Unaaha, Sultranet.com – Wakil Bupati Konawe Utara, H. Abuhaera, S. Sos., M. Si., turut serta memberikan sambutan dalam acara Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Konawe Utara di Aula Kejaksaan Negeri Unaaha pada Senin, 11 Desember 2023.
Dalam sambutannya, Wabup Abuhaera menekankan bahwa kegiatan ini dilaksanakan guna memaksimalkan potensi pendapatan asli daerah, yang merupakan kewenangan kabupaten sesuai dengan UU nomor 1 tahun 2022 tentang hubungan keuangan pemerintah pusat dan daerah. Langkah ini juga diimplementasikan melalui Perda tentang Pajak dan Retribusi daerah.
“Saya menghimbau para OPD yang bertanggung jawab terhadap PAD agar senantiasa memprioritaskan pelayanan yang prima, efektif, dan akuntabel,” ungkap Wabup.
Peserta Sosialisasi Optimasi PAD
Lebih lanjut, Abuhaera mendorong sinergi di antara kepala OPD terkait dengan PAD untuk mempercepat ekstensifikasi dan intensifikasi pendapatan asli daerah. “Mari kita gali potensi PAD yang belum dimanfaatkan dan lakukan pendataan wajib pajak serta retribusi agar pembayaran dapat dilakukan tepat waktu,” tegasnya.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Kejaksaan Negeri Unaaha, Dr. Musafir, SH., MH., Kepala OPD yang terkait dengan pengelolaan pendapatan asli daerah, serta sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Konawe Utara. (Kominfo)
PERSIT Kartika Chandra Kirana Cab LXIV Dim 1431/Bombana Laksanakan Penanaman Pohon
Bombana, SultraNET. | Sebanyak 20 anggota Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Kodim 1431/Bombana, yang dipimpin oleh Rafika Andi Irfandi, melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara. Kegiatan ini dilakukan dengan memanfaatkan lahan kosong masyarakat sebagai bagian dari upaya pencegahan bencana alam, khususnya banjir. Sabtu, 09 Desember 2023
Kegiatan penanaman pohon yang diinisiasi oleh Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV ini menjadi langkah konkret dalam menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah terjadinya bencana alam, seperti banjir yang sering menghantui wilayah sekitar. Penanaman pohon dilakukan di lahan yang sebelumnya tidak dimanfaatkan, dengan harapan dapat meningkatkan daya serap air tanah dan mengurangi risiko banjir.
Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana Koorcab Rem 143 PD XIV/Hsn
Rafika Andi Irfandi, selaku pemimpin kegiatan menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana Koorcab Rem 143 PD XIV/Hsn dalam menjaga kelestarian lingkungan dan membantu masyarakat setempat.
“Kami berharap bahwa kegiatan ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat lainnya untuk ikut serta dalam upaya pelestarian lingkungan”, ujur Rafika.
Dengan dilaksanakannya kegiatan penanaman pohon ini, Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitar dan menjadi langkah preventif dalam mengurangi risiko bencana alam, terutama banjir, yang selama ini menjadi perhatian utama masyarakat di wilayah tersebut.
Persit Kartika Chandra Kirana Cabang LXIV Dim 1431/Bombana Koorcab Rem 143 PD XIV/Hsn
Nampak hadir pada saat kegiatan itu sejumlah ibu-ibu Persit Kodim 1431/Bombana, termasuk Hj Irma Yani (Ibu PLH Kasdim 1431/Bombana), Rosliati (Ibu Pasi Ops Dim 1431/Bombana), Hadija (Ibu Danunit 1431/Bombana), dan ibu-ibu pengurus Persit Kodim 1431/Bombana. (SBU)
Pj. Bupati Kolaka Utara Ajak ASN Prioritaskan Netralitas
Lasusua, SultraNET. | Penjabat (Pj) Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding memimpin Apel Aparatur Sipil Negara (ASN) di Lapangan Aspirasi Lasusua. Senin (11/12/2023)
Dalam amanatnya, Pj. Bupati menegaskan pentingnya profesionalisme dan netralitas bagi ASN, terutama menjelang pelaksanaan pesta Demokrasi Pemilihan Umum 2024.
Sukanto Toding menyoroti bahwa peran netral dan profesional ASN sangat vital untuk menjaga keberlangsungan proses demokrasi yang adil dan transparan.
“Para ASN kami ingatkan untuk menghindari tindakan yang dapat menimbulkan kesan tidak netral demi mendukung kelancaran proses demokrasi,” ujar Sukanto Toding
ASN Kolaka Utara saat melaksanakan Apel
Komitmen untuk memastikan netralitas dan profesionalisme ASN menjadi fokus utama Pj. Bupati dalam amanatnya.
Hal ini sebagai langkah konkret untuk memastikan integritas dalam mengawal pelaksanaan proses demokrasi yang berkualitas di Kolaka Utara.
Amatan ini diambil sebagai bagian dari upaya Pj. Bupati dalam memastikan keselamatan dan keberlangsungan proses demokrasi yang adil dan terpercaya di wilayahnya.
Komitmen untuk memastikan netralitas ASN menjadi langkah penting dalam menjamin integritas dan kualitas proses demokrasi.
Lasusua, SultraNET. | Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, memimpin kegiatan penanaman bawang di Desa Tinuna, Kecamatan Purehu. Minggu (10/12/2023)
Langkah konkret ini diambil untuk meningkatkan kemandirian pangan, menjadi bagian strategis dalam upaya mempertahankan ketersediaan bahan pangan lokal.
Dalam acara tersebut, Dr. Ir. Sukanto Toding menyoroti pentingnya penanaman bawang merah sebagai bagian integral dalam menjaga stabilitas harga pangan lokal.
Pj Bupati Sukanto Toding saat berdialog dengan petani bawang
Ia menggarisbawahi bahwa bawang merah memiliki peran vital dalam mengendalikan inflasi, terutama mengingat fluktuasi harga yang sering terjadi pada kebutuhan ini.
“Saya yakin penanaman bawang ini akan membawa dampak positif, tidak hanya dalam menjaga ketersediaan pangan lokal tetapi juga dalam mengontrol inflasi,” ujar Sukanto Toding.
Menurutnya, bawang memiliki peran penting dalam stabilitas harga, dan dengan langkah ini, ia berharap dapat mencegah dampak negatif inflasi serta memberikan dorongan bagi peningkatan ekonomi masyarakat.
Selain menjadi bagian dari strategi ketahanan pangan, kegiatan penanaman bawang ini juga diharapkan mampu memotivasi masyarakat setempat untuk meningkatkan pendapatan ekonomi melalui sektor pertanian.
Acara tersebut turut dihadiri oleh Ketua DPRD, Buhari, S.Kel.,M.Si., forkopimda, Kepala OPD, serta undangan lainnya, menandakan dukungan yang luas terhadap upaya meningkatkan stabilitas ekonomi dan ketersediaan pangan lokal.
Sumber dan gambar (Kominfo Kolut) di Edit oleh Redaksi SultraNET.
Aksi Nyata Sukanto Toding Percepat Penurunan Stunting di Kolaka Utara
Kolaka Utara, SultraNET. | Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, memimpin Rapat Evaluasi Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPPS) di Desa Lawata, Kecamatan Pakue Utara pada Minggu (10/12/2023).
Dalam rapat tersebut, perhatian besar diberikan pada urgensi pemenuhan gizi pada 100 hari pertama kelahiran sebagai langkah penting dalam mencegah stunting.
Pada kesempatan itu Sukanto Toding menegaskan bahwa perlindungan anak-anak dan pencegahan stunting adalah tanggung jawab bersama, baik dari pemerintah maupun seluruh elemen masyarakat.
Aksi nyata berupa distribusi bantuan juga dilakukan kepada Bapak/Bunda Asuh Stunting (BAS) dengan pemberian makanan tambahan seperti beras, telur, daging, susu, dan snack sehat sebagai upaya nyata dalam menangani stunting.
Ia menyoroti bahwa salah satu penyebab stunting adalah pola hidup yang tidak sehat. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk mendorong konsumsi makanan bergizi sambil mengurangi asupan makanan instan, sebagai langkah preventif untuk mengurangi stunting.
“Fokus utama kita pada edukasi gizi sejak dini sebagai langkah preventif yang krusial. Melalui kerjasama antara berbagai pihak, diharapkan masalah stunting di Kolaka Utara dapat segera diatasi,” tegas Sukanto Toding.
Peran negara dalam memberikan perlindungan bagi anak-anak untuk tumbuh dan berkembang secara optimal menjadi sorotan utama.
Sukanto Toding menekankan bahwa peran aktif semua pihak, baik pemerintah, lembaga terkait, dan masyarakat luas sangat diperlukan untuk menyelesaikan masalah stunting ini.
Rapat evaluasi ini menjadi momen untuk mempertegas pentingnya pemahaman akan dampak stunting serta langkah-langkah konkret yang harus diambil untuk mencegahnya.
Foto bersama usai pelaksanaan kegiatan
Ditempat yang sama, Hj. Hasrayani, Kepala BKKBN Kolaka Utara menjelaskan bahwa Edukasi kepada Bapak/Bunda Asuh Stunting (BAS) tentang pentingnya asupan gizi pada 100 hari pertama kelahiran anak menjadi salah satu strategi utama yang diambil dalam rapat tersebut.
Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat diharapkan dapat menjadi landasan kuat dalam menyelesaikan masalah stunting.
“Kita Fokus memberikan pemahaman akan pentingnya gizi sejak dini diharapkan dapat mengurangi jumlah kasus stunting di daerah,” ujarnya
Kegiatan distribusi bantuan makanan tambahan ini menjadi langkah konkrit yang diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam menangani stunting.
Hal ini sejalan dengan upaya untuk meningkatkan pemahaman akan pentingnya nutrisi dalam pertumbuhan anak-anak.
Dalam rapat tersebut, tidak hanya ditekankan pentingnya pemberian makanan bergizi, namun juga perlunya mengurangi konsumsi makanan instan yang cenderung kurang bergizi.
“Inisiatif ini dilakukan sebagai upaya preventif dalam menangani masalah stunting di Kolaka Utara,” jelasnya
(Sumber dan Foto : Kominfo Kolut). Editor : Redaksi SultraNET.
Festival Konasara 2024 Dipersiapkan Jadi Panggung Terobosan, Inovasi dan Visi Jauh Kedepan
Konawe Utara, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara kembali mengukuhkan komitmennya dalam persiapan Festival Konasara 2024 yang menjadi sorotan dalam rangka memperingati ulang tahun ke-17 Konawe Utara tahun depan. Sabtu (9/12/2024)
Dalam rapat persiapan yang dipimpin langsung oleh Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin, melalui platform Zoom Meeting dari Jakarta pada 9 Desember 2023, suasana penuh semangat dan komitmen tercipta untuk menjadikan festival ini lebih dari sekadar perayaan.
Suasana Rapat Persiapan HUT Konawe Utara 2024
Wakil Bupati H. Abuhaera, Plh. Sekda Konut Syafruddin, dan Kepala Perangkat Daerah Konawe Utara turut hadir dalam rapat ini dari Hotel Zenith Kendari, memberikan kontribusi berharga untuk memastikan Festival Konasara sebagai panggung inovasi, terobosan, dan perubahan positif.
Dengan semangat tema “Transformasi Menuju Sultra Maju untuk Indonesia Emas 2045,” acara ini bukan hanya sebagai pesta semata, melainkan sebagai perwujudan tekad Konawe Utara untuk aktif berkontribusi dalam mewujudkan visi besar Indonesia pada tahun 2045.
“Kolaborasi yang erat antara pemimpin dan perangkat daerah menjadi kunci keberhasilan dalam merancang acara yang tak hanya menghibur, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Bupati Ruksamin.
Festival Konasara 2024 diharapkan akan menjadi persembahan gemilang yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menggambarkan semangat dan harapan Sulawesi Tenggara Utara untuk menuju masa depan yang cemerlang dan berdampak positif bagi masyarakat. (IS)
Pj. Gubernur Sultra Kunker Perdana di Kabupaten Buton
Buton, SultraNET. | Penjabat (Pj) Gubernur Sulawesi Tenggara, Komjen Pol. (Purn.) Dr. (H.C.) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H., memulai kunjungan kerja perdana di Kabupaten Buton dengan fokus di Desa Boneatiro, Kecamatan Kapontori. Sabtu (9/12/2023)
Kedatangan Pj. Gubernur dan rombongan disambut oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Buton, Asnawi Jamaluddin yang mewakili Pj. Bupati Buton, Unsur Forkopimda Buton, dan OPD lingkup Pemerintah Kabupaten Buton, serta tokoh masyarakat dan warga Desa Boneatiro.
Selama kunjungan di Kabupaten Buton, Pj. Gubernur secara khusus meninjau hasil-hasil perikanan di Boneatiro, dengan Kaholeo (Ikan Teri dikeringkan) menjadi salah satu fokus utama dari desa tersebut.
Tidak hanya itu, mantan Kapolda Sultra ini juga berkesempatan berfoto bersama anak-anak dari Boneatiro, menunjukkan antusiasme terhadap interaksi dengan masyarakat setempat.
Pj. Gubernur menyatakan dukungannya terhadap Festival Pulau Pendek Desa Boneatiro sebagai upaya meningkatkan sektor pariwisata, yang diharapkan dapat menjadi potensi ekonomi di Sulawesi Tenggara.
“Saya datang sehari sebelumnya untuk memahami lebih dalam potensi daerah dan membangun silaturahmi. Kami bertekad untuk mendengar dan memperhatikan kebutuhan masyarakat, khususnya di Kabupaten Buton,” ungkap Pj. Gubernur.
Asnawi Jamaludin, Sekda Kabupaten Buton, menyambut baik kehadiran Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara di Desa Boneatiro, mengungkapkan apresiasi yang tinggi atas perhatian terhadap daerah penghasil aspal ini.
“Kami berterima kasih atas kunjungan dan harapan bahwa kedatangan Anda membawa keberkahan bagi masyarakat Kabupaten Buton,” tutup Sekda Buton itu. (Kominfo)
Target Menang Diatas 60 Persen, Pandawa 5 Sultra Siap Bersinergi dengan TKD Prabowo-Gibran
Kendari, SultraNET. | Organisasi Besutan Menteri Marves Luhut Binsar Pandjaitan Pandawa Lima Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) menargetkan kemenangan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo-Gibran Pada Pemilu 2024 di Sultra dapat mencapai diatas 60 Persen Suara.
Wakil Ketua Pandawa 5 Provinsi Sulawesi Tenggara, Muhammad Basri Tahir, S.H, mengungkapkan untuk mewujudkan target besar itu dibutuhkan kolaborasi semua pihak baik Partai Pendukung maupun unsur relawan pendukung lainnya yang ada di Daerah itu.
Juru Bicara Pandawa 5 Sultra itu menyatakan komitmen organisasi untuk berkolaborasi dengan Tim Kampanye Daerah (TKD) Prabowo–Gibran dalam setiap kerja kerja politik yang tujuannya untuk memenangkan pasangan Prabowo-Gibran.
Ia menyebut, berdasarkan hasil survei terbaru menunjukkan bahwa Prabowo-Gibran telah meraih dukungan sebanyak 60% dari pemilih Sultra, suatu angka yang ingin dipertahankan dan ditingkatkan oleh Pandawa 5.
“Kami dari Pandawa 5 siap mempertahankan dan bahkan meningkatkan persentase survei saat ini,” ujar Muhammad Basri Tahir, S.H.
Ia menjelaskan, pada rapat koordinasi daerah yang berlangsung di Kota Kendari pada tanggal 8 Desember 2023, Ketua TKD Prabowo-Gibran Provinsi Sulawesi Tenggara menyampaikan kesiapan TKD untuk berkoordinasi dengan relawan-relawan di daerah tersebut.
“ Pada pertemuan yang dihadiri oleh seluruh tim TKD Provinsi Sulawesi Tenggara, dipaparkan komitmen TKD untuk mendukung kegiatan yang diprakarsai oleh relawan-relawan jadi pada prinsipnya kita semua sudah siap bekerja sama untuk meraih kemenangan,” tandasnya. (IS)
Pemkab Bombana Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Pangan Jelang Nataru
Bombana, SultraNET. | Dalam menghadapi momen penting seperti Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Kabupaten Bombana melakukan langkah strategis untuk menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pasokan pangan. Melalui sinergi antara Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bombana, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bombana, dan Perum Bulog Cabang Bombana, telah diluncurkan Gerakan Pangan Murah (GPM). Jumat (8/12/2022)
Kegiatan yang berlangsung di RTH Eks MTQ Kelurahan Lauru, Kecamatan Rumbia Tengah resmi dibuka oleh Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Drs. Sukarnaeni, M.Si, yang mewakili Pj. Bupati Bombana. Dalam sabutannya ia menyebut GPM menjadi inisiatif nyata Pemerintah Daerah untuk membantu warga mendapatkan bahan pangan dengan harga yang terjangkau, menjaga stabilitas harga, serta mencegah terjadinya inflasi pangan.
Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Drs. Sukarnaeni, M.Si
“Gerakan Pangan Murah adalah salah satu dari banyak upaya Pemerintah Daerah untuk menjaga harga pangan pokok tetap stabil serta menghindari inflasi harga,” ungkap Sukarnaeni, menyoroti esensi dari kegiatan ini.
GPM, yang berlangsung mulai tanggal 8 hingga 12 Desember 2023, menjangkau empat lokasi utama di Kabupaten Bombana, yaitu Kecamatan Rumbia, Rumbia Tengah, Lantari Jaya, dan Rarowatu. Kegiatan ini merupakan awal pelaksanaan GPM di Kecamatan Rumbia Tengah.
Wakil Ketua DPRD Bombana Ardi saat menyerahkan Pangan secara Simbolis
Selain menekankan upaya menjaga stabilitas harga, GPM juga melibatkan petani lokal dan pelaku usaha kecil demi memastikan ketersediaan pangan yang memadai. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kondisi ekonomi masyarakat setempat sambil menciptakan suasana Natal dan Tahun Baru yang lebih sejahtera.
Pemerintah Kabupaten Bombana menaruh harapan besar pada Gerakan Pangan Murah ini. Di luar manfaat ekonomi yang dihadirkannya, diharapkan GPM juga akan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi. Inisiatif ini bukan sekadar acara, melainkan bukti nyata dari komitmen pemerintah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat saat menyambut perayaan natal dan akhir tahun. (ADV)
36 Guru dan 59 Siswa di Bombana Raih Penghargaan Penggiat Literasi
Bombana, SultraNET. | Sebanyak 36 Guru dan 59 Siswa di Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara menerima Penganugerahan Guru dan Siswa Penggiat Literasi dari Komunitas Kami Pengajar Sub Regional Kabupaten Bombana. Rabu malam (6/12/2023).
Pemberian penganugerahan itu sebagai rangkaian kegiatan memperingati Hari Guru Nasional 2023.
Kegiatan yang mengusung tema “Bersinergi Tingkatkan Kompetensi Guru Gemakan Gerakan Literasi Nasional” merupakan rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan selama 3 hari sebelumnya mulai tanggal 4 hingga 6 Desember 2023.
Rangkaian kegiatan sebelumnya yang dilakukan Komunitas Kami Pengajar Sub Regional Bombana meliputi Seminar Budaya, Workshop IKM, Workshop Quizizz, Lokakarya Kampanye Literasi hingga momen puncak, yaitu Anugerah Penggiat Literasi.
Staf Ahli Bupati Bombana Sukarnaeni saat menyampaikan sambutan mewakili Penjabat Bupati Bombana menggarisbawahi betapa pentingnya terus mengajar dan berkarya.
Dedikasi 59 siswa dan 36 guru yang menerima penghargaan menjadi bukti nyata kegiatan literasi telah merambah dalam jaringan pendidikan nasional.
Para penerima penghargaan dinilai sebagai tulang punggung dalam upaya menumbuhkan minat baca dan menulis di Bombana.
“Penghargaan ini bukan hanya sekadar plakat semata, namun kehadiran acara ini memperkaya khasanah pendidikan di sekolah. Anak-anak ini, 20 tahun ke depan, dapat menjadi sosok-sosok yang memajukan daerah ini, menjadi pemimpin atau pejabat yang memberi warna baru.” Ujar Sukarnaeni.
Tidak hanya menarik dalam aspek akademik, acara ini juga memperkaya budaya lokal dengan ditampilkannya Tari empat suku dari Komunitas Tumbu Riou SMPN 02 Rumbia Dan penampilan tari Ore Ore.
Sekretaris Dinas Perpustakaan Bombana, Anton Ferdinand, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Komunitas Kami Pengajar atas usaha kolaboratif mereka dalam memperkaya literasi di Wonua Bombana.
“Langkah ini sebagai terobosan signifikan dalam meningkatkan indeks literasi masyarakat,” ujarnya
Sekdis Perpustakaan dan Arsip Daerah Bombana saat menyerahkan Piagam penghargaan
Ia menyebut kemajuan suatu bangsa sangat bergantung pada tingkat literasi masyarakatnya. Gerakan yang terus tumbuh di Bombana menjadi bukti nyata kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi dalam memajukan peradaban.
“Penganugerahan ini bukanlah akhir, melainkan tonggak semangat baru dalam meningkatkan minat baca dan menulis di Kabupaten Bombana,” tegasnya
Adapun 36 Guru yang menerima penghargaan Penggiat Literasi yaitu.