Diskominfos Bombana Launching Aplikasi “Rumbia Keren”

Bombana, SultraNET. | Setelah melaksanakan Sosialisasi Aplikasi Rumah Publikasi dan Informasi Kegiatan Pemerintah Kabupaten Bombana (RUMBIA KEREN) yang dihadiri oleh Sekda Bombana Drs. Man Arfa, M.Si dan seluruh Admin OPD, Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Diskominfos) Kabupaten Bombana bakal melaksanakan Launching Aplikasi  pada hari Senin, 26 September 2022 mendatang.

Kepala Dinas Kominfos Bombana, Sofian Baco, Jum’at (23/9/2022) mengatakan Sejalan dengan hasil analisis menggunakan Aktual, Problematik, Kekhalayakan, Kelayakan (APKL) bahwa isu atau masalah yang memiliki pengaruh paling signifikan serta layak untuk diselesaikan yaitu minimnya Informasi Publik terkait kegiatan atau Program Kerja Pemerintah Daerah, sehingga melalui proyek perubahan “RUMBIA KEREN” diharapkan bisa menjawab isu aktual tersebut.

“Aplikasi “Rumbia Keren” merupakan suatu produk aplikasi atau software yang nantinya akan terhubung dengan web resmi Pemerintah Kabupaten Bombana,” ujarnya.

Aplikasi yang dapat diakses melalui http://rumbiakeren.bombanakab.go.id itu bakal memberikan informasi publik terkait Kegiatan Pemerintah Daerah yang dilakukan oleh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana.

Ia menjelaskan, Proyek Perubahan “RUMBIA KEREN” ini memiliki sedikit kemiripan dengan aplikasi atau software Koran Digital Kite (KONDITE) yang digagas oleh Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Pangkal Pinang.

“KONDITE berfokus pada publikasi berita secara umum sedangkan aplikasi atau software “RUMBIA KEREN” akan berfokus pada publikasi kegiatan pada Pemerintah Daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bombana.,” Tandasnya (Kominfo).




Amiadin : Hentikan Aktivitas PT. Tonia Mitra Sejahtera di Atas Sumber Air

Rumbia, SultraNET.| Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana dari Partai Persatuan Pembangunan Daerah Pemilihan Kabaena, Amiadin, SH meminta agar aktivitas Pertambangan Nikel PT. Tonia Mitra Sejahtera (TMS) di atas sumber mata air bersih warga Kecamatan Kabaena Timur agar segera dihentikan.

Kepada awak media ini, Kamis (22/9/2022) Amiadin mengatakan rusaknya sumber air bersih warga Kecamatan Kabaena Timur merupakan ancaman serius keberlangsungan ekosistem dimasa mendatang.

Anggota DPRD empat periode itu menyebut jika aktivitas pertambangan terus dilakukan tidak hanya dapat menyebabkan air keruh seperti yang terjadi saat ini, namun dapat terjadi yang lebih serius yaitu bencana kekeringan.

“Rusaknya sumber air sama dengan rusaknya ekosistem, disana bukan cuma manusia yang terancam disana juga ada mahluk hidup lain ada hewan-hewan ternak yang semuanya butuh air,” ujar Amiadin

Mantan Wakil Ketua DPRD Bombana Periode 2014-2019 itu menegaskan opsi yang diambil perusahaan dengan mengupayakan sumber air lain untuk dialirkan ke Desa Balo, Kecamatan Kabaena Timur merupakan opsi penanganan sementara yang tidak menyelesaikan akar permasalahan yang  sebenarnya.

“Yang mau dipindahkan itu bukan sumber air bersihnya justru Perusahaan PT. TMS itu yang harus pindahkan aktivitanya jangan diatas sumber air itu,” tegas Amiadin.

Ia menambahkan dalam waktu dekat DPRD Bombana bakal memanggil manajemen PT. TMS untuk dimintai keterangan terkait aktivitasnya yang berpotensi menyebabkan bencana kekeringan dimasa mendatang.

“DPRD sudah mengagendakan untuk memanggil PT. TMS dalam waktu dekat ini,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui PT. Tonia Mitra Sejahtera merupakan perusahaan pertambangan nikel yang beroperasi di Kecamatan Kabaena Timur dan Kabaena Tengah.

Aktivis tambang PT. TMS beberapa waktu lalu menyebabkan sumber air warga Desa Balo menjadi keruh. (IS)

 




Karyawan PT. TMS Tewas Tertimpa Pohon, LPP-BASOKA Pertanyakan Sistem K3P

Bombana, SultraNET. | Lembaga Pemerhati, Pemberdayaan Budaya Sosial dan Lingkungan Hidup Kabaena (LPP-BASOKA) mempertanyakan penerapan Aturan Kesehatan dan Keselamatan Kerja Pertambangan (K3P) di PT. Tonia Mitra Sejahtera (TMS).

Ketua LPP-BASOKA Eldiyatri Sultansyah, Rabu (21/9/2022) mengatakan PT. TMS sebagai salah satu perusahaan pertambangan nikel yang beroperasi di wilayah Kabaena Timur dan Kabaena Tengah Kabupaten Bombana diduga tidak menerapkan K3P secara baik.

Hal tersebut lanjut Eldiyatri menyusul meninggalnya salah seroang karyawan PT. TMS atas nama Anggi Setiawan (25) Warga Desa Wumbuburo, Kecamatan Kabaena Timur  akibat kecelakaan kerja yang tertimpa dahan pohon saat akan melakukan penebangan pohon.

“Apakah kejadian ini murni kesalahan atau kelalaian kerja ataukah sistem K3 Di PT. TMS yang tidak berjalan sesuai SOP,” ujarnya.

Ketua LPP-BASOKA Eldiyatri Sultansyah

Ia mempertanyakan sistem K3P di PT. TMS apakah dalam pelaksanaannya sesuai dengan perintah undang-undang pertambangan dan juga apakah aturan itu sudah diterapkan secara maksimal atau tidak.

“Sebagaimana kita ketahui bersama bahwa motto dari K3 itu sendiri adalah “ZERO ACCIDENT”,” tagasnya.

Ia meminta PT. TMS memberikan klarifikasi atau penjelasan secara terbuka kepada publik terkait kronologis meninggalnya karyawan PT. TMS.

“Harapan kami kepada seluruh penegak hukum serta Dinas terkait harus bertindak tegas untuk segera mengusut sampai tuntas apa yang menjadi penyebab sebenarnya yang terjadi sehingga mengakibatkan karyawan PT. TMS meninggal dunia,” harapnya.

Ia menambahkan untuk kedepannya agar mencegah serta meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja dan mengutamakan pelaksanakan Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) yang baik dan benar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

“Terakhir kami mau sampaikan hal ini sangat penting untuk menjadi atensi khusus terhadap pihak PT. TMS agar bertanggung jawab memberikan santunan berupa Hak-hak korban serta kepada pihak keluarga Almarhum dan secepatnya untuk di salurkan,” tandasnya.

PT TMS Berikan Santunan Kepada Keluarga Karyawan yang Tertimpa Pohon saat Bekerja

Perusahan pertambangan nekel, PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS) memberikan santunan kepada keluarga karyawannya yang meninggal akibat tertimpa pohon saat bekerja.

Pemberian santunan diberikan oleh pihak perusahaan kepada keluarga korban pada 20 September 2022.

Kepala Teknik Tambang (KTT) PT. TMS Maulana Purnomo, ST mengatakan, santunan diberikan untuk mengurangi beban dan duka bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Itu sebagai bentuk rasa empati dan kepedulian perusahaan terhadap keluarga korban,” jelasnya.

Santunan yang diberikan sebesar 50 juta rupiah serta menanggung semua biaya pengurusan jenazah.

Ia menambahkan pihak perusahan tidak akan menutupi atau mengaburkan kejadian naas tersebut.

PT. TMS saat mengunjungi Keluarga Korban
PT. TMS saat mengunjungi Keluarga Korban

“Sebagai bukti bahwa perusahan tidak menutupi itu, kurang lebih dari 24 jam tim dari Inspektur tambang berkunjung ke lokasi kejadian untuk melakukan pemeriksaan,” tandasnya. (IS)




PDIP Bombana Jaring Bacaleg

Sultranet.com, Rumbia – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) melakukan penjaringan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) untuk DPRD Kabupaten Bombana, DPRD Sulawesi Tenggara dan DPR RI periode 2024 – 2029, mulai Tanggal 19 September 2024 bertempat di Kantor DPC PDIP Kabupaten Bombana.

Ketua DPC PDIP Kabupaten Bombana, Suriadin, S.Si mengatakan bahwa penjaringan di awali dengan pengambilan Formulir dan bersifat terbuka seluas luasnya kepada masyarakat.

Ketua DPC PDIP Bombana, Suriadin, S.Si
Ketua DPC PDIP Bombana, Suriadin, S.Si

“Dengan terjaringnya Bacaleg yang potensial dan searah dengan garis perjuangan partai maka mempermudah menggapai cita cita PDIP.” Ungkap Surya sapaan akrabnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penjaringan Bacaleg, Asri menyebut  target akhir dari penjaringan ini adalah meningkatnya jumlah wakil rakyat dari PDIP di setiap level Parlemen.

“Setidaknya lima Aleg kita dudukkan di DPRD Kabupaten Bombana,” kata Asri Optimis.

Asri

Asri yang di kalangan aktivis biasa di sapa Aci Grandong adalah Kader Tulen PDIP Kabupaten Bombana menerangkan bahwa sudah saatnya banteng banteng muda di Kabupaten Bombana  merebut peran sentral selaku wakil rakyat dengan memanfaatkan momentum pesta demokrasi 2024.

“Sudah saatnya banteng banteng merumput, gerakan muda harus progresif dan terukur perannya, kita akan warnai masadepan, untuk Bombana Khususnya dan untuk Indonesia Jaya.” Pungkas Asri. (Hardy)




LA Center Bombana Dikukuhkan

SultraNET., Rumbia – Lukman Abunawas Center (LA Center) eksis di Kabupaten Bombana di tandai dengan Pengukuhan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) LA Center Kabupaten Bombana Oleh Sekretaris Jenderal DPP LA Center di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana pada Sabtu, (17/9/2022).

Pengukuhan LA Center menyusul kegiatan Sunatan Masal, Pengobatan Gratis serta Bhakti sosial berupa penyaluran sembako sebanyak 500 Paket.

Dalam sambutannya Ketua LA Center Bombana menegaskan kegiatan ini bersifat pengabdian masyarakat hingga tidak perlu ada trik dan intrik didalamnya.

“LA center harus mampu menyelami problem di masyarakat dan mengatasi problem tersebut dengan tindakan nyata,” kata Mushadad selaku Ketua LA Center Bombana.

Wejangan Ketua LA Center Bombana untuk pengurus di jajarannya hendaklah menjadi akar karena walaupun berada di bawah tanah tetapi tetap menjadi penopang organisasi dan masyarakat ketimbang menjadi bunga yang indah namun dengan mudah dipetik.

“La center harus menjadi garda terdepan dalam menyelesaikan masalah di masyarakat”. Ungkap Mushadad.

Sementara itu ketua Dewan Pembina LA Center, Lukman Abunawas yang saat ini menjabat Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara menegaskan bahwa LA center anggotanya boleh dari ASN, Pengurus Parpol, mahasiswa dan komponen masyarakat lainnya.

Berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan LA Center antara lain kegiatan sunatan massal, pengobatan, bedah rumah,  penyaluran sembako serta memberangkatkan umroh bagi mereka yang punya pengabdian diatas 20 tahun sebagai imam.

Dalam bidang pendidikan LA Center membantu mahasiswa yg tidak mampu untuk penyelesaian studi dan biaya lanjut ke jenjang S2 serta S3 hal ini karena Angka melanjutkan pendidikan SMA ke jenjang pendidikan tinggi di Sulawesi Tenggara masih rendah.

“Jangan ragu dan jangan takut mensukseskan program LA center untuk kemaslahatan masyarakat Kabupaten Bombana,” kata Lukman Abunawas.

Lukman Abunawas menginstruksikan LA Center hendaklah mambantu Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana sampai basis Kecamatan dan Desa.

“Pengabdian dan pembinaan kemasyarakat sudah di gagas sejak orang tua saya di Konawe khususnya bidang agama, pertanian dan agama, hal inilah yang akan saya dan kita semua lanjutkan.” Pungkas Lukman Abunawas.

Pewarta : Hardy

 




Abady Makmur : OVOP ala PJ. Bupati Bombana Dapat di Itegrasikan Program Desa

Bombana, SultraNET. | Salah satu langkah untuk mewujudkan rencana PJ. Bupati Bombana Burhanuddin terkait Program One Village One Product (OVOP) di masa kepemimpinanya yaitu dengan mengintegrasikan program Pemerintah Daerah dengan program-program yang ada di Desa.

Sebagaimana diketahui Konsep OVOP sendiri adalah mengutamakan produk unik yang terdapat pada daerah, bahkan produk tersebut dapat menjadi ikon atau lambang daerah tersebut.

Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat Kabupaten Bombana, Abady Makmur sesaat setelah menemui PJ.Bupati Bombana di Rumah Jabatan Bupati Bombana, Rabu (14/9/2022) mengatakan terkait upaya memajukan Desa itu, ia telah menguraikan dihadapan Pj. Bupati mengenai pentingnya untuk mengintegrasikan Program Pemerintah Daerah dengan Program Desa sehingga Output dapat tercapai maksimal yang bermuara pada upaya mensejahterakan warga Desa.

Salah satu yang menjadi topic diskusi kata Abady Makmur, adalah bagaimana Tenaga Pendamping Profesional dapat mengawal program unggulan Pj.Bupati yakni OVOP di 121 Desa yang ada di Bombana dengan memfasilitasi pengembangan OVOP dengan menggunakan Dana Desa sebagai sumber anggaranya.

“Permintaan kami ini ada alasanya karena kami sudah memetakan potensi potensi yang dimilki oleh masing masing Desa, kami punya datanya,“ ujar Mantan Anggota DPRD Bombana dua peride ini.

Rencana Pemerintah Kabupaten Bombana untuk mendorong pengembangan OVOP sudah direncanakan untuk di fasilitasi melalui kegiatan pendampingan sejak bertugas di Kabupaten Bombana Januari 2022 lalu, namun masih membutuhkan berbagai dukungan dari Pemerintah Kabupaten.

“Dukungan yang dimaksud adalah berupa regulasi yang terkait dengan program aksi dalam rangka One village one product yang terdiri dari Peraturan Bupati, Perdes tentang RPJMDes dan Perdes RKPDes,” tandasnya. (IS)




Terima Bantuan Aspirasi BSPS, Warga Bombana Sampaikan Terima Kasih ke Ridwan Bae

Bombana, SultraNET. | Sejumlah masyarakat penerima Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah yang dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan kepada Ridwan Bae selaku Anggota Komisi V DPR-RI dari Partai Golkar yang telah memperjuangkan Aspirasi warga dalam bentuk program BSPS, Selasa (13/9/2022)

Kepada  awak media SultraNeT. Wa Iya (53) Warga Desa Pulau Tambako, Kecamatan Mataoleo mengaku berkat Aspirasi Ridwan Bae melalui Program ini, telah berhasil mewujudkan hunian yang lebih layak bagi masyarakat sekaligus mengurangi rumah tidak layak huni..

“Kami sangat mengapresiasi Program BSPS ini dan berterima kasih kepada Bapak Ridwan Bae, manfaatnya sangat kami rasakan. Kami berharap program seperti ini bisa terus dilanjutkan karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan perumahan seperti program bedah rumah ini,” ujar Wa Iya.

Wa Iya mengaku bersyukur mendapatkan bantuan program bedah rumah pada tahun 2022 ini, betapa tidak sebelumnya rumah yang ia miliki hanya terbuat dari dinding papan kayu dan atap yang sering bocor ketika hujan turun namun kini setelah program BSPS ini kondisinya jauh lebih layak.

“Sekarang kalau hujan saya sudah tidak takut lagi air hujan masuk kerumah,” singkatnya

Untuk diketahui, Tahun 2022 ini, Program BSPS untuk Kabupaten Bombana terdiri dari 94 unit yang tersebar di sejumlah Desa yaitu Desa Mapila, Desa Tapuhaka, Desa Baliara, Desa Batu Lamburi dan Desa Pulau Tambako. (IS)




Komunitas Musisi Bombana Resmi Terbentuk

Rumbia, SultraNET. | Komunitas Musisi Bombana (KMB) secara resmi terbentuk dan telah dinotarilkan pada Kantor Notaris FARMA, SH., M.Kn, di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara. Senin (12/9/2022).

Salah satu pemrakarsa terbentuknya Lembaga KMB, Arfan Jamil mengatakan dengan terbentuknya KMB, para pengurus berkomitmen siap berkontribusi untuk kemajuan daerah di bidang seni dan budaya.

Ia menyebut terbentuknya KMB diharapkan dapat menjadi penggerak dalam menghimpun komponen muda bertalenta meski berasal dari latar belakang Musisi dengan genre yang berbeda namun melalui Lembaga KMB segala kemampuan talent dan skill masing masing akan di sinergikan untuk berafiliasi pada progres pengembangan musik baik itu modern maupun tradisional.

“Kabupaten Bombana memiliki banyak potensi budaya baik itu lagu daerah maupun tarian daerah yang juga menjadi ciri khas lokal,” ujar Arfan Jamil.

Kendati demikian, sejalan dengan berkembangnya penduduk, keberadaan warga masyarakat pendatang yang telah berasimilasi dan berdomisili selama puluhan tahun di Bombana turut memberikan banyak masukan dalam berkembangnya budaya lokal.

“Dengan hadirnya KMB sangat diharapkan dapat memberikan semangat baru dan edukasi bagi generasi muda untuk selalu menjadikan sarana musik baik itu modern maupun musik tradisional agar menjadi icon daerah yang harus selalu dilestarikan sebagai khazanah kekayaan budaya kita,” jalas Arfan

KMB diharapkan pula turut berperan dalam pembangunan dan pengembangan wisata daerah dengan bersinergi bersama Pemerintah Daerah dalam mendorong laju pertumbuhan kedatangan para wisatawan baik itu domestik maupun mancanegara melalui pengenalan potensi wisata melalui lagu daerah yang di kemas secara lebih apik dengan cover band dengan mengambil latar belakang spot spot wisata daerah melalui media sosial dan juga media pemberitaan.

“Sehingga dapat merangsang minat para wisatawan untuk berkunjung dan mengenal lebih dekat akan budaya dan pariwisata yang ada di Kabupaten Bombana,” pungkasnya.

Dalam mengemban amanah menjalankan Lembaga KMB telah ditetapkan Dewan Pengurus yang di Komandoi oleh Fajar Ahmad Daylangi sebagai Ketua Harian, Tegar Praja Dewantara. S sebagai Sekretaris dan Nirma Tamrin sebagai Bendahara.

Adapun pemrakarsa terbentuknya KMB yaitu Iwan Soesma, Arfan Jamil, Sitti Suharna Suhar, Muh. Akbar Rijali, Fajar Ahmad Daylangi  dan Nur Sapta Nugraha. (**)




“Air Mata Guru Bombana Kembali Bercucuran”, PGRI Minta Mutasi Sejumlah Guru di Evaluasi

Bombana, SultraNET. | Pengurus Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara menyikapi aduan sejumlah guru yang bernaung di organisasi itu yang merasa dirugikan sebagai dampak mutasi sejumlah guru di akhir periode kepemimpinan H. Tafdil dan Johan Salim sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bombana.

Kepada media SultraNET., Jum’at (9/9/2022) Ketua PGRI Bombana, Kandamang mengatakan kebijakan mutasi sejumlah guru di Bombana yang terjadi antara bulan Juli dan Agustus 2022 terbukti berdampak pada potensi hilangnya sumber kesejahteraan sang guru yang dimutasi tersebut.

Kesejahteraan guru yang dimaksud yaitu dana tunjangan sertifikasi Guru atau TPG yang merupakan upaya pemerintah menciptakan sistem dan praktik pendidikan yang berkualitas yang memiliki prasyarat khusus untuk mendapatkannya salah satunya jam ajar yang tersedia di sekolah tempat bertugas yang baru.

“Salah satu syarat mendapatkan TPG yaitu jam mengajar sebanyak 24 jam pelajaran dalam seminggu,” ujar Kandamang

Ia mencontohkan salah satu aduan yang ia terima yaitu mutasi terhadap guru yang diberhentikan dari tugas tambahannya sebagai Kepala Sekolah SMP 23 Poleang Utara dan di mutasi pada sekolah di Kecamatan lain dimana sekolah tempat tugas yang baru hanya memiliki 3 Kelas.

“Dia sebagai Guru Bidang Studi Matematika sedangkan tempat ia dipindahkan juga masih ada Guru Bidang Studi yang sama, jadi secara otomatis guru yang ada disana saja tidak akan mencukupi jam ajarnya kemudian ditambah lagi dengan guru yang di mutasi ini,” beber Kandamang.

Atas konsekuesi tersebut untuk memenuhi target ajar 24 Jam Pelajaran dalam seminggu guru dimaksud wajib mencari jam ajar di sekolah lain yang berada di Kecamatan lain pula.

“Saat mengadu Ibu Guru itu mengeluarkan Air Mata, mungkin karena usia sudah tua dan harus bolak balik mengajar ditempat yang jauh dan mencari jam ajar lagi, jadi saya katakan Air mata Guru saat ini kembali bercucuran lagi,” tegasnya.

Kandamang berharap di masa kepemimpinan H. Burhanuddin sebagai Pejabat Bupati Bombana saat ini, Dinas Pendidikan setempat dapat melakukan evaluasi penempatan guru dengan tetap mempertimbangkan faktor kesejahteraan guru atau mengembalikan guru yang merasa dirugikan ditempat tugas yang lama.

“Kita ingin dipikirkan dalam hal kebijakan pemerataan guru agar tercipta suasana nyaman sehingga guru dalam transfer ilmunya dapat tercapai tujuan pendidikan yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa yang kita cintai ini,” tandasnya.

Hingga berita ini di rilis, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Bombana belum terkonfirmasi. (IS)




DLH Bombana Pastikan PT. TMS Perbaiki Fasilitas Air Bersih Warga Desa Balo

Bombana, SultraNET. | Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara memastikan bahwa PT. Tonia Mitra Sejahtera (TMS) Perusahaan Pertambangan Biji Nikel yang beroperasi di Kecamatan Kabaena Tengah dan Kabaena Timur melakukan perbaikan sarana air bersih warga sebagai tindak lanjut laporan masyarakat atas dugaan pencemaran mata air akibat aktivitas pertambangan.

Kepada awak media ini, Ketua TIM sekaligus Sekretaris DLH Bombana, Makmur Darwis. Senin (12/9/2022) mengatakan pihaknya telah melakukan kunjungan di PT. TMS Blok II yang diduga menjadi sumber pencemaran mata air masayarakat Desa Balo.

Berdasarkan hasil pemeriksaan ia menyebut PT Tonia Mitra sejahtera pada saat pengerjaan jalan hauling terjadi hujan deras yang mengakibatkan hempasan air turun ke sumber air, namun saat ini telah dilakukan perbaikan dengan menutup aliran air dengan tanggul setinggi ± 2 m dan lebar ± 3 meter.

“Pihak perusahaan bersedia membantu untuk pembuatan pipanisasi jika Pemerintah Desa Ulungkura dan masyarakatnya bersedia memberikan akses ke mata air,” ujar Makmur Darwis.

Setelah melakukan  wawancara dengan Pemerintah Desa Balo bersama masyarakat di dapatkan keterangan dari Kepala Desa Balo yang menyatakan bahwa kondisi air yang digunakan oleh masyarakat saat ini tidak jauh berbeda sebelum adanya kegiatan oleh PT Tonia Mitra Sejahtera, dimana pada saat musim hujan kondisi air tersebut keruh.

Selain itu, sumber air yang digunakan hingga saat ini masih sangat diragukan kebersihannya karena sumber air tersebut berasal dari aliran sungai yang dibendung dimana aliran sungai tersebut sangat terbuka , sehingga mudah diakses oleh siapapun termasuk hewan ternak khususnya pada saat musim kemarau.

“Sedangkan pada saat musim hujan air sungai tersebut keruh dan tidak dapat digunakan oleh masyarakat, sehingga perlu ada sumber air alternatif,” bebernya.

Pihak perusahaan juga telah melakukan penggalian sumur sumber mata air alternatif yang akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat Desa Balo, sumber air tersebut rencananya akan dialirkan kepenampungan selantjutnya akan dialirkan kerumah masyarakat tanpa ada pungutan biaya.

“Proses penggalian sumur alternatif tersebut secara keseluruhan dilakukan oleh pihak PT Tonia Mitra Sejahtera dengan melibatkan masyarakat Desa Balo yang diawasi oleh Pemerintah Desa Balo,serta dari proses pengerjaan dan sarana perpipaan secara keseluruhan dibiayai oleh PT Tonia Mitra Sejahtera,” tandasnya.

Untuk diketahui saat ini untuk mengalirkan air dari sumber mata air ke bak penampungan pihak perusahaan menggunakan pipa 2“ sebanyak 254 batang, sedangkan penampungan menggunakan tandon air kapasitas 5500 liter, sebanyak 3 unit. (IS).