Percepat Akses Keuangan, Pemkab Kolut Kukuhkan Tim TPAKD

Kolaka Utara, SultraNET. – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara secara resmi mengukuhkan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2024 bertempat di Aula Kantor Bupati Kolaka Utara, Lasusua. Rabu (4/9/2024)

Pembentukan TPAKD ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk meningkatkan akses keuangan bagi masyarakat Kolaka Utara, sekaligus sebagai upaya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.

Pengukuhan TPAKD dilakukan oleh Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara yang diwakili oleh Asisten II Sekretariat Daerah, H. Syamsuddin, SH.

Dalam sambutannya, Syamsuddin menekankan pentingnya peran TPAKD sebagai bagian dari sinergi antara pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mempercepat inklusi keuangan di wilayah Kolaka Utara.

“Saya yakin Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Kabupaten Kolaka Utara akan menjadi ujung tombak dalam mendorong perkembangan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Syamsuddin.

Ia juga berharap agar program-program yang dijalankan oleh TPAKD mampu mengoptimalkan potensi ekonomi yang ada di Kabupaten Kolaka Utara.

Acara pengukuhan ini dihadiri oleh berbagai unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, serta undangan lainnya yang memberikan dukungan penuh terhadap pembentukan TPAKD.

Kehadiran mereka mencerminkan komitmen bersama untuk mendukung percepatan akses keuangan di daerah.

Dengan terbentuknya TPAKD, pemerintah berharap semakin banyak masyarakat Kolaka Utara yang dapat mengakses layanan keuangan formal.

Hal ini diharapkan akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

Latar Belakang Pembentukan TPAKD

Pembentukan TPAKD merupakan bagian dari kebijakan nasional yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dengan tujuan untuk mempercepat akses keuangan di berbagai daerah di Indonesia.

TPAKD berfungsi sebagai forum koordinasi antara pemerintah daerah, lembaga keuangan, serta stakeholders lainnya untuk mengatasi hambatan-hambatan dalam akses keuangan, terutama di daerah-daerah yang masih minim layanan keuangan formal.

TPAKD diharapkan menjadi katalis dalam menggali potensi ekonomi daerah serta memperluas jangkauan layanan keuangan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara juga mengajak seluruh pihak terkait untuk berpartisipasi aktif dalam program-program yang akan dijalankan oleh TPAKD guna mencapai target-target yang telah ditetapkan.

“Pembentukan TPAKD Kolaka Utara diharapkan tidak hanya menjadi langkah strategis dalam meningkatkan akses keuangan, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi yang lebih merata dan inklusif di daerah,” tandasnya

Sumber: Kominfo

 




Dua Terdakwa Tipikor Jembatan Cirauci di Buton Utara Dijatuhi Hukuman 3 Tahun Penjara

MUNA, Sultranet.Com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna telah melakukan konferensi pers terkait perkembangan kasus tindak pidana korupsi (Tipikor) dalam proyek pembangunan Jembatan Sungai Cirauci II, Kabupaten Buton Utara, pada Rabu (4/9/2024).

Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kejari Muna, Robin Abdi Ketaren, mengumumkan bahwa dua terdakwa dalam kasus ini telah dijatuhi hukuman oleh Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Kendari.

Pengadilan Tipikor menjatuhkan hukuman kepada Rahmat, pelaksana pekerjaan pembangunan jembatan, dengan pidana penjara selama 3 tahun dan denda sebesar Rp100 juta.

Dalam putusan bernomor 16/Pid.Sus-TPK/2024/PN. Kdi, Rahmat terbukti bersalah melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama, sebagaimana diatur dalam Pasal 3 jo. Pasal 18 ayat (1) huruf b Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tipikor, yang telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, serta Pasal 55 Ayat (1) ke-1 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.

“Jika denda tersebut tidak dibayar, maka terdakwa akan menjalani pidana kurungan selama 3 bulan,” ujar Robin.

Ia juga menambahkan bahwa uang titipan sebesar Rp647.835.058 yang telah disita dari terdakwa akan digunakan sebagai pengganti kerugian negara.

Selain Rahmat, terdakwa lainnya, Terang Ukoras Sembiring, Direktur CV Bela Anoa, juga divonis bersalah atas keterlibatannya dalam kasus yang sama. Dalam putusan bernomor 15/Pid.Sus-TPK/2024/PN. Kdi, Terang dijatuhi hukuman penjara selama 3 tahun dan denda Rp100 juta, dengan ketentuan kurungan selama 3 bulan jika denda tersebut tidak dibayar.

Kepala Kejari Muna menegaskan bahwa putusan tersebut telah berkekuatan hukum tetap (inkracht), sehingga pihaknya segera melakukan eksekusi.

“Kami telah melaksanakan eksekusi sesuai dengan Surat Perintah Pelaksanaan Putusan Pengadilan Tipikor Pada Pengadilan Negeri Kendari, termasuk penyitaan uang titipan dari terdakwa yang akan disetorkan ke Kas Negara sebagai pengganti kerugian negara,” jelas Robin.

Robin juga menekankan bahwa penegakan hukum dalam kasus Tipikor harus tidak hanya berorientasi pada hukuman badan, tetapi juga pada optimalisasi pemulihan kerugian keuangan negara.

“Pemulihan aset sangat penting untuk menjaga stabilitas keuangan negara,” pungkasnya.

 

Pewarta: Borju




KPU Bombana Umumkan Jadwal Resmi Tahapan Pilkada 2024

Bombana – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bombana telah merilis jadwal resmi tahapan pencalonan untuk Pemilihan Serentak Bupati dan Wakil Bupati Bombana yang akan digelar pada tahun 2024. Dengan slogan “Suara Kita Masa Depan Bombana”, KPU mengajak seluruh warga untuk berpartisipasi aktif dalam proses pemilihan ini, yang akan menentukan masa depan daerah.

Jadwal tahapan yang telah ditetapkan mencakup beberapa fase penting yang harus diikuti oleh bakal calon Bupati dan Wakil Bupati. Tahapan dimulai dengan Pendaftaran Bakal Calon yang akan berlangsung selama tiga hari, dari 27 hingga 29 Agustus 2024. Dalam periode yang sama, bakal calon juga diwajibkan mengikuti Pemeriksaan Kesehatan yang dijadwalkan mulai 27 Agustus hingga 2 September 2024.

Setelah melewati verifikasi awal, pasangan calon dapat mendaftar secara resmi pada periode Pendaftaran Pasangan Calon yang berlangsung pada 27 hingga 29 Agustus 2024. Selanjutnya, KPU akan melakukan Penelitian Persyaratan Administrasi Calon pada 29 Agustus hingga 4 September 2024, untuk memastikan kelengkapan dan keabsahan dokumen yang diserahkan.

Bakal calon yang memerlukan perbaikan persyaratan administratif diberikan kesempatan hingga 8 September 2024 dalam fase Perbaikan dan Penyerahan Perbaikan serta Pengajuan Pengganti Calon. Hasil dari penelitian administrasi tersebut akan diumumkan pada 13-14 September 2024 dalam fase Pemberitahuan dan Pengumuman Hasil Administrasi Calon.

Partisipasi Masyarakat dan Klarifikasi

KPU Kabupaten Bombana membuka ruang bagi masyarakat untuk berperan aktif dengan memberikan Masukan dan Tanggapan Masyarakat terhadap Keabsahan Persyaratan Calon pada periode 15-18 September 2024. KPU akan menindaklanjuti setiap masukan dengan melakukan Klarifikasi atas Masukan dan Tanggapan Masyarakat dari 15 hingga 21 September 2024.

Tahapan krusial lainnya adalah Penetapan Pasangan Calon yang akan dilakukan pada 22 September 2024. Sehari setelahnya, pasangan calon yang telah ditetapkan akan mengikuti Pengundian dan Pengumuman Nomor Urut Pasangan Calon pada 23 September 2024.

Ajakan Partisipasi Aktif

Ketua KPU Kabupaten Bombana, Hasdin Nompo, dalam kesempatan ini menegaskan pentingnya partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat Bombana dalam Pilkada 2024. “Pilkada bukan hanya tentang memilih pemimpin, tetapi juga tentang menyalurkan aspirasi dan menentukan arah pembangunan daerah kita. Mari sukseskan Pilkada ini dengan partisipasi yang penuh tanggung jawab,” ujar Hasdin.

Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Helpdesk KPU Kabupaten Bombana di nomor 0812-4320-6556 (Rizky) atau 0822-6514-7798 (Farid). Detail lengkap mengenai jadwal dan tahapan Pilkada dapat diakses di situs resmi KPU Kabupaten Bombana di https://kab-bombana-kpu.go.id.

Dengan jadwal yang telah ditetapkan, KPU Kabupaten Bombana siap menyongsong Pilkada 2024 sebagai ajang demokrasi yang bersih, transparan, dan akuntabel, demi masa depan Bombana yang lebih baik. (Adv)




Pimpinan Ponpes Khairussunan Dukung Penuh Calon Bupati Bombana H. Burhanuddin

Bombana, Sultranet.com – Dukungan penuh terhadap Calon Bupati Bombana, H. Burhanuddin, terus mengalir dari berbagai kalangan. Salah satu bentuk dukungan tersebut datang dari Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Khairussunan Nahdlatul Wathan, Ustad Rasiman, SE. Dukungan ini disampaikan langsung saat H. Burhanuddin melakukan kunjungan silaturahmi ke Ponpes yang berlokasi di Kelurahan Aneka Marga, Kecamatan Rarowatu Utara, pada Selasa (3/9/2024).

Kehadiran H. Burhanuddin di Ponpes Khairussunan Nahdlatul Wathan disambut hangat oleh Ustad Rasiman beserta para pengasuh dan puluhan santri. Dalam kunjungan tersebut, H. Burhanuddin yang didampingi oleh Calon Wakil Bupati Ahmad Yani dan Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bombana Iskandar, kembali menyampaikan niatannya untuk maju sebagai Calon Bupati Bombana pada Pilkada 2024, serta memohon doa dan dukungan dari warga pondok pesantren.

“Saya sangat berterima kasih atas sambutan yang hangat ini. Saya datang ke sini untuk silaturahmi sekaligus memohon doa dan dukungan agar niatan saya untuk maju sebagai Bupati Bombana dapat direstui oleh Allah SWT,” ujar H. Burhanuddin.

Menanggapi hal tersebut, Ustad Rasiman dengan penuh antusias menyatakan dukungannya kepada H. Burhanuddin. Menurutnya, meskipun H. Burhanuddin memimpin Bombana dalam waktu yang relatif singkat, yakni kurang dari 1,5 tahun, ia telah menunjukkan perhatian yang besar terhadap pondok pesantren yang dipimpinnya.

“Kami melihat perhatian serius dari Pak H. Burhanuddin terhadap Pondok Pesantren, sehingga kami dan pengurus sepakat untuk mendukung beliau pada Pilkada nanti,” tegas Ustad Rasiman.

Ustad Rasiman juga menyampaikan harapannya agar jika H. Burhanuddin terpilih sebagai Bupati Bombana, beliau dapat lebih memperhatikan kesejahteraan pondok pesantren dan dunia pendidikan Islam di wilayah tersebut.

“Kami titip pesan, jika beliau terpilih nanti, agar lebih memperhatikan lagi kesejahteraan pondok pesantren di Bombana. Kami yakin beliau memiliki komitmen yang kuat untuk memajukan pendidikan Islam di daerah ini,” pungkasnya.

Kunjungan H. Burhanuddin ke Ponpes Khairussunan Nahdlatul Wathan merupakan bagian dari upayanya untuk memperkuat hubungan dengan para ulama dan tokoh agama di Bombana, sekaligus menggalang dukungan menjelang Pilkada serentak 2024.

Pewarta; Azuli 

 




Pimpinan Ponpes Ibnu Mas’ud Titip Pesan ke H. Burhanuddin Jika Terpilih Sebagai Bupati Bombana

Bombana, Sultranet.com – Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Ibnu Mas’ud, Ustad Surahmad, menyampaikan pesan penting kepada Calon Bupati Bombana, H. Burhanuddin, jika ia terpilih sebagai Bupati dalam Pilkada serentak yang akan berlangsung pada November 2024 mendatang.

Pesan ini disampaikan saat H. Burhanuddin melakukan kunjungan silaturahmi ke Ponpes Ibnu Mas’ud di Desa Lantowua, Kecamatan Rarowatu Utara, Bombana, pada Selasa (3/9/2024).

Kunjungan H. Burhanuddin, yang datang bersama Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bombana Iskandar, disambut hangat oleh Ustad Surahmad beserta para pengasuh dan puluhan santri Ponpes.

Dalam pertemuan tersebut, H. Burhanuddin menyampaikan niatannya untuk maju sebagai Calon Bupati dan memohon doa restu serta dukungan dari para ulama dan santri.

“Sengaja kami datang menemui para Pimpinan Pondok untuk silaturahmi sekaligus meminta doa agar hajat kami di Pilkada Bombana dapat berjalan dengan lancar,” kata H. Burhanuddin.

Menanggapi kunjungan tersebut, Ustad Surahmad mengapresiasi perhatian H. Burhanuddin terhadap pondok pesantren dan berharap agar siapapun yang ditakdirkan memimpin Bombana nanti dapat berlaku adil dan tidak mengabaikan budaya serta hak-hak masyarakat setempat.

“Setiap orang terlahir dengan membawa takdir masing-masing. Jika H. Burhanuddin ditakdirkan terpilih sebagai Bupati, saya berharap beliau bisa berlaku adil dan tidak mengabaikan kultur yang menjadi latar belakang Bombana ini,” ujar Ustad Surahmad.

Ustad Surahmad juga menekankan pentingnya menjaga keadilan dan kesejahteraan semua pihak, termasuk pondok pesantren dan masyarakat lokal, dalam upaya membangun Bombana yang lebih baik.

“Bombana ini harus dibangun secara adil dan berkeadilan, tidak mengabaikan hak-hak setiap orang, baik yang memiliki kemampuan untuk membangun daerah maupun putra-putra daerah yang ingin berkontribusi,” harapnya.

Kunjungan H. Burhanuddin ke Ponpes Ibnu Mas’ud merupakan bagian dari rangkaian silaturahmi ke sejumlah pondok pesantren di Bombana, dalam upaya menggalang dukungan menjelang Pilkada. (Az)




Calon Bupati Bombana H. Burhanuddin Silaturahmi dan Minta Doa ke Pimpinan Pondok Pesantren

Bombana, Sultranet.com – Calon Bupati Bombana, H. Burhanuddin, melakukan kunjungan silaturahmi ke dua pondok pesantren di Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, pada Selasa (3/9/2024). Kunjungan ini dilakukan dalam rangka meminta doa restu atas pencalonannya sebagai Bupati Bombana pada Pilkada serentak yang akan diselenggarakan pada November 2024 mendatang.

H. Burhanuddin, yang mengusung visi untuk mewujudkan Bombana yang sejahtera, berdaya saing, dan bahagia, mengunjungi Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud di Desa Lantowua dan Pondok Pesantren Khairussunan Nahdlatul Wathan di Kelurahan Aneka Marga. Di kedua pondok pesantren tersebut, ia diterima langsung oleh para pimpinan pesantren.

“Kami sengaja datang untuk bersilaturahmi sekaligus memohon doa restu atas hajat kami di Pilkada Bombana,” ujar H. Burhanuddin.

Di Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud, H. Burhanuddin disambut oleh Pimpinan Pondok, Ustad Surahmad, beserta para pengasuh pondok dan puluhan santri. Dalam kesempatan tersebut, H. Burhanuddin yang didampingi oleh Ketua Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Bombana, Iskandar, menyampaikan komitmennya untuk memperhatikan dunia pendidikan, termasuk pondok pesantren.

Ia menekankan bahwa Pemerintah Pusat telah mengeluarkan Perpres Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren, yang memungkinkan pemerintah daerah untuk mengalokasikan dana APBD bagi kepentingan pondok pesantren.

Pimpinan Ponpes Ibnu Mas’ud, Ustad Surahmad, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyampaikan harapannya agar siapa pun yang ditakdirkan memimpin Bombana nanti, dapat berlaku adil dan tidak mengabaikan budaya serta hak-hak masyarakat.

“Setiap orang terlahir dengan membawa takdir masing-masing. Jika H. Burhanuddin ditakdirkan terpilih sebagai Bupati, saya berharap beliau bisa berlaku adil dan tidak mengabaikan kultur yang menjadi latar belakang Bombana ini,” kata Ustad Surahmad.

Setelah kunjungan di Pondok Pesantren Ibnu Mas’ud, H. Burhanuddin melanjutkan kunjungannya ke Pondok Pesantren Khairussunan Nahdlatul Wathan di Kelurahan Aneka Marga. Kehadiran H. Burhanuddin disambut hangat oleh Pimpinan Pondok, Rasiman, SE, beserta para pengasuh dan santri. Dalam kunjungan ini, H. Burhanuddin kembali menyampaikan niatnya maju sebagai Calon Bupati Bombana dan meminta doa serta dukungan dari warga pondok pesantren.

Ustad Rasiman, dalam tanggapannya, menyatakan dukungannya kepada H. Burhanuddin, dan menekankan bahwa selama kepemimpinan singkatnya sebajai Penjabat Bupati beberapa waktu lalu, H. Burhanuddin telah menunjukkan perhatian yang besar terhadap pondok pesantren yang ia pimpin.

“Kami melihat perhatian serius dari Pak H. Burhanuddin terhadap pondok pesantren, sehingga kami dan pengurus sepakat untuk mendukung beliau pada Pilkada nanti,” tegas Ustad Rasiman.

Ia juga menitipkan pesan agar jika H. Burhanuddin terpilih, beliau dapat lebih memperhatikan kesejahteraan pondok pesantren di Bombana.




Pemuda Besulutu Serukan Pilkada Konawe 2024 Jadi Pesta Demokrasi yang Riang Gembira

KONAWE, SultraNET. – Menyongsong Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2024, pemuda asal Kecamatan Besulutu, Kabupaten Konawe, menyerukan ajakan untuk menjadikan pesta demokrasi tahun ini sebagai momen yang penuh cinta dan kebersamaan. Ajakan ini khususnya ditujukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kecamatan Besulutu.

Antusiasme masyarakat di Kabupaten Konawe dalam menyambut Pilkada selalu meningkat. Tahun 2024 diharapkan menjadi momentum penting dengan peran aktif seluruh elemen masyarakat, khususnya pemuda dan mahasiswa. Kehadiran mereka menjadi indikator penting dalam menciptakan Pilkada yang humanis, berkualitas, dan berintegritas.

Pemuda Besulutu yang juga sebagai Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Indonesia Konawe Jakarta (IMIK-JAKARTA), Irsan Aprianto Ridham, menekankan pentingnya pendidikan politik bagi masyarakat. Menurutnya, pemuda dan mahasiswa harus menjadi aspek penting dan mendesak dalam proses politik ini, mengingat pemilihan pemimpin daerah tidak hanya soal popularitas, tetapi juga kemampuan dalam membangun daerah.

“Pendidikan politik sangatlah penting agar menjadi bekal bagi masyarakat di Provinsi Sulawesi Tenggara dalam memilih calon pemimpin lima tahun ke depan. Mereka harus melihat apakah kandidat memiliki kompetensi, rekam jejak, dan integritas dalam membangun daerah,” ujar Irsan pada Senin, 2 Oktober 2024.

Irsan juga berharap masyarakat dapat menyeleksi calon pemimpin dengan cermat, bukan hanya di Kabupaten Konawe, tetapi juga di seluruh Provinsi Sulawesi Tenggara. “Kami berharap masyarakat, pemuda, dan mahasiswa bisa menakar kandidat dengan benar-benar melihat visi dan programnya, apakah sesuai atau tidak untuk memajukan daerah,” tambahnya.

Selain itu, Irsan menekankan pentingnya pengawasan partisipatif dan keterlibatan semua pihak dalam menjaga Kamtibmas di Kabupaten Konawe. Dia mengajak masyarakat untuk bersama-sama dengan TNI dan Polri dalam menjaga konsistensi keamanan dan ketertiban.

“Soal Kamtibmas menjadi tantangan bersama yang perlu diawasi oleh TNI-Polri. Saya berharap masyarakat di Kabupaten Konawe, khususnya Kecamatan Besulutu, agar tidak menimbulkan kekacauan atau kericuhan,” tutupnya. (rls)




KKP Mahasiswa STIMIK Bina Bangsa di Bombana Berakhir

Bombana, SultraNET.com – Kuliah Kerja Profesi (KKP) yang dilaksanakan oleh mahasiswa STIMIK Bina Bangsa Kendari di Kelurahan Doule, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana resmi berakhir setelah berlangsung selama 48 hari. Minggu (1/9/2024)

Kegiatan penutupan dan ramah tamah yang diadakan para mahasiswa mendapat apresiasi dari berbagai pihak, termasuk Lurah Doule, Hj. Surisma, S.S., M.A.P, dan dosen pembimbing, Ahmad Baco, S.Kom., MM

Lurah Doule, Hj. Surisma, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kontribusi mahasiswa yang telah banyak membantu kegiatan-kegiatan di kelurahan selama KKP.

“Kami sangat-sangat terbantu dengan kehadiran adik-adik mahasiswa ini,” ujarnya

Lurah Doule, Hj. Surisma, S.S., M.A.P, saat menyampaikan sambutannya
Lurah Doule, Hj. Surisma, S.S., M.A.P, saat menyampaikan sambutannya

Atas nama pemerintah dan masyarakat, ia mengucapkan terima kasih dan permohonan  maaf jika selama kegiatan KKP ada kekurangan dalam pelayanan.

“Kami mendoakan agar adik-adik mahasiswa bisa semakin sukses kedepannya,” ungkapnya

Ditempat yang sama, Ahmad Baco selaku dosen pembimbing dari STIMIK Bina Bangsa Kendari, juga memberikan apresiasi terhadap penyambutan yang baik dari pemerintah dan masyarakat Doule.

Ia berharap kerjasama antara mahasiswa, Pemerintah dan masyarakat dapat membawa dampak positif bagi semua pihak.

“Pelayanan dan penerimaan terhadap mahasiswa sangat baik. Kami juga memohon maaf jika ada hal-hal yang kurang berkenan selama kegiatan berlangsung,” ujarnya

Ahmad Baco, dosen pembimbing Mahasiswa KKP STIMIK Bina Bangsa Kendari
Ahmad Baco, dosen pembimbing Mahasiswa KKP STIMIK Bina Bangsa Kendari

Selain itu, ia menegaskan bahwa kegiatan KKP ini menjadi bagian penting dari Tridarma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Setiap tahun kami melakukan KKP di tempat yang berbeda-beda, dan kami berharap kehadiran mahasiswa di Doule memberikan manfaat yang nyata,” tandasnya

Salah satu mahasiswa peserta KKP, Fikri Nugroho, menyampaikan rasa terima kasihnya atas sambutan hangat dari pemerintah dan warga Kelurahan Doule.

“Kami diterima dengan tangan terbuka, dan kenangan selama 48 hari di sini akan selalu kami ingat. Semoga apa yang kami lakukan dapat memberikan manfaat bagi Kelurahan Doule,” ucapnya.

Kegiatan KKP yang berakhir ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa, tetapi juga meninggalkan dampak positif bagi masyarakat setempat.

Para mahasiswa kini bersiap untuk kembali ke kampus dan melanjutkan kegiatan akademik mereka, dengan harapan dapat menerapkan apa yang telah mereka pelajari di tengah masyarakat.

Nampak hadir pada kegiatan ramah tamah, Direktur Politeknik Bombana, Sainal Abidin,S.Si., MM, Sekretaris Perpustakaan Daerah Bombana, Anton Ferdinan, S.Pd dan sejumlah tamu undangan dan masyarakat setempat.

Pewarta: Azuli




Pj Bupati Lantik Pengurus Kerukunan Kolaka Utara di Morowali, Tekankan Pentingnya Persatuan

Morowali, SultraNET.com – Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, menghadiri dan melantik Pengurus Kerukunan Kolaka Utara di Morowali untuk periode 2024-2026. Acara ini berlangsung dalam suasana kekerabatan yang hangat dan dihadiri oleh Plh Sekda Kabupaten Morowali, Husban Laonu, SP, MSi, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemkab Morowali dan sejumlah tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya, Dr. Sukanto Toding menekankan pentingnya menjaga kerukunan antarwarga serta komitmen bersama untuk memajukan daerah. “Kolaka Utara dan Morowali harus bersama-sama memikirkan keberadaan kerukunan ini, tidak hanya dalam hal keamanan, tetapi juga bagaimana kita menjaga lingkungan bersama,” ujarnya.

Pj Bupati juga menyoroti pentingnya kerjasama yang erat antara kedua pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi masyarakat, termasuk penyediaan lapangan kerja. “Ke depan, semoga pemerintah bisa menjamin fasilitas yang mendukung kerukunan ini, sehingga suasana kekerabatan akan terjaga dan potensi konflik bisa dihindari,” tambahnya.

Ketua Kerukunan Kolaka Utara-Morowali, Riswanto, SE, menegaskan peran penting kerukunan dalam meredam potensi konflik, terutama mengingat masyarakat Kolaka Utara yang berdomisili di Morowali berjumlah sekitar 3.000 orang. “Jika tidak ada kerukunan yang menaungi, kemungkinan konflik bisa terjadi. Namun, dengan adanya kerukunan, konflik tersebut bisa diatasi,” jelas Riswanto.

Plh Sekda Morowali, Husban Laonu, dalam sambutannya, mengungkapkan bahwa Morowali merupakan kabupaten yang berkembang pesat dan akan menginjak usia 25 tahun pada Desember 2024. “Penduduk di Kecamatan Bahodopi saja diperkirakan mencapai 400.000 orang,” katanya.

Husban menekankan bahwa kerukunan menjadi wadah penting untuk menjaga persatuan di tengah perbedaan yang ada, dan tujuan utamanya adalah menciptakan kehidupan yang lebih baik serta menghindari perpecahan.

Husban juga menyinggung tentang besarnya investasi di Morowali yang mencapai Rp117 triliun, dengan hampir 90% berada di wilayah Bahodopi. Ia menegaskan bahwa kemajuan daerah harus diiringi dengan jaminan keamanan agar investasi tersebut dapat memberikan kesejahteraan bagi masyarakat. “Tanpa keamanan dan ketertiban, investor tidak akan menanamkan modalnya,” tegasnya.

Acara pelantikan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat persatuan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua daerah. Pengurus Kerukunan Kolaka Utara di Morowali diharapkan dapat terus berperan aktif dalam menjaga stabilitas dan keamanan, serta mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Sumber: Kominfo Kolut




Sah! Pilkada Wakatobi Kembali Head to Head

Wakatobi, Sultranet.com – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, kembali menjadi sorotan setelah proses pendaftaran pasangan calon resmi ditutup oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Selasa, 29 Agustus 2024.

Seperti Pilkada lima tahun lalu, kali ini kompetisi politik kembali mempertemukan dua pasangan calon bupati dan wakil bupati.

Dua pasangan calon yang resmi mendaftar di KPU adalah pasangan Hamirudin-Muhamad Ali yang mengusung akronim HARUM, dan pasangan Haliana-Safia Wualo dengan akronim BERHASIL.

Menariknya, meski terjadi pergantian wajah calon, kedua kubu memiliki keterkaitan yang sama dengan Pilkada sebelumnya, terutama dalam keterlibatan kader partai Golkar.

Pasangan HARUM, Hamirudin yang diketahui merupakan seorang kader Golkar, didukung oleh koalisi beberapa partai, termasuk Golkar dengan 5 kursi di DPRD Wakatobi, Nasdem dan Gerindra masing-masing 2 kursi, serta PKS dan PKB yang masing-masing menyumbang 1 kursi. Beberapa partai non-sit juga turut mendukung pasangan ini.

Di sisi lain, pasangan BERHASIL yang dipimpin oleh calon petahana, Haliana, menggandeng Safia Wualo sebagai wakilnya, yang juga kader Golkar.

Pasangan ini didukung oleh PDIP dengan 8 kursi di DPRD, bersama Hanura, PAN, dan Demokrat yang masing-masing memiliki 1 kursi, ditambah dukungan dari partai non-sit lainnya.

Kompetisi ini mengulang skenario Pilkada 2019, di mana Haliana yang kala itu berpasangan dengan Ilmiati Daud, berhasil mengalahkan pasangan Arhawi-Hardin La Omo.

Meski kali ini Haliana hadir dengan wakil baru, Safia Wualo, kompetisi tetap menjadi head to head.

Menurut Ketua KPU Kabupaten Wakatobi, La Deni, kedua pasangan calon bupati dan wakil bupati akan menjalani pemeriksaan kesehatan menyeluruh di Rumah Sakit Bahteramas, Kendari, sebagai bagian dari tahapan Pilkada.

“Pemeriksaan kesehatan ini penting untuk memastikan bahwa kedua pasangan calon memenuhi syarat secara fisik dan mental untuk memimpin Kabupaten Wakatobi,” ujar La Deni, Kamis (29/08/2024).

Dengan hanya dua pasangan calon yang bertarung, Pilkada Wakatobi 2024 diprediksi akan berlangsung ketat, menciptakan kembali rivalitas politik yang kuat di wilayah itu.

Pewarta: Idin