Safari Ramadhan Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Utara, Bawa Pesan Pembangunan

Kolaka Utara, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara melanjutkan rangkaian Safari Ramadhan di Kecamatan Wawo dan Kecamatan Katoi. Kegiatan ini menjadi momentum bagi Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH., dan Wakil Bupati, H. Jumarding, SE., untuk menyampaikan pesan pembangunan serta mempererat hubungan dengan masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan. Kamis (13/3/2025)

Bupati Kolaka Utara melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Raya Nurut Taqwa, Kecamatan Wawo. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguatan ekonomi masyarakat sebagai bagian dari pembangunan daerah yang berkelanjutan. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus meningkatkan rasa kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks.

“Selain merangkul seluruh masyarakat guna membangun Kolaka Utara yang lebih baik, kita juga harus bersama-sama mengembangkan dan memelihara ekonomi masyarakat. Semua ini kembali kepada kita untuk mewujudkannya. Mari menjalin silaturahmi demi kemajuan daerah kita,” ujar Bupati.

Sementara itu, Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, SE., melaksanakan Safari Ramadhan di Masjid Raya Katoi, Kecamatan Katoi. Ia menekankan bahwa Ramadan bukan hanya sekadar ibadah spiritual, tetapi juga momentum untuk meningkatkan keimanan, kejujuran, dan mempererat hubungan sosial.

“Mari sama-sama membangun Kolaka Utara ke arah yang lebih baik lagi dengan semangat kebersamaan dan keikhlasan,” kata Wakil Bupati.

Selain mendukung pembangunan ekonomi, kegiatan Safari Ramadhan juga dimanfaatkan untuk menampung aspirasi masyarakat secara langsung. Dalam setiap kunjungan, Bupati dan Wakil Bupati turut mendengarkan masukan serta harapan warga terkait berbagai program pembangunan daerah, seperti infrastruktur, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara, Syahlan Launu, SH., menyampaikan bahwa Safari Ramadhan ini menjadi salah satu program Pemkab Kolaka Utara dalam menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat. Menurutnya, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk menyampaikan program-program pembangunan daerah secara lebih dekat.

“Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara terus berupaya memperkuat hubungan dengan masyarakat melalui berbagai program, salah satunya Safari Ramadhan ini. Harapannya, masyarakat dapat lebih memahami arah kebijakan pemerintah dalam membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera,” ujar Syahlan.

Safari Ramadhan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah untuk memastikan kebijakan yang diterapkan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Dengan adanya komunikasi yang terbuka, diharapkan masyarakat semakin berpartisipasi aktif dalam pembangunan daerah.

Kegiatan ini juga diisi dengan pemberian bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap kesejahteraan masyarakat. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di bulan suci ini dan semakin mempererat hubungan antara pemerintah dan warga.




Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Utara Turun Langsung Salurkan Bantuan Baznas

Kolaka Utara, sultranet.com – Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH, dan Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, SE, turun langsung menyalurkan bantuan dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) kepada mustahik, kaum miskin, dan marbot di dua kecamatan, yakni Wawo dan Katoi. Pendistribusian santunan tahap pertama ini berlangsung pada Kamis, 13 Maret 2025, sebagai bagian dari program tahunan Baznas untuk meningkatkan kesejahteraan sosial dan memperkuat peran zakat dalam pembangunan daerah.

Di Kecamatan Wawo, penyaluran bantuan berlangsung di Masjid Besar Desa Wawo. Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH, menyerahkan santunan secara langsung kepada para penerima. Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda, kepala OPD, Camat Wawo, kepala desa, pengurus Baznas Kolaka Utara, serta masyarakat setempat yang antusias menyambut program ini.

“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban masyarakat yang membutuhkan. Pemerintah daerah akan terus mendukung program zakat ini agar manfaatnya semakin luas dirasakan oleh masyarakat Kolaka Utara,” ujar Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH.

Sementara itu, di Kecamatan Katoi, bantuan disalurkan di Masjid Raya Desa Katoi. Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, SE, hadir secara langsung untuk menyerahkan santunan. Kehadirannya memberikan semangat bagi masyarakat penerima manfaat. Seperti di Wawo, acara ini juga dihadiri Forkopimda, kepala OPD, Camat Katoi, kepala desa, serta pengurus Baznas Kolaka Utara.

“Zakat merupakan salah satu instrumen penting dalam membantu masyarakat kurang mampu. Kami berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan dengan baik dan membawa keberkahan bagi semua pihak,” kata Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, SE.

Ketua Baznas Kolaka Utara, Ajmal Arif, Lc., S.HI., MH menegaskan bahwa program ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Menurutnya, zakat memiliki peran strategis dalam mengurangi kesenjangan sosial dan membantu masyarakat kurang mampu agar bisa hidup lebih layak.

Para penerima santunan menyambut baik program ini dan mengungkapkan rasa syukur atas bantuan yang diberikan. Salah seorang penerima santunan di Wawo, merasa sangat terbantu dengan adanya bantuan dari Baznas dan pemerintah daerah.

“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami. Terima kasih kepada Baznas dan pemerintah daerah yang telah peduli dengan masyarakat kecil seperti kami,” ungkapnya dengan penuh haru.

Baznas Kolaka Utara terus berkomitmen menyalurkan zakat secara transparan dan tepat sasaran agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan. Program santunan ini diharapkan dapat memberikan dorongan bagi mustahik untuk meningkatkan taraf hidup mereka dan turut serta dalam pembangunan daerah. Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara juga mendukung penuh program ini sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.




Sinergi dengan Media, Polres Bombana Ajak Insan Pers Buka Puasa Bersama

Bombana, sultranet.com – Polres Bombana menggelar buka puasa bersama insan pers sebagai bentuk sinergi antara kepolisian dan media dalam mendukung kemajuan daerah. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pembagian takjil yang dilakukan serentak di seluruh Polda dan Polres di Indonesia, Kamis (13/3/2025).

Kapolres Bombana, AKBP Wisnu Hadi, S.I.K., M.I.K., mengatakan bahwa acara ini merupakan wujud kebersamaan antara Polri dan insan media, terutama di bulan suci Ramadan. Menurutnya, peran media sangat penting dalam menyampaikan informasi yang akurat dan edukatif kepada masyarakat.

“Kami berharap silaturahmi ini dapat terus terjalin dengan baik sehingga sinergitas antara Polres Bombana dan wartawan dapat semakin kuat. Dengan hubungan yang baik, kami yakin media dapat membantu menyebarkan informasi positif serta mendukung kemajuan Kabupaten Bombana,” ujar AKBP Wisnu Hadi.

Acara buka puasa bersama ini juga menjadi bagian dari upaya transformasi Polri menuju konsep Presisi (Prediktif, Responsibilitas, dan Transparansi Berkeadilan). Kegiatan ini dilakukan secara serentak di seluruh jajaran kepolisian di Indonesia sebagai bentuk kedekatan Polri dengan masyarakat dan insan pers.

Sudirman, seorang wartawan senior di Bombana, mengapresiasi inisiatif Polres Bombana dalam membangun sinergi dengan media. Ia menilai bahwa kolaborasi ini akan terus terjalin demi memberikan informasi yang transparan dan mendidik bagi masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Polres Bombana atas kepedulian dan keterbukaannya terhadap media. Sinergitas ini akan terus kami jaga untuk menghadirkan berita yang objektif dan bermanfaat bagi masyarakat,” kata Sudirman.

Dengan adanya acara ini, diharapkan hubungan baik antara kepolisian dan insan pers semakin erat, sehingga dapat bersinergi dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan penuh informasi yang bermanfaat bagi masyarakat.




Istri Bupati Kolaka Utara Dilantik Jadi Ketua TP-PKK

Kendari, sultranet.com – Ny. Dra. Hj. Andi Nurhayani Nur Rahman secara resmi dilantik dan dikukuhkan sebagai Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kolaka Utara dan Ketua Tim Pembina Posyandu. Pelantikan ini berlangsung di Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara, Rabu (12/03), dan dipimpin langsung oleh Ketua TP-PKK Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Arinta Nila Hapsari.

Pelantikan ini merupakan bagian dari prosesi serentak bagi Ketua TP-PKK dari 16 kabupaten/kota di Sulawesi Tenggara untuk masa bakti 2025-2030. Kabupaten Buton Tengah akan menyusul setelah bupatinya resmi dilantik.

Dalam sambutannya, Arinta Nila Hapsari menegaskan bahwa TP-PKK memiliki peran strategis dalam membantu pemerintah meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui berbagai program pemberdayaan. Menurutnya, TP-PKK harus segera membentuk tim pembina secara berjenjang hingga ke tingkat desa dan kelurahan untuk memastikan program-programnya berjalan efektif.

“Keberhasilan program PKK dan Posyandu sangat tergantung pada kolaborasi erat antara pemerintah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan. Oleh karena itu, saya berharap para Ketua TP-PKK yang baru dilantik dapat segera menyusun strategi kerja yang konkret,” ujar Arinta.

Ia juga menjelaskan bahwa TP-PKK bukan sekadar organisasi seremonial, tetapi mitra kerja pemerintah yang memiliki tugas sebagai fasilitator, perencana, pelaksana, pengendali, dan penggerak di masing-masing tingkatan pemerintahan. Dengan peran tersebut, TP-PKK diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat, terutama dalam aspek pemberdayaan perempuan, kesehatan keluarga, dan kesejahteraan sosial.

Pelantikan Pengurus TP-PKK 16 Kab/Kota se Sultra

Ketua TP-PKK Kolaka Utara, Andi Nurhayani Nur Rahman menegaskan komitmennya untuk menjalankan program-program yang selaras dengan visi pembangunan daerah. Ia berjanji akan menggerakkan PKK sebagai wadah pemberdayaan perempuan yang tidak hanya fokus pada kesejahteraan keluarga, tetapi juga ekonomi kreatif dan kesehatan masyarakat.

“Kami akan memastikan bahwa PKK Kolaka Utara tidak hanya bergerak di tataran administratif, tetapi benar-benar hadir di tengah masyarakat. Program yang kami jalankan harus mampu meningkatkan kualitas hidup keluarga, terutama dalam sektor kesehatan, pendidikan, dan ekonomi produktif,” ujar Andi Nurhayani.

Ia juga mengungkapkan bahwa dalam waktu dekat, TP-PKK Kolaka Utara akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan lembaga terkait, untuk memperkuat sinergi dalam menjalankan program kerja. Dengan demikian, PKK dapat menjadi motor penggerak pembangunan berbasis keluarga yang berkelanjutan.

Pelantikan ini turut dihadiri oleh istri Wakil Bupati Kolaka Utara, Hj. Hatija Jumardin, serta sejumlah pejabat daerah dan tokoh masyarakat. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan ramah tamah sebagai simbol awal dari langkah baru dalam pemberdayaan keluarga dan masyarakat di Kolaka Utara.




Dilantik Ketua Dekranasda Bombana, Hj. Fatmawati Burhanuddin Dorong Inovasi Kerajinan Lokal

Kendari, sultranet.com – Hj. Fatmawati Kasim Marewa Burhanuddin, S.Sos, resmi menjabat sebagai Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Bombana periode 2025-2030 setelah dilantik oleh Ketua Dekranasda Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Arinta Nila Hapsari. Rabu (12/3/2025)

Pelantikan ini berlangsung di Aula Merah Putih, Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Tenggara, bersamaan dengan pelantikan Ketua Dekranasda dari 16 kabupaten/kota lainnya se-Sulawesi Tenggara.

Dalam sambutannya, Arinta Nila Hapsari menekankan pentingnya peran Dekranasda dalam memajukan industri kerajinan di daerah masing-masing.

Ia menegaskan bahwa program Dekranasda tidak boleh hanya bersifat seremonial, tetapi harus memberikan dampak nyata bagi pengrajin dan ekonomi masyarakat.

“Saya berharap para Ketua Dekranasda kabupaten/kota dapat menghadirkan program inovatif yang mampu mengangkat potensi kerajinan daerah. Jangan hanya seremonial, tapi harus nyata berdampak bagi pengrajin dan ekonomi masyarakat,” ujar Arinta.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Bombana yang baru dilantik, Fatmawati Burhanuddin menegaskan komitmennya untuk mendorong inovasi dalam produk kerajinan lokal agar lebih bernilai tinggi dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Menurutnya, peran Dekranasda harus menjadi motor penggerak industri kreatif di Bombana.

“Saya siap mengemban amanah ini dengan penuh tanggung jawab. Dekranasda Bombana akan berupaya mendorong produk kerajinan lokal agar lebih inovatif, memiliki daya saing tinggi, dan mampu menjadi kebanggaan daerah. Kita akan menggali potensi yang ada dan mengangkat produk unggulan Bombana ke tingkat yang lebih luas,” kata Fatmawati.

Fatmawati juga mengajak seluruh pengrajin dan pelaku UMKM di Bombana untuk terus berkarya dan berinovasi dalam menghasilkan produk berkualitas yang memiliki daya saing tinggi.

Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan para pelaku industri kreatif dapat semakin ditingkatkan guna memperkuat ekonomi berbasis kerajinan.

Acara pelantikan ini diakhiri dengan sesi foto bersama dan ramah tamah. Dengan kepemimpinan baru, Dekranasda Bombana diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan industri kerajinan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemberdayaan ekonomi kreatif.




Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Utara Safari Ramadan, Ajak Warga Perkuat Silaturahmi dan Ketahanan Pangan

Lasusua, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara memulai rangkaian Safari Ramadan 1446 H di Kecamatan Ngapa. Kegiatan ini menjadi ajang bagi pemerintah daerah untuk mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus memperkuat komitmen dalam membangun daerah pasca-Pilkada.

Bupati Kolaka Utara, Drs. H. Nur Rahman Umar, MH, mengawali Safari Ramadan di Masjid Raya Nurfalah, Desa Beringin, Selasa (11/03/2025). Dalam kesempatan ini, ia mengajak masyarakat untuk kembali bersatu setelah perhelatan Pilkada serentak yang telah usai.

“Kita baru saja bersama-sama melaksanakan Pilkada. Saya bersama H. Jumarding telah diberi amanah sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Utara. Riak-riak demokrasi yang terjadi kemarin telah berlalu. Sekarang mari kita bahu-membahu untuk membangun daerah ini,” ujar Bupati Nur Rahman Umar.

Ia juga menekankan pentingnya ketahanan pangan di Kolaka Utara sebagai bagian dari pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menghadapi tantangan ke depan, termasuk sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi tumpuan utama ekonomi daerah.

“Ketahanan pangan harus menjadi perhatian kita bersama. Kita harus memastikan ketersediaan dan distribusi pangan tetap stabil, sehingga kesejahteraan masyarakat dapat terjaga,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kolaka Utara, H. Jumarding, SE, juga melaksanakan Safari Ramadan di lokasi terpisah, yakni di Masjid Nurul Yaqin, Kelurahan Lapai. Kedatangannya mendapat sambutan hangat dari warga setempat yang antusias mengikuti kegiatan tersebut.

Safari Ramadan ini tidak hanya diisi dengan tausiyah keagamaan, tetapi juga menjadi ajang bagi pemerintah daerah untuk mendengarkan aspirasi masyarakat secara langsung. Sejumlah warga memanfaatkan kesempatan ini untuk menyampaikan harapan dan masukan terkait pembangunan di Kolaka Utara.

Di akhir kegiatan, Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Utara berharap momentum Ramadan dapat menjadi ajang untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.




PUPR Bombana dan BPJN Sultra Inventarisasi Jalan Rusak dan Rawan Kecelakaan

Bombana, sultranet.com – Sebagai upaya meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas di Sulawesi Tenggara, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bombana bersama Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Wilayah Sulawesi Tenggara melakukan survei lapangan untuk menginventarisasi kondisi jalan rusak, titik rawan kemacetan, rawan kecelakaan lalu lintas, serta potensi bencana seperti longsor dan banjir  di sepanjang Jalan Trans Sulawesi di wilayah Kabupaten Bombana, Selasa, 11 Maret 2025

Kegiatan ini juga melibatkan Kantor Manajemen Angkutan (KMA) BPTD Kelas II Sultra dan Jasa Raharja Kanwil Sultra. Tim survei menyusuri jalur strategis yang menghubungkan Jalan Kabupaten Bombana ke Kabupaten Konawe Selatan dan Kota Kendari serta dari Bombana ke Kolaka dengan mengidentifikasi kondisi jalan yang membutuhkan perhatian khusus, baik dari segi perbaikan maupun rekayasa lalu lintas.

Plt. Kabid Bina Marga Dinas PUPR Bombana, Sukardi, ST yang memimpin Tim survei dari Dinas PUPR Bombana, mengungkapkan bahwa langkah ini penting untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di jalan Trans Sulawesi.

“Banyak ruas jalan yang mengalami kerusakan akibat beban kendaraan berat dan faktor cuaca. Selain itu, kami juga menemukan beberapa titik rawan kecelakaan yang perlu segera ditangani dengan solusi teknis yang tepat,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi jalan yang buruk tidak hanya berisiko bagi keselamatan pengendara, tetapi juga dapat menghambat distribusi barang dan mobilitas masyarakat. Oleh karena itu, perencanaan perbaikan akan difokuskan pada ruas-ruas yang memiliki tingkat kerusakan paling tinggi dan berpotensi membahayakan.

Tim dari Dinas PUPR Bombana bersama Instansi terkait saat melakukan Survei identifikasi jalan Trans Sulawesi
Tim dari Dinas PUPR Bombana bersama Instansi terkait saat melakukan Survei identifikasi jalan Trans Sulawesi

Identifikasi Titik Rawan dan Rencana Perbaikan

Dari hasil survei awal, tim mencatat beberapa titik yang mengalami kerusakan serius, termasuk jalan berlubang, retakan besar, serta drainase yang buruk yang berpotensi menyebabkan banjir saat musim hujan. Selain itu, sejumlah tikungan tajam dan minimnya rambu peringatan menjadi faktor penyebab tingginya angka kecelakaan di beberapa titik.

Kepala Dinas PUPR Bombana, Sofian Baco, ST., M.PW., menjelaskan bahwa setelah data terkumpul, pihaknya akan menyusun laporan untuk mendapatkan tindak lanjut dari BPJN Sultra serta instansi terkait lainnya.

“Inventarisasi ini adalah langkah awal untuk menentukan prioritas perbaikan. Kami berharap bahwa perbaikan jalan dan rekayasa lalu lintas dapat segera dilakukan guna mengurangi risiko kecelakaan serta memperlancar arus kendaraan,” kata Sofian Baco.

Selain itu, dalam survei ini tim juga mengevaluasi kelayakan penerangan jalan, keberadaan rambu lalu lintas, serta fasilitas pendukung lainnya. Alternatif jalur evakuasi dan pengalihan arus kendaraan turut dikaji guna mengantisipasi kondisi darurat, seperti bencana alam atau kecelakaan yang memerlukan respons cepat.

Diharapkan, hasil dari survei ini dapat segera diimplementasikan dalam kebijakan perbaikan infrastruktur yang berkelanjutan. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas jalan sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat.




PUPR Bombana Kerahkan Alat Berat Tangani Longsoran Ruas Jalan Lamoare-Lemo

Bombana, Sultranet.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bombana bergerak cepat menangani longsoran yang terjadi di ruas jalan Lamoare-Lemo, Kecamatan Poleang Tenggara. Senin (10/3/2025)

Untuk memastikan akses transportasi tetap lancar dan aman bagi masyarakat, tim PUPR Bombana langsung mengerahkan alat berat jenis ekskavator guna mempercepat proses pembersihan material longsor dan perbaikan jalan.

Kepala Bidang Bina Teknik dan Jasa Konstruksi PUPR Bombana, Ir. Syamsuar, ST., M.Si., turun langsung bersama tim teknis ke lokasi untuk menilai dampak longsoran serta menentukan langkah-langkah perbaikan yang paling efektif.

“Kami langsung mengerahkan alat berat untuk mempercepat proses penanganan. Material longsor yang menutupi sebagian besar badan jalan harus segera disingkirkan agar akses kembali normal,” ujar Syamsuar saat ditemui di lokasi.

Kondisi sebelum dilakukan perbaikan
Kondisi sebelum dilakukan perbaikan

Menurutnya, longsoran ini dipicu oleh curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir yang menyebabkan tanah menjadi labil. Struktur tanah yang tidak stabil, ditambah kemiringan yang cukup curam, membuat ruas jalan ini sangat rentan terhadap pergerakan tanah.

Sementara itu, Kepala Dinas PUPR Bombana, Sofian Baco, ST., M.P.W., menegaskan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk menangani setiap persoalan secepat mungkin agar tidak mengganggu aktivitas warga yang bergantung pada jalur tersebut sebagai akses utama.

“Kami tidak hanya membersihkan material longsor, tetapi juga melakukan perbaikan sementara dengan melakukan pengerasan jalan agar dapat dilalui oleh masyarakat,” ujar Sofian Baco.

Langkah-langkah perbaikan meliputi pembersihan material longsor dan penguatan badan jalan dengan metode konstruksi yang disesuaikan dengan kondisi geologi setempat.

Dengan pengerahan alat berat, proses ini dapat diselesaikan lebih cepat sehingga masyarakat dapat kembali menggunakan jalan tanpa kendala.

Selain menangani titik longsor yang saat ini terdampak, PUPR Bombana juga akan melakukan pemetaan terhadap lokasi-lokasi lain yang berpotensi mengalami kejadian serupa.

Langkah ini bertujuan untuk mengantisipasi bencana serupa serta meningkatkan ketahanan infrastruktur jalan di Kabupaten Bombana.

Masyarakat sekitar menyambut baik gerak cepat dari PUPR Bombana. Mereka berharap perbaikan dapat segera selesai agar akses transportasi kembali normal, mendukung mobilitas warga, serta menjaga kelancaran distribusi barang dan hasil pertanian di wilayah tersebut.

Dengan langkah sigap dari Dinas PUPR Bombana, ruas jalan Lamoare-Lemo sudah dapat kembali berfungsi optimal, memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Bombana.




Bupati Bombana Buka Puasa Bersama Warga Bajo di Poleang

Bombana, sultranet.com – Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, menghadiri acara silaturahmi dan buka puasa bersama masyarakat Bajo di Kecamatan Poleang, Senin (10/3/2025). Acara ini turut dihadiri oleh Plh. Sekretaris Daerah Bombana, Camat, Lurah, Kepala Desa, tokoh masyarakat, serta ratusan warga setempat.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Burhanuddin menyampaikan pentingnya kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, khususnya dalam momentum Ramadan yang penuh berkah. Ia menegaskan bahwa pemerintah memiliki kewajiban untuk melayani dan mendengarkan aspirasi masyarakat, bukan sebaliknya.

“Kita sekarang harus berubah. Jangan masyarakat yang takut sama pemerintah, harusnya pemerintah yang takut sama masyarakat. Para camat, lurah, kepala desa, dan staf, sudah saatnya kita berubah. Kita harus memberikan yang terbaik bagi masyarakat kita. Mudah-mudahan Allah SWT bisa melindungi kita,” ujar Bupati Burhanuddin.

Selain itu, ia juga menekankan komitmennya untuk menepati janji politik, termasuk menjadikan Kelurahan Boepinang sebagai kota baru di Bombana. Menurutnya, pembangunan daerah membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat agar dapat berjalan optimal.

“Mari kita jaga kebersamaan dan bekerja sama untuk membangun daerah kita. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menciptakan Bombana yang lebih baik,” tambahnya.

Suasana kebersamaan semakin terasa dengan kehadiran Ketua TP PKK Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, yang turut berbagi kebahagiaan dengan masyarakat. Buka puasa bersama ini menjadi momen untuk mempererat silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus memperkuat semangat gotong royong dalam membangun daerah.

Para tamu undangan dan warga berbuka puasa dengan hidangan sederhana yang disiapkan oleh panitia. Suasana penuh keakraban terlihat saat Bupati, jajaran pemerintah daerah, dan masyarakat berbincang santai membahas berbagai persoalan dan harapan untuk kemajuan daerah.

Selain sebagai ajang silaturahmi, acara ini juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi mereka secara langsung kepada pemerintah. Bupati Burhanuddin menegaskan bahwa pemerintah daerah akan terus mendukung program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, terutama di Kecamatan Poleang.

“Setiap masukan dan harapan dari masyarakat akan menjadi perhatian kami dalam menyusun kebijakan pembangunan. Semua yang kami lakukan bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat Bombana,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, Pemkab Bombana berharap dapat mempererat hubungan dengan masyarakat serta meningkatkan partisipasi aktif warga dalam pembangunan daerah. Silaturahmi seperti ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan Bombana yang lebih maju dan sejahtera.




Tenaga Ahli P3MD Bombana Siap Kawal Program One Village One Product

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana berkomitmen mengembangkan program “One Village One Product” (OVOP) sebagai upaya meningkatkan perekonomian desa. Program ini menjadi salah satu misi utama Bupati dan Wakil Bupati Bombana, Ir. Burhanuddin dan Ahmad Yani, yang telah masuk dalam agenda 100 hari kerja pemerintahan periode 2025-2030. (7/3/2025)

Dalam 100 hari pertama kepemimpinannya, Burhanuddin dan Ahmad Yani telah menetapkan 21 program unggulan. Salah satunya adalah hilirisasi sumber daya alam di sektor pertanian, peternakan, dan perikanan, serta pengembangan industri kreatif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Pemerintah juga berencana memberikan pendampingan bagi UMKM dalam hal perizinan, sertifikasi halal, dan inovasi produk. Selain itu, disediakan pula fasilitas galeri (Rumah Kemasan) serta pameran produk lokal untuk meningkatkan daya saing usaha masyarakat.

Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) Kabupaten Bombana, Abady Makmur, mengungkapkan bahwa tim Tenaga Pendamping Profesional (TPP) siap membantu pemerintah daerah dalam merealisasikan program OVOP. Menurutnya, program ini akan segera terwujud dengan memanfaatkan Dana Desa melalui Program Ketahanan Pangan Desa, sehingga tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Bombana.

“Kami bersama Tim TPP se-Kabupaten Bombana akan mendukung penuh program One Village One Product tanpa membebani APBD. Pembiayaannya cukup menggunakan Dana Desa melalui Program Ketahanan Pangan Desa, sehingga program ini bisa berjalan efektif tanpa mengganggu alokasi anggaran lainnya,” ujar Abady Makmur.

Mantan anggota DPRD Bombana itu juga menjelaskan bahwa saat ini tim pendamping sedang memfasilitasi pemetaan tematik untuk mengidentifikasi produk unggulan di setiap desa. Hasil pemetaan ini nantinya akan disampaikan kepada Bupati dan Wakil Bupati Bombana sebagai dasar dalam perumusan kebijakan lebih lanjut.

“Kami sedang melakukan pemetaan tematik guna mengetahui potensi unggulan di setiap desa. Setelah selesai, kami akan menyampaikan hasilnya kepada Bupati dan Wakil Bupati Bombana, sehingga kebijakan yang dibuat bisa lebih tepat sasaran,” tambahnya.

Program OVOP ini diharapkan dapat mengangkat potensi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Dengan dukungan berbagai pihak, termasuk tenaga ahli dan tenaga pendamping profesional, program ini menjadi langkah strategis dalam membangun ekonomi berbasis desa yang mandiri dan berkelanjutan.