Pemkab Bombana teken MoU TPAKD dengan Industri Jasa Keuangan

Bombana, Sultranet.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana mengambil langkah maju dalam memperkuat sektor keuangan setempat dengan menandatangani Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerjasama Program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dengan Industri Jasa Keuangan. Tanda tangan untuk kesepakatan tersebut dilakukan pada Selasa (27/2/2023) di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana.

Acara ini menjadi tonggak penting dalam upaya Pemkab Bombana untuk mendorong inklusi keuangan di wilayahnya, dengan mengedepankan kolaborasi erat antara sektor pemerintahan dan industri jasa keuangan.

Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, menjadi salah satu pihak yang menandatangani perjanjian tersebut, bersama dengan perwakilan industri jasa keuangan. Hadir pula dalam acara ini para pejabat terkait, termasuk Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Forkopimda Kabupaten Bombana, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan pemangku kepentingan lainnya.

Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, saat menyampaikan sambutannya
Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, saat menyampaikan sambutannya

Pj. Bupati Bombana menegaskan pentingnya industri jasa keuangan dalam mendukung perekonomian suatu daerah. Beliau menyampaikan bahwa produk-produk keuangan tidak hanya mempengaruhi pertumbuhan ekonomi, tetapi juga berpotensi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.

“Pertumbuhan perekonomian Kabupaten Bombana pada tahun 2022 mencapai 5,11%, meningkat dari tahun sebelumnya. Oleh karena itu, peran TPAKD Kabupaten Bombana menjadi sangat signifikan,” ujar Pj. Bupati Bombana.

Dalam konteks ini, perjanjian ini menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana untuk mendukung dan memfasilitasi upaya meningkatkan inklusi keuangan di wilayahnya. Sementara itu, industri jasa keuangan diwajibkan untuk menyediakan produk dan layanan keuangan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.

Lebih lanjut, Pj. Bupati Bombana mengungkapkan bahwa Pemerintah Daerah akan mendukung program TPAKD Kabupaten Bombana dengan memberikan dukungan penuh. Dia juga menyoroti pentingnya kerjasama dan sinergi antara semua pihak terkait untuk mewujudkan inovasi-inovasi dan strategi baru dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di Kabupaten Bombana.

Suasana Penandatanganan MoU
Suasana Penandatanganan MoU

Salah satu titik sorot dalam acara ini adalah apresiasi kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara yang telah memberikan dukungan yang konsisten terhadap TPAKD di seluruh wilayah Sulawesi Tenggara, termasuk Kabupaten Bombana. Diharapkan, kerjasama ini dapat membantu dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta mempercepat akses keuangan daerah melalui berbagai program yang akan diluncurkan dan dijalankan.

Program TPAKD Kabupaten Bombana juga telah dirancang untuk memberikan manfaat yang signifikan bagi masyarakat setempat. Antara lain, program Tangkas yang bertujuan untuk meningkatkan investasi keuangan dan mewujudkan Bombana sebagai surga investasi, serta program Kejar Emas Satu Rekening Satu Pelajar Keuangan, yang bertujuan untuk menciptakan generasi muda yang cerdas secara finansial. Tak lupa, program Pasti Pandai Sikapi dan Lawan Rentenir juga diperkenalkan untuk mengajarkan masyarakat cara yang tepat dalam mengelola keuangan mereka.

Dengan kesepakatan ini, Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana menunjukkan keseriusannya dalam mendorong inklusi keuangan dan membangun kerjasama yang kuat dengan industri jasa keuangan. Semua pihak berharap bahwa langkah ini akan membawa dampak positif yang nyata bagi kemajuan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bombana. (adv)




Peduli Lingkungan, Personel Koramil 02/Kabaena Karya Bakti Bersihkan Drainase cegah Banjir dan Wabah DBD

Bombana. SultraNET, | – Bati Tuud Koramil 1431-02/Kabaena, Peltu Muh. Haris bersama Personel Koramil 02/Kabaena menggelar aksi nyata dalam upaya pencegahan banjir dan wabah Demam Berdarah Dengue (DBD), di Dusun 1, Desa Lengora, Kabaena Tengah, Kabupaten Bombana. Kegiatan karya bakti yang dilakukan berfokus pada pembesihan parit guna mengatasi penyumbatan drainase yang menjadi penyebab utama banjir dan menekan potensi penyebaran DBD, Selasa, 27/2/2024

“Kegiatan ini adalah bagian dari tanggung jawab kita bersama untuk menjaga lingkungan tempat tinggal. Dengan membersihkan drainase, kita dapat mencegah banjir yang seringkali mengganggu kehidupan sehari-hari masyarakat,” ujar Peltu Muh. Haris.

Selain itu, Peltu Muh. Haris juga memberikan ajakan kepada masyarakat untuk turut serta aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar. Dengan kesadaran dan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat, diharapkan lingkungan yang bersih dan sehat dapat tercipta, serta risiko terjadinya banjir dan penyebaran penyakit dapat diminimalisir.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta dalam menjaga kebersihan lingkungan. Mari bersama-sama kita jaga kebersihan lingkungan demi kesehatan dan kenyamanan bersama,” ungkap Peltu Muh. Haris dengan penuh semangat.

Menyambut kegiatan ini, Kepala Desa Lengora, Bapak Failun, menyampaikan apresiasi atas upaya yang dilakukan oleh Koramil 02/Kabaena beserta masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini. Semoga dengan adanya keterlibatan aktif dari semua pihak, kita dapat menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat,” ujar Failun.

Kegiatan bersih-bersih drainase yang dilakukan oleh Koramil 02/Kabaena ini menjadi contoh nyata dari kerjasama antara TNI dengan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Semangat gotong royong dan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan menjadi kunci utama dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman untuk semua.




Cegah Banjir, Babinsa Koramil 01/Rumbia Karya Bakti Bersihkan Drainase

Bombana, SultraNET | Dalam upaya pencegahan banjir di Lingkungan 3 Kelurahan Lampopala, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, Personel Koramil 1431-01/Rumbia turut serta dalam kegiatan karya bhakti pembersihan selokan. Fokus utama kegiatan ini adalah membersihkan drainase dari rerumputan guna memastikan aliran air lancar dan mencegah terjadinya genangan air serta banjir saat musim penghujan. Senin, 26/2/2024

Bati Tuud Koramil Rumbia, Pelda La Ulo, menjelaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama dalam hal pemeliharaan drainase. “Drainase yang bersih akan memastikan aliran air lancar dan mengurangi risiko banjir. Oleh karena itu, kami mengajak seluruh masyarakat untuk aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Pelda La Ulo juga menambahkan bahwa kegiatan karya bhakti ini merupakan bagian dari program rutin Koramil 01/Rumbia dalam mendukung kebersihan lingkungan. “Kami berkomitmen untuk terus melakukan upaya pencegahan banjir dengan membersihkan drainase secara berkala. Namun, tanpa dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat, upaya ini tidak akan maksimal,” tambahnya.

Lurah Lampopala, Idrus, S.Sos., M.AP, menyampaikan apresiasinya atas inisiatif tersebut. “Kami sangat mengapresiasi langkah Koramil dalam menjaga kebersihan lingkungan kami. Ini menunjukkan sinergi yang baik antara TNI dan masyarakat dalam membangun lingkungan yang bersih dan sehat,” ungkapnya.

Selain itu, Idrus juga mengajak seluruh warga Lingkungan 3 untuk ikut berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sehari-hari. “Dengan kebersihan lingkungan yang terjaga, bukan hanya banjir yang dapat dihindari, tetapi juga berbagai masalah kesehatan akibat lingkungan kotor dapat diminimalisir,” tutupnya




Penderita Stunting di Kolaka Utara Terima Bantuan Bapak Ibu Asuh

Kolaka Utara, SultraNET.com – Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, terus memprioritaskan penurunan angka stunting di Kabupaten Kolaka Utara melalui program Bapak Ibu Asuh (BAS). Program ini menyediakan bantuan makanan bergizi kepada balita yang menderita stunting, termasuk susu, daging, telur, dan beras. Minggu (25/2/2024)

“Stunting merupakan masalah serius kesehatan masyarakat yang memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak. Data menunjukkan bahwa stunting dapat menyebabkan dampak jangka panjang terhadap kesehatan dan kualitas hidup anak hingga dewasa,” ungkap Penjabat Bupati.

Dalam upaya mengatasi stunting, Penjabat Bupati Kolaka Utara baru-baru ini melakukan kunjungan ke salah satu balita yang terkena stunting di Desa Mattiro Bulu, Kecamatan Tiwu. Dalam kunjungannya, Dr. Sukanto didampingi oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kolaka Utara.

Kegiatan tersebut merupakan hasil kolaborasi dari berbagai pihak. Bantuan pendanaan berasal dari BAZNAS dan Dinas Tanaman Pangan, sementara pihak Perumahan dan PU juga terlibat dalam penggalangan sumber daya. Tim Pendamping Keluarga Stunting memberikan bantuan dan pendampingan kepada keluarga yang membutuhkan.

“Ini adalah bentuk kolaborasi kita untuk serius mengatasi stunting di Kabupaten Kolaka Utara,” ungkap Dr. Sukanto Toding. “Kami berharap program ini dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan dan perkembangan anak-anak kita yang terkena stunting.”

Melalui program-program seperti BAS dan kolaborasi lintas sektor, pemerintah daerah serta lembaga terkait berupaya secara aktif untuk memberikan solusi berkelanjutan dalam mengentaskan stunting.

“Langkah-langkah ini tidak hanya berfokus pada penanganan akut stunting, tetapi juga pada pencegahan sejak dini melalui penyuluhan gizi, perbaikan akses terhadap pangan bergizi, serta penguatan sistem kesehatan masyarakat,” tandasnya.

Dengan kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan bahwa perubahan positif dalam status gizi anak-anak Kolaka Utara dapat terwujud, membawa dampak yang signifikan bagi masa depan generasi mendatang.

Sumber : Kominfo Kolut




Ciptakan Lingkungan yang Hijau dan Asri, Babinsa Koramil 03/Poleang Karya Bakti Tanam Pohon Pelindung

Bombana, SultraNET. |  Sebagai langkah nyata dalam menjaga lingkungan yang hijau dan sehat, Babinsa Koramil 03/Poleang Sertu Andi Tasakka turut beraksi dengan melakukan kegiatan karya bakti berupa penanaman pohon di Desa Tontonunu, Kecamatan Tontonunu, Kabupaten Bombana. Penanaman pohon ini diharapkan mampu mencegah terjadinya banjir serta mengurangi polusi udara. Minggu, 25/2/2024

Sertu Andi Tassaka, menyampaikan tanggapannya terkait kegiatan ini. “Penanaman pohon ini adalah bagian dari komitmen kami untuk melindungi lingkungan serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memicu kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga alam sekitar,” ujarnya dengan penuh semangat.

Dalam kesempatan tersebut, Sertu Andi Tassaka juga mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta dalam menjaga lingkungan. “Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk berperan aktif dalam menjaga kelestarian lingkungan. Mulai dari hal-hal kecil seperti menanam pohon hingga mengurangi penggunaan plastik sekali pakai,” imbuhnya.

Menyambut upaya tersebut, Kepala Desa Tontonunu, Asril, S.Pd., memberikan tanggapannya. Beliau menyambut baik inisiatif dari Babinsa Koramil 03/Poleang dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara berkelanjutan. “Ini merupakan langkah yang sangat positif. Kami berharap semangat untuk menjaga lingkungan ini dapat terus berkobar dan menjadi inspirasi bagi desa-desa lainnya,” tuturnya penuh harap.

Dengan demikian, melalui karya bakti ini, Babinsa Koramil 03/Poleang tidak hanya berperan sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di wilayahnya, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan. Semoga kegiatan ini dapat menjadi contoh yang menginspirasi bagi masyarakat luas untuk turut serta dalam melestarikan alam demi kesejahteraan bersama.




Antisipasi Genangan Air: Babinsa Koramil 02/Kabaena Gotong Royong Bersihkan Drainase

Bombana, SultraNET | – Sebagai upaya proaktif dalam menghadapi potensi genangan air saat musim hujan, Babinsa Koramil 1431-02/Kabaena, Peltu Arlaan, bersama Personel Koramil 02 Kabaena, turun ke lapangan untuk melakukan kerja bakti pembesihan parit. Kegiatan ini dilakukan di Dusun Damalawa Desa Tapuhaka, Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana. Sabtu, 24/2/2024

Dalam aksi gotong royong tersebut, fokus utama adalah membersihkan drainase yang terhambat oleh tumpukan tanah. Hal ini dilakukan untuk mencegah terjadinya penyumbatan yang bisa mengakibatkan tergenangnya air saat musim penghujan. Diketahui, drainase yang lancar menjadi kunci dalam mengurangi risiko banjir di wilayah tersebut.

“Tindakan pencegahan lebih baik daripada menghadapi dampak banjir. Oleh karena itu, kami bergerak cepat untuk membersihkan drainase agar aliran air lancar dan tidak menimbulkan genangan yang merugikan masyarakat,” ujar Peltu Arlaan

Menyadari pentingnya keterlibatan seluruh komponen masyarakat, Peltu Arlaan juga mengajak warga sekitar untuk ikut berpartisipasi dalam menjaga kebersihan lingkungan.

“Kami mengajak seluruh masyarakat, terutama yang tinggal di sekitar, untuk turut serta menjaga kebersihan. Dengan bersama-sama, kita dapat mencegah dampak buruk akibat tergenangnya air saat musim hujan,” tambahnya.

Salah satu yang merespons positif ajakan tersebut adalah Kepala Dusun Damalawa, Juliana. Menurutnya, kerja bakti yang dilakukan oleh Babinsa dan Personel Koramil 02 Kabaena merupakan contoh nyata kepedulian terhadap lingkungan.

“Kami sangat mengapresiasi langkah yang diambil oleh Babinsa dan Koramil. Semoga kegiatan ini menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat untuk turut serta aktif dalam menjaga lingkungan,” ungkap Juliana.

Dengan semangat gotong royong dan kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan, upaya bersih-bersih drainase ini diharapkan mampu mengurangi potensi genangan air dan banjir di wilayah Dusun Damalawa serta sekitarnya.




Babinsa Koramil 01/Rumbia bersama Warga Bersihkan Drainase Tertutup Rumput

Bombana, SultraNET. | Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Sertu Sukmar dan Koptu Samsuddin, berkolaborasi dengan warga Desa Toli Toli, melaksanakan kerja bakti membersihkan drainase yang telah tertutup rumput. Kegiatan ini dilakukan untuk mencegah terjadinya genangan air yang dapat mengakibatkan banjir saat musim penghujan. Jumat, 23/2/2024

Pada kerja bakti tersebut, terlihat Kepala Desa Toli Toli, Mursalim, serta puluhan masyarakat setempat turut serta aktif dalam membersihkan drainase yang menjadi sumber aliran air penting bagi wilayah mereka. Dalam kondisi terhambatnya aliran air karena tumbuhan rumput yang menutupi, mengakibatkan risiko terjadinya banjir dan pencemaran lingkungan.

Menanggapi kegiatan ini, Sertu Sukmar menyatakan pentingnya keterlibatan bersama antara TNI, pemerintah desa, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. “Ini bukan hanya tanggung jawab TNI atau pemerintah saja, tapi juga kewajiban kita semua sebagai warga untuk menjaga lingkungan agar tetap bersih dan aman,” ujarnya.

Kepala Desa Toli Toli, Mursalim, juga menambahkan, “Kerja bakti ini adalah bentuk nyata gotong royong masyarakat dalam menjaga lingkungan. Dengan bersama-sama membersihkan drainase, kita dapat mengurangi risiko banjir dan menjaga kebersihan lingkungan.”

Kegiatan ini menjadi contoh konkret kolaborasi antara aparat pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan meminimalisir risiko bencana. Semangat gotong royong yang ditunjukkan oleh warga Desa Toli Toli diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat lainnya untuk turut serta aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan dan membangun ketahanan bencana. Dengan langkah konkret seperti ini, diharapkan dapat tercipta lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan aman bagi seluruh warga.




TIM PORA Kolaka Utara Diberi Penguatan Awasi Aktivitas Orang Asing

Kolaka Utara, Sultranet.com – Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, melalui Kantor Wilayah Sulawesi Tenggara Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari, menggelar rapat penguatan Tim Pengawasan Orang Asing (TIM PORA) di wilayah Kabupaten Kolaka Utara. Kamis, 22 Februari 2024

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan aktivitas orang asing di Indonesia, khususnya di Sulawesi Tenggara.

Rapat ini dihadiri oleh berbagai stakeholder, Pj. Bupati diwakili oleh Asisten 1 Mukhlis Bachtiar, serta perwakilan dari kepolisian setempat, TNI, dan lembaga pemerintah terkait lainnya.

Dalam rapat tersebut, dibahas strategi dan langkah konkret untuk mengoptimalkan peran serta TIM PORA dalam mengawasi orang asing guna mencegah pelanggaran hukum dan menjamin keamanan nasional.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Kendari, Wira Zulfika dalam sambutannya, menekankan pentingnya kerjasama antar lembaga dalam mengawasi orang asing yang berada di wilayah hukum Indonesia.

“Kita harus memastikan bahwa setiap orang asing yang berada di wilayah kita telah memenuhi semua persyaratan hukum dan tidak terlibat dalam aktivitas yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban umum,” ujarnya.

Selain itu, rapat juga membahas tentang peningkatan kapasitas anggota TIM PORA melalui pelatihan dan pemberian akses terhadap database orang asing yang terintegrasi, yang memudahkan dalam pengawasan dan penegakan hukum.

Diharapkan pengawasan terhadap orang asing di Kabupaten Kolaka Utara dapat dilaksanakan secara efektif demi menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah tersebut.

(Sumber : Kominfo Kolut)




Babinsa Koramil 03/Poleang bersama Warga Tanam Pohon Trembesi untuk Ciptakan Lingkungan Asri

Bombana, SultraNET . | Bertempat di Desa Batu Putih, Kecamatan Poleang Selatan, Kabupaten Bombana, kegiatan penanaman pohon menjadi sorotan utama pada hari ini. Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, Sertu Zakkir, turut serta bersama Babinsa Poleang Selatan dan masyarakat setempat dalam upaya memperindah lingkungan sekaligus sebagai langkah mitigasi bencana alam di masa depan. Kamis, 22/2/2024

Dalam sambutannya, Sertu Zakkir menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon merupakan bagian dari program rutin yang dilakukan untuk menjaga kelestarian lingkungan. Pohon trembesi dipilih karena memiliki potensi yang besar dalam memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

“Saat ini, kita sedang fokus pada upaya pencegahan bencana alam. Salah satu langkah konkret yang dapat dilakukan adalah dengan menanam pohon-pohon yang mampu mengurangi risiko bencana, seperti pohon trembesi yang memiliki akar yang kuat,” ujar Sertu Zakkir.

“kerjasama antara TNI dan masyarakat dalam kegiatan seperti ini menjadi modal utama dalam mencapai tujuan bersama untuk lingkungan yang lebih baik. Diharapkan, kegiatan ini dapat menginspirasi masyarakat lainnya untuk turut serta dalam menjaga keberlangsungan lingkungan.” tambahnya

Salah seorang warga setempat, Bapak Ramang, menyambut baik kegiatan ini. Menurutnya, penanaman pohon trembesi merupakan langkah positif yang akan memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang.

“Kami sangat mendukung inisiatif Babinsa dan TNI dalam upaya pelestarian lingkungan ini. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari perubahan yang lebih baik,” ujar Bapak Ramang dengan penuh antusiasme.




Babinsa Koramil 02/Kabaena Gotong Royong Bersihkan Pasar Lambale, Guna Ciptakan Pasar yang Bersih dan Sehat

Bombana, SultraNET | Bertempat di Pasar Sore Kelurahan Lambale, Kecamatan Kabaena Timur, Kabupaten Bombana, Babinsa Serka Sahlan beserta Personel Koramil 1431-02/Kabaena turut serta dalam kegiatan Karya Bakti pembersihan Pasar Sore Kelurahan Lambale. Kegiatan ini dilaksanakan dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, serta menambah kenyamanan bagi konsumen saat berbelanja. Rabu, 20/2/2024

Kerja Bakti tersebut terfokus pada pengangkatan sampah dan penataan kembali lapak pedagang sehingga pasar terlihat lebih bersih dan tertata rapi. kegiatan pembersihan pasar ini juiga dihadiri Lurah Lambale, Alfarisi Mubarak, S.Kep, serta perangkat Kelurahan Lambale dan masyarakat setempat.

Menanggapi kegiatan ini, Serka Sahlan menyampaikan bahwa keterlibatan Babinsa dan masyarakat dalam kegiatan bersih-bersih pasar adalah bentuk nyata dari gotong royong untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. Hal ini juga sejalan dengan peran TNI dalam mendukung program pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi masyarakat.

Sementara itu, Lurah Lambale, Alfarisi Mubarak, S.Kep, mengapresiasi partisipasi aktif dari Babinsa dan masyarakat dalam menjaga kebersihan pasar. Beliau menyatakan pentingnya kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan, khususnya pasar, sebagai salah satu sarana ekonomi masyarakat.

Kegiatan pembersihan pasar ini juga diharapkan dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar, serta memupuk rasa memiliki terhadap pasar sebagai pusat ekonomi dan kegiatan sosial masyarakat. Dengan demikian, diharapkan pasar Lambale dapat terus menjadi tempat yang bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh pengunjung dan pedagang.