Babinsa Koramil 03/Poleang Karya Bakti Tanam Pohon Buah dan Pohon Pelindung, Cegah Banjir dan Tanah Longsor di Waktu Mendatang

Bombana, SultraNET. | Di tengah upaya pencegahan bencana alam, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, Serka Zainal, memimpin kegiatan Penanaman pohon di Desa Toburi, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana. Langkah ini diambil guna mengurangi risiko banjir dan tanah longsor di masa mendatang. Senin, 13/05/2024.

Dalam kegiatan yang dihadiri Kepala Desa Toburi, aparat desa, dan warga sekitar, sebanyak 50 pohon berhasil ditanam. Jenis pohon yang ditanam diantaranya pohon durian, mangga, dan trembesi, yang dipilih karena kemampuannya sebagai pohon pelindung dan juga memberikan manfaat buah.

“Kami berharap dengan penanaman pohon ini, dapat mengurangi risiko banjir dan tanah longsor di wilayah ini. Ini adalah upaya kami bersama masyarakat untuk menjaga lingkungan dan mengurangi dampak buruk bencana alam.” Harap Babinsa Serka Zainal.

Sementara itu, Kepala Desa Toburi, Bapak Rahman, mengapresiasi kegaitan yang diinisiasi oleh Babinsa Poleang Utara.

“Kami sangat mengapresiasi upaya yang dilakukan oleh Babinsa dan seluruh elemen masyarakat dalam kegiatan ini. Semoga hasilnya dapat dirasakan oleh semua warga di masa depan.” Ujar Rahman Kepala Desa Toburi

Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, juga menyampaikan tanggapannya terkait kegiatan ini.

“Kami akan terus mendukung dan memfasilitasi kegiatan-kegiatan positif seperti ini. Keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan sangatlah penting untuk mencegah bencana alam yang dapat mengancam keselamatan dan kesejahteraan kita semua.” Ucap Danramil Poleang

Dengan kolaborasi antara Babinsa, aparat desa, dan masyarakat, diharapkan upaya penanaman pohon ini dapat menjadi salah satu langkah konkret dalam menjaga lingkungan dan mencegah bencana alam di masa yang akan datang.




Jaga Kebersihan Pasar secara Berkelanjutan, Babinsa Koramil 02/Kabaena Kembali Gelar Kerja Bakti Bersihkan Pasar Sikeli

Bombana, SultraNET. | – Dalam upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, yang dipimpin oleh Bati Tuud Peltu Muh. Haris, kembali menggelar kerja bakti untuk membersihkan Pasar Sikeli, yang terletak di Lingkungan Tanjung Perak, Kelurahan Sikeli, Kecamatan Kabaena Barat, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi pengunjung pasar. Minggu, 12/05/2024

Dalam kegiatan pembersihan pasar kali ini, turut hadir warga dan pedagang Pasar Sikeli yang dipimpin oleh Kepala Lingkungan, Bapak Rusdin. Mereka bekerja sama secara bergotong-royong untuk membersihkan area pasar dari berbagai jenis sampah dan limbah.

“Tindakan ini penting untuk memastikan kebersihan pasar terjaga dengan baik. Dengan lingkungan yang bersih, kami berharap dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung saat berbelanja di Pasar Sikeli,” ungkap Bati Tuud Koramil Kabaena, Peltu Muh. Haris.

Sementara itu, Kepala Lingkungan, Bapak Rusdin, menyambut baik kegiatan kerja bakti yang dilakukan oleh Babinsa Koramil 02/Kabaena.

“Ini adalah langkah positif dalam menjaga kebersihan lingkungan kita. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk peduli terhadap kebersihan lingkungan,” ujar Bapak Rusdin.

Menyikapi kegiatan ini, Danramil Kapten Inf Efendy Kabaena juga memberikan tanggapannya. “Kerja bakti yang dilakukan oleh Babinsa, masyarakat, dan pedagang Pasar Sikeli merupakan wujud nyata dari sinergi antara TNI dengan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk menjaga kebersihan pasar dan lingkungan sekitarnya,” tutur Kapten Inf Efendy Danramil Kabaena.

Dengan adanya kerja bakti ini, diharapkan Pasar Sikeli dapat tetap menjadi tempat yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat setempat serta pengunjung yang datang. Hal ini juga menjadi bukti nyata dari komitmen bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan secara berkelanjutan.




45 PAUD di Bombana Dibimbing Persiapan Akreditasi

Bombana, Sultranet.com, Sebanyak 45 Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara diberikan Bimbingan Persiapan mengikuti akreditasi maupun reakreditasi sekolah oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan setempat dengan menghadirkan pemateri dari Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah (BAN-PDM) Provinsi Sulawesi Tenggara, Kamis (9/5/2024)

Kepada awak media sultranet.com, Kepala BAN-PDM Sultra, Dr. Muh. Safiuddin Saranani, MA menjelaskan untuk Kabupaten Bombana terdapat 41 PAUD yang menjadi sasaran Pemerintah pusat yang saat ini wajib untuk diakreditasi.

Pada kesempatan itu, ia memuji Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bombana yang mengambil langkah progresif memfasilitasi terlaksananya Bimbingan persiapan akreditasi ini yang dihadiri 74 peserta.

“Dinas Pendidikan Bombana ini sangat luar biasa sekali karena memfasilitasi kegiatan ini, tidak ada anggaran dari pusat untuk sosialisasi jadi ini murni anggaran dari daerah,” jelas Safiuddin

Ia menyebut, PAUD di Kabupaten Bombana masih banyak yang akreditasinya masih B dan C, sehingga dengan kegiatan ini diharapkan pengelola PAUD dapat mengetahui persiapan persiapan apa yang akan dilakukan menjelang proses akreditasi sehingga nilainya dapat meningkat.

“Mereka ingin meng upgrade nilainya menjadi akreditasi B atau A, karena akreditasi merupakan cerminan kualitas mutu pendidikan itu sendiri,” bebernya

Peserta Sosialisasi Persiapan Akreditasi PAUD
Peserta Sosialisasi Persiapan Akreditasi PAUD

Ia menjelaskan proses akreditasi terdiri dari dua jenis yaitu, yaitu terhadap lembaga yang sama sekali belum ada status akreditasinya, dan terhadap lembaga lembaga yang sudah habis masa berlaku akreditasinya atau disebut reakreditasi.

“Sangat luar biasa sinergitas antara kami dengan Pemetintah Bombana mereka memfasilitasi kegiatan kegiatan seperti ini, mereka memberikan anggaran khusus untuk sosialisasi seperti ini. jadi posisi mereka it sangat mendukung program program yang ada dari pusat,” tegasnya

Pada kesempatan itu, pihaknya melakukan bimbingan kepada pengelola PAUD terkait dokumen apa saja yang mereka akan persiapkan dan upload ke sistem, serta langkah langkah persiapan menjelang proses akridetasi.

“Akreditasi ini orientasinya adalah untuk melihat mutu kualitas pendidikan di indonesia pada umumnya, dan ini juga merupakan sebuah pertanggung jawaban publik kepada negara setelah menerima dana BOP atau dana BOS, pemerintah ingin mengetahui hasil kucuran dari dana tersebut terhadap kualitas pendidikan,” bebernya

Ia menambahkan bahwa melalui akreditasi ini, juga dapat di lihat kualitas mutu suatu lembaga pendidikan dan diharapkan satuan tersebut tidak bermain main dalam pengelolaan pendidikan, agar mereka tidak berorientasi hanya finansial dan pendapatan dari BOP.

 “Masyarakat yang ingin memasukkan anaknya ke sekolah, saat ini sudah memilih satuan satuan pendidikan yang berkualitas bagus. itu dapat dilihat juga melalui status akreditasinya.” Tandasnya

Salah satu peserta sosialisasi mengaku sangat bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut, ia mengaku mendapatkan banyak masukan terkait apa persiapan persiapan lembaga pendidikan sebelum Tim Visitasi akreditasi datang kesekolah.

“Ini sangat bagus karena kami sudah diberikan gambaran apa apa saja yang kami harus lakukan sebelum tim visitasi datang ke sekolah kami,” singkatnya  (IS)




Gelar Karya Bakti Penanaman Pohon, Koramil 02/Kabaena Gandeng Masyarakat Teomokole

Bombana, SultraNET. |- Personel Koramil 02/Kabaena yang dipimpin Bati Tuud Peltu Muh. Haris menggelar Karya Bakti penanaman pohon bersama masyarakat Teomokole, Sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan, Kegiatan yang bertempat di Lingkungan 2 Kelurahan Teomokole, Kecamatan Kabaena, Kabupaten Bombana. Kamis, 09/05/2024

“Karya Bakti penanaman pohon ini merupakan upaya kami untuk memberikan kesejukan lingkungan bagi masa depan yang lebih baik,” ujar Bati Tuud Koramil 02/Kabaena, Peltu Muh Haris, menegaskan komitmen mereka dalam menjaga lingkungan.

Sementara itu, Danramil Kabaena, Kapten Inf Effendi, memberikan tanggapannya terkait kegiatan yang dilakukan oleh Babinsanya.

“Ini adalah langkah konkret dalam mendukung program perlindungan lingkungan yang telah diinisiasi pemerintah. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk turut berperan aktif dalam menjaga kelestarian alam.” Ucap Danramil

Kepala Lingkungan 2 Kelurahan Teomokole, Bapak Yasin, juga mengapresiasi kegiatan Karya Bakti yang diinisiasi oleh Koramil tersebut.

“Penanaman pohon bersama ini merupakan wujud nyata kepedulian kita semua terhadap lingkungan. Semoga pohon-pohon yang ditanam dapat tumbuh subur dan memberikan manfaat bagi lingkungan dan masyarakat sekitar.” Ujar Kepala Lingkungan

Dengan kolaborasi antara Koramil 02/Kabaena, masyarakat, dan pihak terkait lainnya, diharapkan upaya pelestarian lingkungan semakin terwujud dengan baik, menjadikan lingkungan yang lebih hijau dan sehat bagi generasi masa depan.




Masyarakat Kelurahan Lampopala bersama Babinsa Koramil 01/Rumbia Kerja Bakti bersihkan Parit yang penuh Rumput

Bombana, SultraNET. | – Dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah genangan air yang berpotensi sebagai sarang nyamuk penyebab Demam Berdarah Dengue (DBD), Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Serda Iswanto, bersama masyarakat setempat melaksanakan kerja bakti pembersihan saluran air di Kelurahan Lampopala, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana. Rabu, 08/05/2024

“Kami bersama-sama masyarakat bergerak membersihkan parit yang sudah lama tidak terurus. Kegiatan ini penting untuk mencegah genangan air dan mengurangi risiko penularan penyakit seperti DBD yang kerap kali mewabah di daerah ini.” Ungkap Babinsa Serda Iswanto.

Danramil 1431-01/Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, memberikan apresiasi terhadap kerja keras Babinsa dan masyarakat setempat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kegiatan kerja bakti seperti ini sangat penting untuk dilakukan secara berkala guna menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah penyakit yang dapat mengganggu kesehatan masyarakat,” Ujar Danramil.

Kepala Lingkungan 3 Kelurahan Lampopala, Bapak Hasrad, menyambut baik inisiatif yang dilakukan oleh Babinsa dan masyarakat dalam membersihkan saluran air di lingkungan mereka. “Kerja bakti ini merupakan bukti nyata kolaborasi antara TNI dengan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Semoga kerja sama ini dapat terus berlanjut untuk kebaikan bersama,” tuturnya.

Dengan adanya kerja bakti ini, diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah penyakit yang dapat ditularkan melalui genangan air. Kolaborasi antara TNI dan masyarakat diharapkan dapat terus berlanjut untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik dan sehat bagi semua.




Babinsa Koramil 03/Poleang Bersama Masyarakat Kerja Bakti Pembersihan Parit di Desa Tetehaka

Bombana, SultraNET. | Dalam upaya menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, Serda Justang, dan babinsa lainnya bersama dengan warga Desa Tetehaka, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana, melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan parit di pemukiman warga. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan kondisi lingkungan yang bersih dan sehat serta mencegah terjadinya banjir. Selasa, 07/05/2024

Menurut Serda Justang, kegiatan ini merupakan bagian dari tanggung jawab bersama untuk menjaga lingkungan sekitar. “Kami berusaha untuk selalu aktif terlibat dalam kegiatan bersama masyarakat, terutama dalam hal-hal yang berkaitan dengan kebersihan lingkungan. Dengan pembersihan parit ini, kami berharap dapat mencegah terjadinya banjir dan menjaga kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Danramil Poleang, Lettu Inf Dahlan, menyambut baik kegiatan yang dilakukan oleh Babinsanya dan masyarakat.

“Ini merupakan contoh kolaborasi yang baik antara TNI dengan masyarakat dalam upaya menjaga kebersihan lingkungan. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi desa-desa lain untuk melakukan hal serupa,” Ucap Danramil.

Sementara itu, Kepala Desa Tetehaka, Bapak Muh. Ramli Saebe, mengapresiasi kerja keras Babinsa dan warga dalam melaksanakan kegiatan pembersihan parit.

“Kegiatan ini sangat penting untuk menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di desa kita. Kami berterima kasih atas dukungan dan kerjasama semua pihak dalam menjaga kebersihan desa,” ungkapnya.

Pembersihan parit ini juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan. Dengan kerja bakti yang dilakukan secara berkala, diharapkan lingkungan yang bersih dan sehat dapat terus terjaga, memberikan manfaat bagi kesejahteraan seluruh masyarakat.




Pangdam XIV/Hsn Meninjau Lokasi Bencana Alam di Kab. Luwu Pasca Bencana Banjir dan Tanah Longsor

Luwu, SultraNET.|– Selepas mendampingi Kasad melaksanakan Kunjungan Kerja (Kunker) di Provinsi Sulawesi Tenggara, Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen TNI Bobby Rinal Makmun, S.I.P., didampingi pejabat utama (PJU) Kodam, mengunjungi sekaligus meninjau lokasi pasca terjadinya bencana banjir dan tanah longsor di Desa Kaili, Kec. Suli Barat, Kab. Luwu, Provinsi Sulawesi Selatan. Senin, (6/05/2024).

Setibanya di lokasi banjir, Mayjen Bobby beserta Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian R Djajadi, S.I.K., M.H., dan Pj. Bupati Luwu Drs. H. Muh. Saleh, M.Si., meninjau langsung kondisi terkini pasca terjadinya musibah bencana banjir yang menerjang di wilayah tersebut.

Pangdam XIV/Hsn Meninjau Lokasi Bencana Alam di Kab. Luwu Pasca Bencana Banjir dan Tanah Longsor
Pangdam XIV/Hsn Meninjau Lokasi Bencana Alam di Kab. Luwu Pasca Bencana Banjir dan Tanah Longsor

Kunjungan ini dilakukan sebagai respons cepat dari Pangdam XIV/Hasanuddin atas musibah yang menimpa masyarakat di wilayah tersebut. Pangdam beserta rombongan melihat secara langsung kondisi terkini di lokasi bencana, mengevaluasi kerusakan yang terjadi, serta meninjau upaya-upaya penanganan darurat yang telah dilakukan oleh tim gabungan. (Pendam)




Karya Bakti Bersihkan Pasar Batuawu, Babinsa Koramil 02/Kabaena, Masyarakat, dan Pedagang bersatu Padu.

Bombana, SultraNet.com – Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena beserta masyarakat dan pedagang Pasar Desa Batuawu, Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana, bergotong-royong dalam kegiatan Karya Bakti untuk Pembersihan Pasar yang terletak di Desa Batuawu. Kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkungan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman bagi pengunjung. Senin, 06/05/2024

Menurut Peltu Muh. Haris, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, kegiatan Karya Bakti ini merupakan wujud dari sinergi antara Babinsa, masyarakat, dan pedagang dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami berharap dengan bersatunya Babinsa, masyarakat, dan pedagang dalam kegiatan ini, dapat menciptakan lingkungan pasar yang lebih bersih dan nyaman,” ujar Peltu Muh. Haris

 

Salah satu masyarakat, Bapak Aryanto, menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan Karya Bakti ini. Menurutnya, kebersihan pasar merupakan tanggung jawab bersama dan harus dijaga secara terus menerus.

“Saya sangat mendukung kegiatan seperti ini karena lingkungan yang bersih akan memberikan dampak positif bagi kesehatan dan kenyamanan kita semua,” ucapnya dengan antusias.

Dengan sinergi antara Babinsa, masyarakat, dan pedagang, kegiatan Karya Bakti pembersihan Pasar Desa Batuawu menjadi contoh nyata kolaborasi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Semoga upaya ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi wilayah lain dalam memelihara kebersihan lingkungan secara bersama-sama. (PEN/SBU)




Bersama Aparat Desa dan Masyarakat, Babinsa Koramil 01/Rumbia Lakukan Kerja Bakti untuk Atasi Ancaman Banjir di Desa Lakomea

Bombana, SultraNET. | Di tengah tantangan musim hujan yang meningkatkan risiko banjir di Desa Lakomea, Kecamatan Rarowatu, Kabupaten Bombana, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia berkolaborasi dengan masyarakat setempat dalam sebuah kegiatan kerja bakti. Dengan tujuan utama kegiatan ini adalah membersihkan saluran-saluran air dan got-got yang tersumbat, sehingga aliran air menjadi lancar dan risiko banjir dapat berkurang saat hujan turun. Minggu, 05/05/2024

“Kami merasa tergerak untuk bersama-sama dengan masyarakat dalam kerja bakti ini karena menyadari urgensi permasalahan banjir yang kerap melanda Desa Lakomea, terutama saat musim hujan seperti ini,” ungkap Serka M. Saleh, Babinsa Koramil 01/Rumbia

“Kami berharap dengan membersihkan saluran-saluran air ini, akan membantu mengurangi risiko banjir dan melindungi pemukiman warga dari dampak yang lebih parah.” Lanjut Serka M. Saleh

Menanggapi upaya ini, Kepala Desa Lakomea, Efendi, menyatakan apresiasinya terhadap kerja sama antara aparat desa, Babinsa Koramil, dan masyarakat.

“Kerja bakti seperti ini menunjukkan semangat gotong royong yang masih kental di tengah-tengah masyarakat kami. Kami berharap kegiatan ini tidak hanya sekadar menjadi aksi satu kali, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang terus dilakukan untuk menjaga lingkungan kami,” ujarnya.

Salah satu Kepala Dusun, Bapak Rusmin, juga menyoroti pentingnya partisipasi aktif dari seluruh lapisan masyarakat dalam menghadapi permasalahan lingkungan seperti ini.

“Kami merasa terpanggil untuk ikut serta dalam kerja bakti ini karena ini adalah masalah bersama. Dengan gotong royong, kami yakin dapat mengatasi berbagai tantangan lingkungan yang dihadapi oleh Desa Lakomea,” paparnya dengan penuh semangat.

Kerja bakti yang dilakukan bersama-sama oleh aparat Desa, Babinsa Koramil 01/Rumbia, dan masyarakat Desa Lakomea ini tidak hanya sekadar upaya membersihkan saluran air, tetapi juga merupakan simbol dari semangat kebersamaan dan gotong royong dalam menghadapi tantangan lingkungan. Diharapkan, kerja bakti ini menjadi awal dari upaya berkelanjutan dalam menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat Desa Lakomea.




Jalan Desa Wumbubangka Terputus, Warga Keluhkan Lambannya Respon Pemerintah

Bombana, Sultranet.com – Masyarakat di sekitar Desa Wumbubangka, Kecamatan Rarowatu Utara, tengah mengalami kesulitan karena kondisi jalan utama mereka yang terputus akibat hujan deras. Para pengguna jalan, termasuk anak-anak sekolah, pedagang, dan masyarakat umum, merasa terhambat dalam mobilitas mereka akibat kondisi jalan yang semakin memburuk.

Hamdan, Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari dan Ketua Umum Himpunan Pemuda Pelajar Mahasiswa Moronene, menyatakan kekhawatirannya atas situasi ini. Dia menyoroti bahwa jalan yang menghubungkan Desa Wumbubangka dengan Kelurahan Aneka Marga dan Desa Tembe tergolong rusak parah, menyebabkan gangguan serius bagi akses ke ibu kota Kecamatan dan ibu kota Kabupaten.

Pentingnya jalan ini juga ditekankan karena seringnya digunakan untuk mencapai PT Panca Logam Makmur, sebuah perusahaan lokal. Namun, upaya penanganan yang dilakukan oleh pemerintah daerah dianggap lamban dan tidak memadai.

“Penanganan sementara yang hanya bisa digunakan dalam jangka waktu singkat tidak memberikan solusi yang permanen,” ujar Hamdan. Sabtu (04/05/2024)

Kondisi jalan terputus di Desa Wumbubangka
Kondisi jalan terputus di Desa Wumbubangka

Kondisi jalan terputus di Desa Wumbubangka
Kondisi jalan terputus di Desa Wumbubangka

Ia menyoroti perlunya pembangunan jembatan permanen sebagai solusi efektif dan bisa bertahan lama, ketimbang hanya melakukan penanganan sementara yang tidak mampu mengatasi masalah secara menyeluruh.

“Kondisi jalan sudah semakin parah. Bahkan kendaraan roda 2 sangat sulit lewat, padahal jalan tersebut merupakan akses utama bagi Anak – Anak sekolah, pedagang dan masyakarat,” tegas Hamdan

Ketua Hipammor ini juga menilai kondisi tersebut menunjukan ketidak seriusan Pemkab Bombana dalam menangani setiap kedaan darurat terutama jalan dan jembatan yang notabene akses utama dalam setiap aktivitas masyarakat.

“Saya minta Pemda Bombana segera bangun jembatan permanen, karena ini kebutuhan mendasar masyarakat. Jangan hanya kegiatan seremoni yang anggarannya tidak sedikit, out put nya juga tidak mendesak malah itu yang kerap didahulukan.“ ketus Hamdan.

Pewarta : Idris Hayang