Pj. Gub Sultra Sambut Peserta Acara Puncak Bulan PRB Nasional 2023 di Kendari

Kendari, SultraNET. | Peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) tahun 2023 dilaksanakan di Bumi Anoa, Sulawesi Tenggara (Sultra) tanggal 10 sd 15 Oktober 2023. Puncak acara peringatan dilaksanakan pada Jumat (13/10/2023) di Hotel Claro dan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting dari berbagai instansi, termasuk Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Prof. Dr. Muhadjir Effendy dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.

“Atas nama masyarakat dan segenap komponen bangsa di Sultra, saya mengucapkan selamat datang sekaligus terimakasih karena event ini dilaksanakan di bumi Anoa, Provinsi Sulawesi Tenggara yang kita cintai bersama,” ucap Andap dalam sambutannya.

Andap memaparkan bahwa PRB adalah agenda nasional dan merupakan peringatan secara internasional ‘international day for disaster risk reduction’ yang diperingati setiap tanggal 13 Oktober. Untuk tahun 2023, PRB diselenggarakan di Sultra. Adapun tujuan dari peringatannya adalah untuk membangun kesadaran bersama, membangun dialog dan mengembangkan jejaring antar pelaku PRB.

“Sebuah kehormatan bagi masyarakat Sultra karena kami telah dipercaya BNPB sebagai penyelenggara PRB. Kegiatan ini merupakan ajang pembelajaran bersama bagi kami, khususnya masyarakat Sultra, dan Indonesia secara keseluruhan,” kata Andap lagi.

Andap juga menjelaskan bahwa saat ini Pemerintah Provinsi (pemprov) Sultra sedang menggagas sistem penanggulangan bencana berbasis data presisi. Sistem ini akan dikembangkan bersama Pusat Mitigasi dan Penanggulangan Kebencanaan Universitas Halu Oleo. Data presisi diperlukan sebagai dasar pertimbangan pemerintah daerah dalam mengambil keputusan yang tepat demi pembangunan di Sultra.

“Rencana pembangunan berkelanjutan hanya bisa terwujud melalui keputusan politik legislasi, politik anggaran, dan politik pengawasan yang kuat,” tegas Andap.

Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara. Andap Budhi Revianto (Kiri) saat menjemput para Tamu
Pj. Gubernur Sulawesi Tenggara. Andap Budhi Revianto (Kiri) saat menjemput para Tamu

Pengembangan sistem penanggulangan bencana dilakukan atas kesadaran bahwa mitigasi bencana tidak bisa dilakukan berdasarkan asumsi atau opini semata. Sehingga Pemprov Sultra bersama unsur perguruan tinggi akan memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menghasilkan data yang valid.

Andap berharap rangkaian kegiatan peringatan bulan PRB memberikan kontribusi yang berkelanjutan dalam upaya mengurangi risiko bencana sebagai bagian dari rencana pembangunan, baik dalam lingkup nasional maupun daerah.

“Peringatan bulan PRB menggambarkan komitmen Sultra yang kuat dan tangguh menghadapi tantangan bencana. Seluruh upaya dilakukan untuk mendukung pembangunan nasional dan daerah berbasis PRB,” ungkapnya.

Dalam acara puncak ini Andap juga menyerahkan bendera pataka PRB kepada Kepala BNPB yang selanjutnya menyerahkan ke Pj Gubernur Aceh yang akan ditunjuk menjadi tuan rumah bulan PRB pada tahun depan.

Turut hadir pada acara puncak ini adalah Anggota Komisi VIII DPR RI, Ketua DPRD Sultra, para Pimti kementerian dan lembaga, Forkopimda Sultra, Bupati/Walikota se-Indonesia, para Pengiat Kebencanaan, dan seluruh jajaran BPBD se-Indonesia. (Rls)




Dukung Bulan PRB Nasional di Sultra, Pj. Bupati Kolut Ambil Bagian dalam Penanaman Mangrove 

Konawe, SultraNET. Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA,  turut serta dalam kegiatan penanaman pohon mangrove yang diselenggarakan dalam rangka peringatan Bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB). Kegiatan ini berlangsung di Desa Tapulaga, Kecamatan Soropia, Kabupaten Konawe, pada sore hari Kamis (12/10/2023).

Acara ini dihadiri oleh para petinggi, Bupati, dan perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dari seluruh Indonesia. Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tenggara, Asrun Lio, secara resmi membuka kegiatan nasional ini, yang bertujuan untuk mendukung perbaikan lingkungan sekaligus memajukan pariwisata pesisir.

Penanaman pohon mangrove dipandang sebagai langkah strategis dalam mitigasi bencana alam, sekaligus memberikan kontribusi positif terhadap ekosistem pesisir. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat keberdayaan masyarakat sambil meningkatkan potensi wisata di wilayah tersebut.

“Kami berkomitmen untuk mendukung penanaman pohon mangrove sebagai langkah strategis dalam mengurangi risiko bencana alam dan mendukung perbaikan lingkungan,” ujar Sukanto Toding.

Ia juga menyatakan bahwa Kolaka Utara memiliki tekad kuat untuk mendukung kegiatan penanaman pohon mangrove dan menjaga lingkungan. “Kita akan gencar menggalakkan kegiatan serupa di wilayah Kolaka Utara untuk memastikan keberlanjutan lingkungan agar tetap terjaga,” tandasnya. (R)




Sambut Mahasiswa PKL UHO, BAPPEDA Bombana Paparkan Tujuan dan Sasaran RPD Bombana 2023-2026

Bombana, SultraNET. | Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Bombana menyambut kedatangan 50 mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Haluoleo yang sedang menjalani Praktek Kerja Lapangan (PKL). Kegiatan ini disertai dengan workshop yang diadakan di Aula BAPPEDA Bombana. Kamis, 12 Oktober 2023.

Kepala BAPPEDA Bombana, Husrifnah Rahim, S.T. M.Si, menjadi narasumber utama dalam workshop tersebut. Ia menjelaskan dasar hukum dan acuan penyusunan Rencana Pembangunan Daerah (RPD) di Kabupaten Bombana, mengacu pada UU No. 25 Tahun 2004 tentang SPPN, Instruksi Mendagri Nomor 70 Tahun 2021, dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 90 Tahun 2019.

“RPJMN Tahun 2020-2024, RPJMN Prov. Sultra Tahun 2019-2023, dan RPJPD Kab. Bombana Tahun 2005-2025 menjadi rujukan penyusunan,” ungkap Husrifnah.

Lebih lanjut, Husrifnah menjabarkan tujuan dan sasaran RPD Bombana untuk periode 2023-2026. Ini melibatkan peningkatan kualitas pembangunan secara berkelanjutan, pertumbuhan ekonomi berkualitas, dan peningkatan kualitas SDM.

“Selain itu, meningkatnya kualitas lingkungan hidup, tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik, serta peningkatan kualitas pelayanan publik yang bersih dan akuntabel menjadi fokus RPD Bombana,” tambahnya.

Kunjungan dan Workshop Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Haluoleo
Kunjungan dan Workshop Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Haluoleo

Sementara itu, Kabid Perencanaan, Pengendalian, dan Evaluasi, La Bangun, S.Si, menyampaikan tugas dan fungsi BAPPEDA sesuai Peraturan Bupati Bombana No.54 Tahun 2016. BAPPEDA bertanggung jawab membantu Bupati dalam melaksanakan urusan pemerintahan dan pembantuan di bidang perencanaan pembangunan.

La Bangun juga menjelaskan fungsi BAPPEDA, termasuk perumusan kebijakan teknis, pengkoordinasian perencanaan pembangunan, serta pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang perencanaan pembangunan.

“Pekerjaan yang baik tanpa perencanaan hanya akan sulit, dan perencanaan yang baik tanpa pelaksanaan hanya akan menjadi arsip,” tutupnya dengan mengutip kata-kata mantan Wakil Presiden Indonesia, H.M Jusuf Kalla.

Informasi tambahan, mahasiswa PKL tersebut didampingi oleh 6 orang dosen pembimbing lapangan, antara lain Prof. Dr. Nasrul, S.E.,M.Si, Dr. Asrip Putra, S.E.,M.Si, Dr. Noval Nur, S.E,.M.Si, dan Dr. Sinarwati, S.E.,M.Si. (IS)




Wujudkan Proses Demokrasi Bermartabat, Bupati Konawe Utara Hadiri Deklarasi Damai

Konawe Utara, SultraNET. | Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin, turut serta dalam acara Focus Deklarasi Damai Pemilu Tahun 2024 yang berlangsung di Gedung Konasara pada Rabu (12/10/2023).

Acara ini bertujuan untuk menciptakan pemilu yang aman, damai, sejuk, dan bermanfaat bagi masyarakat.

Pembacaan Deklarasi Damai Pemilu 2024 dipimpin oleh Ketua Bawaslu Konawe Utara, Isbar, SH, dan ditandatangani bersama dengan Ketua KPU Konawe Utara, serta pimpinan dari 13 Partai Politik peserta Pemilu.

Acara ini juga disaksikan oleh Wakil Bupati Konawe Utara H. Abuhaera, Ketua DPRD Konut Ikbar S.H., MH, Kajari Konawe, Kapolres Konut AKBP Priyo Utomo, SH., S.IK, perwakilan Dandim 1430/Konut, para Camat, Danramil, Kapolsek, OPD, dan berbagai unsur lainnya.

Dalam arahannya, Bupati H. Ruksamin menyampaikan terima kasih kepada Polres Konut yang telah menginisiasi pelaksanaan deklarasi Pemilu damai tersebut.

Bupati dua periode itu berharap bahwa deklarasi ini dapat menciptakan suasana yang kondusif di kalangan pendukung maupun peserta pemilu dengan menjunjung tinggi nilai-nilai adat untuk mempererat persaudaraan.

“Mewujudkan Pemilu yang aman, tertib, damai, sejuk, dan bermartabat tidak semata-mata merupakan tugas Kepolisian saja, melainkan perlu kerjasama dari berbagai pihak. Sehingga, kami berharap agar kita saling mendukung mensukseskan penyelenggaraan Pemilu,” ujar Ruksamin

Bupati juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menciptakan suasana dan stabilitas keamanan menjelang Pemilu 2024 dan sesudahnya.

Ia menekankan pentingnya peran penyelenggara pemilu dan semua stakeholder terkait dalam memberikan edukasi kepada masyarakat untuk menjadi pemilih cerdas.

“Suksesnya proses demokrasi ini diharapkan menjadi tonggak penting bagi pembangunan demokrasi yang berkeadilan dan bermartabat di Konawe Utara,” tandasnya. (S)




Kelangkaan Gas di Kolaka Utara Disebabkan Persoalan Distribusi

Kolaka Utara, SultraNET. | Masyarakat Kolaka Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara mengalami kekhawatiran akibat kelangkaan Gas LPG belakangan ini. Asisten 1 Sekretariat Daerah Kabupaten Kolaka Utara, Ir. Muklis Bachtiar, melakukan penelusuran informasi dan mengungkapkan bahwa kelangkaan gas tersebut disebabkan oleh persoalan distribusi.

“Pangkalan pengisian di Kolaka yang izinnya berakhir dan sedang dalam pengurusan. Akibatnya, pengisian untuk agen yang menangani distribusi di Kolaka Utara sementara dipindahkan ke Konawe sebagai tempat terdekat. Sayangnya, sekitar dua pekan yang lalu, pangkalan di Konawe mengalami kebakaran, sehingga semua distribusi gas beralih ke Kota Kendari,” jelas Ir. Muklis Bachtiar.

Namun, Ir. Muklis optimistis bahwa pangkalan di Kolaka akan berfungsi kembali paling lambat pertengahan bulan Oktober ini, berdasarkan informasi dari Kepala Dinas Perdagangan. “Insya Allah, malam ini akan ada pasokan gas ke Kolaka Utara,” tambahnya.

Ir. Muklis memberikan himbauan kepada seluruh masyarakat untuk membeli Gas LPG sesuai kebutuhan dan menghindari pembelian dalam jumlah yang berlebihan atau tindakan penimbunan. “Mari berlaku bijak untuk sesama warga Kolaka Utara,” ungkapnya melalui grup WhatsApp. Harapannya, dengan sikap bijak masyarakat, distribusi gas dapat berjalan lancar dan memenuhi kebutuhan sehari-hari. (Kominfo)




Pj. Bupati Bombana Hadiri Malam Gemilang Perpusnas 2023

Jakarta, SultraNET. | Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, hadir memeriahkan Malam Gemilang Perpustakaan 2023 yang berlangsung di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, pada Rabu (11/10/2023). Acara ini dihadiri oleh sejumlah Menteri/Kepala Lembaga, para Kepala Daerah, Mitra Kerja Komisi X DPR RI, Asosiasi profesi, Pegiat Literasi Daerah, Kepala Dinas Perpustakaan Umum Daerah, Forum Perpustakaan, Sivitas Akademika, serta peserta undangan lainnya.

Malam Gemilang Perpustakaan 2023 mengusung tema “Perpustakaan Gemilang, Literasi Melaju, Indonesia Maju”. Tema ini mencerminkan semangat transformasi perpustakaan dalam membangun literasi negeri dengan inklusivitas layanan perpustakaan, guna menciptakan masyarakat Indonesia yang mandiri, kreatif, dan inovatif.

Sebanyak 22 individu/lembaga dari 7 kategori menerima penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka 2023 dari Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas). Penghargaan ini menjadi apresiasi tertinggi dari pemerintah melalui Perpusnas kepada masyarakat baik perorangan, kelompok, dan lembaga yang berhasil meningkatkan literasi dan kegemaran membaca secara aktif, efektif, dan inovatif melalui pendayagunaan perpustakaan.

Kategori penerima penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka 2023 meliputi Pejabat Publik, Masyarakat, Pegiat Literasi, Media Massa, Jurnalis, Pelestari Naskah Kuno, dan Lifetime Achievement.

Pada malam Gemilang Perpustakaan 2023, dilakukan juga pemberian penghargaan dari perlombaan dan sayembara yang diadakan oleh Perpusnas, seperti Buku Terbaik, Lomba Pustakawan Berprestasi Terbaik Nasional, Perpustakaan SMA/SMK/MA Terbaik, Lomba Best Practice Perpustakaan Perguruan Tinggi, dan Sayembara Literasi Terapan Berbasis Konten Lokal.

Muhammad Syarif Bando, Kepala Perpusnas, dalam sambutannya menyatakan bahwa pemberian apresiasi ini dilakukan sesuai dengan mandat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan. Pemerintah pusat dan daerah memberikan penghargaan kepada masyarakat yang berhasil mendorong gerakan pembudayaan gemar membaca.

“Upaya ini dilakukan demi mencapai cita-cita dalam pembukaan UUD, yakni mencerdaskan anak bangsa,” terangnya.

Transformasi perpustakaan tidak hanya berupa aktivitas layanan digital, seperti BintangPusnas, e-Resources, Indonesia One Search (IOS), iPusnas, Khastara, hingga Pojok Baca Digital (Pocadi). Program inkubator kewirausahaan masyarakat juga diperkenalkan melalui Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS).

Sumber : (Kominfo Bombana)




Jadi Tuan Rumah Bulan PRB Nasional, Pj. Gub Sultra: Tingkatkan Budaya Sadar akan Bencana

Kendari, SultraNET. | Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) ditunjuk menjadi tuan rumah peringatan bulan Pengurangan Risiko Bencana (PRB) pada 10 – 15 Oktober 2023.

Pj. Gubernur Sultra, Andap Budhi Revianto mengatakan peringatan ini menjadi momentum untuk membangun kesadaran bersama tentang pentingnya PRB dalam pembangunan berkelanjutan.

“Indonesia merupakan negara yang termasuk rawan bencana. Karenanya kita semua harus mampu mengenali ancamannya, pahami resiko dan tingkatkan budaya sadar bencana yang bisa terjadi kapan saja, agar dapat meminimalisir dampak sehingga pembangunan terus dapat berlanjut,” ungkap Andap saat memimpin apel siaga kesiapan peringatan bulan PRB, Rabu (11/10/2023).

Andap menjelaskan tujuan peringatan PRB tahun 2023 adalah untuk membangun kesadaran bersama, membangun dialog, mengembangkan jejaring, serta menjadi pembelajaran bersama pelaku PRB di seluruh Indonesia.

Dengan terciptanya kesadaran bersama antarpelaku PRB, Andap ingin mengembangkan kemitraan dan menghimpun masukan-masukan demi pembangunan berkelanjutan yang berbasis PRB.

Andap mengatakan pembangunan berkelanjutan berbasis PRB harus didasarkan pada ilmu pengetahuan dan teknologi. Menurutnya, ilmu pengetahuan dan teknologi dapat menunjukkan kondisi riil, potensi, dan kebutuhan akan antisipasi serta rehabilitasi bencana.

“Pembangunan berbasis PRB tidak bisa didasarkan pada asumsi dan opini. Bantuan teknologi digital membantu pemetaan kondisi riil beserta analisanya dengan lebih cepat dan terukur,” kata Andap di lapangan ex-MTQ Kendari.

Foto Bersama usai pelaksanaan Apel
Foto Bersama usai pelaksanaan Apel

Tahapan selanjutnya, ucap Andap, adalah menjadikan hasil riset sebagai dasar pengambil kebijakan anggaran dan legislasi. Sejalan dengan itu, Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Daerah Sultra telah memutuskan perubahan APBD dengan menghadirkan sistem pemerintahan daerah berbasis data presisi pada bulan September lalu.

Selain itu, Provinsi Sultra juga melakukan kerja sama dengan perguruan tinggi dan Kementerian Hukum dan HAM untuk membentuk politik legislasi yang mendukung PRB.

“Langkah-langkah yang telah diambil Pemprov Sultra lahir dari kesadaran bahwa pembangunan berkelanjutan hanya mungkin terjadi jika benar-benar tertuang dalam keputusan politik legislasi, politik anggaran, dan politik pengawasan dalam pemerintahan yang berkekuatan hukum,” ujarnya.

Apel siaga ini dihadiri kurang lebih 1.000 orang yang terdiri dari berbagai elemen, yakni TNI, Polri, Basarnas, BPBD Kabupaten/kota se-Sultra, PMI, Taruna Siaga Bencana, unsur Kesehatan, Pramuka serta berbagai kelompok Relawan Bencana (Rls)..




Skuadron Penerbangan TNI AD Siap Dibentuk di Konawe Utara

Konawe Utara, SultraNET. | Kabupaten Konawe Utara, Provinsi Sulawesi Tenggara, bersiap menyambut pembentukan Skuadron Penerbangan TNI AD (Penerbad) dalam waktu dekat. Pada Selasa (10/10/2023), Kepala Staf TNI AD, Jenderal Dr. Dudung Abdurachman, melakukan peninjauan lokasi persiapan pembangunan skuadron di Desa Molore, Kecamatan Langgikima.

Kunjungan ini menjadi tindak lanjut dari kunjungan Bupati Konut, H. Ruksamin, ke Markas Besar TNI AD awal bulan lalu yang membahas hal serupa.

Dalam peninjauan lokasi tersebut, Dudung Abdurachman menyatakan keyakinannya bahwa pembangunan skuadron Penerbad akan selesai pada tahun 2024 mendatang.

Ia menilai bahwa lahan yang disiapkan oleh pemerintah daerah sangat layak untuk pembangunan Penerbad.

“Dilihat dari lokasi, tidak melihat kata ancaman, lokasi ini sangat strategis kalau nanti ditempatkan disini dan perekonomian bisa semakin maju,” ungkap Dudung.

Kepala Staf TNI AD menjelaskan bahwa langkah selanjutnya adalah merencanakan kebutuhan materil dan personil untuk pembentukan skuadron di wilayah Langgikima.

Penyerahan Cenderamata dari Pemkab Konawe Utara
Penyerahan Cenderamata dari Pemkab Konawe Utara

Ia menegaskan bahwa yang terpenting saat ini adalah menyelesaikan landasan pesawat terbang, dan setelah itu, persiapan personil dapat dilakukan.

Dudung Abdurachman meminta dukungan dari masyarakat agar pembangunan berjalan lancar.

Pembentukan skuadron Penerbad di Konawe Utara merupakan hasil kerja keras Pemerintah Kabupaten yang dipimpin oleh Bupati Ruksamin.

Bupati Ruksamin telah melakukan beberapa pertemuan dengan pihak-pihak terkait sebagai wujud keseriusan untuk mendukung pembentukan skuadron Penerbad di Konawe Utara.

Ia menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan lahan seluas 180 hektar di Desa Molore untuk kepentingan pembentukan landasan pesawat terbang.

Lahan tersebut memiliki status Areal Penggunaan Lain (APL) dan berdekatan dengan fasilitas umum seperti Puskesmas dan pasar.

Dia juga melihat bahwa pembangunan skuadron akan memberikan dampak positif terhadap ekonomi masyarakat Konawe Utara dan Sulawesi Tenggara secara umum.

“Kami siap menunggu perintah. Kami sangat berharap bisa ditempatkan pembangunannya di Konut,” kata Bupati Ruksamin.

Lokasi pembangunan skuadron Penerbad berada di atas wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) salah satu perusahaan tambang nikel.

Namun, Bupati Ruksamin menegaskan bahwa hal ini bukan kendala, karena pemilik saham dalam perusahaan tersebut adalah pemerintah daerah, provinsi, dan BUMN.

Peninjauan lokasi Penerbad di Desa Molore juga dirangkaikan dengan penyerahan cendera mata dari Pemerintah Kabupaten Konut kepada Jenderal Dudung Abdurachman, termasuk kain tenun khas Konut. (S)




Pemkab Kolaka Gelar Forum Data Gender dan Anak

Kolaka, SultraNET. | Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Kolaka, Provinsi Sulawesi Tenggara mengadakan Forum Data Gender dan Anak di Ruang SMS Berjaya Kolaka pada Selasa (10/10).

Kegiatan ini bertujuan sebagai sarana komunikasi antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemangku kepentingan untuk berkolaborasi dalam menemukan solusi terkait pengelolaan data gender dan anak.

Kepala Dinas PPPA, Hj. Mineng, dalam sambutannya menjelaskan bahwa dalam rangka pelaksanaan pengarusutamaan gender dan pengintegrasian hak anak, diperlukan data yang terpilah sebagai dasar wawasan.

“Data tersebut juga menjadi masukan untuk analisis gender dan pemenuhan hak anak,” ujarnya.

Hj. Mineng berharap dengan terbentuknya komunikasi antara perangkat daerah dan lintas sektoral dapat tersedia data berkualitas yang dapat dipergunakan sebagai acuan dalam merencanakan dan menentukan arah pembangunan di bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Kabupaten Kolaka.

Forum ini menjadi langkah proaktif Pemerintah Kabupaten Kolaka untuk meningkatkan kolaborasi dan komunikasi antar sektor, memastikan data yang handal siap digunakan untuk membimbing strategi pembangunan di bidang pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.




Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah Bombana Dikukuhkan

Bombana, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Bombana secara resmi melaksanakan pengukuhan Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) sesuai dengan Surat Keputusan Bupati Bombana Nomor 74 Tahun 2023.

Acara pengukuhan tersebut digelar di Aula Tanduale Kantor Bupati Bombana pada Selasa (10/10/2023) dan dihadiri oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Bombana, Drs. Man Arfa, M.Si., mewakili Penjabat Bupati Bombana.

Dalam kesempatan ini, dilaksanakan juga Sosialisasi Program TPAKD, termasuk di dalamnya Sekolah Pasar Modal serta Pendirian Galleri Investasi oleh Bursa Efek Indonesia Provinsi Sulawesi Tenggara.

“Acara ini bertujuan untuk memberikan pemahaman lebih luas kepada masyarakat terkait pentingnya literasi dan inklusi keuangan,” ujar Sekda Man Arfa.

Industri Jasa Keuangan memegang peranan krusial dalam perekonomian suatu negara.

Sejalan dengan hal tersebut, Sekda Bombana, Man Arfa, menyampaikan bahwa produk jasa keuangan memiliki dampak signifikan pada kehidupan sehari-hari masyarakat.

“Dari tabungan, perbankan, fasilitas kredit, hingga investasi di pasar modal, semua memiliki peran penting dalam meningkatkan kesejahteraan,” Bebernya

Foto Peserta saat Kegiatan Berlangsung
Foto Peserta saat Kegiatan Berlangsung

 

Man Arfa menyoroti manfaat produk jasa keuangan yang dapat meningkatkan kapitalisasi sektor keuangan dan berdampak positif pada perekonomian.

Ia menjelaskan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bombana pada tahun 2022 mencapai 5,11%, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yang sebesar 3,49%.

Dalam konteks ini, TPAKD Kabupaten Bombana dianggap memiliki peran krusial. Kolaborasi dan sinergi dari seluruh pemangku kepentingan diharapkan menjadi kunci keberhasilan implementasi inovasi dan strategi baru guna mempercepat literasi dan inklusi keuangan.

Beberapa program TPAKD Kabupaten Bombana yang telah direncanakan antara lain Pertama Program TANGKAS: Tingkatkan Investasi Keuangan Wujudkan Bombana Surga Investasi, Kedua Program KEJAR EMAS: Satu Rekening Satu Pelajar, Generasi Bombana Cerdas Keuangan Program PASTI: Pandai Sikapi dan Lawan Rentenir.

Sekda Man Arfa (Kedua dari Kanan)
Sekda Man Arfa (Kedua dari Kanan)

Sekda Bombana secara khusus mengapresiasi langkah Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Sulawesi Tenggara yang secara konsisten mendukung TPAKD se-Sulawesi Tenggara, termasuk TPAKD Kabupaten Bombana.

Harapannya, melalui TPAKD, dapat tercipta program-program kerja yang bertujuan untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta mendorong percepatan akses keuangan daerah.

“Tentu dengan mempertimbangkan karakteristik sumber daya manusia dan sumber daya alam Kabupaten Bombana,” tandasnya.