H. Burhanuddin Wakafkan Diri untuk Bangun Bombana

Bombana, sultranet.com – Calon Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dalam safari politiknya di Kepulauan Kabaena, Sabtu (28/9), menyatakan komitmennya untuk mengabdikan sisa hidupnya demi percepatan pembangunan di Bombana. Burhanuddin menegaskan bahwa ia siap mewakafkan dirinya demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.

“Saya tidak punya kepentingan pribadi, saya hanya ingin mewakafkan diri saya untuk membangun Bombana lebih cepat dan lebih baik. Saya butuh doa dan dukungan dari masyarakat,” kata Burhanuddin di hadapan ratusan warga Kabaena yang hadir dalam safari politik tersebut.

Menurut Burhanuddin, wilayah Kabaena memiliki potensi ekonomi yang besar namun masih kurang mendapat perhatian dari pemerintah. Ia berjanji akan memberikan prioritas lebih bagi pembangunan di Kabaena jika terpilih sebagai Bupati Bombana. “Kabaena ini adalah sumber PAD terbesar bagi Bombana, tapi kenapa selama ini dianaktirikan? Saya tidak ingin ini terus terjadi,” tambahnya.

Dukungan terhadap Burhanuddin pun mengalir dari Ketua DPRD Bombana terpilih periode 2024-2029, Iskandar SP, yang merupakan putra asli Kabaena. Iskandar menegaskan bahwa ia secara pribadi akan memastikan seluruh janji politik Burhanuddin, terutama terkait pembangunan Kabaena, akan terealisasi.

“Saya jamin Burhanuddin tidak akan mengingkari janjinya untuk Kabaena. Saya yang akan mengawal dan menagih janji tersebut sampai terlaksana,” ujar Iskandar tegas.

Iskandar juga menyampaikan bahwa ia baru kali ini terlibat aktif dalam safari politik seorang calon bupati karena keyakinannya terhadap sosok Burhanuddin yang dianggap mampu membawa perubahan signifikan bagi Bombana, khususnya di Kabaena.

Selain dukungan dari Iskandar, mantan Ketua DPRD Bombana periode 2005-2009, H. Abustam, juga menyatakan dukungan penuh kepada Burhanuddin. Ia menegaskan bahwa perubahan sangat dibutuhkan di Bombana untuk menghentikan dinasti politik yang selama ini menguasai pemerintahan.

“Saya pertaruhkan nama baik saya demi perubahan. Saya yakin Burhanuddin mampu membawa Bombana ke arah yang lebih baik. Jika dinasti politik ini dibiarkan, Bombana akan kehilangan arah,” kata Abustam.




Mantan Ketua dan Ketua DPRD Bombana Terpilih Dukung Penuh H. Burhanuddin

Bombana, sultranet.com – Dukungan kuat terus mengalir kepada calon Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dalam safari politiknya di Pulau Kabaena, Sabtu (28/9/2024)

Mantan Ketua DPRD Bombana periode 2005-2009, H. Abustam, dan Ketua DPRD Bombana terpilih periode 2024-2029, Iskandar SP, menunjukkan dukungan penuh mereka untuk Burhanuddin.

H. Abustam, yang juga mantan Ketua Tim Pemenangan H. Tafdil selama dua periode sebagai Bupati Bombana, menegaskan bahwa perubahan di Bombana sangat diperlukan.

Menurutnya anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara dari Partai Gerindra itu, keberlanjutan dinasti politik di Bombana hanya akan membawa daerah tersebut ke jurang ketertinggalan.

“Saya bertaruh atas nama baik saya untuk mendukung perubahan yang akan dibawa oleh Burhanuddin. Jika dinasti politik ini terus berjalan, Bombana akan menjadi negeri yang hilang arah. Saya jamin, Burhanuddin akan membawa perubahan, dan insyaallah, kita akan menang,” tegas Abustam.

Iskandar SP, Ketua DPRD Bombana terpilih yang merupakan putra asli Kabaena, juga menyatakan dukungan penuh kepada Burhanuddin.

Ia menekankan bahwa dirinya akan memastikan janji-janji Burhanuddin, terutama terkait pembangunan di Kabaena, akan terpenuhi.

“Saya jamin Burhanuddin tidak akan ingkar janji, terutama untuk pembangunan di Kabaena. Saya sendiri yang akan menagihnya dan memastikan semua janji itu terealisasi. Saya tidak pernah salah memilih orang yang tepat untuk Kabaena,” kata Iskandar.

Iskandar juga menambahkan bahwa selama Bombana berdiri, ini adalah kali pertama ia secara aktif terlibat dalam safari politik seorang calon bupati.

Hal ini, menurutnya, didasari oleh keyakinannya terhadap visi dan misi Burhanuddin dalam membangun Bombana yang lebih baik.

Dukungan dua tokoh besar ini semakin memperkuat posisi Burhanuddin sebagai calon yang memiliki kepercayaan besar dari elite politik dan masyarakat Bombana.

Dengan dukungan dari H. Abustam dan Iskandar SP, Burhanuddin diyakini memiliki peluang besar untuk membawa perubahan signifikan bagi Bombana.




Kolaka Utara Deklarasi ODF, Targetkan Kabupaten Sehat 2025

Kolaka Utara, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara resmi mendeklarasikan Open Defecation Free (ODF) atau Stop Buang Air Besar Sembarangan, sebagai bagian dari upaya mencapai predikat Kabupaten Sehat pada 2025. Jum’at (27/9/2024)

Deklarasi yang berlangsung di Hotel Berlian ini dihadiri oleh Penjabat (Pj.) Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., M.H., Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara Hj. Usnia, SKM, M.KM, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, kepala desa, dan tenaga kesehatan.

Pj. Bupati Kolaka Utara, Yusmin, dalam sambutannya, menekankan pentingnya komitmen seluruh lapisan masyarakat dalam mendukung program ODF ini.

“Kita harus bersatu padu untuk mewujudkan Kolaka Utara yang sehat. Masyarakat dan pemangku kepentingan diharapkan berkomitmen penuh untuk mencapai target bebas ODF,” ujar Yusmin.

Program ODF ini melibatkan 16 puskesmas dan laboratorium kesehatan di Kolaka Utara, serta didukung oleh tenaga kesehatan lingkungan dan 13 dokter ahli yang tengah melanjutkan pendidikan spesialisasi untuk memperkuat sektor kesehatan di masa depan.

Kepala Dinas Kesehatan Kolaka Utara juga menegaskan bahwa pencapaian status bebas ODF menjadi syarat penting dalam penilaian Kabupaten Sehat. Saat ini, Kolaka Utara berada pada kategori “Padapa”, namun diharapkan pada 2025 bisa mencapai kategori “Wiwerda” dalam penilaian tersebut.

“Ini adalah langkah strategis menuju lingkungan yang lebih sehat,” tuturnya.

Sementara itu, Hj. Usnia, Kepala Dinas Kesehatan Sulawesi Tenggara, mengapresiasi deklarasi ini sebagai salah satu upaya untuk mengurangi perilaku buang air besar sembarangan hingga nol persen.

“Kolaka Utara menjadi kabupaten ketujuh di Sulawesi Tenggara yang mendeklarasikan ODF, setelah Kendari, Buton, Bau-Bau, dan Kolaka,” kata Usnia.

Untuk mendorong semangat masyarakat, Pemkab Kolaka Utara memberikan penghargaan berupa piagam dan insentif senilai 1 juta rupiah kepada desa dan kecamatan yang telah berhasil meraih status bebas ODF.

Penghargaan serupa juga diberikan kepada kepala puskesmas yang wilayah kerjanya mencapai target tersebut.

Deklarasi ODF di Kolaka Utara ini diharapkan menjadi langkah awal menuju tercapainya status Kabupaten Sehat 2025, dengan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan.

 

Sumber: Diskominfo Kolaka Utara




Ini Alasan Rajiun-Purnama Pilih Kampanye di Kawasan Perkebunan Desa Bangkali Barat

MUNA, Sultranet.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, LM Rajiun Tumada-Purnama Ramadhan, memilih kawasan perkebunan terpencil di Desa Bangkali Barat, Kecamatan Watopute, sebagai lokasi kampanye kedua mereka pada Jumat (27/09/2024).

Keputusan ini dinilai berbeda dari kebiasaan kampanye pasangan calon lainnya yang lebih sering memilih lokasi ramai.

Pasangan yang dikenal dengan akronim Rahmatnya Muna ini mengungkapkan bahwa alasan utama memilih lokasi tersebut adalah rencana pengembangan Kota Raha baru.

Jika terpilih pada Pilkada serentak 27 November 2024, kawasan ini akan menjadi salah satu target pembangunan infrastruktur, termasuk perbaikan jalan yang saat ini masih berupa tanah dan bebatuan cadas.

Rajiun Tumada datang ke lokasi kampanye menggunakan motor trail, melihat langsung kondisi jalan yang terjal.

Meski jauh dari pusat keramaian, ratusan warga Desa Bangkali Barat tetap hadir untuk mendukung pasangan idola mereka.

Antusiasme warga semakin terlihat ketika mereka mendengarkan pemaparan Rajiun tentang pentingnya pengembangan infrastruktur di wilayah tersebut.

Tokoh masyarakat setempat, La Ode Aliba, menegaskan bahwa pilihan lokasi kampanye ini sangat tepat, karena kawasan tersebut telah lama menantikan perhatian pemerintah, khususnya terkait pembangunan jalan.

Aliba juga mengungkapkan bahwa proposal pengembangan jalan yang diajukan masyarakat hingga kini belum mendapat tanggapan dari pihak berwenang.

“Saya sudah berulang kali mengajukan proposal, tapi tidak ada tindak lanjut. Syukurnya, misi Bapak Rajiun-Purnama sejalan dengan harapan kami,” ujar Aliba.

Sementara itu, Rajiun menegaskan bahwa wilayah tersebut memiliki potensi besar untuk pengembangan. Sebagai mantan Bupati Muna Barat, ia mengaku sering melewati jalur tersebut dan paham betul kondisi infrastruktur yang ada.

Ia berkomitmen untuk menjadikan wilayah ini sebagai salah satu prioritas pengembangan jika terpilih dalam Pilkada mendatang.

“Jalur ini sudah sering saya lewati, dan saya tahu persis apa yang dibutuhkan. Inilah yang menjadi bagian dari visi pembangunan kami ke depan,” tegas Rajiun.

Dengan strategi kampanye yang fokus pada daerah terpencil dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, pasangan Rajiun-Purnama berusaha mendapatkan dukungan luas di seluruh wilayah Kabupaten Muna.




Buka Pendaftaran PTPS, Panwaslu Kecamatan Mataoleo Butuh 14 Pengawas

Bombana, sultranet.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bombana resmi membuka pendaftaran Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) untuk Pemilu 2024. Proses rekrutmen ini juga berlangsung di Kecamatan Mataoleo, yang membutuhkan 14 PTPS dari 11 desa.

Kepala Sekretariat Panwaslu Kecamatan Mataoleo, Harlan, S.S., M.A.P., menjelaskan bahwa pihaknya akan menyeleksi PTPS dari beberapa desa di wilayahnya.

“Kami menerima 14 PTPS dari 11 desa,” ujarnya. Jumat (27/9/2024)

Adapun rincian jumlah PTPS per desa, yakni Desa Pulau Tambako membutuhkan 2 orang, Desa Lora sebanyak 3 orang, dan Desa Mawar 1 orang.

Sementara Desa Toli-Toli, Desa Batu Sempe Indah, Desa Hambawa, Desa Tajuncu, Desa Pomontoro, Desa Laloa, dan Desa Liano masing-masing membutuhkan 1 orang PTPS.

Calon peserta diwajibkan melengkapi beberapa persyaratan, antara lain fotokopi KTP yang masih berlaku, pas foto terbaru ukuran 4×6 sebanyak 2 lembar, serta fotokopi ijazah terakhir yang dilegalisir dengan menunjukkan ijazah asli.

Selain itu, calon peserta juga harus membuat surat pernyataan bermaterai Rp10.000 yang berisi kesetiaan kepada Pancasila, UUD 1945, dan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.

Syarat lainnya meliputi sehat jasmani dan rohani, bebas dari narkotika, tidak pernah menjadi anggota partai politik dalam 5 tahun terakhir, dan tidak pernah dipidana penjara berdasarkan putusan pengadilan.

Harlan juga menambahkan bahwa pendaftaran diperpanjang hingga 10 Oktober 2024.

“Kami berharap masyarakat yang memenuhi syarat bisa segera mendaftarkan diri untuk berkontribusi dalam mengawasi pelaksanaan Pemilu,” tutupnya.




Andi Nirwana-Heryanto usung BPJS Gratis untuk 100 Persen Warga Bombana

Bombana, sultranet.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana nomor urut 2, Andi Nirwana Sebbu dan Heryanto, menegaskan komitmen mereka untuk meningkatkan akses kesehatan melalui program unggulan BPJS Gratis.

Program ini dirancang sebagai solusi bagi 100 persen warga Bombana agar mendapatkan layanan kesehatan tanpa biaya, hanya dengan menunjukkan KTP atau Kartu Keluarga (KK).

Program BPJS Gratis yang diusung oleh pasangan ini diharapkan dapat menjawab masalah utama yang sering dihadapi masyarakat, seperti tingginya biaya pengobatan, keterbatasan fasilitas medis, dan sulitnya akses di daerah pelosok.

Andi Nirwana menekankan bahwa program ini bukan hanya janji politik, tetapi merupakan langkah nyata untuk memastikan semua warga Bombana mendapatkan hak kesehatan yang layak.

“Kesehatan adalah fondasi kesejahteraan masyarakat. Dengan program BPJS Gratis, kami ingin semua warga Bombana bisa berobat tanpa khawatir soal biaya,” ujar Andi Nirwana dalam kampanye terbarunya, Jumat (27/9/2024)

Pasangan Andi Nirwana-Heryanto juga berkomitmen untuk mendaftarkan 100% warga Bombana sebagai peserta BPJS serta meningkatkan infrastruktur dan kualitas layanan kesehatan di rumah sakit dan puskesmas.

Heryanto menambahkan bahwa mereka akan memastikan layanan kesehatan menjangkau semua warga, termasuk di daerah terpencil, dengan menambah tenaga medis dan meningkatkan fasilitas kesehatan.

Respon positif dari masyarakat Bombana terlihat jelas selama kampanye ini.

Rini, seorang ibu rumah tangga dari Desa Lantari Jaya, mengungkapkan rasa syukurnya.

“Dengan BPJS Gratis, saya merasa lebih tenang karena anak-anak saya bisa mendapatkan pengobatan tanpa harus memikirkan biaya,” katanya.

Dengan program BPJS Gratis, pasangan Andi Nirwana-Heryanto ingin memastikan kesehatan menjadi prioritas utama dalam membangun Bombana yang lebih sehat dan sejahtera.

Mereka percaya bahwa akses kesehatan yang layak adalah hak semua warga dan harus dijamin oleh pemerintah.

Pasangan ini berjanji untuk segera merealisasikan program tersebut jika terpilih dalam Pilkada 2024, memberikan masa depan yang lebih baik bagi seluruh warga Bombana.




Surahman Terpilih Ketua PC Lembaga Dakwah NU Bombana

Bombana, sultranet.com – Pada pemilihan secara demokratis, Surahman resmi terpilih sebagai Ketua Pengurus Cabang (PC) Lembaga Dakwah Nahdlatul Ulama (LDNU) Kabupaten Bombana. Jumat (27/9/2024)

Dalam sambutannya usai terpilih, ia menyatakan kesiapannya untuk menjalankan amanah sebagai pemimpin lembaga dakwah tersebut, meski mengakui beban yang akan dihadapinya cukup berat.

“Memang banyak hal yang harus kita pikirkan. Namun, dengan niat lillahi ta’ala, insya Allah saya akan menjalankan amanah ini. Saya juga meminta dukungan dari Ketua PCNU dan teman-teman lainnya dalam perjalanan LDNU ke depan, karena ini adalah lembaga di bawah naungan PCNU Bombana,” ujar Surahman.

Surahman menambahkan bahwa dalam mengemban tugas ini, ia berharap agar tidak dibiarkan bekerja sendiri.

Ia meminta bimbingan dan arahan dari para pengurus PCNU agar LDNU Bombana dapat menjalankan program-program dakwah dengan lebih baik.

“Jangan biarkan saya sendiri mengemban amanah ini,” tandasnya.

Ketua LDNU Wilayah Sulawesi Tenggara, Dr. Hj. Andi Intang Dulung, M.Hi., yang turut hadir dalam acara tersebut, menegaskan pentingnya memasukkan orang-orang yang mampu berdakwah dengan toleransi dan berpaham Ahlussunnah Wal Jama’ah ke dalam struktur kepengurusan LDNU.

Menurutnya, kepengurusan LDNU harus diisi oleh orang-orang yang dapat menghadapi tantangan dakwah di era modern.

“Kita berharap pengurus yang terpilih hari ini dapat menjalankan program dakwah dengan baik. Mereka harus memiliki pemahaman yang moderat dan mampu meredam potensi paham-paham ekstrem yang berkembang,” katanya.

Andi Intang juga mengungkapkan bahwa pembentukan pengurus LDNU di tingkat cabang sebelumnya tidak aktif, namun kali ini ada komitmen untuk memastikan kepengurusan LDNU berjalan lebih efektif.

Program ini diharapkan bisa dijalankan secara menyeluruh di seluruh Indonesia. Bombana menjadi daerah kedua setelah Kabupaten Muna yang telah membentuk kepengurusan cabang LDNU baru.

“Dalam pemilihan ini, kita melihat proses yang benar-benar mencerminkan demokrasi. Pengurus yang terpilih adalah mereka yang memang siap bekerja,” tambahnya.

Lebih lanjut, Andi Intang menekankan pentingnya peran generasi muda dalam pengurusan LDNU. Menurutnya, dakwah harus dikuasai oleh kalangan muda yang mampu memanfaatkan media modern untuk menyebarkan pesan Islam yang rahmatan lil alamin.

Dengan terpilihnya Surahman sebagai Ketua PC LDNU Bombana, diharapkan kegiatan dakwah di wilayah tersebut semakin berkembang dan mampu memberikan pemahaman yang moderat kepada masyarakat, sejalan dengan prinsip-prinsip Ahlussunnah Wal Jama’ah yang dianut Nahdlatul Ulama.




Warga Labone dan Kombungo Siap Dukung Rahmatnya Muna, Janji Perbaikan Jalan dan Jembatan Rusak

MUNA, Sultranet.com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode Muhammad Rajiun Tumada – Purnama Ramadhan (RahmaTnya Muna), dengan nomor urut 2, melakukan kunjungan ke Desa Labone, Kecamatan Lasalepa, Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9/2024).

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi jalan dan jembatan rusak yang menjadi keluhan warga setempat.

Jalan penghubung Desa Labone dan Desa Kombungo, yang sudah lama rusak parah, menjadi sorotan.

Menurut Herlan, salah satu tokoh masyarakat Desa Labone, jalan tersebut tak pernah mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah. Warga akhirnya membangun sebagian jalan dengan swadaya.

“Kami sangat senang dan bahagia atas kedatangan Pak Rajiun yang turun langsung melihat kondisi jalan dan jembatan ini. Sudah lama rusak, tapi tidak pernah diperbaiki oleh pemerintah daerah,” ungkap Herlan.

Menanggapi keluhan warga, La Ode Muhammad Rajiun Tumada dengan tegas menyatakan bahwa perbaikan jalan dan jembatan tersebut telah masuk dalam program prioritasnya.

“Jalan ini sudah saya programkan sejak Pilkada 2020, dan tetap menjadi prioritas saya di tahun ini. Jalan yang menghubungkan Desa Labone dan Kombungo sangat vital bagi warga, dan saya pastikan akan dibangun serta diaspal. Jembatannya juga akan diperbaiki agar warga tidak kesulitan lagi,” ujar Rajiun.

Pernyataan Rajiun ini disambut gembira oleh warga Desa Labone dan Kombungo. Mereka berkomitmen untuk mendukung penuh pasangan Rahmatnya Muna dalam Pilkada mendatang.

“Kami siap memenangkan Rahmatnya Muna agar jalan dan jembatan ini segera dibangun,” tegas Herlan.

Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian kampanye Rahmatnya Muna yang terus mendengarkan aspirasi warga di berbagai wilayah Kabupaten Muna.




Ibu Togo: Berdosa Warga Kabaena Jika Tidak Memilih H. Burhanuddin

Bombana, Sultranet.com – Tokoh masyarakat Kabaena, Ibu Togo, secara lantang menyampaikan dukungannya kepada pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana, H. Burhanuddin dan Ahmad Yani, dalam kampanye yang digelar di Pulau Kabaena pada Kamis (26/9/2024).

Dalam orasinya, Ibu Togo menegaskan bahwa masyarakat Kabaena akan menyesal jika tidak memilih pasangan nomor urut 1 ini pada Pilkada Bombana 2024.

“Kalau masyarakat Kabaena sampai tidak memilih Pak Bur dan Ahmad Yani di pemilihan nanti, berdosa betul mereka. Orang-orang yang tidak memilih Pak Bur adalah mereka yang tidak punya hati. Di zaman sekarang, sudah sulit menemukan pemimpin seperti Pak Bur yang tulus melayani kita semua,” ujar Ibu Togo penuh keyakinan di hadapan ribuan warga yang hadir.

H. Burhanuddin, yang dikenal di Kabaena dengan julukan “Bapak Penerangan” karena keberhasilannya menghadirkan listrik 24 jam dan mengaspal jalan di Kabaena saat menjabat sebagai Pj. Bupati, berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan infrastruktur yang belum rampung di pulau tersebut jika terpilih menjadi bupati definitif.

“Jika saudara-saudaraku di Kabaena, khususnya di Dongkala dan Kabaena Tengah, mempercayakan kami memimpin daerah ini, insya Allah saya akan menuntaskan pembangunan jalan dan jaringan internet di Pulau Kabaena, serta infrastruktur lainnya,” ucap Burhanuddin dalam orasinya.

Kehadiran Burhanuddin disambut meriah oleh ribuan warga yang membanjiri lokasi acara.

Mereka meneriakkan dukungan dengan sebutan “Bapak Pembangunan” dan slogan “BERANI,” sembari berebutan bersalaman dan berfoto bersama.

Ketua DPRD Bombana terpilih, Iskandar, juga turut memberikan dukungannya. Ia menyebut Burhanuddin sebagai sosok pemimpin yang mampu membawa perubahan nyata di Kabupaten Bombana.

“Kita butuh pemimpin yang tidak hanya paham masalah, tapi juga memiliki solusi. Burhanuddin adalah harapan kita semua untuk perubahan yang lebih baik,” ujar Iskandar di hadapan ribuan warga.

Dengan sambutan antusias dari masyarakat, Burhanuddin semakin yakin bahwa dukungan warga Kabaena akan menjadi salah satu kunci kemenangan dalam Pilkada Bombana 2024.

 




Politeknik Bombana dan Pengadilan Tinggi Sultra Jalin Kerja Sama Strategis

Kendari, sultranet.com – Politeknik Bombana (POLINA) resmi menjalin kerja sama dengan Pengadilan Tinggi Sulawesi Tenggara dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Perjanjian kerja sama tersebut ditandatangani oleh Direktur POLINA, Sainal Abidin, S.Si., M.M., dan Ketua Pengadilan Tinggi Sultra, Roki Panjaitan, S.H., bertempat di Kantor Pengadilan Tinggi Provinsi Sulawesi Tenggara di Kendari. Selasa (24/9/2024).

Kerja sama ini bertujuan untuk memperluas wawasan praktis mengenai penerapan hukum di peradilan dan memperkuat keterkaitan antara akademisi dan lembaga hukum.

Dalam sambutannya, Sainal Abidin menekankan bahwa kolaborasi ini tidak hanya akan mendukung pengembangan kurikulum berbasis praktik, tetapi juga memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mendapatkan pemahaman langsung dari dunia peradilan.

“Kami berharap kerja sama ini dapat memberikan nilai tambah bagi institusi pendidikan, khususnya dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Ini juga akan menjadi sarana pendampingan hukum yang lebih kuat bagi dosen dan mahasiswa,” jelas Sainal Abidin.

Foto bersama usai penandatanganan MoU
Foto bersama usai penandatanganan MoU

Sementara itu, Ketua Pengadilan Tinggi Sultra, Roki Panjaitan, mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan dunia pendidikan merupakan bagian dari misi Pengadilan Tinggi untuk mendekatkan hukum kepada masyarakat.

“Sinergi antara pengadilan dan lembaga pendidikan seperti POLINA akan mendukung terciptanya generasi yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga memiliki pengalaman langsung dalam penegakan hukum,” kata Roki.

Selain itu, kedua belah pihak sepakat untuk melakukan berbagai program pengembangan kelembagaan, pelatihan, dan penelitian yang akan memperkuat kualitas SDM baik di POLINA maupun Pengadilan Tinggi Sultra.