)




Tidak Mau Bercerai, Istri di Bombana Dibunuh

Bombana, SultraNET. | Alasan tidak mau bercerai, seorang pria di Bombana tega membunuh istrinya sendiri, bertempat di Desa Mulaeno, Kecamatan Poleang Tengah, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara, Senin (24/10/2022)

Kepada awak media ini, Kasat Reskrim Polres Bombana, AKP. Muh. Sultan, SH menjelaskan berdasarkan pemeriksaan, pelaku Fandi (51) dan korban Darma (40) merupakan pasangan suami istri.

Sebelum terjadinya kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan meninggalnya korban, hubungan rumah tangga antara korban dan pelaku sudah retak.

“Dipicu karena korban menganggap pelaku sering bermain judi sehingga puncaknya korban menggugat cerai pelaku, antara korban dan pelaku pisah ranjang,” jelas AKP. Muh. Nur Sultan, SH

Hari Rabu Tanggal 26 Oktober 2022 mendatang merupakan jadwal sidang ke tiga perceraian korban dan tersangka di Pengadilan Agama Rumbia

“Pelaku ini yang tidak mau bercerai dengan korban,” bebernya

Puncaknya pada hari Senin tanggal 24 oktober 2022 sekitar jam 02.00 WITA pelaku hendak menuju ke Kolaka namun saat melintas didepan rumah korban,  terlintas dipikiran pelaku untuk menemui korban didalam rumahnya.

Pelaku masuk dirumah korban melalui belakang rumah korban dengan cara memanjat dinding dapur korban yang terbuat dari papan.

Setelah berhasil masuk di dapur, kemudian korban masuk kedalam kamar korban dan melihat korban sementara tidur bersampingan dengan anak korban yang bungsu.

“Korban terbangun mendengar ada pelaku didalam kamar,” urainya.

Kemudian pelaku berusaha memeluk korban dan mengatakan bahwa ia tidak mau bercerai karena masih sayang dan cinta, namun korban tetap tidak mau untuk rujuk kembali.

Pelaku kemudian keluar dari kamar korban untuk pergi dari rumah korban namun saat didapur Pelaku melihat ada pisau dapur kemudian pelaku mengambil pisau tersebut dan masuk kembali kamar korban.

Pelaku kemudian langsung menikam korban berkali-kali sehingga anak bungsunya terbangun dan berteriak ketakutan, kemudian Pelaku langsung membuang pisau yang dipegangnya dan berusaha melarikan diri lewat pintu depan

“Karena suara anak bungsu tersebut anak korban bernama Rian yang berada dikamar sebelah terbangun dan melihat kondisi didalam kamar ibunya sudah penuh darah,” beber Mantan Kasat Intelkam Polres Bombana itu.

Kemudian anaknya berupaya menahan bapaknnya yang menjadi pelaku, namun pelaku tetap lari meninggalkan rumah.

Sekitar jam 02.45 WITA Kapolsek Poleang IPTU Bustaman yang mendapatkan informasi dari  Lurah Boepinang tentang kejadian pembunuhan tersebut, kemudian menghubungi Polres Bombana serta langsung mengumpulkan anggota Polsek dan mendatangi TKP serta melakukan pencarian tersangka.

Mendapatkan laporan dari Polsek Poleang atas perintah Kasat Reskrim, KBO Reskrim Polres Bombana, IPDA Prasetyo Nento, S.H bersama anggota Opsnal membackup Polsek Poleang.

“Langsung dilakukan penanganan perkara dengan melakukan olah TKP mencari bukti-bukti petunjuk serta saksi masyarakat yang melihat dan mengetahui terjadinya tindak pidana itu,” bebernya.

IPDA Prasetyo Nento, S.H (berbaju putih) saat olah TKP
IPDA Prasetyo Nento, S.H (berbaju putih) saat olah TKP

Sekitar jam 06.30 WITA pelaku berhasil di tangkap di Desa Pokurumba, Kec. Poleang saat berupaya sembunyi dari kejaran petugas, dimana pelaku berniat hendak melarikan diri ke Kab. Kolaka.

Dari hasil olah TKP berhasil ditemukan, Pisau yg digunakan pelaku,  sarung korban yg berlumuran darah, bercak darah dilantai dan dinding dirumah pelaku, sendal jepit korban yg berada dibelakang rumah korban, helm motor milik korban

Penanganan perkara saat ini ditangani oleh penyidik PPA Sat Reskrim Polres Bombana dan Pelaku sudah berada di Polres Bombana guna penyidikan lebih lanjut.

“Akan kami selesaikan dengan tuntas sehingga mendapatkan kepastian hukum,” tegasnya.

Ia berharap keluarga korban yang mengetahui atau ada yang ingin disampaikan kepada pihak Kepolisian dapat menghubungi pihak Reskrim Polres Bombana.

Atas perbuatannya pelaku dijerat pasal pasal 44 ayat (3) Jo Pasal 5 huruf a UU RI NO. 23 TAHUN 2004 Tentang kekerasan dalam rumah tangga dan atau pasal 338 KUHP untuk KDRT ancaman 15 tahun penjara dan untuk PASAL 338 pembunuhan biasa ancaman 15 tahun.

Pewarta : Idris hayang 




Pengusaha Tolaki siap Kolaborasi Wujudkan Bombana Surga Investasi

Bombana, SultraNET. | Pengusaha suku Tolaki yang tergabung dalam Himpunan Pengusaha Tolaki Indonesia (HIPTI) menyatakan kesiapannya berkolaborasi mensukseskan program PJ. Bupati Bombana Burhanuddin untuk mewujudkan Kabupaten Bombana sebagai Surga Investasi.

Hal tersebut disampaikan Ketua Pengurus Pusat HIPTI Rusmin Abdul Gani (RAG) disela sela Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Adat Tolaki (LAT) Bombana yang dilaksanakan di Area Ex MTQ Bombana, Minggu (23/10/2022).

Mantan Calon Bupati Konawe Selatan itu menyebut Kabupaten Bombana memiliki segudang potensi yang oleh investor tentu menarik untuk dikembangkan dengan harapan hadirnya investasi dapat turut meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bombana.

“Kita memiliki potensi luar biasa di sini, apalagi kita Pengusaha Tolaki bergerak bukan hanya satu bidang usaha saja, ada perkebunan, pertanian, perikanan dan pertambangan, dan itu semua ada di Bombana ini,” Ujar Rusmin Abdul Gani.

Ia menjelaskan dengan potensi yang ada di Bombana, HIPTI menilai hal yang perlu di dorong adalah bagaimana menciptakan prodak yang memiliki nilai tambah tidak hanya bahan baku gelondongan sehingga produk tersebut dapat bersaing hingga pada level Nasional.

“Disinilah pentingnya pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah didorong untuk melakukan industrialisasi agar nilai produknya memiliki nilai tambah,” bebernya.

Untuk mewujudkan itu semua, HIPTI bersama LAT Bombana bakal berkordinasi dengan pemerintah daerah untuk membahas kerjasama apa yang bisa dilakukan di wilayah itu.

“Tujuanya untuk mendorong dan mensukseskan program penjabat Bupati Bombana menjadikan Bombana Surga Investasi,” tandasnya (IS)




Lulo Berhadiah meriahkan Pengukuhan LAT Bombana

Bombana, SultraNET. | Ribuan orang yang di dominasi muda mudi di Kabupaten Bombana mengikuti kegiatan tarian Lulo berhadiah sebagai rangkaian menyemarakkan pengukuhan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Lembaga Adat Tolaki (LAT) Kabupaten Bombana, Sabtu (22/10/2022) malam.

Kegiatan yang dilaksanakan di Lapangan Ex MTQ Bombana itu makin semarak dengan pembagian door prize dari panitia kepada para peserta terpilih dari beberapa kategori.

Sebagaimana diketahui, Tarian Lulo merupakan tarian tradisional dari Suku Tolaki yang dilakukan secara beramai-ramai atau massal dan dapat dilakukan oleh seluruh kalangan baik kaum pria maupun wanita baik kaum muda maupun kaum tua.

Ketua LAT Bombana, Agustamin Saleko mengatakan ia sangat bersyukur dan berterima kasih melihat antusias ribuan warga Bombana yang hadir mengikuti kegiatan Lulo tersebut.

Ia menyebut kegiatan ini merupakan rangkaian menyemarakkan pengukuhan LAT Bombana yang akan dilakukan esok harinya, Minggu (23/20/2022) di tempat yang sama.

“Luar biasa antusias masyarakat Bombana dengan kegiatan ini, seribuan orang ikut berlulo,” ujar Agustamin Saleko.

Ia menambahkan Sebagai kegiatan inti nantinya yaitu pengukuhan pengurus DPD LAT Bombana bakal mengangkat Tema Optimalisasi Peran Lembaga Adat Tolaki sebagai Mitra Pemberdayaan dan Budaya Lokal menuju Wonua Bombana Surga Investasi.

“Pengukuhan pengurus besok akan dihadiri langsung Ketua DPP LAT, Masyhur Masie Abunawas dan Wagub Sultra, Lukman Abunawas,” tandasnya. (IS).




Pelaku Pembacokan di Kabaena Timur Ditahan di Polres Bombana

Bombana, SultraNET. | Reskian Nusri Pelaku pembacokan terhadap Syaifuddin Syac seorang Karyawan PT. Narayana Lambale Selaras (NLS) yang terjadi pada hari Selasa tanggal 06 September 2022 lalu di luar areal PT. NLS Desa Tapuhaka, Kecamatan Kabaena Timur saat ini telah di tahan di Rutan Polres Bombana, Selasa (18/10/2022)

Kasat Reskrim Polres Bombana, AKP Muhammad Nur Sultan, SH mengatakan sebelum ditahan di Rutan Polres Bombana, Pelaku Reskian Nusri ditangkap di Kota Bau-Bau pada hari Minggu 02 Oktober 2022, setelah dilakukan penangkapan kemudian pelaku dibawa ke Mapolsek Kabaena Timur untuk dilakukan proses sidik.

“Hari ini telah dilakukan penyerahan Berkas Perkara ke Kejakaaan Negeri Bombana dan tersangka saat ini ditahan di Rutan Polres Bombana,” ujar AKP Muhammad Nur Sultan, SH.

Ia menyebut Pelaku menebas korban dengan menggunakan sebilah Parang sehingga atas kejadian tersebut, Korban mengalami luka robek berbentuk teratur seluas kurang lebih 20 cm dimana terlihat tulang bahu dan terjadi keretakan pada tulang selangka kiri.

“Korban telah menjalani perawatan yang intensif dan dirujuk ke RS Kendari,” jelasnya.

Kasat Reskrim Polres Bombana AKP. Muh. Nur Sultan, SH
Kasat Reskrim Polres Bombana AKP. Muh. Nur Sultan, SH

AKP Muhammad Nur Sultan menjelaskan kronologi kejadian berdasarkan pemeriksaan polisi bermula saat Dwi Anjas yang saat ini masih DPO curhat kepada Pelaku jika ia sering dimarahi di tempat kerja oleh korban dan korban juga sering datang bertamu di rumah pacar Dwi Anjas di Desa Tapuhaka.

Setelah curhat, Dwi Anjas kemudian mengajak Pelaku menemaninya untuk menemui korban, pada saat Pelaku sementara cerita dengan korban, Pelaku melihat Dwi Anjas ingin menebas korban dari belakang namun dilihat juga oleh korban, sehingga korban maju ke arah Dwi Anjas.

Pelaku kemudian mengambil parang dari tangan Dwi Anjas dan mengayunkannya ke arah korban dengan niat menggertaknya supaya meninggalkan tempat namun korban maju hendak melawan.

“Sehingga terjadilah tindak pidana penganiayaan itu,” pungkasnya. (IS)




Aplikasi Karya Bombana di Launcing di Kota Bau-Bau

Bau-Bau, SultraNET. | Aplikasi Simpul Data dan Informasi Pertanian Terpadu (SIMDA MASTER) sebagai proyek perubahan Pemerintah Kabupaten Bombana yang digagas Muhammad Siarah selaku Kepala Dinas Pertanian Bombana yang juga sebagai Reporter pada Pelatihan Kepemimpinan Nasional yang diselenggarakan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia (LAN-RI) kembali di launcing di Kota Bau-Bau, Provinsi Sulawesi Tenggara, Selasa (18/10/2022).

Launcing aplikasi SIMDA MASTER dirangkaikan pada kegiatan Bank Indonesia Perwakilan Sultra yang juga melaunching Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) bertempat di salah satu Hotel di Kota Baubau.

Pada acara launching itu dihadiri Koordinator BI wilayah Sultra, Anggota DPR-RI Komisi IX Bahtra Banong, Anggota DPD-RI Utusan Sulawesi Tenggara Amirul Tamim dan para Kepala Daerah se Sulawesi Tenggara.

Aplikasi SIMDA MASTER yang bertujuan untuk mendukung pengendalian inflasi daerah khususnya disektor pangan dan hortikultura.

“Aplikasi SIMDA MASTER ini sangat bermanfaat bagi penyuluh dan petani dan stakeholder lainnya, karena menyediakan data dan informasi yang dibutuhkan dalam upaya meningkatkan produksi dan meminimalkan resiko kegagalan panen,” Jelas Magister Ilmu Perairan/Nutrisi IPB itu.

Ia berharap dengan hadirnya aplikasi SIMDA MASTER berbasis digital ini, permasalahan yang dialami oleh penyuluh dan petani terkait kesulitan dalam mendapatkan data dan informasi teknis pertanian secara cepat, akurat dan terintegrasi dapat teratasi.

“Sehingga petani dapat berhasil dan meningkatkan pendapatan, selain itu Aplikasi ini juga dapat digunakan sebagai instrumen dalam upaya pengendalian inflasi daerah.” tandasnya.

Sementara itu Anggota DPR RI Komisi IX, Bahtra Banong mengapresiasi peluncuran aplikasi SIMDA MASTER ini, ia menyebut dengan hadirnya aplikasinya dapat turut berkontribusi dalam kemajuan daerah.

“Mantap programnya, ini bagus kita dorong terus aplikasinya agar dapat bernilai tambah buat Pemda Bombana,” Singkat Bahtra Banong.

Untuk diketahui, Sebelum kembali dilaunching di Kota Bau-bau, Aplikasi SIMDA MASTER telah dilaunching penggunaannya pada hari Kamis (29/9/2022) lalu bertempat di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana. (IS)




Kebanjiran, Pedagang Minta Pasar Sentral Boepinang Difungsikan

Bombana, SultraNET. | Tempat Relokasi pedagang Pasar Sentral Boepinang, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara mengalami kebanjiran hingga mengakibatkan barang dagangan para pedagang terendam air, Minggu (16/10/2022).

Sebagaimana diketahui Pedagang Pasar Sentral Boepinang beberapa waktu di relokasi karena tempat mereka berdagang selama ini sedang dilakukan pembangunan besar besaran hingga menelan anggaran puluhan milyar.

Kepada awak media SultraNET. salah satu pedagang Pasar Sentral Boepinang, Yayan Armiga mengatakan banjir yang terjadi hari ini bukan terjadi kali ini saja, namun telah menjadi langganan jika terjadi hujan.

“Kalau hujan, banjir memasuki kios kios pedagang. Setiap kali hujan begitu kejadiannya. Apalagi kalau bersamaan air pasang naik bikin pedagang resah,” ujar Yayan Armiga

Ia berharap Pemerintah Kabupaten Bombana dapat segera memasukkan para pedagang yang direlokasi ke Pasar Sentral Boepinang yang telah diresmikan penggunaannya di akhir masa jabatan H. Tafdil sebagai Bupati beberapa waktu lalu.

“Pasar yang baru dibangun sudah sangat layak di tempati, kita berharap pedagang sudah bisa menempati itu,” harapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindagkop Bombana, Abdul Hajar Aswad memastikan pihaknya bakal segera membagikan kunci kios pasar Sentral Boepinang kepada para pedang agar dapat digunakan.

“Hari Selasa (18/10/2022.red) kita sudah mulai membagikan kunci kepada pedagang yang direlokasi waktu pembagunan pasar, mereka akan di kembalikan ke pasar Boepinang,” Singkatnya. (IS)




Ribuan Peserta Jalan Sehat HUT Golkar Bombana Doakan Alm. Ahmad Mujahid

Bombana, SultraNET | Ribuan peserta Jalan Sehat dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Partai Golkar yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia untuk wilayah Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara mengirimkan doa untuk Alm. Ahmad Mujahid, Minggu (16/10/2022).

Sebagaimana diketahui Alm. Ahmad Mujahid merupakan Politisi Senior Bombana yang telah mendedikasikan diri sebagai Anggota DPRD Bombana selama 18 tahun hingga tutup usia pada Rabu, 13 Oktober 2022 lalu.

Ketua DPD Partai Golkar Bombana, Heryanto A Nompa sebelum melepas peserta gerak jalan sehat meminta para peserta untuk mengirimkan doa Al-fatihah terhadap Almarhum Ahmad Mujahid.

“Sebelum saya melepas jalan sehat, mari kita menundukan kepala, hening cipta untuk mengenang Ketua senior Partai Golkar Bombana, Ahmad Mujahid yang telah berpulang di sisi Allah SWT beberapa hari lalu,” ujar Ketua Bidang Politik DPP PPNI itu.

Ribuan Peserta jalan sehat secara serentak hening mengirimkan doa untuk almarhum Ahmad Mujahid yang diketahui selama hidupnya, 18 tahun menjadi anggota DPRD Bombana daerah Pemilihan Kabaena.

Ketua DPD Partai Golkar Bombana, Heryanto A Nompa saat memimpin doa
Ketua DPD Partai Golkar Bombana, Heryanto A Nompa saat memimpin doa

Pantauan awak media ini, kegiatan jalan sehat yang merupakan agenda untuk memecahkan rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) itu, tercatat diikuti sebanyak 2.935 orang peserta.

Nampak pula hadir Politisi sekaligus Senator DPD-RI Andi Nirwana Sebbu (ANS), Wakil Ketua DPRD Bombana, sekaligus Ketua Partai Kebangkitan Bangsa Bombana, Iskandar dan unsur Forkopimda.

Kegiatan jalan santai dan lomba sepeda hias membagikan puluhan hadiah berbagai jenis antara lain 6 unit sepeda sebagai hadiah utama, kipas angin, rice cooker, kompor dan puluhan hadiah hiburan lainnya. (IS)