Gotong Royong Bersihkan TPS Ilegal, Plt. Camat Kodeoha Gandeng Warga dan DLH

Kolaka Utara, sultranet.com – Pemerintah Kecamatan Kodeoha menggelar aksi Jumat Bersih dengan membersihkan tempat pembuangan sampah (TPS) ilegal yang berada di perbatasan Desa Koroha dan Kelurahan Mala-Mala, Jumat (22/11/2024). Kegiatan ini melibatkan aparatur sipil negara (ASN) dan aparatur sipil honorer (ASH) Kecamatan Kodeoha, pemerintah desa dan kelurahan, serta masyarakat setempat, dengan dukungan penuh dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kolaka Utara.

Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH, memimpin langsung gotong royong tersebut bersama staf kecamatan. Turut hadir Kepala Desa Koroha, Aldi Nugraha, ST, dan Lurah Mala-Mala, Lewi, SE, yang memobilisasi warga setempat untuk membersihkan lokasi TPS ilegal yang selama ini mengganggu lingkungan.

“Kegiatan ini adalah wujud nyata kepedulian kami terhadap lingkungan. Gotong royong seperti ini penting untuk memastikan kebersihan dan kesehatan masyarakat, sekaligus memberikan contoh tentang pentingnya menjaga lingkungan,” ujar Syahlan Launu.

Aksi ini didukung oleh DLH Kolaka Utara yang menyediakan dua unit truk pengangkut sampah untuk membawa hasil pembersihan ke tempat pembuangan akhir (TPA) resmi di Desa Totallang, Kecamatan Lasusua. Plt. Camat Kodeoha menyampaikan terima kasih atas dukungan DLH dalam memastikan sampah dari lokasi tersebut diangkut dan dikelola dengan baik.

“Terima kasih kepada DLH Kolaka Utara atas dukungannya. Dengan bantuan armada pengangkut sampah, kami bisa menuntaskan pembersihan TPS ilegal ini. Kami harap, warga tidak lagi membuang sampah sembarangan di lokasi ini,” tambahnya.

Kegiatan Jumat Bersih ini tidak hanya fokus pada pembersihan sampah, tetapi juga menjadi upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Camat Kodeoha berharap kegiatan serupa dapat dijadikan agenda rutin untuk mencegah penumpukan sampah di lokasi yang tidak semestinya.

“Lingkungan yang bersih adalah tanggung jawab kita bersama. Kami mengajak semua pihak untuk menjadikan kebersihan sebagai budaya yang terus kita lestarikan,” tutup Syahlan.

Kepala Desa Koroha, Aldi Nugraha, ST, menyatakan pihaknya akan terus mensosialisasikan pentingnya membuang sampah di tempat yang telah disediakan. Ia juga menegaskan bahwa pengawasan akan dilakukan secara rutin agar lokasi tersebut tidak kembali digunakan sebagai TPS ilegal.

“Kami akan memastikan lokasi ini tetap bersih dan mengajak masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan. Kebiasaan membuang sampah sembarangan harus dihentikan karena dampaknya sangat merugikan,” kata Aldi Nugraha.

Senada dengan itu, Lurah Mala-Mala, Lewi, SE, memuji antusiasme masyarakat dalam kegiatan ini. Ia menyebut partisipasi tinggi dari warga menunjukkan semangat gotong royong yang masih terjaga di tengah masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi semangat warga yang turun langsung membantu. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat seperti ini harus terus kita jaga demi lingkungan yang lebih baik,” ujar Lewi.

Kegiatan yang berlangsung selama beberapa jam ini berhasil membersihkan TPS ilegal yang selama ini menjadi permasalahan lingkungan. Sampah yang terkumpul langsung diangkut menuju TPA Desa Totallang. Warga setempat menyambut baik kegiatan ini dan berharap pemerintah tetap konsisten menjaga lokasi tersebut agar tidak kembali menjadi tempat pembuangan sampah ilegal.




Pemprov Sultra Dukung Penuh Asta Cita Presiden RI Bidang Kesehatan

KENDARI, sultranet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menyatakan dukungan penuh terhadap Asta Cita Presiden RI di bidang kesehatan melalui inisiasi Focus Group Discussion (FGD) Kepala Puskesmas se-Sultra.

Kegiatan yang digelar di Kendari, Kamis (21/11/2024), ini dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., mewakili Pj. Gubernur, Komjen Pol (P) Dr. (H.C.) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H.

Dalam sambutannya, Sekda Asrun Lio menegaskan pentingnya pertemuan ini untuk menyukseskan enam pilar transformasi kesehatan yang menjadi program prioritas nasional.

Pilar tersebut meliputi transformasi layanan primer, layanan rujukan, sistem ketahanan kesehatan, pembiayaan kesehatan, SDM kesehatan, dan teknologi kesehatan.

“Pertemuan ini adalah langkah awal yang strategis untuk menyatukan visi, meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, dan memastikan implementasi program kesehatan berjalan optimal di tingkat puskesmas,” ujar Asrun.

Ia menyoroti peran kepala puskesmas sebagai penggerak pembangunan kesehatan di kecamatan.

“Kepala puskesmas harus menjadi pemimpin yang mengarahkan dan mengawasi pelayanan kesehatan, terutama yang berfokus pada upaya promotif dan preventif. Selain itu, mereka harus memastikan keselamatan pasien, petugas, dan pengunjung di fasilitas kesehatan,” tambahnya.

Sulawesi Tenggara saat ini memiliki 308 puskesmas yang tersebar di 17 kabupaten/kota. Rasio puskesmas terhadap penduduk adalah 3,34 per 30.000 penduduk. Namun, kondisi geografis yang beragam membuat rasio yang lebih relevan adalah 1 puskesmas per kecamatan.

“Dengan 231 kecamatan, kita sudah mencapai rasio 1,33. Ini menunjukkan setiap kecamatan telah memiliki minimal satu puskesmas, bahkan ada yang memiliki dua,” jelasnya, mengacu pada Permenkes No. 43 Tahun 2019 yang mengatur kebutuhan puskesmas berdasarkan kecamatan.

Sekda juga menekankan perlunya peningkatan sinergi antara layanan kesehatan primer di puskesmas dan rujukan ke rumah sakit.

“Layanan kesehatan harus cepat dan tepat, tanpa kendala administrasi yang berbelit-belit, terutama bagi pasien pengguna Jaminan Kesehatan Nasional (JKN),” tuturnya.

Para kepala puskesmas diminta aktif memberikan masukan terkait kebutuhan fasilitas, tenaga kesehatan, dan upaya perbaikan pelayanan di wilayah masing-masing.

“Transformasi layanan primer harus diperkuat melalui edukasi, pencegahan primer, dan sekunder untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” imbuhnya.

Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kesehatan Provinsi Sultra ini turut dihadiri Direktur Peningkatan Mutu Tenaga Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Kepala BPJS Cabang Kendari, kepala dinas kesehatan, serta kepala puskesmas se-Sultra.

Mengakhiri sambutannya, Sekda Asrun Lio menyampaikan pantun motivasi:
“Mencari buah di dalam kulkas,
Yang ada hanya si buah talas.
Menjadi nakes profesional dalam bertugas,
Melayani pasien dengan hati yang ikhlas.”

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat peran puskesmas sebagai ujung tombak pelayanan kesehatan, meningkatkan aksesibilitas layanan, dan mendukung tercapainya derajat kesehatan masyarakat yang lebih merata di Sultra.




Pemerintah Kecamatan Kodeoha Rakor Jelang Pilkada, Tekankan Netralitas dan Stabilitas Keamanan

Kolaka Utara, Sultranet.com – Menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024, Pemerintah Kecamatan Kodeoha menggelar rapat koordinasi (Rakor) pada Kamis (21/11/2024) di Aula Kantor UPT Dinas Pendidikan Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara. Rakor yang dimulai pukul 09.00 WITA ini dihadiri berbagai elemen stakeholder untuk membahas pelaksanaan, pengawasan, netralitas, dan stabilitas keamanan Pilkada.

Acara dipimpin oleh Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH, dan dihadiri Kapolsek Kodeoha Ipda Riyanto Sarira, SH; Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Baso Maryam M.; perwakilan Panwascam Kodeoha, Ariyadi Saputra; kepala desa dan lurah se-Kecamatan Kodeoha; ketua PKK kecamatan dan desa/kelurahan; serta ketua BPD dan LPM. Kegiatan diawali doa bersama yang dipimpin oleh Nurdin, S.Ag., staf Kantor Kecamatan Kodeoha, sebagai bentuk harapan agar seluruh tahapan kegiatan berjalan lancar.

Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH, mengingatkan pentingnya menjaga netralitas ASN, kepala desa, dan aparat desa dalam menjalankan tugas selama tahapan Pilkada. “Netralitas adalah fondasi utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi. Saya harap kita semua bisa menjaga profesionalisme dan integritas,” tegasnya.

Ia berharap seluruh pihak dapat bekerja sama menjaga kelancaran pesta demokrasi ini Pilkada 2024 agar berjalan lancer dan menghasilkan pemimpin terbaik untuk daerah.

“Kesuksesan Pilkada adalah tanggung jawab kita bersama. Mari kita wujudkan Pilkada yang damai, netral, dan berkualitas,” pungkasnya.

Sementara itu, Kapolsek Kodeoha, Ipda Riyanto Sarira, SH, menyampaikan kesiapan jajarannya dalam mengawal Pilkada yang aman dan tertib. Ia menjelaskan bahwa Polsek Kodeoha telah memetakan potensi kerawanan pada setiap tahapan Pilkada, mulai dari persiapan, pelaksanaan, hingga pasca pemungutan suara.

“Kami siap memastikan stabilitas keamanan di seluruh wilayah Kecamatan Kodeoha. Pihak keamanan akan menindak tegas pelanggaran yang dapat mengganggu jalannya Pilkada,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan ASN dan aparat desa untuk berhati-hati dalam bersikap agar tidak terlibat dalam pelanggaran yang dapat berdampak hukum.

Ketua PPK Kecamatan Kodeoha, Baso Maryam M., menjelaskan berbagai langkah persiapan teknis yang telah dilakukan, termasuk pendataan wajib pilih. Hingga saat ini, Daftar Pemilih Tetap (DPT) telah ditetapkan sebanyak 7.985 pemilih, tersebar di 21 TPS di 11 desa dan satu kelurahan.

“Kami juga telah mendata 58 pemilih tambahan dalam DPTb. Saat ini, kami masih menunggu petunjuk teknis dari KPU Kolaka Utara untuk distribusi logistik dan pemberitahuan pemilih ke TPS,” ungkapnya.

Ia berharap kepala desa dapat mendukung kesiapan lokasi distribusi logistik di masing-masing desa.

Sementara itu, perwakilan Panwascam Kodeoha, Ariyadi Saputra, menegaskan bahwa pengawasan terhadap tahapan Pilkada akan dilakukan secara menyeluruh, termasuk pada penetapan DPT, pemetaan TPS, dan pelanggaran kode etik ASN maupun aparat desa.

“Panwascam akan memastikan semua tahapan berjalan sesuai aturan. Kami juga akan menindaklanjuti temuan yang berpotensi melanggar kode etik atau regulasi Pilkada,” katanya.

Rakor berjalan lancar dengan diskusi interaktif antara peserta dan narasumber, mencerminkan komitmen bersama untuk mewujudkan Pilkada 2024 yang aman dan sukses.




Rajiun-Purnama Solusi Kebangkitan Muna

MUNA, Sultranet.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna nomor urut 02, LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, mendapat dukungan besar dalam kampanye dialogis di Desa Motewe, Kecamatan Lasalepa, Selasa (19/11/2024).

Dukungan ini datang dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh setempat yang optimistis pasangan ini mampu membawa perubahan signifikan bagi Kabupaten Muna.

Ali, salah satu tokoh masyarakat Desa Motewe, mengungkapkan keyakinannya bahwa LM Rajiun Tumada akan kembali meraih kemenangan di desanya, sebagaimana yang terjadi dalam Pilkada 2020 saat Rajiun berpasangan dengan La Pili dan meraih suara terbanyak.

“Marilah kita bersama-sama datang ke TPS pada 27 November nanti untuk kembali memenangkan LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan sebagai Bupati dan Wakil Bupati Muna,” ajaknya.

Ketua DPC Partai Garuda Kabupaten Muna, Jafarudin, turut menegaskan dukungannya. Ia menyoroti tingginya angka kemiskinan dan pengangguran di Kabupaten Muna yang menurutnya memerlukan pemimpin yang mampu membawa solusi nyata.

“Muna harus bangkit agar bisa bersaing dengan daerah lainnya. Solusinya adalah LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan. Mereka memiliki pengalaman dan jaringan luas di pusat, khususnya melalui Partai Gerindra,” ungkapnya.

Partai Garuda berkomitmen bekerja keras untuk memenangkan pasangan nomor urut 02 serta mengawal setiap langkah mereka dalam memperjuangkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Muna.

Dalam kampanye dialogis tersebut, LM Rajiun Tumada memaparkan visi dan misi unggulan untuk membangun Muna, di antaranya program makan siang gratis untuk masyarakat sesuai visi Presiden terpilih Prabowo Subianto, pakaian sekolah gratis bagi siswa baru tingkat TK, SD, dan SMP, serta STR kesehatan gratis.

Pasangan ini juga menawarkan tunjangan bagi RT/RW, peningkatan honor tenaga kesehatan, tenaga kebersihan, pegawai sara, dan Satpol PP, jaminan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) untuk ASN, serta perbaikan infrastruktur jalan di desa dan kota Raha.

“Tinggal delapan hari lagi masyarakat Muna akan menentukan pemimpin daerah ini. Saya yakin, masyarakat Desa Motewe akan kembali memberikan kepercayaannya kepada pasangan LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan,” ujar Rajiun.

Pasangan ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat Desa Motewe yang antusias menyambut program-program unggulan mereka, yang dinilai menjawab kebutuhan masyarakat Muna secara langsung dan nyata.




Anggota DPRD Bombana Tinjau Jembatan Rusak, Janji Perjuangkan Perbaikan

Bombana, sultranet.com – Tiga Anggota DPRD Kabupaten Bombana yaitu Yudi Utama Arsyad, Kusmardin dan Rahman meninjau kondisi jembatan penghubung antara Desa Tampabulu dan Desa Tanah Poleang, Kecamatan Poleang Utara, yang kini dalam keadaan memprihatinkan. Selasa (19/11).

Saat meninjau lokasi jembatan itu, Anggota DPRD Bombana dari Partai Bulan Bintang Yudi Utama Arsyad berkomitmen untuk memperjuangkan perbaikan infrastruktur vital tersebut.

Menurutnya, Jembatan yang menjadi jalur penting bagi masyarakat kedua desa dan antar Kecamatan tersebut mengalami kerusakan parah dan dinilai dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Dalam kunjungannya itu, Yudi menyampaikan akan segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) di Kota Kendari agar perbaikan dapat dilakukan sebelum kondisinya semakin buruk.

“Kami melihat langsung kondisi jembatan ini dan sangat prihatin. Ini harus menjadi prioritas karena menyangkut akses masyarakat dan kami berkomitmen memperjuangkan agar pemerintah segera memperbaikinya,” ujar Yudi Utama Arsyad.

Sementara itu, anggota DPRD lainnya yang juga berasal dari Partai Bulan Bintang, Kusmardin menegaskan bahwa kehadiran mereka di lokasi tersebut sebagai wujud komitmen mereka untuk terus mendampingi masyarakat dan memastikan persoalan yang dihadapi mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah hingga pusat.

“Sebagai wakil rakyat, kami terus berjuang bersama masyarakat untuk mewujudkan infrastruktur yang lebih baik,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Anggota DPRD dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Rahman berharap adanya perhatian dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) di Kendari agar dapat mempercepat proses rehabilitasi jembatan ini.

Ia mengingatkan pentingnya langkah cepat untuk mencegah terjadinya insiden atau dampak yang lebih buruk.

“Kondisi jembatan ini sudah mendesak untuk dilakukan perbaikan atau pergantian karena kondisinya ini sudah sangat berbahaya untuk pengguna jalan,” tegas Rahman

Kehadiran 3 Anggota DPRD merupakan bagian dari komitmen anggota DPRD Bombana untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi mereka.

Kunjungan lapangan ini mendapat apresiasi dari warga yang berharap jembatan penghubung tersebut segera diperbaiki demi kelancaran aktivitas sehari-hari.

 




Pemprov Sultra Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi dan Sosialisasi Bencana Hidrometeorologi

Kendari, 18 November 2024 – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Potensi Bencana Hidrometeorologi. Acara yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting. Rakor dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan diikuti oleh sejumlah kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sultra. Dalam rapat ini, hadir narasumber dari berbagai kementerian dan lembaga, seperti Wakil Menteri Sosial, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kepala Badan SAR Nasional, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), serta Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kemendagri. Dari pihak Pemprov Sultra, turut hadir Kepala Biro Perekonomian Setda Sultra, perwakilan Bulog, Karantina Kendari, dan dinas-dinas terkait lainnya.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya kesiapan menghadapi dua agenda besar, yaitu potensi bencana hidrometeorologi dan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang dijadwalkan pada Rabu, 27 November 2024. “Kita perlu mengantisipasi potensi lonjakan mobilitas masyarakat, khususnya pada masa kampanye hingga hari tenang (24–26 November). Koordinasi dengan Bulog dan distributor pangan juga sangat penting, mengingat adanya fenomena aksi borong bahan pokok selama masa pemilu. Selain itu, kita juga harus bersiap menghadapi libur panjang Natal dan Tahun Baru,” ujar Tito.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan bahwa fenomena La Nina lemah diprediksi memengaruhi kondisi cuaca di Indonesia hingga Maret 2025. Hal ini bersamaan dengan musim hujan yang diproyeksikan mencapai puncaknya pada Januari–Februari 2025. “Potensi bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir, banjir bandang, banjir pesisir (rob), tanah longsor, angin kencang, dan kilat/petir, perlu diwaspadai. Sebanyak 15% wilayah Indonesia, termasuk Sulawesi Tenggara bagian timur dan utara, diprediksi mengalami curah hujan di atas normal,” jelas Dwikorita.

Sementara itu, Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti melaporkan adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas selama Oktober 2024. “Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah telur ayam ras, cabai merah, daging ayam ras, bawang merah, dan emas perhiasan,” ungkap Amalia. Ia juga menyebutkan bahwa Kabupaten Buton Utara menjadi salah satu wilayah dengan kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) tertinggi di Sulawesi Tenggara, mencapai 2,60%. “Komoditas yang memberikan andil terbesar adalah daging ayam ras, cabai rawit, ikan gembung, dan berbagai jenis ikan lainnya,” tambahnya.

Dalam Rakor tersebut, Pemprov Sultra melalui Kepala Biro Perekonomian menyatakan akan memperkuat koordinasi dengan Bulog, distributor pangan, dan dinas-dinas terkait untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok. Selain itu, pemerintah daerah juga akan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dengan mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kita akan memastikan seluruh langkah mitigasi dilakukan dengan baik, termasuk menjaga stok bahan pokok di pasaran agar masyarakat tidak terdampak secara ekonomi,” ujar Kepala Biro Perekonomian Setda Sultra.

Rakor ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan akhir tahun. Dengan kolaborasi yang solid, masyarakat di Sulawesi Tenggara dapat melewati periode ini dengan aman, meskipun dihadapkan pada berbagai dinamika, baik dari sisi ekonomi maupun potensi bencana alam.




Paslon Berani Sukses Kampanye Dialogis di 41 Titik, Siap Sambut Kemenangan

Bombana, sultranet.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana nomor urut 1, H. Burhanuddin dan Ahmad Yani (BERANI), terus menunjukkan dominasinya di Pilkada Bombana 2024 dengan sukses menggelar kampanye dialogis di 41 titik.

Salah satu kampanye meriah berlangsung di Lapangan Merdeka, Kelurahan Bambaea, Kecamatan Poleang Timur, pada Sabtu  (16/11), yang dihadiri ribuan warga dari berbagai pelosok wilayah Poleang Timur.

Ketua Tim Pemenangan BERANI, H. Rasyid, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat dalam setiap kampanye menunjukkan kepercayaan besar terhadap pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani. Ia menekankan bahwa pasangan ini memiliki rekam jejak dan kapasitas untuk membawa perubahan besar bagi Bombana.

“Pak Burhanuddin adalah birokrat yang berpengalaman. Selama memimpin Bombana, beliau sudah memberikan bukti nyata, seperti meningkatkan listrik 24 jam di Kabaena, memperbaiki jalan, dan mempercantik wajah ibu kota kabupaten. Bersama Ahmad Yani yang memiliki pengalaman sebagai politisi senior, mereka adalah pasangan pemimpin yang tepat untuk daerah ini,” ujar H. Rasyid.

Tak hanya dari tim pemenangan, dukungan terhadap pasangan BERANI juga datang dari berbagai tokoh masyarakat, termasuk mantan Ketua DPRD Bombana, Andi Firman. Ia sebelumnya merupakan bagian dari tim pemenangan kepala daerah sebelumnya, tetapi kali ini memutuskan untuk mendukung pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani.

“Saya memilih BERANI karena pasangan ini jujur, amanah, dan tidak hanya memberikan janji, tetapi menghadirkan solusi nyata untuk masyarakat Bombana,” ujar Andi Firman dalam orasinya.

Dalam setiap kampanye, pasangan BERANI selalu menegaskan visi mereka untuk menjadikan Bombana sebagai daerah yang “Berdaya Saing Berbasis Agrominapolitan.” Untuk mendukung visi tersebut, mereka telah menyiapkan lima misi utama, yaitu meningkatkan sektor pertanian dan industri kreatif, memperkuat kualitas SDM, meningkatkan konektivitas wilayah, mengembangkan kearifan lokal, dan memperbaiki tata kelola pemerintahan.

Pasangan ini juga menawarkan 11 program unggulan, seperti alokasi Dana Desa Rp 1 miliar per desa/kelurahan, bantuan pendidikan hingga jenjang S3, layanan kesehatan berbasis NIK, pembangunan infrastruktur jalan dan irigasi, serta program “One Village, One Product” untuk mendorong potensi lokal.

Burhanuddin dalam orasinya mengajak masyarakat untuk bersama-sama memilih pasangan BERANI pada 27 November 2024 demi mewujudkan Bombana yang lebih maju dan berdaya saing.

“Program-program ini adalah janji nyata yang kami hadirkan untuk masyarakat. Dengan dukungan dari seluruh rakyat Bombana, kita bisa mewujudkan masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Kesuksesan kampanye di 41 titik menjadi bukti kuat antusiasme masyarakat terhadap pasangan BERANI. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh dari berbagai elemen, pasangan ini optimis dapat memenangkan Pilkada Bombana 2024 pada 27 November 2024.

Usai melaksanakan Kampanye Dialogis terlihat antusias masyarakat silih berganti melakukan foto bersama Calon Bupati dan Wakil Bupati serta sejumlah tokoh yang hadir menggambarkan dukungan terhadap semangat perubahan yang selalu digaungkan oleh Paslon ini.




Meriahkan HKN ke-60, Dinkes Kolaka Utara Gelar Jalan Sehat dan Lomba Gembira

Kolaka Utara, sultranet.com – Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kolaka Utara sukses menggelar kegiatan jalan sehat dan berbagai lomba gembira.

Acara ini berlangsung meriah dan diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari ASN, masyarakat umum, hingga pejabat daerah. Sabtu (16/11/2024)

Pelepasan peserta jalan sehat dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Dr. Taufiq, di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kolaka Utara, yang menjadi titik awal kegiatan.

Turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD beserta anggota, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Dr. Taufiq menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar peringatan, melainkan bentuk ajakan kepada masyarakat untuk lebih peduli pada kesehatan.

“Kesehatan adalah kunci utama dalam membangun kehidupan yang produktif dan bahagia. Melalui jalan sehat dan lomba ini, kami ingin menekankan bahwa hidup sehat bisa dimulai dari aktivitas yang ringan, sederhana, tetapi bermakna. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat kebersamaan kita semua,” ujar Dr. Taufiq.

Ia menambahkan, semangat menjaga kesehatan harus terus dipupuk, tidak hanya di momentum HKN tetapi juga dalam keseharian.

“Mari kita jadikan gaya hidup sehat sebagai bagian dari kebiasaan. Dengan tubuh yang sehat, kita bisa memberikan kontribusi lebih untuk keluarga, masyarakat, dan daerah ini,” tutupnya.

Setelah jalan sehat, peserta menikmati berbagai lomba gembira yang menciptakan suasana penuh tawa dan keceriaan. Di antaranya adalah Senam Kreasi, Estafet Sarung, dan Lomba Bola Gotong. Sorak sorai dan antusiasme peserta menambah semarak acara tersebut.

Kepala Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara, Syahlan Launu, mengapresiasi semangat peserta yang telah memeriahkan peringatan HKN ke-60 ini.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki pesan penting untuk mengingatkan masyarakat tentang gaya hidup sehat.

“Kesehatan itu penting, tetapi sering kali kita abaikan. Lewat acara seperti ini, kami ingin masyarakat menyadari bahwa menjaga kesehatan tidak selalu harus serius atau berat. Bahkan, dengan aktivitas yang sederhana dan menyenangkan, kita sudah mengambil langkah penting untuk hidup lebih sehat,” ungkap Syahlan.

Ia berharap peringatan seperti ini dapat menjadi tradisi tahunan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin acara ini bukan sekadar peringatan, tetapi juga inspirasi bagi semua untuk hidup lebih sehat dan harmonis. Kebersamaan yang terjalin di sini juga menjadi bukti bahwa kesehatan bisa menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antarsesama,” tambahnya.

Acara ditutup dengan pengundian kupon door prize bagi peserta jalan sehat. Hadiah yang disediakan termasuk kulkas, handphone, kompor gas, serta berbagai hadiah hiburan lainnya. Para peserta, baik yang menang maupun tidak, tampak gembira mengikuti rangkaian kegiatan yang menghibur sekaligus bermanfaat ini.

Dengan semangat HKN, Dinkes Kolaka Utara berharap pesan kesehatan yang disampaikan melalui kegiatan ini dapat terus menyebar dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Sumber: Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolut 




Rajiun-Purnama Disambut Ribuan Warga Desa Lagasa: Solusi untuk Muna Lebih Baik

Muna, Sultranet.com – Ribuan warga Desa Lagasa, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna, menyambut hangat kedatangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode Muhammad Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, pada Jumat malam (15/11/2024).

Suasana di desa yang berada di pinggiran Kota Raha itu dipenuhi dengan lantunan shalawat yang menggema sebagai bentuk penghormatan kepada pasangan berakronim Rahmatnya Muna tersebut.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas. Mereka yakin pasangan Rajiun-Purnama mampu membawa perubahan positif bagi Kabupaten Muna. Hal ini didasarkan pada rekam jejak keduanya yang dinilai cemerlang dan penuh pengalaman, baik di pemerintahan maupun sektor lainnya.

Haridin, tokoh masyarakat Desa Lagasa, dalam sambutannya menegaskan pentingnya memilih pemimpin yang memiliki rekam jejak jelas dan asal-usul yang baik. Ia menyebutkan bahwa Rajiun telah membuktikan kepemimpinannya saat menjabat sebagai Bupati Muna Barat.

“Pak Rajiun berhasil membawa perubahan besar dalam waktu singkat ketika memimpin Muna Barat. Itu bukti nyata kemampuannya,” ujar Haridin.

“Kami percaya Rajiun-Purnama adalah solusi terbaik untuk membawa Muna ke arah yang lebih baik. Kami telah berkomitmen untuk memenangkan pasangan ini pada 27 November nanti,” tegasnya.

Haridin juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam memilih pemimpin, mengutamakan pengalaman dan integritas. Menurutnya, Rajiun-Purnama memiliki dua hal tersebut sehingga layak untuk memimpin Muna.

Pasangan Rajiun-Purnama menawarkan kombinasi pengalaman yang mumpuni. La Ode Muhammad Rajiun Tumada dikenal sebagai pemimpin tegas dan merakyat. Sementara itu, Purnama Ramadhan memiliki latar belakang yang solid, pernah menjabat sebagai Komisioner KPU Muna pada 2023 dan Direktur Utama PDAM Muna pada 2005.

“Pengalaman itu penting, dan kami hadir untuk memberikan solusi nyata bagi Muna,” ujar Rajiun.

Dalam orasinya, Rajiun menyampaikan komitmennya untuk fokus pada pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Muna. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memilih pemimpin yang memberikan solusi, bukan sekadar janji.

“Percayakan pada saya. Jika terpilih, program pemerataan pembangunan akan berjalan dan dirasakan oleh semua masyarakat Muna,” katanya penuh semangat.

Rajiun juga menyisipkan pesan unik dalam kampanyenya, meminta masyarakat mengenali pasangan Rahmatnya Muna dari seragam yang mereka kenakan.

“Jangan lupa, tanggal 27 November nanti pilih pasangan yang mengenakan pakaian seperti Prabowo-Gibran saat mencalonkan diri sebagai Presiden dan Wakil Presiden. Itulah kami, pasangan Rahmatnya Muna,” tandasnya sambil tersenyum.

Kehadiran pasangan Rahmatnya Muna di Desa Lagasa menjadi momentum kebangkitan semangat masyarakat untuk perubahan di Pilkada Muna 2024. Ribuan warga yang hadir memadati lokasi acara, menunjukkan dukungan mereka secara langsung.

Masyarakat berharap kepemimpinan Rajiun-Purnama dapat memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi Kabupaten Muna, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga peningkatan kesejahteraan rakyat.

Dengan antusiasme yang tinggi, dukungan terhadap pasangan ini terus menguat di berbagai wilayah Muna.




TP-PKK Kolut Terlibat Aktif dalam Pemberian MBG untuk Siswa

Kolaka Utara, Sultranet.com – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kolaka Utara berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa di daerah tersebut.

Program yang kembali digelar pada Jumat (15/11) ini bertujuan untuk memastikan anak-anak dari tingkat TK hingga SMA mendapatkan asupan gizi yang cukup dan mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi stunting.

Program pemberian makan gratis ini dilaksanakan di tiga lokasi, yaitu SDN Pitulua, SMAN Lasusua, dan SMKN Lasusua.

Makanan bergizi disiapkan dengan pengawasan dari ahli gizi dan bertujuan untuk memberikan asupan yang baik bagi para siswa agar dapat tumbuh sehat dan optimal dalam menjalani aktivitas belajar.

Pj. Ketua TP-PKK Kolaka Utara, Ny. Nurhayati Yusmin, S.Pd., MM, menyatakan dukungannya terhadap program MBG yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara bekerja sama dengan dua perusahaan, PT Fatwa Bumi Sejahtera (FBS) dan PT Kolaka Resource Industrial Park (KRIP).

“Sebagai TP-PKK, kami sangat berkomitmen mendukung program ini karena sangat penting untuk kesehatan anak-anak kita. Makanan bergizi adalah fondasi yang kuat bagi masa depan mereka. Kami berharap program ini tidak hanya memberi manfaat bagi siswa, tetapi juga dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi bagi tumbuh kembang anak,” ujar Ny. Nurhayati.

Ny. Nurhayati juga menambahkan bahwa TP-PKK Kolaka Utara terus berupaya memperkuat peran serta masyarakat dalam mendukung berbagai program pemerintah yang berfokus pada kesejahteraan keluarga dan anak-anak.

“Kami berharap program ini bisa menjadi langkah awal untuk menciptakan Kolaka Utara yang lebih baik, di mana anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan,” tambahnya.

Pj. Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., M.H., yang hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan swasta dalam pelaksanaan program ini.

“Program MBG ini merupakan langkah nyata dalam mendukung upaya pemerintah pusat untuk mengurangi angka stunting. Kami sangat berterima kasih kepada PT FBS dan KRIP yang telah turut berkontribusi dalam penyelenggaraan program ini,” kata Yusmin.

Ia juga mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara pemerintah daerah, TP-PKK, dan perusahaan untuk mewujudkan kesejahteraan anak-anak di Kolaka Utara.

“Ini adalah bagian dari sinergi antara pemerintah dan swasta dalam memperbaiki kualitas gizi generasi muda. Semoga ke depan semakin banyak perusahaan yang terinspirasi untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah,” tambahnya.

Anggota DPR RI, Bahtra Banong, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program MBG ini.

“Program makan bergizi gratis adalah langkah strategis untuk menciptakan generasi yang sehat dan unggul. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa,” ujar Bahtra.

Bahtra juga menegaskan pentingnya pemanfaatan sumber daya alam Indonesia untuk kesejahteraan masyarakat.

“Negara kita kaya raya, tetapi masih banyak anak-anak yang terkena stunting dan kekurangan gizi. Program ini adalah upaya untuk memperbaiki kondisi tersebut dan memastikan generasi muda kita tumbuh sehat dan cerdas,” tambahnya.

Bahtra juga mengajak semua pihak untuk mendukung program pemerintah dengan semangat gotong-royong.

“Program ini adalah contoh nyata bagaimana kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, termasuk sektor swasta, dapat memberikan dampak positif. Kolaka Utara sudah memulainya, dan kami berharap program ini bisa menginspirasi daerah lain di Indonesia,” ujarnya.

Di akhir acara, Pj. Bupati Kolaka Utara memberikan cinderamata kepada Bahtra Banong sebagai bentuk apresiasi atas dukungannya.

Bahtra menutup dengan harapan bahwa program ini bisa menjadi contoh nasional.

“Kolaka Utara telah menunjukkan langkah besar. Semoga ini bisa menjadi inspirasi bagi seluruh Indonesia untuk memperjuangkan kesehatan dan pendidikan anak-anak kita,” tutup Bahtra.

Dengan adanya program MBG ini, diharapkan dapat mendorong tercapainya generasi yang lebih sehat dan cerdas di Kolaka Utara, serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendukung program pemerintah yang bertujuan mengatasi masalah stunting dan gizi buruk di Indonesia.

 

Sumber: Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolut