SINTA MENGGODA: Inovasi DLH Bombana Hadirkan Informasi Tanaman di RTH dengan Barcode Android

Bombana, SultraNET. | Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bombana menggebrak dengan terobosan baru, “SINTA MENGGODA” (Sistim Informasi Tanaman Dengan Menggunakan Barcode Android). Inovasi ini diperkenalkan dalam upaya mendapatkan data informatif dan terorganisir mengenai tanaman di Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik yang mereka kelola. Melalui website dlh.bombanakab.go.id, DLH Bombana menyediakan informasi inventarisasi tanaman terintegrasi.

Peluncuran inovatif ini diumumkan oleh Sitti Arnidar, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Bombana, dalam sebuah acara perubahan di kantor Bupati pada Selasa (07/11/2023). Arnidar menyatakan bahwa inisiatif ini muncul karena kekurangan data yang lengkap mengenai tanaman di RTH, yang menjadi kendala dalam mencapai target Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.

“Website ini sebagai wadah dalam menyajikan informasi indeks kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Bombana, baik berupa indeks kualitas udara, air, dan tutupan lahan,” ungkap Arnidar.

Aksi perubahan ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, jangka pendek, mencakup terinventarisasinya tanaman dan pemberian barcode pada tanaman di kawasan RTH. Jangka menengah melibatkan peningkatan jenis dan jumlah koleksi pohon pada RTH. Sedangkan, tujuan jangka panjangnya adalah mewujudkan RTH sebagai ruang produktif yang bersahabat bagi semua kalangan.

Arnidar menekankan bahwa aksi perubahan ini diharapkan memberikan manfaat yang signifikan, seperti tersedianya data jenis dan jumlah tanaman di RTH Kabupaten Bombana, edukasi bagi pengunjung, dan identifikasi berbagai jenis tanaman. Dalam jangka menengah, diharapkan akan bertambahnya area tutupan lahan pada RTH.

Aksi perubahan ini tidak hanya berhenti pada penyediaan data melalui website, melainkan juga melibatkan kerjasama dengan persemaian permanen anduna Provinsi Sulawesi Tenggara untuk ketersediaan bibit gratis. Rencana tindak lanjut melibatkan dukungan anggaran dari Pemda untuk peningkatan pelaksanaan peningkatan areal tutup lahan.

Sementara itu, dalam jangka panjang, diharapkan bertambahnya area tutup lahan pada RTH di Kabupaten Bombana, seiring dengan bertambahnya jenis dan jumlah pohon yang tertanam di RTH. Dengan pelabelan tanaman berbasis QR code, pengunjung dapat menikmati rekreasi sekaligus memperoleh pengetahuan baru.

“Dengan aksi perubahan ini, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam mencapai Indeks Kualitas Lingkungan Hidup,” tutup Arnidar dengan harapan besar terhadap dampak positif yang dapat dihasilkan. (ads)




Calon Penerima Beasiswa Bombana Diberi Kesempatan Sanggah Hasil Validasi

Bombana, SultraNET. | Setelah melalui tahap validasi perguruan tinggi dan verifikasi faktual, Tim Seleksi Beasiswa Bombana Pintar dan Bombana Berprestasi Tahap II telah mengumumkan hasil seleksi sementara calon penerima beasiswa.

Salah satu Koordinator Administrasi dan Verifikasi Faktual, Yudi Utama Arsyad, menyampaikan bahwa langkah-langkah ini diambil untuk memastikan keabsahan data calon penerima beasiswa program Bombana Cerdas.

Aspek penting dari pengumuman ini adalah pembukaan masa sanggah bagi calon penerima beasiswa yang ingin mengoreksi atau menyanggah hasil seleksi. Yudi Utama Arsyad menjelaskan, masa sanggah itu akan dibuka Mulai Hari Rabu, 08 November 2023 S/D Kamis, 09 November 2023.”

“Ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan masukan atau sanggahan terkait hasil seleksi yang telah diumumkan,” ujar Yudi Utama Arsyad. Selasa (7/11/2023).

Sanggahan dapat diajukan dengan mengirimkan email ke panitiabeasiswabombana@gmail.com, dengan melampirkan bukti aktual dan faktual seperti dokumen dan foto yang mendukung sanggahan.

“Proses sanggahan ini akan direspons oleh Tim Seleksi, dan hasilnya akan diumumkan secara publik,” tegasnya.

Proses selanjutnya akan melibatkan tim seleksi yang mengusulkan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana untuk menetapkan hasil seleksi penerima beasiswa Bombana Pintar tahap II tahun 2023.

“Tujuannya tetap memastikan transparansi dan keadilan dalam penyeleksian beasiswa, sambil memberikan ruang kepada calon penerima beasiswa yang memiliki keberatan terhadap hasil seleksi untuk mengajukan sanggahan,” tandasnya. (adv)

https://www.sultranet.com/pengumuman-daftar-calon-penerima-beasiswa-bombana-pintar-tahun-2023-tahap-2/

https://www.sultranet.com/pengumuman-daftar-calon-penerima-beasiswa-bombana-berprestasi-tahun-2023-tahap-2/




Pengumuman, Daftar Calon Penerima Beasiswa Bombana Berprestasi Tahun 2023 Tahap 2

PENGUMUMAN

Sehubungan dengan telah dilaksanakannya validasi perguruan tinggi dan verifikasi faktual terhadap 193 mahasiswa pendaftar beasiswa bombana berprestasi tahun 2023 tahap II yang lulus seleksi berkas, maka tim seleksi bombana pintar telah menetapkan hasil seleksi sementara Calon Penerima Beasiswa Bombana Berprestasi Tahun 2023 Tahap II dengan hasil sebagai berikut :

  1. Lulus Seleksi sebanyak 171 orang
  2. Tidak Lulus Seleksi sebanyak 22 orang dengan rincian :
  • Terdapat 1 orang yang tidak lulus karena double online pada program beasiswa bombana berprestasi.
  • Terdapat 17 Orang tidak lulus karena berbeda nilai IPS dengan hasil validasi perguruan tinggi.
  • Terdapat 1 orang yang tidak lulus karena sementara menduduki semester 9.
  • Terdapat 2 orang yang tidak lulus karena sedang menunggu wisuda.
  • Terdapat 1 orang yang tidak lulus karena tidak terdaftar pada Forlap DIKTI.

Selanjutnya, hasil seleksi ini diumumkan ke publik sebagai bahan sanggahan apabila terdapat keberatan terhadap hasil seleksi yang dimaksud.

Masa sanggahan dilaksanakan pada :

Mulai hari/tanggal          :  Rabu, 8 November 2023, Pukul 08.00 s.d 16.00 WITA

Berakhir hari/tanggal     :  Kamis, 9 November 2023, Pukul 08.00 s.d 16.00 WITA

Mekanisme Sanggahan  :

  1. Sanggahan dilakukan dengan mengirim email ke panitiabeasiswabombana@gmail.com dengan melampirkan bukti actual dan factual seperti dokumentasi dan foto.
  2. Sanggahan akan diselesaikan dan dijawab oleh tim seleksi dan hasilnya dikirim ke penyanggah dan diumumkan ke publik.
  3. Setelah masa sanggahan berakhir, maka tim seleksi mengusulkan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana untuk menetapkan hasil seleksi penerima beasiswa bombana berprestasi tahun 2023 tahap II.

Untuk file Daftar Calon Penerima Beasiswa Bombana Berprestasi Tahun 2023 Tahap II dapat dilihat dan didownload pada link download dibawah ini :

DAFTAR CALON PENERIMA BEASISWA BOMBANA BERPRESTASI TAHUN 2023 TAHAP II




Pengumuman, Daftar Calon Penerima Beasiswa Bombana Pintar Tahun 2023 Tahap 2

PENGUMUMAN

Sehubungan dengan telah dilaksanakannya validasi perguruan tinggi dan verifikasi faktual terhadap 495 mahasiswa pendaftar beasiswa bombana pintar tahun 2023 tahap II yang lulus seleksi berkas, maka tim seleksi bombana pintar telah menetapkan hasil seleksi sementara Calon Penerima Beasiswa Bombana Pintar Tahun 2023 Tahap II dengan hasil sebagai berikut :

  1. Lulus Seleksi sebanyak 411 orang
  2. Tidak Lulus Seleksi sebanyak 84 orang dengan rincian :
  • Terdapat 45 orang yang tidak lulus seleksi berdasarkan hasil verifikasi factual di kecamatan.
  • Terdapat 4 orang yang tidak lulus karena double online pada program beasiswa bombana pintar.
  • Terdapat 4 orang yang tidak lulus karena double online pada program beasiswa bombana berprestasi.
  • Terdapat 26 Orang tidak lulus karena berbeda nilai IPS dengan hasil validasi perguruan tinggi.
  • Terdapat 1 orang yang tidak lulus karena sementara menduduki semester 9.
  • Terdapat 1 orang yang tidak lulus karena sedang menunggu wisuda.
  • Terdapat 1 orang yang tidak lulus karena tidak aktif kuliah.
  • Terdapat 2 orang yang tidak lulus karena tidak ada perjanjian Kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana dengan perguruan tingginya.

Selanjutnya, hasil seleksi tersebut diumumkan ke publik sebagai bahan sanggahan apabila terdapat keberatan terhadap hasil seleksi yang dimaksud.

Masa sanggahan dilaksanakan pada :

Mulai hari/tanggal          :  Rabu, 8 November 2023, Pukul 08.00 s.d 16.00 WITA

Berakhir hari/tanggal   :  Kamis, 9 November 2023, Pukul 08.00 s.d 16.00 WITA

Mekanisme Sanggahan  :

  1. Sanggahan dilakukan dengan mengirim email ke panitiabeasiswabombana@gmail.com dengan melampirkan bukti actual dan factual seperti dokumentasi dan foto.
  2. Sanggahan akan diselesaikan dan dijawab oleh tim seleksi dan hasilnya dikirim ke penyanggah dan diumumkan ke publik.
  3. Setelah masa sanggahan berakhir, maka tim seleksi mengusulkan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana untuk menetapkan hasil seleksi penerima beasiswa bombana pintar tahun 2023 tahap II.

Untuk file Daftar Calon Penerima Beasiswa Bombana Pintar Tahun 2023 Tahap II dapat dilihat dan didownload pada link download dibawah ini :

DAFTAR CALON PENERIMA BEASISWA BOMBANA PINTAR TAHUN 2023 TAHAP II




Rapat Koordinasi TPID Bombana Fokus Atasi Inflasi dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Bombana, SultraNET. | Di tengah tantangan ekonomi, Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana menunjukkan langkah strategis dalam mengatasi masalah inflasi melalui Zoom Meeting dan Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bombana tahun 2023, Senin (6/11/2023). di Ruang rapat Measa Laro di Kantor Bupati yang dipimpin langsung oleh Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si.

Rapat ini menjadi satu langkah terintegrasi dalam serangkaian upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana untuk mengatasi dampak inflasi terhadap harga dan pasokan barang yang dapat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat.

Pentingnya langkah-langkah yang diambil dalam rapat tersebut disampaikan dengan jelas oleh Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si. Beberapa poin penekanan yang diungkapkan Pj. Bupati  yaitu harus serius dan kerjasama yang baik dalam pengendalian Inflasi

Ia menyebut Kegiatan pengendalian inflasi memerlukan keseriusan dan kerjasama yang baik dari seluruh pihak terkait, termasuk instansi pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

Selanjutnya diperlukan tindaklanjuti regulasi terkait pengendalian inflasi sehingga Jika ada regulasi atau aturan terkait pengendalian inflasi, perlu segera ditindaklanjuti untuk memastikan implementasinya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi daerah.

“Program menanam hortikultura 1 Ha 1 OPD tetap dilanjutkan dan perlu dimonitor secara rutin oleh setiap OPD untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilannya,” ujar Burhanuddin.

Selanjutnya perlu dilakukan Publikasikan Kegiatan Pengendalian Inflasi kepada Masyarakat, yaitu Kegiatan pengendalian inflasi yang sudah dilaksanakan perlu dipublikasikan secara luas kepada masyarakat agar tercipta transparansi dan pemahaman yang baik.

Fokus lainnya yaitu Program bantuan bibit ke masyarakat tidak hanya memberikan bibit tetapi juga perlu dilengkapi dengan pendampingan dan pembinaan untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan program tersebut.

“Dana Bantuan Tidak Langsung (BTT) dapat dimanfaatkan untuk pengendalian inflasi, penanggulangan stunting, dan penanggulangan kemiskinan ekstrem,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa kepatuhan dalam memberikan laporan dianggap sebagai hal yang penting dalam pengukuran kinerja pengendalian inflasi, sehingga data yang akurat dapat menjadi dasar untuk pengambilan keputusan lebih lanjut.

Rapat Koordinasi TPID ini diharapkan menjadi awal dari langkah-langkah strategis yang lebih konkret dalam menghadapi permasalahan inflasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bombana.

Turut hadir dalam rapat tersebut berbagai stakeholder terkait, seperti Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Forkopimda Bombana, Kepala Dinas Pertanian, Kadis Perindagkop dan UKM, Kadis Perikanan, Kadis Ketahanan Pangan, Kepala Badan Keuangan Daerah, Kepala Bappeda, Kadis PUPR, Kepala Dinas Sosial, Kepala BPBD, dan Kabag. Perekonomian Setda Bombana. (KI)




Kendalikan Inflasi, Pj. Bupati Buton Inspeksi Mendadak di Pasar Kaloko dan Pasar Shabo

Pasarwajo, SultraNET. | Penjabat Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi, bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Buton, menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kaloko dan Pasar Shabo, Kecamatan Pasarwajo, pada Senin pagi, 06 November 2023.

Dalam kunjungannya, Pj. Bupati Buton fokus untuk melihat secara langsung perkembangan harga bahan pangan, terutama beras dan sayur mayur, yang dapat memicu inflasi di wilayah tersebut. Menyadari pentingnya kontrol inflasi, Pj. Bupati Buton melakukan interaksi langsung dengan para pedagang dan menanyakan harga beberapa komoditi.

Tidak hanya berhenti pada interaksi, Pj. Bupati Buton turut mendukung ekonomi lokal dengan membeli beberapa produk dari pedagang, termasuk tomat, sayur, bawang merah, ikan, dan komoditi lainnya. Kedatangan rombongan Pj. Bupati disambut gembira oleh pedagang yang sedang aktif bertransaksi di pagi hari.

“Sidak hari ini dilakukan untuk melihat harga-harga bahan pangan, terutama beras dan sayur mayur. Insya Allah, setelah ini akan dilanjutkan di pasar Sabo untuk mengevaluasi eskalasi harga di kedua pasar ini,” ujar Pj. Bupati Buton saat berada di Pasar Kaloko.

Selain memantau harga-harga, Pj. Bupati juga menanyakan kepada pedagang terkait pemanfaatan Pasar Holimombo, Kecamatan Pasarwajo. “Saya juga tadi menanyakan kepada para penjual bagaimana pemanfaatan pasar yang dibangun di Holimombo. Pada prinsipnya, mereka tidak ada masalah mengingat kondisi pasar Kaloko yang sudah tidak memungkinkan,” tambahnya.

Kegiatan sidak ini menunjukkan komitmen Pj. Bupati Buton dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mengawasi harga-harga bahan pokok untuk mencegah potensi inflasi yang dapat berdampak negatif pada masyarakat. (KI)




Terobosan Digital Implementasi SPBE di Konsel, Diskominfo Rekam Tt-e ASN

Konawe Selatan, SultraNET. | Seiring peluncuran Sistem Aplikasi SuperApp untuk memperkuat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Konawe Selatan pada 30 Oktober 2023 lalu, Bupati H. Surunuddin Dangga menyoroti pentingnya kerjasama dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mewujudkan SPBE yang efektif.

Dalam pernyataannya, Bupati Dangga menekankan, percepatan pembangunan SPBE adalah tanggung jawab bersama, utuk itu jika ada OPD yang tidak kooperatif, agar dilaporkan untuk evaluasi.

“SPBE bukan lagi pilihan, melainkan keharusan mengingat laju perkembangan teknologi yang sangat cepat. Kita perlu terus beradaptasi agar tidak ketinggalan.” ujarnya. Senin (6/11/2023)

Menindak lanjuti hal tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) & Persandian Konawe Selatan menjadi pusat kegiatan ramai, di mana para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai OPD Konawe Selatan berbondong-bondong untuk melakukan Perekaman Data terkait Tanda Tangan Elektronik (Tt-e).

Langkah ini merupakan langkah konkret dalam implementasi SPBE di tingkat lokal.

Hasnadi Miharja, ST, Kepala Bidang Persandian Dinas Kominfo & Persandian Konawe Selatan, memberikan penjelasan mendalam mengenai peran kunci Tt-e dalam mendukung SPBE.

“Tanda tangan elektronik ini bukan hanya simbol, melainkan fondasi dalam mewujudkan SPBE yang efisien dan transparan,” ujarnya.

Dengan 305 ASN dari seluruh OPD Konawe Selatan yang telah sukses merekam data Tt-e, momentum ini menunjukkan tingginya kesadaran dan kesiapan pegawai negeri dalam mengikuti tren teknologi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di era digital.




Perindah Kota, DLH Bombana Bakal Tanam Pohon Pelindung Tabebuya

Bombana, SultraNET. | Dalam rangka menjaga keberlanjutan lingkungan dan meningkatkan aspek estetika di Kabupaten Bombana, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bekerja sama dengan Bappedas Provinsi Sulawesi Tenggara merencanakan penanaman beragam jenis pohon di beberapa jalan utama.

Makmur Darwis, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Bombana, mengungkapkan bahwa sebanyak 1045 pohon Tabebuya akan menjadi pilihan untuk menghiasi jalan kejaksaan Sangkona sepanjang 1,8 KM sebagai bagian dari kerjasama dengan Bappedas. Selain itu, 450 pohon Glodokan juga akan dihadirkan untuk menghiasi median tengah jalan yang sama.

“Pohon Tabebuya ini banyak diminati oleh kota-kota besar sebagai pohon pelindung. Selain khasiatnya sebagai obat-obatan, keindahan dan warna bunganya menambah pesona bagi siapa saja yang melihatnya,” ungkap Makmur saat diwawancarai pada Senin (06/11/2023).

Menurutnya, pohon Tabebuya memiliki keunggulan dengan batang yang kuat, akar yang tidak merusak fasilitas lain, dan estetika yang menarik. Lebih lanjut, Makmur menegaskan bahwa penanaman pohon ini bukan hanya untuk keindahan visual, tetapi juga sebagai langkah konkrit dalam mencegah perubahan iklim.

Selain di jalan kejaksaan Sangkona, penanaman pohon juga akan dilakukan di beberapa jalan strategis lainnya. Pohon Nusa Indah akan menghiasi jalan poros Yos Sudarso, sementara pohon Ketapang Kencana akan memberikan nuansa hijau di jalan bypass ke pelabuhan feri.

Inisiatif ini menjadi wujud nyata komitmen Kabupaten Bombana dalam menciptakan lingkungan yang sehat, hijau, dan indah untuk masyarakatnya. (ads)




Pimpin Apel Akbar Pj. Bupati Bombana: Fokus Pada Kesehatan, Pendidikan, dan Kondusifitas Tahun Politik

Bombana, SultraNET. | Senin pagi, Halaman Kantor Bupati Bombana menjadi saksi gelaran Apel Akbar yang dipimpin langsung oleh Penjabat Bupati (Pj. Bupati) Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si. Acara ini dihadiri oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja (P3K), dan Honorer di lingkup Pemerintah Kabupaten Bombana. Senin (6/11/2023).

Pj. Bupati Bombana mengungkapkan urgensi penurunan angka gagal tumbuh atau stunting sebesar 14 persen pada tahun 2024, sesuai dengan arahan Presiden dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Stunting, yang masih menjadi permasalahan serius, tidak hanya berdampak pada kondisi fisik anak tetapi juga mengarah pada kualitas sumber daya manusia dan kemampuan berpikir anak.

“Stunting ini masih menjadi prioritas Pemerintah Pusat, jadi bagaimana kita mengendalikan laju stunting di daerah. Stunting ini adalah tanggung jawab kita masing-masing demi mewujudkan Generasi Emas di tahun 2045,” ungkap H. Burhanuddin.

Pendidikan juga menjadi sorotan dalam amanatnya. Pj. Bupati menekankan perlunya peningkatan kualitas pendidikan melalui program Merdeka Belajar. Ia juga mengajak untuk memanfaatkan peran Guru Penggerak dalam mengubah skenario pendidikan demi kesuksesan program Merdeka Belajar.

“Pendidikan dan kesehatan kita masih di bawah rata-rata. Sesuai dengan arahan Menteri Pendidikan, kita harus galakkan program merdeka belajar. Upaya untuk menggalang masyarakat melakukan pembelajaran sepanjang masa inilah yang diharapkan oleh merdeka belajar,” jelasnya.

Dalam konteks masalah inflasi dan fenomena El Nino yang masih terasa, H. Burhanuddin menekankan perlunya menjaga kestabilan pangan di daerah. Meskipun Bombana telah masuk dalam kategori daerah dengan pengendalian inflasi terbaik, perlu tetap dijaga agar kestabilannya tidak terlalu di bawah rata-rata.

Melalui Apel Akbar ini, Pj. Bupati resmi meresmikan Launching Implementasi Aksi Perubahan dengan menghadirkan berbagai inovasi, antara lain:

  • Sistem Informasi Layanan Bagian Umum Melalui Aplikasi Pelayanan Cepat (SIYAP) Setda
  • Sistem Manajemen Layanan Informasi Perjalanan Dinas Melalui Aplikasi SIMLINDA Bagian Perencanaan dan Keuangan Setda
  • Sistem Informasi Layanan Gaji dan Tunjangan Melalui Aplikasi SI-MANTU Bagian Perencanaan dan Keuangan Setda
  • Optimalisasi Pengelolaan Pengadaan Barang/Jasa Melalui Klinik Amel Bagian Pengadaan Barang/Jasa Setda
  • Sistem Aplikasi Perencanaan Penganggaran Responsif Gender Melalui Aplikasi SI PAPA RESE pada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

Pj. Bupati berharap implementasi inovasi tersebut dapat meningkatkan efisiensi, transparansi, dan kualitas pelayanan di lingkup pemerintahan Kabupaten Bombana. Ia juga mengajak seluruh ASN untuk menjaga kondusifitas masyarakat, netralitas, dan fokus pada tugas pokoknya masing-masing sebagai pelayan masyarakat. (KI)




Pemkab Bombana Stabilkan Harga Beras di Pulau Kabaena

Bombana, SultraNET. | Dalam upaya menstabilkan harga bahan pokok dan mengatasi dampak inflasi akibat fenomena El Niño, Pemerintah Kabupaten Bombana, bekerjasama dengan Dinas Perindagkop dan UKM serta Tim Pengendali Inflasi Daerah, menyelenggarakan Operasi Pasar yang diresmikan oleh Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M. Si, dan Pj. Ketua TP PKK Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos di Pasar Sikeli Kecamatan Kabaena Barat pada Minggu (5/11/2023).

Acara ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana Drs. Man Arfa, M.Si, Forkopimda Bombana, Forkopimcam, Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Bombana beserta jajarannya, serta masyarakat Kabaena, terutama para ibu rumah tangga.

Pj. Bupati Bombana, H. Burhanuddin, menjelaskan bahwa Operasi Pasar dengan tema “Sinergi Untuk Stabilisasi Harga dan Penanganan Inflasi” dilakukan untuk menekan dan memastikan kestabilan harga bahan pokok, khususnya beras, sekaligus mencegah terjadinya inflasi di Kabupaten Bombana.

“Hasil operasi pasar di Pasar Sikeli menunjukkan kenaikan harga beras mencapai Rp. 13.000 – Rp. 14.000 per liter. Oleh karena itu, Pemkab. Bombana menggelar pasar murah dengan subsidi dari pemerintah sebesar Rp. 4.000 per liter, sehingga harga jual beras menjadi Rp. 10.000 per liter, memberikan bantuan signifikan kepada masyarakat,” ungkap H. Burhanuddin.

Berdasarkan data dari Bagian Ekonomi Setda Bombana, sebanyak 20 ton beras disalurkan ke lima titik berbeda di Pulau Kabaena, dengan alokasi beras dalam kemasan 10 kg per karung. Distribusi ini melibatkan 450 karung beras di Kecamatan Kabaena Barat, 300 karung di Kecamatan Kabaena, 350 karung di Kecamatan Kabaena Selatan, 500 karung di Kecamatan Kabaena Tengah, dan 400 karung di Kecamatan Kabaena Utara.

Dalam rangka menyelenggarakan operasi pasar murah, masyarakat yang ingin membeli beras diminta untuk menukarkan kupon senilai 100 ribu rupiah per karung. Hal ini bertujuan untuk memberikan bantuan secara merata kepada masyarakat yang membutuhkan.

Operasi Pasar ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap stabilitas harga bahan pokok, serta mengurangi beban ekonomi masyarakat di tengah kondisi sulit akibat kenaikan harga dan dampak dari fenomena El Niño. (KI)