Babinsa Koramil 03/Poleang Laksanakan Penanaman Pohon Penghijauan di Desa Paria

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, yang dipimpin langsung oleh Serda Justang, melaksanakan penanaman pohon penghijauan di Desa Paria, Kecamatan Poleang Tengah, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk mendukung upaya pencegahan banjir dan mengurangi polusi udara di kawasan tersebut.

Serda Justang mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi TNI dalam menjaga kelestarian lingkungan.

“Kegiatan penghijauan ini diharapkan mampu mengurangi risiko banjir dan meningkatkan kualitas udara di Desa Paria. Kami sangat berterima kasih kepada masyarakat yang turut serta mendukung aksi ini,” ungkapnya.

Sudirman, Sekretaris Desa Paria, mengapresiasi langkah Babinsa dalam mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungan. “Ini adalah inisiatif yang sangat baik. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut dan memberi dampak positif bagi warga Paria,” ujar Sudirman saat diwawancarai.

Sementara itu, Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf, turut mendukung kegiatan ini dan berharap penghijauan tersebut dapat menjadi contoh bagi desa lain. “Semoga program seperti ini bisa meningkatkan kesadaran lingkungan di masyarakat serta menjaga desa tetap hijau dan sehat,” tuturnya.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan Desa Paria dan sekitarnya akan semakin terhindar dari potensi bencana lingkungan, seperti banjir, dan dapat meningkatkan kualitas udara yang lebih sehat bagi warga setempat.




Pelantikan PTPS, Plt. Camat Kodeoha Tegaskan Netralitas ASN dan Perangkat Desa

Kolaka Utara, sultranet.com – Sebanyak 19 orang Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Kecamatan Kodeoha resmi dilantik dalam acara Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji serta Bimbingan Teknis (Bimtek) PTPS yang digelar di Gedung Pertemuan Desa Jabal Nur, Kecamatan Kodeoha, Kabupaten Kolaka Utara, Senin (4/11).

Dua calon pengawas TPS yang terdaftar tidak dapat hadir dalam pelantikan tersebut karena berhalangan.

Acara dimulai pukul 10.00 WITA dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Plt. Camat Kodeoha, Syahlan Launu, SH, Kapolsek Kodeoha dan Tiwu yang diwakili, Bintara Penghubung Kecamatan Kodeoha dan Tiwu, Kepala KUA Kodeoha yang diwakili, Ketua Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kodeoha, serta Ketua Panwas Kecamatan Kodeoha.

Selain itu, hadir pula perwakilan dari Komite Independen Pemantau Pemilu Kolaka Utara yang turut memantau proses pelantikan tersebut.

Dalam sambutannya, Plt. Camat Kodeoha Syahlan Launu mengingatkan pentingnya komitmen netralitas ASN, kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan perangkat desa dalam mendukung kelancaran Pilkada serentak yang akan dilaksanakan pada 27 November 2024.

“Netralitas seluruh aparatur negara dan perangkat desa adalah kunci dalam menjamin pelaksanaan Pilkada yang jujur dan adil,” ujarnya.

Syahlan menegaskan bahwa para pengawas TPS yang dilantik memiliki peran sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas pelaksanaan Pilkada di lapangan.

Netralitas dan independensi pengawas, menurutnya, menjadi hal yang sangat penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses pemilihan.

“Pengawas TPS adalah pilar utama dalam mewujudkan Pilkada yang bersih dan transparan. Oleh karena itu, netralitas pengawas TPS sangat dibutuhkan dalam menjalankan tugas dan fungsinya,” tegas Syahlan.

Ia juga menyatakan bahwa dirinya siap menjadi penghubung dalam menangani setiap laporan ketidaknetralan di lapangan.

Plt. Camat Kodeoha tersebut bahkan memberikan nomor kontak pribadinya kepada para pengawas yang hadir, agar mereka dapat melapor langsung jika mendapati indikasi ketidaknetralan dari ASN, kepala desa, atau perangkat desa.




Lima Paslon Adu Gagasan di Debat Publik KPU Muna

MUNA, Sultranet.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Muna menggelar debat publik pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Muna di Aula Gedung Sarana Olahraga (SOR) La Ode Pandu, Raha, pada Sabtu malam (2/11/2024), sekitar pukul 20.30 WITA.

Acara ini menghadirkan lima pasangan calon yang siap memaparkan visi, misi, serta program unggulan mereka di hadapan publik.

Debat ini dihadiri oleh seluruh pasangan calon, yaitu Bachrun Labuta – La Ode Asrafil, La Ode Muhammad Rajiun Tumada – Purnama Ramadhan, La Ode Kardini – Noer Dani, Abdul Rahman – Awal Jaya Balombo, serta La Ode Husuna Ringa Jhon – Syarifudin Uddu.

Masing-masing pasangan berkesempatan memaparkan gagasan mereka untuk pembangunan Kabupaten Muna dan menjawab berbagai pertanyaan terkait isu-isu strategis daerah.

Ketua KPU Muna, La Ode Askar Ady Jaya, dalam sambutannya menjelaskan bahwa debat publik ini merupakan kesempatan penting bagi para calon untuk menyampaikan visi, misi, serta solusi yang akan mereka tawarkan jika terpilih memimpin Muna.

Menurutnya, acara ini tidak hanya sekadar ajang adu gagasan, tetapi juga bagian dari proses edukasi politik untuk masyarakat.

“Di sini kita akan mendengar gagasan dan pemikiran para calon yang fokus pada pembangunan daerah, bagaimana mereka menjawab isu-isu strategis, serta menawarkan solusi untuk memajukan Muna,” ujar Askar Ady Jaya.

Ia berharap, debat ini bisa menjadi sarana bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat ide-ide para calon.

Selain itu, debat publik diharapkan dapat menjadi momen yang mendidik masyarakat dalam menentukan pilihan yang tepat sesuai visi yang diusung.

“Kami berharap dalam debat ini semua pasangan calon dapat menjunjung tinggi etika berargumen agar acara ini berjalan lancar sesuai harapan kita semua,” tambahnya.

Debat publik ini menjadi salah satu tahapan penting dalam Pilkada Muna 2024, di mana publik bisa langsung menilai komitmen para calon terhadap isu-isu pembangunan, kesejahteraan, dan kemajuan Kabupaten Muna.

 

 




GEN-Z Satukan Kekuatan Dukung RahmaTnya Muna di Pilkada 2024

MUNA, Sultranet.com – Dukungan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode Muhammad Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan (RahmaTnya Muna), terus meluas.

Kali ini, dukungan datang dari generasi muda GEN-Z yang berada di Kendari dan memiliki ikatan erat dengan Kabupaten Muna.

Mereka aktif berpartisipasi dan berkomitmen untuk memenangkan RahmaTnya Muna dalam Pilkada Muna 2024.

Kelompok pemuda yang tergabung dalam GARAB GEN’Z menyatakan bahwa keterlibatan mereka bukanlah sekadar kepentingan kelompok atau golongan, melainkan atas dasar keyakinan terhadap kapasitas pasangan nomor urut 2 ini.

Putra Sang Fajar Ombi, koordinator GARAB GEN’Z, menegaskan bahwa menurut mereka hanya RahmaTnya Muna yang paling tepat memimpin Kabupaten Muna dengan pengalaman serta visi yang jelas untuk kemajuan daerah.

“Momen ini bukan karena adanya kepentingan pribadi atau kelompok, tapi kami hadir karena kami yakin hanya pasangan Rajiun dan Purnama yang memiliki kapasitas untuk memajukan Muna. Kami menilai Pak La Ode M. Rajiun Tumada memiliki pemahaman mendalam tentang persoalan yang dihadapi daerah ini karena beliau pernah memimpin sebelumnya,” ungkap Putra pada Sabtu (2/11/2024).

Selain pengalaman, menurutnya, calon Bupati Rajiun Tumada memahami masalah-masalah mendasar di masyarakat Muna.

Ini dianggap sebagai modal kuat untuk mengatasi berbagai tantangan yang dihadapi Kabupaten Muna.

“Kami, anak-anak GEN-Z Kabupaten Muna yang berada di Kendari, insya Allah akan 100% berjuang dan bergotong-royong mendukung RahmaTnya Muna untuk meraih kemenangan,” tandasnya.

Dukungan dari kaum muda ini memperlihatkan antusiasme tinggi yang diharapkan dapat memperkuat posisi RahmaTnya Muna dalam pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Muna periode 2024-2029.

 




Paslon BERANI Usung Visi Bombana Berdaya Saing Berbasis Agrominapolitan 

Bombana, sultranet.com – Pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Bombana nomor urut 1, Ir. H. Burhanuddin, M.Si., dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si., yang mengusung tagline BERANI, menetapkan visi besar untuk memajukan Kabupaten Bombana periode 2025-2030. Jumat (1/12024)

Dengan mengusung visi “Bombana Berdaya Saing Berbasis Agrominapolitan,” Paslon BERANI menekankan konsep utama yaitu menata kota dan memberdayakan desa

Hal tersebut bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Bombana, terutama di pedesaan.

Ketua Tim Pemenangan BERANI, H. Rasyid, menjelaskan bahwa visi ini berangkat dari kebutuhan Bombana untuk berkembang sebagai kabupaten yang memiliki daya saing tinggi di bidang pertanian, peternakan, dan perikanan.

“Visi kami adalah menjadikan Bombana sebagai pusat agrominapolitan yang berdaya saing dan mandiri. Ini berarti pembangunan akan difokuskan pada pengelolaan potensi desa yang kuat, sehingga masyarakat pedesaan dapat hidup sejahtera dan mandiri,” ungkap H. Rasyid.

Menata Kota dan Memberdayakan Desa

Paslon BERANI memandang pentingnya pembangunan yang menyeluruh dan merata antara wilayah perkotaan dan pedesaan di Bombana.

Menurut H. Rasyid, konsep “menata kota dan memberdayakan desa” dirancang untuk memberikan akses dan kesempatan yang sama bagi masyarakat di seluruh wilayah, tanpa meninggalkan satu pun area.

Di kota, pembangunan akan difokuskan pada peningkatan infrastruktur dasar, penyediaan fasilitas publik, dan penataan wilayah yang mendukung kehidupan masyarakat yang modern dan nyaman.

Di desa, Paslon BERANI akan mengembangkan sektor pertanian, peternakan, perikanan dan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi lokal.

“Kami berkomitmen untuk memberikan pelatihan, akses teknologi, dan fasilitas penunjang bagi masyarakat desa agar produktivitas mereka meningkat dan mereka bisa mandiri secara ekonomi,” jelas H. Rasyid.

Desa yang Berdaya, Kota yang Tertata

Untuk merealisasikan visi ini, Paslon BERANI merancang berbagai misi strategis dan program unggulan yang berfokus pada pemberdayaan desa.

Salah satu misi utamanya adalah meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) desa melalui pelatihan keterampilan dan akses pendidikan yang merata.

Paslon BERANI juga akan memperkuat konektivitas antara desa dan kota, dengan membangun infrastruktur seperti jalan, jembatan, dan jaringan internet yang lebih luas agar masyarakat desa dapat lebih mudah terhubung dengan pusat ekonomi dan layanan publik.

H. Rasyid menyebutkan bahwa pasangan BERANI juga menargetkan peningkatan kualitas hidup masyarakat pedesaan dengan memperkuat sektor ekonomi desa yang berbasis pada agrominapolitan.

“Kami akan memastikan bahwa desa-desa di Bombana dapat menjadi pusat produksi dan ekonomi yang kuat dan berdaya saing tinggi,” ujarnya.

Program ini diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa secara signifikan, mengurangi kemiskinan, dan menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak.

Selain itu, untuk mendukung ekonomi desa, Paslon BERANI merancang program pengembangan industri kreatif dan UMKM yang berbasis budaya dan potensi lokal.

“Masyarakat desa akan didorong untuk menghasilkan produk unggulan yang bisa bersaing di pasar regional maupun nasional,” tegasnya

Pelayanan Kesehatan dan Pendidikan untuk Desa

Di bidang kesehatan, Paslon BERANI berkomitmen untuk menyediakan layanan kesehatan yang terjangkau dan berkualitas bagi masyarakat desa.

Mereka merencanakan pengembangan kualitas layanan Puskesmas serta menyediakan layanan kesehatan berbasis KTP agar akses kesehatan dapat dijangkau oleh seluruh masyarakat Bombana, terutama mereka yang berada di wilayah perdesaan.

Di bidang pendidikan, program unggulan yang dirancang mencakup peningkatan kualitas sarana fasilitas pendidikan serta pemberian beasiswa bagi anak dari keluarga kurang mampu.

Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa setiap anak di Bombana, baik di desa maupun kota, memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan yang layak.

Menuju Bombana yang Lebih Mandiri dan Sejahtera

Konsep menata kota dan memberdayakan desa yang diusung Paslon BERANI ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi Bombana untuk mencapai kemandirian dan kesejahteraan yang merata di seluruh wilayah.

H. Rasyid menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya dilihat dari kemajuan di perkotaan, tetapi juga dari kesejahteraan masyarakat di desa.

“Melalui program yang kami siapkan, kami yakin bahwa masyarakat desa akan semakin mandiri secara ekonomi dan sejahtera. Kami ingin menciptakan Bombana yang adil, sejahtera, dan berkelanjutan, dengan memastikan bahwa setiap warganya, tanpa terkecuali, dapat merasakan manfaat pembangunan,” tutup H. Rasyid.

 




Debat Kandidat Bombana, Paslon BERANI Tunjukkan Kualitas

BOMBANA, sultranet.com – Debat kandidat Pilkada Kabupaten Bombana 2024 yang berlangsung di Aula Tanduale, Kamis (31/10), menjadi ajang penting bagi masyarakat untuk melihat kualitas kepemimpinan pasangan calon yang akan dipilih pada 27 November 2024 mendatang.

Acara ini diikuti tiga pasangan calon yang mengemukakan visi, misi, dan program mereka, dengan harapan meraih simpati dan dapat memperoleh dukungan publik.

Rezki Hendra, salah satu relawan pemenangan pasangan Ir. Burhanuddin, M.Si dan Ahmad Yani, S.Pd, M.Si (Berani), menilai debat kali ini sebagai kesempatan bagi masyarakat untuk mengamati kedalaman materi serta sikap masing-masing kandidat.

Ia menyebut bahwa aspek-aspek penilaian masyarakat dalam debat mencakup substansi materi, sikap kandidat, dan metode penyampaian.

Aspek Substansi Materi

Menurut Rezki, substansi menjadi perhatian utama dalam penilaian masyarakat.

Ia menjelaskan, masyarakat dapat melihat relevansi dan solusi yang ditawarkan para kandidat terhadap isu-isu yang dibahas.

Pasangan BERANI, lanjutnya, hadir dengan gagasan berbasis kearifan lokal, seperti terlihat saat mereka mengenakan pakaian khas suku Bajo.

“Pakaian ini menunjukkan keberpihakan mereka pada masyarakat lokal, sesuai dengan tema debat, yaitu ‘Peran Pemerintah Daerah dalam Pengembangan SDA Berbasis Kearifan Lokal,’” jelas Rezki.

Ia juga mengungkapkan bahwa Ahmad Yani menegaskan pentingnya pengawasan bersama terhadap aktivitas tambang serta memastikan CSR dapat langsung dinikmati masyarakat lingkar tambang.

Lebih jauh, Paslon BERANI menawarkan program hilirisasi sumber daya alam sebagai solusi cemerlang dalam memaksimalkan potensi ekonomi daerah.

Aspek Sikap Kandidat

Selain substansi, masyarakat juga menilai sikap dan kepribadian yang ditampilkan para kandidat.

Menurut Rezki, Burhanuddin dan Ahmad Yani menampilkan gestur yang menghargai lawan, meski dalam posisi berseberangan.

“Pak Burhanuddin dan Pak Ahmad Yani tetap menjaga kesantunan selama debat. Mimik wajah Pak Burhanuddin yang kerap tersenyum mencerminkan sikap tenang dan santai menghadapi Pilkada,” kata Rezki.

Penggunaan bahasa yang tepat dan diksi yang teratur menambah nilai positif bagi pasangan ini.

Tiga Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bombana berfoto bersama Para Panelis
Tiga Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bombana berfoto bersama Para Panelis

Aspek Metode Penyampaian

Di aspek metode penyampaian, Rezki menjelaskan bahwa pasangan BERANI berhasil memaksimalkan waktu serta menyampaikan gagasan secara runtut dan tenang.

Saat menjawab pertanyaan tentang perbaikan jalan di Kecamatan Mataoleo, Burhanuddin menjelaskan bahwa peningkatan status jalan menjadi jalan provinsi akan ia kawal hingga tuntas.

Ini berbeda dengan pasangan Andi Nirwana Sebbu – Heryanto yang hanya mengulang pernyataan tanpa solusi konkret, Burhanuddin dengan jelas menegaskan sikapnya mengenai status jalan yang diinginkan masyarakat,” jelas Rezki

Begitu pula dalam merespons pertanyaan pasangan Hasrat-Rifai terkait kewenangan penerbitan IUP Silika, Burhanuddin menekankan bahwa Pemkab hanya memberikan rekomendasi, bukan izin.

Penjelasan ini menurut Rezki, membuktikan pemahaman dan ketegasan BERANI dalam menghadapi isu tambang.

BERANI Tunjukkan Kepemimpinan Berkualitas

Melalui penampilan yang konsisten di seluruh aspek penilaian, Rezki meyakini bahwa pasangan BERANI menunjukkan kualitas kepemimpinan yang patut didukung.

Ia berharap debat ini bisa membuka mata masyarakat untuk memilih pemimpin berkualitas yang mampu memajukan Bombana.

“Perbedaan kualitas ketiga kandidat sangat terlihat. Saya yakin masyarakat Bombana tidak akan salah dalam menentukan pilihan. Tanggal 27 November akan menjadi hari kemenangan bagi BERANI dan seluruh masyarakat Bombana,” tutup Rezki penuh keyakinan. (Rls)




Ribuan Warga Muna Timur Sambut Antusias Kampanye Rajiun-Purnama

MUNA, Sultranet.Com – Ribuan masyarakat Muna Timur memadati Desa Pure, Kecamatan Wakorumba Selatan, untuk menghadiri kampanye tatap muka pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati, LM Rajiun Tumada-Purnama Ramadhan, pada Selasa (29/10/2024).

Dalam kampanye terbuka bertajuk “RahmaTnya Muna” ini, hadir juga artis ibu kota jebolan D’Academy 4, Fildan Rahayu, yang memeriahkan acara dengan penampilannya.

Pasangan yang dikenal dengan akronim “RahmaTnya Muna” ini disambut hangat oleh masyarakat yang datang dari berbagai penjuru Muna Timur.

Hadir pula anggota DPR RI dari PKB yang baru dilantik, Jaelani, beserta tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan tokoh perempuan setempat.

Dalam sambutannya, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sulawesi Tenggara, Jaelani, menyerukan dukungan penuh kepada masyarakat untuk memilih pasangan Rajiun-Purnama pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Muna 2024.

Menurut Jaelani, rekam jejak Rajiun sebagai mantan pemimpin Muna Barat telah membuktikan keberhasilannya dalam membangun wilayah sebagai daerah otonomi baru.

“Kenapa kita harus memilih Rajiun-Purnama? Karena beliau pernah memimpin Muna Barat dan terbukti berhasil membangun wilayah itu dengan baik,” ujarnya.

Jaelani juga mengajak masyarakat untuk menyebarluaskan dukungan terhadap pasangan ini, yang dinilai siap mendedikasikan diri untuk memajukan Kabupaten Muna, termasuk wilayah timurnya.

“Rajiun-Purnama adalah sosok yang siap bekerja demi kemajuan Muna kini dan nanti. Mari kita ingatkan sesama untuk memenangkan mereka di Pilkada,” tambah Jaelani.

Calon Bupati Muna, La Ode M Rajiun Tumada, dalam orasinya menyampaikan bahwa dirinya telah berkeliling di seluruh wilayah Muna dan memahami kebutuhan masyarakat.

Ia berjanji akan memprioritaskan aspirasi masyarakat, seperti perbaikan infrastruktur jalan, akses air bersih, serta pengembangan sektor pertanian, perikanan, dan pariwisata.

“Masalah-masalah ini serahkan kepada saya, Insyaallah, semuanya akan menjadi prioritas,” ungkap Rajiun.

Untuk memberikan hiburan kepada masyarakat, Rajiun mendatangkan Fildan Rahayu, yang diakuinya telah dianggap sebagai keluarga sendiri.

Menurutnya, Fildan bersedia tampil hanya di kampanye “RahmaTnya Muna,” menunjukkan keakraban mereka.

“Alhamdulillah, hanya di sini masyarakat dihibur langsung oleh Fildan. Tidak ada calon lain yang bisa mendatangkan Fildan selain saya,” ungkap Rajiun sambil tersenyum.

Ia pun berharap kehadiran Fildan dapat memberikan semangat kepada masyarakat untuk mendukung Paslon RahmaTnya Muna dan memenangkan Pilkada Muna 27 November 2024 mendatang.

 




Pemberian Makanan Gratis dan Bergizi untuk Siswa di Kolaka Utara Terus Berlanjut

Kolaka Utara, Sultranet.com – Program pemberian makanan bergizi gratis bagi siswa di Kabupaten Kolaka Utara terus berlanjut sebagai upaya Pemkab Kolaka Utara dalam mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak. Selasa (29/10)

Untuk hari ini, sebanyak 38 sekolah kembali menerima penyaluran makanan bergizi, mencakup jenjang TK, SD, dan SMP dengan total 2.025 siswa penerima yang tersebar di berbagai kecamatan.

Pj. Bupati Kolaka Utara, H. Yusmin, S.Pd., M.H., menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Kolaka Utara untuk meningkatkan kualitas kesehatan generasi muda dan menekan angka stunting.

“Program pemberian makanan bergizi gratis ini bukan sekadar membantu asupan gizi harian anak-anak, tetapi juga membentuk generasi yang lebih sehat, cerdas, dan siap menghadapi masa depan,” ujar Yusmin

Ia berharap program ini terus berlanjut sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas di Kolaka Utara.

Dalam pelaksanaan program ini, Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara semakin memperketat proses seleksi kualitas makanan yang akan diberikan kepada siswa.

Kepala Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara, Syahlan Launu, menjelaskan bahwa setiap makanan yang disalurkan telah melalui tahap skrining oleh tenaga kesehatan di puskesmas setempat untuk memastikan makanan yang diberikan memenuhi standar kesehatan.

“Kami bekerja sama dengan puskesmas untuk melakukan skrining makanan sebelum didistribusikan ke sekolah. Proses ini penting agar makanan yang sampai ke anak-anak benar-benar sehat, higienis, dan bergizi,” kata Syahlan.

Program yang dilaksanakan setiap hari Selasa, Kamis, dan Sabtu ini sejalan dengan program nasional yang mendukung peningkatan gizi anak.

Distribusi makanan dilakukan di 38 sekolah yang tersebar di berbagai kecamatan, termasuk Lasusua, Ranteangin, Kodeoha, dan Pakue Utara.

Total penerima manfaat program ini mencakup 874 siswa di tingkat TK/PAUD, 1.020 siswa SD, dan 131 siswa SMP.

Antusiasme tinggi dari para siswa dan pihak sekolah terhadap program ini menunjukkan bahwa inisiatif Pemkab Kolaka Utara telah membawa perubahan nyata dalam meningkatkan kualitas hidup anak-anak di wilayah tersebut.

“Anak-anak adalah aset masa depan, dan kita semua bertanggung jawab untuk menyediakan kebutuhan gizi yang baik bagi mereka,” tegas Syahlan Launu

Dengan pendekatan yang lebih selektif dan pengawasan ketat terhadap kualitas makanan, program ini diharapkan dapat memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi kesehatan, tumbuh kembang dan prestasi anak-anak di Kabupaten Kolaka Utara.

 

Sumber : Diskominfo Kolut




KPU Bombana dan Mahasiswa Nobar Film ‘Tepatilah Janji’

Sultranet.com, Bombana – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana menggelar acara “Goes to Campus” dengan agenda nonton bareng (nobar) film “Tepatilah Janji” di Cafe Grand Lampusui, Senin (28/10).

Acara ini dihadiri puluhan mahasiswa dan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman mereka tentang pemilu yang jujur dan bertanggung jawab, hal ini juga bertepatan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Komisioner KPU Bombana, Dasril, menyatakan bahwa kegiatan ini disambut dengan antusias oleh mahasiswa.

Nobar film produksi KPU RI tersebut merupakan bagian dari sosialisasi serentak KPU di seluruh Indonesia untuk mendorong generasi muda menjadi pemilih yang cerdas dan bijak pada Pilkada 2024.

“Mahasiswa diharapkan bisa menjadi pemilih yang bijak dalam menentukan pilihan. Selain itu, mereka juga diharapkan mampu menyebarkan informasi ini kepada keluarga dan masyarakat sekitar,” ujar Dasril.

Film “Tepatilah Janji” mengisahkan perjuangan calon pemimpin dalam memenuhi janji-janji kampanye mereka.

Menurut Dasril dari narasi film diharapkan mampu meningkatkan kesadaran mahasiswa terhadap pentingnya peran mereka dalam memilih pemimpin yang bertanggung jawab.

Acara ini tidak hanya ditujukan untuk memupuk kesadaran politik di kalangan mahasiswa, tetapi juga untuk mengajak mereka berperan aktif dalam proses demokrasi.

KPU Bombana berkomitmen untuk terus menyelenggarakan kegiatan serupa guna meningkatkan partisipasi pemuda dalam Pilkada 27 November  mendatang.

KPU Bombana berharap kegiatan “Goes to Campus” dapat menjadi langkah awal dalam membentuk pemilih muda yang peduli dan siap berkontribusi untuk kesuksesan Pilkada 2024.

Salah satu mahasiswa peserta, Safitri, menyampaikan bahwa acara ini memberikan banyak manfaat bagi dirinya dan teman-teman mahasiswa.

Ia menilai kegiatan ini sangat positif karena sebagai mahasiswa diberi edukasi dan pemahaman langsung mengenai pentingnya peran sebagai pemilih dalam pemilu.

“Banyak dari kami yang mungkin belum memahami sepenuhnya tanggung jawab sebagai pemilih, dan kegiatan ini membuka wawasan kami untuk lebih bijak dalam menentukan pilihan,” ujarnya.

Safitri juga menambahkan bahwa melalui film “Tepatilah Janji,” dirinya mendapat gambaran lebih jelas tentang konsekuensi yang harus dipenuhi oleh calon pemimpin.

Ia menjelaskan bahwa film ini memberikan pemahaman bahwa janji kampanye bukan sekadar slogan, tetapi merupakan tanggung jawab yang harus ditepati.

“Ini mengajarkan kami untuk memilih pemimpin yang bukan hanya memiliki visi yang baik, tetapi juga dapat mewujudkan janji-janji tersebut,” tambahnya.

Mahasiswa lainnya turut menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan KPU ini.

Mereka menilai, acara ini tidak hanya menghibur tetapi juga memberikan pelajaran mendalam terkait pentingnya memilih dengan hati-hati dan bertanggung jawab.

“Kami jadi lebih paham, bahwa partisipasi aktif kami dalam pemilu akan menentukan arah pembangunan ke depan. Kami juga didorong untuk membagikan informasi ini kepada keluarga dan lingkungan sekitar,” ungkap salah seorang mahasiswa lainnya.

 

 




25 Anggota DPRD Kolaka Utara Dilantik

Sultranet.com, Kolaka Utara – Sebanyak 25 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kolaka Utara resmi dilantik dalam sebuah prosesi pengambilan sumpah di Gedung DPRD Kolaka Utara, Senin (28/10).

Fitra Yudi dari Partai Nasdem dipercaya sebagai Ketua DPRD sementara, didampingi Muhammad Syair dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) sebagai Wakil Ketua.

Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Kolaka Utara, Muhammad Hambali, dan disaksikan oleh berbagai tamu undangan termasuk mantan Ketua DPRD Kolaka Utara, Buhari, anggota DPR RI Komisi VII Rusda Mahmud, serta pejabat daerah dan keluarga anggota DPRD.

Dalam sambutannya, Buhari menyoroti kinerja DPRD periode 2019-2024, yang berhasil menghasilkan 55 peraturan daerah (Perda), 12 di antaranya merupakan inisiatif dari DPRD.

Selain itu, DPRD Kolaka Utara juga mengeluarkan 75 keputusan, yang mencakup 47 keputusan pimpinan.

Ia berharap anggota DPRD baru dapat melanjutkan penyelesaian sejumlah Rancangan Perda (Ranperda) yang masih dalam proses pembahasan.

“Kami berharap rekan-rekan DPRD yang terpilih periode 2024-2029 dapat memberikan yang terbaik bagi daerah ini,” ungkapnya.

Sementara itu, Fitra Yudi menegaskan peran penting pimpinan sementara DPRD dalam menjalankan tugas-tugas seperti memimpin rapat, membentuk fraksi, serta menyusun peraturan tata tertib DPRD sesuai dengan aturan pemerintah.

“Tugas kita adalah membangun kerjasama antara legislatif, eksekutif, yudikatif, dan masyarakat Kolaka Utara,” ujarnya.

Pejabat Bupati Kolaka Utara, Yusmin, turut menyampaikan pesan dari Menteri Dalam Negeri.

Ia mengingatkan anggota DPRD agar senantiasa mengutamakan kepentingan publik di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

“DPRD memiliki tanggung jawab besar sebagai bagian dari pemerintahan daerah, bukan hanya sebagai perwakilan partai politik,” katanya.

Yusmin juga mengingatkan bahwa anggota DPRD diawasi oleh lembaga penegak hukum dan lembaga pengawas untuk menjaga integritas serta akuntabilitas kinerja mereka.

Yusmin menyampaikan harapannya agar anggota DPRD yang baru dapat terus meningkatkan kompetensi untuk mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

“Anggota DPRD perlu memiliki pengetahuan luas, keterampilan legislatif, serta sikap yang baik dalam menjalankan fungsi legislatif, pengawasan, dan anggaran,” tutupnya.

 

Sumber: Diskominfo Kolut