Peduli Terhadap Lingkungan, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang Bersama Warga Bersihkan Parit Pasar

Bombana. SultraNET. | Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, Sertu Zakkir, dan warga setempat bergotong-royong membersihkan parit pasar Di Desa Waemputang, Kecamatan Poleang Selatan, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini dilakukan dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan mencegah terjadinya dampak negatif bagi masyarakat. Minggu, 17/3/2024

Turut hadir dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Dusun, Bapak H. Sudirman, serta para Babinsa dari kecamatan Poleang Selatan, antara lain Serda Nurbais dan Serda Sultan, beserta warga Desa Waemputang. Kehadiran mereka menunjukkan komitmen bersama untuk menjaga kebersihan lingkungan.

Babinsa Sertu Zakkir mengungkapkan pentingnya peran aktif masyarakat dan apresiasi atas partisipasi dalam kegiatan pembersihan tersebut.

“Kerjasama antara TNI, pemerintah, dan masyarakat sangat penting untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” ujarnya.

Tanggapan dari Kepala Dusun, Bapak H. Sudirman, menegaskan pentingnya kegiatan bersih-bersih untuk menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

“Ini merupakan langkah konkret dalam menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan,” Ucap Kepala Dusun H. Sudirman.

Babinsa Serda Nurbais menambahkan bahwa kegiatan ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi lingkungan, tetapi juga mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi dusun lain dalam menjaga kebersihan lingkungan,” Pungkasnya dengan penuh semangat.




Harga Kebutuhan Pokok di Bombana Melonjak

Bombana, SultraNET. – Harga berbagai jenis kebutuhan pokok pada sejumlah pasar di Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara mengalami lonjakan yang cukup signifikan.

Kenaikan harga yang signifikan tersebut menimbulkan kekhawatiran dikalangan masyarakat terlebih saat ini sebagian besar masyarakat bombana yang beragama Islam sedang menunaikan ibadah puasa ramadhan higga hari raya idul fitri.

Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana Man Arfa saat melakukan Sidak ketersediaan stok dan harga kebutuhan pokok di Pasar Tadoha Mapaccing, Sabtu (16/3/2024) menjelaskan berdasarkan hasil sidak ditemukan sebagian besar harga kebutuhan pokok masyarakat mengalami kenaikan.

Kenaikan yang paling mencolok seperti Beras mengalami kenaikan dari harga Rp. 780.000 menjadi Rp. 800.000 per sak. Telur naik dari Rp. 50.000 menjadi Rp. 65.000 per kilogram. Tomat melonjak dari Rp. 5.000 menjadi Rp. 14.000 per kilogram. Gula merah naik dari Rp. 10.000 menjadi Rp. 22.000 per biji. Cabe besar mengalami kenaikan drastis dari Rp. 20.000 menjadi Rp. 45.000 per kilogram. Minyak goreng Sedap naik dari Rp. 16.000 menjadi Rp. 18.000 per liter.

“Harga daging ayam terpantau mengalami penurunan dari harga Rp. 36.000 menjadi Rp. 30.000 per kilogramnya,” ujar Man Arfa

Ia menyebut masih terdapat sejumlah bahan pokok yang harganya stabil seperti bawang merah dan bawang putih yang masih dijual seharga Rp. 40.000 per kilogram, cabe keriting harga tetap Rp. 50.000.

“Pemerintah Kabupaten terus melakukan upaya upaya untuk memastikan harga kebutuhan pokok terutama menjelang hari raya idul fitri dapat stabil sehingga dapat terjangkau seluruh lapisan masyarakat,” tandasnya. (Kominfo)




Dampingi Kegiatan Posyandu, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia Wujudkan Balita Sehat dan Bebas Stunting

Bombana, SultraNET. | Dalam rangka mewujudkan generasi masa depan yang sehat dan bebas dari stunting, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Koptu Samsudin, turut mendampingi pelaksanaan kegiatatan Posyandu di Desa Toli Toli, Kecamatan Mataoleo, Kabupaten Bombana. Sabtu, 16/3/2024

Dalam kesempatan tersebut, Babinsa Koptu Samsudin menyampaikan pentingnya peran Posyandu dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan balita.

“Posyandu merupakan salah satu upaya bersama untuk memastikan kesehatan balita, dan juga sebagai langkah preventif dalam mengatasi masalah stunting,” ujarnya.

Senada dengan Babinsa, Kapus Mataoleo, Irham SKM, turut menekankan pentingnya kegiatan Posyandu dalam upaya pencegahan stunting.

“Kegiatan Posyandu tidak hanya sekedar pengukuran berat badan balita, tetapi juga memberikan edukasi kepada ibu-ibu tentang pola makan yang sehat dan gizi seimbang untuk anak-anak.” Ucap Irham

Dengan semangat yang sama, Kepala Desa Toli-Toli, Bapak Mursalim, menambahkan bahwa kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat sangatlah penting dalam menjaga kesehatan generasi muda.

“Kehadiran Babinsa dalam kegiatan Posyandu menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung program-program kesehatan masyarakat di tingkat desa,” ungkapnya.

Kegiatan Posyandu yang dihadiri oleh Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia ini tidak hanya menjadi momentum untuk memantau kesehatan balita, tetapi juga sebagai wujud nyata kolaborasi antarinstansi dalam upaya menciptakan generasi yang sehat dan berpotensi. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah, TNI, dan masyarakat, diharapkan masalah stunting dapat diminimalisir, sehingga tercipta generasi yang tangguh dan berkualitas di masa depan.




Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena dan Masyarakat Kompak Karya Bakti Bersihkan Drainase

Bombana, SultraNET. | Dalam upaya pencegahan terjadinya banjir di Dusun 2 Desa Lengora Selatan, Kecamatan Kabaena Tengah, Kabupaten Bombana, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena di bawah pimpinan Serka Sahlan bersama anggota Koramil lainnya menggelar kerja bakti pembersihan Drainase. Sabtu, 16/3/2024

Kehadiran para Babinsa dari Koramil 1431-02/Kabaena, Kepala Desa Lengora Selatan, Arif Hidayat, beserta perangkat desa dan masyarakat Dusun 2 Desa Lengora Selatan menjadi momentum penting dalam kerja bakti ini.

Serka Sahlan, Babinsa yang memimpin kegiatan tersebut, menyampaikan pentingnya kerja bakti bersama masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Dengan gotong royong seperti ini, kita dapat mencegah terjadinya banjir yang dapat merugikan banyak pihak,” ujarnya.

Kepala Desa Lengora Selatan, Arif Hidayat, menyampaikan apresiasi atas kerjasama antara Babinsa, perangkat desa, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya sekadar membersihkan drainase, tetapi juga memupuk rasa solidaritas dan kebersamaan di antara kita semua,” ucap Kepala Desa

Kerja bakti bersih-bersih drainase yang dilakukan oleh Babinsa dan masyarakat tersebut diharapkan dapat menjadi contoh dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mencegah terjadinya bencana banjir. Dengan komitmen yang kuat dan kerjasama yang baik antara aparat dan masyarakat, diharapkan lingkungan yang bersih dan aman dapat terwujud.




Polsek Lantari Jaya Bantu Ringankan Beban Masyarakat Kurang Mampu

Bombana, sultranet.com – Dalam suasana bulan Ramadhan 1445 H/2024 M yang penuh berkah, Polsek Lantari Jaya Kabupaten Bombana melakukan langkah berarti dengan mengadakan pasar murah bagi masyarakat yang kurang mampu. Kegiatan ini dipimpin oleh IPDA Prasetyo Nento bersama anggota dan Bhayangkari Ranting Lantari Jaya. Jum’at (15/3/2024)

Kapolsek Lantari Jaya IPDA Prasetyo Nento menjelaskan, Pasar murah yang dilaksanakan di wilayah hukum Polsek Lantari Jaya bertujuan utama untuk membantu masyarakat yang membutuhkan, seperti janda tua, anak yatim piatu, dan keluarga miskin.

“Di Pasar murah ini kami menawarkan tiga jenis paket sembako dengan harga terjangkau dari harga normalnya,” ujarnya.

Paket pertama, dengan harga normal Rp. 97.400,-, dijual kepada warga hanya seharga Rp. 90.000,-. Paket ini berisi 1 kg gula, 1 liter minyak goreng, 1 kotak teh Sariwangi, 1 botol sirup Dht, 1 botol kecap manis, 1 botol saos, dan 6 bungkus mie sedap.

Sementara itu, paket kedua dijual seharga Rp. 50.000,- dengan harga normal Rp. 56.400,-. Paket ini mencakup 1 kg gula, 1 liter minyak goreng, 2 bungkus tepung Sajiku, 1 bungkus masako, dan 6 bungkus mie sedap. Terakhir, paket ketiga seharga Rp. 67.000,- (harga normal Rp. 72.000,-) berisi 5 kg beras dan 1 kg gula.

Suasana Pasar Murah yang diadakan Polsek Lantari Jaya
Suasana Pasar Murah yang diadakan Polsek Lantari Jaya

Kegiatan pasar murah ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat yang merasa terbantu dengan adanya penawaran sembako dengan harga yang lebih terjangkau, terutama di tengah naiknya harga-harga bahan pokok di bulan suci Ramadhan.

“Dengan adanya kegiatan ini kami berharap dapat sedikit membantu meringankan beban ekonomi masyarak terutama di bulan suci ramadhan ini.” jelasnya.

Pasar murah ini juga diharapkan dapat mengurangi angka kriminalitas berupa pencurian di wilayah tersebut, karena masyarakat masih dapat memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau.

“Kegiatan pasar murah ini akan dilanjutkan di desa-desa lain di wilayah hukum Polsek Lantari Jaya pada minggu-minggu berikutnya,” tandasnya. (IS)




Gorong-gorong Tersumbat, Babinsa Turun Tangan Ajak Masyarakat Kerja Bakti

Bombana, SultraNET. | Gorong-gorong yang tersumbat akibat ablas dan membahayakan pengendara yang melintas menjadi perhatian serius bagi warga Desa Watumentade, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana. Untuk mengatasi masalah tersebut, Personel Koramil 1431-01/Rumbia, yang dipimpin Babinsa Serda Laode Masrun, bersama masyarakat setempat melakukan kegiatan kerja bakti pembersihan gorong-gorong. Jumat, 15/3/2024

Serda Laode Masrun bersama Sekretaris Desa Watumentade, para Babinsa dan sejumlah masyarakat terlibat langsung dalam kegiatan kerja bakti tersebut. Mereka bergotong-royong membersihkan gorong-gorong yang tersumbat, menunjukkan semangat gotong royong yang tinggi untuk menjaga lingkungan bersama.

Babinsa Serda Laode Masrun menjelaskan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi kesejahteraan bersama. “Kami berkomitmen untuk selalu mendukung masyarakat dalam menjaga lingkungan, termasuk dalam hal pembersihan gorong-gorong yang menjadi saluran air penting,” ujarnya.

Serda Laode Masrun menambahkan, “Kegiatan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau TNI saja, tetapi tanggung jawab bersama seluruh masyarakat. Dengan gotong royong, kita bisa menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat.”

Sementara itu, Sekretaris Watumentade, Husen Efendi, menyatakan apresiasi atas partisipasi aktif Babinsa dan masyarakat dalam kegiatan kerja bakti tersebut.

“Kami sangat menghargai dukungan dari Babinsa dan seluruh masyarakat. Semangat gotong royong seperti ini perlu dipertahankan untuk menjaga lingkungan tetap bersih dan nyaman untuk ditinggali,” pungkasnya.




Pastikan Harga Sembako Stabil, Babinsa Koramil 03/Poleang Sambangi Pasar Rakyat Rakadua

Bombana, SultraNET. | Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, Sertu Djuharis, melakukan pemantauan intensif terhadap harga sembako di Pasar Rakyat Rakadua, yang terletak di Kecamatan Poleang Barat, Kabupaten Bombana. Langkah ini diambil dalam rangka memastikan stabilitas harga kebutuhan pokok masyarakat, mengingat fluktuasi harga yang terjadi belakangan ini. Kamis, 14/3/2024

Menurut data yang diperoleh, harga-harga sembako di Pasar Rakyat Rakadua saat ini menunjukkan variasi yang cukup signifikan. Beras medium dijual dengan harga Rp. 16.000 per kilogram, sedangkan untuk beras sedang sebesar Rp. 18.000 per kilogram. Adapun harga cabe merah besar mencapai Rp. 40.000 per kilogram, dan cabe merah keriting sebesar Rp. 35.000 per kilogram. Begitu juga dengan bawang merah yang dihargai sebesar Rp. 35.000 per kilogram, serta bawang putih dengan harga Rp. 42.000 per kilogram.

“Kami terus memantau harga-harga sembako di pasar ini untuk memastikan ketersediaan dan keterjangkauannya bagi masyarakat. Stabilitas harga sangat penting agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokoknya tanpa harus merasa terbebani oleh fluktuasi harga yang tidak terkendali.” ujar Sertu Djuharis,

Dalam upaya menjaga stabilitas harga, Babinsa Sertu Djuharis menambahkan bahwa pihaknya akan terus berkoordinasi dengan para pedagang di Pasar Rakadua.

“Kami akan terus berkomunikasi dengan para pedagang untuk memastikan agar harga-harga sembako tetap dalam kisaran yang wajar dan tidak memberatkan masyarakat. Kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah setempat, dan pelaku ekonomi menjadi kunci dalam menjaga stabilitas harga ini.” Imbuh Sertu Djuharis

Pasar Rakyat Rakadua menjadi fokus utama pemantauan Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, sebagai pusat distribusi utama kebutuhan pokok bagi masyarakat sekitar. Dengan langkah proaktif seperti ini, diharapkan mampu menjaga keseimbangan antara penawaran dan permintaan, serta memastikan akses masyarakat terhadap harga sembako yang stabil dan terjangkau.




Babinsa Koramil 03/Poleang Kodim 1431/Bombana Bersama Warga bersihkan Saluran Drainase di Desa Teppoe

Bombana, SultraNET. | Personel Koramil 1431-03/Poleang, Kodim 1431/Bombana, yang dipimpin oleh Babinsa Serma Adri bersama warga melaksanakan kegiatan kerja bakti pembersihan parit di Desa Teppoe Kec. Poleang Timur Kab. Bombana, Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka menciptakan kondisi lingkungan yang bersih, sehat, dan mencegah terjadinya banjir. Kamis, 14/3/2024

Babinsa Serma Adri menyampaikan pentingnya kerja sama antara TNI dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan serta meminimalisir risiko banjir yang sering terjadi akibat tersumbatnya saluran drainase.

“Kerja bakti seperti ini merupakan wujud nyata dari gotong-royong dan kepedulian bersama untuk menjaga lingkungan,” ujarnya.

Babinsa Serma Adri menambahkan bahwa kegiatan ini juga sebagai bentuk sinergi antara TNI dengan seluruh komponen masyarakat, sehingga terjalin hubungan yang harmonis dan solid dalam membangun lingkungan yang lebih baik.

“Kehadiran TNI di tengah-tengah masyarakat bukan hanya dalam tugas pertahanan, namun juga turut serta dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.

Salah satu Kepala Dusun Desa Teppoe, Bapak Suparman, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas partisipasi aktif Babinsa dan warga dalam membersihkan saluran drainase.

 

“Dengan saluran drainase yang bersih, kami berharap dapat mengurangi risiko banjir di musim hujan serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” Ungkap Suparman.

Partisipasi masyarakat dalam kegiatan ini juga terlihat tinggi, dengan banyaknya warga yang turut serta membersihkan saluran drainase dan menyapu sampah di sekitar lingkungan mereka. Hal ini menunjukkan kesadaran bersama akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi kesejahteraan bersama.




Dinas Lingkungan Hidup bersama Polres Bombana Lakukan Aksi Bersih-bersih Pasca Banjir

Bombana, Sultranet.com | Sebagai bentuk respons cepat terhadap dampak banjir yang baru-baru ini melanda wilayah Talabente, Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bombana bersama anggota Polres Bombana turut serta dalam aksi bersih-bersih sampah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (13/03/2024) sebagai tanggapan atas situasi darurat akibat tingginya intensitas hujan yang menyebabkan sejumlah rumah warga terendam air.

Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Bombana, Makmur Darwis, mengungkapkan bahwa pihaknya menerima laporan mengenai jumlah sampah yang berserakan di jalanan akibat banjir. Laporan ini menjadi pemicu untuk segera bergerak menuju lokasi dan melaksanakan kegiatan pembersihan sampah guna mengurangi dampak lingkungan yang mungkin ditimbulkan oleh sampah-sampah tersebut.

Personil dari DLH dan Polres Bombana saat bersiap membersihkan sampah akibat banjir
Personil dari DLH dan Polres Bombana saat bersiap membersihkan sampah akibat banjir

Koordinasi yang baik antara Dinas Lingkungan Hidup, anggota Polres Bombana, dan partisipasi aktif warga setempat menjadikan proses pembersihan berlangsung dengan cepat dan efisien. Hal ini mencerminkan responsifnya pemerintah dan aparat keamanan terhadap situasi darurat akibat bencana alam.

Makmur Darwis juga memberikan apresiasi kepada Polres Bombana atas sigapnya dalam menyediakan personel untuk membantu dalam kegiatan pembersihan sampah pasca banjir. Dia menyatakan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang terlibat, termasuk warga setempat yang ikut berpartisipasi dalam upaya pembersihan tersebut.

“Proses pembrsihan berjalan cepat dan lancar, ini berkat kerja sama dan bantuan Personil Polres Bombana dan masyarakat sekitar,” ujar Makmur Darwis

Personil dari DLH dan Polres Bombana saat membersihkan sampah akibat banjir
Personil dari DLH dan Polres Bombana saat membersihkan sampah akibat banjir

Aksi bersih-bersih ini bukan hanya sekadar tindakan fisik untuk menghilangkan sampah, tetapi juga merupakan langkah preventif untuk mencegah potensi masalah kesehatan yang dapat muncul akibat tumpukan sampah pasca banjir.

“Kondisi lingkungan yang bersih diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat,” tandasnya

Dengan adanya aksi bersih-bersih ini, pemerintah setempat menunjukkan komitmen mereka dalam menjaga lingkungan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

Responsifnya tindakan ini akan terus dipertahankan dalam menghadapi situasi darurat akibat bencana alam untuk mencapai pemulihan yang lebih cepat dan efektif. (adv)




Babinsa Koramil 03/Poleang Aktif Lakukan Pendampingan Ketahanan Pangan

Bombana, SultraNET. | – Serda Fardin, Babinsa dari Koramil 03/Poleang, terlibat langsung dalam pendampingan ketahanan pangan di kebun jagung milik Bapak Kamaruddin yang terletak di Dusun Tekolebu, Desa Pokurumba, Kabupaten Bombana Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan pangan masyarakat di wilayah tersebut. Rabu, 13/3/2024

Dalam pertemuan itu, Babinsa Serda Fardin mengingatkan petani untuk senantiasa berhati-hati selama bekerja di kebun.

” Agar Para Petani selalu memperhatikan faktor keamanan dan kesehatan saat melakukan penyemprotan rumput dan hama.

Tak hanya itu, Babinsa Serda Fardin juga mendorong para petani untuk selalu berkoordinasi dengan pihak terkait guna memaksimalkan hasil pertanian mereka.

“Kolaborasi antara petani dengan instansi terkait diharapkan dapat memberikan dukungan teknis dan informasi yang berguna bagi peningkatan produktivitas pertanian”. Lanjut Babinsa

Bapak Kamaruddin, pemilik kebun yang didampingi oleh Serda Fardin, menyambut baik kehadiran Babinsa dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah tersebut.

“Kami Selaku Petani sangat berterimaksih atas perhatian dan bantuan yang diberikan oleh aparat terkait, termasuk Babinsa, dalam memajukan sektor pertanian di desa Kami. ” Ucap Kamarudin

Melalui pendampingan yang dilakukan oleh Babinsa, diharapkan petani di wilayah Poleang dapat terbantu dalam meningkatkan produksi pertanian mereka serta memastikan ketahanan pangan bagi masyarakat setempat. Langkah ini merupakan salah satu upaya konkret dalam mendukung program pemerintah untuk mencapai kedaulatan pangan di tingkat lokal.