Bersama Siswa-siswi, Babinsa Koramil 03/Poleang Gelar Penanaman Pohon Cegah Banjir dan Polusi

Bombana, SultraNET. | – Babinsa Koramil 03/Poleang bersama siswa-siswi MTs Al Mujahidin melakukan penanaman pohon sebagai langkah pencegahan terhadap banjir dan polusi udara yang kerap mengancam Desa Mambo, Kecamatan Poleang Timur, Kabupaten Bombana.

Dalam kegiatan yang berlangsung di area sekolah tersebut, hadir kepala sekolah MTs Al Mujahidin, Bapak Afdal S. Pd., M. Pd, serta sejumlah anggota Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, antara lain Serda Wahid, Koptu Beny Mugiarso, dan Pratu Fariswan. Selain itu, puluhan siswa-siswi turut serta dalam kegiatan tersebut.

Menanggapi hal ini, Koptu Beny Mugiarso, Babinsa Desa Mambo Koramil 03/Poleang menyampaikan, “Kegiatan penanaman pohon ini adalah bagian dari upaya kami dalam membantu masyarakat setempat mengatasi masalah banjir dan polusi udara. Diharapkan dengan adanya penanaman pohon ini, dapat mengurangi resiko banjir serta memperbaiki kualitas udara di sekitar Desa Mambo.”

Sementara itu, Kepala MTs Al Mujahidin, dalam tanggapannya mengatakan, sangat mengapresiasi kerjasama yang baik antara Babinsa Koramil 03/Poleang dan sekolah yang ia Pimpin dalam melaksanakan kegiatan ini.

“Semoga penanaman pohon ini dapat menjadi langkah awal yang baik dalam menjaga lingkungan dan memberikan manfaat yang besar bagi seluruh warga Desa Mambo.” Ujar Kepala Sekolah MTs Al Mujahidin

Penanaman pohon sebagai upaya pencegahan terhadap banjir dan polusi udara bukan hanya kegiatan sekali waktu, melainkan sebuah komitmen untuk menjaga lingkungan hidup demi kesejahteraan bersama. Diharapkan kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi generasi mendatang. (PEN/SBU)




Personel Koramil 02/Kabaena bersama Masyarakat Kerja Bakti Bersihkan Selokan Guna Cegah Banjir

Bombana, SultraNET. | – Dalam upaya mencegah banjir akibat penyumbatan drainase, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, dipimpin oleh Peltu Muh. Haris, bersama masyarakat Lingkungan 2, Kelurahan Teomokole, melakukan kerja bakti membersihkan parit yang dipenuhi rumput. Kegiatan ini berlangsung di Lingkungan 2, Kelurahan Teomokole, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana. Jumat, 24/05/2024

Peltu Muh. Haris menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari tugas Babinsa dalam membantu masyarakat.

“Kami berupaya melakukan pembersihan ini secara rutin agar saluran air tidak tersumbat, terutama saat musim hujan. Kerja bakti seperti ini juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat,” ujarnya.

Personel Koramil 02/Kabaena bersama Masyarakat Kerja Bakti Bersihkan Selokan Guna Cegah Banjir
Personel Koramil 02/Kabaena bersama Masyarakat Kerja Bakti Bersihkan Selokan Guna Cegah Banjir

Kepala Lingkungan, Bapak Abd. Yasin, juga memberikan apresiasi dan tanggapan yang positif terhadap kegiatan yang dilakukan bersama ini.

“Kerja bakti ini sangat membantu kami dalam menjaga lingkungan. Kami berharap kegiatan seperti ini terus berlanjut agar lingkungan kami tetap bersih dan sehat,” Ungkap Abd. Yasin.

Secara terpisah, Danramil Kabaena Kapten Inf Effendi mengatakan dukungannya terhadap kegiatan yang dilakukan oleh Babinsa dan masyarakat.

“Inisiatif ini sangat baik untuk mencegah masalah banjir yang sering terjadi. Kami mendukung penuh setiap upaya yang dilakukan untuk kepentingan masyarakat,” Tutur Danramil Kabaena Kapten Inf Effendi.

Kegiatan kerja bakti ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah bencana banjir. Dengan partisipasi aktif dari semua pihak, diharapkan drainase di Lingkungan 2 Teomokole akan tetap bersih dan berfungsi dengan baik. (PEN/SBU)




Dipimpin Pj. Bupati Edy Suharmanto, Bombana Sukses Pertahankan Opini WTP ke-11

Bombana, Sultranet.com – Kabupaten Bombana,  kembali mencetak prestasi gemilang dengan meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang kesebelas kalinya. Penghargaan ini diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia perwakilan Sulawesi Tenggara atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Bombana Tahun Anggaran 2023 yang transparan dan akuntabel. Rabu 22 Mei 2024

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, di kantor BPK RI perwakilan Sultra. Dalam sambutannya, Drs. Edy Suharmanto menyatakan rasa syukur dan bangganya atas pencapaian tersebut.

“Kami sangat bersyukur dan bangga dapat mempertahankan opini WTP untuk yang kesebelas kalinya. Ini adalah hasil kerja keras dan komitmen seluruh jajaran pemerintah Kabupaten Bombana dalam menerapkan tata kelola keuangan yang baik dan akuntabel,” ujar Edy Suharmanto.

Opini WTP ini menunjukkan bahwa laporan keuangan pemerintah Kabupaten Bombana telah sesuai dengan standar akuntansi pemerintah yang berlaku. Hal ini tidak hanya mencerminkan pengelolaan keuangan yang baik tetapi juga kepercayaan publik terhadap pemerintah daerah.

Kepala BPK RI perwakilan Sultra, Dadek Nandemar, berharap agar pencapaian ini bisa terus dipertahankan dan menjadi contoh bagi daerah lain di Sulawesi Tenggara. “Dengan pencapaian opini WTP kesebelas ini, Kabupaten Bombana membuktikan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan bertanggung jawab. Semoga ini dapat menjadi inspirasi bagi daerah lain untuk terus meningkatkan kualitas laporan keuangannya,” ujar Dadek Nandemar.

Pj Bupati Bombana menegaskan bahwa penghargaan ini akan menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan, khususnya dalam hal pengelolaan keuangan. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi, termasuk para pegawai di berbagai sektor pemerintahan dan masyarakat Bombana.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si, menambahkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari tanggung jawab dan kedisiplinan dalam pengelolaan anggaran. “Sebagai Sekretaris Daerah dan tim pengelola anggaran, saya selalu meminta kepada semua pihak yang terlibat untuk mengikuti standar-standar yang sudah ditetapkan,” kata Man Arfa.

Penghargaan WTP ke sebelas ini menjadi bukti nyata bahwa Kabupaten Bombana mampu menjaga kualitas pengelolaan keuangan daerah secara konsisten. Dengan pencapaian ini, Kabupaten Bombana semakin optimis dalam menjalankan berbagai program pembangunan yang lebih baik di masa mendatang. (PPID Bombana)




Bersihkan Drainase, Babinsa dan Pemdes Lantowua Lakukan Kerja Bakti Bersama Masyarakat

Bombana, SultraNET. |– Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Serda M. Kosim dan Kopda Iwan, bersama masyarakat Desa Lantowua menggelar kerja bakti membersihkan drainase di halaman Kantor Desa Lantowua, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Desa Lantowua, Irwan, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, serta masyarakat setempat. Kerja bakti ini menunjukkan sinergi antara aparat desa dan warga dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Serda M. Kosim menyatakan bahwa kerja bakti ini merupakan bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat membangun kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Kepala Desa Lantowua, Irwan, juga memberikan tanggapannya. “Kerja bakti ini adalah langkah awal untuk menciptakan desa yang bersih dan sehat. Partisipasi aktif masyarakat sangat penting dalam mewujudkan lingkungan yang nyaman,” Ucapnya.

Secara terpisah, Danramil Rumbia Kapten Inf Syafaruddin memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini.

“Kerjasama antara Babinsa, perangkat desa, dan masyarakat sangat positif. Ini contoh yang baik bagi desa-desa lain di wilayah kami,” ungkapnya.

Kerja bakti pembersihan drainase ini diharapkan dapat berkelanjutan dan menjadi agenda rutin, sehingga lingkungan Desa Lantowua tetap bersih dan terhindar dari berbagai penyakit yang disebabkan oleh lingkungan yang kurang bersih.




Konsorsium Pemerhati Investasi Sulawesi Tenggara dan Aktivis Kolaka Gelar Demo di Kantor PT Vale Indonesia

Jakarta, Sultranet.com – Konsorsium Pemerhati Investasi Provinsi Sulawesi Tenggara, bersama dengan Pemuda dan Aktivis Kabupaten Kolaka, menggelar aksi unjuk rasa di kantor PT Vale Indonesia Tbk di Sques Tower, Jl. Jendral Sudirman No. Kav 71, Senayan Kota, Jakarta Selatan. Aksi ini digelar sebagai bentuk protes terhadap kurangnya progres pembangunan smelter oleh PT Vale Indonesia di site Pomalaa. Rabu (22/5/2024)

Mardin Fahrun, penanggung jawab aksi, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan upaya untuk mengawal investasi di Kabupaten Kolaka. “Kami telah beberapa kali menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPRD Kolaka dan melakukan kunjungan ke site PT Vale Indonesia untuk memeriksa progres pembangunan smelter pasca groundbreaking pada tahun 2022 yang dihadiri oleh Menkomarves Luhut Binsar Pandjaitan,” ungkap Mardin.

Mardin menegaskan bahwa mereka bukan anti-investasi, tetapi membutuhkan kejelasan apakah PT Vale Indonesia serius berinvestasi di Kolaka atau hanya mengklaim lahan tanpa ada tindakan nyata. “Selama 56 tahun PT Vale Indonesia berada di Kolaka, mereka belum memiliki kantor permanen di daerah tersebut,” tambahnya.

Selain itu, Mardin juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap manajemen PT Vale Indonesia site Pomalaa yang diduga sengaja membenturkan demonstran dengan masyarakat setempat pada aksi yang direncanakan pada 22 April 2024 lalu. “Kami meminta manajemen PT Vale Indonesia untuk menjelaskan progres pembangunan smelter, tetapi aksi tersebut tidak berlangsung karena adanya benturan yang kami duga sengaja dilakukan,” keluh Mardin.

Ismail, Ketua Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Indonesia (HIPPMI) Kolaka, juga menyampaikan kekesalannya. “Aksi kami hari ini adalah buntut dari kondisi PT Vale Indonesia site Pomalaa yang tidak menunjukkan perkembangan apapun pasca groundbreaking pada April 2022. Kami menilai kehadiran PT Vale Indonesia di Kolaka site Pomalaa hanya menciptakan konflik antar sesama anak daerah, bukan menciptakan iklim investasi yang adaptif dengan kearifan lokal,” tegas Ismail.

Sugiarto, Ketua Lingkar Demokrasi Pemuda Indonesia (LDPI) Kolaka, menegaskan bahwa mereka akan terus mengawal investasi di daerah mereka dan berencana melakukan aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar di kantor PT Vale Indonesia serta di kantor Menteri ESDM RI. “Kami akan tetap konsisten mengawal investasi yang masuk di daerah kami dan pastikan dalam waktu dekat akan melakukan aksi dengan jumlah massa yang lebih besar,” pungkasnya.

Dalam aksi ini, demonstran membawa beberapa tuntutan utama yaitu, Mendesak pemerintah untuk melakukan evaluasi komprehensif terhadap seluruh aspek PT Vale Indonesia, apakah layak diperpanjang atau tidak, Mendesak pemerintah agar lahan PT Vale Indonesia site Pomalaa dikurangi atau dikembalikan kepada negara atau BUMD setempat, karena belum dikelola selama 55 tahun,

Mendesak Presiden PT Vale Indonesia Tbk untuk mengklarifikasi, mengevaluasi, dan memecat manajemen PT Vale Indonesia site Pomalaa yang diduga sengaja menciptakan konflik antar masyarakat setempat dan tidak mampu membangun komunikasi yang baik dengan kearifan lokal.

Hingga berita ini di rilis, belum ada penjelasan resmi dari PT. Vale Indonesia.

(Sumber : Rilis Pers Konsorsium Pemerhati Investasi Provinsi Sulawesi Tenggara)




Dalam Rangka Memperingati HUT Kodam ke-67, Kodim Bombana Gelar Karya Bakti Penanaman Mangrove, Cegah Abrasi Pantai

Bombana, SultraNET.- Dalam rangka memperingati HUT ke-67 Kodam XIV/HSN, Kodim 1431/Bombana menyelenggarakan karya bakti penanaman mangrove di Kelurahan Kasabolo, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah abrasi pantai dan menjaga ekosistem pesisir. Rabu, 22/05/2024

Sebanyak 150 pohon mangrove berhasil ditanam dalam Kegiatan yang dihadiri oleh berbagai pihak tersebut diantaranya Camat Poleang, M. Zukri Kasim, S.Ip, Danramil 03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, Lurah Kasabolo, Muchtar S. Pd, personel Koramil 1431-03/Poleang, guru dan siswa SMK 3 Bombana, serta Masyarakat Sekitar.

Camat Poleang, M. Zukri Kasim, S.Ip, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif Kodim 1431/Bombana. “Ini adalah langkah positif yang harus didukung oleh semua pihak. Dengan adanya penanaman mangrove ini, kita tidak hanya melindungi lingkungan tetapi juga memberikan edukasi kepada generasi muda tentang pentingnya menjaga alam,” ungkap Zukri Kasim.

Dandim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P.,  dalam tanggapannya mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap lingkungan. “Penanaman mangrove ini sangat penting untuk mencegah abrasi dan menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Kami berharap masyarakat juga ikut menjaga dan merawat mangrove yang telah ditanam ini,” ujar Letkol Inf Andi Irfandi.

“Kegiatan karya bakti ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk membantu masyarakat dan lingkungan. Kami akan terus berupaya melakukan kegiatan-kegiatan positif lainnya dalam rangka memperingati HUT Kodam ke-67,” tegas Dandim.

Kegiatan penanaman mangrove ini mendapatkan respon positif dari masyarakat yang antusias dalam berpartisipasi. Selain menanam, peserta juga mendapatkan penjelasan tentang pentingnya mangrove dalam menjaga keseimbangan ekosistem pesisir dan mencegah abrasi yang dapat merusak pemukiman di daerah pantai.




Selaraskan Pembangunan, Pemkab Bombana Bahas RPJPD 2025-2045

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2025-2045. Acara yang berlangsung di Auditorium Tanduale, Kantor Bupati Bombana, ini dibuka secara resmi oleh Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si. Selasa (21/5/2024)

Musrenbang RPJPD ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan tokoh penting, termasuk Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tenggara, J. Robert, ST., MT., Wakil Ketua DPRD Bombana, Forkopimda Bombana, Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah, serta Camat, Lurah, dan Kepala Desa se-Kabupaten Bombana. Hadir pula instansi vertikal dan peserta Musrenbang lainnya.

Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si saat menyampaikan sambutannya
Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si saat menyampaikan sambutannya

Tujuan utama dari pelaksanaan Musrenbang RPJPD ini adalah untuk menyelaraskan perencanaan pembangunan jangka panjang pusat dan daerah, dengan visi besar menuju Indonesia Emas 2045. Dalam sambutannya, Pj. Bupati Edy Suharmanto menekankan pentingnya partisipasi semua pihak dalam proses perencanaan pembangunan.

“Musrenbang RPJPD merupakan momentum untuk merumuskan visi bersama dan agenda pembangunan yang akan menjadi pedoman bagi pembangunan Kabupaten Bombana selama dua dekade ke depan,” ujarnya.

Kepala Bappeda Provinsi, J. Robert, ST., MT., yang juga menjadi pemateri dalam kegiatan ini, menguraikan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan pusat dalam mencapai tujuan pembangunan yang efektif dan berkelanjutan.

“Dokumen hasil Musrenbang RPJPD harus mencerminkan aspirasi dan kebutuhan masyarakat Kabupaten Bombana,” tegasnya.

Kegiatan ini diharapkan dapat menghasilkan rencana pembangunan yang menjadi panduan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan yang tepat sasaran dan berdaya guna. Musrenbang RPJPD Kabupaten Bombana diharapkan mampu menghadirkan solusi inovatif dan strategis untuk menghadapi tantangan pembangunan di masa depan, serta memperkuat koordinasi antar lembaga dan pemangku kepentingan.

Dengan adanya Musrenbang RPJPD ini, Kabupaten Bombana berharap dapat berkontribusi secara signifikan dalam pencapaian visi Indonesia Emas 2045, yang ditandai dengan pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

(PPID Bombana)




BKD Bombana Bersiap Susun APBDP 2024 dan APBD 2025

Bombana, Sultranet.com – Badan Keuangan Daerah (BKD) Kabupaten Bombana menggelar rapat persiapan penting untuk penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) 2024 dan APBD Induk tahun 2025. Kegiatan yang berlangsung di Ruang Anggaran BKD Bombana ini dipandu langsung oleh Kabid Anggaran BKD Bombana, Achmad Said Effendy, ST, MM. Selasa (21/5/2024)

Achmad Said Effendy, dalam arahannya, menekankan pentingnya sinergi antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam menyusun APBD yang responsif terhadap kebutuhan dan aspirasi masyarakat. “Pengelolaan keuangan yang transparan dan akuntabel adalah kunci untuk memastikan efektivitas dan efisiensi penggunaan anggaran publik,” ujar Effendy.

Puluhan perencana dari berbagai OPD turut serta dalam pembahasan yang mencakup berbagai aspek penyusunan APBD, termasuk timeline pelaksanaan penyusunan APBDP 2024 dan APBD Induk Tahun 2025. Para perencana OPD memberikan masukan dan usulan, menyoroti berbagai potensi dan tantangan yang dihadapi dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan di masing-masing bidang.

Diskusi yang intensif dan kolaboratif ini diharapkan dapat menghasilkan APBD yang lebih inklusif dan berpihak kepada kepentingan rakyat. “Kami berharap partisipasi aktif dari seluruh OPD untuk memastikan bahwa setiap program dan anggaran yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan mendukung pembangunan yang berkelanjutan,” kata Achmad Said Effendy.

Rapat ini menandai langkah awal dalam proses penyusunan anggaran tahunan yang akan melibatkan seluruh stakeholder. Tujuannya adalah memastikan pembangunan yang berkelanjutan dan berdampak positif bagi masyarakat Kabupaten Bombana.

Dalam rapat ini, Said juga menyoroti pentingnya penyelarasan antara program daerah dengan kebijakan nasional. “Keselarasan ini penting untuk mencapai tujuan pembangunan yang lebih luas dan memastikan bahwa setiap anggaran yang dialokasikan dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” tambahnya.

Dengan dimulainya rapat persiapan ini, diharapkan Kabupaten Bombana dapat menyusun anggaran yang lebih baik, transparan, dan akuntabel, serta mampu mendukung pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat di tahun-tahun mendatang.

BKD Bombana berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah, dengan memprioritaskan aspirasi dan kebutuhan masyarakat dalam setiap tahap penyusunan APBD.

(PPID Bombana)




Peringati Harkitnas ke-116, Sekda Kolut Sampaikan Amanat Menkominfo

Kolaka Utara, Sultranet.com  – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-116, bertempat di Lapangan Aspirasi Kompleks Perkantoran Bupati Kolaka Utara. Senin, 20 Mei 2024. Upacara ini dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kolaka Utara, Dr. Taufiq, SP.MM, yang bertindak sebagai inspektur upacara.

Pada kesempatan itu, Sekda Kolaka Utara menyampaikan terima kasih atas sinergisitas dan kerja sama dari TNI/Polri, instansi/lembaga, stakeholder, dan seluruh elemen masyarakat Kolaka Utara dalam menyambut kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia ke Kolaka Utara beberapa hari lalu.

Saat membacakan sambutan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) RI, Taufiq mengenang sejarah kebangkitan nasional yang ditandai dengan berdirinya Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908. Organisasi ini menjadi tempat belajar dan berdebat tentang pentingnya pendidikan bagi rakyat Hindia Belanda tanpa memandang status sosial.

“Embrio Indonesia lahir dari kemajuan modern dan pencerahan kaum muda berpendidikan yang tidak kehilangan identitas ke-Indonesiaannya, dari kaum muda terdidik inilah cita-cita kemerdekaan dan kebebasan dirumuskan dan diperjuangkan. Kebangkitan nasional adalah penanda lahirnya zaman baru serta pencetus cara berpikir baru.” ujar Taufiq.

Peserta Upacara
Peserta Upacara

Taufiq juga menyampaikan bahwa Indonesia kini berada pada fase kebangkitan kedua, melanjutkan semangat kebangkitan pertama dengan menghadapi tantangan dan peluang baru yang ditandai oleh kemajuan teknologi.

“Bonus demografi yang dimiliki Indonesia haruslah dikelola dengan bijaksana. Salah satu penopangnya adalah adopsi teknologi digital,” katanya.

Tingkat penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 79,5 persen dari total populasi, dengan potensi ekonomi digital ASEAN yang diperkirakan mencapai 1 triliun USD pada tahun 2030.

Mengakhiri sambutannya, Taufiq menegaskan bahwa kebangkitan kedua merupakan momen penting bagi Indonesia untuk menatap masa depan dengan optimisme, kepercayaan diri, dan keyakinan.

“Kemajuan telah terpampang, momen ini harus diadopsi, agar masyarakat Indonesia langgeng menuju mimpi sebagai bangsa. Pada titik inilah, seluruh potensi sumber daya alam, bonus demografi, dan potensi transformasi digital menjadi modal dasar menuju Indonesia Emas 2045,” tandasnya.

(Sumber Bidang IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolut)




Bantu Perluasan Areal Tanam, Pemkab Bombana Salurkan Alsintan

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Pertanian menyerahkan alat dan mesin pertanian (Alsintan) berupa traktor roda 4 (TR-4) sebagai bagian dari Program Pompanisasi untuk mendukung Perluasan Areal Tanam (PAT) dan peningkatan produksi padi tahun anggaran 2024. Acara penyerahan berlangsung di halaman Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Bombana pada Senin (20/5/2024).

Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, dalam arahannya menyampaikan bahwa prioritas pembangunan nasional saat ini adalah bidang perekonomian. Pemerintah berusaha meningkatkan hasil produksi pertanian, dengan Kabupaten Bombana sebagai salah satu daerah yang memiliki areal pertanian luas dan sumber daya alam yang potensial.

“Kabupaten Bombana dapat kembali meraih masa kejayaannya sebagai lumbung pangan untuk kabupaten kota sekitarnya jika indeks pertanaman dapat ditingkatkan menjadi tiga kali per tahun,” ujar Edy. Penggunaan Alsintan diharapkan dapat membuat usaha tani lebih efektif dan efisien.

Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si saat menyerahkan bantuan
Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si saat menyerahkan bantuan

Bantuan Alsintan ini merupakan salah satu upaya pemerintah pusat dalam menjalankan program pompanisasi. Bantuan tersebut berasal dari anggaran dana APBN tahun 2024 melalui Kementerian Pertanian RI, Direktorat Jenderal Sarana dan Prasarana. Kabupaten Bombana menerima empat unit traktor roda empat yang akan disalurkan kepada beberapa kelompok tani di kecamatan berbeda.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Ir. Muhammad Siarah, M.Si, menyatakan bahwa program ini diharapkan menjadi langkah awal dalam mendukung perluasan areal tanam dan peningkatan produksi padi. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat petani di Kabupaten Bombana, sejalan dengan visi misi menjadikan Kabupaten Bombana Bercahaya.

Tahun 2023/2024, luas tanam padi mengalami penurunan sebesar 18,71% secara nasional akibat dampak El Niño ekstrem, dengan Bombana mengalami penurunan sekitar 9.046 hektar dari 21.213 hektar pada tahun 2022 menjadi 12.167 hektar pada tahun 2023. Meskipun produksi menurun dari 17.713 ton gabah kering giling pada tahun 2022 menjadi 15.432 ton pada tahun 2023, dampaknya tidak terlalu signifikan.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Ir. Muhammad Siarah, M.Si
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bombana, Ir. Muhammad Siarah, M.Si

Selain traktor, Bombana juga menerima bantuan Alsintan berupa 9 unit pompa air 3 inci dan 4 unit traktor roda 4 yang tersebar pada 13 kelompok tani di Kecamatan Rarowatu Utara, Rumbia, dan Poleang Utara.

“Kita berharap penerima bantuan untuk memanfaatkan alat tersebut demi kepentingan kelompok dan mendukung program pemerintah. Bantuan ini tidak untuk diperjualbelikan,” tegas Siarah.

Acara ini turut dihadiri oleh Forkompimda, Kepala OPD, Pimpinan DPRD, perwakilan dari Kementerian Pertanian RI, dan kelompok tani penerima bantuan. Kelompok tani penerima traktor roda 4 berasal dari Kecamatan Lantari Jaya, Rarowatu Utara, Rumbia, dan Poleang Utara.