Cabup Bombana H. Burhanuddin, Dengarkan Keluhan Warga Desa Puu Waeya

Bombana, Sultranet.com – Safari politik Calon Bupati Bombana H. Burhanuddin di Desa Puu Waeya, Kecamatan Mataoleo, Kabupaten Bombana, warga menyampaikan keluhan mengenai minimnya infrastruktur dasar, terutama jalan dan jembatan, yang hingga kini kurang mendapat perhatian pemerintah. Rabu (18/9/2024)

Kepada Burhanuddin, warga mengeluhkan akses jalan yang buruk ke area pertanian membuat warga kesulitan mengangkut hasil panen, khususnya jalan yang terletak di Dusun Dua dan Tiga desa tersebut.

Fadli, salah satu warga Desa Puu Waeya, mengungkapkan bahwa warga telah beberapa kali mengajukan permohonan pembangunan jalan dan jembatan ke pemerintah daerah, namun belum ada tindak lanjut.

“Kami sangat susah untuk membawa hasil panen karena belum ada jalan dan jembatan penghubung ke area pertanian. Pengajuan sudah beberapa kali dilakukan, tapi belum ada realisasi,” ungkap Fadli.

Selain itu, Fadli yang juga berprofesi sebagai guru honorer di Sekolah Dasar Swasta setempat, menyoroti minimnya fasilitas pendidikan. Sekolah yang telah beroperasi selama empat tahun itu hanya memiliki dua ruang kelas, sedangkan jumlah siswa mencapai 39 orang.

“Sampai sekarang, sekolah tempat saya mengajar hanya punya dua ruang kelas. Kami sangat butuh tambahan ruang belajar karena siswanya sudah banyak,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, H. Burhanuddin merespons keluhan warga dengan penuh empati. Ia berjanji akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar, termasuk fasilitas pendidikan, jika terpilih sebagai Bupati Bombana.

“Semua desa dan kecamatan harus memiliki infrastruktur yang layak, baik itu jalan, jembatan, pendidikan, maupun kesehatan. Itu adalah upaya kita untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Burhanuddin.

Ia menegaskan bahwa pencalonannya sebagai Bupati adalah bentuk pengabdian dirinya untuk berbuat baik dan membangun daerah Bombana yang lebih sejahtera.

“Saya ingin menghibahkan sisa hidup saya untuk berbuat baik dan bermanfaat bagi masyarakat. Setelah pensiun, saya ingin mendapatkan kesempatan untuk berkontribusi lebih banyak,” tutupnya.




Dinas Pertanian Bombana Imbau Peternak Waspadai Penyakit Jembrana pada Sapi Bali

Bombana, sultranet.com – Penyakit Jembrana, yang menyerang sapi Bali, kembali menjadi perhatian di Kabupaten Bombana. Penyakit ini disebabkan oleh virus dan ditularkan antar sapi, tanpa menimbulkan risiko bagi manusia. Meski demikian, peternak diimbau untuk tetap waspada dan menjaga kesehatan ternaknya guna mencegah penyebaran penyakit ini.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Sarif, SH, dalam keterangannya menyampaikan bahwa penyakit Jembrana tidak berbahaya bagi manusia, sehingga tidak perlu ada kepanikan di kalangan masyarakat. “Jangan panik, penyakit Jembrana hanya menyerang sapi Bali dan tidak menular kepada manusia. Dagingnya aman untuk dikonsumsi, selama dimasak dengan sempurna di atas suhu 55 derajat Celcius,” ujarnya, (18/9/2024).

Penyakit Jembrana ini ditandai dengan sejumlah gejala pada sapi yang terinfeksi, di antaranya adalah demam tinggi, bengkaknya kelenjar limfe, diare berdarah, keluarnya saliva secara berlebihan, keringat darah, serta pucatnya warna mulut, mata, dan alat kelamin. Gejala lainnya termasuk ingus yang keluar berlebihan dari mulut dan hidung, sapi banyak minum, lesu, menurunnya berat badan, dan adanya benjolan di pangkal leher.

Penularan penyakit Jembrana terjadi melalui kontak langsung antara sapi yang terinfeksi dengan sapi yang sehat. Selain itu, penularan juga bisa terjadi secara tidak langsung melalui serangga, seperti lalat Tabanus rubidus, serta melalui alat-alat medis seperti jarum suntik yang tidak steril.

Untuk mengatasi gejala yang ditimbulkan, sapi yang terinfeksi dapat diberikan obat anti radang, antinyeri, dan penurun demam. Pemberian vitamin juga disarankan guna meningkatkan daya tahan tubuh ternak dan mempercepat proses penyembuhan.

Sebagai langkah pencegahan, Dinas Pertanian Bombana mengimbau kepada peternak untuk tidak membiarkan sapi berkeliaran bebas, melainkan harus dikandangkan agar tidak berisiko menularkan penyakit kepada ternak lain. “Dengan mengandangkan sapi, Anda telah melindungi ternak Anda sendiri dan populasi sapi di sekitarnya,” tegas Sarif.

Selain itu, peternak juga diminta untuk segera melaporkan jika ada sapi yang menunjukkan gejala-gejala Jembrana kepada petugas peternakan. “Jika ternak Anda sakit, segera lapor ke petugas peternakan di nomor 085333439834 atau 085162803219. Petugas kami siap membantu menangani kasus ini dengan langkah-langkah yang tepat,” tambahnya.

Imbauan Dinas Pertanian Bombana
Imbauan Dinas Pertanian Bombana

Penyakit Jembrana yang disebabkan oleh virus ini memang hanya menyerang sapi Bali, namun dampaknya bisa sangat merugikan bagi peternak apabila tidak segera diatasi. Penyebarannya yang cepat dan kondisi sapi yang melemah dengan gejala parah bisa berujung pada kematian sapi, jika tidak ditangani secara baik. Oleh sebab itu, peternak di Bombana diharapkan meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah-langkah pencegahan dengan baik.

Selain itu, peternak juga diimbau untuk menjaga kebersihan kandang serta lingkungan sekitar, terutama dengan meminimalisir keberadaan serangga pengganggu seperti lalat. Penggunaan alat-alat kesehatan yang steril juga sangat penting untuk mencegah penularan melalui jarum suntik atau alat medis lainnya.

Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pertanian akan terus memantau perkembangan penyakit ini di lapangan dan melakukan langkah-langkah pencegahan secara intensif. Peternak diharapkan dapat bekerja sama dengan petugas peternakan untuk memastikan kesehatan ternak tetap terjaga dan menghindari dampak ekonomi yang lebih besar akibat wabah penyakit ini.

Sebagai tambahan, Sarif juga mengingatkan bahwa meskipun daging sapi yang terjangkit penyakit Jembrana tetap aman dikonsumsi, proses memasaknya harus dilakukan dengan benar untuk memastikan keamanan pangan. “Pastikan daging sapi dimasak dengan matang di atas suhu 55 derajat Celcius agar virus yang ada dalam daging mati dan tidak menimbulkan risiko apa pun bagi konsumen,” tutupnya.

Melalui kolaborasi antara peternak dan pemerintah daerah, diharapkan penyebaran penyakit Jembrana dapat segera dikendalikan dan dampaknya terhadap populasi sapi di Bombana bisa diminimalisir. Para peternak diminta untuk terus berkoordinasi dengan dinas terkait dalam menjaga kesehatan ternak mereka, sehingga sektor peternakan di daerah ini tetap produktif dan berkelanjutan.

Dinas Pertanian Bombana juga berkomitmen untuk terus memberikan edukasi dan bantuan teknis kepada peternak mengenai penanganan penyakit Jembrana, serta memperkuat ketahanan kesehatan hewan di wilayah Bombana. Dengan adanya himbauan ini, diharapkan para peternak lebih sigap dalam menangani penyakit yang dapat mempengaruhi kualitas dan kuantitas produksi ternak mereka.




Syahrir Lantoni: Janji dan Kualitas Kepemimpinan

CALON Bupati Bombana Ir H Burhanuddin, MSi Tak Henti-hetinya menyambangi warga sampai ke desa terpencil di seberang lautan.

Seperti pada Sabtu 14 September 2024, Burhanuddin menghadiri undangan pertemuan tokoh masyarakat dan warga Desa Batu Lamburi di Kecamatan Masaloka Raya.

Burhanuddin dan istri Hj Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos beserta rombongan menempuh perjalanan laut dari Pantai Tabako di Kecamatan Rumbia Tengah ke tanjung di Desa Batu Lamburi.

Jika saja janji-janji pemimpin sebelumnya dipenuhi yaitu membangun jembatan ke Masaloka Raya, perjalanan laut seperti ini tentu hanya menjadi alternatif.

Sayangnya, janji tinggal janji, sehingga harapan masyarakat Masaloka Raya untuk dibangunkan jembatan penyeberangan itu kini tertuju kepada Ir H Burhanuddin dan wakilnya Ahmad Yani.

Harapan masyarakat Desa Batu Lamburi dan desa-desa lainnya di Masaloka Raya kepada Burhanuddin dan Ahmad Yani disampaikan pada pertemuan di salah satu rumah tokoh masyarakat setempat. Pertemuan dihadiri 60-an warga dan ibu-ibu desa.

Letak Desa Batu Lamburi berada di sisi tanjung Masaloka Raya. Mereka bermukim di pesisir dengan mata pencarian nelayan.

Transportasi lokal antar desa dan dusun sehari-hari hanya kendaraan roda dua. Motor-motor mereka harus diseberangkan dengan perahu untuk sampai ke Kecamatan Mataoleo atu Rumbia Tengah dan melanjutkan ke ibu kota Kabupaten Bombana di Kasipute.

Dalam pertemuan ada juga keluhan masyarakat tentang krisis air bersih. Warga hanya mengandalkan air tadah hujan dan membeli dengan harga Rp 5 ribu per jerigen.

Dulu di zaman Bupati Tafdil telah diresmikan instalasi air bersih PDAM, dengan mengalirkan pipa-pipa ke rumah warga.

Namun hanya beberapa hari setelah diresmikan sudah tidak jalan. Perawatan mesin dan penampungan air di instalasi itu nyaris tidak dilakukan.

Pernah ada inisiatif warga untuk mengadakan sumur bor. Tapi hanya mampu 10 meter. Air yang keluar hanya air asin. Di kedalaman 40 meter juga tidak bisa menjangkau sumber air. Diperkirakan kedalam 100 meter lebih baru bisa dapat sumber air.

Masalah ini juga mengemuka dalam pertemuan dengan tokoh masyarakat dan warga. Ungkapan mereka jangan ada lagi janji-janji manis di sini seperti pemimpin yang lalu-lalu namun tidak terbukti. Mereka yakin Burhanuddin bukan hanya bisa berjanji, tapi juga bukti.

Burhanuddin seperti haram mengumbar janji, namun jika berjanji pasti dibuktikan. Seperti ketika berjanji menerangi Pulau Kabaena dengan listrik 24 jam dibuktikan dengan baik.

Saya masih ingat rekaman janji-janjinya. Selama saya ada di Bombana, insya Allah listrik Pulau Kabaena akan menyala 24 jam. Janji itu dibuktikan dengan launching “Listrik Kabaena 24 Jam Menyala” di Sikeli.

Di saat itu pula, mantan Pj Bupati di tiga kabupaten berbeda di Sultra ini menyatakan niatnya untuk membanahi jalan di pulau itu.

Niatnya itu dimulai saat membuka Festival Tangkeno ke-10 di Tangkeno. Itu setelah jakan-jalan menuju festival bolong-bolong. Dia terguncang-guncang.

Niat ini pun dibuktikan dengan menggelontorkan anggaran hampir 80 miliar sehingga jalan dari Kabaena Barat ke Timur sudah teraspal.

Jika saja tidak diganti di tengah jalan di periode kedua, jalan aspal lingkar Kabaena bakal tersambung.

Itulah bukti, bagaimana Burhanuddin taat pada janji. Fakta-fakta ini diakui masyarakat Bombana, terutama warga Pulau Kabaena.

Ketika ada ungkapan Burhanuddin hanya “poles-poles” dan “cat-cat” dari hasil jerih payah 10 tahun sebelumnya, tentu sulit dipercaya. Ungkapan ini dipertanyakan balik. Lantas apa yang kemu lakukan setelah Atikurahman? Apa yang signifikan 10 tahun untuk rakyat Bombana? Listrik? Tata kota? Infrastruktur jalan? Atau apa?

Dalam wacana pembangunan, ada istilah liar bahwa siapa pun pemimpinnya, pembangunan tetap jalan. Istilah kerennya auto pilot. Karena ada masyarakat, ada perdagangan, ada transaksi, ada kebutuhan masyarakat yang akan terus dipenuhinya. Ada relasi-relasi sosial juga. Masyarakat siapapun akan selalu beradaptasi dengan kebutuhan dan lingkungannya.

Di situasi ini pembangunan akan tetap jalan sebodoh apapun pemimpinnya. Pemerintah tinggal membuat regulasi, perda, UU, dan kebijakan. Sukses atau tidaknya kepemimpinan tidak diukur pembangunan yang auto pilot itu, tapi signifikansi dan percepatannya.

Pemimpin yang punya kualitas personal, tentu lebih mudah mendeteksi masalah dan kebutuhan masyarakatnya. Kualitas ledearshipnya akan cepat meramu sumberdaya yang ada dengan metodologi yang pas. Burhanuddin hampir memiliki semua itu, sehingga dia menjadi pilihan terbaik untuk Bombana. Itu saja.

 




Gebyar PAUD Bombana Ajang Tingkatkan Kreativitas Anak

Bombana, Sultranet.com – Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Bombana sekaligus Bunda PAUD, Aeni Mutmainnah, S.Pd., MM, secara resmi membuka acara Gebyar Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang digelar di Aula Tanduale, Kantor Bupati Bombana, Selasa (17/9/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kreativitas dan pendidikan anak usia dini melalui berbagai perlombaan.

Dalam acara tersebut, sebanyak 132 peserta ambil bagian, terdiri dari 88 peserta lomba mewarnai dan 44 grup tari kreasi dari berbagai wilayah se-Kabupaten Bombana. Antusiasme peserta dan pendidik terlihat jelas dalam unjuk kebolehan dan kreativitas yang disuguhkan.

Bunda PAUD Aeni Mutmainnah, dalam sambutannya, menyampaikan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan berbagai pihak dalam mendukung program pembinaan PAUD. Ia menekankan bahwa kerjasama dengan jaringan di tingkat pusat maupun daerah sangat diperlukan untuk meningkatkan layanan pendidikan anak usia dini di Bombana.

“Salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas PAUD adalah dengan menyelenggarakan Gebyar PAUD ini. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan stimulasi terhadap aspek tumbuh kembang anak sekaligus memberi ruang bagi anak-anak dan para pendidik untuk menunjukkan kreativitas mereka,” ujar Aeni Mutmainnah.

Suasana Gebyar PAUD Bombana
Suasana Gebyar PAUD Bombana

Ia juga menyampaikan pesan kepada peserta untuk mengikuti lomba dengan penuh keceriaan dan semangat. Menurutnya, kemenangan bukanlah tujuan utama, melainkan proses untuk membangun rasa percaya diri pada anak-anak.

“Juara bukanlah akhir dari sebuah lomba, tetapi ini adalah bagian dari proses agar anak-anakku lebih percaya diri,” tambahnya.

Selain itu, Bunda PAUD mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap pentingnya program PAUD melalui kegiatan yang kreatif dan edukatif seperti Gebyar PAUD. Ia berharap acara ini dapat memberikan motivasi kepada anak-anak untuk terus belajar dan berkembang, serta memperkuat sinergi antara orang tua, pendidik, dan pemerintah dalam memajukan pendidikan anak usia dini.

Acara ini turut dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana beserta jajaran, Ketua Gugus PAUD se-Kabupaten Bombana, serta para orang tua yang antusias mendukung anak-anak mereka.

Gebyar PAUD Bombana diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu memacu semangat kreativitas anak usia dini sekaligus mendorong peningkatan kualitas pendidikan di Bombana.




Bertemu H. Burhanuddin, Warga Desa Babamolingku Keluhkan Infrastruktur Jalan dan Pertanian

Bombana sultranet.com – Calon Bupati Bombana, H. Burhanuddin, bersama pasangannya Ahmad Yani, mengunjungi Desa Babamolingku, Kecamatan Poleang Barat, pada Selasa, 17 September 2024.

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan keluhan utama mereka terkait buruknya kondisi infrastruktur jalan serta masalah di sektor pertanian.

Warga Desa Babamolingku berharap H. Burhanuddin, jika terpilih, bisa memperbaiki jalan yang saat ini rusak parah, sehingga mempermudah akses transportasi dan distribusi hasil pertanian.

Selain itu, mereka juga meminta perhatian khusus pada ketersediaan pupuk dan dukungan untuk meningkatkan produktivitas pertanian.

“Saat musim hujan, jalanan menjadi sulit dilalui, dan ini sangat memengaruhi aktivitas pertanian kami. Kami berharap Pak Burhanuddin bisa memperbaiki jalan ini dan membantu kami dengan fasilitas pertanian yang lebih baik,” ungkap salah seorang warga.

Menanggapi hal ini, H. Burhanuddin berjanji akan memprioritaskan perbaikan infrastruktur jalan dan mendukung sektor pertanian.

“Saya akan fokus pada pembangunan infrastruktur jalan yang lebih baik, sehingga kegiatan ekonomi dan pertanian bisa berjalan lancar. Selain itu, kami akan memperhatikan kebutuhan petani, terutama dalam penyediaan pupuk dan fasilitas lainnya,” kata Burhanuddin.

H. Burhanuddin saat silaturahmi dengan warga Babamolingku
H. Burhanuddin saat silaturahmi dengan warga Babamolingku

Turut hadir dalam kunjungan tersebut adalah H. Abustam, tokoh masyarakat yang juga mantan Ketua DPRD Bombana yang saat ini tercatat sebagai anggota DPRD Provinsi Sulawesi Tenggara selama dua periode dari Partai Gerindra yang menyatakan dukungannya terhadap calon bupati ini.

Ia menilai kepemimpinan Burhanuddin akan membawa perubahan positif bagi Bombana, khususnya di bidang infrastruktur dan pertanian.

Warga Desa Babamolingku pun menyambut baik komitmen Burhanuddin dan berharap agar janji-janji tersebut bisa segera terealisasi, jika ia terpilih sehingga kehidupan mereka menjadi lebih baik.

 




Rapat Perdana PKK dan DWP Kolut, Komitmen Sinergi Tekan Inflasi dan Stunting

Kolaka Utara, sultranet.com – Pj Ketua TP-PKK Kolaka Utara (Kolut), Ny. Hj. Nurhayati Yusmin, S.Pd., MM, memimpin rapat perdana bersama jajaran pengurus PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) di Kantor PKK Kolut. Senin, 16 September 2024

Rapat tersebut bertujuan untuk mempererat silaturahmi dan perkenalan antara pengurus baru serta membahas sinergi antara PKK dan DWP dalam mendukung program-program kerja di Kolaka Utara.

Dalam rapat perdana ini, Ny. Hj. Nurhayati Yusmin didampingi oleh Ketua DWP Kolaka Utara, Ny. Suriana Taufik, yang turut memberikan dukungan penuh terhadap langkah-langkah sinergis antara kedua organisasi tersebut.

Kehadiran Suriana Taufik menambah kekuatan kolaborasi antara PKK dan DWP untuk menyukseskan program-program strategis yang telah direncanakan.

Nurhayati menegaskan pentingnya sinergisitas antara organisasi PKK dan DWP dalam mendukung kinerja masing-masing, terutama dalam menjalankan program-program kerja yang telah dicanangkan.

Salah satu fokus utamanya adalah mendukung program Penjabat Bupati Kolut, H. Yusmin, S.Pd., MH, yaitu gerakan menanam hortikultura di lahan-lahan Pemda yang tidak termanfaatkan.

Program ini diharapkan dapat menekan laju inflasi dan meningkatkan ketahanan pangan.

“Sinergi antara PKK dan DWP sangat penting dalam mendukung program-program daerah, terutama dalam menurunkan angka inflasi dan mengurangi kemiskinan ekstrem di Kolaka Utara,” ujar Nurhayati.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya kolaborasi untuk menekan angka stunting di Kolaka Utara.

Foto bersama usai pelaksanaan Rapat
Foto bersama usai pelaksanaan Rapat

Nurhayati menghimbau agar para pengurus PKK di setiap tingkat memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman hortikultura, sebagai langkah nyata dalam mendukung ketahanan pangan keluarga.

“Kami menghimbau agar seluruh pengurus PKK memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam tanaman hortikultura. Ini adalah upaya nyata untuk mendukung ketahanan pangan dan kesehatan masyarakat,” tambahnya.

Sekretaris PKK Kolut, Ny. Nurjaya, dan Ketua DWP Kolut, Ny. Suriana Taufik, juga hadir dalam rapat tersebut, memberikan dukungan penuh terhadap arahan dan kebijakan yang disampaikan oleh Pj Ketua TP-PKK.

Dalam rapat ini, ditekankan pula bahwa kolaborasi antara PKK dan DWP serta DWP KCD akan menjadi kunci dalam menyukseskan program penurunan inflasi, pengentasan kemiskinan ekstrem, dan pengurangan angka stunting di Kolaka Utara.

Sumber: Kominfo Kolut




Dinas Ketahanan Pangan Bombana Gelar Gerakan Pangan Murah Keliling

Bombana, sultranet.com – Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana berhasil menyelenggarakan Gerakan Pangan Murah Keliling (GAUL) di Kecamatan Poleang Barat selama dua hari, pada 12-13 September 2024. Program ini merupakan inisiatif pemerintah daerah untuk meringankan beban ekonomi masyarakat dengan menyediakan pangan berkualitas dengan harga yang lebih terjangkau dari harga pasar.

Warga Poleang Barat menyambut antusias kehadiran GAUL ini, terlihat dari tingginya partisipasi selama dua hari kegiatan berlangsung. Berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, telur, dan bahan pangan lainnya dijual dengan harga murah, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk membeli bahan pangan esensial dengan harga yang lebih ekonomis.

Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan, Rusli, S.Pd., M.Pd., menekankan pentingnya acara ini dalam mendukung ketahanan pangan masyarakat setempat. “Gerakan Pangan Murah Keliling ini adalah bentuk komitmen pemerintah daerah untuk memastikan kesejahteraan masyarakat dengan menyediakan akses yang lebih mudah terhadap pangan berkualitas. Kami berharap melalui kegiatan ini, beban ekonomi masyarakat dapat berkurang dan akses mereka terhadap pangan semakin baik,” ujarnya saat ditemui di lokasi acara.

Tidak hanya warga yang mendapatkan manfaat, kegiatan GAUL juga melibatkan sejumlah pedagang yang turut berpartisipasi dalam penyediaan barang-barang untuk dijual. Hal ini menambah dinamika perekonomian lokal dengan mendorong partisipasi aktif dari pedagang setempat.

Kegiatan GAUL ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat daerah, termasuk Kepala Bulog Cabang Bombana, Camat Poleang Barat, Sekretaris Camat Poleang Barat, dan tiga anggota dari Inspektorat Kabupaten Bombana. Kehadiran mereka menandakan dukungan penuh dari berbagai pihak terhadap keberhasilan pelaksanaan kegiatan ini. Menurut Camat Poleang Barat, acara ini sangat membantu masyarakat, terutama dalam kondisi ekonomi yang masih belum stabil pasca-pandemi.

Kepala Bulog Cabang Bombana juga menambahkan bahwa pihaknya akan terus mendukung acara-acara semacam ini untuk menjamin ketersediaan stok pangan di wilayah Bombana. “Kami siap bekerja sama dengan pemerintah daerah dan Dinas Ketahanan Pangan untuk memastikan bahwa pangan tersedia dengan cukup dan dapat dijangkau oleh masyarakat di seluruh wilayah, tidak hanya di Poleang Barat,” ungkapnya.

Dengan keberhasilan pelaksanaan GAUL di Kecamatan Poleang Barat, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana berencana untuk mengadakan kegiatan serupa di kecamatan lain di Bombana. Program ini diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga, terutama di daerah yang akses pangannya masih terbatas, sehingga seluruh masyarakat dapat merasakan manfaat dari program ini.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengelola distribusi pangan secara lebih merata. Melalui program GAUL, pemerintah daerah ingin memastikan bahwa tidak ada warga yang kesulitan mengakses pangan, terutama di masa-masa sulit seperti sekarang ini. “Kami ingin memastikan bahwa kebutuhan pokok dapat diakses oleh semua warga, terutama mereka yang berada di daerah terpencil atau memiliki keterbatasan ekonomi. Gerakan ini akan terus kita dorong ke berbagai kecamatan lainnya,” tutur Rusli.

Tidak hanya menjadi solusi jangka pendek, Dinas Ketahanan Pangan juga berharap program ini dapat memberikan dampak jangka panjang terhadap ketahanan pangan di Kabupaten Bombana. Selain itu, melalui pelibatan langsung pedagang lokal, diharapkan ada sinergi antara pemerintah, pedagang, dan masyarakat dalam menciptakan stabilitas harga pangan yang terjangkau.

Dengan berakhirnya acara GAUL di Poleang Barat, masyarakat setempat merasakan manfaat langsung dari program ini. Keberhasilan ini memberikan semangat bagi Dinas Ketahanan Pangan untuk terus bergerak, menjangkau lebih banyak wilayah dan membantu masyarakat dalam mengatasi tantangan ekonomi yang dihadapi, terutama dalam hal pemenuhan kebutuhan pangan sehari-hari.

Sebagai penutup, Rusli menyatakan, “Kami sangat senang melihat antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatan ini. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk melanjutkan program GAUL di wilayah-wilayah lain. Kami akan terus berusaha memberikan pelayanan terbaik dalam mendukung ketahanan pangan, sehingga kesejahteraan masyarakat Bombana dapat terjaga.”

Melalui Gerakan Pangan Murah Keliling, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana membuktikan komitmennya untuk memastikan ketersediaan pangan yang merata dan terjangkau bagi seluruh warga. Kegiatan ini diharapkan dapat terus berkembang dan menjadi salah satu solusi strategis dalam mengatasi tantangan ketahanan pangan di masa mendatang.




Gercep! H. Burhanuddin Respon Langsung Bantu Warga Bangun Jembatan

Bombana, Sultranet.com – Calon Bupati Bombana periode 2025-2030, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, menunjukkan respons cepat (Gercep) dengan memberikan bantuan tunai untuk mendukung pembangunan jembatan penghubung antara Desa Tunas Baru dan Desa Hukaea di Kecamatan Rarowatu Utara, Minggu (8/9/2024).

Bantuan ini diberikan saat Burhanuddin tengah berkunjung ke wilayah tersebut dalam rangka silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.

Jembatan tersebut sangat penting untuk mempermudah akses antar desa, terutama saat musim hujan ketika aliran sungai sering meluap, mempersulit aktivitas warga.

Melihat warga bergotong royong membangun jembatan, Burhanuddin langsung tergerak memberikan bantuan guna mempercepat penyelesaiannya.

“Jembatan ini sangat vital untuk mobilitas warga, apalagi saat musim hujan. Akses antar desa akan terputus tanpa jembatan yang layak,” ungkap Burhanuddin.

H. Burhanuddin disambut antusias warga Rarowatu Utara
H. Burhanuddin disambut antusias warga Rarowatu Utara

Salah satu warga mengungkapkan rasa terima kasihnya atas bantuan yang diberikan, menyebut bahwa jembatan ini sangat dibutuhkan untuk memudahkan kehidupan sehari-hari mereka.

Selain menyerahkan bantuan, Burhanuddin juga melanjutkan kunjungan ke desa-desa lain di Rarowatu Utara untuk mendengar aspirasi masyarakat.

Dalam kunjungannya, ia didampingi oleh Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bombana, Iskandar, SP, yang akan dilantik sebagai Ketua DPRD Bombana periode 2024-2029.

Kehadiran Burhanuddin dan bantuan yang diberikannya semakin memperkuat citra dirinya sebagai calon pemimpin yang responsif, peduli, dan siap memberikan solusi nyata bagi masyarakat Bombana. (*)




Dandim Bombana Silaturahmi ke Raja Kabaena

Bombana, SultraNET.com – Dandim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., melakukan kunjungan silaturahmi ke Raja Kabaena, Kasman, S.Sos., di Desa Tangkeno, Kecamatan Kabaena, pada 6-7 September 2024.

Kunjungan ini dilakukan dalam rangka memperkuat sinergi antar lembaga serta menjaga stabilitas wilayah menjelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

Dandim Andi Irfandi menegaskan bahwa pentingnya menjaga persatuan di tengah memanasnya suhu politik, terutama di wilayah Bombana, harus menjadi prioritas utama.

Menurutnya, komunikasi yang baik antar elemen masyarakat, termasuk para tokoh adat, sangat berperan dalam menciptakan suasana aman dan kondusif.

“Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat, termasuk di wilayah Kabaena, tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Stabilitas wilayah adalah prioritas kami, dan silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya kami untuk membangun kerja sama yang solid dengan para pemangku adat dan tokoh masyarakat,” ujar Dandim Andi Irfandi. Sabtu (7/9/2024)

Ia juga menekankan pentingnya peran para tokoh adat seperti Raja Kabaena dalam menjaga ketertiban sosial.

Lebih lanjut, Dandim Andi menekankan bahwa TNI siap mendukung proses Pilkada agar berjalan damai dan demokratis.

“Kami akan selalu siap menjaga keamanan dan ketertiban, serta mendorong masyarakat untuk tidak mudah terpancing isu-isu provokatif yang bisa memecah belah persaudaraan,” tegasnya.

Menanggapi kunjungan tersebut, Raja Kabaena, Kasman, S.Sos., menyampaikan apresiasinya terhadap langkah Dandim dalam menjalin silaturahmi.

Menurut Raja, hal ini sejalan dengan nilai-nilai kearifan lokal yang selama ini dipegang oleh Kerajaan Kabaena dalam menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.

“Kita dihadapkan dengan dinamika politik yang sangat fluktuatif, terutama menjelang Pilkada serentak. Silaturahmi antar pemangku kepentingan seperti ini sangat penting dalam menjaga kedamaian di tengah masyarakat,” ujar Raja Kasman.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memicu konflik horizontal selama proses Pilkada.

“Semua kontestan Pilkada adalah bagian dari kita, jangan sampai perbedaan pilihan memicu permusuhan di antara pendukung,” imbaunya.

Silaturahmi ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara aparat keamanan dan para tokoh adat dalam menjaga stabilitas politik dan sosial di Bombana. (*JR)

 




Sejalan Visi Misi, BERKAH Deklarasi Dukung BERANI di Pilkada Bombana 

Bombana, SultraNET. – Mantan calon Bupati dan Wakil Bupati Bombana pada Pilkada 2017, Ir. H. Kasra Jaru Munara, M.Sc, dan H. Man Arfa, S.Pdi, secara resmi mendeklarasikan dukungan mereka kepada pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani (BERANI) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bombana 2024.

Deklarasi tersebut dilakukan dalam sebuah acara di halaman Hotel Persada, Kabupaten Bombana, pada Jumat (6/9/2024).

Dalam orasi politiknya, Kasra Jaru Munara menegaskan bahwa dukungannya didasarkan pada visi dan misi pasangan Burhanuddin dan Ahmad Yani yang dianggap sejalan dengan harapan masyarakat Bombana.

Ia menyebut bahwa setelah beberapa kali pertemuan, pasangan BERANI menunjukkan komitmen yang kuat untuk membawa perubahan signifikan di daerah tersebut.

“Setelah berdiskusi lebih dari dua kali, saya yakin bahwa rencana mereka sangat sesuai dengan apa yang Bombana butuhkan. Mereka konsisten dalam visi mereka dan berkomitmen untuk perubahan nyata,” ujar Kasra di hadapan para tokoh politik dan pendukung yang hadir.

Kasra juga menekankan bahwa keputusan mendukung pasangan BERANI bukan tanpa alasan. Menurutnya, pasangan ini berani menantang kekuasaan yang telah mendominasi politik di Bombana selama bertahun-tahun.

Ia mengapresiasi keberanian mereka yang tercermin dalam tagline “BERANI” yang, menurutnya, lebih dari sekadar slogan.

Selain itu, Kasra melontarkan kritik tajam kepada lawan politik pasangan BERANI. Ia menyatakan bahwa lawan politiknya tidak responsif dan bahkan tidak pernah mencoba menjalin komunikasi dengan dirinya.

Menurut Kasra, ini menunjukkan keangkuhan dan keyakinan yang berlebihan dari pihak lawan.

“Lawan politik tidak pernah menghubungi saya, ini menunjukkan mereka terlalu percaya diri dan merasa tidak memerlukan dukungan dari tokoh-tokoh seperti kami,” ungkap Kasra.

Lebih lanjut, Kasra menyindir penggunaan slogan yang mirip oleh pihak lawan yang menggunakan kata “BERANI-TO” dalam kampanye mereka.

Ia menilai hal ini menunjukkan kurangnya kreativitas dalam menyusun strategi politik.

Kasra, yang pada Pilkada 2017 maju dengan akronim BERKAH (Bersama Kasra Jaru Munara dan Man Arfa), berharap agar para pendukungnya tetap solid dan mengalihkan dukungan mereka kepada pasangan Burhanuddin dan Ahmad Yani.

Ia optimis bahwa dengan dukungan tersebut, perubahan nyata di Bombana bisa terwujud dalam lima tahun ke depan.

“Saya berharap para pendukung saya di Pilkada 2017 tetap solid dan mendukung pasangan Burhanuddin-Ahmad Yani. Dengan soliditas ini, kita bisa melihat perubahan nyata di Bombana,” tutup Kasra. (*)