Wa Ode Nurhayati (WON) Beri Sinyal Maju Pilkada Wakatobi

Wakatobi, SultraNET. | Politisi Nasional Asal Sulawesi Tenggara, Wa Ode Nurhayati atau yang akrab disapa WON memberi signal maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Wakatobi yang bakal digelar pada Pilkada Serentak Tahun 2020 mendatang.

Sinyal tersebut terlihat dari postingan akun Facebook Pribadi wanita asal Desa Liyatogo, Kabupaten Wakatobi itu, Jum’at (18/10/2019)

” Bila Wakatobi Memanggil Bagi saya penanganan  Air bersih yg sampai 1 bulan lebih di Desa saya Liyatogo Adalah tamparan keras. Maka sebagai Puteri daerah Sekali layar terkembang Pantang surut kebelakang. Yang penting sopan santun Sudah diihtiarkan Kalo takdir harus hadap2an Maka tidaklah mungkin Main Belakang Bissmillah💪💪💪🇮🇩,” Demikian Petikan Isi Status FB Wa Ode Nurhayati

Ketika dikonfirmasi melalui massangger akun facebooknya, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) partai Hanura Provinsi Sulawesi Tenggara itu tidak menampik bahwa status facebook tersebut merupakan signal keseriusannya untuk maju di Pilkada Wakatobi.

” Pertimbangannya menjadi penyeimbang dalam dinasty politik yang baru dimulai di Wakatobi saja. Agar semua anak daerah punya mimpi yang sama,” Sebutnya

Untuk diketahui Partai Hanura di Kabupaten Wakatobi sebagai Partai yang dipimpi Wa Ode Nurhayati pada Pilkada 2019 lalu berhasil mendudukkan dua kader terbaiknya di DPRD Wakatobi untuk periode 2019-2024. (IS)




Raih Opini WTP, Busel Terima Penghargaan dari Menteri Keuangan

Baubau, SultraNET. | Seremoni penyerahan penghargaan dari BPK RI kepada Pemerintah Kabupaen Buton Selatan dilangsungkan di Halaman Kantor walikota Bau Bau, Kamis (17/10/2019) Penerimaan penghargaan tersebut dilaksanakan bersamaan dengan Penyerahan Penghargaan untuk beberapa Pemerintah Kabupaten yang ada di Kepulauan Buton dan bertepatan dengan Peringatan hari jadi Kota Bau bau yang ke 478 tahun 2019.

Penerimaan Penghargaan untuk Pemerintah Kabupaten Buton selatan diterima oleh Asisten 3, La Asari, SP, M,Si yang mewakiki Bupati Buton Selatan.

Ditemui disela sela acara peringatan Hari jadi kota Bau Bau, Asisten 3 Setda Buton Selatan, mengungkapkan rasa syukurnya mewakili Pemerintah Daerah, karena perdikat WTP yang diterima itu merupakan yang pertama kali sejak terbentuk menjadi Kabupaten.

Untuk itu pihaknya, atas nama Bupati Buton Selatan mengucapkan terimakasih kepada OPD Busel atas kerjasamanya dalam melakukan pengelolaan anggaran sesuai dengan ketentuan perundang undangan.

Ia  berharaap agar prestasi ini dipertahankan pada tahun selanjutnya untuk itu kepada seluruh OPD Buton Selatan diharapkan agar meningkatkan kerja dengan lebih baik lagi.

” atas nama Bupati Buton Selatan saya mengucapkan terimakasih kepada rekan rekan Pimpinan dan Staf OPD atas kerjasamanya dalam melakukan pengelolaan anggaran sesuai dengan ketentuan perundang undangan. disamping itu, saya berharap agar prestasi ini dipertahankan pada tahun selanjutnya dan kepada OPD diharapkan agar meningkatkan kerja lebih bagus lagi,” Pungkasnya (Abady Makmur)




Anggota DPRD Kabupaten Muna Masa Jabatan 2019-2024 Resmi Dilantik

MUNA, SultraNET. | Sebanyak 30 Anggota DPRD Kabupaten Muna masa jabatan 2019-2024 resmi dilantik di ruang sidang Paripurna DPRD Kabupaten Muna, Rabu, (16/10/2019).

Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri (PN) Raha, Catur Prasetyo SH MH yang disaksikan Bupati Muna, LM Rusman Emba, Wakil Bupati, Abdul Malik Ditu, Forkopinda, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ribuan masyarakat.

Gubernur Sultra dalam sambutannya yang dibacakan langsung oleh Bupati Muna, LM. Rusman Emba memberikan ucapan selamat. Ia berpesan kepada Anggota DPRD yang baru agar kepentingan masyarakat harus diutamakan diatas kepentingan pribadi.

“Kita siap bekerja sama mengedepankan kepentingan masyarakat untuk merasakan kemajuan Kabupaten Muna”, ujar Rusman saat membacakan sambutan Gubernur Sulawesi Tenggara, H. Ali Mazi, Rabu (16/10/19).

Di kesempatan yang sama, dalam sambutannya mantan ketua DPRD Muna, Abdul Radjab Biku menuturkan ucapan terima kasih kepada seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Muna yang sebelumnya sudah mempercayakan aspirasi mereka.

Namun, dibalik ucapan terima kasih itu, ia menyadari bahwa selama 10 tahun (4 tahun jadi anggota, 5 tahun jadi wakil ketua dan kurang lebih 1 tahun jadi ketua) menduduki kursi dewan, ia belum memberikan kinerja yang optimal.

“Saya menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya jika selama 10 tahun menjadi anggota dewan masih belum bisa mengoptimalkan aspirasi masyarakat”, tutur Radjab Biku.

Ia berharap kepada anggota dewan yang baru bisa melanjutkan kerjanya untuk menjadikan Muna lebih baik lagi kedepannya.

Berikut nama-nama anggota DPRD Muna :

Hanura

1 Irwan (Dapil 6)

2 Zahrir Baitul (Dapil 1)

3 Risna djuli (Dapil 5)

4 LM Sahlan (Dapil 4)

5 La Saemuna (Dapil 2)

Demokrat

1 Awal Jaya Bolombo (Dapil 4)

2 Cahwan (Dapil 1)

3 Sukri (Dapil 6)

4 Harmini (Dapil 3)

Golkar

1 La Usa Male (Dapil 2)

2 Sumiadi (Dapil 6)

3 Muh. Natsir Ido (Dapil 4)

4 La Ode Dyrun (Dapil 5)

PDIP

1 Andi Sapri (Dapil 6)

2 La Ode Iskandar (Dapil 3)

3 La Ode Ismail Munajat (Dapil 1)

4 Anwar (Dapil 5)

PKB

1 Sarif Ramadan (Dapil 6)

2 La Ode Ando (Dapil 4)

3 La Sarima (Dapil 5)

4 Muh Alang (Dapil 3)

Gerindra

1 La Ode Gerson Kadaka (Dapil 1)

2 Moh. Iksanudin Makmun (Dapil 2)

3 Muh.Ilham Tang (Dapil 6)

PAN

1 Agustini Muhaimin (Dapil 1)

PPP

1 Aswarhadi Dulu (Dapil 1)

PKS

1 Wa Nurnia (Dapil 2)

2 Nurida (Dapil 4)

Nasdem

1 Tarimi (Dapil 6)

2 Suhidin (Dapil 5)

 

Laporan (Borju)




WON Beri Warna Baru Hanura Sultra

Kendari, SultraNET. |  Kepemimpinan Wa Ode Nurhayati (WON) sebagai Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) disebut  memberi  warna baru terhadap Partai itu dengan kerja kerja politik yang nyata.

Hal itu di utarakan La Baso, Sekretaris DPC Hanura Muna Barat saat ditemui awak media SultraNET., Selasa (15/10/2019).

Salah satu yang perlu mendapat apresiasi adalah kesuksesan DPD Hanura dibawah kendali WON menyelenggarakan Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA) Partai Hanura Sulawesi Tenggara yang menghadirkan seluruh Pimpinan DPC Hanura se Sultra.

Hari ini telah memberi Efek Kejut yang Luar Biasa. Ibu WON bisa menjadi Energi Positif bagi Penguatan Kelembagaan Partai secara internal, tapi juga menjadi tanda Awas bagi setiap kekuatan Politik Eksternal dalam pertarungan politik lokal ditengah Tensi Politik yang sedang meninggi karena perhelatan kontestasi Pilkada 2020 di Jazirah Sulawesi Tenggara,” Sebut La Baso.

Menurutnya kegiatan Rapimda yang awalnya menjadi kegiatan biasa dalam organisasi terasa  menjadi kegiatan besar dan memberi kesan serta semangat bagi para pengurus yang datang dari seluruh Kabupaten / Kota di Sultra.

 ” Terhitung sejak  dari bandara Haluoleo-Kendari hingga lokasi acara Rapimda, efek kejut diluar dugaan banyak pihak sudah terasa. Atribusi Glorifikasi Ribuan Bendera, Bilboard Ucapan Rapimda dari beberapa Kepala Daerah dan Papan Ucapan Selamat Rapimda dari Para Anggota DPRD dan Pimpinan Partai di Sulawesi Tenggara, telah menghadirkan suasan yang sangat berbeda dan Ghiroh Partai yang sangat berasa,” Bebernya

Terlebih lagi lanjutnya, dengan hadirnya Mobil-Mobil Operasioanl Partai yang dimiliki setiap DPC sebagai Pemberian dari Ketua DPD, semakin membuat suasana Rapimda terasa Luar Biasa

” Tak mampu saya mengucapkan banyak kata. Tapi kata Bhatin untuk mengatakan: INI BARU HANURA…! sangat terasa kuat membuncah dalam dada,” (IS)




WON : Hanura se Sultra Bulat Dukung OSO Kembali Pimpin Hanura

Kendari, SultraNET. | Pengurus Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) se Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyatakan mendukung secara Bulat Oesman Sapta Odang (OSO) untuk kembali memimpin sebagai Ketua Umum DPP Partai Hanura.

Pernyataan dukungan tersebut disampaikan Ketua DPD Partai Hanura Provinsi Sulawesi Tenggara, Wa Ode Nurhayati saat membawakan sambutan pada Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) Partai Hanura Se Sultra, Senin (14/10/2019).

Dihadapan Wakil Ketua Umum DPP Partai Hanura, Beni Pasaribu dan Wakil Gubernur Sultra, H. Lukman Abunawas serta Para Pimpinan Partai  se Sultra dan Seluruh unsur Pimpinan Partai Hanura se Sulawesi Tenggara yang menghadiri undangan pembukaan Rapimda tersebut, Mantan Anggota DPR RI itu mengklaim bahwa seluruh pengurus Dewan Pimpinan Cabang Partai Hanura di Seluruh kabupaten dan Kota se Sulawesi Tenggara telah menyatak sikapnya.

” Perlu kami sampaikan bahwa semalam kami telah melakukan Rapat Konsolidasi dan Seluruh DPC dari 17 Kabupaten dan Kota sepakat secara bulat mendukung Bapak Oesman Sapta Odang untuk kembali memimpin DPP Partai Hanura,” Bebernya

Dukungan itu diberikan lanjut WON, karena Partai Hanura Sultra menilai kepemimpinan OSO masih sangat dibutuhkan Hanura menghadapi Pemilu 2024 mendatang, terlebih lagi perjuangan OSO dinilai sangat luar biasa bahkan hingga harus mengorbankan kepentingan pribadi dan pencalonannya sebagai Anggota DPD RI.

” Pak OSO sudah tidak lagi diragukan perjuangannya untuk Hanura, bahkan mengorbankan kepentingan Pribadinya yang sangat besar,” Pungkasnya (IS)




Gelar Rapimda, Atribut Hanura Sultra Hiasi Jalan Utama Kendari

Kendari, SultraNET. | Dewan Pimpinan Daerah  Partai Hanura Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) bakal menggelar Rapat Pimpinan Daerah (Rapimda) bersama seluruh unsur Pimpinan Dewan Pimpinan Cabang se Sulawesi Tenggara, Senin, (14/10/2019).

Dari pantauan awak media SultraNET., Minggu (13/10/3019) Sepanjang ruas jalan dari Bandara Haluoleo hingga tiba di arena kegiatan disalah satu hotel di By Pass Kendari, dipenuhi atribut partai yang di nahkodai Wa Ode Nurhayati sebagai ketua DPD Sultra itu.

Rapimda Partai Hanura Sultra yang pertama digelar paska Pemilu 2019 itu  dihadiri Wakil Ketua Umum Partai Hanura Beni Pasaribu dan sejumlah Pengurus DPP Hanura. (IS)




PNUP PPD AKN Bombana Gelar Wisuda VI

Rumbia, SultraNET. | Akademi Komunitas  Negeri  Ujung Pandang  Program Studi Diluar  Domisili (PPD) rintisan Akademi Komunitas Negeri (AKN)  Bombana, menggelar wisuda angkatan VI, bertempat di Aula Kantor Bupati Bombana, Sabtu (12/10/2019).

Ketua Panitia Wisuda VI AKN Bombana, Herman Tadjuddin menyebutkan untuk Wisuda kali diluluskan Sebanyak 34 orang wisudawan, dengan rincian 9 orang Jurusan otomotif, 16 orang Jurusan Akuntansi dan 9 orang lulusan jurusan Kimia Industri.

Wakil Koordinator Bidang Kemahasiswaan AKN Bombana ini berharap agar Lulusan AKN dapat menggunakan ilmu serta keterampilan yang diberikan selama di AKN untuk menciptakan Peluang Kerja bagi masyarakat.

 

” inikan program fokasi atau keterampilan jadi kita harapkan lulusan ini menjadi profesional dan mandiri, outputnya dengan menciptakan lapangan kerja, sehingga mereka dapat merekrut karyawan karena mereka dibekali keterampilan  jadi diharapkan melahirkan usaha baru,” Pungkasnya

Prosesi wisuda dipimpin langsung Muhammad Ansar, M.Si., P.Hd, Direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang.

Tampak hadir Bapak Bupati Bombana, H. Tafdil,  Forkopimda, Anggota DPD RI Andi Nirwana dan ratusan tamu undangan. (IS)




Pemkab Busel Optimis Kembangkan Sektor Perikanan Untuk Kesejahteraan Warganya

Batauga, SultraNET.| Meski Kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan telah mengeluarkan Kabupaten Buton selatan sebagai salah satu dari Kawasan Rencana Pengembangan Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (PSKPT) dengan mengeluarkan surat Keputusan Nomor 13-Kepmen-KP Tahun 2019, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan tetap optimis jika Program pengembangan Sektor Perikanan bakal berjalan sesuai harapan.

Pernyataan itu disampaikan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Buton Selatan, Laode Taatlan ketika ditemui diruang kerjanya, Rabu, (9/10/2019).

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Buton Selatan melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Buton Selatan tetap optimis jika Pengembangan Kawasan sentra kelautan dan perikanan terpadu akan mendapatkan perhatian serius dari Bupati Buton Selatan.

” Meskipun ada kebijakan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang mengeluarkan Kabupaten Buton Selatan sebagai salah satu dari tujuh Daerah dari Kawasan pengembangan sentra kelautan dan perikanan terpadu yang berdasarkan Surat keputusan sebelumnya yakni Keputusan nomor 51-Kepmen-KP tahun 2016 lalu.” Tutur Laode Taatlan.

Mantan Sekretaris Dinas Pertanian Buton Selatan ini menegaskan bahwa Pihak Pemerintah Kabupaten tetap pada rencana sebelumnya yakni kosentrasi untuk mendukung program pengembangan dan pengelolaan potensi perikanan karena ini merupakan salah satu potensi yang sangat diandalkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

” Sebagai bukti jika Pemerintah Daerah memperiorotaskan pengembangan potensi perikanan adalah dengan dialokasikanya anggaran untuk Penyusunan master plan infrastruktur dalam rangka mendukung kebijakan pembangunan di sektor kelautan dan perikanan,” Imbuhnya

Selain itu, Dinas kelautan dan Perikanan juga melalui rencana kerja SKPD untuk Tahun Anggaran 2020 telah mempersiapkan anggaran untuk Pengadaan rumpon, kapal penangkap ikan dengan kapasitas 3 GT dan 1 GT, pengadaan bibit laut dan bibit ikan serta Pembangunan Cold storage dengan kapasitas 100 ton di Kecamatan Sampolawa.

” Pemerintah Daerah juga telah membentuk Tim Percepatan Pembangunan Kabupaten Buton Selatan yang terintegrasi, dimana personilnya terdiri dari Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Kepala Bappeda dan SKPD terkait termasuk pelibatan beberap Tim Ahli dari Kementerian kelautan dan perikanan,” Tutup  Kadis yang dikenal dekat dengan para awak media. (AM)




Kasus Dugaan Perdagangan Anak Di Butur, Kuasa Hukum TB Minta Polres Muna Lakukan Penyelidikan Mendalam

Raha, SultraNET.  | Penetapan tersangka terhadap TB (inisial) Warga Buton Utara (Butur), Provinsi Sulawesi Tenggara atas dugaan Tindak Pidana Perdagangan Anak beberapa waktu lalu oleh Kuasa Hukum TB, Haskin Abidin, dianggap Perlu dilakukan penyelidikan lebih mendalam lagi.

Kepada awak media, Selasa (8/10/2019) Haskin Abidin mengatakan, hasil penyelidikan yang dilakukan Polres Muna terhadap kasus itu tidak didasari dengan bukti yang kuat.

Terlebih lagi setelah beredarnya video pernyataan korban yang menyebut, jika dirinya terpaksa memberi pengakuan palsu karena mendapat tekanan dari seseorang yang ingin memanfaatkan momen tersebut dengan tujuan memeras oknum pejabat Butur.

“Sebaiknya Kapolres Muna memerintahkan bawahannya untuk kembali melakukan penyelidikan lebih mendalam, agar laporan itu dapat didasari dengan fakta yang akurat,” kata Haskin.

Menurutnya, kasus yang menyeret nama oknum pejabat Butur itu rawan dimanfaatkan oleh segelintir orang yang tak bertanggung jawab. Hal itu ditakutkan akan beimplikasi buruk bagi keluarga TB dan Kamtibmas di wilayah Butur.

“Apalagi menjelang tahun politik, hal ini bisa saja dimanfaatkan oleh oknum-oknum tak bertanggung jawab dengan tujuan tertentu,” timpalnya.

Sebelumnya, TB dilaporkan ke Polisi dan ditetapkan sebagai tersangka atas tuduhan memperdagangkan anak di bawah umur kepada oknum pejabat Butur dengan dugaan tindak asusila. (Borju)




KNPI Bombana Harap DPRD Lebih Berinovasi dan Memperjuangkan Kepentingan Tenaga Kerja Lokal

Rumbia, SultraNET. | Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Bombana mengharapkan agar Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bombana yang baru saja dilantik untuk Periode 2019-2024 untuk lebih berinovasi yang tujuannya untuk kepentingan umum masyarakat, serta lebih memperjuangkan kepentingan penyerapan Tenaga Kerja Lokal terhadap masuknya berbagai perusahaan besar berinvestasi di Bombana.

Hal itu disampaikan Pengurus KNPI Bombana. Andi Ruspar, Selasa (8/10/2019) menurutnya jika melihat berbagai kritik dari mahasiswa dan berbagai elemen masyarakat Bombana tepat dihari pelantikan Anggota DPRD dan sehari setelah dilantik, hal itu menunjukkan bahwa masyarakat menaruh harapan yang sangat besar terhadap para Anggota DPRD yang baru tersebut.

” Sehingga sudah sejatinya antara parlemen dan masyarakat tidak terpisahkan dan semoga saja apa yang di sampaikan pendemo bisa menjadi proritas program utama DPRD,” Tutur Andi Ruspar.

Utamanya masalah pembentukan Perda Ketenagakerjaan lokal yang banyak digaungkan, hal ini lanjut Ruspar sangat penting bagi masyarakat Bombana utamanya para pencari kerja, karena diketahui bahwa Bombana memiliki banyak perusahaan besar yang berinvestasi dan itu membutuhkan tenaga kerja namun yang menjadi kendala adalah tidak adanya transparansi pihak investor tetang peluang kerja bagi masyarakat lokal, padahal sudah seharusnya setiap perusahan wajib melaporkan ke Dinas Nakertrans setiap penerimaan karyawan.

” Jumlah pengangguran Bombana sangat Fantastik setiap tahunnya bisa melahirkan ratusan sarjana, salah satu untuk mengatasi angka pengangguran ini, DPRD Bombana perlu membetuk Peraturan Daerah tentang Ketenagakerjaan Lokal dan menggunakan hak inisiatif berdasarkan Prakarsa DPRD,” Bebernya

Ketika DPRD Bombana menggunakan hak inisiatifnya secara langsung dan memperhatikan konstituen atau masyarakatnya, Pemuda Pemuda Bombana melalui KNPI siap membantu untuk menyusun Draf Rancangan Peraturan Daerah dalam bentuk Perda apa saja sepanjang tidak melanggar aturan sehingga untuk itu DPRD Bombana disarankan agar membentuk tim Tenaga Ahli yang tugasnya membuka ruang diskusi atau dialog tentang Draf Raperda agar Perda ini lahir betul betul atas kepentingan rakyat.

” Karena jangan sampai ketika Perda sudah ditetapkan banyak yang bertentangan tidak sesuai pandangan filosofis, sosiologis serta yuridis,” Imbuhnya.

Sehingga perlunya keterlibatan masyarakat atau berbagai elemen dalam rancangan pembuatan perda tersebut, karena dengan lahirnya perda ini banyak memuat kepentingan hak mendasar seperti. hak tenaga lokal, hak tenaga kerja orang luar, hak tenaga kerja asing, kewajiban perusahaan, pendirian asosiasi, lembaga pelatihan dan kompotensi kerja.

” Ini yang harus kita perhatikan karena pedoman jelas sudah di atur undang-undang tenakerjaan nomor 13 tahun 2003, misalnya mengenai lembaga pelatihan juga di atur dalam pasal 9 sampai pasal 30 tentang pelatihan kerja,” beber Ruspar

Kita tau bahwa perusahaan membutuhkan tenaga kerja yang memiliki skill atau kemampuan sesuai kompetensi dasar yang dibutuhkan, namun Pemda tidak siap maka dari itu perlunya ada perda yang memuat hal hal ini seperti Lembaga Pelatihan Ketengakerjaan yang berkompoten baik lembaga pemerintah maupun swasta atau perorangan yang berbadan hukum.

” Kami menilai impian masyakat Bombana 3 tahun yang akan datang ketika perusahaan semua sudah beroperasi butuh karyawan ribuan. Tentunnya masyarakat atau pencari kerja warga Bombana harus siap dari segala bidang,” Pungkasnya. (IS)