Pemuda Besulutu Serukan Pilkada Konawe 2024 Jadi Pesta Demokrasi yang Riang Gembira

KONAWE, SultraNET. – Menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, pemuda asal Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe, menyerukan ajakan untuk menjadikan pesta demokrasi tahun ini sebagai momen yang penuh cinta dan kebersamaan. Ajakan ini khususnya ditujukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kecamatan Besulutu.

Antusiasme masyarakat di Kabupaten Konawe dalam menyambut Pilkada selalu meningkat. Tahun 2024 diharapkan menjadi momentum penting dengan peran aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya pemuda dan mahasiswa. Kehadiran mereka menjadi indikator penting dalam menciptakan Pilkada yang humanis, berkualitas, dan berintegritas.

Pemuda Besulutu yang juga sebagai Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Indonesia Konawe Jakarta (IMIK-JAKARTA), Irsan Aprianto Ridham, menekankan pentingnya pendidikan politik bagi masyarakat. Menurutnya, pemuda dan mahasiswa harus menjadi aspek penting dan mendesak dalam proses politik ini, mengingat pemilihan pemimpin daerah tidak hanya soal popularitas, tetapi juga kemampuan dalam membangun daerah.

“Pendidikan politik sangatlah penting agar menjadi bekal bagi masyarakat di Provinsi Sulawesi Tenggara dalam memilih calon pemimpin lima tahun ke depan. Mereka harus melihat apakah kandidat memiliki kompetensi, rekam jejak, dan integritas dalam membangun daerah,” ujar Irsan pada Senin, 2 Oktober 2024.

Irsan juga berharap masyarakat dapat menyeleksi calon pemimpin dengan cermat, bukan hanya di Kabupaten Konawe, tetapi juga di seluruh Provinsi Sulawesi Tenggara. “Kami berharap masyarakat, pemuda, dan mahasiswa bisa menakar kandidat dengan benar-benar melihat visi dan programnya, apakah sesuai atau tidak untuk memajukan daerah,” tambahnya.

Selain itu, Irsan menekankan pentingnya pengawasan partisipatif dan keterlibatan semua pihak dalam menjaga Kamtibmas di Kabupaten Konawe. Dia mengajak masyarakat untuk bersama-sama dengan TNI dan Polri dalam menjaga konsistensi keamanan dan ketertiban.

“Soal Kamtibmas menjadi tantangan bersama yang perlu diawasi oleh TNI-Polri. Saya berharap masyarakat di Kabupaten Konawe, khususnya Kecamatan Besulutu, agar tidak menimbulkan kekacauan atau kericuhan,” tutupnya. (rls)




KKP Mahasiswa STIMIK Bina Bangsa di Bombana Berakhir

Bombana, SultraNET.com – Kuliah Kerja Profesi (KKP) yang dilaksanakan oleh mahasiswa STIMIK Bina Bangsa Kendari di Kelurahan Doule, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana resmi berakhir setelah berlangsung selama 48 hari. Minggu (1/9/2024)

Kegiatan penutupan dan ramah tamah yang diadakan para mahasiswa mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Lurah Doule, Hj. Surisma, S.S., M.A.P, dan dosen pembimbing, Ahmad Baco, S.Kom., MM

Lurah Doule, Hj. Surisma, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kontribusi mahasiswa yang telah banyak membantu kegiatan-kegiatan di kelurahan selama KKP.

“Kami sangat-sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik mahasiswa ini,” ujarnya

Lurah Doule, Hj. Surisma, S.S., M.A.P, saat menyampaikan sambutannya
Lurah Doule, Hj. Surisma, S.S., M.A.P, saat menyampaikan sambutannya

Atas nama pemerintah dan masyarakat, ia mengucapkan terima kasih dan permohonan  maaf jika selama kegiatan KKP ada kekurangan dalam pelayanan.

“Kami mendoakan agar adik-adik mahasiswa bisa semakin sukses kedepannya,” ungkapnya

Ditempat yang sama, Ahmad Baco selaku dosen pembimbing dari STIMIK Bina Bangsa Kendari, juga memberikan apresiasi terhadap penyambutan yang baik dari pemerintah dan masyarakat Doule.

Ia berharap kerjasama antara mahasiswa, Pemerintah dan masyarakat dapat membawa dampak positif bagi semua pihak.

“Pelayanan dan penerimaan terhadap mahasiswa sangat baik. Kami juga memohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan selama kegiatan berlangsung,” ujarnya

Ahmad Baco, dosen pembimbing Mahasiswa KKP STIMIK Bina Bangsa Kendari
Ahmad Baco, dosen pembimbing Mahasiswa KKP STIMIK Bina Bangsa Kendari

Selain itu, ia menegaskan bahwa kegiatan KKP ini menjadi bagian penting dari Tridarma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Setiap tahun kami melakukan KKP di tempat yang berbeda-beda, dan kami berharap kehadiran mahasiswa di Doule memberikan manfaat yang nyata,” tandasnya

Salah satu mahasiswa peserta KKP, Fikri Nugroho, menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dari pemerintah dan warga Kelurahan Doule.

“Kami diterima dengan tangan terbuka, dan kenangan selama 48 hari di sini akan selalu kami ingat. Semoga apa yang kami lakukan dapat memberikan manfaat bagi Kelurahan Doule,” ucapnya.

Kegiatan KKP yang berakhir ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, tetapi juga meninggalkan dampak positif bagi masyarakat setempat.

Para mahasiswa kini bersiap untuk kembali ke kampus dan melanjutkan kegiatan akademik mereka, dengan harapan dapat menerapkan apa yang telah mereka pelajari di tengah masyarakat.

Nampak hadir pada kegiatan ramah tamah, Direktur Politeknik Bombana, Sainal Abidin,S.Si., MM, Sekretaris Perpustakaan Daerah Bombana, Anton Ferdinan, S.Pd dan sejumlah tamu undangan dan masyarakat setempat.

Pewarta: Azuli




Pj Bupati Lantik Pengurus Kerukunan Kolaka Utara di Morowali, Tekankan Pentingnya Persatuan

Morowali, SultraNET.com – Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, menghadiri dan melantik Pengurus Kerukunan Kolaka Utara di Morowali untuk periode 2024-2026. Acara ini berlangsung dalam suasana kekerabatan yang hangat dan dihadiri oleh Plh Sekda Kabupaten Morowali, Husban Laonu, SP, MSi, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Morowali dan sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Dr. Sukanto Toding menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarwarga serta komitmen bersama untuk memajukan daerah. “Kolaka Utara dan Morowali harus bersama-sama memikirkan keberadaan kerukunan ini, tidak hanya dalam hal keamanan, tetapi juga bagaimana kita menjaga lingkungan bersama,” ujarnya.

Pj Bupati juga menyoroti pentingnya kerjasama yang erat antara kedua pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, termasuk penyediaan lapangan kerja. “Ke depan, semoga pemerintah bisa menjamin fasilitas yang mendukung kerukunan ini, sehingga suasana kekerabatan akan terjaga dan potensi konflik bisa dihindari,” tambahnya.

Ketua Kerukunan Kolaka Utara-Morowali, Riswanto, SE, menegaskan peran penting kerukunan dalam meredam potensi konflik, terutama mengingat masyarakat Kolaka Utara yang berdomisili di Morowali berjumlah sekitar 3.000 orang. “Jika tidak ada kerukunan yang menaungi, kemungkinan konflik bisa terjadi. Namun, dengan adanya kerukunan, konflik tersebut bisa diatasi,” jelas Riswanto.

Plh Sekda Morowali, Husban Laonu, dalam sambutannya, mengungkapkan bahwa Morowali merupakan kabupaten yang berkembang pesat dan akan menginjak usia 25 tahun pada Desember 2024. “Penduduk di Kecamatan Bahodopi saja diperkirakan mencapai 400.000 orang,” katanya.

Husban menekankan bahwa kerukunan menjadi wadah penting untuk menjaga persatuan di tengah perbedaan yang ada, dan tujuan utamanya adalah menciptakan kehidupan yang lebih baik serta menghindari perpecahan.

Husban juga menyinggung tentang besarnya investasi di Morowali yang mencapai Rp117 triliun, dengan hampir 90% berada di wilayah Bahodopi. Ia menegaskan bahwa kemajuan daerah harus diiringi dengan jaminan keamanan agar investasi tersebut dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. “Tanpa keamanan dan ketertiban, investor tidak akan menanamkan modalnya,” tegasnya.

Acara pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua daerah. Pengurus Kerukunan Kolaka Utara di Morowali diharapkan dapat terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas dan keamanan, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Sumber: Kominfo Kolut




Sah! Pilkada Wakatobi Kembali Head to Head

Wakatobi, Sultranet.com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, kembali menjadi sorotan setelah proses pendaftaran pasangan calon resmi ditutup oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa, 29 Agustus 2024.

Seperti Pilkada lima tahun lalu, kali ini kompetisi politik kembali mempertemukan dua pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Dua pasangan calon yang resmi mendaftar di KPU adalah pasangan Hamirudin-Muhamad Ali yang mengusung akronim HARUM, dan pasangan Haliana-Safia Wualo dengan akronim BERHASIL.

Menariknya, meski terjadi pergantian wajah calon, kedua kubu memiliki keterkaitan yang sama dengan Pilkada sebelumnya, terutama dalam keterlibatan kader partai Golkar.

Pasangan HARUM, Hamirudin yang diketahui merupakan seorang kader Golkar, didukung oleh koalisi beberapa partai, termasuk Golkar dengan 5 kursi di DPRD Wakatobi, Nasdem dan Gerindra masing-masing 2 kursi, serta PKS dan PKB yang masing-masing menyumbang 1 kursi. Beberapa partai non-sit juga turut mendukung pasangan ini.

Di sisi lain, pasangan BERHASIL yang dipimpin oleh calon petahana, Haliana, menggandeng Safia Wualo sebagai wakilnya, yang juga kader Golkar.

Pasangan ini didukung oleh PDIP dengan 8 kursi di DPRD, bersama Hanura, PAN, dan Demokrat yang masing-masing memiliki 1 kursi, ditambah dukungan dari partai non-sit lainnya.

Kompetisi ini mengulang skenario Pilkada 2019, di mana Haliana yang kala itu berpasangan dengan Ilmiati Daud, berhasil mengalahkan pasangan Arhawi-Hardin La Omo.

Meski kali ini Haliana hadir dengan wakil baru, Safia Wualo, kompetisi tetap menjadi head to head.

Menurut Ketua KPU Kabupaten Wakatobi, La Deni, kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati akan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh di Rumah Sakit Bahteramas, Kendari, sebagai bagian dari tahapan Pilkada.

“Pemeriksaan kesehatan ini penting untuk memastikan bahwa kedua pasangan calon memenuhi syarat secara fisik dan mental untuk memimpin Kabupaten Wakatobi,” ujar La Deni, Kamis (29/08/2024).

Dengan hanya dua pasangan calon yang bertarung, Pilkada Wakatobi 2024 diprediksi akan berlangsung ketat, menciptakan kembali rivalitas politik yang kuat di wilayah itu.

Pewarta: Idin




Berani-TO Resmi Daftar di KPU Bombana

Bombana, SultraNET.com – Pasangan calon bupati dan wakil bupati Andi Nirwana Sebbu dan Heriyanto secara resmi mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bombana untuk periode 2024-2029. Rabu (28/8/2024)

Acara pendaftaran yang berlangsung di kantor KPU Kabupaten Bombana ini dihadiri oleh ribuan pendukung dari berbagai kecamatan di daerah tersebut.

Dalam konferensi pers usai pendaftaran, Andi Nirwana Sebbu dan Heriyanto menyampaikan harapan mereka agar seluruh proses pemilihan dapat berjalan sesuai dengan rencana.

Andi Nirwana Sebbu menegaskan komitmennya untuk melengkapi berkas-berkas yang diperlukan dan menganggap pendaftaran ini sebagai langkah awal yang krusial dalam usaha mereka untuk memenangi pilkada.

“Kami sangat percaya bahwa hari ini adalah langkah awal kami untuk memimpin Kabupaten Bombana. Dengan izin Allah, kami yakin dapat meraih kemenangan dalam pilkada dan memimpin Bombana pada periode 2024-2029,” ujar Andi Nirwana Sebbu.

Calon wakil bupati Heriyanto juga menyampaikan harapan serupa untuk menyajikan gagasan dan visi yang dapat memajukan daerah.

Ia menekankan pentingnya menjaga suasana yang kondusif dan terhindar dari penyebaran hoaks selama masa kampanye.

“Kami berharap agar suasana tetap kondusif dan bebas dari isu-isu hoaks. Kami mengajak semua pihak, termasuk media, untuk bersama-sama berfokus pada gagasan dan visi yang konstruktif demi kemajuan Kabupaten Bombana,” tambah Heriyanto.

Pasangan yang dikenal dengan akronim BERANI TO ini juga meminta dukungan dari masyarakat dan media untuk menciptakan iklim positif selama proses kampanye.

Mereka optimis bahwa dengan dukungan publik, mereka dapat mewujudkan visi mereka dan membawa perubahan positif bagi Kabupaten Bombana.

Dengan pendaftaran ini, Andi Nirwana Sebbu dan Heriyanto memulai langkah mereka dalam kontestasi pilkada 2024, berkomitmen untuk terus berinteraksi dengan masyarakat dan memperkenalkan program-program unggulan mereka.

Pewarta: Azuli

 




Ribuan Simpatisan Antar Pasangan RAHMATnya Muna Mendaftar di KPU

MUNA, Sultranet.Com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode M Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, dengan akronim RAHMATnya Muna, resmi mendaftarkan diri di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Muna pada Selasa, 27 Agustus 2024.

Pendaftaran ini diiringi oleh ribuan simpatisan yang turut serta mendukung langkah pasangan tersebut menuju kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Muna.

Sekitar pukul 09.30 WITA, pasangan RAHMATnya Muna berangkat dari kediaman La Ode M Rajiun Tumada di Jalan Dr. Sutomo, Kelurahan Raha I, Kecamatan Katobu.

Ribuan pendukungnya memadati jalan sepanjang rute menuju kantor KPU Muna, menunjukkan dukungan mereka terhadap pasangan tersebut.

Rombongan tiba di kantor KPU sekitar pukul 10.30 WITA, disambut oleh antusiasme simpatisan yang terus memadati area sekitar kantor KPU.

Hery Lorpek, salah seorang simpatisan yang ditemui di kantor KPU Muna, menyatakan bahwa La Ode M Rajiun Tumada adalah sosok pemimpin yang amanah dan telah terbukti kinerjanya selama menjabat sebagai Bupati Muna Barat (Mubar).

“Saya sebagai garda pemenangan Rajiun-Purnama sangat bersemangat mengantar mereka ke kantor KPU. Kami siap memenangkan RahmaTnya Muna, terutama di Kelurahan Wamponiki, Kecamatan Katobu,” ungkapnya dengan penuh semangat.

Hery juga menambahkan bahwa masyarakat Muna sangat merindukan kepemimpinan yang berpihak pada kepentingan rakyat dan kesejahteraan umum.

“Rajiun telah terbukti dengan pembangunan yang dilakukan selama menjabat di Mubar, dan masyarakat Muna mendambakan pemimpin yang seperti itu,” jelasnya.

Hingga berita ini diturunkan, massa simpatisan RAHMATnya Muna masih memadati area sekitar kantor KPU, menunjukkan dukungan yang terus mengalir bagi pasangan calon ini.

 

Pewarta: Borju




Aeni Mutmainnah Dorong Transformasi Posyandu di Rakornas 2024

Jakarta, SultraNET.com – Ketua Pembina Posyandu Kabupaten Bombana, Aeni Mutmainnah, S.Pd., MM, menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pos Pelayanan Terpadu (POSYANDU) Tahun 2024 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE). Rakornas ini bertujuan untuk merevitalisasi Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan meningkatkan efektivitasnya dalam pelayanan kesehatan masyarakat. (26/82024)

Mengusung tema “Transformasi Posyandu sebagai Lembaga Kemasyarakatan Desa untuk Kesejahteraan Masyarakat,” Rakornas yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri bersama Direktorat Jenderal Bina Pemerintahan Desa ini dihadiri oleh berbagai pemangku kepentingan dari seluruh Indonesia. Aeni Mutmainnah bersama peserta lainnya membahas strategi dan inovasi untuk mengoptimalkan fungsi Posyandu di tengah tantangan pelayanan kesehatan yang semakin kompleks.

Penekanan utama dalam Rakornas ini adalah pada penguatan struktur organisasi Posyandu, peningkatan kualitas pelayanan kesehatan, serta pentingnya peran aktif masyarakat dalam mendukung operasional Posyandu di tingkat desa. Dalam forum ini, Aeni Mutmainnah menekankan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan masyarakat merupakan kunci keberhasilan program Posyandu.

“Posyandu merupakan ujung tombak dalam pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa. Oleh karena itu, perlu ada transformasi yang signifikan untuk memastikan Posyandu dapat berfungsi maksimal dan memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat,” ujar Aeni Mutmainnah.

Selain itu, partisipasi Aeni Mutmainnah dalam Rakornas ini diharapkan membawa dampak positif bagi pengembangan dan penguatan Posyandu di Kabupaten Bombana. Ia berkomitmen untuk menerapkan hasil diskusi dan rekomendasi dari Rakornas guna memperkuat kolaborasi antara lembaga pemerintah dan masyarakat dalam upaya peningkatan kesehatan di daerahnya.

“Kami akan terus berupaya meningkatkan kualitas Posyandu di Bombana, dengan mengadopsi inovasi-inovasi baru yang dibahas dalam Rakornas ini. Tujuan kami adalah menjadikan Posyandu sebagai pusat pelayanan kesehatan yang benar-benar dapat diandalkan oleh masyarakat,” tambah Aeni Mutmainnah.

Dengan diselenggarakannya Rakornas ini, diharapkan Posyandu dapat semakin bertransformasi menjadi lembaga yang lebih efektif dan berdaya guna dalam mendukung kesejahteraan masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.




KPU Bombana Umumkan Pendaftaran Pasangan Calon Bupati

Bombana – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana secara resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran bagi pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati. Langkah ini menandai dimulainya proses pencalonan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 di Bombana, dengan penekanan pada transparansi dan akuntabilitas di setiap tahapan pemilihan.

Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo, menyatakan bahwa seluruh proses pendaftaran akan dilakukan sesuai dengan ketentuan Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2024. Peraturan tersebut mengatur tata cara pencalonan untuk pemilihan Gubernur, Bupati, dan Walikota di seluruh Indonesia, termasuk di Kabupaten Bombana.

Salah satu aspek krusial dalam pengumuman ini adalah syarat minimal dukungan politik yang harus dipenuhi oleh calon pasangan. Berdasarkan Keputusan KPU Kabupaten Bombana Nomor 791 Tahun 2024, setiap pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati wajib didukung oleh partai politik atau gabungan partai politik yang memperoleh setidaknya 10% suara sah dalam Pemilu 2024 untuk DPRD Bombana. Dengan kata lain, pasangan calon harus mendapatkan dukungan minimal sebesar 9.436 suara.

Detail Pendaftaran dan Syarat Administratif

Pendaftaran calon akan berlangsung mulai tanggal 27 hingga 29 Agustus 2024 di Kantor KPU Kabupaten Bombana. Jam operasional pendaftaran ditetapkan mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WITA pada dua hari pertama, dan akan diperpanjang hingga pukul 23.59 WITA pada hari terakhir untuk mengakomodasi seluruh pendaftar.

Selain dukungan politik, calon Bupati dan Wakil Bupati juga harus memenuhi berbagai persyaratan administratif dan legal. Persyaratan tersebut meliputi integritas ideologi, rekam jejak hukum, kesehatan fisik dan mental, serta komitmen finansial. Untuk memastikan transparansi dan efisiensi proses pendaftaran, calon diwajibkan menggunakan Sistem Informasi Pencalonan (Silon) yang telah disediakan oleh KPU.

“Kami mengimbau seluruh pasangan calon untuk segera mempersiapkan seluruh berkas yang dibutuhkan dan memanfaatkan waktu pendaftaran dengan sebaik-baiknya. Proses pendaftaran ini akan diawasi dengan ketat untuk menjamin tidak ada pelanggaran yang terjadi,” ujar Hasdin Nompo.

Upaya KPU dalam Menjamin Proses yang Adil dan Transparan

KPU Bombana juga telah menyediakan layanan helpdesk yang siap memberikan informasi dan bantuan terkait semua tahapan pendaftaran, termasuk penggunaan Silon. Layanan ini diharapkan dapat membantu calon dan partai politik dalam memenuhi semua persyaratan pendaftaran.

“Pilkada Bombana 2024 bukan hanya sekadar memilih pemimpin daerah, tetapi juga menjadi cerminan dari demokrasi lokal yang sehat, transparan, dan akuntabel. Kami berharap masyarakat Bombana dapat memilih pemimpin yang benar-benar mewakili aspirasi mereka,” tambah Hasdin.

Seluruh informasi terkait pendaftaran dan syarat pencalonan dapat diakses melalui situs resmi KPU atau link berikut:

https://bit.ly/PengumumanPendaftaranCalonBupatiBombanaTahun2024

 




Pj. Bupati Bombana Luncurkan Program Gemarikan untuk Cegah Stunting

BOMBANA, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana, melalui Dinas Perikanan, meluncurkan kegiatan Gerakan Gemar Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang diadakan di Desa Lakomea, Kecamatan Rarowatu, pada Kamis (22/8/2024). Acara tersebut dihadiri oleh Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, bersama dengan Forkopimda Kabupaten Bombana, Sekretaris Daerah, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Camat Rarowatu, Kepala Desa se-Kecamatan Rarowatu, serta masyarakat setempat.

Kegiatan Gemarikan bertujuan untuk mengajak masyarakat memerangi stunting dengan meningkatkan konsumsi ikan segar, yang dikenal kaya akan nutrisi penting bagi pertumbuhan anak. Dalam acara tersebut, bantuan ikan segar sebanyak 1.337 kg disalurkan kepada 1.079 Kepala Keluarga (KK) di Kabupaten Bombana, terutama untuk desa-desa yang memiliki keluarga berisiko stunting. Pendistribusian ikan putih ini merupakan langkah awal untuk mendorong masyarakat mengonsumsi ikan sebagai bagian dari pola makan sehat.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menekankan bahwa penurunan angka stunting memerlukan strategi dan program yang melibatkan berbagai sektor. “Masalah percepatan penurunan stunting telah menjadi program prioritas pemerintah daerah. Kita tidak bisa bekerja sendiri; diperlukan kerjasama dari berbagai pihak untuk mencapai tujuan ini,” ujarnya.

Kedatangan Pj. Bupati Edy Suharmanto disambuta tarian penyambutan
Kedatangan Pj. Bupati Edy Suharmanto disambuta tarian penyambutan

Edy Suharmanto juga menjelaskan bahwa konsumsi ikan memiliki peranan penting dalam mendukung kesehatan dan pertumbuhan anak-anak. Ia menggarisbawahi bahwa ikan mengandung asam lemak omega-3, protein, serta vitamin yang esensial bagi perkembangan otak dan fisik anak. “Konsumsi ikan harus dijadikan kebiasaan, terutama bagi anak-anak yang sedang dalam fase tumbuh kembang,” tambahnya.

Pj. Bupati memberikan apresiasi kepada Dinas Perikanan yang telah menginisiasi program Gemarikan ini dan berharap kegiatan serupa dapat dilanjutkan ke desa-desa lain di Bombana. Ia mengajak semua stakeholder, termasuk masyarakat, untuk berperan aktif dalam menyukseskan program ini. “Kita harus bersatu padu dalam upaya menurunkan angka stunting. Ini adalah tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.

Selain penyaluran ikan, program Gemarikan juga mencakup edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya pola makan sehat dan gizi seimbang. Dinas Perikanan berencana untuk mengadakan pelatihan dan seminar yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat ikan bagi kesehatan.

Kegiatan ini mendapatkan respon positif dari masyarakat setempat yang menyambut baik inisiatif pemerintah dalam memerangi stunting. Salah seorang warga, Rani (35), menyatakan, “Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Ikan adalah sumber protein yang baik untuk anak-anak kami. Dengan program ini, semoga kami bisa lebih sadar akan pentingnya konsumsi ikan.”

Edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya konsumsi ikan juga akan dilakukan melalui berbagai platform, termasuk media sosial dan pertemuan komunitas. Dengan langkah ini, diharapkan masyarakat tidak hanya menerima bantuan ikan, tetapi juga memahami manfaat jangka panjang dari konsumsi ikan yang teratur.

Sebagai bagian dari komitmen pemerintah daerah, Pj. Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi antara Dinas Perikanan, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana untuk bersama-sama menanggulangi stunting. Kerjasama ini diharapkan dapat menghadirkan solusi yang komprehensif dan efektif dalam memperbaiki gizi dan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak.

Dengan langkah-langkah strategis ini, Pemerintah Kabupaten Bombana berharap dapat menurunkan angka stunting secara signifikan, menciptakan generasi yang lebih sehat dan berkualitas, serta mewujudkan visi pembangunan daerah yang berkelanjutan. “Mari kita bergandeng tangan untuk memastikan generasi mendatang tumbuh dengan baik, sehat, dan berdaya saing,” tutup Edy Suharmanto.




Rekomendasi Golkar untuk Rajiun-Purnama di Pilkada Muna Tetap Sah

MUNA, SultraNET. – Spekulasi terkait keabsahan rekomendasi yang dikeluarkan oleh Partai Golongan Karya (Golkar) untuk pasangan calon LM Rajiun Tumada-Purnama Ramadhan dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Muna 2024 akhirnya terjawab.

Meski Airlangga Hartarto telah mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Golkar, rekomendasi tersebut dinyatakan tetap sah.

Kepastian ini disampaikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Tenggara (Sultra), yang menyebutkan bahwa rekomendasi persetujuan partai model B1-KWK yang ditandatangani oleh Airlangga Hartarto sebelum ia mundur dari jabatannya, tetap berlaku tanpa perubahan.

Pernyataan KPU Sultra ini menepis berbagai spekulasi yang muncul mengenai kemungkinan pembatalan surat tersebut.

Muhammad Taufan, Liaison Officer (LO) pasangan Rajiun Tumada-Purnama Ramadhan, menegaskan bahwa pihaknya mengacu pada pernyataan KPU Sultra.

Menurutnya, SK Rekomendasi B1-KWK yang ditandatangani oleh Airlangga Hartarto pada 7 Agustus 2024 masih sah dan dapat digunakan sebagai syarat pencalonan.

“Rekomendasi tersebut ditandatangani ketika Airlangga Hartarto masih menjabat sebagai Ketua Umum Golkar yang sah berdasarkan kepengurusan saat itu,” kata Taufan, Selasa (20/8/2024).

Mantan Komisioner KPU Kabupaten Muna Barat ini juga menyebutkan bahwa pihaknya akan tetap mengikuti proses verifikasi yang akan dilakukan oleh KPU terhadap keabsahan rekomendasi tersebut.

Verifikasi ini nantinya akan melibatkan pengurus Golkar di berbagai tingkatan yang mendampingi pasangan calon saat menerima SK Rekomendasi B1-KWK.

“Insya Allah, pasangan RahmaT-Nya Muna tetap akan mendaftar di KPU pada 27 Agustus 2024, sesuai jadwal yang ditetapkan. Kami yakin rekomendasi yang kami pegang sudah sah dan sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujar Taufan.

Keputusan ini memberikan kelegaan bagi pasangan LM Rajiun Tumada-Purnama Ramadhan dan tim pendukungnya, yang sempat khawatir bahwa perubahan di pucuk kepemimpinan Golkar dapat mempengaruhi keabsahan dukungan partai terhadap pencalonan mereka.

Meski demikian, Taufan mengakui bahwa pihaknya tetap akan memantau perkembangan situasi, khususnya terkait pengesahan ketua umum baru Golkar dan dampaknya terhadap rekomendasi-rekomendasi yang telah dikeluarkan.

Pilkada serentak 2024 ini memang menjadi ajang politik yang penuh dinamika, khususnya di Kabupaten Muna, di mana pasangan RahmaT-Nya Muna bersaing ketat dengan calon-calon lainnya. Dukungan partai politik, seperti yang diberikan oleh Golkar, menjadi salah satu penentu dalam pertarungan politik di wilayah tersebut.

Pewarta: Borju