Bupati H. Tafdil Minta Masyarakat Bombana Jaga Investasi PT. BMR
Bombana, SultraNET. | Bupati Bombana H Tafdil, meminta kepada masyarakat Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara khususnya masyarakat Pulau Kabaena untuk menjaga serta mendukung investasi PT. Bukit Makmur Resource (BMR) di wilayah itu.
Sebagaimana diketahui PT. BMR adalah perusahaan yang saat ini sedang berinvestasi di Kabupaten Bombana, yakni sedang membangun pabrik pemurnian nikel di Desa Mapila Kecamatan Kabaena Utara.
Menurut H.Tafdil, pemilik PT. BMR adalah pengusaha nasional, pengusaha asli Indonesia sehingga dengan hadirnya investasi ini, masyarakat akan mendapatkan banyak manfaat.
“Tidak perlu kita ragukan, mereka serius berinvestasi di daerah kita,” Kata H. Tafdil, saat berkunjung di Kabaena Utara, Kamis 12 Mei 2022.
Selain itu, lanjut Bupati Bombana dua periode ini, hadirnya PT. BMR di Pulau Kabaena merupakan sebuah peluang bagi masyarakat, khususnya kerjasama untuk pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
“Ini peluang bagi kita yang harus kita manfaatkan. Kabaena Utara akan menjadi daerah yang sejahtera,” Ucapnya, dihadapan masyarakat Kecamatan Kabaena Utara, saat hadir mendampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bombana, Hj. Andi Nirwana Tafdil dalam rangka penilaian lomba PHBS, Posyandu dan Kesehatan Lingkungan.
Ketua Partai Amanat Nasional (PAN) Bombana ini berpesan, dalam hal penerimaan tenaga kerja, agar tetap memprioritas tenaga kerja lokal.
“BMR akan menjadikan ekonomi masyarakat Kabaena Utara bersinar,” tutupnya, disambut dengan tepuk tangan masyarakat.
Terpisah, Direktur PT. BMR Yudhi Nurcahya mengucapkan terima kasih kepada Bupati Bombana H. Tafdil, atas apresiasi dan dukungan Pemerintah terhadap PT. BMR untuk berinvestasi di Pulau Kabaena.
“Terima kasih Pak Bupati, Insya Allah kami akan mengikuti semua anjuran pemerintah. Kami juga akan mensupport masyarakat dalam rangka pengembangan ekonomi masyarakat,” ungkapnya. (R/AA)
Isi Bensin Untuk Dipakai Hari Raya, Mobil Sedan Terbakar di Depan Pertamina Bombana
Bombana, SultraNET. | Musibah dialami Hasanuddin (42) warga Desa Marga Jaya, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, usai mengisi bahan bakar bensin jenis Pertalite di Pertamina Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, mobil yang di kendarainya tiba tiba terbakar, Minggu (1/5/2022) sekira pukul 19:17 wita.
Ditemui ditempat kejadian, Hasanuddin mengatakan mobil yang mengalami kebakaran itu berjenis sedan Timor keluaran tahun 2002.
“Rencananya isi bensin ini untuk persiapan dipakai jalan jalan besok setelah sholat idul Fitri,” ujar Hasanuddin.
Ia menjelaskan usai mengisi bahan bakar, tiba tiba keluar api dari depan area mesin yang penyebabnya belum ia ketahui.
“Untungnya kami berdua dengan istri bisa cepat keluar sehingga tidak terjadi apa apa pada kami,” jelasnya.
Beruntung tidak lama setelah kejadian, personil kepolisian dengan sigap mengamankan lokasi dan satu unit mobil pemadaman kebakaran tiba untuk memadamkan api, hingga pukul 19:50 wita api berhasil dipadamkan.
Pantauan awak media ini, dilokasi kejadian tampak turun langsung mengamankan Kasat Reskrim, Kasat Intelkam dan Kasat Lantas Polres Bombana beserta puluhan personilnya. (Is)
Bakal Cagub Sultra ASR, Silaturahmi bersama Warga KKSS Bombana
Rumbia, SultraNET. | Bakal Calon Gubernur pada Pemilihan Gubernur 2024 mendatang yang juga Ketua Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Mayjed TNI (Purn) Andi Sumangerukka, SE menggelar silahturahmi bersama pengurus dan warga KKSS Kabupaten Bombana, Bertempat di Hotel Istana, Kelurahan Poea Kecamatan Rumbia Tengah, Jumat (29/04/2022).
Sebelum bersilaturahmi dengan warga KKSS di Hotel Istana, Andi Sumangerukka dan Rombongan melakukan pembagian sembako di beberapa tempat yang ada di wilayah itu antara lain di Kecamatan Poleang, Poleang Utara, Rarowatu, Rumbia dan Bersama Keluarga Kabaena di Rumbia serta melaksanakan Buka Puasa bersama dengan masyarakat di Pelataran Masjid Raya Bombana Kelurahan Kasipute.
Saat memberikan sambutan dalam acara silaturahmi, Mantan Pangdam XIV Hasanuddin itu mengungkapkan usai terpilihnya ia sebagai Ketua BPW KKSS pada Musyawarah Wilayah belum lama ini kegiatan pertama yang dilakukan adalah melakukan silaturahmi dengan seluruh pengurus BPD-KKSS Kabupaten dan Kota yang ada di Seluruh Provinsi Sulawesi Tenggara.
“Kegiatan ini sekaligus perkenalan dengan pengurus baru BPW-KKSS Provinsi Sulawesi Tenggara dengan Pengus BPD-KKSS Kabupaten dan Kota,” ujarnya.
Mayjed TNI (Purn) Andi Sumangerukka, SE saat memberikan sambutan di acara Silaturahmi bersama warga KKSS Bombana
Pria jebolan Akademi Militer tahun 1987 itu menyebutkan bahwa dengan safarinya di Kabupaten Bombana ini juga untuk melihat secara langsung kondisi masyarakat dan UMKM yang terdampak pandemi Covid-19, ia berharap suatu saat dapat menyusun sebuah gagasan guna meningkatkan perekonomian dan membantu UMKM agar dapat terus berkembang.
“Di BPW KKSS Sultra ada 38 orang profesor, saya rasa dengan gelar yang melekat dapat memberikan kontribusi buat menyusun gagasan dan strategi yang baik buat Sultra kedepannya,” jelas ASR
Pada kesempatan tersebut ia juga sempat menyinggung niatannya untuk maju pada Pemilihan Gubernur Sultra tahun 2024 mendatang kendatipun dengan latar belakang sebagai putra yang dilahirkan di Sulawesi Selatan.
“Sudah menjadi kodrat saya lahir di Sulawesi Selatan akan tetapi semenjak kecil saya sudah berada di Sulawesi Tenggara, sejak tahun 1965 orang tua saya sudah bertugas di Provinsi ini, beliau menjabat sebagai Camat ke Tiga di Kecamatan Wawonii dan pernah sebagai Kepala BPH yang kalau saat ini disebut dengan BAPPEDA, jadi tidak heran kalau saya sangat mengenal seluk beluk tentang daerah ini,” tegas Mantan Kabinda Sulawesi Tenggara ini.
Di akhir sambutannya Andi Sumangerukka berharap kedepannya KKSS Sultra bisa menjadi wadah bersama dimana menjadi tempat untuk menyalurkan kepedulian ke sesama.
“KKSS Sultra ini rumah bersama, tempat untuk menyalurkan kegiatan sosial yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.” tandasnya. (idris/a)
Jelang Hari Raya Idul Fitri 1443H, THR dan TPP ASN Dicairkan Bersamaan
Rumbia, SultraNET. | Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H/2022 M, Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri dan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Bombana bakal dicairkan bersamaan pada pekan ini, Senin (25/4/2021).
Kepada awak media, Kepala Badan Keuangan Daerah (BKD) Bombana. Engki, SE.,M.Si mengatakan pembayaran THR dan TPP dilakukan pada pekan ini agar dapat digunakan pada hari Raya Idul Fitri 1443H/2022M.
“Apabila lebaran nantinya jatuh pada 2 Mei 2022, maka pencairan THR diperkirakan mulai dilakukan pada tanggal 25 April atau 26 April 2022, pencairan THR dan TPP itu disesuaikan dengan jumlah ASN yang ada di Bombana,” ujarnya, Kamis (21/04/2022).
Ia menjelaskan, beberapa waktu Lalu Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia (PP) Nomor 16 Tahun 2022 tentang Pemberian THR dan Gaji ke-13 kepada Aparatur Negara, Pensiunan, Penerima Pensiun, dan Penerima Tunjangan Tahun 2022.
“PP pemberian THR dan gaji ke-13 PNS tahun 2022 ditandatangani Presiden Jokowi pada tanggal 13 April 2022. PP pemberian THR dan gaji ke-13 PNS tahun 2022 sudah dapat diakses pada laman JDIH Sekretariat Kabinet,” jelas Mantan Asisten I Bombana ini.
Selain Itu PP pemberian THR dan gaji ke-13 PNS tahun 2022 diterbitkan dengan pertimbangan bahwa pemerintah berupaya mempertahankan tingkat daya beli masyarakat, di antaranya melalui pembelanjaan aparatur negara, pensiunan, penerima pensiun, dan penerima tunjangan di masyarakat sehingga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.
“Pertimbangan lainnya, bahwa untuk meningkatkan pembelanjaan aparatur negara, pensiunan, penerima pensiun, dan penerima tunjangan, pemerintah memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) dan Gaji Ketiga Belas Tahun 2022 sebagai wujud penghargaan atas pengabdian kepada bangsa dan negara.” Pungkasnya (ADV)
Alumni 2003 Bombana berbagi di Bulan Suci Ramadhan
Rumbia, SultraNET. | Memasuki sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadhan, Alumni Angkatan 2003 Kabupaten Bombana, menggelar bakti sosial dengan membagikan paket sembako kepada warga penerima manfaat pada sejumlah Desa di Kecamatan Mataoleo. Minggu (17/4/2022)
Alumni 2003, Mardin menyampaikan aksi sosial ramadhan berbagi yang dilakukan dengan membagikan puluhan paket sembako dan santunan merupakan kegiatan rutin bagi angkatannya, dengan menyasar warga yang memang kurang beruntung, kaum dhuafa dan janda janda tua.
“Alhamdulillah kami dari alumni 2003 Kasipute angkatan 2003 bisa melaksanakan ramadhan berbagi kepada warga kurang mampu. Kegiatan rutinan alumni ini dalam rangka mengkampanyekan kepedulian sosial apalagi di bulan suci Ramadhan,” ujar Mardin.
Dikatakan, kegiatan ini dilakukan dengan cara terjun langsung dengan membagikan dari rumah ke rumah. Hal ini dilakukan karena mengikuti anjuran pemerintah saat masa pandemi. Sehingga pihaknya memutuskan untuk menghindari kerumunan massa.
“Hal ini kita lakukan karena mengantisipasi wabah dan menghindari terciptanya kluster baru covid-19. Dan keadaan ini tidak meyurutkan semangat kami untuk berbagi kepada mereka yang kurang beruntung terutama saat jelang lebaran,” ungkap Mardin sebagai salah satu koordinator Alumni 2003.
Diketahui, aksi Ramadhan Berbagi alumni 2003 ini memberikan paket sembako kepada 60 penerima dengan prioritas warga kurang mampu, dan janda miskin di wilayah Kecamatan Mataoleo yang meliputi Desa Lora, P.Tambako, Toli-Toli dan Desa Mawar.
“InsyaAllah, hal yang sama juga kami lakukan secara berkelanjutan. Dan terimakasih kepada seluruh rekan alumni yang telah berpartisipasi berupa dana dan tenaga demi suksesnya kegiatan ini. Intinya, jangan pernah lelah berbuat baik,” tandasnya.
Alumni 2003 saat menyerahkan bantuan kepada salah satu warga
Sementara itu Halisa, warga Desa Pulau Tambako Kecamatan Mataoleo mengaku senang mendapatkan paket bantuan. Terlebih sebentar lagi ia dan keluarganya akan merayakan Idul Fitri.
“Semoga Allah membalas segala kebaikan kepada adik-adik Alumni 2003 yang memberikan bantuan kepada kami,” doa Ibu Halisa.
Laporan : Asrun
Selama Ramadhan, PAD Dishub Bombana Meningkat
Bombana, HarapanSultra.COM | Pasar sore yang berada di kawasan RTH Kasipute, Kabupaten Bombana yang baru saja dibangun selama Bulan Suci Ramadhan menjadi pusat perbelanjaan masyarakat.
Setiap sore pasar dipadati oleh para pengunjung karena di pasar yang sebelumnya hanya berjualan ikan dan sayur mayur, kini juga menjadi lapak sajian kuliner menu takjil atau menu buka puasa.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bombana, Ramsi, SH melalui Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan. Andi Firman menyebutkan, sebelum ramadan pendapatan dari hasil penagihan retribusi pengunjung pasar sore ini sebelum dipindahkan, hanya bisa dikumpulkan 9 juta hingga 11 juta rupiah per bulannya.
“Sebelum bulan puasa, pendapatan di pasar ini bisa dihasilkan sembilan hingga sebelas juta perbulannya,” ucap Andi Firman. Minggu (10/04/2022).
Namun pada bulan ramadan ini, menurut Andi Firman setiap harinya diperoleh minimal 500.000 rupiah, dengan perolehan tersebut, PAD berpotensi mencapai 15 hingga 20 juta rupiah dari hari pertama ramadan hingga idul fitri.
“Alhamdhulillah, pengunjung dibuat agar nyaman, tidak macet meski banyak pengunjung begini. Sejak bulam puasa ini hasil retribusi paling rendah 500.000 rupiah per hari, jadi diperkirakan berpotensi bisa mencapai 20 jutaan hingga hari raya,” pungkas nya.
Sebagai mana di ketahui penarikan retribusi ini berdasarkan pada Peraturan Bupati Bombana 26 Tahun 2021 tentang Perubahan Tarif Retribusi Tempat Khusus Parkir. Setiap pengunjung dengan kendaraan roda dua dikenakan tarif Rp 2000 sedangkan jenis mobil atau kendaraan roda empat Rp 5000. (ADV)
Kasus Pembunuhan di Bombana, Pelaku Gunakan Parang Korban
Rumbia, SultraNET. | Kasus Pembunuhan kembali terjadi di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara. Supriadi (32) warga Desa Puuwonua Kecamatan Tontonunu tewas ditangan AK (31) yang juga warga desa yang sama dengan Korban, Jumat (15/4/2022) sekitar pukul 19.00 Wita. Pelaku membunuh korban menggunakan parang yang berhasil direbut dari tangan korban.
Kasat Reskrim Polres Bombana AKP. Muh. Nur Sultan, SH menjelaskan untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, dirinya memimpin langsung anggota dilapangan untuk membackup Polsek Poleang dalam penanganan perkara ini, agar proses penyidikannya dapat secara cepat dan tuntas.
“Selain itu kami mempertebal sistem kekuatan personil dilapangan untuk dapat mengantisipasi adanya aksi balasan dari keluarga korban, saat ini Kapolsek Poleang bersama KBO Reskrim dan anggota masih berada dilapangan melaksanakan pengamanan di rumah korban dan rumah tersangka” ujar Muh. Nur Sultan
Kasat Reskrim Polres Bombana AKP. Muh. Nur Sultan, SH (Paling Kiri)
AKP Nur Sultan mengatakan, kronologis kejadian bermula sekitar pukul 19.00 Wita, saat itu korban meminum minuman keras jenis tuak dirumah AS (28) yang saat ini berstatus Saksi, kemudian sekitar pukul 19.30 Wita datang SI yang merupakan adik Ipar tersangka dan ikut bercerita bersama AS dan korban namun ia tidak ikut meminum tuak dan sekitar pukul 20.45 Wita SI pulang ke rumahnya dengan alasan sudah mengantuk.
“Sekitar pukul 21.00 Wita tersangka AK datang ke rumah AS dan langsung gabung minum tuak bersama dimana tersangka duduk disamping kiri korban, lalu korban menyerahkan 1 (satu) gelas tuak untuk tersangka minum,” ujarnya .
Saat sementara minum tuak itu, AS dan korban bercerita tentang masalah tanah milik korban yang terletak di Dusun Busi-busi Desa Puuwonua yang diwariskan dari ayah korban kepada korban, yang mana ibu korban dan ayah korban telah bercerai namun ibu korban meminta surat-surat tanah tersebut kepada korban untuk diambil.
Sekitar pukul 21.25 Wita AS masuk kedalam rumahnya untuk mencuci gelas karena minuman tuak telah habis. saat itu tersangka juga hendak pulang ke rumahnya dengan berjalan menuju motornya yang di parkir di depan rumah AS.
“Korban memanggil tersangka agat kembali ke teras rumah AS dengan berkata “Sini ko dulu” lalu tersangka pun kembali ke teras rumah tersebut dan korban berkata kepada tersangka “Jangan sampai kamu sama kakakku (Sudirman) sekongkolkan saya masalah itu tanah” (Karena tersangka sering bersama dengan Sudirman sehingga di tuduh seperti itu), lalu tersangka menjawab “tidak, saya tidak mau ikut campur masalahmu”. bebernya
Sekitar pukul 21.30 wita saat korban dan tersangka berhadapan, korban langsung mencabut parang kecil yang ia sarungkan di pinggangnya bersiap menyerang tersangka namun tersangka langsung merebut parang tersebut dari genggaman tangan korban lalu menusuk perut sebelah kiri korban sebanyak 1 (satu) kali menggunakan parang milik korban tersebut sehingga mengakibatkan korban terjatuh dengan posisi tengkurap.
Tidak sampai disitu, tersangka kembali menebas bagian bahu korban sebanyak 1 (kali), lalu menebas bagian kepala belakang korban sebanyak 1 (satu) kali, dimana posisi korban sudah tengkurap dan tidak berdaya, tersangka kembali menusuk korban di bagian punggungnya sebanyak 2 (dua) kali.
“Parang milik korban yang digunakan tersangka tersebut bengkok karena parangnya yang agak tipis saat digunakan menikam punggung korban,” rincinya.
Tersangka kemudian mengambil keris miliknya yang ia selip di motornya yang terparkir di depan rumah AS dan kembali ke tempat korban terbaring, lalu tersangka kembali menikam korban menggunakan keris miliknya tersebut ke arah punggung korban sebanyak 3 (tiga) kali. Lalu tersangka berteriak memanggil AS yang berada di dalam rumahnya memberitahu kalau ia baru saja membunuh korban.
“Untuk proses penanganan perkara Sat Reskrim Polres yang langsung menanganinya,” Pungkasnya
Untuk diketahui, pada hari sabtu (16/4/2021) pukul 08.00 wita Korban Akan diberangkatkan ke Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan guna di Kebumikan di Kampung hamalannya. Atas perbuatan tersangka dikenakan pasal 338, pasal 354, pasal 351 ayat (3) KUHPidana. (IS)
BAPERA : Tidak Benar Pengadaan Bibit Kopi di Bombana Bermasalah
Rumbia, SultraNET. | Barisan Pemuda Nusantara (Bapera) Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara meluruskan opini yang terbentuk di masyarakat daerah itu bahwa proyek pengadaan Bibit Kopi oleh Pemerintah Kabupaten adalah proyek bermasalah.
Kepada awak media, Senin (11/4/2022) Ketua Bapera Bombana. Agustamin Saleko menjelaskan Proyek Pengadaan Bibit Kopi berjenis Robusta dan Arabika senilai lebih dari 9 Miliar itu baru pada tahap selesai lelang dan belum dilakukan pekerjaan pengadaan.
“Tetapi kemudian ini program belum berjalan sudah ada pihak-pihak lain yang menganggap ini telah menjadi kasus atau bermasalah, ini yang tidak benar dan perlu kita luruskan,” ujar Mantan Sekretaris KNPI Bombana itu.
Terkait kekhawatiran sejumlah pihak bahwa pengadaan bibit kopi ini berpotensi bermasalah, ia menegaskan bahwa semua program kegiatan pemerintah memiliki potensi bermasalah jika dilakukan tidak sesuai mekanisme perundang-undangan.
“Beli kertas pun di program Dinas itu juga berpotensi bermasalah, persoalannya ini kegiatan belum berjalan program sudah dianggap bermasalah,” jelas Agustamin
Ia menyebut kegiatan pengadaan bibit kopi sebelum dilakukan lelang terlebih dahulu dilakukan probity audit oleh Inspektorat Bombana sebagai instrumen dalam rangka mencegah terjadinya fraud atau korupsi, hal ini didukung dengan indikator keberhasilan program pemberantasan korupsi terintegrasi pada Pemerintah Daerah yang dicanangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Tujuan probity audit ini adalah untuk mencegah hal-hal yang kita semua khawatirkan, jadi dilakukan pengecekan lebih awal terkait harganya, distribusinya seperti apa dan siapa penerimanya termasuk keadaan tanahnya. Itu semua melalui probity audit ini, sehingga dijalankanlah program ini,” beber Agustamin
Agustamin menambahkan, kehadiran Bapera menyikapi kesimpang siuran informasi terkait pengadan bibit kopi ini bukan sebagai pelaksana namun menjalankan fungsi kontrol sosial sebagai amanat organisasi.
“Kita berharap pengadaan bibit kopi ini benar-benar tersalurkan sesuai dengan mekanisme yang ada yaitu tepat sasaran, tepat guna dan efektif. Itu yang diharapkan sejak awal oleh Bapera,” Pungkasnya. (IS)
Mendag M. Lutfi Resmikan Dermaga Jhonlin Group, Pengiriman Hasil Bumi Warga Bombana Semakin Efisien
Bombana, SultraNET. | Menteri Perdagangan (Mendag) M. Lutfi meresmikan pengoperasian Dermaga Bongkar Muat dan Gudang Gula Mentah (Raw Sugar) PT. Dua Samudera Perkasa (Jhonlin Group) di Desa Batuputih, Kecamatan Poleang Selatan, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, Senin (4/4/2022).
Menteri M. Lutfi mengatakan dengan beroperasinya dermaga itu, disamping bermanfaat untuk kegiatan perusahaan Jhonlin Group yang saat ini berinvestasi secara besar-besaran pada sektor perkebunan tebu dan pabrik gula, juga dapat menjadi basis ekspor hasil pertanian dan perkebunan masyarakat Sulawesi Tenggara secara umum dan Bombana secara khusus.
“Sehingga akan terjadi penguatan ekonomi di Sulawesi Tenggara dan Pajaknya juga akan semakin besar ke Pemerintah Daerah,” ujar M. Lutfi.
Pada kesempatan tersebut Menteri yang masuk di Kabinet Indonesia Maju saat Presiden Jokowi melakukan perombakan para pembantunya pada akhir 2020 lalu itu mengapresiasi upaya Chairman Jhonlin Group Samsuddin Andi Arsyad atau lebih akrab disapa Haji Isam yang dinilai telah melakukan investasi besar di Kabupaten Bombana.
“Dengan investasi Pabrik gula oleh PT. Jhonlin ini kita dapat mengurangi ketergantungan kita terhadap import Gula,” Bebernya.
Peresmian Unloading Raw Sugar dan Warehouse PT. Dua Samudera Perkasa
Ditempat yang sama, CEO Jhonlin Group, Ghimoyo mengatakan Dermaga bongkar muat gula mentah yang dioperasikan oleh PT. Dua Samudera Perkasa itu, didukung dengan fasilitas penunjang seperti gudang penyimpanan berkapasitas 80 ribu ton yang dilengkapi dengan conveyor system berkapasitas 1.000 ton/jam.
Disamping itu, terminal umum Dermaga Batu putih juga memiliki area bongkar muat container seluas 5,08 hektar termasuk area Jetty yang mampu menyandarkan kapal dengan kapasitas 80.000 DWT atau dengan Panjang Jetty 190 meter.
“Beroperasinya Dermaga Batu putih ini tidak lepas dari peran Jhonlin Group, perusahaan induk yang memiliki anak usaha dibidang perkebunan tebu dan pabrik gula di Kabupaten Bombana. Begitu halnya PT. Dua Samudera Perkasa, juga merupakan unit usaha Jhonlin Group yang bergerak di bidang jasa pelayanan pelabuhan,” Jelas Ghimoyo.
Dengan beroperasinya dermaga berkapasitas 70.000 DWT ini, Ghimoyo berharap dapat langsung digunakan sebagai dermaga ekspor dan impor baik oleh perusahaan maupun masyarakat umum.
“PT. Dua Samudera Perkasa sudah berpengalaman sejak tahun 2007, sehingga kami yakin tidak akan ada kendala yang berarti selama proses beroperasinya Dermaga Batuputih ini.” Tandasnya
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Tenggara, Ali Mazi mengapresiasi langkah Jhonlin Group yang telah berinvestasi di Kabupaten Bombana, ia percaya dengan hadirnya investasi tersebut dapat secara signifikan mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan ekonomi warga.
“Ini salah satu kebanggaan, apalagi pemiliknya ini adalah putra daerah, kan tidak gampang ini putra daerah hadir di kampungnya melakukan investasi yang begitu besar,” ujar Ali Mazi
Menurutnya Pembangunan dermaga ini dapat menjadi solusi masalah transportasi barang dan jasa yang dihadapi selama ini.
“Dengan adanya pelabuhan ini maka transportasi barang dan jasa yang tadinya sulit jadi lancar, sudah tidak akan ada kendala lagi,” Singkatnya
Kepada awak media, inisiator pembangunan pabrik tebu di Indonesia Timur, Andi Amran Sulaiman mengatakan dengan beroperasinya dermaga batu putih, bakal membidani lahirnya episentrum pertembuhan ekonomi baru di Indonesia.
“Selain bongkar muat gula, dermaga ini juga bisa menunjang hasil pertanian petani lokal Bombana, bahkan rempah-rempah di Indonesia Timur,” ujarnya.
Dengan kemampuan PT. Jhonlin memproduksi 200 ribu ton raw sugar pertahun, ia memprediksi dalam lima tahun kedepan Indonesia sudah bisa memenuhi kebutuhan raw sugar nasional.
“PT. Jhonlin diharapkan menjadi salah satu pabrik gula yang mampu menutupi kebutuhan raw sugar nasional, kuncinya bila Dermaga Batu Putih ini mendapat dukungan Pemerintah dan Warga Bombana,” Tutup Mantan Menteri Pertanian itu. (IS)
Awal Ramadhan 2022, Kemungkinan Berbeda antara Pemerintah dan Muhammadiyah
Jakarta-SultraNET. | Kapan awal puasa Ramadhan banyak dicari tahu masyarakat. Pertanyaan ini muncul jelang sidang isbat untuk menetapkan tanggal untuk awal puasa Ramadhan tahun 2022.
Penetapan awal puasa setiap tahunnya selalu menunggu keputusan sidang isbat oleh pemerintah. Tahun ini, Kementerian Agama (Kemenag) akan menyelenggarakan sidang sibat besok Jumat, 1 April 2022. Selain menentukan awal puasa, sidang isbat juga digunakan untuk menentukan awal bulan kalender Hijriah lainnya, seperti Idul Fitri hingga Idul Adha.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) akan melaksanakan pengamatan hilal penentuan awal bulan Ramadan 1443 H. Di samping itu, BMKG menyebutkan kemungkinan hilal terlihat kecil.
“Hasil rukyat hilal awal bulan Ramadhan 1443 H pada 1 April 2022 berpotensi kecil untuk terlihat (teramati),” ucap Kepala Pusat Seismologi Teknik, Geofisika Potensial, dan Tanda Waktu BMKG, Rahmat Triyono dalam keterangan tertulis, sebagaimana dikutip oleh detikcom, Kamis (31/3/2022).
Peneliti astronomi OR Lapan BRIN, Thomas Djamaluddin menjelaskan jika Kemenag mengadopsi kriteria penetapan awal puasa baru dari Menteri Agama Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia dan Singapura (MABIMS). Kriteria penetapan awal puasa tersebut adalah tinggi bulan minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.
Berdasarkan kriteria baru itu, posisi bulan di wilayah Indonesia dan negara-negara Brunei Darussalam, Malaysia, dan Singapura (negara-negara MABIMS) belum memenuhi kriteria. Jadi, kemungkinan 1 Ramadan 1443 akan jatuh pada 3 April 2022.
“Sangat mungkin sidang isbat pada 1 April 2022 akan memutuskan 1 Ramadan 1443 jatuh pada 3 April, berbeda dengan Muhammadiyah yang mengumumkan 1 Ramadan 1443 jatuh pada 2 April 2022,” kata Djamaluddin.
Sebelumnya Pihak Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadhan 2022, yakni tanggal 2 April 2022, hal tersebut diatur dalam Maklumat Pimpinan Pusat Muhammadiyah Nomor 01/MLM/I.0/E/2022.
Dalam maklumat tersebut, Muhammadiyah telah menetapkan awal bulan puasa hingga Idul Adha, pada tanggal-tanggal berikut :
1 Ramadhan 1443 H jatuh pada 2 April 2022.
1 Syawal 1443 H jatuh pada 2 Mei 2022.
1 Zulhijah 1443 H jatuh pada 30 Juni 2022.
Hari Arafah (9 Zulhijah 1443 H) jatuh pada 8 Juli 2022.
Idul Adha (10 Zulhijah 1443 H) jatuh pada 9 Juli 2022.