Pemkab Bombana Gelar Malam Ramah Tamah dalam Rangka HUT RI ke-79

BOMBANA, sultranet.com – Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, didampingi Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Bombana, Aeni Mutmainnah, S.Pd., MM, menghadiri acara malam ramah tamah dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-79. Acara yang berlangsung di alun-alun Masjid Nurul Iman, Kasipute, pada Sabtu malam (17/8/2024) ini juga dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Bombana, pimpinan Instansi Vertikal, Sekretaris Daerah, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dalam berbagai kegiatan peringatan HUT RI. “Semangat nasionalisme dan patriotisme yang terpancar dari berbagai kegiatan yang telah kita laksanakan menunjukkan bahwa jiwa dan semangat kemerdekaan masih tetap berkobar di dada setiap warga Bombana,” ujarnya. Pernyataan ini mencerminkan pentingnya peran serta masyarakat dalam merayakan kemerdekaan.

Lebih lanjut, Edy Suharmanto mengungkapkan rasa syukurnya terhadap capaian pembangunan Kabupaten Bombana. “Kita telah menorehkan berbagai capaian, seperti pengendalian inflasi yang relatif stabil di angka IPH minus 3,11 persen, dan angka stunting yang terus menurun hingga di angka 20,2 persen dengan jumlah sasaran balita yang diukur mencapai 98,9 persen,” papar Pj. Bupati. Ia juga menginformasikan bahwa angka kemiskinan di Kabupaten Bombana menurun dari 10,73 persen di tahun 2023 menjadi 10,54 persen di tahun 2024, dengan jumlah kemiskinan ekstrem tahun 2024 sebesar 1,04 persen.

Suasana acara malam ramah tamah dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-79
Suasana acara malam ramah tamah dalam rangka memperingati HUT Republik Indonesia ke-79

Pemerintah pusat juga memberikan penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Bombana atas capaian dalam aspek pencegahan korupsi dengan penghargaan Pariwara Anti Korupsi Award tahun 2024 oleh KPK RI. Namun, Pj. Bupati menekankan bahwa masih ada tantangan yang harus dihadapi, terutama menjelang pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan Wakil Kepala Daerah yang akan dilaksanakan pada November mendatang. “Saya mengajak seluruh masyarakat Bombana untuk terus menjaga persatuan dan kesatuan, menjaga perdamaian, dan tidak terpecah belah hanya karena berbeda pilihan,” tegasnya.

Acara malam ramah tamah ini juga diisi dengan berbagai kegiatan hiburan, termasuk ceramah oleh Ustaz Zein Asfar Affandy. Selain memberikan hiburan, acara ini menjadi ajang untuk menjalin hubungan yang lebih erat antara pemerintah dan warga. Kehadiran Bupati Bombana dan antusiasme masyarakat pada acara ini menunjukkan komitmen bersama untuk merayakan kemerdekaan dengan penuh rasa syukur dan kebanggaan.

Melalui kegiatan ini, diharapkan semangat kemerdekaan dapat terus dipupuk dan dijaga oleh seluruh lapisan masyarakat, agar Bombana semakin maju dan sejahtera. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, Kabupaten Bombana diharapkan dapat terus berkembang dan memberikan yang terbaik bagi warganya.




Apel Kehormatan dan Renungan Suci di Bombana: Pj. Bupati Edy Suharmanto Ajak Masyarakat Jaga Persatuan

BOMBANA, sultranet.com – Sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa dan pengorbanan para pahlawan bangsa, Pemerintah Kabupaten Bombana menggelar Apel Kehormatan dan Renungan Suci dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-79, bertempat di Tugu Brimob Kelurahan Lauru, Jum’at malam (16/08/2024). Upacara ini dipimpin langsung oleh Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, yang juga bertindak sebagai inspektur upacara.

Upacara berlangsung khidmat dengan kehadiran unsur Forkopimda, anggota DPRD Bombana, pimpinan OPD, camat, anggota Pramuka, serta berbagai elemen masyarakat lainnya. Kegiatan ini menjadi salah satu tradisi penting yang selalu dilaksanakan pada malam menjelang peringatan Hari Kemerdekaan untuk menghormati para pahlawan yang telah berjuang merebut kemerdekaan bangsa.

Acara dimulai dengan penyalaan lampu obor oleh inspektur upacara, dilanjutkan dengan pembacaan naskah renungan suci. Pj. Bupati Bombana dalam sambutannya menyampaikan bahwa apel kehormatan dan renungan suci memiliki makna mendalam, lebih dari sekadar penghormatan kepada arwah pahlawan. “Ada pesan moral yang harus diambil oleh generasi muda, yaitu bagaimana semangat pengorbanan, persatuan, dan cinta tanah air dari para pahlawan bisa menjadi teladan dalam menghadapi tantangan di masa kini,” ujar Edy Suharmanto.

Selain itu, Edy Suharmanto mengajak seluruh masyarakat Bombana untuk menjaga kedamaian, terutama di tengah situasi politik yang semakin memanas jelang pemilihan kepala daerah. “Marilah kita terus menghargai perbedaan pendapat, dan mencegah perpecahan yang dapat merusak persatuan. Semangat perjuangan para pahlawan mengajarkan kita pentingnya bersatu meski berbeda, terutama saat memasuki tahun politik seperti sekarang,” tambahnya.

Pj. Bupati Bombana Edy Suharmanto saat memimpin Apel
Pj. Bupati Bombana Edy Suharmanto saat memimpin Apel

Apel Kehormatan dan Renungan Suci ini merupakan tradisi tahunan yang selalu digelar pada malam hari, menjelang detik-detik peringatan kemerdekaan Indonesia. Kegiatan ini tidak hanya untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur, tetapi juga sebagai bentuk refleksi bagi seluruh lapisan masyarakat, bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini adalah hasil dari perjuangan panjang dan pengorbanan yang luar biasa.

Dengan berakhirnya prosesi upacara, suasana khidmat masih terasa di lokasi. Banyak peserta yang terharu mengingat jasa para pahlawan, terutama ketika lampu obor dinyalakan sebagai simbol penerangan dan harapan agar generasi penerus bangsa tidak melupakan sejarah dan selalu menghormati nilai-nilai luhur perjuangan.

Upacara ini diharapkan dapat terus menjadi pengingat bahwa persatuan dan kesatuan bangsa adalah hal yang utama, terlebih dalam kondisi bangsa yang tengah menghadapi tantangan besar seperti tahun politik dan berbagai masalah sosial lainnya. Kehadiran masyarakat dan pejabat daerah di acara ini menunjukkan komitmen bersama untuk terus menjaga semangat nasionalisme di Kabupaten Bombana.




Pj. Bupati Edy Suharmanto Dorong Semangat Membangun Nusantara Baru

Bombana, Sultranet.com – Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana. Rapat ini digelar di ruang rapat paripurna DPRD dengan agenda utama mendengarkan pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia, yang merupakan bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Republik Indonesia (HUT RI) ke-79. Hadir pula Forkopimda Kabupaten Bombana, Sekretaris Daerah, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan sejumlah pihak terkait lainnya. Jum’at (16/8/2024)

Setiap tahun, pada tanggal 16 Agustus, Presiden Republik Indonesia menyampaikan pidato kenegaraan di hadapan sidang bersama Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Pidato ini menjadi refleksi perjalanan bangsa dan kesempatan untuk mengevaluasi pencapaian pembangunan serta merumuskan arah kebijakan strategis ke depan. Tahun ini, tema yang diusung adalah “Nusantara Baru, Indonesia Maju,” yang mencerminkan semangat bangsa untuk terus melangkah maju, menghadapi tantangan, dan mencapai prestasi di berbagai bidang.

Pj. Bupati Bombana saat mengikuti Paripurna DPRD
Pj. Bupati Bombana saat mengikuti Paripurna DPRD

Dalam kesempatan tersebut, Pj. Bupati Edy Suharmanto menyampaikan sambutan yang sarat dengan motivasi untuk mendorong pembangunan di Kabupaten Bombana. Ia mengatakan bahwa semangat kemerdekaan dan tema “Nusantara Baru, Indonesia Maju” harus menjadi pendorong kuat bagi semua pihak di Bombana untuk melangkah lebih maju. Menurutnya, dengan kekayaan sumber daya alam dan keberagaman budaya yang dimiliki daerah ini, Bombana memiliki potensi besar untuk terus berkontribusi pada pembangunan nasional.

“Kita harus memanfaatkan potensi ini dengan bijak. Mengelola sumber daya alam yang kita miliki dengan prinsip keberlanjutan, keadilan, dan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat adalah kunci untuk mewujudkan Bombana yang lebih maju,” ungkap Edy Suharmanto di hadapan peserta rapat paripurna.

Lebih lanjut, Pj. Bupati juga menyoroti sejumlah capaian pembangunan yang telah diraih oleh Kabupaten Bombana dalam beberapa tahun terakhir. Pembangunan infrastruktur yang pesat, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan ekonomi lokal, disebutnya sebagai hasil dari kerja keras bersama antara pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat.

“Sudah banyak kemajuan yang kita capai di berbagai bidang. Ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan kerja keras kita bersama membawa hasil nyata. Namun, masih banyak tantangan yang harus kita hadapi. Oleh karena itu, mari kita terus menjaga semangat persatuan dan kebersamaan untuk menghadapi setiap tantangan tersebut,” ujar Edy Suharmanto.

Pidato Pj. Bupati Bombana tersebut menjadi penutup dari rangkaian acara rapat paripurna DPRD. Dalam pidato penutupnya, ia mengajak seluruh masyarakat Bombana untuk terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai kunci pembangunan di masa depan. Menurutnya, hanya dengan sumber daya manusia yang berkualitas, Kabupaten Bombana dapat bertransformasi menjadi daerah yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.

Di akhir sambutannya, Edy Suharmanto berharap agar momentum peringatan HUT ke-79 kemerdekaan Republik Indonesia ini dapat menjadi titik tolak untuk mewujudkan Bombana yang lebih baik di masa depan. Dengan semangat kemerdekaan yang masih menyala, ia optimis bahwa Bombana mampu menghadapi tantangan ke depan dan mengukir prestasi yang lebih gemilang.




Dua Lembaga Survei: Pasangan RahmaTnya Muna Unggul di Pilkada 2024

MUNA, SultraNet.Com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode M. Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan (RahmaTnya Muna), memperoleh hasil survei tertinggi dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Muna 2024, berdasarkan dua lembaga survei ternama di Indonesia, yakni Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) dan Politika Research and Consulting (PRC). Kamis (15/8/2024).

Dalam survei yang dilakukan SMRC, jika Pilkada Muna diikuti oleh empat calon bupati, Rajiun memperoleh dukungan tertinggi sebesar 52,1%. Ia diikuti oleh Bahrun dengan 16%, Ihsan Ridwan dengan 11,5%, dan Muslimin dengan 1,5%. Sebanyak 18,8% responden memilih untuk tidak memberikan jawaban.

Survei SMRC juga menunjukkan bahwa dalam skenario dengan tiga atau dua calon bupati, Rajiun tetap unggul dengan perolehan suara 53,1% untuk tiga calon dan 58,5% untuk dua calon.

Sementara itu, Bahrun memperoleh 16,1% dalam skenario tiga calon dan 20,4% dalam skenario dua calon, diikuti oleh Ihsan Ridwan dengan 12,3%.

Selain itu, SMRC juga mengadakan survei terkait pasangan calon bupati dan wakil bupati. Hasilnya, pasangan Rajiun-Purnama tetap memimpin dengan dukungan 52,3%, diikuti oleh pasangan Bahrun-Asrafil dengan 14,2%, Ihsan Ridwan-Rahmawati dengan 11,6%, dan Muslimin-Ahmad dengan 2,1%.

Hasil survei dari PRC juga mengonfirmasi keunggulan pasangan RahmaTnya Muna. Menurut PRC, Rajiun Tumada memperoleh dukungan tertinggi sebesar 37,4%, disusul Bahrun dengan 15,7%, Ihsan Ridwan dengan 13,3%, dan Kardini dengan 5,2%.

Untuk elektabilitas calon bupati, Rajiun mencatatkan angka 52,1%, diikuti oleh Bahrun dengan 21,4%, Kardini dengan 9,8%, dan Ringa John dengan 1,0%.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMRC dan PRC belum memberikan konfirmasi resmi terkait hasil survei mereka yang telah tersebar luas di kalangan masyarakat Muna.

Pewarta: Borju




RahmatNya Muna Sah di Usung PKB

Muna, SultraNet.Com – Pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Muna, La Ode M. Rajiun Tumada dan Purnama Ramadhan, yang dikenal dengan akronim RahmaTnya Muna, secara resmi telah menerima dokumen model B1.KWK dari Dewan Pengurus Pusat Partai Kebangkitan Bangsa (DPP PKB).

Dokumen tersebut merupakan salah satu syarat penting bagi pasangan calon untuk maju dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Penyerahan dokumen tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, yang didampingi oleh Ketua DPW PKB Sultra, Jaelani, dan Ketua DPC PKB Muna, L. Arwaha Ady Saputra. Acara berlangsung di Aula lantai 4 Kantor DPP PKB, Jalan Raden Saleh Nomor 9, Jakarta Pusat, pada Kamis, 15 Agustus 2024.

Melalui Liaison Officer (LO) Taufan, La Ode M. Rajiun Tumada menyampaikan rasa terima kasihnya atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan oleh PKB kepada pasangan RahmaTnya Muna.

“Paslon Rajiun-Purnama (RahmaT-nya Muna) akan menjaga dengan baik amanah yang diberikan PKB dalam memenangkan Pilkada di Muna 2024,” ucapnya.

Selain dukungan dari PKB, Taufan juga mengungkapkan bahwa pasangan Rajiun-Purnama dalam waktu dekat akan menerima rekomendasi serupa dari Partai Gerindra.

“Insyaallah dalam minggu ini, Bapak Rajiun dan Purnama akan menunggu penyerahan B1.KWK dari Partai Gerindra melalui rakorda nanti,” tambahnya.

Sebelumnya, pasangan RahmaTnya Muna telah mengantongi surat tugas dari DPP Gerindra sebagai bentuk dukungan awal untuk maju dalam Pilkada Muna 2024.

Dukungan dari dua partai besar ini menjadi modal kuat bagi pasangan Rajiun-Purnama dalam menghadapi kontestasi politik di Kabupaten Muna.

Pewarta: Borju




Pemkab Kolut Terima Penghargaan Tertinggi Layanan Kesehatan

Jakarta, SultraNET.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara (Kolut) meraih penghargaan Universal Health Coverage (UHC) Kategori Utama dari Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) Republik Indonesia.

Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas komitmen tinggi pemerintah daerah Kolut dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menko PMK, Muhajir Efendi, kepada Sekretaris Daerah Kolaka Utara, Taufiq S., yang mewakili Penjabat Bupati Kolaka Utara, Sukanto Toding, dalam acara yang digelar di Jakarta, Kamis (08/08/2024).

Menurut Taufiq, penghargaan yang diraih merupakan hasil dari kerja sama seluruh pihak terkait, termasuk BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, rumah sakit, puskesmas, dan berbagai fasilitas kesehatan lainnya di Kolaka Utara.

“Penghargaan ini adalah hasil sinergi seluruh stakeholder yang ada di Kolaka Utara. Kami berharap ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas layanan kesehatan agar masyarakat dapat merasakan manfaat jaminan kesehatan melalui UHC secara optimal,” ujar Taufiq

Sekretaris Daerah Kolaka Utara, Taufiq S., yang mewakili Penjabat Bupati Kolaka Utara menerima penghargaan
Sekretaris Daerah Kolaka Utara, Taufiq S., saat mewakili Penjabat Bupati Kolaka Utara menerima penghargaan

Ia menegaskan bahwa meskipun penghargaan bukanlah target utama dari program UHC, namun apresiasi ini menjadi dorongan bagi seluruh jajaran pemerintah daerah serta pihak terkait untuk memberikan layanan kesehatan terbaik bagi masyarakat Kolaka Utara.

Penghargaan yang bertajuk “Satu Dekade Program JKN-KIS Untuk Negeri Sebagai Wujud Nyata Komitmen Pemerintah Daerah dalam Memberikan Perlindungan Kesehatan bagi Masyarakat Indonesia” ini merupakan kali kedua yang diterima oleh Pemkab Kolut.

Sebelumnya, Kolaka Utara telah melaksanakan program UHC sejak tahun 2023, dan terus berupaya memastikan seluruh penduduknya mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak.

Kolaka Utara menjadi kabupaten di Sulawesi Tenggara yang berhasil meraih penghargaan UHC Kategori Utama.

Untuk mendapatkan penghargaan ini, sebuah daerah harus memenuhi sejumlah syarat, termasuk capaian UHC di atas 98%, tingkat keaktifan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di atas 80%, serta tidak memiliki tunggakan iuran Peserta Bukan Penerima Upah (PBPU) hingga tahun 2023.

Taufiq juga mengingatkan seluruh tenaga kesehatan dan fasilitas kesehatan di Kolaka Utara untuk terus merealisasikan program UHC dengan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, tanpa membeda-bedakan pasien, baik yang dilayani melalui skema umum maupun UHC.

“Tenaga kesehatan harus senantiasa melakukan inovasi dan berprestasi demi memberikan kontribusi positif bagi derajat kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain dalam upaya meningkatkan layanan kesehatan melalui program UHC, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

Sumber: Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara.




LKPD Kutuk Pernyataan Adimarno “Kota Mekah Kota Menyesatkan”

Bombana, SultraNET. – Pernyataan kontroversial yang diunggah oleh Adimarno di akun Facebook-nya, Adimarno Suku Tokotua, pada Jumat, 2 Agustus 2024, telah menuai kecaman dari berbagai kalangan.

Dalam postingannya yang telah dibagikan sebanyak 86 kali dan ditanggapi 450 komentar netizen saat berita ini dirilis, Adimarno menyebut Kota Mekah lebih tepat disebut sebagai “kota yang menyesatkan” dan bukan “kota suci”.

Menurut Adimarno, Kota Mekah menyesatkan pengunjungnya karena banyak yang tersesat saat berkunjung dan terpisah dari kelompoknya.

Ia juga menyebut bahwa banyak terjadi kejahatan di kota tersebut, seperti perjudian, pencurian, dan adanya perempuan penghibur, yang menurutnya tidak mencerminkan kesucian kota tersebut.

Menanggapi pernyataan tersebut, Lembaga Kajian Pembangunan Daerah dan Demokrasi (LKPD) melalui direktur LKPD, Muh. Arham, dengan tegas mengutuk pernyataan Adimarno dan meminta agar ia segera meminta maaf kepada publik.

“Pernyataan Adimarno ini adalah statemen yang tidak didasari oleh pengetahuan yang memadai sehingga kami meminta dia segera mencabut pernyataannya dan mulai belajar agar memiliki referensi yang cukup sebelum berbicara,” tegas Arham, Sabtu (3/8/2024).

Arham menambahkan bahwa Mekah dan Madinah dijuluki haramain, yang jika diterjemahkan secara harfiah bermakna dua kota suci.

“Mekah adalah kota suci bagi Islam. Pernyataan Adimarno di sosial media soal Mekah sangat menyakitkan umat. Sehingga kami meminta dia segera minta maaf. Apabila tidak, kami akan melaporkan soal dugaan pelanggaran UU ITE,” tegasnya.

LKPD memberikan waktu 2 x 24 jam kepada Adimarno untuk meminta maaf kepada publik, khususnya umat Muslim yang merasa tersakiti atas pernyataannya.

“Kami juga meminta Adimarno untuk lebih banyak membaca buku soal Mekah. Jangan karena ingin populer di sosial media sehingga bicara yang menyesatkan dan asal-asalan,” tambah Arham.

Selain itu, Arham juga mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam bersosial media.

“Hindarilah pernyataan yang bisa berpotensi merusak hubungan kemasyarakatan dan menyakiti publik karena bisa berujung pada pidana. Mari bersosial-media dengan baik dan mengutamakan edukasi,” pungkasnya.

Pernyataan Adimarno yang kontroversial ini memicu diskusi hangat di kalangan netizen dan menimbulkan berbagai reaksi, baik yang mendukung maupun yang menentang. Namun, mayoritas netizen mengecam keras pernyataan tersebut dan meminta agar Adimarno segera menarik ucapannya. (IS)




Polres Bombana Siapkan Langkah Antisipatif Jelang Pilkada 2024

Bombana, SultraNET. – Jelang pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2024, Polres Bombana menggelar Rapat Koordinasi lintas sektoral bersama media. Rabu, 10 Juli 2024.

Dalam Rakor tersebut ditekankan pentingnya netralitas Polri dan langkah-langkah antisipatif untuk mengawal proses pemilu yang damai dan aman.

Kapolres Bombana AKBP Roni Syahendra, SH., S.IK., M.Si menegaskan komitmen Polri untuk bersikap netral dalam pelaksanaan Pilkada.

“Polri harus netral dalam pelaksanaan Pilkada. Ini adalah amanat yang kami pegang teguh,” ujarnya.

Komitmen tersebut telah disampaikan kepada seluruh personel Polres Bombana, termasuk dalam apel pagi dan instruksi langsung ke Polsek.

Dalam upaya memastikan keamanan TPS, AKBP Roni menjelaskan bahwa pengamanan akan dilaksanakan secara merata di semua TPS.

“Jika dulu kami membedakan tingkat pengamanan TPS berdasarkan kerawanan, kini kami ratakan menjadi satu personil per TPS untuk maksimalisasi pengawasan,” jelasnya.

Langkah-langkah ini diambil untuk memastikan Pilkada 2024 di Bombana berjalan dengan tertib dan aman.

Polres Bombana berkomitmen untuk menjaga netralitas dan melindungi hak-hak masyarakat, serta memastikan tidak ada penyebaran informasi yang dapat meresahkan masyarakat selama proses Pilkada berlangsung.

Ditempat yang sama, Kasat Reskrim Polres Bombana, IPTU Yudha Febri Widanarko, S.IK, menyoroti pengawasan ketat terhadap media sosial untuk mencegah penyebaran berita bohong atau hoaks.

“Kami memonitor aktivitas di media sosial setiap hari melalui patroli siber. Fokus utama kami adalah pada postingan yang mengandung berita bohong dan akun-akun palsu,” jelasnya.

Sejauh ini, empat akun Facebook telah di-take down karena diduga menyebarkan informasi palsu atau menghasut.

Proses identifikasi akun palsu dilakukan dengan profiling dan pengecekan IP.

“Kami cek keabsahan akun melalui alat-alat IP dan regisnya. Posting yang mengandung hoaks, ujaran kebencian, atau unsur pidana lain seperti perjudian dan konten seksual akan ditindak tegas,” tambah IPTU Yudha.

Polres Bombana juga bekerjasama dengan Kejaksaan dan Bawaslu untuk mengkaji postingan-postingan yang berpotensi sebagai black campaign.

“Kami akan menilai bersama apakah sebuah postingan termasuk black campaign atau tidak,” tandasnya.

Pewarta: Idris Hayang




LKPD: Normalisasi Sungai di Poleang Utara Wajib dan Mendesak

Bombana, SultraNET. – Lembaga Kajian Pembangunan Daerah dan Demokrasi (LKPD) mendesak Pemerintah Kabupaten Bombana untuk segera melakukan normalisasi sungai di Kecamatan Poleang Utara yang dinilai wajib dan mendesak untuk segera dilakukan.

Desakan ini disampaikan menyusul banjir yang melanda wilayah tersebut, merendam lebih dari 100 Kepala Keluarga (KK) di tiga desa, yakni Desa Toburi, Desa Wambarema, dan Desa Tanah Poleang beberapa waktu lalu.

Ketua Dewan Pendiri sekaligus Direktur Eksekutif LKPD, Muh. Arham, S.Th.I, Selasa (9/7/2024) menjelaskan bahwa salah satu penyebab utama banjir adalah curah hujan yang tinggi yang mengalir ke sungai yang kondisinya sempit hingga meluap merendam pemukiman warga.

“Curah hujan yang besar menyebabkan air masuk ke jalur sungai yang sudah menyempit. Sungai perlu dinormalisasi mulai dari perbatasan Desa Wambarema hingga Desa Toburi. Jika badan sungai diperlebar, insya Allah ini bisa mencegah banjir di masa depan,” ujar Arham.

Ia menjelaskan bahwa LKPD juga telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang setempat untuk membahas langkah-langkah normalisasi sungai.

“Normalisasi ini wajib dilakukan segera jika tidak ingin kejadian ini terulang kembali. Kami berharap koordinasi ini dapat mempercepat proses penanganan dan normalisasi sungai yang mendesak ini,” kata Arham.

Dengan adanya normalisasi sungai dan perbaikan infrastruktur yang tepat, LKPD optimistis bahwa risiko banjir di masa depan dapat diminimalkan.

Ia berkomitmen untuk terus memantau perkembangan penanganan bencana ini dan memberikan dukungan serta advokasi yang diperlukan bagi masyarakat terdampak.

“Kita berharap permintaan kami segera di atensi Pemerintah Kabupaten dan kami akan terus mengawal ini,” bebernya

Bantuan Harus Tepat Sasaran dan Tidak Berbelit

Pada kesempatan itu, LKPD juga moyoroti penyaluran bantuan dari Pemerintah Kabupaten beberapa hari lalu yang dinilai berbelit dan sebagian tidak tepat sasaran,

“Sudah saatnya pemerintah di level Kabupaten bersama Pemerintah desa untuk menginventarisir masyarakat yang terkena dampak dan memberikan bantuan yang diperlukan tanpa melalui birokrasi yang berbelit-belit,” tegas Muh. Arham, S.Th.I

Pembagian bantuan sebelumnya dilakukan di kantor kecamatan Poleang Utara. Namun, informasi dari beberapa warga yang terdampak menyebutkan bahwa bantuan tersebut tidak tepat sasaran. Beberapa dari mereka yang membutuhkan bantuan justru tidak menerimanya.

“Bantuan harus benar-benar sampai ke tangan yang membutuhkan, bukan hanya formalitas yang akhirnya tidak dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar terdampak,” tambah Arham.

Untuk mengatasi masalah ini, LKPD mendorong adanya sistem pendistribusian bantuan yang lebih efisien dan langsung menyentuh masyarakat yang terdampak.

Ia menekankan pentingnya keterlibatan perangkat desa untuk memastikan setiap warga yang terkena dampak terdata dengan baik dan menerima bantuan yang diperlukan.

“Kami mengajak pemerintah untuk lebih responsif dan mendengarkan aspirasi masyarakat. Bantuan kemanusiaan harus dilihat sebagai prioritas utama dalam situasi darurat seperti ini, Kami di LKPD siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan baik dan efektif.” tandasnya.

Pewarta : Aldi. L




Pemkab Bombana Respon Cepat Bantu Korban Banjir

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana secara resmi menyerahkan bantuan sosial kepada korban bencana banjir di Kecamatan Poleang Utara. Bantuan ini disalurkan langsung oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Muslihin, SP, yang mewakili Pj. Bupati Bombana pada Jumat (5/7/2024). Upaya ini merupakan langkah untuk membantu masyarakat terdampak banjir dalam memulihkan kondisi mereka.

Banjir yang melanda beberapa desa di Kecamatan Poleang Utara menyebabkan kerusakan signifikan, termasuk rusaknya rumah penduduk dan hilangnya sebagian besar persediaan makanan serta kebutuhan sehari-hari. Sebagai respon cepat, Pemerintah Kabupaten Bombana menyalurkan bantuan berupa paket sembako dan perlengkapan lainnya kepada warga yang terdampak.

Dalam sambutannya saat penyerahan bantuan di lokasi terdampak, Muslihin menyatakan komitmennya untuk terus mendukung dan mempercepat proses pemulihan korban bencana. “Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak banjir. Pemerintah Kabupaten Bombana akan terus berupaya dalam mendukung dan memulihkan kondisi masyarakat,” ujarnya.

Penyaluran bantuan sosial ini melibatkan berbagai pihak dari instansi terkait untuk memastikan bahwa bantuan tersalurkan dengan tepat sasaran dan efektif. Dengan dukungan ini, diharapkan proses pemulihan korban bencana banjir di Kecamatan Poleang Utara dapat berlangsung lebih cepat.

Pemerintah Kabupaten Bombana juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersatu dalam membantu saudara-saudara mereka yang terdampak, sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian dalam menghadapi bencana alam. (Kominfo)