Unit Kegiatan Mahasiswa Seni IAIN Kendari Bakal Gelar Temu Budaya Se-SULTRA

Kendari, SultraNET. | Unit Kegiatan Mahasiswa Seni Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kendari bakal menggelar temu budaya Se Sulawesi Tenggara yang bakal melibatkan Sanggar Seni, Komunitas Seni, Tokoh budaya dan Pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA) Sederajat yang akan dilaksanakan Pada Hari Rabu sampai Jumat tanggal 25 sampai dengan 27 desember 2019 mendatang bertempat di Auditorium IAIN Kendari.

Ketua Panitia Temu Budaya Se-SULTRA Beni Putra Lamangga kepada awak media SultraNET. Senin (18/11/2019) menyebutkan kegiatan ini dimaksudkan agar budaya yang telah terkikis dapat diangkat kembali. Selain itu, juga sebagai ajang sosialisasi dan silahturahmi sesama penggiat seni Se Sulawesi Tenggara

” Kegiatan yang dilaksanakan di bulan Desember nantinya akan dirangkaikan dengan dialog budaya, pameran lukisan, pembukuan naskah, dan pementasan budaya,” Tutur Beni Putra.

Kegiatan  itu lanjutnya bakal mengundang beberapa unsur untuk terlibat dialog dan bersosialisasi sekaligus untuk mengetahui kebudayaan apa yang mulai hilang serta mencari solusinya agar budaya tersebut dapat dilestarikan kembali.

” Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan efek dan outpot pemahaman terhadap generasi muda untuk selalu mencintai kebudayaannya dan selalu merawat budaya yang ada didaerahnya,” urainya

Pewarta : Awal kurniawan




Ketua DPRD Bombana Mengetahui PT. Panca Logam Kembali Menambang Dari Berita

Rumbia, SultraNET. | Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana, Arsyad, S.Pd mengaku  mengetahui bahwa PT. Panca Logam Makmur kembali melakukan aktivitas penambangan emas di Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara berdasarkan informasi dari pemberitaan media online.

Pernyataan itu disampaikan Politisi Partai Nasdem itu saat dikonfirmasi awak media SultraNET., Senin (18/11/2019). menurutnya selaku Pimpinan DPRD ia berjanji bakal melakukan kordinasi sekaligus turun melihat langsung aktivitas perusahaan tersebut.

” Terus terang saja, saya baru mengetahui bahwa PT. Panca Logam sudah mulai bekerja kembali itupun dari pemberitaan media yang kami baca dan setahu saya perusahaan itu berhenti beraktivitas karena IUP nya mati dan beberapa kewajiban belum ditunaikan,” Bebernya

Kendati demikian Politisi sekaligus Ketua Partai Nasdem Bombana itu berjanji bakal mengkroscek langsung dan melakukan kordinasi dengan instansi terkait agar informasi yang diterima tidak simpang siur.

” Saya memang sudah mendengarkan tentang aktivitas perusahaan itu dari teman teman, tetapi tetap dalam waktu dekat ini akan melakukan kordinasi dengan instansi terkait khususnya Dinas Pertambangan dan Dinas Penanaman Modal Provinsi agar ini lebih jelas lagi,” Tutupnya (SN01)




Pemprop Sultra Rangkul Stakeholder Bangun Bumi Anoa

Kendari, SultraNET. | Untuk meningkatkan kordinasi dalam pembangunan antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) dengan stakeholder yaitu tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh perempuan serta pengurus Partai Politik se Sulawesi Tenggara (Sultra), Badan Kesatuan Bangsa Prov. Sultra menggelar Kegiatan Silaturahmi bertempat di Hotel Claro Kendari, Sabtu (16/11/2019).

Kegiatan tersebut mengangkat Tema “Melalui silahturahmi kita tingkatkan peran serta masyarakat untuk pencegahan gangguan keamanan dan memelihara situasi dan dan kondusif dimasyarakat guna mendukung kelancaran kegiatan pembangunan di Sulawesi Tenggara”.

Ketua Panitia Kegiatan. Parinringi, SE.,M.Si dalam sambutannya mengatakan Maksud diselenggarakan kegiatan silahturahmi tersebut yaitu untuk mempererat hubungan silaturahmi dan kerja sama antar Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh perempuan serta pengurus parpol di Sulawesi Tenggara sebagai mitra pemerintah untuk menyikapi situasi dan kondisi yang terjadi dilingkungan masyarakat.

” Terutama dalam deteksi dini dan pencegahan secara dini gengguan keamanan, ketentraman dan ketertiban masyarakat. kemudian menciptakan dan memelihara situasi keamanan agar kondusif didaerah, sehingga pelaksanaan pembangunan yang diprogramkan oleh pemerintah berjalan lancar,” tutur Parinringi

Hasil dari kegiatan tersebut lanjutnya dapan memberikan rekomendasi sebagai salah satu bahan masukan kepada Pemerintah dalam pengambilan keputusan untuk mewujudkan stabilitas politik dan keamanan didaerah Provinsi Sulawesi Tenggara.

” Hasil yang diharapkan bisa tercapai seperti terbangunnya silaturahmi, terciptanya kordinasi, serta hubungan sinergi antar pemerintah provinsi, tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh perempuan serta pengurus Parpol yang ada di daerah Provinsi Sulawesi Tenggara dan adanya masukan informasi serta saran pada pemerintah provinsi,” bebernya.

Pantauan awak media SultraNET. Nampak hadir sebagai Pemateri pada kegiatan tersebut, Gubernur Provinsi Sulawesi Tenggara Bapak Ali Mazi, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Bapak AKBP La Ode Aries El Fathar mewakil Kapolda Sultra dan Kepala Badan Intelejen Negara Daerah (Kabinda) Prov. Sultra Brigjen TNI Aminullah serta yang bertindak sebagai moderator adalah Bapak Dr.H. Abdul Nasir A.Baso,M.Si beliau adalah Pensiunan ASN.

Pada Kegiatan Silahturahmi yang berlangsung secara berkelanjutan dalam model panel atau diskusi dan dialog itu, Gubernur Sulawesi Tenggara membawakan materinya yaitu Peran Pemerintah daerah mendorong partisipasi masyarakat dalam menciptakan suasana kondusif di masyarakat guna mendukung kelancaran kegiatan pembangunan.

Sedangkan Kapolda Sultra yang diwakili Dirreskrimum membawakan materi Peran POLRI dengan Masyarakat dalam rangka mencegah segala bentuk gangguan keamanan Sulawesi Tenggara, Sedangkan Kabinda Sultra membawakan materi Membangun sinergitas TNI dan POLRI bersama masyarakat dalam rangka menjaga keutuhan negara kesatuan Republik Indonesia.

Nampak hadir Para asisten, staf ahli, kepala biro, kepala badan dan kepala dinas lingkungan hidup lingkup Pemprov Sultra, tokoh masyarakat, tokoh agama,tokoh perempuan dan pengurus Parpol tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara.

Pewarta : Awal Kurniawan




Tagih Janji Bupati Konsel, KBPM Sebut Surunuddin Berbohong

Kendari, SultraNET. | Janji Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) untuk segera membangun Asrama untuk mahasiswa Konawe Selatan paling lambat tahun 2020 tak kunjung ditepati.

Sebagaimana diketahui, janji untuk membangun Asrama Mahasiswa Konsel tersebut tertuang dalam Berita Acara Kesepakatan yang dibubuhi tandatangan Surunuddin Dangga selaku Bupati Konsel, Irham Kalenggo selaku Ketua DPRD dan Jefri, Ketum Poros Muda perwakilan Mahasiswa yang ditandatangani saat Aksi mahasiswa Konawe Selatan yang digelar Senin, (2/9/2019) lalu di Gedung DPRD Konsel .

Menyikapi hal tersebut, Keluarga Besar Pemuda dan Mahasiswa (KBPM) Konawe Selatan menggelar Konferensi Pers dan Konsolidasi Gerakan Mahasiswa dengan mengangkat tema Melawan Kebohongan Pemkab, “Surunuddin Berbohong, Pemuda dan Mahasiswa Melawan” bertempat disalah satu Kedai Kopi di Kota Kendari, Jumat, (15/11/2019), Jam 15:30 WITA.

Salah satu penanggung jawab kegiatan. Aliyadin Koteo yang juga Pendiri Gerakan Mahasiswa Konsel Menginspirasi (GMKM) mengungkapkan bahwa Konsolidasi Aksi Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Konawe Selatan itu, sama sekali tidak ditunggangi oleh elit politik dan juga tidak ada hubungannya dengan Pilkada 2020 mendatang.

Menurutnya Gerakan yang akan dilakukan oleh Pemuda dan Mahasiswa Konawe Selatan yang diagendakan Rabu, (20/11/2019) mendatang lahir atas amarah Pemuda dan Mahasiswa Konsel yang telah berjuang hingga berdarah-darah saat aksi lalu, namun yang dijanjikan juga tidak dipenuhi.

” Saya ingin mengaris bawahi, kita ingin melawan kebohongan ini dan tanpa kompromi dengan kebohongan Surunuddin. Kami benar-benar marah dan ini tidak ada hubungannya dengan politik dan ini murni karena dibohonggi oleh Surunuddin.” tuturnya

Hal senada disampaikan Ketua Tamalaki. Alfian Anas menurutnya Pemuda dan Mahasiswa Konsel marah menyikapi janji Bupati Konawe Selatan yang tidak ditepati tersebut dan mempertegas bahwa kegiatan tersebut tidak ada hubungannya dengan politik.

” Kalau saya pada intinya tidak bisa ditoleril lagi dan kemudian kita tidak ada pada kapasitas berpolitik, disini murni karena pemuda dan mahasiswa. Karena kita berpikir sudah cukup kita yang rasakan jangan sampai adik-adik kita, karena ini kepentingan semua mahasiswa Konawe Selatan dan saya harap Bupati Konawe Selatan Surunuddin Dangga cepat merealisasikan janjinya,” Beber Alfian Anas.

Ketua Umum Poros Muda, Jefri menambahkan. Pemerintah harusnya segera merealisasikan janjinya terhadap pemuda dan mahasiswa Konawe Selatan agar segera mengadakan Asrama buat mahasiswa Konawe Selatan.

” Tidak ada alasan lagi dari pemerintah Konawe Selatan pokoknya 2019 Asrama harus ada, apalagi pada saat itu bupati sendiri yang menawarkan lahan sekitar satu hektar,” Pungkasnya.

 

Pewarta : Awal Kurniawan

 




Percepat Pembangunan Pariwisata, Dispar Sultra Inisiasi Pembentukan Forum Jurnalis Ramah Wisata Sultra

Kendari, SultraNET. | Untuk percepatan dan sinergitas pembangunan pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), Dinas Pariwisata Berkolaborasi dengan para Jurnalis se-Sulawesi Tenggara mencanangkan Jurnalis Ramah Wisata melalui pembentukan organisasi Forum Jurnalis Ramah Wisata Sultra, Bertempat di salah satu hotel di Kota Kendari, Senin, (11/11/2019)

Kegiatan Workshop dihadiri 40 Jurnalis dari berbagai Media Ciber, Cetak dan TV Se-Sultra yang dicanangkan digelar Mulai dari Tanggal 11 Sampai 13 November 2019.

Kegiatan workshop dibuka oleh Erwin Tahir Kepala Bidang Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mewakili Sambutan Plt. Kepala Dinas Pariwisata Sultra I Gede Panca

Dalam sambutannya, Erwin Tahir menyebut Jurnalis Ramah Wisata bukan hanya sebagai slogan tetapi lebih kepada sebuah momentum serta komitmen media sebagai bagian sebagai salah satu unsur penting pentahelix kepariwisataan diIndonesia,

” Jurnalis ramah pariwisata dimaksud merupakan sikap dan etika simpatik media yakni para jurnalis dalam mencermati dan membantu perkembangan kepariwisataan Indonesia serta turut terlibat dalam menjaga citra positif kepariwisataan di Indonesia,” Sebutnya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan pembentukan Forum Jurnalis Ramah Wisata melalui pembagian komisi-komisi yakni komisi I yaitu menyangkut regulasi dan organisasi, komisi II Program kerja dan terakhir Komisi III Rekomendasi dari hasil komisi-komisi itu nanti akan dibuat struktur organisasi dan program kerja kedepan.

” Nantinya pembentukan ini membantu percepatan dan sinegisitas pembangunan Pariwisata Sulawesi Tenggara,” Tutupnya.

Nampak turut hadir dalam Kegiatan workshop tersebut, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sultra. Sarjono, Ketua Aliansi Jurnalis Independensi (AJI) Sultra. Zainal, Ketua Ikatan Jurnalis Tv Indonesia (IJTI) Sultra. Asdar dan Koordinator Kegiatan Jurnalis Ramah Pariwisata. Ali Ahmadi.

Pewarta : Awal Kurniawan

 




LSM PERISAI Nilai Pembangunan Pasar Kalaero Bombana Berpotensi Besar Rugikan Pedagang

Rumbia, SultraNET. | Lembaga Swadaya Masyarakat Pemersatu Barisan Anti Korupsi (LSM-PERISAI) Kabupaten Bombana menilai Pembangunan Pasar Kalaero yang terletak Di Desa Kalaero, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara berpotensi merugikan pedagang yang selama ini menggantungkan hidup di pasar tersebut.

Hal tersebut diutarakan oleh Ansar Ahmad selaku Ketua Divisi Investigasi dan Advokasi LSM-Perisai Bombana kepada Awak Media SultraNET., Selasa (12/11/2019).

Menurut Pria yang juga bermukim di sekitar pasar tersebut, banyak hal yang diabaikan Pemerintah dalam proses rehab pasar itu sehingga kerugian ekonomi pedagang tidak bisa terhindarkan.

Salah satunya ketika pasar itu dibongkar, tidak dibuatkan pasar sementara atau relokasi pasar yang merupakan kewajiban pemerintah atau rekanan sehingga setelah pembongkaran pasar tersebut pedagang terpaksa kembali berdagang dirumah masing-masing dan tidak sedikit pula yang tidak dapat berdagang lagi karena tempat yang dimiliki tidak memadai lagi.

” Kalau seperti ini bisa dibayangkan berapa kerugian ekonomi yang mereka (pedagang.red) alami perharinya dan silahkan kali dengan berapa lama pasar itu dibangun sampai bisa dimanfaatkan,” Imbuhnya

Disamping kerugian tersebut, yang lebih parah lagi lanjut Ansar Ahmad dari jumlah los Pasar yang dibongkar ternyata lebih banyak dari los pasar yang bakal dibangun sehingga bisa dipastikan bakal ada pedagang yang selama ini berdagang ditempat tersebut namun setelah dilakukan pembangunan rehab bakal tidak kebagian los pasar.

” Ini yang berpotensi terjadi kecemburuan antar sesama pedagang dan pasti ada yang tidak kebagian karena yang bakal dibangun itu sebanyak 28 los pasar sedangkan yang telah dilakukan pembongkaran itu sebanyak 32 los,” Bebernya

Untuk itu tambahnya ia berharap kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana dapat turun langsung melihat kondisi pedagang pasar Kalaero dan memanggil Bupati Bombana dan Pihak Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UKM Kabupaten Bombana untuk didegarkan keterangannya terkait pasar tersebut.

” harapan kita, Agar potensi kerugian sangat besar yang dialami Pedagang Pasar kalaero dapat diminimalisir serta dapat ditemukan solusi yang tidak merugikan Pihak Manapun juga,” Pungkasnya (IS)




Peringati Hari Pahlawan, Tafdil Harap Masyarakat Bombana Jaga Keutuhan NKRI

RUMBIA, SultraNET | Memperingati Hari pahlawan nasional, 10 November 2019, Bupati Bombana, H. Tafdil mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang telah dibangun pendahulu negeri.

Hal itu didampaikan  Tafdil Dalam pidato di depan peserta upacara Peringatan hari pahlawan yang di hadiri unsur TNI/ Polri serta seluruh jajaranya OPD Pemkab Bombana dan veteran, bertempat dihalaman kantor Bupati Bombana, Minggu (10/11/2019).

Menurut suami Andi Nirwana itu, kemerdekaan bangsa ini bukanlah hadiah dari bangsa lain, namun negeri ini dibangun pahlawan dengan tetesan darah, keringat bahkan jiwa raga demi satu tujuan yakni Indonesia merdeka.

“ Mari kita menjaga keutuhan bangsa ini Jangan biarkan ada kelompok kelompok yang ingin menghasut agar kita bercerai berai ,merusak tatanan negeri ini, merusak persatuan dan kesatuan bangsa, Apalagi sampai terprovokasi,” Bebernya

Bupati Bombana dua periode itu menyebut Kemerdekaan bangsa indonesia tidak datang begitu saja, ada banyak pengorbanan para pendahulu kita yang rela mengorbankan segalanya.

Untuk itu, jika dahulu semangat kepahlawanan ditujukan dengan pengorbanan tenaga harta dan nyawa saat ini kata Tafdil untuk menjadi pahlawan bukan saja mereka yang mengangkat senjata di medan perang, tetapi bisa dengan cara menorehkan prestasi dari segala bidang kehidupan.

“ Semangat para pahlawan itu harus tumbuh subur di dalam hati masyarakat Indonesia,” harap tafdil

Untuk itu ia berharap di hari pahlawan dapat meningkatkan semangat semua pihak dalam mencintai dan menjaga bangsa Indonesiak, khususnya Bombana juga harus terus menghargai perjuangan para pahlawan Indonesia.

“ Kata Bung Karno, hanya bangsa yang menghargai jasa pahlawannya, yang dapat menjadi bangsa yang besar,” Pungkasnya

 

Pewarta : Efendi




Dinobatkan Sebagai Bunda Baca, Andi Nirwana Tafdil Komitmen Tingkatkan Indeks Literasi Masyarakat

Rumbia, SultraNET. | Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD-RI) Hj. Andi Nirwana Tafdil berkomitmen sebagai role model yang dapat menginspirasi dan memberikan motivasi bangkitnya kegemaran membaca dalam rangka meningkatkan Indeks Literasi Masyarakat di Kabupaten Bombana.

Komitmen tersebut disampaikan Istri Bupati Bombana itu saat menyampaikan sambutan Penobatan dirinya sebagai Bunda Baca Kabupaten Bombana Periode 2019-2022 yang digelar usai upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda bertempat di Lapangan Kantor Bupati Bombana, senin (28 /10/2019).

“ ini sebagai bukti komitmen Pemda dalam meningkatkan minat baca menuju Masyarakat Bombana yang cerdas, hal ini juga sesuai dengan program Gembira Cerdas program Bupati Bombana,” Ucap Senator Dapil Sultra itu.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Ketua TP PKK Bombana itu telah menyusun beberapa poin penting yang menjadi tugasnya dalam mengkampanyekan gerakan minat baca ke masyarakat Bombana, salah satunya dengan mendorong dan memaksimalkan peran TP-PKK Kecamatan hingga ke tingkat Desa dan Kelurahan untuk aktif melakukan sosialisasi gerakan Bombana Gemar Membaca.

“ Untuk mendukungan gerakan Bombana Gemar Membaca, diaplikasikan melalui program pokok PKK yaitu melalui pendidikan dan keterampilan,” pungkasnya. 

Pantauan awak media ini, Penobatan Bunda Baca ditandai pemasangan salempang bertuliskan Bunda Baca yang disematkan langsung oleh Bupati Bombana H. Tafdil. (FENDI)




Kader Nasdem, PAN dan PKB Resmi Dilantik Jabat Pimpinan DPRD Bombana

Bombana, SultraNET. | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana akhirnya memiliki Pimpinan Definitif, hal tersebut setelah Lembaga itu menggelar Rapat Paripurna Pengambilan Sumpah Janji Pimpinan masa bhakti 2019-2024, bertempat di Ruang Sidang Paripurna DPRD Bombana, Senin (28/10/2019).

Pengambilan sumpah dan janji pimpinan Lembaga yang beranggotakan 25 orang hasil Pemilu 2019 tersebut dipimpin langsung Ketua Pengadilan Negeri Pasarwajo, Andi Eddy Viata, berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Sulawesi Tenggara Nomor : 532/2019 dimana pada kesempatan tersebut dibacakan langsung oleh Sekretaris Dewan (Sekwan) Bombana. Mahyuddin, S.Sos.

Berdasarkan Surat Keputusan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Bombana dipercayakan kepada Arsad S.Pd Politisi sekaligus Ketua Partai NasDem, sedangkan pada posisi Wakil Ketua I dipercakayan kepada Ardi. A, SP., MP Kader Partai Amanat Nasional dan Wakil Ketua II dipercayakan kepada Iskandar, SP kader sekaligus Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

Usai prosesi pengambilan sumpah jabatan, Ketua DPRD Kabupaten Bombana, Arsyad, S.Pd mengungkapkan harapannya agar ia dan rekan yang diambil sumpahnya dapat menjalankan amanah tersebut untuk kemajuan Bombana hingga lima tahun mendatang.

” Kami berharap dapat mengemban amanah ini dengan sebaik baiknya untuk kemajuan Bombana,” Tuturnya

Ditempat yang sama, Bupati Bombana H. Tafdil Berharap agar dengan terpilihnya tiga pimpinan DPRD Bombana yang baru itu, dapat membangun sinergi dan bahu membahu dengan Pemerintah Kabupaten untuk membangun Bombana sehingga dapat Lebih maju lagi.

” Terlebih dengan latar Belakang Pendidikan yang berbeda dan mumpuni diharapkan Ketua DPRD yang baru dari Dunia Pendidikan sedangkan Wakil Ketua DPRD dari Pertanian, saya berharap dapat memajukan dunia pendidikan dan pertanian di Bombana,” Harap Tafdil.

Tampak hadir dalam pelantikan tersebut Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD-RI) dapil Sultra sekaligus Ketua TP PKK Bombana, Andi Nirwan Tafdil, Kapolres Bombana AKBP Andi Herman, Plt. Sekda, Man Arfa, Pimpinan Forum Kordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupatena Bombana dan sejumlah tokoh undangan. (FENDI)




Buton Selatan Siap Berpartisipasi Ramaikan Hari Pangan Sedunia di Sultra

Batauga, SultraNET.| Perhelatan Hari pangan sedunia untuk Tahun 2019 tinggal menghitung hari. Moment yang bakal dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Bapak Ir. H. Joko Widodo dan dihadiri oleh utusan 38 Negara itu bakal gelar di dua tempat yakni untuk Gelar Teknologi di Desa Puudambu Kecamatan Angata, Kabupaten Konawe Selatan dan Gelar Pameran produk pangan unggulan potensi daerah bakal digelar di Lapangan Tugu MTQ Kota Kendari Provinsi Sulawesi Tenggara.

Untuk menyukseskan kegiatan yang bertarap internasional itu, Saat ini, Utusan Pemerintah Kab/kota sedang mempersiapkan diri untuk mengikuti ajang bergensi tersebut, termasuk Kabupaten Buton Selatan.

Ditemui di ruang kerjanya, Plt. Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Haida, S, Pt menuturkan bahwa Pemerintah Kabupaten Buton Selatan akan mengambil bagian dan peran pada ajang pelaksanaa peringatan Hari pangan sedunia itu.

” Keikutsertaan Kabupaten Buton Selatan bakal diramaikan oleh 5 SKPD namun demikian tidak menutup kemungkinan adanya OPD lainya yang akan ikut berperan dan mengambil bagian pada kegiatan tersebut,” Tutur Haida.

Adapun OPD yang bakal ambil bagian pada legiatan tersebut adalah Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Perdagangan dan Perindustrian, dan Dinas Pariwisata.

Pada kegiatan yang rencananya akan dihadiri oleh puluhan ribu tamu undangan itu, Dinas Ketahanan Pangan bersama beberapa Organisasi Perangkat Daerah lainya, akan mempromosikan berbagai potensi keunggulan yang dimiliki oleh Kabupaten Buton Selatan.

” Terkhusus untuk Dinas Ketahanan pangan, akan mempromosikan Bahan bahan pangan segar dan kuliner. Bahan pangan segar yang akan dipromosikan yaitu bahan yang bahanya dari hasil pertanian, yaitu kaopi, kopi rongi, kopi hendea, dan bawang goreng lande,” Beber Istri Anggota DPRD Buton Selatan dua periode itu.

Pahwa pada saat promosi pangan segar nanti tambahnya, dari pihak Dinas Pertanian bakal mengikutkan pendamping masing masing seperti perwakilan Kelompok Wanita Tani dari Desa Bola Kecamatan Batauga.

” Promosi pangan segar nantinya, Pihak Dinas Pertanian mengikutkan pendamping masing masing seperti perwakilan Kelompok Wanita Tani,” Ucapnya

Ditemui terpisah, Kepala Seksi Produksi, Bidang Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Kabupaten Buton Selatan, La Mini, SP, membenarkan bahwa Dalam rangka Penyelenggaraan Hari pangan sedunia (HPS), pihak Dinas pertanian bakal mengutus personil untuk mempromosikan hasil hasil produksi pertanian yang menjadi produk unggulan Kabupaten Buton Selatan.

” Adapun Jenis jenis produk unggulan yang akan dipromosikan terdiri dari Bawang merah dari Kelurahan Masiri, dan Keladi,” Pungkasnya (AM)