Dandim Bombana, Persit, dan Puluhan Prajurit Ramai-ramai Meriahkan Jalan Santai HUT Bombana ke-20
Bombana. SultraNET | Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana sukses menggelar kegiatan jalan santai meriah dalam rangka peringatan HUT ke-20 Kabupaten Bombana. Lebih dari 10.000 peserta turut serta dalam acara ini, memperebutkan ratusan doorprize dan hadiah utama 2 Unit Sepeda Motor dan 5 Unit Motor Listrik.
Acara yang dihelat di Kelurahan Kastarib, Kecamatan Poleang, ini diawali dengan pelepasan oleh Penjabat Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M. Si. Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah pejabat daerah, antara lain Sekda Kabupaten Bombana Drs. Man Arfa, M.Si, Ketua DPRD Kabupaten Bombana Arsyad S.Pd., S.H., MH, dan Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bombana Ir. Ardi.A, SP., MP., IMP.
Pj Bupati Bombana didampingi Forkopimda melepas peserta jalan santai
Dalam barisan hadir pula Dandim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P dan Kapolres Bombana, AKBP Roni Syahendra, S.H., S.I.K. M.Si. Jajaran pimpinan kepolisian yang ikut serta antara lain Wakapolres Bombana Kompol Reda Irfanda, S.H., S.I.K, M.H., Kabag Ops Polres Bombana AKP Idam Sukri S.Pd dan Para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Bombana.
“Kegiatan ini tidak hanya memeriahkan HUT Bombana ke-20, tetapi juga memperkuat sinergi antara TNI, Polri, dan masyarakat,” ujar Dandim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi.
Tidak hanya itu, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana Ny. Rafika Andi Irfandi juga memberikan pernyataan serupa, menyatakan dukungan penuh Persit dalam memeriahkan dan mendukung kegiatan positif di Kabupaten Bombana.
Selain pejabat dan tokoh masyarakat, para prajurit dari satuan Jajaran Kodim Bombana turut ambil bagian dalam jalan santai ini, menunjukkan kebersamaan dan semangat peringatan HUT Kabupaten Bombana ke-20. Acara ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, militer, dan masyarakat dalam merayakan momentum istimewa ini. (SBU)
Jalan Santai Meriahkan HUT Kabupaten Bombana ke-20
Bombana, SultraNET. | Lapangan sepak bola Kastarib Kelurahan Kastarib Kecamatan Poleang Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi saksi kebersamaan dalam Jalan Santai meriah untuk merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bombana yang ke-20. Acara ini dihadiri oleh lebih dari 8.000 peserta dan dipimpin langsung oleh Plt. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si. Minggu, 17 Desember 2023.
Rute jalan santai dimulai dari lapangan sepak bola Kastarip menuju jalan poros Kolaka Bombana, dengan finish di lapangan upacara Pelabuhan Boepinang Kelurahan Boepinang, Kecamatan Poleang.
Pantauan media ini, rangkaian kegiatan dimulai pada pukul 07.20 Wita dengan pembacaan doa. Peserta jalan santai kemudian diberangkatkan pada pukul 07.30 Wita oleh Plt. Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto. Perjalanan sehat tersebut berakhir pukul 08.15 Wita di lapangan upacara Kelurahan Boepinang Barat, Kecamatan Poleang. Setelah tiba di lokasi finish, seluruh peserta bersama-sama melakukan senam pada pukul 08.20 Wita.
Ribuan peserta mengikuti jalan santai HUT Bombana
Dalam sambutannya, Drs. Edy Suharmanto, M.Si menyampaikan rasa syukur atas perayaan Hari Ulang Tahun ke-20 Kabupaten Bombana. Ia menyebutkan bahwa perayaan ini menjadi momen berkesan, mengingat awal mula Kabupaten Bombana yang mekar dari Kabupaten Buton 20 tahun yang lalu.
Edy Suharmanto juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang turut berpartisipasi, termasuk pemerintah kabupaten, Polres Bombana, Kejaksaan Negeri Bombana, dan Kodim 1431 Bombana.
“Pemerintah Kabupaten Bombana mengapresiasi keterlibatan para sponsor, baik utama maupun pendukung, yang telah mendukung kegiatan jalan santai ini,” ujar Edy Suharmanto.
Panggung Hadiah Jalan Santai HUT Bombana
Puncak acara ditandai dengan pengundian door prize pada pukul 08.45 Wita. Hadiah-hadiah menarik seperti sepeda motor, sepeda listrik, sepeda, TV, kulkas, mesin cuci, dan handphone dibagikan kepada para peserta. Semua door prize berasal dari sumbangan pihak sponsor dan tidak mengikat.
Nampak hadir mengikuti kegiatan tersebut, Drs. Man Arfa, M.Si (Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana), Arsyad S.Pd., S.H., MH (Ketua DPRD Kabupaten Bombana), Ir. Ardi.A, SP., MP., IMP (Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Bombana), Letkol Inf Andi Irfandi S I.P (Dandim 1431/Bombana), AKBP Roni Syahendra, S.H., S.I.K. M.Si (Kapolres Bombana), Kompol Reda Irfanda, S.H., S.I.K , M.H. (Wakapolres Bombana), Lettu Inf Dahlan (Danramil 1431-03/Poleang), Iptu Askar Sh (Kapolsek Poleang), Letda Inf Subardin (Danunit Intel Dim 1431/Bombana), Serma (Mar) Muh, Yusuf (Danpos AL Kasipute Kabupaten Bombana), Para pimpinan OPD Kabupaten Bombana, Para Camat, Lurah, dan Desa se-Kabupaten Bombana. (SBU)
Provokasi Berbau SARA, Akun FB Arif Supendi Dilaporkan ke Polisi, Bermula dari Postingan Kadis PTSP Bombana
Bombana, SultraNET. | Himpunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Moronene (Hippamor) resmi melaporkan akun media sosial Facebook atas nama Arif Supendi ke Mapolres Bombana. Jum’at, (14/12/2023).
Akun media sosial tersebut dilaporkan atas dugaan penyebar luasan informasi elektronik yang mengandung unsur penghasutan yang dikhawatirkan dapat menjurus ke persoalan SARA.
Persoalan bermula saat Akun FB Pajawa Tarika yang diketahui merupakan Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara melalui status FBnya mengeluhkan adanya kerusakan mobil dinas miliknya yang disebabkan bersenggolan dengan mobil pendemo.
Pada hari Kamis (14/12/2023) ratusan massa melakukan demonstrasi yang melibatkan iring-iringan ratusan kendaraan dari Taubonto menuju Kasipute. Massa aksi dari Hippamor menuntut DPRD Bombana memasukkan frasa Moronene pada Raperda pelestarian Seni dan Budaya yang sedang dibahas.
“Tadi Pagi Mobil Dinas DT 1089 K Diamuk. Massa Pendemo. Hanya Karena Melabung Iring-Iringan Mereka di Jalan Raya, Saya sejak di Taubonto Minta Jalan utk lewat tapi tdk Diberi ruang utk lwat. Mereka. Sangat Anarkis, Ini Aset Negara yang Mereka Rusak,” bunyi Status FB tersebut yang belakang justru telah dihapus.
Status tersebut kemudian mendapat tanggpan banyak warganet yang memberi reaksi beragam ada yang memberi dukungan adapula yang mengingatakan bahwa situasi demonstrasi memang kadang tidak terduga.
Akun Amirullah N S misalnya mengingatkan Akun Pajawa Tarika bahwa hal itu memang kadang terjadi terlebih yang melibatkan massa sehingga harus menjadi bijak menyikapi situasi.
“Sebenarnya jika posisi ini ada pada sy maka hal ini tdk akan terjadi, dan saya akan keluar dr modis sy ketemu korlap diskusi cri tahu substansinya jika tdk ada unsur politik dan maka saya akan berikan dukungan sambil bersama mrk sejenak lalu izin kpd pendemo untuk mendahului, berikan penjelasan ada tugas yang penting pula bukan menggurui tapi mencari solusi sehingga massa aksi dalam emosi yg tdk terkendali bisa teratasi dan memahami tugas kita,” Isi Komentar Amirullah N S
Setelah komentar Akun Amirullah N S, muncul kemudian Komentar Arif Supendi yang diketahui saat ini adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di Badan penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bombana yang menjabat sebagai Sekretaris BPBD yang kemudian menjadi polemik.
“Pajawa Tarika kalau mereka anarkis…. kita kash kacau saja…jgn takut kita keluarga besar juga. Tidak ada salahnya klo kita lahir dan mati di tanah rumbia,” isi Komentar Arif Supendi yang dinilai memprofokasi.
Ketua Hippamor, Hamdan menerangkan pernyataan Arif Supendi dikolom komentar Facebook atas nama Pajawa Tarika diduga kuat memuat unsur profokasi antar etnis atau SARA di Bombana. Komentar tersebut dinilai dapat memprofokasi masyarakat Bombana yang saat ini masih hidup rukun, damai, aman dan tentram.
“Dalam komentarnya di status akun facebook milik salah satu kadis di Pemda Bombana dalam hal ini Pajawa Tarika, secara sadar dan terbuka telah menunjukan upaya untuk menimbulkan rasa kebencian dan permusuhan terhadap suatu kelompok,” ujar Hamdan
Karenanya, Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kendari ini menyebut laporannya ini bertujuan untuk memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wonua bombana tetap terjaga.
“Kami mengambil sikap untuk melaporkan akun tersebut karna telah menimbulkan kegaduhan di wilayah bombana yang lebih spesifik di internal keluarga moronene,” tegas Hamdan
Hingga berita ini dirilis belum ada komentar resmi dari Kadis PTSP Bombana, soal benar tidaknya akun atas nama Pajawa Tarika tersebut adalah benar miliknya. Begitu pula Sekretaris BPBD Bombana Arif Supendi belum terkonfirmasi. (IS)
Peringati Hari Juang TNI-AD, Koramil Rumbia Laksanakan Jum’at Berkah
Bombana, SultraNET. | Dalam rangka memperingati Hari Juang TNI Angkatan Darat ke-78 Tahun 2023, Koramil 1431/Bombana dan Persit Ranting 2 Koramil Rumbia menggelar kegiatan Jumat Berkah di Tugu Brimob, Kelurahan Kasipute, Kecamatan Rumbia, Kabupaten Bombana. Jumat, 15/12/2023
Pada kesempatan yang berlangsung dengan penuh semangat ini, personil Koramil dan ibu-ibu Persit tidak hanya merayakan peristiwa bersejarah, tetapi juga menyebarkan kebaikan di tengah-tengah masyarakat. Sebanyak 100 kotak Snack disalurkan kepada pengemudi Bentor, ojek, dan warga yang melintas di lokasi tersebut.
Dibawah arahan Danramil Rumbia, Kapten Inf Syafaruddin, kegiatan Jumat Berkah ini bukan hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, namun juga menjadi wujud nyata sinergi dan solidaritas antara personel Koramil dan Persit Kartika Chandra Kirana dalam menjalankan tugas kemanunggalan dengan rakyat.
Aksi pemberian Snack tersebut tidak hanya memberikan kehangatan di tengah-tengah masyarakat, tetapi juga menciptakan nuansa positif yang mengukuhkan bahwa kebaikan dapat terus diwujudkan melalui kerjasama yang kokoh antara aparat dan warga. Selain merayakan sejarah Juang TNI-AD, kegiatan ini menjadi simbol kebersamaan yang dapat terus mempererat hubungan antara TNI dan masyarakat setempat.
ibu-ibu Persit Ranting 2 Koramil Rumbia melakukan pembagiuan Ssnack ke Masyarakat
Dengan semangat kemanunggalan yang diwujudkan melalui kegiatan positif ini, Koramil Rumbia turut memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, menciptakan momen bersejarah yang tidak hanya dikenang dalam peringatan hari juang, tetapi juga merajut hubungan harmonis di antara mereka.
Kodim Bombana Gelar Upacara Peringatan Hari Juang TNI-AD untuk Pertama Kalinya
Bombana, SultraNET. | Dalam suasana yang hikmat dan penuh kesederhanaan, Kodim 1431/Bombana menyelenggarakan upacara peringatan untuk memperingati ulang tahun ke-78 Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) di Lapangan Upacara Kodim Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana. Jumat, 15/12/2023
Upacara dipimpin oleh Kasdim Bombana, Kapten Inf Ahmad Yani, dengan perwira upacara Perwira Seksi Personel (Kapten Inf Mustafa) dan Komandan Upacara Perwira Sandi (Lettu Inf Nyoman Admika).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pejabat Utama Kodim 1431/Bombana, personel Kodim, dan Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana.
Foto : Plh. Kasdim 1431/Bombana Kapten Inf Akhmad Yani bertidak sebgai irup pada peringatan Hari Juang TNI-AD
Dalam amanat yang dibacakan oleh Inspektur Upacara, pesan dari Kepala Staf Angkatan Darat menekankan bahwa “Hari Juang TNI-AD adalah momen penting untuk mengenang pengorbanan para pahlawan yang dengan rela mengorbankan jiwa dan raganya demi mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa Indonesia.”
Beliau menceritakan, “Saat Pertempuran Ambarawa, Jenderal Sudirman dengan keteguhan dan keberaniannya memimpin pasukan. Meskipun sakit, beliau tidak pernah menyerah dan terus memimpin.”
Kemanunggalan antara TNI-AD dan rakyat adalah kunci keberhasilan dalam menghadapi berbagai tantangan. Di era globalisasi saat ini, tantangan seperti perang asimetris, perubahan iklim, dan potensi konflik sosial harus diatasi.
foto: Pemeriksaan Pasuakan Oleh Inspektur Upacara
Untuk menghadapi tantangan tersebut, TNI-AD harus terus meningkatkan kemampuannya dalam hal personel, alutsista, dan doktrin. Peningkatan ini diperlukan untuk menghadapi ancaman yang semakin kompleks.
Hari Juang TNI-AD tahun ini mengusung tema “TNI Bersama Rakyat Bersatu dengan Alam untuk NKRI.” Tema ini memiliki makna mendalam, menekankan perlunya terus memperkuat kemanunggalan antara TNI-AD dan rakyat, meningkatkan kemampuan, dan berperan aktif dalam pelestarian alam. (SBU)
Ratusan Orang Warga Suku Moronene Demo DPRD Bombana
Bombana, SultraNET. | Ratusan orang warga suku Moronene yang tergabung dalam Himpunan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Moronene (HIPPAMOR), menggelar aksi demonstrasi di DPRD Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Teggara. Kamis (14/12/2023)
Para demonstran menyoroti masalah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Bombana tentang Pelestarian Seni dan Budaya yang dinilai ambigu karena tidak spesifik mengidentifikasi seni dan budaya mana yang akan dilestarikan.
Heryanto A Nompa salah satu tokoh masyarakat suku moronene yang turut bersama massa aksi mengaku menyesalkan sikap para wakil rakyat di DPRD Bombana yang terkesan alergi dengan seni dan budaya suku moronene.
Padahal menurutnya sebagai suku tertua di jazirah bumi anoa sulawesi tenggara, suku moronene yang secara turun temurun telah mendiami wilayah kabupaten bombana sejak ratusan tahun silam telah mewariskan seni dan budaya yang tidak ternilai yang patut dilestarikan dan dijaga.
“Raperda ini ambigu, sehingga pertanyaannya kalau bukan seni dan budaya moronene yang akan dilestarikan disini (Bombana), terus tunjukkan tempat dimana seni dan budaya moronene akan kami lestarikan,” ujar Heryanto
Massa Aksi dan DPRD Bombana saat membacakan Poin Kesepakatan
Mantan Anggota DPRD Bombana Periode 2014-2019 itu menegaskan masyarakat moronene terkenal dengan sikap persaudaraan yang tinggi dimana secara history menerima kedatangan semua suku tanpa membeda-bedakan untuk bersama sama hidup di bombana.
“Jadi tolong lestarikan seni dan budaya kami sebagai ciri khas daerah ini,” tegas Heryanto yang juga ketua PPNI Sultra itu.
Hal senada disampaikan Ketua HIPPAMOR Hamdan Triandardinata, ia menekankan bahwa polemik terjadi di kalangan suku Moronene karena Raperda tidak secara spesifik menyebutkan seni dan budaya Moronene yang akan dilestarikan.
“Dimana Bumi di Pijak disitu Langit dijunjung, seharusnya Raperda ini berpihak pada Moronene selaku penduduk pribumi kabupaten Bombana,” tegasnya.
Menyikapi tuntutan para demonstran, Ketua DPRD Bombana, Arsyad, memastikan akan mengakomodir tuntutan massa aksi dengan menambahkan kata ‘Moronene’, sehingga Raperda tentang Pelestarian Seni dan Budaya akan menjadi Raperda Pelestarian seni dan budaya Moronene.
Ia menjelaskan tujuan DPRD mengajukan inisiatif rancangan perda ini sebagai bukti serius bahwa DPRD komitmen memperhatikan persoalan pelestarian adat dan budaya di Bombana.
“Malah ini kita rancang agar mengakomodir semua seni dan budaya yang ada di Bombana, tetapi tidak ada salahnya jika teman teman suku moronene ingin lebih dipertegas raperdanya apalagi inikan masih rancangan, masih panjang perjalanannya untuk mejadi Perda” bebernya.
Ditempat yang sama Ketua Bapemperda DPRD Bombana, Rumiyanto menjelaskan bahwa proses Raperda ini masih dalam tahap rancangan yang melibatkan berbagai pihak.
“Dengan adanya aspirasi ini, kita akan akomodir tentu dengan mencarikan formulasi agar pelestarian seni dan budaya lain yang ada di Bombana ini bisa pula diakomodir.” jelas Rumiyanto
Politisi Partai Demokrat itu membantah adanya informasi yang beredar bahwa Raperda ini merupakan produk hukum yang akan diselesaikan dalam satu minggu kedepan atau dibuat secara terburu buru.
“Paling cepat 6 bulan kedepan Raperda ini bisa selesai, jadi tidak benar itu kalau ini bisa menjadi Perda dalam tahun ini, karena prosesnya masih panjang,” jelasnya
Pada kesempatan tersebut Anggota DPRD dua periode itu meminta keluarga suku moronene untuk tidak terhasut dan meragukan komitmen DPRD Bombana dalam upaya pelestarian seni dan budaya di Bombana khususnya seni dan budaya suku moronene.
“Sejak Bombana mekar menjadi sebuah kabupaten nanti di periode DPRD sekarang inisiatif pelestarian seni dan budaya ini di ajukan. Artinya komitmen kita untuk memajukan itu tidak usah diragukan,” tegasnya
Wakil Ketua Bapemperda, Andi Firman menambahkan jika Raperda ini lahir sebagai Perda, akan terbuka banyak program terkait pelestarian adat dan budaya, termasuk pembuatan museum untuk menyimpan koleksi dan tempat memperkenalkan adat dan seni Moronene kepada masyarakat luas.
Mantan Ketua DPRD Bombana periode 2014-2019 menyebut banyak yang menafsirkan keliru terkait Raperda ini, bahwa dengan tidak adanya frasa Moronene seolah olah ada upaya mengkaburkan atau menghilangkan eksistensi seni dan budaya moronene.
“Perda ini dibikin di Bombana dan kita semua tahu bahwa bombana ini wilayah kerajaan moronene dulunya, sehingga apapun itu yang akan dilestarikan pasti adalah seni dan budaya moronene,” bebernya
Ia menjelaskan, pihak terkait yang dipanggil untuk menghadiri seminar awal dan seminar akhir naskah akademik Raperda ini hanya tokoh dan yang paham adat suku moronene dan tidak ada tokoh dari suku lain.
“Biarpun tidak memuat frasa moronene tetapi itu secara otomatis jika berbicara seni dan budaya bombana maka itu pasti Moronene. Tetapi dengan adanya aksi ini tentu akan lakukan review lagi agar dalam judul dan isi Raperda nantinya tegas bahwa yang akan dilestarikan adalah seni dan budaya moronene.”tandasnya.
Adapun hasil kesepakatan Hippamor dan DPRD Bombana terdiri dari tiga poin, Pertama Raperda tentang Pelestarian seni dan budaya diubah menjadi Raperda tentang Pelestarian seni dan budaya Moronene. Yang Kedua, dalam penyusunan Naskah akademik melibatkan Lembaga Adat Moronene, Rukun Keluarga Moronene, dan tokoh-tokoh yang paham dengan kebudayaan moronene.
Poin terakhir dalam waktu 1x 24 jam DPRD Bombana segera membentuk tim khusus yang melibatkan Lembaga Adat Moronene, Rukun Keluarga Moronene, dan tokoh-tokoh yang paham dengan kebudayaan moronene.
Pantauan awak media ini, aksi yang sempat membuat macet jalan ibu Kota Bombana itu turut dihadiri Tokoh suku moronene asal Kabaena Sahrun Gaus, Awaluddin, Sono dan Andri Ananta dan dari Poleang, nampak Mantan Anggota DPRD Bombana Syukur, Akademisi Achmad Baco dan Yanas Bandu sedangkan dari Rumbia nampak pula Mantan Wakil Bupati Johan Salim, Heryanto A Nompa, Gufran Kapita, Refli dan sederet tokoh moronene lainnya yang nampak berbaur dengan massa aksi. (IS)
Mahasiswa Informatika Unisan Kunjungi PT. Crossnet Indonesia
MAKASSAR, SultraNET. – Sejumlah mahasiswa Program Studi Informatika Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer, Universitas Ichsan Sidenreng Rappang (Unisan), kunjungan studi lapangan yang bernilai edukatif ke PT. Cross Network Indonesia (Crossnet). Selasa, 11 Desember 2023.
Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer Unisan, Baharuddin menjelaskan selain mendapatkan sambutan hangat, para mahasiswa juga memperoleh pemahaman mendalam tentang Jaringan dan Internet.
“Pengetahuan terkait jaringan internet tidak hanya bisa diperoleh di bangku kuliah, namun harus dilengkapi dengan pengalaman lapangan,” ujar Baharudin.
Baharuddin, Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UNISAN (Kiri) Muhammad Khairun, Pre Sales Manager area Sulampua (Kanan)
Selaku Dosen pengampu, ia juga menekankan bahwa kunjungan ini tidak hanya menjadi pengenalan, tetapi juga kesempatan bagi mahasiswa untuk melihat secara langsung pengaplikasian ilmu yang diperoleh dibangku perkuliahan.
“Mahasiswa tidak hanya melihat, tetapi juga langsung mempelajari perangkat jaringan komputer yang tidak tersedia di kampus dalam skala besar,” bebernya.
Kunjungan lapangan yang dilakukan oleh mahasiswa Unisan ini memberikan wawasan yang tak ternilai tentang dunia nyata jaringan dan internet. Dengan pendekatan praktis, mahasiswa dapat mengaplikasikan teori yang dipelajari di dalam kelas ke dalam situasi yang sebenarnya.
“Ini adalah kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri dalam memperluas pengetahuan dan keterampilan mahasiswa,” tandasnya.
Rektor Universitas Teknologi Akba Makassar Dr. Muhammad Arafah, S.Kom. MT. (kiri) dan Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer UNISAN, Baharuddin (Kanan)
Usai melakukan kunjungn di PT. Cross Network Indonesia (Crossnet), Dekan Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer melakukan kunjungan ke Universitas Teknologi Akba Makassar yang diterima langsung Rektor Dr. Muhammad Arafah, S.Kom. MT. (IS)
Merajut Ukhuwah Merengkuh Berkah, Kodim 1431/Bombana Santuni Warakawuri dan Anak Yatim
Bombana, SultraNET. | Dalam rangka menyambut perayaan Hari Juang Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) ke-78 Tahun 2023 ini, Kodim 1431/Bombana sambangi Rumah Warakawuri untuk memberikan Santunan dan Tali Asih Kepada para Warakawuri dan Anak Yatim, Hal ini sejalan dengan Tema yang diambil “TNI Angkatan Darat maju bersama rakyat,” Kamis, 14/12/2023
Pelaksanaan Harian (Plh) Kasdim Kapten Inf Ahmad Yani, dalam sambutannya, tidak hanya mengucapkan rasa syukur tetapi juga menekankan pentingnya solidaritas dan kepedulian. “Bukan hanya sebagai prajurit, tetapi sebagai bagian dari masyarakat, kita memiliki tanggung jawab untuk saling mendukung dan membantu. Mari kita merajut tali ukhuwah yang kuat,” ujarnya penuh semangat.
Plh. Kasdim 1431/Bombana Kapten Inf Ahmad Yani (Tengah) dan Ibu menyerahkan bingkisan Kepada Warakawuri Hj. Nursida Usman,
Kehadiran Pejabat Utama Kodim Bombana seperti Plh. Kasdim Bombana Kapten Inf Ahmad Yani, Perwira Seksi Teritorial Kapten Inf Silistianto, memberikan nuansa kekeluargaan dalam kegiatan ini. Wakil Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Ibu Hj. Irma Akhmad Yani turut serta bersama pengurus Persit Kodim Bombana.
Hj. Nursida Usman, salah satu yang menerima santunan, tak dapat menyembunyikan rasa terima kasihnya. “Kami merasa sangat beruntung dan bersyukur atas kepedulian dan bantuan yang diberikan. Semoga Allah SWT membalas kebaikan saudara-saudara kami di Kodim 1431/Bombana,” ucapnya tulus dengan senyum penuh harap.
Plh. Kasdim 1431/Bombana Kapten Inf Ahmad Yani dan Ibu menyerahkan bingkisan Kepada Warakawuri
Lebih dari sekadar momen berbagi kebahagiaan, acara santunan ini menggambarkan kebersamaan dan kepedulian sebagai pilar utama dalam membangun masyarakat yang berdaya dan berkeadilan. Merajut ukhuwah, Kodim 1431/Bombana merengkuh berkah bagi mereka yang membutuhkan. (SBU)
Kodim 1431/Bombana dan Drumband Yonif 725/Woroagi Meriahkan Defile dan Pembukaan Porseni HUT Bombana Ke-20
Bombana, SultraNET. | Dalam rangka memeriahkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bombana yang ke-20, Kodim 1431/Bombana dan Drumband Yonif 725/Woroagi turut berpartisipasi dengan meriahkan Defile dan Pembukaan Porseni di Kecamatan Poleang. Rabu, 13/12/2023
Kegiatan yang di Pusatkan di Poleang tersebut menjadi sorotan utama masyarakat sekitar. Ribuan peserta dari Seluruh organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan 22 Kecamatan, termasuk anggota Kodim 1431/Bombana, Persit dan Drumband Yonif 725/Woroagi, berpartisipasi dalam parade yang dipandu dengan semangat dan kegembiraan.
Turut hadir dalam acara tersebut sejumlah tokoh penting, antara lain Sekda Kabupaten Bombana, Ketua DPRD Kabupaten Bombana, Kapolres Bombana, Wakapolres Bombana, dan sejumlah perwakilan dari unsur militer serta pejabat tinggi daerah. Kehadiran mereka menjadi bukti dukungan dan komitmen terhadap pembangunan dan kemajuan Kabupaten Bombana.
Pj. Bupati Bombana Foto bersama Forkopimda dan Tamu Undangan pada pembukaan Porseni HUT Kab. Bombana ke-20
Dalam sambutannya, Pj. Bupati Drs. Edy Suharmanto, M.Si, menyampaikan rasa syukur atas nikmat sehat yang memungkinkan masyarakat mengikuti acara ini. Ia juga menekankan pentingnya perayaan HUT ke-20 sebagai momentum awal bagi Kabupaten Bombana, yang 20 tahun lalu mekar dari Kabupaten Buton.
“Meskipun di tengah situasi yang tak menentu seperti sekarang ini tingkat inflasi yang semakin tinggi namun kita masih mampu bertahan, ancaman kemiskinan ekstrim, angka stunting yang masih tinggi, daya beli masyarakat terhadap produk lokal yang masih rendah serta situasi kerawanan sosial dan politik menjelang pemilu adalah tantangan bagi kita semua untuk terus survive dan tetap solid dalam menjaga stabilitas keamanan daerah kita”, tambah Edy
Tanggapan positif juga datang dari Dandim 1431/Bombana, Andi Irfandi, yang mengapresiasi keterlibatan Drumband 725/Woroagi dalam meriahkan acara.
“Kami sangat menghargai kontribusi positif dari Drumband Yonif 725/Woroagi yang turut memeriahkan peringatan HUT Kabupaten Bombana ini. Semoga kebersamaan ini dapat terus terjaga,” tutur pria dengan Pangkat dua melati di pundak ini.
Drumband Yonif 725/Woroagi Melakukan atraksi pada pembukaan Porseni HUT Kab. Bombana ke-20 di Poleang
Letnan Dua Infanteri (Letda Inf) Daniel Andre O, S. TR (Han) selaku Koordinator Drumband Yonif 725/ Woroagi mengatakan “Drumband ini Merupakan icon bagi Batalyon Infanteri 725/Woroagi dan sebagai sarana untuk mempromosikan Batalyon dan TNI-AD yang Baru dibentuk saat pelaksanaan satgas 2022 bagi anggota yang Korum (Komando Rumah) untuk menambah kemampuan prajurit selain bidang militer dan mengisi kegiatan agar terhindar dari pelanggaran
Ia juga mengatakan “Kebersamaan ini tidak hanya memperkuat keterlibatan TNI dalam kehidupan masyarakat, tetapi juga memperkokoh rasa kebangsaan dan cinta tanah air, sekaligus memperkenalkan Drumband Batalyon Kami” ungkap pria Lulusan Lembah Tidar Tahun 2023 tersebut.
Tanggapan masyarakat yang hadir pada acara tersebut juga positif. Mereka menyambut hangat dan mengapresiasi upaya kolaboratif antara Kodim 1431/Bombana, Drumband Yonif 725/Woroagi, dan seluruh masyarakat Kabupaten Bombana.
Dengan partisipasi yang gemilang dan semangat kebersamaan yang terpancar, Defile dan Pembukaan Porseni HUT Kabupaten Bombana Ke-20 sukses menjadi peristiwa bersejarah yang tak terlupakan bagi masyarakat setempat. (SBU)
Para Istri Prajurit TNI-AD di Bombana Ramai-Ramai Donor Darah
Bombana, SultraNET. | Para Istri Prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI-AD) yang tergabung dalam Persatuan Istri Prajurit (Persit) Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana beramai ramai melakukan donor darah, bertempat di Makodim 1431/Bombana. Selasa (12/12/2023)
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana Rafika Andi Irfandi menjelaskan, kegiatan ini merupakan wujud kepedulian istri Prajurit TN-AD untuk membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan sekaigus sebagai momentum peringatan Hari Juang TNI-AD ke-78.
“Kami bersyukur tidak hanya kami dari Persit dan Anggota TNI-AD namun masyarakat umum juga antusias mengikuti kegiatan ini,” ujar Rafika Andi Irfandi
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana Rafika Andi Irfandi (Tengah) bersama Persit
Istri Komandan Kodim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P itu menjelaskan, kegiatan dimulai dengan proses registrasi peserta dan pemeriksaan kesehatan yang ketat guna memastikan bahwa setiap donor memenuhi syarat kesehatan yang diperlukan.
Sebagaimana diketahui di Rumah Sakit Umum Tanduale Bombana belakangan ini sering sekali terjadi kelangkaan stok darah bagi pasien yang membutuhkan, untuk itu kegiatan ini diharapkan dapat menjadi solusi sementara menyelesaikan persoalan tersebut.
“Kegiatan ini tidak hanya memberikan manfaat langsung kepada penerima darah, tetapi juga meningkatkan kesadaran akan pentingnya kegiatan donor darah sebagai tindakan nyata dalam menyelamatkan nyawa,” tegas Rafika.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana Rafika Andi Irfandi (Tengah) bersama Persit
Kegiatan donor darah ini menjadi bukti nyata betapa solidnya kerjasama di antara para istri anggota TNI-AD dengan berbagai lapisan masyarakat dalam berbagi kepedulian demi kehidupan sesama.
Keberhasilan acara ini membangkitkan semangat untuk terus berkontribusi dalam aksi kemanusiaan dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya aksi sosial di tengah-tengah masyarakat. (SBU)