BPK RI Akan Audit Khusus Pabrik Jagung Rp 14,1 Miliar dan Kebun 150 Hektar di Desa Bea

MUNA, Sultranet.com – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI berencana melakukan audit khusus terhadap pabrik jagung senilai Rp 14,1 miliar dan kebun jagung 150 hektar senilai Rp 1,9 miliar di Desa Bea, Kecamatan Kabawo, Kabupaten Muna.

Langkah ini merupakan tindak lanjut atas laporan Aliansi Pemuda Anti Korupsi tertanggal 23 September 2024. Audit akan dilakukan awal tahun 2025.

Menurut informasi tertulis yang diterima oleh Hasidi, Koordinator Aliansi Pemuda Anti Korupsi, dari Kepala BPK RI melalui Kepala Biro Hubungan Masyarakat dan Kerja Sama Internasional, Teguh Widodo, audit akan menyoroti dugaan korupsi dalam pembangunan pabrik dan sejumlah izin yang terkait, termasuk legalitas tanah, akta hibah, izin lingkungan (AMDAL), dan izin mendirikan bangunan (IMB).

Selain itu, pemeriksaan juga mencakup arus penjualan jagung, kontribusi pabrik pada Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) yang mengelola pabrik tersebut.

Aliansi Pemuda Anti Korupsi menyoroti dugaan pelanggaran dalam pembangunan pabrik dan kebun jagung yang dinilai sarat kecurigaan.

Sejak awal pembangunan, menurut Hasidi, muncul kejanggalan terkait janji pabrik jagung akan menyediakan ribuan lapangan pekerjaan dan memberikan PAD sebesar Rp 4 miliar per tahun, namun hingga kini manfaat tersebut belum terwujud.

Aliansi ini juga mengklaim bahwa tanah untuk pabrik tersebut seharusnya hibah dari masyarakat, tetapi hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tanah masih menjadi milik masyarakat setempat.

Hasidi menyampaikan bahwa proses pembangunan pabrik diduga dikendalikan langsung oleh Kepala Dinas Pertanian Muna tanpa melibatkan pegawai lainnya, yang menyebabkan pengelolaan pabrik berjalan sendiri tanpa dasar hukum yang kuat. Minggu (10/11/2024)

Ia juga menyebutkan bahwa operasional pabrik diduga menggunakan anggaran pembukaan lahan 150 hektar, senilai Rp 1,9 miliar, yang seharusnya dialokasikan untuk kepentingan masyarakat.

Laporan Aliansi Pemuda Anti Korupsi ini telah disampaikan ke Kejaksaan Negeri Muna, tetapi menurut Hasidi, tidak ada tindak lanjut yang jelas dari pihak kejaksaan.

Aliansi tersebut juga melaporkan kasus ini ke Komisi Kejaksaan RI, Jamwas, Jampidsus, KPK RI, serta BPK RI Pusat.

Menanggapi klaim legalitas dan kerja sama pabrik dengan PT DNA, Hasidi menganggap pernyataan dari Kepala Dinas Pertanian tidak konsisten dan sering berubah-ubah.

“Kami menduga, kerja sama dengan PT DNA tidak benar-benar ada dan hanya digunakan untuk mengelabui masyarakat,” tegasnya

Bukti lain yang menurut Hasidi memperkuat dugaan ini adalah fakta bahwa sertifikat tanah pabrik baru diurus setelah pabrik dibangun, sementara pabrik sendiri sudah berdiri sejak tahun 2022 tanpa memenuhi syarat administratif, seperti IMB dan AMDAL.

Pada tanggal 26 Maret, Pemda Muna sempat melakukan peluncuran ulang pabrik jagung dengan mengklaim adanya kerja sama dengan PT DNA. Namun, alih-alih PT DNA, pabrik tersebut diduga dikelola oleh pihak Kepala Dinas Pertanian sendiri, yang menyebabkan masyarakat yang mengirimkan hasil panen jagung mereka tidak menerima pembayaran.

Direktur PT DNA, Deal Novel, bahkan mengonfirmasi bahwa perusahaannya tidak pernah memiliki kerja sama resmi dengan Pemda Muna.

Aliansi Pemuda Anti Korupsi juga melayangkan surat kepada PLT Bupati Muna untuk meminta salinan dokumen akta hibah tanah dan perjanjian kerja sama dengan PT DNA, namun hingga kini belum ada tanggapan.

Berdasarkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK tahun anggaran 2022 dan 2023, pabrik jagung tersebut tidak tercantum dalam pemeriksaan BPK terkait pengelolaan aset daerah.

Hasidi berencana melaporkan kasus ini ke Presiden RI dan DPR RI untuk memastikan bahwa dugaan penyimpangan dalam pengelolaan pabrik jagung ini ditangani dengan serius.

Ia berharap BPK RI dapat membongkar seluruh skandal terkait pengelolaan pabrik jagung yang tidak memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan hanya menciptakan keresahan karena pengelolaan yang tidak transparan.

Hingga berita ini dipublikasikan, Pihak Pemerintah Kabupaten Muna belum terkonfirmasi.

 




Ribuan Warga Tongkuno Siap Menangkan RahmaTnya Muna di Pilkada 2024

MUNA, Sultranet.com – Ribuan warga Kecamatan Tongkuno menyatakan dukungan penuh kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Muna, La Ode M. Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, dalam kampanye tatap muka yang berlangsung di Sumpuo, Kamis (7/11/2024).

Pasangan yang dikenal dengan akronim “RahmaTnya Muna” ini disambut hangat dan antusias, terlihat dari pengalungan bunga dan kehadiran masyarakat sejak siang hari.

Kampanye tersebut tidak hanya dihadiri masyarakat umum, tetapi juga tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, perempuan, dan perwakilan dari seluruh desa di Kecamatan Tongkuno.

Muhammad Takdir, tokoh masyarakat setempat sekaligus anggota DPRD Muna dari PKB, menyatakan bahwa masyarakat Sumpuo, termasuk Desa Lakologou dan Kontumolepe, telah sepakat memenangkan Rajiun-Purnama dalam Pilkada Muna 2024.

“Alhamdulillah, masyarakat Sumpuo siap mendukung dan memenangkan Rajiun-Purnama. Antusiasme mereka adalah bukti nyata kesiapan untuk kemenangan,” ujar Takdir.

Ia juga menambahkan bahwa dukungan ini berakar dari program-program unggulan Rajiun-Purnama yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat, seperti pajak bumi dan bangunan (PBB) gratis untuk lansia, seragam sekolah gratis, serta perhatian khusus bagi petani, peternak, dan nelayan.

Takdir juga mengungkapkan bahwa Rajiun-Purnama berkomitmen memperbaiki pelayanan publik di Kabupaten Muna, khususnya di RSUD Raha, yang selama ini menjadi perhatian utama masyarakat.

“Rajiun adalah pemimpin yang tegas dan disiplin. Dengan Rajiun-Purnama, insya Allah, Muna akan bangkit dan berkembang,” kata Takdir.

Dalam kampanye ini, hadir pula Ketua DPW PKB Sultra, Jaelani, yang juga anggota DPR RI Komisi IV. Jaelani menyatakan bahwa jika Rajiun-Purnama menang, ia akan memastikan aspirasi dan kesejahteraan masyarakat Muna menjadi prioritas.

“Jika RahmaTnya Muna menang, saya akan berjuang untuk kemakmuran masyarakat Muna, terutama Sumpuo,” tegasnya.

Di hadapan warga Tongkuno, calon bupati Rajiun Tumada mengucapkan terima kasih atas dukungan luar biasa yang ditunjukkan masyarakat setempat.

Ia optimistis pasangan RahmaTnya Muna dapat meraih kemenangan telak di Tongkuno pada Pilkada 2024.

“Saya yakin, di Tongkuno, Rajiun-Purnama akan menang 70 persen. Kami akan prioritaskan pembangunan jalan, baik akses dalam lorong maupun jalan menuju kebun,” ungkap Rajiun.

Ia menambahkan bahwa Muna membutuhkan pemimpin yang optimis, kreatif, tegas, dan disiplin untuk dapat bangkit dari masalah kemiskinan yang selama ini dihadapi.

“Muna saat ini berada di urutan keempat termiskin di Sulawesi Tenggara. Bersama Purnama Ramadhan, kami siap mengubah Muna menjadi lebih maju,” katanya.

Rajiun juga mengajak masyarakat Tongkuno untuk tetap solid dalam mendukung RahmaTnya Muna serta berkomitmen mengawal perubahan bagi kemajuan daerah.

“Mari bersama-sama kita bangun Muna agar lebih baik dan lebih sejahtera,” tutupnya.

 




Ketua HNSI Muna: Sinyal Kemenangan Rajiun-Purnama di Pilkada Mulai Terlihat

MUNA, Sultranet.com – Dukungan untuk pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Muna, LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadan, terus menguat menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 27 November 2024.

Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Muna, La Ode Syahribin, mengajak masyarakat Bumi Sowite untuk bersama-sama memenangkan pasangan yang dikenal dengan akronim “Rahmat Nya Muna” tersebut.

Syahribin mengungkapkan, pasangan Rajiun-Purnama adalah sosok pemimpin visioner yang berpengalaman dalam pemerintahan.

Hal ini menjadi salah satu alasan kuat mengapa pasangan tersebut dianggap layak menahkodai Muna periode 2025-2030.

“Dari lima calon yang bersaing di Pilkada 2024 Muna, Rajiun-Purnama adalah yang paling pantas memimpin Muna ke depan,” ujar Syahribin, Rabu (6/11/2024).

Lebih lanjut, mantan Ketua Kerukunan Keluarga Baruta (KKB) Kabupaten Muna ini mengatakan bahwa tanda-tanda kemenangan Rajiun-Purnama mulai terlihat di lapangan.

Menurutnya, antusiasme masyarakat dalam setiap kampanye pasangan ini menjadi sinyal kuat bahwa mereka memiliki dukungan luas.

Selain itu, hasil survei terbaru dari Lembaga Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) juga menunjukkan elektabilitas pasangan nomor urut 2 tersebut berada di posisi unggul dengan 48,3 persen, mengalahkan empat rival lainnya.

“Kalau partisipasi pemilih mencapai 100 persen, Rajiun-Purnama bisa memperoleh 70 ribu suara dari total Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang berjumlah 157.321 orang. Jika partisipasi sekitar 80 persen, perolehan suaranya bisa mencapai 60 ribu lebih. Karena ada lima calon, sisa suara lainnya akan terbagi di antara mereka. Saya yakin pertarungan ini akan dimenangkan secara mutlak oleh Rajiun-Purnama,” jelas Syahribin.

Syahribin, yang akrab disapa Hipno, menambahkan bahwa dukungan terhadap pasangan Rajiun-Purnama semakin kuat dengan terpilihnya Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia.

Menurutnya, sebagai kader Partai Gerindra yang diusung langsung oleh Prabowo, pasangan ini memiliki posisi strategis dan dukungan besar dari pemerintah pusat.

“Rajiun-Purnama adalah kader Gerindra, dan keduanya diamanahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto untuk bertarung di Pilkada Muna 2024. Hal ini patut diperhitungkan,” tegas Ketua Kelompok Advokat dan Pengacara Indonesia (KAPI) Kabupaten Muna itu.




Pemuda Milenial PAM Deklarasikan Dukungan untuk Rajiun-Purnama di Pilkada Muna

MUNA, Sultranet.com – Dukungan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadan, terus mengalir menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Muna 2024.

Kali ini, komunitas Pemuda Milenial Lorong PAM menyatakan sikap mendukung pasangan yang dikenal dengan akronim “Rahmat Nya Muna” tersebut.

Koordinator Pemuda Milenial Lorong PAM, Laode Anugrah Ilahi, mengungkapkan alasan dukungan mereka kepada Rajiun dan Purnama.

Menurutnya, Rajiun Tumada terbukti sebagai pemimpin berprestasi yang telah berhasil membangun infrastruktur jalan saat menjabat sebagai Bupati Muna Barat.

Dengan pengalaman itu, Rajiun diyakini mampu membawa perubahan nyata bagi Kabupaten Muna, apalagi kini berpasangan dengan Purnama Ramadan, mantan Direktur PDAM Muna yang memiliki pemahaman mendalam tentang kebutuhan air bersih di daerah tersebut.

“Saat memimpin di Muna Barat, Pak Rajiun berhasil membangun infrastruktur yang dibutuhkan masyarakat. Visi dan misi yang beliau bawa selalu dituntaskan. Kali ini, beliau berpasangan dengan Pak Purnama yang memahami pentingnya akses air bersih untuk warga Muna,” ujar Laode Anugrah Ilahi, Rabu (6/11/2024).

Lebih lanjut, Anugrah menambahkan bahwa program yang diusung pasangan Rajiun-Purnama menyasar kebutuhan mendasar masyarakat, seperti kenaikan gaji untuk RT/RW, perbaikan jalan, penyediaan air bersih, seragam sekolah gratis, serta pembebasan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) bagi lansia.

“Pak Rajiun dan Pak Purnama adalah kombinasi ideal untuk membawa perubahan bagi Muna. Mereka dekat dengan masyarakat, dan sangat dikenal di Kabupaten Muna,” tambah Anugrah.

Komunitas Pemuda Milenial Lorong PAM pun mengajak seluruh masyarakat Muna untuk memberikan dukungan penuh bagi pasangan Rajiun-Purnama.

Anugrah menegaskan bahwa mereka siap mengawal jalannya Pilkada hingga kemenangan.

“Oleh karena itu, kami, Pemuda Milenial Lorong PAM, menyatakan siap mendukung penuh pasangan Rajiun Tumada dan Purnama Ramadan. Kami juga memohon doa serta dukungan dari masyarakat agar Rahmat Nya Muna dapat meraih kemenangan,” pungkasnya.

Di sisi lain, pasangan Rajiun Tumada dan Purnama Ramadan mengapresiasi setiap elemen masyarakat yang telah bergabung dalam barisan “Rahmat Nya Muna” dan mengimbau semua pihak untuk menjaga suasana demokrasi yang damai menjelang hari pemilihan pada 27 November 2024.

“Kami mohon doa dan dukungan dari masyarakat Muna. Mari bersama-sama mengawal dan memenangkan Rahmat Nya Muna di Pilkada 2024,” tutup Rajiun.




Warga Watonea Siap Menangkan RAHMATnya Muna di Pilkada 2024

MUNA, Sultranet.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna nomor urut 2, La Ode Muhammad Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, kembali mendapat dukungan kuat dari warga Kelurahan Watonea, Kecamatan Katobu, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara.

Pasangan ini menggelar kampanye terbatas yang dihadiri ribuan pendukung, termasuk tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, pemuda, dan kaum ibu yang tergabung dalam tim Gerak PARIPURNA. Selasa (5/10/2024).

Dalam kampanye tersebut, pasangan yang akrab disebut “RAHMATnya Muna” ini mengukuhkan tim Damai dan tim milenial sebagai bentuk penguatan basis dukungan mereka.

Dukungan ini semakin solid dengan pernyataan sikap dari warga Watonea yang siap memenangkan Rajiun-Purnama dalam Pilkada Muna 2024 pada 27 November mendatang.

Salah satu tokoh pemuda Watonea, La Ode Zainal, menyampaikan orasi yang menggugah antusiasme pendukung.

Ia mengajak masyarakat Watonea untuk memilih Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan sebagai pemimpin Muna periode 2025-2030.

“Untuk semua warga Watonea pendukung RAHMATnya Muna, jangan ragu memilih Bapak Rajiun Tumada dan Bapak Purnama Ramadhan. Mereka adalah pemimpin visioner dengan segudang pengalaman. Mari kita bersama-sama memenangkan Paslon Bupati kita di Pilkada Muna ini,” ujar Zainal.

Lebih lanjut, Zainal menyoroti pencapaian Rajiun saat menjabat sebagai Penjabat (Pj) Bupati Muna Barat.

Selama periode 2014-2016, Rajiun mengaspal jalan sepanjang 250 kilometer, dilanjutkan dengan pengaspalan 717 kilometer saat ia dilantik sebagai Bupati Muna Barat pada 2017-2019.

Zainal juga menyebut kontribusi Purnama Ramadhan selama menjabat sebagai Direktur PDAM di masa pemerintahan Bupati Muna Ridwan Bae, di mana ia memperluas jaringan pipa air bersih bagi masyarakat di Kecamatan Lohia.

“Itu hanyalah sebagian kecil karya mereka. Jadi, keluarga besar RAHMATnya untuk Kelurahan Watonea tidak perlu meragukan mereka lagi. Kita coblos nomor 2 di hari pemilihan nanti untuk memenangkan Rajiun-Purnama sebagai Bupati dan Wakil Bupati Muna 2025-2030,” tambahnya.

Orasi Zainal diakhiri dengan sorak sorai yel-yel “Coblos nomor 2, Bupati dan Wakil Muna 2025-2030” dari ribuan pendukung yang hadir, menandakan tekad kuat mereka untuk membawa Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan menuju kemenangan dalam Pilkada Muna.




RahmaTnya Muna Gaet Puluhan Ribu Pendukung di Napabalano

MUNA, Sultranet.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan (RahmaTnya Muna), menggelar kampanye terbuka dengan tatap muka dan dialog di Kecamatan Napabalano pada Senin, 4 November 2024.

Ribuan warga tumpah ruah untuk mendengarkan visi dan misi pasangan nomor urut 2 ini, yang turut menghadirkan penyanyi D’Academy 4, Fildan Rahayu, sebagai daya tarik utama.

Acara kampanye ini juga dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara dari Partai Gerindra, La Isra, dan mantan anggota DPRD Sultra, H. La Pili, yang menunjukkan dukungan kuatnya untuk kemenangan RahmaTnya Muna dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan digelar pada 27 November 2024 mendatang.

Kehadiran para tokoh agama, pemuda, perempuan, serta masyarakat setempat menambah semarak acara ini.

Dalam pidatonya, La Isra mengungkapkan bahwa kehadiran H. La Pili sebagai pendukung Rajiun-Purnama merupakan kekuatan besar yang diyakini mampu mendorong kemenangan pasangan ini di Pilkada mendatang.

“Ini jarang terjadi, ada sosok wakil sebelumnya yang kini bersama-sama mendukung calon bupati yang dulu pernah berpasangan dengannya,” ujarnya.

Sebagai partai pengusung, La Isra menegaskan bahwa seluruh jajaran Partai Gerindra di Muna, mulai dari pengurus pusat hingga tingkat ranting dan PAC, solid mendukung pasangan RahmaTnya Muna.

Ia optimis bahwa dengan kebersamaan ini, pasangan Rajiun-Purnama dapat meraih kemenangan. “Kami yakin Kabupaten Muna akan dipimpin oleh bapak LM Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan,” lanjutnya.

H. La Pili, dalam orasi politiknya, menyatakan bahwa pasangan Rajiun-Purnama adalah satu-satunya pilihan untuk mengangkat kesejahteraan dan mengatasi ketertinggalan Muna.

Ia menyebut LM Rajiun Tumada sebagai “petarung sejati” yang telah terbukti dalam kiprahnya memajukan Muna Barat.

“Bapak LM Rajiun Tumada sudah teruji dalam pemerintahannya. Kalau yang lain belum kelihatan bisanya, bahkan baru akan mencoba-coba,” kata La Pili, meyakinkan warga untuk memilih pemimpin yang berpengalaman.

Kampanye RahmaTnya Muna di Napabalano berjalan lancar dan penuh antusiasme. Kehadiran Fildan sebagai bintang tamu kian menghidupkan suasana, menambah semangat warga yang telah memadati lokasi acara sejak pagi.

Pasangan ini diharapkan dapat memberikan perubahan nyata bagi Muna, dengan visi pembangunan yang inklusif dan pro-rakyat.




Babinsa Koramil 03/Poleang Laksanakan Penanaman Pohon Penghijauan di Desa Paria

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, yang dipimpin langsung oleh Serda Justang, melaksanakan penanaman pohon penghijauan di Desa Paria, Kecamatan Poleang Tengah, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung upaya pencegahan banjir dan mengurangi polusi udara di kawasan tersebut.

Serda Justang mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi TNI dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kegiatan penghijauan ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kualitas udara di Desa Paria. Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang turut serta mendukung aksi ini,” ungkapnya.

Sudirman, Sekretaris Desa Paria, mengapresiasi langkah Babinsa dalam mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. “Ini adalah inisiatif yang sangat baik. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan memberi dampak positif bagi warga Paria,” ujar Sudirman saat diwawancarai.

Sementara itu, Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf, turut mendukung kegiatan ini dan berharap penghijauan tersebut dapat menjadi contoh bagi desa lain. “Semoga program seperti ini bisa meningkatkan kesadaran lingkungan di masyarakat serta menjaga desa tetap hijau dan sehat,” tuturnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Desa Paria dan sekitarnya akan semakin terhindar dari potensi bencana lingkungan, seperti banjir, dan dapat meningkatkan kualitas udara yang lebih sehat bagi warga setempat.




Pelantikan PTPS, Plt. Camat Kodeoha Tegaskan Netralitas ASN dan Perangkat Desa

Kolaka Utara, sultranet.com – Sebanyak 19 orang Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Kecamatan Kodeoha resmi dilantik dalam acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji serta Bimbingan Teknis (Bimtek) PTPS yang digelar di Gedung Pertemuan Desa Jabal Nur, Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara, Senin (4/11).

Dua calon pengawas TPS yang terdaftar tidak dapat hadir dalam pelantikan tersebut karena berhalangan.

Acara dimulai pukul 10.00 WITA dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH, Kapolsek Kodeoha dan Tiwu yang diwakili, Bintara Penghubung Kecamatan Kodeoha dan Tiwu, Kepala KUA Kodeoha yang diwakili, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kodeoha, serta Ketua Panwas Kecamatan Kodeoha.

Selain itu, hadir pula perwakilan dari Komite Independen Pemantau Pemilu Kolaka Utara yang turut memantau proses pelantikan tersebut.

Dalam sambutannya, Plt. Camat Kodeoha Syahlan Launu mengingatkan pentingnya komitmen netralitas ASN, kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan perangkat desa dalam mendukung kelancaran Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024.

“Netralitas seluruh aparatur negara dan perangkat desa adalah kunci dalam menjamin pelaksanaan Pilkada yang jujur dan adil,” ujarnya.

Syahlan menegaskan bahwa para pengawas TPS yang dilantik memiliki peran sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas pelaksanaan Pilkada di lapangan.

Netralitas dan independensi pengawas, menurutnya, menjadi hal yang sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses pemilihan.

“Pengawas TPS adalah pilar utama dalam mewujudkan Pilkada yang bersih dan transparan. Oleh karena itu, netralitas pengawas TPS sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugas dan fungsinya,” tegas Syahlan.

Ia juga menyatakan bahwa dirinya siap menjadi penghubung dalam menangani setiap laporan ketidaknetralan di lapangan.

Plt. Camat Kodeoha tersebut bahkan memberikan nomor kontak pribadinya kepada para pengawas yang hadir, agar mereka dapat melapor langsung jika mendapati indikasi ketidaknetralan dari ASN, kepala desa, atau perangkat desa.




Lima Paslon Adu Gagasan di Debat Publik KPU Muna

MUNA, Sultranet.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna menggelar debat publik pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Muna di Aula Gedung Sarana Olahraga (SOR) La Ode Pandu, Raha, pada Sabtu malam (2/11/2024), sekitar pukul 20.30 WITA.

Acara ini menghadirkan lima pasangan calon yang siap memaparkan visi, misi, serta program unggulan mereka di hadapan publik.

Debat ini dihadiri oleh seluruh pasangan calon, yaitu Bachrun Labuta – La Ode Asrafil, La Ode Muhammad Rajiun Tumada – Purnama Ramadhan, La Ode Kardini – Noer Dani, Abdul Rahman – Awal Jaya Balombo, serta La Ode Husuna Ringa Jhon – Syarifudin Uddu.

Masing-masing pasangan berkesempatan memaparkan gagasan mereka untuk pembangunan Kabupaten Muna dan menjawab berbagai pertanyaan terkait isu-isu strategis daerah.

Ketua KPU Muna, La Ode Askar Ady Jaya, dalam sambutannya menjelaskan bahwa debat publik ini merupakan kesempatan penting bagi para calon untuk menyampaikan visi, misi, serta solusi yang akan mereka tawarkan jika terpilih memimpin Muna.

Menurutnya, acara ini tidak hanya sekadar ajang adu gagasan, tetapi juga bagian dari proses edukasi politik untuk masyarakat.

“Di sini kita akan mendengar gagasan dan pemikiran para calon yang fokus pada pembangunan daerah, bagaimana mereka menjawab isu-isu strategis, serta menawarkan solusi untuk memajukan Muna,” ujar Askar Ady Jaya.

Ia berharap, debat ini bisa menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat ide-ide para calon.

Selain itu, debat publik diharapkan dapat menjadi momen yang mendidik masyarakat dalam menentukan pilihan yang tepat sesuai visi yang diusung.

“Kami berharap dalam debat ini semua pasangan calon dapat menjunjung tinggi etika berargumen agar acara ini berjalan lancar sesuai harapan kita semua,” tambahnya.

Debat publik ini menjadi salah satu tahapan penting dalam Pilkada Muna 2024, di mana publik bisa langsung menilai komitmen para calon terhadap isu-isu pembangunan, kesejahteraan, dan kemajuan Kabupaten Muna.

 

 




GEN-Z Satukan Kekuatan Dukung RahmaTnya Muna di Pilkada 2024

MUNA, Sultranet.com – Dukungan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode Muhammad Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan (RahmaTnya Muna), terus meluas.

Kali ini, dukungan datang dari generasi muda GEN-Z yang berada di Kendari dan memiliki ikatan erat dengan Kabupaten Muna.

Mereka aktif berpartisipasi dan berkomitmen untuk memenangkan RahmaTnya Muna dalam Pilkada Muna 2024.

Kelompok pemuda yang tergabung dalam GARAB GEN’Z menyatakan bahwa keterlibatan mereka bukanlah sekadar kepentingan kelompok atau golongan, melainkan atas dasar keyakinan terhadap kapasitas pasangan nomor urut 2 ini.

Putra Sang Fajar Ombi, koordinator GARAB GEN’Z, menegaskan bahwa menurut mereka hanya RahmaTnya Muna yang paling tepat memimpin Kabupaten Muna dengan pengalaman serta visi yang jelas untuk kemajuan daerah.

“Momen ini bukan karena adanya kepentingan pribadi atau kelompok, tapi kami hadir karena kami yakin hanya pasangan Rajiun dan Purnama yang memiliki kapasitas untuk memajukan Muna. Kami menilai Pak La Ode M. Rajiun Tumada memiliki pemahaman mendalam tentang persoalan yang dihadapi daerah ini karena beliau pernah memimpin sebelumnya,” ungkap Putra pada Sabtu (2/11/2024).

Selain pengalaman, menurutnya, calon Bupati Rajiun Tumada memahami masalah-masalah mendasar di masyarakat Muna.

Ini dianggap sebagai modal kuat untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi Kabupaten Muna.

“Kami, anak-anak GEN-Z Kabupaten Muna yang berada di Kendari, insya Allah akan 100% berjuang dan bergotong-royong mendukung RahmaTnya Muna untuk meraih kemenangan,” tandasnya.

Dukungan dari kaum muda ini memperlihatkan antusiasme tinggi yang diharapkan dapat memperkuat posisi RahmaTnya Muna dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Muna periode 2024-2029.