Jelang Perayaan Natal PJ. Bupati Edy Suharmanto Pantau Persiapan Gereja 

Bombana, Sultranet.com – Pj. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si., melaksanakan kunjungan penting ke sejumlah gereja yang terletak di Kecamatan Rumbia dan Rarowatu Utara. Minggu (24/12/2023).

Tujuan kunjungannya adalah untuk memantau persiapan gereja serta memastikan keamanan dan kenyamanan jemaat yang akan mengikuti ibadah perayaan Natal.

Bersama unsur Forkopimda, Pj. Bupati Edy Suharmanto dengan tegas menyatakan komitmen pemerintah dalam mendukung kelancaran perayaan Natal di wilayah Bombana.

“Kami hadir untuk memastikan agar perayaan Natal khususnya di wilayah kami berjalan aman dan lancar,” ujar Pj. Bupati.

Selama kunjungannya, Edy Suharmanto juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat atas keterlibatan aktif mereka dalam mempersiapkan perayaan Natal dan Tahun Baru dengan aman serta tertib.

“Kerjasama yang terjalin dengan baik antara pemerintah dan masyarakat sangat penting dalam menyambut perayaan ini dengan lancar,” tambahnya.

Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana menegaskan komitmennya dalam menjaga kebersamaan dan keamanan masyarakat di tengah merayakan Natal dan menyambut tahun yang baru.

“Kita berharap perayaan Natal akan berlangsung dengan damai, penuh kebersamaan, dan memberikan sukacita,” tandasnya. (Kominfo).

 




Cegah Air Meluap Saat Hujan, Koramil dan Masyarakat Poleang Bersihkan Got yang Penuh Sampah

Bombana, SultraNET. | Personel Koramil 1431-03/Poleang bersama masyarakat Kelurahan Boepinang, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana, bergerak cepat untuk mencegah potensi banjir akibat air meluap saat hujan dengan melakukan Kegiatan kerja bakti pembersihan saluran air dan selokan, Minggu (24/12/2023)

Dalam aksi bersih-bersih ini, sekitar 20 Personel Koramil 03/Poleang turut serta, bergandengan tangan dengan puluhan warga masyarakat Kelurahan Boepinang.

Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, memimpin langsung kegiatan ini, menekankan pentingnya menciptakan lingkungan yang bersih untuk mencegah terjadinya banjir. Ia menyebut bahwa kegiatan ini bukan hanya tanggung jawab Prajurit, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

“Kami berkolaborasi dengan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi semua,” ujarnya.

Kondisi saluran air yang tersumbat sampah sebelum dibersihkan oleh personel Koramil Poleang dan Masyarakat
Kondisi Saluran air sebelum dibersihkan Oleh Personel Koramil dan Masyarakat Poleang 

Sementara itu, Lurah Boepinang, Suryamin Baking memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan bersih-bersih tersebut.

“Ini adalah langkah yang sangat positif untuk menjaga kebersihan lingkungan kita. Semua warga Boepinang sangat antusias berpartisipasi dalam kegiatan ini,” ungkapnya.

Menurut Suryamin, kebersihan saluran air dan selokan sangat krusial untuk mengantisipasi genangan air saat musim hujan.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat kami secara umum untuk lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan,” tandasnya.

Kondisi Saluran air setelah dibersihkan
Kondisi Saluran air setelah dibersihkan

Pembersihan saluran air dan selokan ini menjadi bukti konkret sinergi antara Koramil 1431-03/Poleang dan masyarakat Kelurahan Boepinang dalam menjaga kebersihan lingkungan demi mencegah dampak banjir.

Upaya bersama ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan memotivasi wilayah lain untuk mengadopsi langkah serupa dalam menjaga kelestarian lingkungan. (SBU)




Pagi Buta, Personel Koramil Kabaena, dan Polsek Serbu Pasar Rakyat Dongkala

Bombana , SultraNET. | Pagi ini, sorotan tertuju pada Pasar Rakyat Kelurahan Dongkala di Kabaena Timur, Kabupaten Bombana. Sekitar 100 orang, terdiri dari TNI, Polri, Staf Kecamatan, Kelurahan, Siswa-siswi SMU 05 Bombana, masyarakat dan Pedagang, melaksanakan aksi serbuan di pasar tersebut. Sentuhan tegas dari Personel Koramil 1431-02/Kabaena Kodim 1431/Bombana memberikan harapan baru untuk membangkitkan kesejahteraan pasar ini. Sabtu, 23/12/2023

Tidak hanya terbatas pada pembenahan fisik pasar, personel TNI, Polri, masyarakat, serta siswa-siswi turut ambil bagian dalam aksi Kerja Bakti yang dikoordinir oleh Koramil 1431-02/Kabaena. Pasar yang selama ini kurang mendapat perhatian, kini menggeliat kembali dengan semangat baru.

Personel TNI, Polri dan Masyarakat Kerja Bakti bersihkan pasar Rakyat Dongkala
Personel TNI, Polri dan Masyarakat Kerja Bakti bersihkan pasar Rakyat Dongkala

Bati Tuud Koramil 1431-02/Kabaena, Peltu Muh. Haris, menekankan bahwa kegiatan kerja bakti adalah langkah nyata TNI-AD untuk menjaga kebersihan, mencegah banjir, dan penyakit.

“Menghadapi musim hujan ini, fokusnya kita adalah membersihkan kompleks pasar yang masih dipenuhi sampah, plastik-plastik, dan limbah lain yang dapat menimbulkan risiko banjir dan penyakit” ujarnya.

Lurah Dongkala Abadi mengatakan, “Kami selaku pemerintah kelurahan Donggala mewakili segenap masyarakat Kelurahan Donggala sangat berterima kasih atas kerjasama dari pihak TNI dengan masyarakat dalam melaksanakan Karya Bakti ini.”

TNI, Polri, Masyarakat, dan siswa-siswi Bahu membahu bersihkan pasar Rakyat Dongkala
TNI, Polri, Masyarakat, dan siswa-siswi Bahu membahu bersihkan pasar Rakyat Dongkala

Ia menambahkan, “Dengan keterlibatan ini, semakin meningkat kesadaran masyarakat dalam bergotong-royong dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.” ucap Abadi

Salah satu pedagang, Maman, juga memberikan tanggapan positif terhadap kehadiran TNI dalam aksi pembenahan pasar. Mereka menyampaikan bahwa inisiatif dari Koramil Kabaena memberikan semangat baru bagi mereka.

“Kami merasa didukung dan diapresiasi. Semoga kedepannya pasar ini semakin bersolek dan menjadi pusat perbelanjaan yang lebih baik,” tutup maman. (SBU)




Mega Proyek 208 M Tak Berfungsi, PT. Antam Pomalaa Dilaporkan di Kejagung RI

Jakarta, SultraNET. | Proyek pembangunan Conveyor Belt sebagai salah satu bagian dari Mega Proyek Modernisasi dan Optimasi Pabrik Feronikel Pomalaa dan Pembangunan Coal Fired Power Plant (MOP-PP) PT. Antam, Tbk Pomalaa kembali dilaporkan di Kejaksaan Agung Republik Indonesia (Kejagung RI), Kamis (21/12/2023)

Pelapornya adalah Dewan Pimpinan Daerah Laskar Anti Korupsi Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara (DPD LAKI Sultra) dan Himpunan Pemuda Pergerakan Mahasiswa Indonesia Sultra (HIPPMI Sultra)

Proyek ambisius yang menelan biaya sebesar US$13,5 juta yang jika dirupiahkan dengan kurs saat ini senilai 208 milyar lebih dimana pengerjaannya oleh pemenang tender PT Wijaya Karya Tbk yang dikerjakan pada tahun 2012 hingga 2013 lalu itu dilaporkan karena mangkrak yang diduga kuat akibat gagal konstruksi.

Ketua DPD LAKI Sultra Mardin Fahrun menjelaskan kehadiran mereka di Korps Adhyaksa itu untuk melakukan aksi demonstrasi sekaligus memasukkan laporan resmi lantaran PT. Antam Tbk dinilai tidak tersentuh penegakan hukum kendatipun telah dilaporkan oleh beberpa NGO (Non Government aorganization) lokal sebelumnya.

“Conveyor Belt PT. Antam, Tbk di Pomalaa ini terkesan mangkrak dan gagal kontruksi sehingga tidak digunakan,” ujar Mardin Fahrun

DPD LAKI Sultra dan HIPPMI Sultr saat Aksi di Kejagung RI
DPD LAKI Sultra dan HIPPMI Sultr saat Aksi di Kejagung RI

Ditempat yang sama Ketua Umum HIPPMI Sultra, Ismail menilai Pembangunan Mega Proyek Conveyor Belt yang menelan anggaran ratusan milyar hanya sebatas pajangan tanpa ada asas manfaatnya.

“Conveyor Belt PT. Antam Tbk itu hanya pernah digunakan beberapa waktu saja. Selebihnya hanya pajangan bagaikan monumen bangunan tua,” tegas Ismail.

Untuk itu, ia mendesak Kejaksaan Agung Republik Indonesia agar segera melakukan penyelidikan dan penyidikan atas dugaan kasus yang menelan anggaran ratusan milyar rupiah itu.

“Kami akan terus mengawal laporan yang telah kami masukkan ini dan sejauh mana penanganannya, kasus Conveyor Belt harus diungkap secara terang benderang,” tandasnya. (IS)




20 Tahun Terpisah, Pria di Samarinda ini Cari Informasi Orangtuanya di Bombana

Bombana, SultraNET. | Setelah lebih dari 20 tahun lamanya meninggalkan Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) saat berusia 15 tahun, Rusman (35) seorang pria suku Bugis Bone yang saat ini berada di Samarinda Kalimantan Timur meminta bantuan warga net bombana menemukan informasi keberadaan orang tua dan saudara saudanya yang telah hilang kontak darinya sejak lama.

Kepada awak media ini, Ratna yang diketahui merupakan istri dari sahabat Rusman meminta bantuan agar mencarikan informasi tetang keluarga dari sahabat suaminya itu.

“Tolong pak dibantu carikan keluarga teman suami saya ini di Bombana, sudah 20 tahun tidak ada kabar keluarganya,” ujarnya via pesan massanger.

Ia berharap agar melalui berita ini, pembaca dapat membantu menyampaikan informasi ini kepada keluarganya yang mungkin masih berada di Bombana atau sekitarnya. Ia memiliki kenangan bahwa orang tuanya, Andi Napi (ayah) dan Siti Darwiah (ibu), tinggal di Bombana di area Pasar Senggol Kasipute yang berdekatan dengan Pelabuhan.

Menurut ingatan Rusman, saat itu mereka bertetangga dengan Ambo Baco, seorang pengusaha ikan dan udang. Ia memiliki saudara bernama Suryani dan Darmawati. Kepergian Rusman dari Bombana terjadi sekitar 20 tahun lalu, dan selama ini, ia kehilangan kontak dengan keluarganya.

“Ia sangat merindukan keluarganya dan ingin bisa bertemu kembali. Jika ada yang tahu atau mengenal mereka, tolong sampaikan,” ujarnya

Apabila ada informasi atau kontak yang dapat membantu Rusman untuk mendapatkan kabar keluarganya, mohon hubungi nomor telepon Ratna : +62 852-4900-2325 atau Kontak media ini : 0853 5995 4884.  Setiap bantuan dan informasi sangat dihargai demi menyatukan kembali keluarga yang terpisah selama dua dekade ini.

Pewarta : Idris Hayang




Saluran Air Tersumbat, TNI dan Masyarakat Bahu Membahu Membersihkannya

Bombana, SultraNET. | Saluran air yang tersumbat di Lingkungan 3 Kelurahan Lampopala Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana, menjadi fokus utama kegiatan Gotong Royong Personil Koramil 1431-01/Rumbia dan masyarakat setempat. Jumat, 22 Desember 2023

Dalam upaya menciptakan lingkungan yang bersih dan mencegah terjadinya banjir, kegiatan ini dilaksanakan dengan penuh semangat dan kerjasama. Saluran air yang sebelumnya tersumbat oleh berbagai material seperti rumput, sampah dan lumpur, kini kembali lancar berkat usaha bersama ini.

Personel Koramil 1431-01/Rumbia dan Masyarakat Lampopala Bersihkan Got di Kel Lampopala
Personel Koramil 1431-01/Rumbia Kodim 1431/Bombana dan Masyarakat Lampopala Bersihkan Got di Kel Lampopala

Kapten Inf Syafaruddin menjelaskan, Keterlibatan TNI dalam kegiatan ini adalah wujud nyata dari semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Bersama-sama dengan masyarakat, kami berusaha menjaga kebersihan lingkungan demi kenyamanan bersama.” Lanjut Syafaruddin

Ditempat yang sama, Lurah Lampopala, Idrus S.Sos. M.AP, menyampaikan rasa terima kasihnya atas kerja sama dari pihak TNI dengan masyarakat Lampopala dalam melaksanakan karya bakti.

Ia menyebut dengan keterlibatan TNI, semakin meningkat kesadaran masyarakat dalam bergotong royong dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar.

Personel Koramil 1431-01/Rumbia dan Masyarakat Lampopala Bersihkan Got di Kel Lampopala
Personel Koramil 1431-01/Rumbia Kodim 1431/Bombana dan Masyarakat Lampopala Bersihkan Got di Kel Lampopala

“Ini bukan hanya membersihkan saluran air, tetapi juga membangun kesadaran kolektif untuk merawat lingkungan demi kesejahteraan bersama.” simgkatnya (SBU)




Operasi Lilin Segera Dimulai, Polres Bombana Cek Kesiapan Personil

Bombana, SultraNET. | Polres Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara lakukan Apel Gelar Pasukan untuk mengecek kesiapan akhir personel maupun sarana dan prasarana yang akan digunakan selama pelaksanaan operasi lilin Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024, Kamis (21/12/2024)

Dalam rangka pengamanan Nataru, Polri didukung TNI, K/L, Pemda, Mitra Kamtibmas dan stakeholder dengan sandi “Operasi Lilin 2023” selama 12 hari, mulai tanggal 22 Desember 2023 hingga 2 Januari 2024.

Wakapolres Bombana Kompol Reda Irfanda, S.H, S.I.K, M.H saat memimpin Apel menjelaskan pengamanan Nataru merupakan tugas rutin yang harus dipastikan berjalan dengan aman, nyaman dan lancar.

“Natal dan tahun baru ini rutinitas tetapi apapun tetap harus direncanakan, harus dipersiapkan, utamanya yang berkaitan dengan transportasi, pasokan dan distribusi bahan pokok” jelas Wakapolres Bombana Kompol Reda Irfanda, S.H, S.I.K, M.H membacakan sambutan Kapolri

Foto bersama stakeholder terkait
Foto bersama stakeholder terkait

Ia menekankan hal tersebut penting karena momentum Nataru telah menjadi bagian tradisi masyarakat Indonesia yang berimplikasi terhadap meningkatnya mobilitas masyarakat.

Berdasarkan survei Kemenhub RI, potensi pergerakan masyarakat pada Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 diperkirakan mencapai 107,63 juta orang, meningkat sebesar 143.65% atau 63,46 juta orang dibandingkan tahun sebelumnya.

“Selain itu, perayaan Nataru tahun ini juga bertepatan dengan masa kampanye Pemilu 2024 sehingga memiliki potensi kerawanan yang lebih tinggi,” bebernya.

Operasi ini melibatkan 129.923 personel di seluruh Indonesia yang terdiri dari TNI-Polri serta stakeholder terkait lainnya yang ditempatkan pada 1.668 pos pengamanan, 670 pos pelayanan, dan 113 pos terpadu untuk menjamin keamanan 49.676 objek pengamanan.

Pada Nataru tahun ini, Polri dan stakeholder terkait telah memetakan permasalahan kamseltibcar lantas dan kamtibmas yang harus diwaspadai. Pada sisi kamseltibcar lantas, Polri bersama stakeholder terkait telah menerbitkan SKB yang memuat tentang pembatasan operasional angkutan barang, penerapan rekayasa lalu lintas, pengendalian arus lalu lintas penyeberangan laut dan penundaan perjalanan.

Dalam rangka mengantisipasi kepadatan penumpang pada titik pelayanan moda transportasi umum, bakal dilakukan pengaturan jadwal keberangkatan, mendorong pembelian tiket secara online, dan pengaturan arus keluar masuk bersama dengan stakeholder terkait.

“Akan dilaksanakan patroli rutin untuk mencegah terjadinya kejahatan,” tegasnya.

Selanjutnya pada sisi kamtibmas, untuk menjamin pelaksanaan ibadah Natal berlangsung dengan aman dan khidmat, bakal dipastikan setiap lokasi ibadah sudah disterilisasi dengan melibatkan ormas-ormas keagamaan dalam kegiatan pengamanan sebagai wujud toleransi beragama.

“Kita pastikan kehadiran negara pada setiap kegiatan ibadah masyarakat,” imbuhnya.

Wakapolres Bombana Kompol Reda Irfanda, S.H, S.I.K, M.H saat membacakan sambutan Kapolri
Wakapolres Bombana Kompol Reda Irfanda, S.H, S.I.K, M.H saat membacakan sambutan Kapolri

Ancaman terorisme juga menjadi tantangan yang serius. Untuk itu, kedepankan deteksi dini dan preventive strike untuk mencegah pelaku teror melancarkan aksinya, bakal dilakukan penjagaan ketat pada pusat keramaian maupun tempat ibadah dapat memastikan tidak ada letupan sekecil apapun dalam pelaksanaan ibadah Natal ataupun malam pergantian tahun.

Pada pengamanan perayaan malam tahun baru, bakal dilakukan pengamanan pada setiap giat keramaian dengan maksimal, terutama yang melibatkan massa dalam jumlah besar. Selain itu, dilakukan pengaturan lalu lintas dan pengamanan pada lokasi kegiatan secara humanis.

“Bakal kita tingkatkan pengawasan distribusi handak komersial maupun petasan agar kegiatan berjalan dengan aman,” bebernya.

Untuk mengantisipasi kejahatan konvensional, bakal dilakukan patroli rutin pada objek vital, pusat ekonomi dan wisata, daerah rawan kejahatan serta pemukiman. Sosialisasikan kepada masyarakat yang akan bepergian dalam waktu lama agar melapor kepada petugas setempat dan disediakan layanan penitipan kendaraan pada kantor-kantor kepolisian.

Terkait bencana alam, bakal disiapkan tim tanggap bencana, rehabilitasi dan sarpras pendukung pada jalur rawan longsor, pelabuhan serta lokasi wisata alam. Bakal ditingkatkan juga edukasi kepada masyarakat dan koordinasi dengan BMKG untuk melakukan sosialisasi informasi cuaca, sehingga kita mampu memberikan quick response guna memitigasi dampak bencana.

“Yang tak kalah penting adalah dilakukan monitoring ketersediaan pasokan dan fluktuasi harga Bapokting, pelaku usaha diimbau agar tidak melakukan penimbunan stok. Apabila diperlukan, akan dilakukan gakkum secara prosedural,” tandasnya. (ResBom)




Pasar Kotor, Koramil Poleang Turun Tangan Ajak Pedagang Kerja bakti

Bombana, SultraNET. | Koramil 1431-03/Poleang, para pedagang dan masyarakat setempat menyatukan kekuatan dalam aksi nyata untuk membersihkan Pasar Tradisional di Kelurahan Boepinang Barat, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana. Dalam semangat gotong royong, mereka bersama-sama berkomitmen menjaga kebersihan pasar yang selama ini terabaikan. Kamis, 21 Desember 2023

Dalam aksi bersih-bersih tersebut, Komandan Rayon Militer 1413-03/Poleang Letnan Satu Inf Dahlan, menekankan bahwa kegiatan bakti ini bukan hanya rutinitas biasa. Lebih dari itu, ini merupakan langkah nyata TNI-AD dalam menjaga kebersihan lingkungan, mencegah risiko banjir, dan penyebaran penyakit.

Babinsa Koramil 1431-03/Poleang dan Masyarakat Laksanakan pembersihan Pasar Tardisional Kelurahan Poleang Barat Kec. Poleang
Babinsa Koramil 1431-03/Poleang dan Masyarakat Laksanakan pembersihan Pasar Tardisional Kelurahan Poleang Barat Kec. Poleang

“Menghadapi musim hujan ini, fokus kita adalah membersihkan kompleks pasar yang masih dipenuhi sampah, plastik, dan limbah lain. Hal ini sangat penting untuk mencegah terjadinya banjir yang dapat merugikan pedagang dan pengunjung pasar,” ungkap Dahlan.

Dahlan juga menyoroti urgensi kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, terutama di pasar yang menjadi pusat perbelanjaan dan kesejahteraan ekonomi di wilayah Poleang. Upaya bersama ini tidak hanya tentang kebersihan fisik, tetapi juga menciptakan lingkungan yang sehat dan aman bagi semua.

Dikonfirmasi terpisah, Dandim 1431/Bombana Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P mengatakan kegiatan pembersihan pasar dan inisiatif penanaman pohon di wilayah tugasnya, itu sejalan dengan visi untuk menciptakan lingkungan yang lestari dan mendukung keberlanjutan ekosistem lokal.

Kondisi Pasar Tradisional Poleang Barat yang nampak bersih setah dibersihkan Oleh TNI dan Masyarakat
Kondisi Pasar Tradisional Poleang Barat yang nampak bersih setah dibersihkan Oleh TNI dan Masyarakat

Dengan kolaborasi antara Koramil, masyarakat, dan pihak terkait, diharapkan pasar yang bersih dan teratur ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan ekonomi lokal serta kesejahteraan masyarakat Poleang secara keseluruhan.

“Kegiatan seperti ini adalah wujud komitmen TNI untuk selalu bersama rakyat, membantu rakyat yang membutuhka.” tandasnya (SBU)




Pj Bupati Sukanto Toding Dorong Pelayanan Kesehatan Optimal di Kolaka Utara

Kolaka Utara, SultraNET.  | Penjabat Bupati Kolaka Utara (Kolut), Dr. Ir. Sukanto Toding mendorong penguatan peran strategis Puskesmas sebagai pusat kesehatan masyarakat yang efektif dalam memberikan pelayanan kesehatan optimal kepada masyarakat Kabupaten Kolaka Utara. Senin (18/12/2023)

Pj. Bupati Kolaka Utara, Sukanto Toding saat menghadiri kegiatan Re-Akreditasi UPTD Puskesmas Lapai oleh Lembaga Penyelenggara Akreditasi Fasyankes Seluruh Indonesia di Kecamatan Ngapa menyampaikan harapannya agar Puskesmas khususnya Puskesmas Lapai dapat menjadi teladan dalam memberikan pelayanan kesehatan yang optimal kepada masyarakat.

Ia menekankan perlunya Puskesmas menyediakan data yang komprehensif, sebuah langkah penting untuk memperkuat pelayanan kesehatan dan memudahkan akses informasi bagi masyarakat.

“Proses Re-Akreditasi ini merupakan evaluasi ketat, tujuannya untuk memastikan bahwa Puskesmas memenuhi standar pelayanan optimal yang ditetapkan oleh pemerintah,” tegas Sukanto Toding

Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding bersama Rombongan saat tiba di Puskesmas Lapai
Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding bersama Rombongan saat tiba di Puskesmas Lapai

Ia menjelaskan, evaluasi mencakup berbagai aspek, mulai dari kepemimpinan, layanan klinik, kesehatan masyarakat, hingga laboratorium kesehatan dan tempat praktek Mandiri dokter dan dokter gigi yang sesuai regulasi kesehatan.

“Ini tidak hanya sekadar kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga sebagai strategi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di daerah,” tegas Sukanto Toding

Dari total 16 Puskesmas di Kabupaten Kolaka Utara, sebanyak 10 di antaranya berpartisipasi dalam proses Re-Akreditasi, mencerminkan komitmen nyata Pemerintah Kabupaten untuk menjaga standar layanan kesehatan yang optimal.

“Kita berharap proses Re-Akreditasi ini akan memberikan dorongan positif bagi peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kabupaten Kolaka Utara,” tandasnya

(Sumber : Kominfo Kolut)




Upaya Cegah Banjir, Koramil Kabaena, Polsek, dan Pemerintah Kecamatan Kababena Selatan Lakukan Penanaman Pohon

Bombana, SultraNET. | Desa Batuawu, Kecamatan Kabaena Selatan, Kabupaten Bombana, menjadi tempat pelaksanaan aksi nyata dalam upaya pencegahan banjir. Personel Koramil 1431-02/Kabaena, Polsek Kabaena, Muspika, Persit Ranting 3 Kabaena, dan masyarakat setempat bersatu dalam karya bakti penanaman pohon. Rabu, 20 Desember 2023

Selain personil Koramil, kegiatanitu juga dihadiri Kapolsek Kabaena yang diwakili Aipda Rahmat, dan perwakilan dari Guru SMKN 06 Bombana, ibu Adriani, S.Pd, beserta siswa. Sebanyak 100 pohon, seperti Jati, Jengkol, Petai, dan Trembesi, ditanam sebagai langkah preventif menghadapi risiko banjir yang seringkali muncul akibat curah hujan tinggi.

Personil TNI bersama warga bersama lakukan penanaman Pohon
Personil TNI bersama warga bersama lakukan penanaman Pohon

Bati Tuud Koramil 1431-02/Kabaena Peltu Muh. Haris, menjelaskan Aksi karya bakti ini bukan hanya mitigasi bencana, tetapi juga mencerminkan kesatuan antara aparat keamanan, pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat. Semangat gotong royong untuk menciptakan lingkungan berkelanjutan dan aman diwujudkan melalui partisipasi bersama.

“Pohon-pohon yang ditanam bukan hanya sebagai langkah preventif menghadapi risiko banjir yang seringkali muncul akibat curah hujan tinggi, tetapi juga sebagai wujud konkret kepedulian terhadap lingkungan,” ujar Peltu Muh. Haris.

Partisipasi masyarakat menunjukkan kesadaran tinggi terhadap pelestarian lingkungan, memberikan inspirasi bagi desa-desa sekitar untuk ikut serta aktif dalam upaya pelestarian alam. Guru SMKN 06 Bombana, ibu Adriani, dan siswanya, memperkuat peran sekolah dalam mendukung kegiatan lingkungan, menjadi contoh bagi institusi pendidikan lainnya.

Personel Koramil 1431-02/Kabaena bersama warga bersiap melakukan penanaman pohon
Personel Koramil 1431-02/Kabaena bersama warga bersiap melakukan penanaman pohon

Meskipun langkah preventif ini diapresiasi, tantangan untuk menjadikan Desa Batuawu bebas banjir masih panjang. Harapan besar terletak pada kesatuan seluruh elemen masyarakat untuk terus bersatu, berkarya, dan menjaga keberlanjutan upaya pencegahan bencana.

Dengan penanaman 100 pohon sebagai tonggak awal, Desa Batuawu diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain. Langkah konkret ini menandai awal dari perubahan positif dan mewujudkan cita-cita menuju desa yang aman, hijau, dan bebas banjir. (SBU)