Babinsa Koramil 02/Kabaena Gelar Kerja Bakti Pembersihan Drainase Sebagai Upaya Pencegahan terhadap Banjir,

Bombana, SultraNET. | – Dalam upaya mencegah banjir akibat penyumbatan drainase, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena menggelar kerja bakti pembersihan parit di Dusun 2 Tirongkotua, Desa Tirongkotua, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini dipimpin oleh Pelda Suherman dan melibatkan partisipasi aktif dari masyarakat setempat. Kamis, 27/06/2024

Pelda Suherman, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk menjaga kebersihan lingkungan dan menghindari risiko banjir yang bisa merusak infrastruktur serta mengganggu aktivitas warga.

“Kerja bakti ini merupakan salah satu upaya kami dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat. Kami berharap, dengan adanya kegiatan ini, masyarakat semakin peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitar,” ujarnya.

Kepala Dusun 2, Bapak Saleh, juga memberikan tanggapan positif terhadap kerja bakti ini. Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif dari Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena. Kegiatan ini sangat bermanfaat dan kami berharap dapat dilakukan secara rutin untuk mencegah terjadinya banjir,” kata Bapak Saleh.

Danramil Kabaena, Kapten Inf Efendy, menyampaikan apresiasi terhadap kerja sama antara Babinsa dan masyarakat dalam kegiatan tersebut.

“Kami sangat bangga dengan antusiasme dan semangat gotong royong warga Dusun 2 Tirongkotua. Ini adalah bukti nyata bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat bisa memberikan dampak positif bagi lingkungan,” ungkapnya.

Kegiatan pembersihan drainase ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain untuk melakukan hal serupa demi mencegah banjir dan menjaga kebersihan lingkungan. Partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan harus dimulai dari diri sendiri dan dilakukan bersama-sama.




Pj. Bupati Bombana Hadiri Rakor Kesiapan Pilkada Serentak

Makassar, Sultranet.com – Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Kesiapan Penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak di Wilayah Maluku, Sulawesi, dan Kalimantan pada Rabu (26/6/2024).

Acara ini dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia (Menkopolhukam RI), Marsekal TNI (Purn) Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., dan digelar di Phinisi Ballroom Hotel Claro, Jalan A. Pettarani, Kota Makassar.

Rakor ini dihadiri oleh Gubernur, Kapolda, Forkopimda Provinsi, Kajati, Ketua KPU dan Bawaslu Provinsi, Bupati/Walikota, Kapolres, Kajari, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi dari wilayah Sulawesi, Kalimantan, dan Maluku.

Tujuan rakor ini adalah untuk menyamakan pemahaman serta menyiapkan segala aspek terkait pelaksanaan Pilkada Serentak yang akan digelar pada bulan November tahun ini.

Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto saat menghadiri Rakor
Pj. Bupati Bombana, Edy Suharmanto saat menghadiri Rako

Dalam sambutannya, Menkopolhukam RI Hadi Tjahjanto menekankan pentingnya menjaga stabilitas politik, hukum, dan keamanan yang kondusif. “Seluruh komponen bangsa harus terlibat aktif dalam menjaga serta mengedepankan persatuan dan kesatuan guna menghindari polarisasi masyarakat,” ujarnya.

Hadirnya Pj. Bupati Bombana dalam rakor ini menunjukkan komitmen Kabupaten Bombana untuk berkolaborasi secara maksimal dalam memastikan proses demokrasi berjalan dengan baik dan lancar. “Kami siap untuk mendukung penuh pelaksanaan Pilkada Serentak dan memastikan stabilitas di daerah kami,” kata Edy Suharmanto.

Rakor ini menghadirkan lima narasumber utama, yaitu Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Mendagri RI) Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D., Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari, S.H., M.Si., Ph.D., Ketua Badan Pengawas Pemilu RI Rahmat Bagja, S.H., LL.M., Kabaharkam Polri Komjen Pol. Dr. H. Mohammad Fadil Imran, M.Si., dan Pangkogabwilhan II Marsdya TNI M. Khairil Lubis. Mereka menyampaikan materi terkait kesiapan teknis, pengawasan, serta upaya pengamanan dalam pelaksanaan Pilkada Serentak.

Acara berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kolaborasi, menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga integritas dan demokrasi dalam pelaksanaan Pilkada Serentak mendatang. Semua pihak berharap bahwa Pilkada Serentak tahun ini dapat berjalan dengan aman, lancar, dan menghasilkan pemimpin yang mampu membawa perubahan positif bagi daerah masing-masing

Pewarta: Aldi




Kabupaten Bombana Mulai Penyusunan RPJMD 2025-2029

Bombana, Sultranet.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si, secara resmi membuka kegiatan Kick Off dan Orientasi Penyusunan Rancangan Teknokratik Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Bombana tahun 2025-2029 pada Rabu (26/6/2024) di Aula Kantor Bappeda Kabupaten Bombana.

Acara ini dihadiri oleh para Kepala Perangkat Organisasi Daerah (OPD), narasumber dari Universitas Haluoleo Kendari, Pejabat Struktural Eselon III dan IV Kabupaten Bombana, Pejabat Perencana Perangkat Daerah Kabupaten Bombana, dan berbagai stakeholder terkait.

Dalam sambutannya, Sekretaris Daerah Man Arfa menekankan pentingnya RPJMD sebagai momentum strategis yang menandai dimulainya seluruh tahapan penyusunan dokumen perencanaan pembangunan daerah untuk lima tahun mendatang.

“Kami berharap RPJMD ini dapat menghasilkan dokumen perencanaan yang berkualitas dan dapat mewujudkan pembangunan yang lebih baik bagi masyarakat Kabupaten Bombana,” ujarnya.

Man Arfa juga menyoroti beberapa aspek penting dalam penyusunan Teknokratik RPJMD. Pertama, keterpaduan dan keselarasan dengan rancangan akhir RPJPD Kabupaten Bombana tahun 2025-2045 serta memperhatikan RTRW dan Dokumen KLHS tahun 2025-2029.

Suasana Kegiatan Pembukaan
Suasana Kegiatan Pembukaan

Kedua, peran aktif perangkat daerah dalam merumuskan masalah, isu strategis, dan arah kebijakan sebagai rekomendasi bagi calon kepala daerah dalam perumusan visi dan misi. Ketiga, penyusunan Teknokratik RPJMD harus didasarkan pada data dan fakta yang akurat.

“Data yang valid akan menjadi dasar yang kuat dalam perumusan program pembangunan,” tambahnya.

Kepala Bappeda Kabupaten Bombana, Husrifnah Rahim, ST., M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan orientasi ini bertujuan untuk mempersiapkan seluruh stakeholder dalam proses penyusunan RPJMD dan memberikan sumbangsih pemikiran, saran, atau masukan agar tercipta kesamaan persepsi, pemahaman, arah, dan tujuan pembangunan daerah Kabupaten Bombana dalam lima tahun mendatang.

Kepala Bappeda Kabupaten Bombana, Husrifnah Rahim, ST., M.Si
Kepala Bappeda Kabupaten Bombana, Husrifnah Rahim, ST., M.Si

Husrifnah juga menjelaskan bahwa sebelum kegiatan kick off dan orientasi ini dilaksanakan, telah dilakukan tahapan penyusunan RPJMD, yaitu evaluasi capaian RPJMD Kabupaten Bombana tahun 2017-2021 serta persiapan penyusunan RPJMD tahun 2025-2029.

“Kegiatan ini diikuti oleh 75 peserta yang terdiri dari para Kepala OPD, Pejabat Perencana Kabupaten Bombana, dan Tim Penyusun RPJMD Kabupaten Bombana tahun 2025-2029,” jelasnya.

Dengan dibukanya kegiatan kick off ini, diharapkan partisipasi aktif dari semua pihak terkait guna menciptakan RPJMD Kabupaten Bombana yang responsif, inklusif, dan mengakomodasi berbagai aspirasi masyarakat.

Pewarta: Aldi




Respon Dukungan Masyarakat, Anton Ferdinan Siap Wakafkan Diri untuk Bombana

Bombana, Sultranet.com – Salah satu Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menjabat Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bombana, Anton Ferdinan, mengungkapkan alasan kesiapannya untuk mewakafkan dirinya maju Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 November mendatang, Selasa 25 Juni 2024

Sekretaris Pengurus Daerah Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (PD AMAN) Kabupaten Bombana itu mengklaim mendapat banyak masukan dan dukungan dari masyarakat adat Moronene agar dirinya terjun di jalur politik untuk memperbaiki keadaan dalam tatanan masyarakat Wonua Bombana.

“Jika dibutuhkan dan jika itu untuk Wonua Bombana saya siap wakafkan diri saya untuk memberikan kontribusi pengabdian yang lebih besar kepada masyarakat Kabupaten Bombana,” ujar Anton.

Menurut Anton, keputusan ini didorong oleh aspirasi mayoritas keluarga dan masyarakat adat Moronene yang mengusulkan dirinya untuk mempertimbangkan masuk jalur politik.

Dukungan arus bawah ini juga memberikan semangat tambahan bagi Anton untuk mempertimbangkan langkah lebih lanjut dalam pengabdian melalui jalur politik.

“Dengan adanya dukungan yang kuat dari masyarakat yang menghendaki saya maju. Dan jika dibutuhkan, Saya siap mempertimbankan untuk menanggalkan posisi saya sebagai ASN demi pengabdian yang lebih luas,” tegas Anton.

Anton Ferdinan (Paling Kiri)
Anton Ferdinan (Paling Kiri)

Mantan Camat Poleang Barat itu menyebutkan bahwa sebagai ASN, dalam bekerja memiliki keterbatasan memberikan pengabdian yang dibutuhkan oleh masyarakat adat, sehingga sulit untuk memastikan program-program yang dibutuhkan oleh masyarakat dapat dipenuhi.

Sebagai contoh, ia menyoroti perubahan konstelasi kepemimpinan daerah yang mengakibatkan tidak terlaksananya program yang dijanjikan untuk masyarakat adat pada tahun anggaran 2023 padahal sudah dipublikasikan, dan oleh masyarakat adat telah mengetahuinya.

“Jika kita berada di level pimpinan, seperti bupati atau wakil bupati, kita memiliki kewenangan lebih besar untuk memastikan program-program ini terlaksana,” tegasnya.

Mantan Pimpinan Redaksi Surat Kabar Moronene Pos itu melihat kondisi masyarakat Bombana, terutama dalam sektor ekonomi, memerlukan perhatian serius.

“Terjadi pelambatan gerak ekonomi yang harus segera diatasi agar pendapatan masyarakat meningkat dalam pemanfataan potensi lokal yang ada,” tambah Anton.
Ketua GPMB Bombana itu mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga Wonua Bombana sebagai kampung halaman dan tanah leluhur yang perlu diberdayakan dengan baik.

“Mari kita jaga Wonua Bombana ini. Sebagai tokoh masyarakat adat dan pejuang pemekaran, saya melihat banyak hal yang harus dilakukan untuk memberdayakan masyarakat adat, tetapi belum terjawab dengan baik. Saya siap wakafkan diri untuk memimpin Bombana demi kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Daftar Riwayat Hidup Anton Ferdinan

Anton Ferdinan, S.Pd. Lahir di Gambere, Poleang Barat 29 April 1976. Pendidikan. Tamat SD Negeri Gambere1989, SMP Negeri Boepinang 1992, Tamat SMA Negeri 1 Poleang 1995 Perguruan Tinggi Universitas Haluoleo, Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan (FKIP) Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia 2001.

Organisasi: HMI Komisariat FKIP Unhalu tahun 1998, Ketua Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Moronene (HIPPAMOR) 1997 s.d.1999. Pengurus Gema Kosgoro (1999 s.d.2001).Pengurus DPD I KNPI Sulawesi Tenggara Biro Publikasi 2001 s.d.2004. Pengurus Himpunan Masyarakat Poleang (Himaspol) Kendari. Wakil Sekretaris BP3KM 2001.

Wakil Sekretaris KONI Kabupaten Bombana (2005 s.d.2009).Ketua Forum Ilmiah Guru Kabupaten Bombana (2007 s.d. 2009).Pengurus Daerah Asosiasi Tenaga Perpustakan Sekolah (ATPUSI) 2010 -2014.Sekretaris Dewan Adat Moronene (DAM) Kabupaten Bombana 2010 –skrg).

Pengurus AMAN PD Kabupaten Bombana 2016 s.d.2021. Pekerjaan:Wartawan Surat Kabar Mingguan Nusantara Pos Kendari 1997 s.d. 2002. Pimpinan Redaksi Surat Kabar Moronene Pos 2002 s.d. 2015.

Karir Birokrasi

Staf Bagian Humas Setda Kabupaten Bombana Januari 2004 s.d.Februari 2005 Guru SMPN 12 Poleang Barat 2005 s.d. 2010. Kepala Perpustakaan Sekolah SMPN 12 Poleang Barat 2009 s.d.2010. Kepala Seksi Pembinaan Diklat dan Pengawasan Dikpora Kab. Bombana 2010 s.d. 2011. Kepala Seksi Usaha Objek dan Daya Tarik Wisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bombana 2011 s.d. 2012. Tim Teknis PNPM Mandiri Pariwisata Kab. Bombana 2012.Sekretaris Camat Poleang Barat 13 Oktober 2012 s.d. 2015.

Kepala Bidang Pengembangan Industri Dinas Perindagkop dan UKM Kab. Bombana Tahun 2015 s.d. 2016.Camat Poleang Barat 3 Januari 2017 s.d. 5 September 2017. Kabid Statistik Diskominfo Kabupaten Bombana 5 September 2017 s.d. 2022. Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tahun 2022 s.d. Sekarang.

Diklat: Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan I Tahun 2020 (Diklat PIM 3) yang diselenggarakan oleh BPSDM Prov. Sultra dari tanggal 07 September s.d. 10 Desember 2020 di Kendari. Pendidikan dan Pelatihan Penguatan Tugas-Tugas Sekretrais Perangkat Daerah Angkatan I Tahun 2023 yang diselenggarakan oleh Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri dari tanggal 06 s.d. 11 Maret 2023 di Jakarta.

Anggota Tim Penulis Buku Sejarah Peradaban Moronene. Anggota Tim Penulis Buku Sejarah Terbentuknya Kabupaten Bombana.Anggota Tim Penulis/ Peneliti “Kearifan Lokal Kebudayaan Suku Bangsa-Suku Bangsa di Sulawesi Tenggara” Kerja Sama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara Proyek Pengkajian Nilai Budaya Tahun Anggaran 2010 dengan Lembaga Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya (BANGSA) Kendari.

Anggota Tim Penulis/Peneliti Ragam Hias Motif Khas Daerah Sulawesi Tenggara: Anggota Tim Penulis Buku Muatan Lokal Budaya Seni dan Lingkungan Moronene 2020. CV. Istana Publishing Yogyakarta. Penulis Buku Bombana Dalam Sorotan Pers (Proses Terbentuknya Kabupaten Bombana) 2023 Penerbit Yayasan Obor Indonesi Jakarta, Alamat Jln. Sangkona Lr. Lampusui II Perumahan Citra Garden Bombana Blok E.1 Desa Lantawonua Kec. Rumbia Kab. Bombana HP. 081341760701 Whatshapp: 081355217744 Email:antonferdinan14@yahoo.co.id.

Pewarta : Aldi L




KNPI Bombana Sebut Pernyataan DPP KNPI Terkait UKPBJ Bikin Gaduh dan tak Sesuai Fakta

Bombana, Sultranet.com – Ketua DPD KNPI Bombana, Muh. Arham menegaskan bahwa pernyataan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI Haris Pertama yang dimuat sejumlah media terkait dugaan pelanggaran di Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) Kabupaten Bombana tidak didasarkan pada fakta investigasi yang valid, melainkan hanya asumsi yang dapat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat. Selasa 25 Juni 2024

Dalam konferensi pers yang digelar di Bombana, Ketua DPD KNPI Bombana menjelaskan bahwa sebagai organisasi besar, Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) harus mengedepankan fakta dalam mengeluarkan pernyataan, bukan asumsi yang dapat menurunkan kredibilitas organisasi.

“Kami menyayangkan pernyataan DPP KNPI yang tidak didasarkan pada hasil investigasi resmi. Hal ini hanya akan menciptakan kegaduhan di tengah masyarakat,” ujar Ketua DPD KNPI Bombana.

Ia menambahkan bahwa segala kegiatan pemerintahan di Kabupaten Bombana, termasuk di UKPBJ, berjalan sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku. Hingga saat ini, tidak ada hasil investigasi resmi dari lembaga auditor negara seperti BPK, BPKP, atau inspektorat yang menunjukkan adanya pelanggaran.

“Kalau memang ada temuan, itu harus didasarkan pada investigasi yang dilakukan oleh lembaga auditor resmi. Kami di Bombana memastikan bahwa semua pelayanan publik dan pemerintahan berjalan dengan baik,” tambahnya.

Ketua DPD KNPI Bombana juga menekankan pentingnya sinergi antara KNPI dan pemerintah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik yang berkualitas. Ia berharap agar DPP KNPI lebih bijak dalam mengeluarkan pernyataan dan selalu berdasarkan hasil investigasi yang jelas.

“Sebagai organisasi nasional yang besar, KNPI harus mengeluarkan pernyataan yang berdasarkan fakta dan hasil investigasi. Jika tidak, pernyataan tersebut hanya akan menimbulkan kegaduhan,” tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, ia mengajak semua pihak untuk mempertahankan normalisasi di Kabupaten Bombana dan tidak tergiring oleh asumsi-asumsi yang tidak berdasar. Ia berharap agar DPP KNPI tidak mengeluarkan pernyataan tanpa bukti yang jelas.

“Kami di Bombana selalu siap bersinergi dengan pemerintah untuk menghadirkan pemerintahan yang bersih dan pelayanan publik yang baik demi kesejahteraan masyarakat. Mari kita jaga kondusifitas dan tidak menimbulkan kegaduhan dengan pernyataan yang tidak berdasarkan fakta,” tutupnya.

Pewarta : Aldi L




DPRD Bombana Tetapkan Perda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2023

Bombana, Sultranet.com –  Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, menghadiri rapat paripurna untuk membahas dan menyetujui penetapan rancangan Peraturan Daerah (Perda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2023. Senin (24/6/2024)

Rapat paripurna ini digelar di ruang Rapat Paripurna DPRD dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, anggota DPRD Kabupaten Bombana, serta Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bombana.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Bombana yang telah memberikan penilaian objektif terhadap kinerja pengelolaan APBD Tahun Anggaran 2023.

Ia mengapresiasi keberhasilan yang dicapai, serta menyambut baik kritik dan saran yang diberikan untuk perbaikan pengelolaan keuangan daerah di tahun-tahun mendatang.

“Terima kasih kepada DPRD yang telah memberikan penilaian objektif, bukan hanya mengapresiasi keberhasilan, tetapi juga menyoroti kekurangan dengan memberikan masukan untuk perbaikan ke depan,” ujar Edy Suharmanto.

suasana rapat paripurna.

Rancangan Perda tersebut telah melalui serangkaian pembahasan, dimulai dari tahapan Rapat Paripurna DPRD tentang penyampaian rancangan peraturan daerah, pandangan umum fraksi-fraksi, jawaban pemerintah atas pandangan umum fraksi-fraksi, hingga pembahasan antara Pemerintah Daerah dan DPRD.

Akhirnya, seluruh fraksi menyetujui dan menerima laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2023.

Rapat paripurna ini ditutup dengan kesepakatan bersama untuk menetapkan Rancangan Perda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2023 menjadi Perda.

Kesepakatan ini mencerminkan komitmen bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD untuk memastikan penggunaan anggaran daerah secara efektif, efisien, dan bertanggung jawab.

Dengan penetapan Perda ini, diharapkan pengelolaan keuangan daerah Kabupaten Bombana akan semakin baik di masa mendatang. Pj. Bupati Edy Suharmanto menegaskan bahwa transparansi dan akuntabilitas adalah kunci utama dalam pengelolaan anggaran daerah.

Acara rapat paripurna yang berlangsung dengan penuh semangat kolaborasi ini menunjukkan komitmen bersama untuk membangun Kabupaten Bombana yang lebih baik dan sejahtera melalui pengelolaan anggaran yang tepat sasaran.

Pewarta: Aldi.L




Pj. Bupati Bombana Hadiri Rakor Daring Bahas Inflasi dan Penyakit Polio

Bombana, Sultranet.com –  Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., beserta Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana dan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) daring yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui platform Zoom Meeting, di Ruang Rapat Measa Laro Kantor Bupati Bombana.Senin (24/6/2024).
Rakor ini bertujuan untuk membahas percepatan pengendalian inflasi daerah serta penanganan kasus penyakit polio yang kembali mengkhawatirkan di beberapa wilayah Indonesia.

Rakor dipimpin langsung oleh Menteri Dalam Negeri, Jenderal Polisi (Purn) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian. Dalam sambutannya, beliau menghimbau kepada seluruh kepala daerah untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit polio.

Virus poliovirus yang menyebabkan penyakit ini dapat berakibat fatal, terutama pada anak-anak yang belum divaksinasi.

“Walaupun Indonesia telah dinyatakan bebas polio sejak tahun 2014, kasus-kasus baru yang muncul mengharuskan kita untuk tetap waspada. Imunisasi lengkap dengan cakupan 95% sangat penting untuk mencegah penyebaran polio,” ujar Mendagri Tito Karnavian.

Selain isu polio, rakor ini juga membahas berbagai isu strategis seperti stabilitas harga bahan pokok dan upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Langkah-langkah untuk mengatasi inflasi yang belum stabil di beberapa daerah turut menjadi fokus diskusi.

Rakor ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai daerah serta instansi terkait di tingkat provinsi maupun nasional.

Kehadiran Pj. Bupati Bombana menunjukkan komitmen Kabupaten Bombana dalam mendukung pengendalian inflasi dan upaya bersama dalam menanggulangi penyebaran penyakit polio di Indonesia.

Pewarta: Aldi.L




Babinsa Koramil 03/Poleang, Bersama Pemdes Gelar Kerja Bakti Bersihkan Pasar Toburi

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, yang dipimpin oleh Serka Zainal, menggelar kegiatan kerja bakti pembersihan Pasar Rakyat Desa Toburi, Kec. Poleang Utara Kab. Bombana. Sabtu, 22/06/2024. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta mencegah terjadinya banjir di kawasan pasar tersebut.

Kerja bakti ini turut dihadiri oleh Para anggota Koramil 03/Poleang lainnya, yaitu Sertu Markus, Serda Asmin Amini, dan Kopda Syamsuddin. Selain itu, Kepala Desa Toburi, Rahman, bersama aparat desa, perwakilan Perindakop, serta Puluhan masyarakat desa juga ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.

Babinsa Serka Zainal menyampaikan bahwa kerja bakti ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan.

“Kami berharap, dengan kegiatan ini, masyarakat dapat lebih sadar akan pentingnya kebersihan lingkungan untuk mencegah berbagai masalah, termasuk banjir,” ujar Serka Zainal.

Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, menyambut baik kegiatan ini dan mengapresiasi semangat gotong royong warga Desa Toburi.

“Kebersamaan dalam menjaga kebersihan lingkungan adalah hal yang sangat positif. Kami berharap kegiatan ini bisa rutin dilakukan,” ujarnya.

Kepala Desa Toburi, Rahman, turut memberikan apresiasi kepada Babinsa dan seluruh masyarakat yang terlibat.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi desa kami. Saya berharap kerjasama seperti ini dapat terus berlanjut demi kesejahteraan bersama,” Pungkas Rahman.




PJ Bupati Bombana Lantik Pejabat Eselon II

Bombana, Sultranet.com – Penjabat (PJ) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, secara resmi melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana. Jum’at (21/6/2024).

Pelantikan ini dilaksanakan setelah para pejabat tersebut menjalani Uji Kompetensi Kesesuaian Jabatan (Jobfit) pada bulan Februari lalu.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Bombana Drs. Edy Suharmanto menyatakan bahwa para pejabat yang dilantik merupakan pilihan terbaik Pemerintah Daerah setelah melalui proses kajian mendalam dan penilaian objektif.

Ia mengajak para pejabat yang baru untuk segera menguasai tugas dan kewenangan baru mereka guna mendukung visi dan misi institusi, serta melakukan evaluasi kinerja di lingkungan atau bidang tugas masing-masing.

“Kami berharap agar setiap langkah yang diambil oleh para pejabat ini dapat memberikan kontribusi positif bagi pembangunan Kabupaten Bombana,” ujarnya.

Pj. Bupati juga menegaskan pentingnya menjaga integritas dalam menjalankan tugas, serta menegaskan bahwa tidak akan ada toleransi terhadap penyimpangan atau penyalahgunaan wewenang.

“Saya pastikan, setiap tindakan yang melanggar aturan akan diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” tegas Edy Suharmanto.

Adapun pejabat yang dilantik pada kesempatan ini antara lain Ir. Muhammad Siarah, M.Si., sebagai Kepala Dinas Perikanan, Sofian Baco, S.T., M.P.W., sebagai Kepala Dinas PU PR, dan sejumlah pejabat lainnya dari berbagai bidang.

Acara pelantikan ini turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, pejabat eselon II dan III, serta tokoh masyarakat dan undangan lainnya yang menyaksikan momen penting bagi pemerintahan Kabupaten Bombana.

Reporter: Aldi.L




Pemkab Bombana Mulai Susun Rencana Pembangunan Industri

Bombana, Sultranet.com –  Dinas Perindustrian, Perdagangan dan UKM Kabupaten Bombana menggelar seminar awal untuk menyusun Dokumen Rencana Pembangunan Industri Kabupaten/Kota (RPIK) di ruang rapat LPTQ Kantor Bupati Bombana. Acara ini resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si. Kamis (20/6/2024),

Seminar ini bertujuan untuk merumuskan visi, misi, tujuan, dan sasaran pembangunan industri di Kabupaten Bombana, serta menetapkan industri prioritas dan industri unggulan berbasis Industri Kecil Menengah (IKM).

Selain itu, dokumen RPIK juga akan mencakup program-program pembangunan industri prioritas, perwilayahan industri, kriteria Kawasan Peruntukan Industri (KPI) sesuai Permenprin Nomor 30 Tahun 2020, serta program-program pembangunan KPI dan KSIKM.

Pembangunan industri di Kabupaten Bombana direncanakan melalui tiga tahap strategis. Tahap pertama, dari tahun 2024 hingga 2028, akan difokuskan pada peningkatan nilai tambah sumber daya alam.

Tahap kedua, tahun 2029 hingga 2033, akan berupaya meningkatkan daya saing global dengan mengelola komoditas unggulan daerah. Sedangkan tahap ketiga, dari tahun 2034 hingga 2044, ditargetkan untuk mengembangkan masyarakat industri yang maju dan berdaya saing global berdasarkan potensi unggulan daerah.

Sekda Bombana, Drs. Man Arfa, menegaskan bahwa RPIK akan menjadi panduan strategis untuk mengarahkan pembangunan sektor industri secara berkelanjutan dan inklusif di Kabupaten Bombana.

“Kami berharap dokumen ini tidak hanya merencanakan untuk jangka pendek, tetapi juga memperhatikan keberlanjutan serta melibatkan semua pihak terkait,” katanya.

Diskusi dalam seminar ini melibatkan berbagai pihak, termasuk Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, tokoh masyarakat, serta pelaku industri lokal. Narasumber dari Universitas Haluoleo Kendari, Prof. Dr. Sudirman Zaid, SE., M.Si dan Dr. Ir. LM. Nurrakhmat ST., MT., turut hadir untuk membahas potensi sektor industri yang dapat dikembangkan serta mengidentifikasi tantangan yang perlu diatasi dalam penyusunan RPIK.

Reporter: Aldi.L