Tanggal 16 hingga 21 Agustus 2021, Pemkab Bombana Gelar Vaksin Massal di 22 Kecamatan

Bombana, SultraNET. | Untuk mempercepat pencapaian target vaksinasi covid-19, Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Kesehatan kembali mencanangkan program pekan vaksinasi Covid-19 tahap 3 di 22 Kecamatan, mulai hari Senin tanggal 16 Agustus 2021 hingga Sabtu 21 Agustus 2021.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana, Darwin Ismail, Selasa (10/08/2021) mengatakan pelaksanaan pekan vaksinasi ini sebagai bentuk inovasi Pemkab Bombana dalam upaya percepatan pemenuhan target vaksinasi kepada sektor pelayanan publik, lansia dan masyarakat umum.

“Ini juga sebagai salah satu upaya pemerintah untuk memutus mata rantai penularan virus Corona,” Ujar Darwi Ismail.

Mantan Kepala Badan Keuangan Daerah Bombana itu menjelaskan keputusan Penetapan Pekan Vaksinasi ke tiga itu dikuatkan dengan surat edaran bernomor  : 443.4/1412/kesehatan, tanggal 9 Agustus 2021 yang di tandatangani Sekretaris Daerah Bombana Drs. Man Arfah, M.Si.

“Berbagai langkah pencegahan dilakukan untuk mengatasi pandemi Covid-19, selain penerapan protokol kesehatan, adalah dengan vaksinasi ini,” tegas Darwin Ismail.

Berikut Jadwal Waktu dan Tempat pelaksanaan Pekan Vaksin di 22 Kecamatan se Kabupaten Bombana

Pewarta : Idris Hayang

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

.

 

 

 




Minim Sosialisasi, Pekan Vaksin ke 2 di Bombana Sepi

Bombana, SultraNET. | Minimnya sosialisasi jadwal dan tempat pelaksanaan pekan vaksinasi massal tahap ke dua di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara, ditengarai menjadi penyebab kurangnya antusias warga mengikuti kegiatan vaksinasi sehingga dari target yang ditetapkan hanya tercapai 54,97 persen.

Pekan Vaksinasi tahap ke dua yang dimulai dari tanggal 2 hingga 7 Agustus 2021, di Lima Kecamatan yang ada di Kabupaten Bombana dengan target 4.217 dosis hanya tercapai 2.831 dosis.

Kepala Puskesmas Rarowatu Utara, Satar, S.KM., M.Mkes, Sabtu (7/8/2021) mengatakan kurangnya antusias warga juga terjadi di wilayahnya yang menjadi salah satu Kecamatan yang melaksanakan vaksinasi tahap ke dua ini.

Ia menilai dari pelaksanaan pekan vaksinasi pertama bulan Juli 2021 lalu terjadi perbedaan antusias warga, sehingga ia optimis kedepannya pada pelaksanaan pekan vaksinasi ke tiga sosialisasi dan publikasi bakal ditingkatkan lagi.

“Faktor sosialialisasi dan publikasi punya peran penting pada program vaksinasi ini sehingga kedepan kita akan tingkatkan lagi,” ujar Ketua DPD PPNI Bombana itu.

Dari 831 dosis yang ditargetkan untuk Kecamatan Rarowatu utara, hingga pekan Vaksinasi kedua berakhir, yang tervaksin baru mencapai 585 orang sehingga masih tersedia 246 dosis yang belum digunakan.

Disamping sosialisasi dan publikasi yang dinilai masih kurang dibanding pekan sebelumnya, Satar melihat ada beberapa alasan sehingga masyarakat enggan ke lokasi vaksinasi yaitu sebagian besar masih mempercayai informasi hoax bahwa vaksin tidak memberikan kekebalan terhadap virus covid-19.

Selain itu adanya pemahaman yang keliru dari sebagian masyarakat yang perlu di edukasi yaitu anggapan bahwa vaksinasi dilakukan hanya untuk mendapatkan kartu vaksin.

“Padahal seharusnya motivasinya adalah vaksinasi untuk melindungi diri agar timbul kekebalan terhadap covid-19,” jelas Satar.

 

 

 

 




Kades Lantari Jaya Himbau Warga Tak Takut Di Vaksin

Bombana, SultraNET. | Kepala Desa Lantari, Ovi Asrofi menghimbau seluruh warga untuk tidak takut di vaksin karena vaksin telah di uji oleh pemerintah tentang manfaatnya serta halal bagi ummat islam sesuai Fatwa Majelis Ulama Indonesia.

Hal itu disampaikan Ovi Asrofi usai menjadi satu di antara pejabat publik yang kembali menerima suntikan vaksin dosis kedua pada program pekan vaksin ke dua yang di laksanakan di Balai Desa Lantari, Kecamatan Lantari Jaya.

“Tidak usah takut di vaksin ini sudah di uji pemerintah, vaksin ini aman dan halal,” ujar Ovi, Rabu (04/08/2021).

Usai di Vaksin tahap ke dua, Ovi Asrofi mengakui dirinya tidak merasakan gejala apapun bahkan sejak dari suntikan dosis pertama, seluruh aktivitasnya dapat berjalan normal tanpa kendala.

“Yang saya alami tidak ada gejala apapun, aktivitas normal, mudah-mudahan seterusnya tetap sehat,” ujar Ovi. (IS)




Pulau Basa di Bombana Bakal Dikembangkan Menjadi Objek Wisata

Bombana, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Bombana terus berupaya mengembangkan potensi pariwisata yang dimiliki daerah tersebut. Salah satu kawasan yang saat ini tengah didorong pengembanganya oleh Pemerintah setempat yakni Pulau Basa.

Pulau tak berpenghuni itu menyajikan keindahan air laut yang jernih, rencananya bakal dikembangkan menjadi pusat industri wisata unggulan dan perikanan serta kelautan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, Drs Man Arfah mengungkapkan, Pulau Basa ini akan menjadi salah satu kawasan pusat industri wisata yang berkelas. Sebab, Pulau tersebut nantinya bakal dilengkapi beberapa resor, restoran, hingga kolam berenang serta fasilitas wisata lainya.

“Pulau Basa ini nantinya akan menyerupai Gili Trawangan yang ada di Lombok, Nusa Tenggara Barat,” Ungkap Nya kepada Awak media, Senin (12/07/2021)

Lanjut dia, Pulau Basa yang terletak di Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana tersebut, memiliki luas kurng lebih 5 Hektar. Namun, untuk menunjang pulau tersebut menjadi kawasan industri wisata unggulan, maka kawasan tersebut bakal dikembangkan hingga 100 Hektar, dengan cara reklamasi oleh pihak ketiga.

“Rekomendasi perizinan administrasinya sudah saya tandatangani. Sehingga, proses pengembanganya bakal segera berjalan,” katanya.

Diakuinya, sebelum mengeluarkan rekomendasi kelanjutan perizinan pengelolaan tersebut, Pemkab Bombana telah melakukan beberapa kajian. Khususnya, terkait kesesuaian tata ruang.

Sekda Bombana, Drs. Man Arfa., M.Si
Sekda Bombana, Drs. Man Arfa., M.Si

“Dalam kajian yng kita lakukan tidak ada masalah. Sehingga, rekomendasi untuk kelanjutan perizinan administrasi tersebut sudah disetujui,” tuturnya.

Mantan Kepala Inspektorat Bombana tersebut mengatakan, bahwa Pulau Basa merupakan pulau yang belum dimanfaatkan potensinya. Pulau kecil nan indah tersebut selama ini hanya dijadikan sebagai tempat persinggahan nelayan setempat.

Untuk itu, melalui pengembangan Pulau Basa yang bakal dijadikan sebagai pusat industri wisata unggulan dan perikanan dan kelautan, tentu bakal memiliki banyak manfaat, mulai pemberdayaan, penyerapan tenaga kerja, menambah PAD untuk pembangunan daerah, hingga meningkatkan kunjungan turis yang pastinya bakal bermuara pada penggerakan ekonomi lokal.

“Pemkab Bombana senantiasa terus membuka krang investasi, guna menggerakkan ekonomi daerah dengan lebih maksimal,” pungkas Mantan Kadis PU ini.




Positif Covid-19 di Bombana Meningkat Drastis, 2 Pasien di Isolasi Khusus

Bombana, SultraNET. | Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara meningkat dastis hingga mencapai 21 orang, 2 orang diantaranya harus mendapat perawatan intensif di Ruang Isolasi Khusus Covid-19 di BLUD RSUD Bombana.

Kepada awak media SultraNET, Selasa (6/7/2021), Direktur BLUD RSUD Bombana, drg. Riswanto mengatakan kedua orang pasien positif Covid-19 yang dirawat memiliki gejala sesak nafas.

Ia menyebut salah satu pasien merupakan karyawan perusahaan tambang yang beroperasi di Kecamatan Kabaena Utara sedang satu lagi merupakan warga Kecamatan Rumbia Tengah.

“Kedua pasien positif Covid-19 yang dirawat ini gejalanya sama yaitu sesak,” ujar Riswanto.

Ia menjelaskan saat ini RSUD Bombana memiliki 6 ruang perawatan khusus pasien Covid-19 sekaligus Unit Gawat Darurat tersendiri untuk memastikan penanganannya terpisah dengan pasien umum.

Hanya saja ia mengkhawatirkan jika lonjakan positif Covid-19 khususnya yang memiliki gejala terus meningkat sedangkan jumlah ruang perawatan yang tersedia hanya 6 ruangan maka dapat dipastikan selebihnya akan dirujuk ke RSU Bahteramas Kendari.

” Harapannya jangan sampai full, karena tidak mungkin pasien Covid-19 ini kita rawat diluar ruangan yang ada,” Ungkapnya.

Mengingat fasilitas yang ada di Ruang Isolasi Khusus Covid-19 RSUD Bombana masih terdapat berbagai kekurangan ia berharap agar warga Bombana secara umum dapat menaati anjuran pemerintah khususnya pemberlakuan protokol kesehatan dan vaksinasi.

“Fasilitas kita jauh berbeda dari yang ada di kota kota besar yang saat ini rata rata sudah mulai kolaps juga, nah jika ini terjadi di Bombana yakin saja siapa yang kuat dia yang bertahan,” tegasnya.

Terkait vaksin ia meyakinkan bahwa tidak mungkin Pemerintah mau mengorbankan masyarakatnya sendiri sehingga masyarakat tidak perlu ragu dan takut untuk di vaksin.

“Semua profesi yang kompeten sudah mengakui bahwa vaksin ini aman dan Halal,” pungkasnya.

Pasien Covid-19 yang saat ini dirawat di BLUD RSUD Bombana mendapat perawatan khusus dari dokter spesialis paru-paru dibantu beberapa dokter spesialis lain yang ada. (Is)

 




Sambut Kedatangan Presiden RI di Sultra, Ratusan Warga Bombana Divaksin Massal

Bombana, SultraNET. | Dalam rangka menyambut kedatangan Presiden Joko Widodo di Provinsi Sulawesi Tenggara, Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Vaksinasi Covid-19 secara massal yang diikuti  365 warga, bertempat di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana, Rabu (30/6/3021).

Ditemui disela sela kegiatan, Juru Bicara Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bombana, Heryanto A Nompa mengatakan pemerintah Kabupaten berterima kasih kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bombana yang begitu antusias mengikuti program vaksinasi yang dicanangkan pemerintah.

Menurutnya hal itu tidak lepas dari peran serta seluruh stakeholder yang bahu membahu mensosialisasikan dan mengedukasi manfaat vaksin Covid-19 kepada seluruh lapisan masyarakat.

“Dari target Nasional yang diberikan, Bombana sudah mencapai 70 persen lebih, ini tidak lepas dari peran teman-teman Media, Pemerintah Kabupaten dan Jajarannya hingga ke Desa, teman-teman TNI dan Polri yang mensosialisasikan kepada masyarakat,” ujar Ketua DPW PPNI Provinsi Sulawesi Tenggara itu.

Ratusan warga antri untuk di vaksin
Ratusan warga antri untuk di vaksin

Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Bombana itu optimis dengan tingginya animo masyarakat untuk di vaksin, target vaksinasi kepada masyarakat Bombana dapat dicapai lebih cepat.

” Masyarakat Bombana sudah teredukasi dengan baik tentang manfaat vaksin sehingga secara suka rela datang mendaftarkan diri untuk di vaksin seperti yang kita saksikan hari ini,” Tutupnya.

Pantauan awak media ini hingga pukul 15:30 para petugas masih sibuk melayani warga yang antri untuk di Vaksin Covid-19 (IS)

 

 




Sukses Pekan Vaksin di Bombana, Pemkab Kembali Siapkan Tahap II

Rumbia, SultraNET – Setelah sukses dengan program pekan Vaksinasi covid-19 tahap pertama Pemerintah Kabupaten Bombana bakal kembali melakukan vaksinasi massal bagi masyarakat Umum, masyarakat Lansia, tenaga kesehatan dan pelayan publik tahap kedua.

Kadis Kominfo Bombana, Sofyan Baco saat di jumpai oleh awak media ini di kantornya, Senin (28/06/2021) mengatakan Kegiatan vaksinasi massal itu merupakan tindak lanjut arahan Protokoler Istana Kepresidenan RI terkait vaksinasi massal yang akan di pusatkan di masing-masing Kabupaten dan Kota.

Untuk Kegiatan vaksinasi massal bagi masyarakat umum kali ini akan di laksanakan pada hari Rabu (30/06/2021) dengan mengambil lokasi di RTH Kabupaten Bombana yang di mulai dari pukul 09.00 wita s/d 15.00 wita.

” Jadi buat masyarakat yang belum tervaksin pada pekan Vaksinasi tahap pertama Minggu lalu bisa datang dengan cukup membawa KTP saja,” singkat Mantan Kepala BLP Bombana itu.




Pekan Vaksin di Bombana Berjalan Sukses, Jauh lebihi Target

Rumbia, SultraNET – Program Pekan vaksinasi covid-19 tahap pertama untuk masyarakat umum kepada warga Kabupaten Bombana yang telah berjalan selama sepekan ini yaitu dimulai dari tanggal 19 Juni hingga 26 Juni 2021 terlaksana dengan sukses bahkan melampaui target yang telah ditetapkan sebelumnya.

Melihat tingginya antusias warga untuk di vaksin, Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana melalui Kepala Dinas Kesehatan, Darwin Ismail memberikan apresiasi sekaligus ucapan terima kasih yang sebesar besarnya kepada seluruh masyarakat Bombana.

“Kami Mewakili Pemerintah Kabupaten mengucapkan terimakasih kepada masyarakat atas antusias yang sangat tinggi sehingga pekan vaksin berjalan dengan sukses dan melampaui target yang telah di canangkan,” ujar Mantan Kadis Badan Keuangan Daerah Bombana itu.

Ia menjelaskan dari target 14.504 untuk di vaksinasi tahap pertama, telah selesai dilaksanakan di 22 Kecamatan yang ada di Bombana.

“Dari 22 Kecamatan itu terdiri dari Masyarakat Umum dengan jumlah 15.192, pelayanan publik 680, Lansia 763 dan Nakes berjumlah 56 orang,” beber Darwin.

“Sementara berdasarkan rekapitulasi pekan Vaksin pada tanggal 26 Juni ini, total sudah mencapai 16.721 orang dengan presentase 118.72%,” tutupnya.




Pemkab Bombana Siapkan Dana Transport Bagi Warga Yang di Vaksin

Rumbia, SultraNET. | Sejumlah cara terus dicanangkan bagi Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana guna memeriahkan acara pekan vaksin yang dijadwalkan selama sepekan salah satu diantaranya yakni mengganti biaya transportasi bagi warga yang hendak mevaksinkan dirinya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana Darwin Ismail mengatakan disamping dana transport juga disediakan doorprize di tiap Kecamatan pada program Vaksin digelar mulai tanggal 19 Juni hingga 26 Juni 2021 secara serentak tiap Kecamatan.

“Iya, kami akan sediakan biaya sebagai penggati transpotasi, masyarakat kita kan banyak yang mau untuk vaksin. Tapi mungkin mereka ada di kebun, disawah ataupun di laut. Dengan adanya biaya transportasi ini bisa jadi meringankan beban untuk perjalanan mereka,” ujar Darwin, Senin (26/6/2021).

Dia menjelaskan hadirnya Pekan Vaksin ini, selain untuk kekebalan tubuh untuk menangkal penyebaran virus Covid-19, juga menyelamatkan warga dari sanksi Peraturan Presiden nomor 14 tahun 2021.

Pada pasal 13 A disebutkan setiap orang yang telah ditetapkan sebagai sasaran penerima vaksin covid 19 yang tidak mengikutivaksin covid 19 dapat dikenakan sanksi administrasi berupa, Penundaan atau penghentian pemberian Jaminan sosial atau bantuan sosial, Penundaan atau penghentian layananadminsitrasi pemerintahan dan atau Denda.




Lurah Lauru Apresiasi Pelaksanaan Pekan Vaksin Serentak

Rumbia, SultraNET – Pelaksanaan program pekan Vaksinasi yang di luncurkan Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana melalui Dinas Kesehatan Bombana telah berjalan sejak beberapa hari yang lalu di seluruh Kecamatan se Kabupaten Bombana secara serentak.

Animo masyarakat untuk mengikuti pekan Vaksinasi sangat luar biasa, sejak pagi hari mereka sudah berbondong bondong datang untuk melakukan vaksin di tempat yang telah di sediakan oleh pemerintah daerah, salah satunya di Kantor Kelurahan Lauru Kecamatan Rumbia Tengah, Selasa (22/06/2021)

Lurah Lauru Andi Usman mengatakan program pekan Vaksinasi ini sangat baik untuk menyadarkan masyarakat betapa pentingnya vaksin tersebut

“Sebagai Pimpinan di Kelurahan saya mengajak semua masyarakat untuk menyukseskan program ini, apalagi vaksin ini sudah terjamin aman dan halal,” ucapnya

Sebelumnya sebagian warga Kelurahan Lauru telah melaksanakan vaksin yang di laksanakan di RTH beberapa waktu lalu.

Sementara itu Camat Rumbia Tengah, Dr.A.Muslimin,S.Ag.,M.Pd.,M.Si mengungkapkan Kecamatan Rumbia Tengah mendapat target 700 orang yang akan di vaksin pada pekan pertama ini

“Kami sangat optimis bisa melampaui target yang di berikan, ini berdasarkan pantauan yang saya lakukan di lapangan di beberapa titik tempat vaksin di laksanakan,” ucapnya

Andi Muslimin juga berharap agar seluruh masyarakat Kecamatan Rumbia Tengah bisa berpartisipasi untuk menyukseskan program pekan Vaksinasi ini

“Semoga saja semua berjalan sesuai target, karena vaksin ini juga penting untuk membentengi diri kita dan keluarga dari penyebaran covid 19” pungkasnya.