BULOG Raha Salurkan 224 Ton Beras untuk Warga Muna

MUNA, Sultranet.com – Perum BULOG Cabang Raha mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap III untuk alokasi bulan Desember kepada masyarakat di Kabupaten Muna. Program ini merupakan penugasan dari pemerintah melalui Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga beras di pasaran.

Kepala BULOG Cabang Raha, Hendra Dionisius, mengungkapkan bahwa bantuan tersebut diberikan kepada 22.406 keluarga penerima manfaat (KPM) di Kabupaten Muna. Setiap keluarga mendapatkan alokasi 10 kilogram beras medium, sehingga total beras yang disalurkan mencapai 224.060 kilogram.

“Bantuan Pangan Beras ini bersumber dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang dikelola oleh Perum BULOG. Data penerima bantuan mengacu pada data Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE) yang disusun oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK),” jelas Hendra kepada awak media, Rabu (4/12/2024).

Hendra menegaskan, program ini tidak memiliki keterkaitan dengan kegiatan politik, melainkan murni sebagai bentuk dukungan pemerintah dalam meringankan beban masyarakat, khususnya kelompok rentan yang terdampak kenaikan harga bahan pokok.

Penyaluran beras ini diharapkan mampu membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sekaligus menjaga daya beli di tengah dinamika perekonomian. BULOG juga memastikan bahwa seluruh proses distribusi dilakukan dengan tepat sasaran sesuai basis data yang telah ditetapkan.

Bantuan Pangan Beras merupakan salah satu langkah nyata pemerintah dalam merespons tantangan inflasi pangan dan upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem di Indonesia. Di Kabupaten Muna, program ini disambut baik oleh masyarakat yang merasakan langsung manfaatnya dalam memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.




Dibina Ny. Nurhayati Yusmin, DWP Kolaka Utara dan DWP Disdikbud Sultra Raih Penghargaan Dua Tahun Berturut-turut

KENDARI, sultranet.com – Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kolaka Utara dan DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara kembali menorehkan prestasi. Kedua organisasi ini berhasil meraih Juara 1 dalam kategori pelaporan e-Reporting di tingkat masing-masing. Penghargaan tersebut diumumkan dalam puncak peringatan HUT ke-25 Dharma Wanita Persatuan di Hotel Claro, Kendari, Rabu (4/12/2024).

Prestasi ini tidak lepas dari pembinaan dan kepemimpinan Ny. Nurhayati Yusmin, yang memiliki peran ganda dalam organisasi DWP. Sebagai Pembina DWP Kolaka Utara, ia memberikan arahan dan motivasi untuk mendukung kinerja organisasi di tingkat kabupaten. Sementara itu, sebagai Ketua DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulawesi Tenggara, ia memimpin langsung kegiatan yang membawa organisasi tersebut meraih penghargaan serupa.

Foto bersama Ketua DWP Sultra.
Foto bersama Ketua DWP Sultra.

Ketua DWP Kolaka Utara, Hj. Suriana Taufik, S.Pd., M.M., menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota atas dedikasi dan kerja keras mereka dalam menjalankan program kerja yang terukur dan inovatif.

“Keberhasilan ini adalah buah kerja keras bersama. Semoga penghargaan ini memotivasi kami untuk terus meningkatkan kualitas program dan kegiatan organisasi di masa mendatang,” ujar Hj. Suriana.

Sementara itu, Ny. Nurhayati Yusmin mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian kedua organisasi tersebut. Ia menilai keberhasilan ini sebagai bukti soliditas dan komitmen anggota DWP, baik di tingkat kabupaten maupun provinsi.

“Sebagai Pembina DWP Kolaka Utara, saya sangat bangga dengan capaian ini. Demikian juga dengan DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang saya pimpin. Prestasi ini menunjukkan bahwa kita mampu bekerja dengan sinergi dan konsistensi, bahkan di tengah tantangan era digital,” tutur Nurhayati.

Ny. Nurhayati Yusmin selaku Ketua DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Menerima Trophy dan Penghargaan DWP OPD Terbaik di Lingkup Pemerintah Provinsi Sultra
Ny. Nurhayati Yusmin selaku Ketua DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Menerima Trophy dan Penghargaan DWP OPD Terbaik di Lingkup Pemerintah Provinsi Sultra

Ketua DWP Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Waode Munanah Asrun Lio, turut memberikan apresiasi kepada para pemenang. Ia menyebut capaian ini mencerminkan transformasi positif yang terus terjadi di tubuh organisasi DWP.

Peringatan HUT ke-25 Dharma Wanita Persatuan tahun ini mengusung tema “Penguatan Fondasi Transformasi Organisasi DWP Menuju Indonesia Emas 2045”. Selain pemberian penghargaan, acara ini menjadi ajang refleksi dan evaluasi untuk mempersiapkan langkah strategis ke depan.

Ny. Suriana Taufik Menerima Penghargaan dan Trophy sebagai DWP Terbaik di 17 Kabupaten/Kota di Sultra
Ny. Suriana Taufik Menerima Penghargaan dan Trophy sebagai DWP Terbaik di 17 Kabupaten/Kota di Sultra

Hj. Suriana Taufik dan Ny. Nurhayati Yusmin berharap keberhasilan ini dapat memotivasi seluruh anggota DWP untuk terus bersinergi dalam menjalankan program kerja. Dengan prestasi yang diraih selama dua tahun berturut-turut, DWP Kolaka Utara dan DWP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sultra diharapkan mampu menjadi teladan dalam membangun organisasi yang modern, transparan, dan relevan.

Keberhasilan ini juga mempertegas posisi DWP sebagai mitra strategis pemerintah dalam memberdayakan istri ASN dan mendukung pembangunan daerah. Dengan dedikasi yang kuat, DWP di Sulawesi Tenggara optimis dapat terus memberikan kontribusi nyata menuju Indonesia Emas 2045.

 

Sumber: Diskominfo Kolaka Utara




PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS) di Pulau Kabaena Diduga Kuat Menambang di Areal Hutan Lindung, Hancurkan Mata Air Masyarakat

Bombana, sultranet.com – Aktivitas tambang yang dilakukan PT Tonia Mitra Sejahtera (TMS) di Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, menuai kecaman keras dari masyarakat. Perusahaan tersebut diduga menambang di kawasan hutan lindung seluas 147,60 hektar, mengakibatkan kerusakan serius pada lingkungan, termasuk hilangnya mata air bersih yang menjadi sumber utama kehidupan warga sekitar.

Agusalim, salah satu warga setempat, mengungkapkan bahwa aktivitas tambang PT TMS telah menghancurkan mata air yang selama ini mereka andalkan. Dampaknya, warga kini kesulitan memenuhi kebutuhan air bersih untuk keperluan sehari-hari.

“Mata air yang jadi sumber utama kami rusak karena aktivitas tambang. Sekarang, kami harus mencari air ke tempat yang jauh atau membeli, dan itu memberatkan kami,” ujar Agusalim saat ditemui, Rabu (4/12).

Berdasarkan laporan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), melalui analisis citra satelit, PT TMS diduga menambang di luar wilayah yang telah disetujui dalam Surat Keputusan Persetujuan Perubahan Kawasan Hutan (SK PPKH). Laporan tersebut mencatat perusahaan telah membuka lahan di kawasan hutan lindung, melanggar aturan yang berlaku.

Ironisnya, meski dugaan pelanggaran ini terang benderang, hingga kini belum ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum maupun instansi terkait. Baik pemerintah daerah maupun pusat, termasuk Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta Kementerian Investasi, tampak belum mengambil langkah nyata untuk menghentikan aktivitas ilegal tersebut.

“Sudah berkali-kali kami laporkan, tetapi tidak ada yang bergerak. Sepertinya mereka kebal hukum,” tambah Agusalim.

Kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh aktivitas tambang ini tidak hanya berdampak langsung pada kehidupan masyarakat saat ini, tetapi juga mengancam keberlanjutan ekosistem di Pulau Kabaena. Hutan yang seharusnya menjadi penyokong kehidupan kini gundul, kehilangan fungsi utamanya sebagai penyerap air dan penyangga ekosistem.

Era pemerintahan baru di bawah Presiden Prabowo Subianto pun tidak membawa perubahan berarti. Harapan agar kementerian terkait segera bertindak menghentikan aktivitas tambang ini hingga kini masih menjadi angan-angan.

“Pemerintahan baru ini semestinya bisa membawa perubahan. Kami berharap ada tindakan nyata untuk menyelamatkan lingkungan kami yang sudah sangat rusak ini,” harap Agusalim.

Hingga berita ini diturunkan, PT TMS maupun pihak berwenang belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan pelanggaran tersebut. Sementara itu, masyarakat terus mendesak agar aktivitas tambang yang diduga ilegal ini dihentikan dan kerusakan lingkungan segera diperbaiki demi keberlangsungan hidup mereka.

Kerusakan lingkungan yang sudah terjadi membutuhkan langkah tegas dari pemerintah, bukan hanya untuk memulihkan mata air yang hilang, tetapi juga untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. Bagi warga Kabaena Timur, keadilan dan perlindungan lingkungan adalah hal yang sangat mendesak untuk segera diwujudkan. (IS)




Hari Kedua di Konawe, Kontingen LASQI Kolaka Utara Tampil Maksimal di Ajang Pemilihan Duta Qasidah Sultra 2024

Konawe, Sultranet.com – Kontingen Lembaga Seni dan Qasidah (LASQI) Kolaka Utara terus menunjukkan semangat tinggi dalam mengikuti Pemilihan Duta Seni dan Qasidah Nusantara Jaya XXVIII tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara di Kabupaten Konawe. Memasuki hari kedua pelaksanaan lomba pada Sabtu (30/11/2024), peserta dari Kolaka Utara tampil dalam kategori Bintang Vokalis (Bivo) Cilik dan Bivo Remaja.

Ketua LASQI Kolaka Utara, Ny. Nurhayati Yusmin, S.Pd., M.M., yang juga merupakan istri dari Pj. Bupati Kolaka Utara, hadir langsung di lokasi untuk memberikan dukungan moral kepada seluruh peserta. Didampingi oleh tim official, Ny. Nurhayati memastikan para peserta tampil maksimal dan tetap menjaga semangat kompetisi.

“Kehadiran saya di sini adalah untuk memastikan bahwa seluruh peserta Kolaka Utara merasa didukung penuh, baik secara teknis maupun emosional. Semoga mereka tetap fokus dan menampilkan yang terbaik, karena ini adalah kesempatan besar untuk mengharumkan nama Kolaka Utara,” ujarnya.

Pada malam sebelumnya, kegiatan resmi dibuka dengan upacara pembukaan yang meriah. Acara tersebut menjadi momentum penting bagi seluruh kontingen kabupaten/kota untuk mempererat persaudaraan melalui seni qasidah. Dalam sambutannya, Ketua LASQI Sultra menyampaikan apresiasi atas antusiasme peserta dari seluruh wilayah provinsi.

Rangkaian lomba yang berlangsung dari 30 November hingga 4 Desember 2024 ini mempertandingkan berbagai kategori, termasuk Bivo Cilik, Remaja, dan Dewasa, baik putra maupun putri. Kontingen Kolaka Utara sendiri membawa total 33 peserta yang didampingi oleh 15 official dan 6 pelatih.

Sebagai salah satu tokoh sentral dalam kontingen, Ny. Nurhayati Yusmin menambahkan bahwa dukungan besar juga datang dari masyarakat Kolaka Utara yang berharap kontingen daerah mereka dapat mencetak prestasi gemilang. Ajang ini menjadi kesempatan tidak hanya untuk menunjukkan kemampuan, tetapi juga mempererat hubungan antar daerah di Sulawesi Tenggara melalui seni dan budaya.

“Kami tidak hanya berkompetisi, tetapi juga membawa misi persahabatan dan memperkenalkan keindahan seni qasidah Kolaka Utara. Kami sangat bangga dengan kerja keras semua pihak yang terlibat.” tandasnya

Foto Bersama di Acara Malam Pembukaan
Foto Bersama di Acara Malam Pembukaan

Sementara itu, Ketua Rombongan LASQI Kolaka Utara, Suriana Taufik, menyampaikan rasa bangga atas performa para peserta di hari kedua ini. Menurutnya, meski persaingan ketat, peserta dari Kolaka Utara tetap mampu menampilkan performa terbaik mereka.

“Kami berharap seluruh peserta bisa terus tampil maksimal hingga akhir lomba. Apapun hasilnya nanti, yang terpenting adalah mereka bisa membawa nama baik Kolaka Utara dan menunjukkan nilai-nilai seni qasidah yang sarat makna,” kata Suriana.

Malam pembukaan ajang ini berlangsung meriah, dihiasi dengan berbagai penampilan seni dari tuan rumah serta peserta dari kabupaten/kota lain. LASQI Kolaka Utara mendapatkan perhatian khusus karena kekompakan dan keunikan yang ditampilkan. Hal ini menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam ajang tahunan tersebut.

Dengan semangat dan dukungan penuh dari Ketua LASQI Kolaka Utara, para peserta diharapkan dapat melanjutkan kompetisi dengan percaya diri. Seluruh kontingen kini tengah mempersiapkan diri untuk kategori berikutnya yang akan dilaksanakan pada hari-hari mendatang.

Ajang ini diharapkan dapat memberikan pengalaman berharga bagi seluruh peserta, sekaligus memperkuat eksistensi seni qasidah sebagai warisan budaya yang perlu terus dilestarikan. Kolaka Utara optimis akan mampu mencetak prestasi gemilang dalam kompetisi ini.

 

Sumber: Diskominfo Kolut




JSI Beberkan Kunci Sukses BERANI di Pilkada Bombana

Bombana, sultranet.com – Jaringan Suara Indonesia (JSI), lembaga survei dan konsultan politik nasional, mengungkapkan tiga kunci utama di balik kemenangan pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani (BERANI) dalam Pilkada Bombana 2024. Analisis ini berdasarkan hasil quick count serta riset lapangan yang telah dilakukan JSI. Jumat (29/11/2024)

Manajer Strategi JSI, Nursandy Syam, menjelaskan bahwa keberhasilan pasangan BERANI tidak lepas dari kombinasi pesona kandidat, strategi kampanye yang efektif, dan soliditas mesin politik. Pesona Burhanuddin sebagai mantan Penjabat Bupati yang memiliki rekam jejak positif dan hubungan sosial yang kuat dengan masyarakat disebut menjadi salah satu faktor penentu. Ia dianggap sebagai figur solutif yang mampu memberikan harapan baru bagi masyarakat Bombana.

Di sisi lain, Ahmad Yani melengkapi daya tarik pasangan ini dengan pengalamannya di bidang politik yang membuatnya mampu berkomunikasi dengan baik dan membangun kepercayaan publik.

“Keduanya menjadi magnet politik yang memikat mayoritas pemilih,” ungkap Nursandy.

Selain pesona kandidat, strategi kampanye yang tepat turut memainkan peran signifikan. Pasangan BERANI sukses memosisikan diri sebagai alternatif yang menawarkan solusi nyata dibandingkan kandidat lain. Mereka mengedepankan program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan menyampaikan pesan politik yang mudah diterima.

“Kontras yang mereka bangun memberikan diferensiasi yang kuat di mata pemilih,” tambahnya.

Faktor terakhir yang disebut JSI adalah soliditas mesin politik. Burhanuddin dan Ahmad Yani didukung oleh partai koalisi dan tim relawan yang bekerja keras dan militan untuk meyakinkan pemilih, bahkan hingga ke pelosok desa. Konsistensi kerja-kerja politik ini membantu pasangan BERANI meraih simpati luas dari masyarakat Bombana.

Berdasarkan hitung cepat yang dirilis JSI, pasangan BERANI unggul dengan selisih suara signifikan dari kandidat lain. Kemenangan ini menjadi awal harapan baru bagi Kabupaten Bombana, di mana pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani diharapkan dapat merealisasikan program-program yang telah mereka janjikan.




Quick Count Internal: Rajiun-Purnama Unggul Tipis di Pilkada Muna

MUNA, Sultranet.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, LM Rajiun Tumada-Purnama Ramadhan (RahmaTnya Muna), mencatat keunggulan tipis berdasarkan hasil hitung cepat (quick count) internal. Paslon ini meraih 42,7 persen suara, unggul tipis dari pasangan Bachrun Labuta-La Ode Asrafil yang memperoleh 42,1 persen.

Selisih suara antara kedua paslon hanya 0,6 persen atau sekitar 293 suara, berdasarkan data C1-KWK dari 357 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Muna. Sementara itu, pasangan lainnya, La Ode Kardini-Noor Dhani, Abdul Rahman-Awal Jaya Bolombo, dan Ringa Jhon-Syarifuddin Udu, berada di posisi berikutnya dengan perolehan suara lebih rendah.

LM Rajiun Tumada dalam konferensi persnya pada Kamis (28/11/2024) menyampaikan bahwa keunggulan ini sangat tipis, sehingga berpotensi dipengaruhi oleh gerakan terstruktur, sistematis, dan masif (TSM) dari pihak yang tidak bertanggung jawab.

Oleh karena itu, ia mengimbau para relawan, simpatisan, dan pendukung untuk mengawal proses demokrasi di Kabupaten Muna agar tetap berjalan sesuai aturan.

“Hari ini kita klaim kemenangan berdasarkan data C1-KWK dari semua saksi di 357 TPS. Jika pihak lain mengklaim kemenangan, kami juga berhak melakukannya karena data kami jelas. Namun, kita semua harus sabar menunggu hasil resmi dari pleno rekapitulasi KPU,” kata Rajiun Tumada.

Rajiun juga meminta para pendukungnya untuk tetap tenang dan mengedepankan proses demokrasi yang sehat. “Kami terus menyelesaikan pengumpulan data C1-KWK di seluruh kecamatan. Data ini nantinya akan menjadi pedoman resmi,” tambahnya.

Lebih lanjut, Rajiun mengungkapkan bahwa tim hukumnya telah mengumpulkan sejumlah bukti pelanggaran yang terjadi selama proses kampanye, debat publik, hingga pungut hitung di TPS.

Dugaan pelanggaran ini akan segera dilaporkan ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Muna untuk ditindaklanjuti.

“Kami melihat adanya indikasi kecurangan yang sistematis, masif, dan terstruktur. Meski begitu, saya dan Purnama Ramadhan tetap ikhlas, dengan tekad kuat untuk membangun Kabupaten Muna lebih baik ke depan,” tegasnya.

Hasil resmi Pilkada Muna akan ditentukan melalui pleno rekapitulasi KPU, yang dilaksanakan secara berjenjang mulai dari tingkat Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di 22 kecamatan.

Pilkada Muna 2024 menjadi ajang kontestasi politik yang sengit, dengan selisih suara yang tipis di antara dua pasangan terkuat. Keberhasilan menjaga integritas proses pemilu akan menjadi kunci keberhasilan demokrasi di Bumi Sowite.




Fraksi Kebangkitan dan Bulan Bintang DPRD Bombana Desak Pemerintah Fokus Penguatan Ekonomi dan Layanan Kesehatan

Rumbia, sultranet.com – Fraksi Kebangkitan dan Bulan Bintang (FKBB) DPRD Kabupaten Bombana menyerukan agar pemerintah daerah memberikan perhatian serius pada penguatan ekonomi masyarakat dan peningkatan pelayanan kesehatan.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris FKBB, Yudi Utama Arsyad, dalam pandangan umum fraksi atas rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2025 pada sidang paripurna, Senin (25/11).

Dalam pidatonya, Yudi menekankan pentingnya sinkronisasi program pemerintah dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, APBD 2025 harus berorientasi pada program yang dapat direalisasikan secara konkret, bukan hanya sebatas pembahasan.

“Kami mengharapkan kebijakan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil, petani, dan nelayan, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan mereka secara langsung,” ujarnya.

Yudi juga menyoroti pentingnya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui kebijakan yang cermat dan penerimaan yang tidak membebani masyarakat.

Ia meminta agar manajemen Perumda PDAM Tirta Moico dan Perusda, sebagai salah satu potensi PAD, dikelola oleh pihak yang kompeten agar dapat meningkatkan pendapatan daerah secara maksimal.

Dalam bidang kesehatan, Yudi menegaskan bahwa fasilitas dan pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas utama pemerintah.

Ia meminta perhatian khusus pada pengembangan Rumah Sakit Tanduale dan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di tingkat kecamatan.

Selain itu, Yudi mengingatkan pemerintah untuk memastikan pembayaran gaji dan insentif tenaga medis tidak lagi mengalami keterlambatan.

“Masalah ini sangat memengaruhi kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat dan harus segera diselesaikan,” tegasnya.

Yudi juga menyatakan dukungan FKBB terhadap kebijakan pemerintah dalam memulihkan ekonomi melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Namun, ia mengingatkan agar pemerintah tetap konsisten dalam melibatkan aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui reses atau temuan lapangan.

 “Kami berharap seluruh program prioritas yang telah disepakati dapat dijalankan dengan baik, meskipun tantangan di tahun mendatang diprediksi akan cukup berat,” tambahnya.

Di akhir pandangannya, Yudi menegaskan bahwa FKBB menerima dan menyetujui rancangan APBD 2025 untuk dibahas ke tahap selanjutnya.

Ia berharap seluruh catatan dan rekomendasi yang disampaikan fraksi tersebut dapat diakomodasi dengan baik oleh pemerintah daerah.

“FKBB akan terus menjalankan fungsi kontrol untuk memastikan setiap kebijakan yang diambil benar-benar bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Bombana,” tutup Yudi Utama Arsyad.

 

 




KPU Muna Dituding Keliru Pasang Baliho Pilkada, Independensi Dipertanyakan

MUNA, Sultranet.com – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, tengah menjadi sorotan setelah baliho iklan Pilkada yang terpasang di berbagai wilayah mengajak masyarakat untuk memilih angka “1” pada pemilihan yang dijadwalkan pada 27 November 2024 mendatang. Kontroversi ini memicu dugaan adanya kelalaian dalam proses pemasangan baliho yang diduga dapat menimbulkan keraguan terhadap independensi KPU sebagai penyelenggara pemilu.

Terkait hal ini, Liaison Officer (LO) pasangan calon Bupati Muna nomor urut 2, La Ode Muhammad Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, Taufan, menilai bahwa KPU Muna tidak profesional dalam melaksanakan tugasnya.

“Kenapa KPU melakukan hal ini? Ini jelas kesengajaan yang seharusnya bisa disortir dengan lebih teliti sebelum baliho tersebut disebar dan dipasang di berbagai lokasi,” tegas Taufan, Minggu (24/11/2024).

Taufan lebih lanjut menduga bahwa tindakan tersebut menunjukkan adanya keberpihakan KPU kepada salah satu pasangan calon Bupati. Menurutnya, jika KPU Muna lebih berhati-hati dan teliti, hal ini tidak akan terjadi dan tidak akan memicu dugaan ketidaknetralan dalam Pilkada Muna.

Senada dengan Taufan, Koordinator Media Center pasangan calon Bupati Muna, Anton Laeti, juga mengkritik ketidaktelitian KPU dalam pemasangan baliho Pilkada. Ia menilai bahwa bila pihaknya melakukan kesalahan serupa, dapat berakibat fatal bagi kampanye mereka.

“Jika kami yang ceroboh seperti KPU, bisa saja kami kebobolan dan diuntungkan dengan pemasangan baliho yang mengarahkan masyarakat untuk memilih nomor 1,” ujar Anton.

Anton menambahkan, jika KPU Muna benar-benar cermat dalam menjalankan tugasnya, mestinya baliho tersebut diperiksa secara rinci sebelum dipasang.

“Seharusnya, baliho iklan Pilkada itu disortir dengan teliti dan tidak terpasang begitu saja. Jangan sampai kami menunggu sanggahan dari masyarakat untuk memperbaiki kesalahan yang seharusnya bisa dihindari sejak awal,” tegasnya.

Menanggapi kontroversi tersebut, Sekretaris KPU Muna, La Halisi, mengonfirmasi bahwa baliho yang bermasalah tersebut telah diturunkan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS).

“Baliho tersebut sudah dijelaskan oleh ketua Tim Paslon 02 di hotel DJ Pa Rayatimu, Pak Hipno dan Pak Rayu meminta untuk diturunkan, dan itu sudah dilakukan oleh PPK dan PPS,” ujarnya.

Meskipun baliho tersebut sudah diperbaiki, kasus ini menambah daftar panjang keraguan masyarakat terhadap kredibilitas KPU Muna dalam menyelenggarakan Pilkada. Kini, banyak pihak berharap agar KPU Muna dapat lebih berhati-hati dan profesional dalam mengelola tahapan Pilkada yang semakin dekat.




Penertiban APK di Kecamatan Kodeoha, Semua Alat Peraga Kampanye Dicopot Sesuai Aturan

KODEOHA, sultranet.com – Penertiban alat peraga kampanye (APK) di Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara, dilaksanakan pada Minggu (24/11/2024). Kegiatan ini melibatkan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kodeoha, Pemerintah Kecamatan Kodeoha, Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP), Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kecamatan Kodeoha, serta didampingi oleh anggota Polsek Kodeoha yang mewakili Kapolsek, dan Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) Kodeoha. Seluruh Pengawas Kelurahan/Desa juga turut serta dalam proses penertiban ini.

Penertiban APK ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh alat peraga kampanye yang telah dipasang sebelumnya, baik oleh para calon maupun relawan, sudah dibersihkan dan dicopot sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Pencopotan APK dilakukan di seluruh titik, baik itu di fasilitas umum maupun di lokasi warga.

Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH, dalam arahannya kepada seluruh petugas yang terlibat menekankan pentingnya menjaga adab dan ketertiban.

“Penertiban APK ini harus dilakukan dengan penuh kesopanan. Sebelum mencabut APK, pastikan untuk meminta izin terlebih dahulu kepada pemilik rumah atau posko. Kita harus tetap menjaga prinsip sipakatau, yaitu saling menghargai,” ungkap Syahlan.

Proses penertiban berlangsung dengan lancar berkat partisipasi aktif warga dan relawan masing-masing calon. Mereka turut serta dalam mencopot APK di wilayahnya masing-masing. Syahlan juga menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam kegiatan ini.

“Alhamdulillah, warga sangat kooperatif. Relawan-relawan dari masing-masing calon pun turut berpartisipasi aktif dalam membantu proses penertiban ini,” kata Syahlan.

Ketua Panwascam Kodeoha, Ary Saputra, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan bahwa penertiban APK dilakukan untuk memastikan tidak ada lagi alat peraga kampanye yang terpasang di masa tenang Pilkada ini.

“Kami akan memastikan semua APK yang terpasang dicopot sesuai aturan, sehingga tahapan Pilkada berjalan lancar dan tanpa pelanggaran,” tegas Ariyadi.

Ketua PPK Kodeoha, Baso Maryam, juga memberikan penjelasan terkait pentingnya kegiatan penertiban APK ini. “Pencopotan APK ini merupakan bagian dari tahapan Pilkada yang harus dilakukan dengan disiplin. Kami berharap agar seluruh masyarakat dan relawan dapat memahami dan mendukung upaya ini,” ujarnya.

Dengan adanya penertiban ini, diharapkan Pilkada di Kecamatan Kodeoha dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku, tanpa ada pelanggaran ataupun gangguan dari pemasangan APK yang tidak sesuai ketentuan.




Tolea Jufri Masua Mantapkan Dukungan ke Paslon BERANI di Pilkada Bombana 2024

Bombana, sultranet.com – Tokoh adat Moronene yang selalu bertindak sebagai Tolea, Jufri Masua, secara resmi menyatakan dukungannya kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana nomor urut 1, H. Burhanuddin dan Ahmad Yani (BERANI), dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bombana 2024.

Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan perhatian besar pasangan BERANI terhadap pelestarian adat dan budaya Moronene yang selama ini dinilai kurang mendapat perhatian dari pemerintah daerah.

Untuk diketahui, Tolea dalam Suku Moronene merupakan salah satu komponen dalam kehidupan adat istiadat masyarakat yang bertugas dalam prosesi adat, khususnya dalam hal lamaran dan pernikahan yang biasa bertugas membawa lamaran, menyusul lamaran, membicarakan, memutuskan, dan mengantar pokok adat dan biaya perkawinan.

Kepada awak media ini, Jufri Masua, menilai pasangan Burhanuddin dan Ahmad Yani memiliki visi yang jelas untuk melestarikan adat istiadat Moronene. Hal ini tercermin dalam visi-misi mereka yang secara khusus mencantumkan pengembangan budaya lokal sebagai salah satu prioritas utama.

Baginya, dukungan ini adalah bentuk harapan agar adat dan budaya Moronene dapat terjaga dan terus diwariskan kepada generasi mendatang.

“Pasangan BERANI sangat peduli terhadap budaya Moronene. Mereka memasukkan pelestarian adat dan budaya di kampung-kampung, desa, dan kecamatan sebagai bagian dari visi misi mereka. Kalau tidak diperhatikan pemerintah, adat dan budaya Moronene bisa punah. Inilah yang membuat saya mantap mendukung mereka,” ujar Jufri Masua.

Ia juga menilai sosok Burhanuddin sebagai pemimpin yang mudah dijangkau dan bersikap terbuka. Menurutnya, sikap tersebut sangat penting untuk membangun komunikasi yang baik antara masyarakat adat dan pemerintah daerah.

“Pak Burhanuddin orangnya sederhana, tidak neko-neko, dan gampang ditemui. Kami merasa aspirasi kami sebagai masyarakat adat akan lebih didengar dan diperhatikan jika beliau memimpin Bombana,” tambahnya.

Jufri berharap jika pasangan BERANI terpilih, mereka dapat memberikan perhatian lebih terhadap persoalan adat dan budaya Moronene, termasuk dengan menghadirkan program nyata untuk mendukung pelestarian adat.

“Saya sebagai tokoh adat mendukung penuh pasangan BERANI. Kami berharap jika mereka terpilih, adat dan budaya Moronene akan menjadi perhatian serius pemerintah agar tidak punah dan bisa terus lestari di daerah ini,” pungkasnya.

Pasangan Burhanuddin dan Ahmad Yani sendiri telah menunjukkan komitmen mereka terhadap pengembangan budaya lokal melalui program unggulan yang mencakup penguatan budaya lokal. Dalam berbagai kesempatan, Burhanuddin menegaskan bahwa melestarikan budaya Moronene adalah salah satu langkah penting untuk membangun identitas daerah yang kuat.

“Pelestarian budaya adalah bagian dari pembangunan manusia dan daerah. Kami berkomitmen untuk memastikan adat dan budaya Moronene tetap menjadi kebanggaan Bombana,” ujar Burhanuddin dalam salah satu kampanyenya.

Dukungan dari tokoh adat Moronene ini menjadi dorongan kuat bagi pasangan BERANI dalam upaya mereka memenangkan Pilkada Bombana 2024. Dengan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, pasangan ini optimis dapat merealisasikan visi mereka untuk membawa Bombana menjadi daerah yang lebih maju dan berdaya saing.