Tingkatkan IPM, Dikbud Bombana Canangkan “Gerkopase 15+” melalui PKBM

Bombana, SultraNET. | Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Bombana, Provinsi Sulawesi Tenggara mengambil inisiatif Aksi Perubahan 2023 dengan meluncurkan Gerkopase 15+ (Gerakan Kolaborasi Partisipasi Sekolah Usia 15 Tahun Keatas). Langkah ini diambil untuk menjawab tantangan pendidikan di Kabupaten Bombana, khususnya terkait tingginya angka Anak Putus Sekolah yang masih menjadi permasalahan serius.

Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter Bidang Pembinaan PAUD dan PNF, Megawati, S.Si., MM, selaku pencetus Aksi Perubahan Gerkopase 15+ ini menyebut Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) menjadi pusat utama kegiatan Gerkopase 15+, yang merupakan pendidikan non formal dengan tujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, sikap, hobi, dan bakat anggota masyarakat di usia 15 tahun ke atas.

“Ini diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan bagi masyarakat sekitar dan berkontribusi pada peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Bombana,” ujar Megawati. Rabu (8/11/2023)

Ia menyebut beberapa waktu lalu telah dilakukan sosialisasi dan pembentukan Tim Gerkopase 15+ di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana. hal itu dilakukan karena bahwa masih banyak anak putus sekolah di kabupaten ini, dan faktor ekonomi serta pernikahan dini menjadi penyebab utama.

“Melalui Gerkopase 15+, kami berharap dapat memberikan solusi konkrit untuk mengurangi angka putus sekolah di Kabupaten Bombana,” ungkap Megawati.

Aksi perubahan ini diharapkan dapat memberikan layanan pendidikan yang lebih inklusif dan berdampak positif bagi masyarakat setempat. Selain itu, Gerkopase 15+ diinisiasi sebagai bagian dari Aksi Perubahan 2023, menggambarkan komitmen Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bombana dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kontribusi terhadap pembangunan manusia di daerah tersebut. (IS)




Wujudkan Konasara dalam Digital, Dinas Kominfo Konut Bentuk PPID Tingkat Kecamatan dan Desa

Konawe Utara, SultraNET. | Untuk mewujudkan Konasara dalam Digital, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Konawe Utara (Konut), Provinsi Sulawesi Tenggara, menggelar kegiatan sosialisasi dan pembentukan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) tingkat Kecamatan dan desa. bertempat di Aula Kelurahan Andowia, Kecamatan Andowia. Selasa (7/11/2033).

Camat Andowia, Arman Lasilara, menyambut baik kegiatan sosialisasi PPID yang diinisiasi oleh Dinas Kominfo. Ia menekankan pentingnya kegiatan ini dalam penyebarluasan informasi yang bermanfaat di tingkat desa dan kecamatan.

“Saya harap seluruh kepala desa yang hadir dalam kegiatan ini bisa mengikuti dan mencermati sosialisasi dengan baik,” ujar Arman.

Kepala Dinas Kominfo, Suharto Kasim Panto, melalui Kepala Bidang Komunikasi Publik, Ardin Sito, menjelaskan bahwa PPID di kecamatan dan desa akan berfungsi sebagai PPID pembantu, membantu PPID utama Kabupaten.

Informasi yang disampaikan oleh PPID kecamatan dan desa akan melalui verifikasi dari PPID Kabupaten yang berpusat di Dinas Kominfo setempat sebelum disebarluaskan melalui website resmi PPID pemerintah daerah.

“Informasi dan dokumentasi yang disampaikan merupakan informasi yang terpercaya karena sudah melalui verifikasi dari PPID pusat,” ungkap Ardin.

Dalam sosialisasi, peserta juga diberikan pemahaman tentang jenis informasi yang layak untuk dikonsumsi publik. Ardin menegaskan bahwa kegiatan di Kecamatan Andowia menjadi awal dari serangkaian kegiatan serupa yang akan dilaksanakan di seluruh kecamatan.

“Kemarin ada yang menyebut Konasara dalam gambar, sekarang kita ubah lagi menjadi Konasara dalam digital,” tutup Ardin, menyoroti transformasi digital dalam penyediaan informasi publik di Kabupaten Konawe Utara. (S)




Bupati dan KPUD Butur Tandatangani NPHD Pilkada 2024

Kendari, SultraNET. | Bupati Buton Utara, H. Muhamad Ridwan Zakariah, M.Si., bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Buton Utara (Butur) telah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024. Penandatanganan bersejarah ini berlangsung di Kantor Penghubung Butur, Kendari, pada Selasa, 7 November 2023.

Proses penandatanganan NPHD ini menjadi langkah awal pemerintah daerah dalam memberikan dukungan finansial untuk pelaksanaan Pilkada Buton Utara 2024.

Bupati Butur, H. Muhammad Ridwan Zakariah, dalam kesempatan tersebut, mengimbau KPU Butur untuk memanfaatkan dana tersebut secara maksimal.

“Penandatanganan ini merupakan bentuk keseriusan dan komitmen Pemkab Butur dalam mewujudkan pelaksanaan Pilkada 2024,” ucap Ridwan Zakariah.

Ridwan Zakariah menegaskan harapannya agar pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah dapat dilaksanakan sesuai dengan tahapan yang ditetapkan oleh KPU.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan dan pertanggungjawaban dana sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Tindakan ini menunjukkan dedikasi penuh pemerintah daerah untuk mendukung kelancaran dan transparansi proses demokrasi di Pilkada Buton Utara 2024.

Acara tersebut disaksikan oleh Sekretaris Daerah Muhamad Hardhy Muslim, SH., M.Si., sejumlah Komisioner KPU Butur, Asisten Administrasi Umum dan Plh. Kepala Bappeda, Zainal Arifin, HZ., SE., M.Si., serta Kepala BKAD Harmin Hari, SP., M.Si. (DK Butur).




SINTA MENGGODA: Inovasi DLH Bombana Hadirkan Informasi Tanaman di RTH dengan Barcode Android

Bombana, SultraNET. | Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bombana menggebrak dengan terobosan baru, “SINTA MENGGODA” (Sistim Informasi Tanaman Dengan Menggunakan Barcode Android). Inovasi ini diperkenalkan dalam upaya mendapatkan data informatif dan terorganisir mengenai tanaman di Ruang Terbuka Hijau (RTH) publik yang mereka kelola. Melalui website dlh.bombanakab.go.id, DLH Bombana menyediakan informasi inventarisasi tanaman terintegrasi.

Peluncuran inovatif ini diumumkan oleh Sitti Arnidar, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan DLH Bombana, dalam sebuah acara perubahan di kantor Bupati pada Selasa (07/11/2023). Arnidar menyatakan bahwa inisiatif ini muncul karena kekurangan data yang lengkap mengenai tanaman di RTH, yang menjadi kendala dalam mencapai target Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.

“Website ini sebagai wadah dalam menyajikan informasi indeks kualitas lingkungan hidup di Kabupaten Bombana, baik berupa indeks kualitas udara, air, dan tutupan lahan,” ungkap Arnidar.

Aksi perubahan ini memiliki tiga tujuan utama. Pertama, jangka pendek, mencakup terinventarisasinya tanaman dan pemberian barcode pada tanaman di kawasan RTH. Jangka menengah melibatkan peningkatan jenis dan jumlah koleksi pohon pada RTH. Sedangkan, tujuan jangka panjangnya adalah mewujudkan RTH sebagai ruang produktif yang bersahabat bagi semua kalangan.

Arnidar menekankan bahwa aksi perubahan ini diharapkan memberikan manfaat yang signifikan, seperti tersedianya data jenis dan jumlah tanaman di RTH Kabupaten Bombana, edukasi bagi pengunjung, dan identifikasi berbagai jenis tanaman. Dalam jangka menengah, diharapkan akan bertambahnya area tutupan lahan pada RTH.

Aksi perubahan ini tidak hanya berhenti pada penyediaan data melalui website, melainkan juga melibatkan kerjasama dengan persemaian permanen anduna Provinsi Sulawesi Tenggara untuk ketersediaan bibit gratis. Rencana tindak lanjut melibatkan dukungan anggaran dari Pemda untuk peningkatan pelaksanaan peningkatan areal tutup lahan.

Sementara itu, dalam jangka panjang, diharapkan bertambahnya area tutup lahan pada RTH di Kabupaten Bombana, seiring dengan bertambahnya jenis dan jumlah pohon yang tertanam di RTH. Dengan pelabelan tanaman berbasis QR code, pengunjung dapat menikmati rekreasi sekaligus memperoleh pengetahuan baru.

“Dengan aksi perubahan ini, diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam mencapai Indeks Kualitas Lingkungan Hidup,” tutup Arnidar dengan harapan besar terhadap dampak positif yang dapat dihasilkan. (ads)




Calon Penerima Beasiswa Bombana Diberi Kesempatan Sanggah Hasil Validasi

Bombana, SultraNET. | Setelah melalui tahap validasi perguruan tinggi dan verifikasi faktual, Tim Seleksi Beasiswa Bombana Pintar dan Bombana Berprestasi Tahap II telah mengumumkan hasil seleksi sementara calon penerima beasiswa.

Salah satu Koordinator Administrasi dan Verifikasi Faktual, Yudi Utama Arsyad, menyampaikan bahwa langkah-langkah ini diambil untuk memastikan keabsahan data calon penerima beasiswa program Bombana Cerdas.

Aspek penting dari pengumuman ini adalah pembukaan masa sanggah bagi calon penerima beasiswa yang ingin mengoreksi atau menyanggah hasil seleksi. Yudi Utama Arsyad menjelaskan, masa sanggah itu akan dibuka Mulai Hari Rabu, 08 November 2023 S/D Kamis, 09 November 2023.”

“Ini memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk memberikan masukan atau sanggahan terkait hasil seleksi yang telah diumumkan,” ujar Yudi Utama Arsyad. Selasa (7/11/2023).

Sanggahan dapat diajukan dengan mengirimkan email ke panitiabeasiswabombana@gmail.com, dengan melampirkan bukti aktual dan faktual seperti dokumen dan foto yang mendukung sanggahan.

“Proses sanggahan ini akan direspons oleh Tim Seleksi, dan hasilnya akan diumumkan secara publik,” tegasnya.

Proses selanjutnya akan melibatkan tim seleksi yang mengusulkan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana untuk menetapkan hasil seleksi penerima beasiswa Bombana Pintar tahap II tahun 2023.

“Tujuannya tetap memastikan transparansi dan keadilan dalam penyeleksian beasiswa, sambil memberikan ruang kepada calon penerima beasiswa yang memiliki keberatan terhadap hasil seleksi untuk mengajukan sanggahan,” tandasnya. (adv)

https://www.sultranet.com/pengumuman-daftar-calon-penerima-beasiswa-bombana-pintar-tahun-2023-tahap-2/

https://www.sultranet.com/pengumuman-daftar-calon-penerima-beasiswa-bombana-berprestasi-tahun-2023-tahap-2/




Pengumuman, Daftar Calon Penerima Beasiswa Bombana Berprestasi Tahun 2023 Tahap 2

PENGUMUMAN

Sehubungan dengan telah dilaksanakannya validasi perguruan tinggi dan verifikasi faktual terhadap 193 mahasiswa pendaftar beasiswa bombana berprestasi tahun 2023 tahap II yang lulus seleksi berkas, maka tim seleksi bombana pintar telah menetapkan hasil seleksi sementara Calon Penerima Beasiswa Bombana Berprestasi Tahun 2023 Tahap II dengan hasil sebagai berikut :

  1. Lulus Seleksi sebanyak 171 orang
  2. Tidak Lulus Seleksi sebanyak 22 orang dengan rincian :
  • Terdapat 1 orang yang tidak lulus karena double online pada program beasiswa bombana berprestasi.
  • Terdapat 17 Orang tidak lulus karena berbeda nilai IPS dengan hasil validasi perguruan tinggi.
  • Terdapat 1 orang yang tidak lulus karena sementara menduduki semester 9.
  • Terdapat 2 orang yang tidak lulus karena sedang menunggu wisuda.
  • Terdapat 1 orang yang tidak lulus karena tidak terdaftar pada Forlap DIKTI.

Selanjutnya, hasil seleksi ini diumumkan ke publik sebagai bahan sanggahan apabila terdapat keberatan terhadap hasil seleksi yang dimaksud.

Masa sanggahan dilaksanakan pada :

Mulai hari/tanggal          :  Rabu, 8 November 2023, Pukul 08.00 s.d 16.00 WITA

Berakhir hari/tanggal     :  Kamis, 9 November 2023, Pukul 08.00 s.d 16.00 WITA

Mekanisme Sanggahan  :

  1. Sanggahan dilakukan dengan mengirim email ke panitiabeasiswabombana@gmail.com dengan melampirkan bukti actual dan factual seperti dokumentasi dan foto.
  2. Sanggahan akan diselesaikan dan dijawab oleh tim seleksi dan hasilnya dikirim ke penyanggah dan diumumkan ke publik.
  3. Setelah masa sanggahan berakhir, maka tim seleksi mengusulkan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana untuk menetapkan hasil seleksi penerima beasiswa bombana berprestasi tahun 2023 tahap II.

Untuk file Daftar Calon Penerima Beasiswa Bombana Berprestasi Tahun 2023 Tahap II dapat dilihat dan didownload pada link download dibawah ini :

DAFTAR CALON PENERIMA BEASISWA BOMBANA BERPRESTASI TAHUN 2023 TAHAP II




Pengumuman, Daftar Calon Penerima Beasiswa Bombana Pintar Tahun 2023 Tahap 2

PENGUMUMAN

Sehubungan dengan telah dilaksanakannya validasi perguruan tinggi dan verifikasi faktual terhadap 495 mahasiswa pendaftar beasiswa bombana pintar tahun 2023 tahap II yang lulus seleksi berkas, maka tim seleksi bombana pintar telah menetapkan hasil seleksi sementara Calon Penerima Beasiswa Bombana Pintar Tahun 2023 Tahap II dengan hasil sebagai berikut :

  1. Lulus Seleksi sebanyak 411 orang
  2. Tidak Lulus Seleksi sebanyak 84 orang dengan rincian :
  • Terdapat 45 orang yang tidak lulus seleksi berdasarkan hasil verifikasi factual di kecamatan.
  • Terdapat 4 orang yang tidak lulus karena double online pada program beasiswa bombana pintar.
  • Terdapat 4 orang yang tidak lulus karena double online pada program beasiswa bombana berprestasi.
  • Terdapat 26 Orang tidak lulus karena berbeda nilai IPS dengan hasil validasi perguruan tinggi.
  • Terdapat 1 orang yang tidak lulus karena sementara menduduki semester 9.
  • Terdapat 1 orang yang tidak lulus karena sedang menunggu wisuda.
  • Terdapat 1 orang yang tidak lulus karena tidak aktif kuliah.
  • Terdapat 2 orang yang tidak lulus karena tidak ada perjanjian Kerjasama Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana dengan perguruan tingginya.

Selanjutnya, hasil seleksi tersebut diumumkan ke publik sebagai bahan sanggahan apabila terdapat keberatan terhadap hasil seleksi yang dimaksud.

Masa sanggahan dilaksanakan pada :

Mulai hari/tanggal          :  Rabu, 8 November 2023, Pukul 08.00 s.d 16.00 WITA

Berakhir hari/tanggal   :  Kamis, 9 November 2023, Pukul 08.00 s.d 16.00 WITA

Mekanisme Sanggahan  :

  1. Sanggahan dilakukan dengan mengirim email ke panitiabeasiswabombana@gmail.com dengan melampirkan bukti actual dan factual seperti dokumentasi dan foto.
  2. Sanggahan akan diselesaikan dan dijawab oleh tim seleksi dan hasilnya dikirim ke penyanggah dan diumumkan ke publik.
  3. Setelah masa sanggahan berakhir, maka tim seleksi mengusulkan kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana untuk menetapkan hasil seleksi penerima beasiswa bombana pintar tahun 2023 tahap II.

Untuk file Daftar Calon Penerima Beasiswa Bombana Pintar Tahun 2023 Tahap II dapat dilihat dan didownload pada link download dibawah ini :

DAFTAR CALON PENERIMA BEASISWA BOMBANA PINTAR TAHUN 2023 TAHAP II




Rapat Koordinasi TPID Bombana Fokus Atasi Inflasi dan Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat

Bombana, SultraNET. | Di tengah tantangan ekonomi, Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana menunjukkan langkah strategis dalam mengatasi masalah inflasi melalui Zoom Meeting dan Rapat Koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Bombana tahun 2023, Senin (6/11/2023). di Ruang rapat Measa Laro di Kantor Bupati yang dipimpin langsung oleh Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si.

Rapat ini menjadi satu langkah terintegrasi dalam serangkaian upaya Pemerintah Daerah Kabupaten Bombana untuk mengatasi dampak inflasi terhadap harga dan pasokan barang yang dapat mempengaruhi kesejahteraan masyarakat.

Pentingnya langkah-langkah yang diambil dalam rapat tersebut disampaikan dengan jelas oleh Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si. Beberapa poin penekanan yang diungkapkan Pj. Bupati  yaitu harus serius dan kerjasama yang baik dalam pengendalian Inflasi

Ia menyebut Kegiatan pengendalian inflasi memerlukan keseriusan dan kerjasama yang baik dari seluruh pihak terkait, termasuk instansi pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya.

Selanjutnya diperlukan tindaklanjuti regulasi terkait pengendalian inflasi sehingga Jika ada regulasi atau aturan terkait pengendalian inflasi, perlu segera ditindaklanjuti untuk memastikan implementasinya sesuai dengan kebutuhan dan kondisi daerah.

“Program menanam hortikultura 1 Ha 1 OPD tetap dilanjutkan dan perlu dimonitor secara rutin oleh setiap OPD untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilannya,” ujar Burhanuddin.

Selanjutnya perlu dilakukan Publikasikan Kegiatan Pengendalian Inflasi kepada Masyarakat, yaitu Kegiatan pengendalian inflasi yang sudah dilaksanakan perlu dipublikasikan secara luas kepada masyarakat agar tercipta transparansi dan pemahaman yang baik.

Fokus lainnya yaitu Program bantuan bibit ke masyarakat tidak hanya memberikan bibit tetapi juga perlu dilengkapi dengan pendampingan dan pembinaan untuk memastikan keberlanjutan dan keberhasilan program tersebut.

“Dana Bantuan Tidak Langsung (BTT) dapat dimanfaatkan untuk pengendalian inflasi, penanggulangan stunting, dan penanggulangan kemiskinan ekstrem,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa kepatuhan dalam memberikan laporan dianggap sebagai hal yang penting dalam pengukuran kinerja pengendalian inflasi, sehingga data yang akurat dapat menjadi dasar untuk pengambilan keputusan lebih lanjut.

Rapat Koordinasi TPID ini diharapkan menjadi awal dari langkah-langkah strategis yang lebih konkret dalam menghadapi permasalahan inflasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Bombana.

Turut hadir dalam rapat tersebut berbagai stakeholder terkait, seperti Sekretaris Daerah Kabupaten Bombana, Forkopimda Bombana, Kepala Dinas Pertanian, Kadis Perindagkop dan UKM, Kadis Perikanan, Kadis Ketahanan Pangan, Kepala Badan Keuangan Daerah, Kepala Bappeda, Kadis PUPR, Kepala Dinas Sosial, Kepala BPBD, dan Kabag. Perekonomian Setda Bombana. (KI)




Kendalikan Inflasi, Pj. Bupati Buton Inspeksi Mendadak di Pasar Kaloko dan Pasar Shabo

Pasarwajo, SultraNET. | Penjabat Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi, bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Buton, menggelar inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Kaloko dan Pasar Shabo, Kecamatan Pasarwajo, pada Senin pagi, 06 November 2023.

Dalam kunjungannya, Pj. Bupati Buton fokus untuk melihat secara langsung perkembangan harga bahan pangan, terutama beras dan sayur mayur, yang dapat memicu inflasi di wilayah tersebut. Menyadari pentingnya kontrol inflasi, Pj. Bupati Buton melakukan interaksi langsung dengan para pedagang dan menanyakan harga beberapa komoditi.

Tidak hanya berhenti pada interaksi, Pj. Bupati Buton turut mendukung ekonomi lokal dengan membeli beberapa produk dari pedagang, termasuk tomat, sayur, bawang merah, ikan, dan komoditi lainnya. Kedatangan rombongan Pj. Bupati disambut gembira oleh pedagang yang sedang aktif bertransaksi di pagi hari.

“Sidak hari ini dilakukan untuk melihat harga-harga bahan pangan, terutama beras dan sayur mayur. Insya Allah, setelah ini akan dilanjutkan di pasar Sabo untuk mengevaluasi eskalasi harga di kedua pasar ini,” ujar Pj. Bupati Buton saat berada di Pasar Kaloko.

Selain memantau harga-harga, Pj. Bupati juga menanyakan kepada pedagang terkait pemanfaatan Pasar Holimombo, Kecamatan Pasarwajo. “Saya juga tadi menanyakan kepada para penjual bagaimana pemanfaatan pasar yang dibangun di Holimombo. Pada prinsipnya, mereka tidak ada masalah mengingat kondisi pasar Kaloko yang sudah tidak memungkinkan,” tambahnya.

Kegiatan sidak ini menunjukkan komitmen Pj. Bupati Buton dalam menjaga stabilitas ekonomi dan mengawasi harga-harga bahan pokok untuk mencegah potensi inflasi yang dapat berdampak negatif pada masyarakat. (KI)




Terobosan Digital Implementasi SPBE di Konsel, Diskominfo Rekam Tt-e ASN

Konawe Selatan, SultraNET. | Seiring peluncuran Sistem Aplikasi SuperApp untuk memperkuat Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) di Kabupaten Konawe Selatan pada 30 Oktober 2023 lalu, Bupati H. Surunuddin Dangga menyoroti pentingnya kerjasama dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dalam mewujudkan SPBE yang efektif.

Dalam pernyataannya, Bupati Dangga menekankan, percepatan pembangunan SPBE adalah tanggung jawab bersama, utuk itu jika ada OPD yang tidak kooperatif, agar dilaporkan untuk evaluasi.

“SPBE bukan lagi pilihan, melainkan keharusan mengingat laju perkembangan teknologi yang sangat cepat. Kita perlu terus beradaptasi agar tidak ketinggalan.” ujarnya. Senin (6/11/2023)

Menindak lanjuti hal tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) & Persandian Konawe Selatan menjadi pusat kegiatan ramai, di mana para Aparatur Sipil Negara (ASN) dari berbagai OPD Konawe Selatan berbondong-bondong untuk melakukan Perekaman Data terkait Tanda Tangan Elektronik (Tt-e).

Langkah ini merupakan langkah konkret dalam implementasi SPBE di tingkat lokal.

Hasnadi Miharja, ST, Kepala Bidang Persandian Dinas Kominfo & Persandian Konawe Selatan, memberikan penjelasan mendalam mengenai peran kunci Tt-e dalam mendukung SPBE.

“Tanda tangan elektronik ini bukan hanya simbol, melainkan fondasi dalam mewujudkan SPBE yang efisien dan transparan,” ujarnya.

Dengan 305 ASN dari seluruh OPD Konawe Selatan yang telah sukses merekam data Tt-e, momentum ini menunjukkan tingginya kesadaran dan kesiapan pegawai negeri dalam mengikuti tren teknologi guna meningkatkan kualitas pelayanan publik di era digital.