Sandar di Pelabuhan Kasipute, Awak Kapal Pengangkut Kendaraan PT. Jhonlin Luput dari Pemeriksaan Medis

Rumbia, SultraNET. | Kapal berjenis Roro dengan panjangnya diperkirakan lebih dari 100 meter yang mengangkut berbagai jenis kendaraan milik perusahaan PT. Jhonlin sandar di pelabuhan Rakyat Kasipute, Sabtu (25/4/2020).

Pantauan awak media ini, Proses menurunkan puluhan kendaraan dari kapal tersebut mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian setempat.

Sayangnya tidak nampak pemeriksaan medis dari Satuan Tugas Penanganan Covid-19 terhadap awak kapal maupun para sopir yang akan membawa kendaraan tersebut.

kapal Pengangkut Kendaraan milik PT. Jhonlin saat sandar di Pelabuhan Rakyat Kasipute
kapal Pengangkut Kendaraan milik PT. Jhonlin saat sandar di Pelabuhan Rakyat Kasipute

Salah seorang petugas Satgas Covid-19 yang juga berasal dari instansi Dinas Perhubungan, Rusman membenarkan bahwa kapal tersebut memuat kendaraan dan peralatan milik PT. Jhonlin.

“Iya pak kapal ini infonya dari Kalimantan memuat kendaraan PT. Jhonlin,” Tutur Rusman dikonfirmasi via Telpon.

Ketika ditanya kapasitasnya sebagai pegawai perhubungan, ia mengaku tidak mengetahui secara persis perihal kapal tersebut.

“Kami bertugas jaga sebagai satgas Covid-19 disini Jadi mengenai kapal itu mungkin komunikasinya ke Pimpinan,” Imbuhnya.

Rusman juga membanarkan bahwa saat di telpon tersebut, pihak Satgas Covid-19 belum melakukan pemeriksaan medis terhadap seluruh awak kapal.

“Sampai sekarang belum pak, ini sementara kendaraan mereka turunkan mungkin jalannya sekaligus bersamaan,” Bebernya

  1. kapal Pengangkut Kendaraan milik PT. Jhonlin saat sandar di Pelabuhan Rakyat Kasipute

Sementara itu Kepala Pelabuhan Kasipute, Fadli saat dikonfirmasi terkait izin sandar labuh kapal perusahaan di pelabuhan rakyat Kasipute menolak untuk diwawancarai.

“Maaf pak saya lagi sibuk atur kendaraan turun,” Singkatnya sembari langsung menutup telponnya. 

Hingga berita ini dirilis pihak PT. Jhonlin maupun Satgas Covid-19 Kabupaten Bombana belum terkonfirmasi. (IS)

 




Jelang Ramadhan SI Dan SEMMI SULTRA Berbagi Ke Mualaf Centre Kendari

Kendari, SultraNET. |  Memasuki Bulan Suci Ramadhan 1441 H/2020 M, Pengurus Wilayah Syarikat Islam (SI) dan Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Provinsi Sulawesi Tenggara berkunjung ke Kantor Mualaf Centre di Jl. Khairil Anwar Lorong Mandiri pada Rabu, 23/04/2020

Selain bersilaturahmi kepada saudara yang baru masuk Islam, Sekretaris Umum Syarikat Islam Sultra Dr. Ir. H. Ruksamin M.Si melalui Pengurus SEMMI juga mendistribusikan bantuan ke Mualaf Center yang langsung diterima oleh pimpinan Mualaf Center Dr. H. Wayan Wiana, SH., SE, MM.

Ketua Bidang Politik dan Sosial Budaya PW. SEMMI Sulawesi Tenggara Ulil Makhfud mengungkapkan bantuan yang didistribusikan tersebut merupakan bentuk dukungan bagi mualaf yang membutuhkan ditengah wabah covid- 19 dan Memasuki Bulan Suci Ramadhan.

” SEMMI terus membuka posko dan menyalurkan bantuan untuk berbagi kepada masyarakat yang terdampak wabah covid-19 sampai wabah covid 19 berakhir,” Imbuhnya

Ia menyebuh sebelumnya telah menyalurkan bantuan kepada Mahasiswa yang memilih menetap di Kost dan tidak pulang kekampung halaman.

Ditempat yang sama, Pimpinan Mualaf Center Dr. H. Wayan Wiana, SH., SE, MM merinci untuk Mualaf yang terdata oleh Mualaf Center berkisar 5.000 orang untuk seluruh wilayah Sulawesi Tenggara dan khusus di Kota Kendari berjumlah 421 orang.

“Mualaf yang terdata oleh Mualaf Center rata-rata berada dibawah angka kemiskinan, namun bantuan ini kita akan salurkan terlebih dahulu pada mualaf baru yang sangat membutuhkan.” Singkatnya.

Laporan : Asbar P




Jelang Ramadhan, Bulog Sultra Sebar Sembako Gratis

Kendari, SultraNET. | Kantor Wilayah Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Bulog) Provinsi Sulawesi Tenggara membagikan sebanyak 200 paket semboko gratis ke warga yang berprofesi sebagai pembersih kuburan di TPU Punggolaka dan pemulung sebagai upaya meminimalisir dampak wabah Corona virus disease (Covid-19) terhadap ekonomi mereka menjelang bulan suci Ramadhan, Rabu (22/4/2020).

Kepala Bidang Administrasi Keuangan Kantor Wilayah Bulog Sulawesi Tenggara, Eko Setiahadi mengatakan aksi bagi sembako gratis ini dilakukan sebagai wujud kepedulian kepada kaum dhuafa di Kota Kendari yang akan menjalakan ibadah puasa Ramadhan dan pembagiannya dilakukan secara mobile .

“Saat kami berjalan melihat warga yang layak menerima maka kami langsung memberikan paket sembako agar paket sembako ini tepat pada sasaran,” katanya.

Eko Setiadi menambahkan setelah dilakukan pembagian sembako di TPU. Punggolaka, selanjutnya akan dilakukan pembagian langsung di daerah daerah perbatasan Kota Kendari.

“Kami akan mobile didaerah perbatasan kota Kendari karena informasi dari karyawan kami bahwa ada sebagian warga disana yang belum mendapat paket sembako sejak merebaknya wabah virus COVID-19,” ungkapnya.

Karyawan Perum Bulog saat membagikan Paket Sembako Gratis

Pantauan awak media ini, karyawan Bulog melakukan pembagian Paket sembako yang berisi beras, gula pasir, minyak kepala serta telur ayam, dengan mensasar jalan Made Sabara di Kelurahan Korumba, Mandonga yang biasa digunakan para pemulung beristirahat setelah mencari sampah plastik dan gardus dan dilanjutkan kepenjual Bunga musiman serta pekerja pembersih kubur di TPU Punggolaka. (Awal Kurniawan).

 

 

 




Anggota DPRD Bombana Ini Usulkan Pemkab Segera Gratiskan Air PDAM

Rumbia, SultraNET. | Anggota DPRD Bombana Asal Partai Amanat Nasional (PAN) Andi Firman, mengusulkan agar Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang dikelola perusahaan daerah agar segera  menggratiskan biaya penggunaan air kepada seluruh pelanggannya.

Usul tersebut dicetuskan mantan Ketua DPRD Bombana itu, Rabu (22/4/2020). Menurutnya saat ini seluruh elemen masyarakat Bombana merasakan dampak yang besar terhadap pandemi Covid-19 ini.

“Semua masyarakat kita terdampak, sehingga kita harap Pemkab Segera mengambil upaya meringankan beban mereka dengan menggratiskan biaya penggunaan air mereka,” Imbuhnya

Ia menilai penggratisan biaya air PDAM tidak ubahnya dengan penggratisan Biaya Listrik yang dilakukan pemerintah pusat yang tujuannya agar beban ekonomi masyarakat berkurang.

“Kita mendorong agar ini segera diterapkan dan DPRD siap membackup kebijakan itu,” Tuturnya

Dengan keresediaan anggaran tambahnya, sangat memungkinkan Pemkab mengambil kebijakan ini, tentu dengan memberikan subsidi kepada PDAM agar kegiatan operasional dan pelayanan tetap berjalan optimal.

“Skenarionya Pemkab bisa mengambil langkah subsidi ke PDAM apalagi PDAM kan perusaahaan milik daerah juga,” Pungkasnya (1sn)




Wujud Kebersamaan Atasi Covid-19, PT. Almharig Bombana Bantu Satgas Kabupaten

Rumbia, SultraNET |Pencegahan penyebaran wabah virus Corona (Covid-19) tidak hanya tanggung jawab pemerintah saja, namun penanganannya merupakan tanggung jawab semua pihak, baik masyarakat terlebih lagi perusahan.

Seperti halnya yang di lakukan oleh Perusahan Tambang Nikel asal Kabaena PT Almharig, Kamis (16/4/2020) di aula gedung serbaguna,perusahan tambang yang berkedudukan di desa Langkema Kecamatan Kabaena Selatan itu menyerahkan bantuan Alat Pelindung Diri (APD) dan alat pengukur suhu tubuh (Termogen)

Andri Ananta humas PT Almharig saat di konfirmasi pasca kegiatan tersebut menyebutkan bantuan yang di serahkan berupa Masker N 95 sebanyak 50 Pcs
Masker kain 252 Pcs, Masker 3ply (Masker Bedah) 700 Pcs, Dan Termogan (alat pengukur suhu tubuh) lima buah.

Andri menyebut penyerahan bantuan tersebut tidak hanya di tujukan pada posko induk satgas Covid saja, akan tetapi pihaknya juga menyerahkan bantuan di luar dari Posko seperti yang di serahkan pada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) yang mana bantuan tersebut berupa masker kain 100 Pcs

Tidak cuma itu saja, pria berkepala plontos itu menyampaikan kalau belum lama ini pihaknya juga memberikan bantuan pada pemerintah kecamatan Kabaena Selatan berupa sepatu boot sefty 6 pasang Termogan 1 buah

“Itu jenis bantuan yang kami berikan di kecamatan Kabaena Selatan, tetapi tidak cukup itu saja masih ada
Masker 100 Pcs yang akan menyusul dan sementara ini pesanan masker itu sementara dalam proses pengiriman ke perusahan untuk diserahkan ke kecamatan nantinya,”u

Rencananya bantuan akan di serahkan pula ke pemerintah Kecamatan Kabaena Induk berupa masker kain 50 Pcs
Masker 3 ply atau masker bedah 150 Pcs.

“bantuan tersebut akan kami serahkan setelah bantuan tiba di perusahan dan kemungkinan waktunya tidak akan lama lagi,” ungkapnya

Karena perusahaan tersebut berkedudukan di desa Langkema, perusahaan juga tidak lupa memberikan bantuan di desa tersebut seperti
Masker kain 50 Pcs, Masker 3 ply (masker bedah) 100 Pcs. (ZKR)




SK Satgas Rancu, LKPD Sultra Minta Bupati Tafdil Revisi !

Rumbia, SultraNET. | Lembaga Kajian Pembangunan Daerah dan Demokrasi (LKPD) Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) meminta Bupati Bombana, H. Tafdil segera merevisi Surat Keputusan Bupati Bombana Nomor 201 Tahun 2020.

Muh. Arham, Direktur Eksekutif LKPD Sultra menyebut keputusan Bupati tentang Perubahan Atas Keputusan Bupati Bombana Nomor 186 Tahun 2020 tentang Pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Kabupaten Bombana  dinilai Rancu.

Pasalnya dalam Surat Keputusan itu Memasukkan Unsur Pimpinan DPRD Setempat sebagai Wakil Ketua 4.

“SK itu rancu, kan lucu Pimpinan DPRD ditempatkan sebagai Bawahan Bupati padahal lembaga Eksekutif dan Legislatif adalah lembaga setara dengan fungsi berbeda dan tidak saling membawahi,” Tutur Arham.

Wakil Ketua KNPI Sultra itu menyebut, Produk hukum tersebut dikonsep oleh orang yang tidak paham terhadap Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 440/2622/SJ tentang Pembentukan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease (Covid-19) Daerah.

“Di Surat Edaran itu tidak ada nomenklatur Pimpinan DPRD sebagai bagian dari Satgas karena fungsinya adalah pengawasan. Bagaimana DPRD bisa mengawasi Satgas jika ia adalah bagian dari Satgas, Bukankah itu Jeruk minum jeruk,” Cetusnya

Terlebih lagi lanjutnya, dalam keputusan tersebut tugas unsur Pimpinan DPRD selaku Wakil Ketua Satgas adalah mewakili Bupati dalam Melaksanakan tugas Ketua Gugus Tugas Tingkat Kabupaten.

“Ini adalah kerancuan berpikir dari konseptor SK yang dibuat secara amatiran,” Imbuhnya.

Untuk itu, mantan Ketua IKAMI Sulsel Cabang Ciputat itu meminta dengan tegas agar Kepala Bagian Hukum Pemkab Bombana segera memberikan klarifikasi kepada DPRD.

” Ini kesalahan yang tidak seharusnya terjadi jika Kabag Hukum cerdas,  SK harus direvisi secepatnya agar kita tidak larut dalam kesalahan,” Pungkasnya.(IS)

 




Forum Lintas Media Kembali Bagikan Sembako Gratis di Kolaka

Kolaka, SultraNET. | Forum Lintas Media (FLM) Sulawesi Tenggara kembali membagikan paket sembako gratis sebanyak 250 kantung di Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara, Sabtu (11/4/2020).

Selain tukang becak, pemulung dan ojek daring, pemberian sembako juga diberikan kepada warga yang masuk dalam kategori miskin yang terdampak ekonominya akibat wabah virus COVID-19.

Pembagian paket sembako gratis yang berisi diantaranya beras, minyak goreng, gula pasir, susu dan beberapa makan instan di sponsori oleh Forum Lintas Media Sulawesi Tenggara, PT Askrindo Cabang Kendari, AJI Kendari, IJTI Cabang Sulawesi Tenggara, Manggala Aqni Daerah Operasi Sulawesi Tenggara, Rektor USN Kolaka, PT Sino Indonikel Primaraya, PT Nabusa serta para donatur perorangan yang peduli dengan dampak virus corona.

Koordinator Forum Lintas Media Sulawesi Tenggara Suwarjono menjelaskan jika kegiatan pembagian paket sembako gratis tersebut merupakan aksi donasi kemanusianya kedua setelah sebelumnya dilakukan di kota Kendari.

“Kami melakukan kegiatan serupa di Kabupaten Kolaka karena aksi pemberian sembako gratis belum dilakukan Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka. Kami berharap dengan kegiatan ini bisa berlanjut dilakukan oleh instansi pemerintah, perusahaan swasta dan perbankan serta pengusaha yang ada di Kabupaten Kolaka,” katanya, usai memberikan paket sembako gratis ke ojek daring.

Pada distribusi paket sembako gratis lanjut Suwarjono, untuk menghindari kerumunan besar maka mengunakan jasa ojek yang akan mengantarkan paket sembako sesuai dengan data warga yang telah disurvei. Para pengemudi ojek daring pun mendapatkan paket sembako gratis.

Paket Sembako saat akan dilakukan pengiriman kerumah penerima

Kepala PT Askrindo Cabang Kendari Syahruddin mengatakan kegiatan pemberian paket sembako gratis bagi warga yang terdampak dari virus COVID-19 merupakan wujud dari kepedulian sesama. Untuk memutus penyebaran virus sesuai instruksi pemerintah warga atau masyarakat harus berada di rumah dan dipastikan sebagian tidak bekerja dan tidak mendapatkan uang.

“Nah untuk itu dengan pemberikan sembako gratis ini bisa membantu meringankan para warga yang mengalami penurunan pendapatan ekonominya,” katanya.

Lanjut Syahruddin, ia berharap semoga dengan aksi bagi sembako ini bisa dilakukan oleh pihak lain yang peduli akibat dampak wabah virus COVID-19.

“Mari bersama melawan virus dan salah satu caranya yaitu tetap berada di rumah,” pungkasnya.

Laporan : Awal Kurniawan




Pemkab Bombana Siap Salurkan Bantuan Program Jaring Pengaman Sosial, Ini Kriterianya !

Rumbia, SultraNET – Gugus Tugas Penanganan Covid-19 bentukan Pemerintah Kabupaten Bombana rupaya tidak setengah setengah dalam upaya memastikan setiap warganya tidak merasakan dampak terlalu parah akibat wabah covid-19.

Satgas yang dipimpin langsung Bupati H. Tafdil itu, saat ini tengah merampungkan kesiapan menyalurkan Program Jaring Pengaman Sosial yang dananya bersumber dari dana daerah.

Heryanto A Nompa, SKM. Juru Bicara Satgas Covid-19 Bombana, Sabtu (11/4/2020) mengungkapkan saat ini proses pendataan sedang dilakukan dengan melibatkan beberapa instansi teknis daerah untuk memastikan warga yang tidak terdaftar dalam penerima program pemerintah pusat seperti rastra atau bantuan pangan non tunai dan program keluarga harapan dapat diakomodir di Program Jaring Pengaman Sosial ini.

“Ini kita lakukan setelah Pemda dibolehkan melakukan intervensi kegiatan Jaring Pengaman Sosial,” Tutur bung HAN sapaan akrab Heryanto.

Ia menyebut ada tiga kriteria yang ditetapkan bagi calon penerima Program Jaringan Pengaman Sosial itu yaitu pertama berasal dari Keluarga Rumah Tangga Miskin, kedua Para Pekerja Rentan dan Ketiga Rumah Tangga yang sedang menjalani karantina mandiri, menjalani isolasi diri dan pemeriksaan lanjutan.

” Dari tiga poin itu semua akan didata dan diberikan kepada mereka dengan catatan mereka tidak masuk dalam daftar penerima rastra atau bantuan pangan non tunai dan program keluarga harapan,” Pungkasnya (Idris)




TP-PKK Muna Sediakan 10 Ribu Masker Untuk Pencegahan Covid-19

MUNA, SultraNET. |  Sebagai upaya membantu Pemerintah Daerah untuk mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Covid 19), Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara (Sultra) menyediakan sebanyak 10.000 lembar masker.

Ketua TP-PKK Muna Yanti Setiawati Rusman, pada awak media ini. Jumat (10/4/2020) mengatakan, masker yang berasal dana patungan pengurus dan anggota TP-PKK tersebut nantinya bakal dibagikan kepada masyarakat yang sehari-seharinya terpaksa harus bekerja diluar rumah.

“Misalnya, tukang ojek, sopir angkutan dan nelayan kalau ada lebihnya, baru kita bagi ke warga lain,” Kata Yanti.

Istri Bupati Muna itu menambahkan masker yang akan dibagikan itu adalah masker kain yang dipesan melalui penjahit yang ada di dalam Kota Raha yang dibuat sesuai standarisasi kesehatan.

“Satu masker dibeli dari penjahit dengan harga 5.000 rupiah, kita berdayakan pejahit untuk pembuatanya,” Imbuhnya

Walau sesuai rencana pembagian masker direncanakan bakal dilakukan langsung pengurus TP-PKK namun karena penyebaran virus ini semakin meningkat, sehingga masker tersebut diserahkan ke Satgas.

“Nanti mereka yang bagikan. Intinya, kami sudah ikut ambil bagian membantu pemerintah untuk memutus mata rantainya,” Tutupnya.

Pewarta : Borju




Sopir Angkot di Bombana Bakal Terima Bantuan Langsung Tunai

SultraNET., Bombana | Kabar gembira untuk para Sopir Angkutan Umum (angkot) yang beroperasi di Kabupaten Bombana pasalnya untuk sedikit meringankan beban mereka akibat dampak pencegahan wabah covid-19, Pemerintah Setempat bakal memberikan Bantuan Langsung Tunai (BLT) kepada mereka.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Bombana, Heryanto, S.KM kepada awak media HarapanSultra.COM., Selasa (7/4/2020) mengatakan pemberian BLT itu sebagai tindak lanjut dari kebijakan Pemkab Bombana yang bakal melakukan pembatasan sementara arus masuk dan keluar penumpang kendaraan umum dari dan arah darat yaitu dari Kabupaten Kolaka dan Kota Kendari sedangkan jalur laut dilakukan diseluruh pelabuhan yang ada di Bombana.

“Karena Kota Kendari saat ini sudah ditetapkan sebagai daerah transminisi lokal, sehingga kita betul betul melakukan pembatasan terhadap arus masuk dan keluar orang dan ini sangat berdampak bagi mereka (Supir angkutan umum.red),” Tutur Heryanto

Disamping Sopir angkutan umum, saat ini Satgas Covid-19 tengah berkoordinasi dengan jajaran Pemerintahan untuk melakukan pendataan terhadap seluruh masyarakat berpenghasilan rendah yang tidak terakomodir pada program pemerintah pusat seperti Program Keluarga Harapan agar dapat pula diberikan BLT tersebut.

“Seluruh masyarakat yang berpenghasilan rendah juga saat ini sedang kita data, bagi mereka yang tidak mendapat bantuan dari program pemerintah pusat kita akan diberikan BLT pula,” Bebernya

Terkait besaran BLT yang akan diterima Para Sopir angkutan umum tersebut lanjut Mantan Anggota DPRD Bombana itu, ia menyebut besarannya itu tidak bakal sebanding dengan kerugian akibat tidak beroperasinya mereka.

“Ini tujuannya hanya untuk sedikit meringankan beban mereka,” Pungkasnya.

Berdasarkan data yang dihimpun media ini, berdasarkan Keputusan Bupati Bombana Nomor 211 Tahun 2020, tentang Penetapan Penerima Bantuan Langsung Tunai kepada Pemilik dan Sopir Angkutan / Kendaraan Umum dalam rangka pencegahan dan penanganan covid-19 dalam wilayah kabupaten bombana para Pemilik Angkutan Kendaraan Umum bakal menerima BLT sebesar 50.000 rupiah perhari sedangkan Sopir Angkutan Umum bakal menerima sebesar 150.000 rupiah perharinya. (Idris)