Anggota DPRD Bombana Tinjau Jembatan Rusak, Janji Perjuangkan Perbaikan

Bombana, sultranet.com – Tiga Anggota DPRD Kabupaten Bombana yaitu Yudi Utama Arsyad, Kusmardin dan Rahman meninjau kondisi jembatan penghubung antara Desa Tampabulu dan Desa Tanah Poleang, Kecamatan Poleang Utara, yang kini dalam keadaan memprihatinkan. Selasa (19/11).

Saat meninjau lokasi jembatan itu, Anggota DPRD Bombana dari Partai Bulan Bintang Yudi Utama Arsyad berkomitmen untuk memperjuangkan perbaikan infrastruktur vital tersebut.

Menurutnya, Jembatan yang menjadi jalur penting bagi masyarakat kedua desa dan antar Kecamatan tersebut mengalami kerusakan parah dan dinilai dapat membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Dalam kunjungannya itu, Yudi menyampaikan akan segera berkoordinasi dengan pemerintah pusat melalui Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) di Kota Kendari agar perbaikan dapat dilakukan sebelum kondisinya semakin buruk.

“Kami melihat langsung kondisi jembatan ini dan sangat prihatin. Ini harus menjadi prioritas karena menyangkut akses masyarakat dan kami berkomitmen memperjuangkan agar pemerintah segera memperbaikinya,” ujar Yudi Utama Arsyad.

Sementara itu, anggota DPRD lainnya yang juga berasal dari Partai Bulan Bintang, Kusmardin menegaskan bahwa kehadiran mereka di lokasi tersebut sebagai wujud komitmen mereka untuk terus mendampingi masyarakat dan memastikan persoalan yang dihadapi mendapat perhatian serius dari pemerintah daerah hingga pusat.

“Sebagai wakil rakyat, kami terus berjuang bersama masyarakat untuk mewujudkan infrastruktur yang lebih baik,” tambahnya.

Ditempat yang sama, Anggota DPRD dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Rahman berharap adanya perhatian dari Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) di Kendari agar dapat mempercepat proses rehabilitasi jembatan ini.

Ia mengingatkan pentingnya langkah cepat untuk mencegah terjadinya insiden atau dampak yang lebih buruk.

“Kondisi jembatan ini sudah mendesak untuk dilakukan perbaikan atau pergantian karena kondisinya ini sudah sangat berbahaya untuk pengguna jalan,” tegas Rahman

Kehadiran 3 Anggota DPRD merupakan bagian dari komitmen anggota DPRD Bombana untuk selalu hadir di tengah masyarakat dan memperjuangkan aspirasi mereka.

Kunjungan lapangan ini mendapat apresiasi dari warga yang berharap jembatan penghubung tersebut segera diperbaiki demi kelancaran aktivitas sehari-hari.

 




Pemprov Sultra Hadiri Rakor Pengendalian Inflasi dan Sosialisasi Bencana Hidrometeorologi

Kendari, 18 November 2024 – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Pemprov Sultra) mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah yang dirangkaikan dengan Sosialisasi Potensi Bencana Hidrometeorologi. Acara yang digelar oleh Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri RI) ini berlangsung secara daring melalui Zoom Meeting. Rakor dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan diikuti oleh sejumlah kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Ruang Rapat Biro Perekonomian Sekretariat Daerah (Setda) Provinsi Sultra. Dalam rapat ini, hadir narasumber dari berbagai kementerian dan lembaga, seperti Wakil Menteri Sosial, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Kepala Badan SAR Nasional, Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), serta Direktur Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kemendagri. Dari pihak Pemprov Sultra, turut hadir Kepala Biro Perekonomian Setda Sultra, perwakilan Bulog, Karantina Kendari, dan dinas-dinas terkait lainnya.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan pentingnya kesiapan menghadapi dua agenda besar, yaitu potensi bencana hidrometeorologi dan pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang dijadwalkan pada Rabu, 27 November 2024. “Kita perlu mengantisipasi potensi lonjakan mobilitas masyarakat, khususnya pada masa kampanye hingga hari tenang (24–26 November). Koordinasi dengan Bulog dan distributor pangan juga sangat penting, mengingat adanya fenomena aksi borong bahan pokok selama masa pemilu. Selain itu, kita juga harus bersiap menghadapi libur panjang Natal dan Tahun Baru,” ujar Tito.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menyampaikan bahwa fenomena La Nina lemah diprediksi memengaruhi kondisi cuaca di Indonesia hingga Maret 2025. Hal ini bersamaan dengan musim hujan yang diproyeksikan mencapai puncaknya pada Januari–Februari 2025. “Potensi bencana hidrometeorologi basah, seperti banjir, banjir bandang, banjir pesisir (rob), tanah longsor, angin kencang, dan kilat/petir, perlu diwaspadai. Sebanyak 15% wilayah Indonesia, termasuk Sulawesi Tenggara bagian timur dan utara, diprediksi mengalami curah hujan di atas normal,” jelas Dwikorita.

Sementara itu, Plt. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti melaporkan adanya kenaikan harga pada sejumlah komoditas selama Oktober 2024. “Beberapa komoditas yang mengalami kenaikan harga adalah telur ayam ras, cabai merah, daging ayam ras, bawang merah, dan emas perhiasan,” ungkap Amalia. Ia juga menyebutkan bahwa Kabupaten Buton Utara menjadi salah satu wilayah dengan kenaikan Indeks Perkembangan Harga (IPH) tertinggi di Sulawesi Tenggara, mencapai 2,60%. “Komoditas yang memberikan andil terbesar adalah daging ayam ras, cabai rawit, ikan gembung, dan berbagai jenis ikan lainnya,” tambahnya.

Dalam Rakor tersebut, Pemprov Sultra melalui Kepala Biro Perekonomian menyatakan akan memperkuat koordinasi dengan Bulog, distributor pangan, dan dinas-dinas terkait untuk menjaga kestabilan harga bahan pokok. Selain itu, pemerintah daerah juga akan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana hidrometeorologi dengan mengintensifkan sosialisasi kepada masyarakat.

“Kita akan memastikan seluruh langkah mitigasi dilakukan dengan baik, termasuk menjaga stok bahan pokok di pasaran agar masyarakat tidak terdampak secara ekonomi,” ujar Kepala Biro Perekonomian Setda Sultra.

Rakor ini diharapkan mampu meningkatkan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menghadapi tantangan akhir tahun. Dengan kolaborasi yang solid, masyarakat di Sulawesi Tenggara dapat melewati periode ini dengan aman, meskipun dihadapkan pada berbagai dinamika, baik dari sisi ekonomi maupun potensi bencana alam.




Paslon Berani Sukses Kampanye Dialogis di 41 Titik, Siap Sambut Kemenangan

Bombana, sultranet.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana nomor urut 1, H. Burhanuddin dan Ahmad Yani (BERANI), terus menunjukkan dominasinya di Pilkada Bombana 2024 dengan sukses menggelar kampanye dialogis di 41 titik.

Salah satu kampanye meriah berlangsung di Lapangan Merdeka, Kelurahan Bambaea, Kecamatan Poleang Timur, pada Sabtu  (16/11), yang dihadiri ribuan warga dari berbagai pelosok wilayah Poleang Timur.

Ketua Tim Pemenangan BERANI, H. Rasyid, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat dalam setiap kampanye menunjukkan kepercayaan besar terhadap pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani. Ia menekankan bahwa pasangan ini memiliki rekam jejak dan kapasitas untuk membawa perubahan besar bagi Bombana.

“Pak Burhanuddin adalah birokrat yang berpengalaman. Selama memimpin Bombana, beliau sudah memberikan bukti nyata, seperti meningkatkan listrik 24 jam di Kabaena, memperbaiki jalan, dan mempercantik wajah ibu kota kabupaten. Bersama Ahmad Yani yang memiliki pengalaman sebagai politisi senior, mereka adalah pasangan pemimpin yang tepat untuk daerah ini,” ujar H. Rasyid.

Tak hanya dari tim pemenangan, dukungan terhadap pasangan BERANI juga datang dari berbagai tokoh masyarakat, termasuk mantan Ketua DPRD Bombana, Andi Firman. Ia sebelumnya merupakan bagian dari tim pemenangan kepala daerah sebelumnya, tetapi kali ini memutuskan untuk mendukung pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani.

“Saya memilih BERANI karena pasangan ini jujur, amanah, dan tidak hanya memberikan janji, tetapi menghadirkan solusi nyata untuk masyarakat Bombana,” ujar Andi Firman dalam orasinya.

Dalam setiap kampanye, pasangan BERANI selalu menegaskan visi mereka untuk menjadikan Bombana sebagai daerah yang “Berdaya Saing Berbasis Agrominapolitan.” Untuk mendukung visi tersebut, mereka telah menyiapkan lima misi utama, yaitu meningkatkan sektor pertanian dan industri kreatif, memperkuat kualitas SDM, meningkatkan konektivitas wilayah, mengembangkan kearifan lokal, dan memperbaiki tata kelola pemerintahan.

Pasangan ini juga menawarkan 11 program unggulan, seperti alokasi Dana Desa Rp 1 miliar per desa/kelurahan, bantuan pendidikan hingga jenjang S3, layanan kesehatan berbasis NIK, pembangunan infrastruktur jalan dan irigasi, serta program “One Village, One Product” untuk mendorong potensi lokal.

Burhanuddin dalam orasinya mengajak masyarakat untuk bersama-sama memilih pasangan BERANI pada 27 November 2024 demi mewujudkan Bombana yang lebih maju dan berdaya saing.

“Program-program ini adalah janji nyata yang kami hadirkan untuk masyarakat. Dengan dukungan dari seluruh rakyat Bombana, kita bisa mewujudkan masa depan yang lebih baik,” tegasnya.

Kesuksesan kampanye di 41 titik menjadi bukti kuat antusiasme masyarakat terhadap pasangan BERANI. Dengan semangat kebersamaan dan dukungan penuh dari berbagai elemen, pasangan ini optimis dapat memenangkan Pilkada Bombana 2024 pada 27 November 2024.

Usai melaksanakan Kampanye Dialogis terlihat antusias masyarakat silih berganti melakukan foto bersama Calon Bupati dan Wakil Bupati serta sejumlah tokoh yang hadir menggambarkan dukungan terhadap semangat perubahan yang selalu digaungkan oleh Paslon ini.




Meriahkan HKN ke-60, Dinkes Kolaka Utara Gelar Jalan Sehat dan Lomba Gembira

Kolaka Utara, sultranet.com – Memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-60, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kolaka Utara sukses menggelar kegiatan jalan sehat dan berbagai lomba gembira.

Acara ini berlangsung meriah dan diikuti ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari ASN, masyarakat umum, hingga pejabat daerah. Sabtu (16/11/2024)

Pelepasan peserta jalan sehat dilakukan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Dr. Taufiq, di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kolaka Utara, yang menjadi titik awal kegiatan.

Turut hadir Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua DPRD beserta anggota, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Dr. Taufiq menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar peringatan, melainkan bentuk ajakan kepada masyarakat untuk lebih peduli pada kesehatan.

“Kesehatan adalah kunci utama dalam membangun kehidupan yang produktif dan bahagia. Melalui jalan sehat dan lomba ini, kami ingin menekankan bahwa hidup sehat bisa dimulai dari aktivitas yang ringan, sederhana, tetapi bermakna. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momen untuk mempererat kebersamaan kita semua,” ujar Dr. Taufiq.

Ia menambahkan, semangat menjaga kesehatan harus terus dipupuk, tidak hanya di momentum HKN tetapi juga dalam keseharian.

“Mari kita jadikan gaya hidup sehat sebagai bagian dari kebiasaan. Dengan tubuh yang sehat, kita bisa memberikan kontribusi lebih untuk keluarga, masyarakat, dan daerah ini,” tutupnya.

Setelah jalan sehat, peserta menikmati berbagai lomba gembira yang menciptakan suasana penuh tawa dan keceriaan. Di antaranya adalah Senam Kreasi, Estafet Sarung, dan Lomba Bola Gotong. Sorak sorai dan antusiasme peserta menambah semarak acara tersebut.

Kepala Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara, Syahlan Launu, mengapresiasi semangat peserta yang telah memeriahkan peringatan HKN ke-60 ini.

Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya menghibur, tetapi juga memiliki pesan penting untuk mengingatkan masyarakat tentang gaya hidup sehat.

“Kesehatan itu penting, tetapi sering kali kita abaikan. Lewat acara seperti ini, kami ingin masyarakat menyadari bahwa menjaga kesehatan tidak selalu harus serius atau berat. Bahkan, dengan aktivitas yang sederhana dan menyenangkan, kita sudah mengambil langkah penting untuk hidup lebih sehat,” ungkap Syahlan.

Ia berharap peringatan seperti ini dapat menjadi tradisi tahunan yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat.

“Kami ingin acara ini bukan sekadar peringatan, tetapi juga inspirasi bagi semua untuk hidup lebih sehat dan harmonis. Kebersamaan yang terjalin di sini juga menjadi bukti bahwa kesehatan bisa menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antarsesama,” tambahnya.

Acara ditutup dengan pengundian kupon door prize bagi peserta jalan sehat. Hadiah yang disediakan termasuk kulkas, handphone, kompor gas, serta berbagai hadiah hiburan lainnya. Para peserta, baik yang menang maupun tidak, tampak gembira mengikuti rangkaian kegiatan yang menghibur sekaligus bermanfaat ini.

Dengan semangat HKN, Dinkes Kolaka Utara berharap pesan kesehatan yang disampaikan melalui kegiatan ini dapat terus menyebar dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

 

Sumber: Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolut 




Rajiun-Purnama Disambut Ribuan Warga Desa Lagasa: Solusi untuk Muna Lebih Baik

Muna, Sultranet.com – Ribuan warga Desa Lagasa, Kecamatan Duruka, Kabupaten Muna, menyambut hangat kedatangan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode Muhammad Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, pada Jumat malam (15/11/2024).

Suasana di desa yang berada di pinggiran Kota Raha itu dipenuhi dengan lantunan shalawat yang menggema sebagai bentuk penghormatan kepada pasangan berakronim Rahmatnya Muna tersebut.

Antusiasme masyarakat terlihat jelas. Mereka yakin pasangan Rajiun-Purnama mampu membawa perubahan positif bagi Kabupaten Muna. Hal ini didasarkan pada rekam jejak keduanya yang dinilai cemerlang dan penuh pengalaman, baik di pemerintahan maupun sektor lainnya.

Haridin, tokoh masyarakat Desa Lagasa, dalam sambutannya menegaskan pentingnya memilih pemimpin yang memiliki rekam jejak jelas dan asal-usul yang baik. Ia menyebutkan bahwa Rajiun telah membuktikan kepemimpinannya saat menjabat sebagai Bupati Muna Barat.

“Pak Rajiun berhasil membawa perubahan besar dalam waktu singkat ketika memimpin Muna Barat. Itu bukti nyata kemampuannya,” ujar Haridin.

“Kami percaya Rajiun-Purnama adalah solusi terbaik untuk membawa Muna ke arah yang lebih baik. Kami telah berkomitmen untuk memenangkan pasangan ini pada 27 November nanti,” tegasnya.

Haridin juga mengingatkan masyarakat agar bijak dalam memilih pemimpin, mengutamakan pengalaman dan integritas. Menurutnya, Rajiun-Purnama memiliki dua hal tersebut sehingga layak untuk memimpin Muna.

Pasangan Rajiun-Purnama menawarkan kombinasi pengalaman yang mumpuni. La Ode Muhammad Rajiun Tumada dikenal sebagai pemimpin tegas dan merakyat. Sementara itu, Purnama Ramadhan memiliki latar belakang yang solid, pernah menjabat sebagai Komisioner KPU Muna pada 2023 dan Direktur Utama PDAM Muna pada 2005.

“Pengalaman itu penting, dan kami hadir untuk memberikan solusi nyata bagi Muna,” ujar Rajiun.

Dalam orasinya, Rajiun menyampaikan komitmennya untuk fokus pada pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Kabupaten Muna. Ia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama memilih pemimpin yang memberikan solusi, bukan sekadar janji.

“Percayakan pada saya. Jika terpilih, program pemerataan pembangunan akan berjalan dan dirasakan oleh semua masyarakat Muna,” katanya penuh semangat.

Rajiun juga menyisipkan pesan unik dalam kampanyenya, meminta masyarakat mengenali pasangan Rahmatnya Muna dari seragam yang mereka kenakan.

“Jangan lupa, tanggal 27 November nanti pilih pasangan yang mengenakan pakaian seperti Prabowo-Gibran saat mencalonkan diri sebagai Presiden dan Wakil Presiden. Itulah kami, pasangan Rahmatnya Muna,” tandasnya sambil tersenyum.

Kehadiran pasangan Rahmatnya Muna di Desa Lagasa menjadi momentum kebangkitan semangat masyarakat untuk perubahan di Pilkada Muna 2024. Ribuan warga yang hadir memadati lokasi acara, menunjukkan dukungan mereka secara langsung.

Masyarakat berharap kepemimpinan Rajiun-Purnama dapat memberikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi Kabupaten Muna, mulai dari pembangunan infrastruktur hingga peningkatan kesejahteraan rakyat.

Dengan antusiasme yang tinggi, dukungan terhadap pasangan ini terus menguat di berbagai wilayah Muna.




TP-PKK Kolut Terlibat Aktif dalam Pemberian MBG untuk Siswa

Kolaka Utara, Sultranet.com – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Kolaka Utara berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan program Makanan Bergizi Gratis (MBG) untuk siswa di daerah tersebut.

Program yang kembali digelar pada Jumat (15/11) ini bertujuan untuk memastikan anak-anak dari tingkat TK hingga SMA mendapatkan asupan gizi yang cukup dan mendukung upaya pemerintah dalam menanggulangi stunting.

Program pemberian makan gratis ini dilaksanakan di tiga lokasi, yaitu SDN Pitulua, SMAN Lasusua, dan SMKN Lasusua.

Makanan bergizi disiapkan dengan pengawasan dari ahli gizi dan bertujuan untuk memberikan asupan yang baik bagi para siswa agar dapat tumbuh sehat dan optimal dalam menjalani aktivitas belajar.

Pj. Ketua TP-PKK Kolaka Utara, Ny. Nurhayati Yusmin, S.Pd., MM, menyatakan dukungannya terhadap program MBG yang diinisiasi oleh Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara bekerja sama dengan dua perusahaan, PT Fatwa Bumi Sejahtera (FBS) dan PT Kolaka Resource Industrial Park (KRIP).

“Sebagai TP-PKK, kami sangat berkomitmen mendukung program ini karena sangat penting untuk kesehatan anak-anak kita. Makanan bergizi adalah fondasi yang kuat bagi masa depan mereka. Kami berharap program ini tidak hanya memberi manfaat bagi siswa, tetapi juga dapat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat tentang pentingnya gizi bagi tumbuh kembang anak,” ujar Ny. Nurhayati.

Ny. Nurhayati juga menambahkan bahwa TP-PKK Kolaka Utara terus berupaya memperkuat peran serta masyarakat dalam mendukung berbagai program pemerintah yang berfokus pada kesejahteraan keluarga dan anak-anak.

“Kami berharap program ini bisa menjadi langkah awal untuk menciptakan Kolaka Utara yang lebih baik, di mana anak-anak tumbuh sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan,” tambahnya.

Pj. Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., M.H., yang hadir dalam acara tersebut, mengungkapkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan perusahaan swasta dalam pelaksanaan program ini.

“Program MBG ini merupakan langkah nyata dalam mendukung upaya pemerintah pusat untuk mengurangi angka stunting. Kami sangat berterima kasih kepada PT FBS dan KRIP yang telah turut berkontribusi dalam penyelenggaraan program ini,” kata Yusmin.

Ia juga mengapresiasi kerja sama yang terjalin antara pemerintah daerah, TP-PKK, dan perusahaan untuk mewujudkan kesejahteraan anak-anak di Kolaka Utara.

“Ini adalah bagian dari sinergi antara pemerintah dan swasta dalam memperbaiki kualitas gizi generasi muda. Semoga ke depan semakin banyak perusahaan yang terinspirasi untuk berkontribusi bagi kemajuan daerah,” tambahnya.

Anggota DPR RI, Bahtra Banong, yang turut hadir dalam acara tersebut, memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program MBG ini.

“Program makan bergizi gratis adalah langkah strategis untuk menciptakan generasi yang sehat dan unggul. Ini adalah investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa,” ujar Bahtra.

Bahtra juga menegaskan pentingnya pemanfaatan sumber daya alam Indonesia untuk kesejahteraan masyarakat.

“Negara kita kaya raya, tetapi masih banyak anak-anak yang terkena stunting dan kekurangan gizi. Program ini adalah upaya untuk memperbaiki kondisi tersebut dan memastikan generasi muda kita tumbuh sehat dan cerdas,” tambahnya.

Bahtra juga mengajak semua pihak untuk mendukung program pemerintah dengan semangat gotong-royong.

“Program ini adalah contoh nyata bagaimana kerja sama antara pemerintah dan masyarakat, termasuk sektor swasta, dapat memberikan dampak positif. Kolaka Utara sudah memulainya, dan kami berharap program ini bisa menginspirasi daerah lain di Indonesia,” ujarnya.

Di akhir acara, Pj. Bupati Kolaka Utara memberikan cinderamata kepada Bahtra Banong sebagai bentuk apresiasi atas dukungannya.

Bahtra menutup dengan harapan bahwa program ini bisa menjadi contoh nasional.

“Kolaka Utara telah menunjukkan langkah besar. Semoga ini bisa menjadi inspirasi bagi seluruh Indonesia untuk memperjuangkan kesehatan dan pendidikan anak-anak kita,” tutup Bahtra.

Dengan adanya program MBG ini, diharapkan dapat mendorong tercapainya generasi yang lebih sehat dan cerdas di Kolaka Utara, serta menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendukung program pemerintah yang bertujuan mengatasi masalah stunting dan gizi buruk di Indonesia.

 

Sumber: Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolut




Tim Milenial Berani Bersuara Ajak Generasi Muda Berkarya dan Berani Suarakan Pendapat

Bombana, Sultranet.com – Tim Milenial Berani Bersuara sukses menggelar kegiatan Milenial Gathering di Ex Aral MTQ, Kelurahan Kasipute, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, pada Kamis malam (14/11).

Acara ini dihadiri oleh ratusan generasi muda dari berbagai kecamatan di Kabupaten Bombana. Selain menjadi ajang berkumpul, kegiatan ini juga dirancang untuk memupuk semangat kreativitas dan keberanian generasi milenial dalam menyuarakan pendapat dan berkarya.

Acara yang berlangsung meriah ini menghadirkan Ir. Burhanuddin, M.Si, sebagai pembicara utama. Dalam kesempatan itu, Burhanuddin memberikan motivasi kepada peserta untuk mengambil peran aktif dalam berbagai aspek kehidupan, terutama dalam menyongsong masa depan yang lebih baik.

“Pemuda adalah pemilik masa kini dan masa depan. Kami berkomitmen untuk menjadikan anak muda sebagai generasi emas pada tahun 2045. Semua yang hadir malam ini, Insya Allah, akan menjadi bagian dari generasi tersebut,” ujar Burhanuddin

Selain mendengarkan pemaparan dari calon bupati bombana nomor urut satu itu, para peserta juga dihibur oleh penampilan grup band lokal, Zaka Entertaiment, yang menambah semarak suasana malam itu.

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Tim Milenial Berani Bersuara dengan tujuan memperkuat peran kaum muda sebagai agen perubahan di masyarakat.

Ketua Panitia, Abdul Rahmat, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa acara ini merupakan langkah awal untuk menggugah semangat generasi muda untuk lebih percaya diri dan berani mengemukakan pendapat.

“Tujuan kami menyelenggarakan acara ini adalah untuk meningkatkan semangat berkarya dan keberanian generasi muda dalam menyuarakan pendapat. Kami sebagai kaum milenial adalah agen perubahan dan penentu citra masa depan,” ujar Abdul Rahmat.

Acara ini menjadi momentum penting dalam mendorong generasi muda untuk lebih aktif dalam berkontribusi bagi kemajuan daerah dan bangsa. Tim Milenial Berani Bersuara berharap kegiatan seperti ini dapat menginspirasi dan memotivasi pemuda di Bombana untuk lebih berani tampil dan berpartisipasi dalam pembangunan.




DPRD Bombana Sidak RSUD Tanduale, Warning Segera Pulihkan Pelayanan

Bombana, sultranet.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanduale, Bombana, Jumat (15/11/2024).

Sudah tersebut menyusul laporan terganggunya layanan kesehatan akibat aksi mogok tenaga medis.

Dalam sidak ini, DPRD menemukan bahwa layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) tutup total, sementara beberapa poli, termasuk Poli Jantung, Bedah, dan Mata, juga tidak beroperasi.

Aksi mogok terjadi karena insentif dan gaji tenaga kesehatan (nakes) kontrak belum dibayarkan sejak Juni 2024.

Ketua DPRD Bombana, Iskandar, memberikan teguran keras kepada manajemen rumah sakit dan pemerintah daerah agar segera menyelesaikan masalah ini demi pemulihan layanan kesehatan di RSUD Tanduale.

“Tidak boleh kita bermain-main dengan pelayanan di IGD ini karena ini menyangkut nyawa manusia,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Keuangan Daerah untuk memastikan pembayaran insentif nakes segera direalisasikan.

Sekretaris RSUD Tanduale, Apt. Muh. Alwi, S.Si., MM., menjelaskan bahwa tertundanya pembayaran insentif nakes ini disebabkan oleh perubahan anggaran yang belum sepenuhnya terealisasi.

“Pembayaran gaji tenaga kontrak di RSUD Tanduale dari Juni hingga November 2024 masuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P), dan SK APBD-P dari Provinsi baru diterima pada 29 Oktober,” terangnya.

Pihak RSUD dan Badan Keuangan Daerah saat ini bekerja sama untuk mempercepat pembayaran, yang diharapkan terlaksana dalam satu hingga dua hari ke depan.

Anggota DPRD Bombana dari Partai Bulan Bintang (PBB), Yudi Utama Arsyad, juga menegaskan pentingnya pemulihan layanan di RSUD Tanduale agar masyarakat tidak lagi terlantar.

“Pelayanan di RSUD Bombana harus segera dipulihkan, apapun caranya. Hak nakes yang tertunda hingga enam bulan ini harus segera diselesaikan. Jika tidak, kami akan meminta semua pihak terkait untuk memberikan penjelasan tentang masalah ini,” tegas Yudi.

Dukungan juga disampaikan oleh anggota DPRD Bombana dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Andi Muhammad Khaekal Atikurahman, yang menilai situasi ini sangat serius dan meminta semua pihak segera bergerak cepat menyelesaikannya.

“Kondisi ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Kita sedang mempertaruhkan nyawa pasien dan kondisi darurat di RSUD Tanduale. Saya harap semua pihak bergerak cepat agar pelayanan bisa pulih,” kata Khaekal.

Ketua Lembaga Kajian dan Pengawasan Daerah (LKPD) Sulawesi Tenggara, Muh. Arham, yang turut hadir dalam sidak, mengapresiasi langkah DPRD Bombana yang cepat tanggap dalam merespons masalah ini.

“Masalah kemanusiaan ini sangat miris. IGD mempertaruhkan nyawa manusia, dan ini tidak bisa dibiarkan,” ujarnya.

Di tengah inspeksi, Ketua DPRD Bombana Iskandar menerima laporan dari Puskesmas Kabaena mengenai adanya pasien kritis yang akan dirujuk ke RSUD Tanduale.

“Ini darurat. Kita harus segera menuntaskan masalah ini agar pasien mendapatkan layanan medis sesegera mungkin,” tandasnya.

DPRD Bombana berharap, dengan adanya koordinasi antara RSUD Tanduale dan Badan Keuangan Daerah, pelayanan di RSUD Tanduale dapat segera pulih sehingga masyarakat kembali mendapat akses layanan kesehatan yang layak.




IGD RS Tanduale Tutup, Nakes Mogok, Keluarga Korban Kecelakaan Keliling Teriak Minta Tolong

Bombana, sultranet.com – Keluarga seorang pasien korban kecelakaan terpaksa berteriak minta tolong sambil berkeliling di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tanduale, Bombana, Sulawesi Tenggara, setelah mendapati layanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) tutup.

Layanan medis lumpuh akibat aksi mogok sejumlah tenaga medis, termasuk perawat dan dokter, yang menuntut pembayaran gaji yang sudah lima bulan belum diterima. Jumat (15/11/2024)

Rahman, seorang warga yang menyaksikan kejadian tersebut, mengisahkan kepanikan keluarga korban yang kebingungan mencari bantuan. “Saya melihat keluarga pasien berteriak keliling rumah sakit, meminta tolong. Mereka panik karena tidak ada perawat atau dokter yang melayani,” ujar Rahman.

Menurutnya, IGD RSUD Tanduale yang semestinya menjadi pusat pertolongan pertama justru kosong dari tenaga medis, membuat keluarga pasien semakin putus asa.

Setelah berusaha mencari pertolongan tanpa hasil, keluarga akhirnya terpaksa membawa korban ke Puskesmas terdekat, meski jaraknya cukup jauh dan kondisi pasien masih kritis.

“Kasihan sekali, mereka harus mencari bantuan di tempat lain padahal rumah sakit ini yang paling lengkap di Bombana,” kata Rahman prihatin.

Ia juga menambahkan bahwa kejadian ini menciptakan keresahan di kalangan masyarakat yang bergantung pada RSUD Tanduale sebagai satu-satunya rumah sakit di daerah tersebut.

Aksi mogok tenaga medis ini dilakukan sebagai bentuk protes terhadap gaji yang sudah lima bulan tidak dibayarkan. Seorang perawat yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan bahwa para tenaga medis sudah berusaha bertahan, namun akhirnya merasa harus melakukan aksi ini agar tuntutan mereka diperhatikan.

“Kami bekerja siang malam, tapi hak kami tidak dibayar. Kami juga punya kebutuhan hidup,” ujarnya.

Situasi ini telah menimbulkan kekhawatiran di kalangan warga, terutama jika terjadi darurat medis yang memerlukan penanganan cepat. Rahman berharap pemerintah segera mengambil tindakan tegas agar layanan kesehatan di Bombana tidak semakin terganggu.

“Kami butuh rumah sakit yang berfungsi dengan baik. Kalau keadaan begini terus, akan semakin banyak korban terlantar tanpa pertolongan,” katanya penuh harap.

Masyarakat Bombana mendesak pemerintah daerah segera memenuhi hak tenaga medis agar layanan di RSUD Tanduale dapat segera pulih dan berjalan normal kembali, demi kesehatan dan keselamatan warga.




Tata Pedagang Kaki Lima, BERANI Janji Jadikan Pasar Sentral Rumbia Bersih dan Nyaman

Bombana, Sultranet.com – Pada sesi tanya jawab debat kandidat Pilkada Bombana, pasangan calon nomor 1, Burhanuddin dan Ahmad Yani, yang mengusung slogan BERANI, menegaskan komitmen mereka untuk menata pedagang kaki lima (PKL) dan menjaga keindahan Kota Rumbia. Rabu (13/11/2024)

Dalam pernyataannya merespon pertanyaan dan tanggapan Calon Nomor urut 2, Burhanuddin menekankan bahwa Ruang Terbuka Hijau (RTH) merupakan paru-paru kota dan tempat masyarakat bersantai serta berkreasi. Menurutnya, mengubah fungsi RTH menjadi pasar akan merusak kenyamanan kota dan kesehatan masyarakat.

Burhanuddin, calon Bupati Bombana, mengkritik tajam rencana lawannya, pasangan calon nomor 2 Andi Nirwana Sebbu dan Heryanto, yang berjanji akan mengembalikan pasar sore ke area RTH jika terpilih.

Heryanto beralasan bahwa keputusan memindahkan PKL dari RTH ke pasar sentral telah berdampak pada mata pencaharian para pedagang yang kesulitan membayar utang dan membiayai pendidikan anak-anak mereka.

Heryanto berjanji, jika terpilih, dalam 100 hari pertama, mereka akan mengizinkan kembali aktivitas berjualan di RTH sebagai solusi bagi masyarakat kecil.

Merespons hal tersebut, Burhanuddin menegaskan bahwa RTH tidak cocok untuk dijadikan pasar.

“RTH itu adalah ruang untuk masyarakat bersantai dan berekreasi. Pasar, yang identik ada sampah, tidak seharusnya berada di tempat yang dirancang untuk kesehatan dan kenyamanan kota,” ujar Burhanuddin.

Ia juga menyebut bahwa pemindahan PKL ke pasar sentral merupakan langkah strategis yang solutif dengan menyediakan tempat lebih aman dan layak bagi para pedagang dan pembeli.

Selain itu, Burhanuddin menyampaikan pandangan bahwa seorang pemimpin harus mempertimbangkan kepentingan seluruh masyarakat, bukan hanya satu kelompok.

“Kita ini tidak memperjuangkan satu kelompok, tapi memperjuangkan seluruh masyarakat Bombana. Jika kebijakan kita salah, yang dirugikan adalah nama baik Kabupaten Bombana,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa di RTH Bombana telah diatur penataan ruang yang jelas dan melarang aktivitas pasar di area tersebut dan harusnya ditaati oleh semua pihak terlebih lagi Pemerintah daerah yang tidak boleh memberi contoh buruk kepada masyarakatnya.

Sebagai solusi, Burhanuddin mengklaim bakal menyediakan fasilitas transportasi gratis bagi para pedagang yang berjualan di pasar sentral, sehingga mereka tetap bisa berjualan di tempat yang bersih dan nyaman tanpa mengganggu tata ruang kota.

Ia juga mengkritik rencana pengembalian pasar sore di RTH sebagai tindakan yang menunjukkan “kedangkalan berpikir” dalam penataan kota.

“Saya pastikan bahwa di manapun yang namanya kota, tidak pernah ada RTH lalu di situ ada pasar. Jika di situ ada pasar ikan, pasar sayur. Ini namanya sembrono,” tandasnya.