Bupati Konut H. Ruksamin : Transmigrasi Dorong Pemerataan Pembangunan

Konawe Utara, SultraNET. | Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin, dan Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Konut, H.M. Ali, secara resmi menandatangani Berita Acara Pengakhiran status pembinaan Unit Pemukiman Transmigrasi (UPT) Padalere di Kecamatan Wiwirano dan UPT Puuhialu di Kecamatan Oheo oleh Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. Senin, 23 Oktober 2023

Penandatanganan berlangsung di Aula Lantai 1 Kantor Bupati Konawe Utara. Dalam arahannya, Bupati Ruksamin menyampaikan pentingnya program transmigrasi sebagai upaya untuk mendorong pemerataan penduduk. Menurutnya, dengan penduduk yang terdistribusi merata, akan tercipta pemerataan pembangunan di seluruh wilayah.

“Transmigrasi akan mendorong terciptanya pemerataan penduduk. Apabila penduduknya sudah merata, maka hal ini akan turut mendorong terjadinya pemerataan pembangunan,” ujar Ruksamin.

Ruksamin juga menekankan bahwa Konawe Utara, dengan sumber daya lahan yang melimpah dan didukung oleh sumber daya manusia dan teknologi, masih memiliki peluang pengembangan transmigrasi yang terbuka. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara melalui Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja menyediakan lokasi transmigrasi.

Kegiatan penandatanganan Berita Acara Pengakhiran status pembinaan UPT. Padalere, dan UPT Puuhialu
Kegiatan penandatanganan Berita Acara Pengakhiran status pembinaan UPT. Padalere, dan UPT Puuhialu

Bupati mengajak Pemerintah Kecamatan dan Desa yang memiliki wilayah transmigrasi untuk memberikan pelayanan yang adil tanpa perbedaan dengan masyarakat lokal.

“Saya minta jangan ada diskriminasi atau perbedaan, kalau ada bantuan berikan juga. Tujuan Pemda hadir untuk mensejahterakan melalui transmigrasi,” katanya.

Dirinya menegaskan bahwa selama ini tidak ada perbedaan dalam memberikan pelayanan kepada warga transmigrasi yang masih dalam pembinaan, bahkan lebih mendapatkan perhatian khusus.

Dalam acara tersebut, turut hadir Wakil Bupati H. Abuhaera, Forkopimda Konut, Sekda Konut H.M. Kasim Pagala, Instansi Vertikal Konut, serta Kepala OPD Lingkup Pemda Konut. Acara ini menandai berakhirnya fase pembinaan terhadap UPT Padalere dan Puuhialu, membuka lembaran baru dalam pengembangan transmigrasi di Konawe Utara. (S)




Minimalisir Korupsi di Desa, Inspektorat Sosialisasikan Aplikasi “Oriental Bombana”

Bombana, SultraNET. | Sebagai upaya untuk memperbaiki tata pemerintahan desa agar terhindar dari praktek Korupsi dan meningkatkan kualitas hasil pembangunan, Inspektorat Daerah Kabupaten Bombana mensosialisasikan aplikasi “ORIENTAL BOMBANA” bertempat di Gedung Auditor Inspektorat Bombana, Senin (23/10/2023).

Acara ini dihadiri oleh Camat dan perwakilan Desa dari Kecamatan Rumbia, Rumbia Tengah, Masaloka, Mataoleo, dan Rarowatu. Acara tersebut dibuka oleh Penjabat (PJ) Bupati Bombana, Ir. Burhanuddin, yang diwakili oleh Inspektur Daerah Kabupaten Bombana, Muslihin, SP.

Dalam sambutannya yang dibacakan Inspektur Daerah Bombana, Ir. Burhanuddin menyatakan bahwa pembangunan desa memiliki tujuan murni untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa, kualitas hidup manusia, serta penanggulangan kemiskinan.

Namun pada pelaksanaannya, banyak kepala desa terjerat dalam masalah tindak pidana korupsi dan kualitas infrastruktur pembangunan desa yang tidak sesuai standar, sehingga manfaat pembangunannya tidak dirasakan oleh masyarakat.

“Tercatat dalam kurun waktu 5 tahun terakhir, ada 7 kepala desa dan 2 perangkat desa di Kabupaten Bombana yang tersandung masalah hukum dan tindak pidana korupsi,” ujar Burhanuddin.

Ir. Burhanuddin menekankan peran penting Inspektorat dalam melaksanakan fungsi APIP sebagai early warning system dan quality assurance melalui upaya pengawasan, yang bertujuan untuk mewujudkan tiga peran efektif APIP: assurance activities, consulting/advisory activities, serta anti-corruption activities bagi pemerintah desa.

Assurance Activities yaitu Aktivitas yang memberikan keyakinan atau jaminan terhadap kesesuaian, keandalan, dan keefektifan suatu sistem atau proses.

Consulting/Advisory Activities Aktivitas konsultasi atau penasehat, yang melibatkan memberikan saran atau panduan kepada organisasi atau individu untuk membantu mereka mencapai tujuan mereka.

Anti-Corruption Activities Aktivitas yang bertujuan untuk mencegah, mendeteksi, dan menanggulangi tindakan korupsi.

Ia berharap aplikasi inovatif seperti “ORIENTAL BOMBANA” dapat menjadi pijakan kepala desa dalam memperbaiki tata pemerintahan di desa-desa wilayah Kabupaten Bombana.

Dengan aplikasi ini, Inspektorat dapat memantau progres pelaksanaan reviu pengadaan barang dan jasa di desa sebagai sarana penyimpan data dukung pelaksanaan reviu pengadaan barang dan jasa di desa se Kabupaten Bombana.

“Lakukan pembinaan dan pengawasan terhadap pengelolaan keuangan desa, serta para camat hendaknya memperhatikan laporan hasil reviu pengadaan barang/jasa di desa yang direkomendasikan oleh Inspektorat melalui aplikasi ini,” pungkasnya.




Pembangunan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UMK di Konawe Selatan Resmi Dimulai

Konawe Selatan, SultraNET. | Pemerintah Daerah Konawe Selatan memperkuat komitmennya dalam mendukung peningkatan sumber daya manusia di bidang pendidikan dan kesehatan.

Langkah nyata tersebut terwujud melalui kolaborasi dengan Universitas Muhammadiyah Kendari (UMK) dengan dimulainya pembangunan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Muhammadiyah di Desa Konda 1, Kecamatan Konda.

Bupati Konawe Selatan, H Surunuddin Dangga, meresmikan proyek pembangunan ini dalam sebuah acara yang dihadiri oleh sejumlah pejabat, termasuk Rektor UMK, Prof. Dr. Ir. H. Muhammad Nurdin, M.Sc., IPU., ASEAN Eng. yang ditandai dengan penandatanganan kerjasama serta peletakan batu azas. Senin (23/10/2023)

Bupati H. Surunuddin Dangga menjelaskan, pembangunan Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan UMK ini merupakan kelanjutan dari upaya Pemerintah Daerah Konawe Selatan dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kesehatan di wilayah itu.

“Sebelumnya, telah diserahkan beasiswa kepada 478 mahasiswa asal Konawe Selatan sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten pada pendidikan,” ujarnya.

Lokasi pembangunan fakultas ini mencakup lahan seluas 10 hektare yang disediakan melalui tanah wakaf dari para dermawan. Proyek ini memiliki target pembangunan selama 12 bulan dengan estimasi anggaran mencapai 12 miliar.

Pembangunan fakultas ini diharapkan dapat menjadi pusat pendidikan dan riset kesehatan yang berkontribusi besar bagi masyarakat Konawe Selatan dan sekitarnya.

“Kami berharap fakultas ini menjadi wahana pembelajaran dan riset yang bermanfaat bagi kemajuan daerah ini.” tandasnya

Dengan dimulainya pembangunan fakultas ini, diharapkan akan tercipta generasi penerus yang berkualitas di bidang kesehatan dan ilmu kedokteran.

Universitas Muhammadiyah Kendari bersama Pemerintah Daerah Konawe Selatan akan terus bersinergi untuk mewujudkan tujuan bersama ini. (*)




Bupati Ruksamin Jadi Narasumber Seminar Pendidikan Pengawas Sekolah se Sultra

Kendari, SultraNET. | Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin menghadiri pelaksanaan Rapat Kerja Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) Provinsi Sulawesi Tenggara yang dirangkaikan dengan Seminar Pendidikan, bertempat di Hotel Plaza Qubra Kendari. Sabtu, 21 Oktober 2023

Dalam kegiatan tersebut, Ruksamin diundang sebagai narasumber dengan materi “Peran Pemangku Kepentingan Pendidikan dalam Implementasi Program Merdeka Belajar.”

Bupati Ruksamin mengatakan didaulatnya ia sebagai pemateri pada seminar pendidikan tersebut merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan tersendiri baginya.

Sebagaimana diketahui, Asosiasi Pengawas Sekolah Indonesia (APSI) merupakan organisasi profesi bagi pengawas-pengawas sekolah.

Bupati Konut dua peride itu menjelaskan, tugas seorang pengawas adalah melaksanakan supervisi akademik dan supervisi manajerial serta menjadi mitra dari Dinas Pendidikan dalam meningkatkan mutu pendidikan.

Pengawas sekolah di abad ke-21 harus memiliki kemampuan 4C, meliputi communication competence (kemampuan komunikasi), critical thinking (berpikir kritis), creativity (kreativitas), dan collaboration (kemampuan berkolaborasi dan bekerja sama).

Bupati Konut, H.Ruksamin (Tengah) bersama Pengurus APSI Sultra
Bupati Konut, H.Ruksamin (Tengah) bersama Pengurus APSI Sultra

Stakeholder terkait tidak bisa berharap Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) untuk memiliki kemampuan 4C jika pengawas belum mampu menguasai 4C.

“Begitu juga, jangan berharap peserta didik memiliki 4C jika PTK-nya belum menguasai 4C,” jelas figur yang digadang gadang bakal maju sebagai Calon Gubernur Sultra pada Pilkada 2024 mendatang itu.

Ia memaparkan bahwa Rakor APSI ini merupakan kegiatan yang luar biasa, karena APSI merupakan salah satu organisasi profesi yang bertugas untuk meningkatkan mutu pendidikan.

APSI menjadi salah satu mitra Dinas Pendidikan untuk meningkatkan mutu guru dan tenaga kependidikan.

“Saya berharap dan menaruh harapan bahwa APSI Sultra ke depan akan lebih dinamis dan akan lebih banyak berkiprah untuk bersama-sama memajukan pendidikan di Sultra,” tandasnya.




Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Tinjau Progres Preservasi Jalan di Kolaka

Kolaka, SultraNET. | Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, bersama Anggota IV Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI), Haerul Saleh, dan Bupati Kolaka, Ahmad Safei, turut serta meninjau pelaksanaan proyek preservasi Jalan Wolo-Bts. Kota Kolaka, Sabtu, 21 Oktober 2023

Dalam kesempatan tersebut, Menteri Basuki memberikan perhatian khusus terhadap kerapian pelaksanaan pekerjaan preservasi jalan.

“Selama pelaksanaan pekerjaan, tolong tata dan rapikan material dan alat-alatnya supaya tidak mengganggu masyarakat sekitar dan pengguna jalan,” pesan Menteri Basuki kepada para pelaksana proyek.

Proyek preservasi ini memiliki tujuan strategis, yaitu meningkatkan kemantapan Jalan Lintas Timur Sulawesi yang menjadi jalur vital menghubungkan Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Selatan.

Sebagai langkah konkrit, proyek juga bertujuan meningkatkan capaian waktu tempuh minimal sebesar 1,9-2 jam per 100 km dan memperlebar jalan agar sesuai dengan Standar Jalan Nasional, yakni lebih dari 7 meter.

Pekerjaan preservasi ini telah dimulai sejak November 2022 dan ditargetkan selesai pada Mei 2024. Saat ini, progres Paket Preservasi Jalan Wolo-Bts. Kota Kolaka sepanjang 16,1 km telah mencapai 49,3%, sementara Paket Preservasi Jalan Wolo-Bts. Kota Kolaka II sepanjang 16,5 km telah mencapai 44,13%.

Menteri Basuki mengharapkan agar proyek ini dapat terus berjalan sesuai target, memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat, dan mendukung konektivitas antarwilayah Sulawesi.




Bupati Buton Utara Pimpin Pemantauan Antisipasi Dampak El Nino

Buton Utara, SultraNET. | Bupati Buton Utara, Dr. H. Muhammad Ridwan Zakariah, M.Si., bersama dengan Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Amimuddin, S.Pd., dan jajaran, melakukan pemantauan aktifitas warga dan lahan pertanian di Kecamatan Kulisusu Utara dan Wakorumba Utara. Langkah ini diambil sebagai antisipasi terhadap fenomena El Nino yang berpotensi merubah pola cuaca di sejumlah daerah. Kamis (19/10/2023)

Pemantauan ini dilakukan dengan tujuan mengambil langkah-langkah antisipasi pencegahan dan penyesuaian yang tepat, khususnya untuk mengurangi dampak musim kemarau. Ancaman yang perlu diwaspadai melibatkan risiko kebakaran hutan dan lahan, serta ancaman kekeringan dan gangguan musim tanam di sektor pertanian.

Bupati Buton Utara, Dr. H. Muhammad Ridwan Zakariah mengatakan El Nino, yang sering dikaitkan dengan peningkatan suhu permukaan laut dan penurunan curah hujan di beberapa wilayah, dapat menyebabkan kekeringan yang berkepanjangan. Hal ini mengurangi ketersediaan air untuk pertanian, menghambat pertumbuhan tanaman, dan berpotensi mengurangi hasil panen.

Selain itu, El Nino dapat mengganggu musim tanam dan mengubah pola cuaca yang biasanya terjadi. Perubahan ini bisa menyebabkan penundaan dalam penanaman tanaman, penurunan luas tanam, atau bahkan kegagalan panen.

“Petani perlu memperhatikan perubahan cuaca terkait El Nino untuk dapat menyesuaikan jadwal tanam secara efektif,” ujarnya.

Langkah-langkah antisipatif yang diambil oleh pemerintah daerah diharapkan dapat memberikan perlindungan dan mitigasi dampak yang mungkin terjadi akibat fenomena El Nino, ia berharap masyarakat senantiasa berkomitmen untuk menjaga dan melestarikan alam,

“Kita Jaga Alam, Alam Jaga Kita.” tandasnya




Bupati Konut H. Ruksamin : Kande-Kandea Perkuat hubungan Sosial, Politik, dan Budaya

Bau-Bau, SultraNET. | Upacara peringatan Hari Jadi ke-482 Kota Bau-Bau dan ulang tahun ke-22 sebagai daerah otonom dihadiri oleh Bupati Konawe Utara, Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng.

Setelah meriahnya peringatan tersebut, Bupati Ruksamin melanjutkan partisipasinya dalam tradisi Kande-Kandea yang diadakan sebagai bagian dari rangkaian penganugerahan gelar adat dan syukuran untuk memperingati Hari Jadi Bau-Bau dan HUT Kota Bau-Bau, bertempat di pelataran Kantor Walikota Bau-Bau. Selasa (17/10/2023),

Bupati Konawe Utara, Dr. Ruksamin, saat ikut serta dalam merayakan tradisi ini dengan penuh makna, mengakui adanya nilai-nilai sosial, politik, dan mistis yang terkandung dalam Kande-Kandea sebagai simbol kesatuan masyarakat Buton.

“Tradisi ini terus dijaga dan diwariskan dari generasi ke generasi,” ujar Ruksamin

Ia menyebut dengan pelaksanaan tradisi Kande-Kandea menjadikan peringatan Hari Jadi Bau-Bau ke-482 dan HUT Kota Bau-Bau ke-22 sebagai momen yang tidak hanya membanggakan sejarah, tetapi juga sebagai wujud kesatuan sosial dan budaya yang mendalam.

“Saya merasa bangga dapat bersama masyarakat Kota Bau-Bau merayakan momen ini,” ungkap Bupati Konut dua periode itu.

Pemilik jargon Sultra Pusat Energi Dunia itu menjelaskan sejarah Kande-Kandea memiliki akar yang dalam, menjadi cara tradisional untuk menyambut pulangnya para laskar Kesultanan Buton dari medan perang.

Tradisi Kande-Kandea, yang merupakan warisan budaya dari masyarakat Buton, melibatkan tiga etnis utama: Cia-Cia, Muna (Pancana), dan Wolio.

“Acara ini menjadi momen bersejarah untuk memperkuat hubungan sosial, politik, dan budaya di antara masyarakat setempat,” bebernya.

Bupati Konut H. Ruksamin (Tengah)
Bupati Konut H. Ruksamin (Tengah)

Tradisi ini melibatkan persiapan gadis-gadis setempat yang menyajikan makanan sebagai tanda penghargaan kepada para laskar yang kembali, menciptakan momen penuh kehangatan dan solidaritas.

Selain itu, Kande-Kandea juga menjadi panggung untuk pertemuan muda-mudi, memfasilitasi interaksi antara remaja putra dan putri.

Namun, Kande-Kandea tidak hanya sekadar tradisi makan bersama. Dalam konteks masyarakat adat Baruta Analalaki, acara ini dijalankan secara sederhana, bersifat ritual, dan terlaksana secara tertutup di rumah adat mereka.

Foto Kegiatan Kande-Kandea
Foto Kegiatan Kande-Kandea

Prosesi ini melibatkan pemberian makanan kepada arwah leluhur dan makan bersama, mencerminkan nilai-nilai mistis dan sosial yang mendalam, serupa dengan slametan dalam masyarakat Jawa.

Meskipun terpengaruh oleh dua kekuatan berbeda, yaitu negara dan adat, Kande-Kandea tetap menjadi bagian tak terpisahkan dari warisan budaya masyarakat Buton. (IS)




Bupati Ruksamin Hadiri dan Sampaikan Selamat Hari Jadi Baubau ke 482 Tahun

Baubau, SultraNET. | Bupati Konawe Utara (Konut) Provinsi Sulawesi Tenggara, Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, menghadiri undangan Pemerintah Kota Bau-Bau dalam rangka upacara peringatan Hari Jadi Bau-Bau ke-482 dan ulang tahun Kota Bau-Bau ke-22 sebagai daerah otonom, bertempat di Lapangan Utama Betoambari. Selasa, 17 Oktober 2023

Pada upacara peringatan Hari Jadi Kota Bau-Bau tahun ini, Pj.Gubernur Sultra, Komjen Pol (Purn) Andap Budhi Revianto bertindak sebagai Inspektur Upacara dan dihadiri perangkat Adat Kesultanan Buton, ASN, dan para siswa-siswi lingkup Kota Bau-Bau.

Kepada awak media, Bupati Konut H. Ruksamin menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas undangan Pemerintah Kota Bau-Bau kepadanya. Menurut Bupati Konut dua periode itu, undangan tersebut merupakan sebuah kehormatan hingga dapat mengikuti rangkaian kegiatan yang dimulai dari upacara peringatan Hari Jadi Kota Bau-Bau, dan kegiatan lainnya.

“Perlu saya sampaikan bahwa kita harus berbangga atas jasa dan pengabdian yang tulus para pendahulu yang telah meletakkan pondasi Kota Baubau sehingga kini menjadi kota yang sejuk, dengan penuh kedamaian,” ujarnya.

Suasana upacara peringatan Hari Jadi Bau-Bau ke-482 dan ulang tahun Kota Bau-Bau ke-22
Suasana upacara peringatan Hari Jadi Bau-Bau ke-482 dan ulang tahun Kota Bau-Bau ke-22

Pada kesempatan itu, ia menyampaikan ucapan selamat hari jadi Pemerintah Kota Baubau yang ke-22 tahun sebagai daerah otonom. Ia menyampaikan semangat pembangunan dan support agar pemerintah Kota terus meneruskan nilai-nilai perjuangan luhur pendahulu.

“Saya berharap agar perjuangan para pendahulu yang telah memberikan landasan dan pondasi pembangunan agar dipertahankan dan untuk terus diperjuangkan ke arah yang lebih baik bagi kesejahteraan masyarakat Kota Baubau,” tutup Bupati pemilik jargon Sultra Pusat Energi Dunia itu.

Sebagaimana diketahui, Kota Bau-Bau, Provinsi Sulawesi Tenggara, tahun 2023 ini telah berusia 482 tahun, dan kini berulang tahun yang ke-22 tahun sebagai sebuah daerah otonom.

Perjalanan sejarah mengingatkan kita bahwa 482 tahun yang silam, sejarah mencatat bahwa Sultan Murhum Khalifatul Khamis dilantik pada tahun 1452 atau 984 Hijriah sebagai Sultan Buton pertama dan sekaligus masuknya Islam di Buton, menandai awal penentuan hari jadi Kota Bau-Bau. Berdasarkan UU No. 13 Tahun 2001, Kota Bau-Bau ditetapkan sebagai daerah otonom baru.




Pilkada Bombana 2024 Dianggarkan 51,4 Milyar

Bombana, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Bombana Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk Penyelanggaraan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Bombana tahun 2024 mendatang.

Penandatanganan naskah NPHD oleh Penjabat Bupati Bombana H. Burhanuddin diwakili oleh Sekda Bombana Man Arfa sedangkan dari KPU Bombana diteken langsung Ketua KPU Bombana Hasdin Nompo. Bertempat di Ruang Rapat Kantor Bupati Bombana, Senin (16/10/2023)

Kepada awak media, Ketua KPU Bombana, Hasdin Nompo mengatakan besaran anggaran yang dialokasikan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah untuk Pilkada Bombana 2024 senilai 51, 4 milyar rupiah.

Adapun penganggarannya akan dilakukan dengan dua tahun anggaran yaitu untuk tahun 2023 dianggarkan 20,5 milyar rupiah dan tahun 2024 dianggarkan 30,8 milyar rupiah.

“Penganggaran di dua tahapan ini karena memang ada tahapan Pilkada berjalan di tahun 2023 ini dan di tahun 2024, ujar Hasdin Nompo

Mantan Ketua Bawaslu Bombana itu menyebut dari nilai anggaran yang ditetapkan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) itu, telah melalui proses review oleh Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) dan Inspektorat Daerah, sehingga apapun yang menjadi ketentuan dari pembelanjaan nantinya sudah sesuai dengan hasil pemeriksaan sebelumnya.

“Sehingga tidak ada lagi norma norma tidak bisa dilakukan pembelanjaannya, namun pembelanjaannya tentu harus sesuai dengan tahapan yang berjalan,” tandasnya. (IS)




Pesta Adat Bokaano Ropo di Lasalimu Buton di Apresiasi

Buton, SultraNET. Masyarakat Adat Kadie Lawele, Kecamatan Lasalimu, Kabupaten Buton, Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar Pesta Adat Bokaano Ropo di Baruga Lawele.

Pesta adat yang melibatkan tiga desa, yaitu Desa Lawele, Desa Benteng, dan Dusun Lagunturu (Desa Nambo), mendapat apresiasi tinggi dari Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari. Sabtu malam, 14 Oktober 2023

Pj. Bupati Buton menyampaikan rasa terimakasih dan apresiasi kepada pemerintah desa, tokoh adat, dan seluruh masyarakat yang terlibat dalam menjaga dan melestarikan budaya leluhur melalui Pesta Adat Bokaano Ropo.

“Saya atas nama pribadi maupun atas nama pemerintah daerah sangat mengapresiasi dan berterima kasih atas acara ini yang merupakan tradisi leluhur kita yang setiap tahun diperingati.” ujarnya

Sekwan DPRD Provinsi Sultra itu menjelaskan bahwa pesta adat ini memiliki dampak positif, terutama dalam hal pelestarian budaya dan peningkatan ekonomi bagi masyarakat sekitarnya.

“Pemerintah Daerah mendukung terhadap upaya pelestarian budaya melalui ritual-ritual seperti ini,” tegasnya.

Pj. Bupati Buton merasa gembira dengan pulangnya masyarakat Lawele dari perantauan yang memberikan dampak positif pada perputaran ekonomi lokal.

“Begitu masuk Lawele malam ini saya seperti berasa di kota yang rame luar biasa. Karena banyak sekali orang. Rupanya banyak juga masyarakat Lawele yang dari luar daerah atau perantauan yang pulang kampung ini tentu berdampak positif bagi perputaran ekonomi masyarakat.” ungkapnya

Selain aspek ekonomi, Pj. Bupati Buton juga menyoroti kekompakan dan kebersamaan antar ketiga desa tersebut. ia berharap agar acara semacam ini tetap dijaga kesuciannya dan tidak dinodai dengan kegaduhan atau kekacauan.

“Silahkan kita ekspresikan kesenangan kita dengan tarian misalnya tapi silahkan jaga ketertiban,” harapnya Pj. Bupati Buton.

Acara tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua DPRD Kabupaten Buton, Ny. Hj. Wa Ode Nurnia Kahar, SH, Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Buton, Ny. Andi Asniwati, Sekda Buton, Asnawi Jamaluddin, SPd, MSi.

Nampak hadir pula Ketua DWP Buton, Ny. Kiki Amaliah Asnawi, Forkopimda Kabupaten Buton, Mantan Pj. Bupati Buton, Drs. Basiran, Msi, Mantan Sekda Buton, Ir. La Ode Zilfar Djafar, MSi, pimpinan organisasi Kabupaten Buton, Camat Lasalimu, Forkopicam, dan masyarakat Lasalimu. (R)