Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan Tingkatkan Sinergitas dalam Pengendalian Inflasi

Konawe Selatan, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) menggelar Rapat Koordinasi di Hotel Wonua Monapa, Kecamatan Ranomeeto, Sabtu (7/10/2023).

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Konsel, Roslina Iljas, SP. M.Si, menjelaskan bahwa tujuan utama rapat koordinasi ini adalah membentuk kesepahaman dalam melaksanakan langkah-langkah pengendalian inflasi bersama stakeholder di daerah.

Roslina, selaku ketua panitia pelaksana kegiatan, menyoroti pentingnya kolaborasi untuk mencapai tujuan pembangunan ekonomi yang berkelanjutan di Daerah.

“Kegiatan ini mengusung tema “Memperkuat Sinergitas, Menurunkan Angka Kemiskinan, dan Meningkatkan Daya Saing Daerah menuju Desa Maju Konsel Hebat,” ujarnya.

Sementara itu, Bupati Konsel, H. Surunuddin Dangga dalam sambutannya menyampaikan pentingnya sinkronisasi dan koordinasi lintas stakeholder dalam menjaga kestabilan dan pertumbuhan ekonomi di daerah.

“Pengendalian inflasi dilakukan dengan pendekatan strategi 4K, yaitu keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif,” ungkapnya.

Strategi tersebut rupanya berhasil membawa hasil positif, dengan Konsel mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari Pemerintah Pusat berupa Dana Insentif Fiskal senilai miliaran rupiah. Bupati juga menyoroti tantangan cuaca seperti gejala El Nino yang sedang dihadapi oleh sebagian besar daerah di tanah air, termasuk Kabupaten Konawe Selatan.

Melalui Rapat Koordinasi TPID ini, sinergitas program antar pemangku kepentingan diharapkan semakin kuat. Bupati Dangga mengajak seluruh kepala desa, lurah, camat, dan OPD untuk terus memantau dan melaporkan kondisi wilayahnya secara berjenjang, serta melaksanakan langkah-langkah penanganan yang cepat, tepat, dan terukur.

“Semua pihak diharapkan dapat bersinergi dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Konawe Selatan.” tandasnya

Nampak turut hadir di kegiatan tersebut, Wakil Bupati Konsel Rasyid dan Sekda Konsel Hj St Chadidjah. Acara diikuti oleh jajaran Forkopimda, Kepala OPD, Camat, dan Kepala Bagian lingkup Sekretariat Daerah Kabupaten Konsel. Para pembicara dari Kantor Perwakilan BI, Perum Bulog Divre Sultra, BMKG Sultra, dan Polres Konsel. (Hum)




Bupati Konut H. Ruksamin Naikkan Gaji Operator Desa dan Beri Fasilitas

Kendari, SultraNET. |  Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Konawe Utara (Konut) bekerja sama dengan PT. Putri Dewani Mandiri menyelenggarakan Bimtek Peningkatan Kapasitas Kinerja Pemerintah Desa dalam Pengelolaan Keuangan Desa berbasis Aplikasi Siskeudes bagi para Aparat Desa se-Kabupaten Konawe Utara. Jumat (6/10/2023).

Pembukaan kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Konawe Utara, Kajari Konawe, Kepala Dinas PMD, dan Inspektur Daerah. Kegiatan ini bakal dilaksanakan selama 3 hari, mulai tanggal 6 hingga 8 Oktober 2023, dengan total peserta sebanyak 159 orang.

Saat membuka kegiatan secara resmi, Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin dalam sambutannya mengatakan, Bimtek aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) ini sangat penting karena merupakan alat bantu dalam pengelolaan keuangan desa berbasis sistem informasi yang bertujuan untuk memudahkan pemerintah desa dalam perencanaan, pelaksanaan, penatausahaan, pelaporan dan pertanggungjawaban keuangan desa.

Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin
Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin

Dalam kesempatan ini Bupati Konawe Utara juga meningkatkan kesejahteraan aparat desa dengan menaikan gaji operator desa yang semula Rp..800.000,- menjadi Rp. 1.250.000,- per bulan.

“Kepala Dinas PMD agar menganggarkan pakaian seragam dan Laptop di tahun 2024 untuk menunjang kinerja aparat desa, hal ini merupakan bentuk dukungan pemerintah konawe utara kepada perintah desa,” tegas Bupati Konut dua periode itu.

Ruksamin juga berpesan agar fasilitas yang di berikan itu dapat di pergunakan sebagai mana mestinya sehingga kinerja operator desa dalam bekerja tidak ada hambatan.

“Karena apabila bimtek ini di selenggarakan namun tidak ada fasilitas yang di berikan maka sia-sia ilmu yang di dapat dalam kegiatan ini,” jelas orang nomor 1 di Konut itu.

Sebagai penutup ia berharap Kegiatan ini dapat menciptakan pemerintahan Desa yang bersih, transparan, dan akuntabel. Oleh karena itu, pengetahuan dan kapasitas mereka perlu terus ditingkatkan melalui pelatihan seperti ini untuk menjaga keuangan Desa dapat semakin kuat, dan tata kelola keuangan Desa menjadi lebih baik.

“Ini adalah langkah konkret dalam mendukung visi Kabupaten Konawe Utara menjadi lebih sejahtera dan berdaya saing melalui pemerintahan Desa yang berkualitas.” tandasnya.

Sementara itu dalam sambutannya Hj. Andi Mafia, SH selaku penyelenggara kegiatan menerangkan bahwa Program ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan keterampilan para Bendahara Desa dalam melaksanakan tugas dan fungsi mereka dalam pengelolaan keuangan Desa.

Hj. Andi Mafia, SH saat menyampaikan sambutan selaku penyelenggara kegiatan
Hj. Andi Mafia, SH saat menyampaikan sambutan selaku penyelenggara kegiatan

“Melalui pemahaman yang lebih baik tentang tugas-tugas mereka, diharapkan Bendahara Desa dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga keuangan Desa agar lebih transparan, efisien, dan akuntabel,” ujar Andi Mafia. (S)




Konsel Waspada Musim Kemarau: Bupati Himbau Masyarakat Antisipasi Kebakaran dan Kekeringan

Konawe Selatan,  SultraNET. |  Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Provinsi Sulawesi Tenggara, memperingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko kekeringan dan kebakaran hutan serta lahan. Musim kemarau ekstrim dengan suhu panas yang meningkat menjadi penyebab utama ketidaknyamanan dan potensi bencana. Jumat (6/10/2023)

Bupati Konawe Selatan, H Surunuddin Dangga, menegaskan bahwa saat ini setiap tindakan yang dapat memicu kebakaran harus dihindari. Sebagai langkah antisipasi, masyarakat diminta untuk lebih berhati-hati dan waspada. Bahkan, hal-hal kecil seperti membuang puntung rokok atau menggesekan ranting pohon dapat menimbulkan bahaya kebakaran di kondisi panas seperti sekarang.

“Saat ini, jangankan sengaja dibakar, membuang puntung rokok yang masih menyala bahkan menggesek ranting atau pohon saja bisa menimbulkan kebakaran dengan kondisi panas seperti ini. Karena itu, selaku Pemerintah menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk berhati-hati dan waspada atas musim panas belakangan,” ujar Bupati Surunuddin Dangga.

Dalam keterangan kepada media, Bupati H. Surunuddin Dangga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan telah melakukan persiapan dan kewaspadaan terhadap kemungkinan dampak buruk musim kemarau yang ekstrim. Berbagai instansi, seperti Dinas Pemadam Kebakaran, BPBD, Dinas Sosial, dan Dinas Ketahanan Pangan, telah siaga untuk menangani bencana dan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak.

Bupati Konawe Selatan, H Surunuddin Dangga saat memimpin rapat
Bupati Konawe Selatan, H Surunuddin Dangga saat memimpin rapat

Bupati juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten telah menyiapkan langkah-langkah konkret, seperti penyediaan bantuan sosial, pasar murah di 25 Kecamatan, dan penyediaan air bersih untuk warga. Seluruh instansi teknis terlibat dalam upaya pencegahan dan penanganan bencana serta ketersediaan pangan.

“Musim kemarau panjang yang saat ini melanda wilayah, khususnya di Konawe Selatan, membuat kita semua waspada dan melakukan persiapan. Instansi teknis seperti Dinas Pemadam Kebakaran siap siaga satu kali 24 jam, demikian juga dengan BPBD, Dinas Sosial, dan Ketahanan Pangan yang selalu siap sedia,” tegasnya

Bupati Konawe Selatan berharap bahwa dengan kerjasama dan kewaspadaan bersama, masyarakat dapat melalui musim kemarau ini dengan minim risiko bencana. Langkah-langkah antisipasi dan kesiagaan dari Pemerintah setempat diharapkan dapat memberikan perlindungan dan dukungan kepada masyarakat yang membutuhkan. (*)




Sekda Provinsi Sultra Lantik Bunda Literasi untuk Masa Bakti 2023-2025

Kendari, SultraNET. | Aula Merah Putih Rujab Gubernur Sulawesi Tenggara menjadi saksi pengukuhan Dra. Waode Munanah sebagai Bunda Literasi Provinsi Sulawesi Tenggara masa bakti 2023-2025. Pelantikan tersebut mendapat dukungan besar, dihadiri oleh Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi, Pj. Walikota Baubau, Dr. Muhammad Rasman Manafi, SP, MSI, dan Sekda Buton, Asnawi Jamaluddin, SPd, MSi. Jumat (6/10/2023)

Sekda Provinsi Sultra, Drs. H Asrun Lio, berharap agar Bunda Literasi dapat menjalin kolaborasi yang erat dengan organisasi wanita lainnya, seperti TP PKK dan Dharma Wanita. Kolaborasi ini dianggap sebagai kekuatan yang akan mendukung tanggung jawab Bunda Literasi dalam menjalankan program-program pemerintah. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya dukungan dari berbagai pihak untuk mensukseskan program-program literasi yang dijalankan.

Suasana Pelantikan Bunda Literasi Sultra
Suasana Pelantikan Bunda Literasi Sultra22

Dalam sambutannya, Bunda Literasi Provinsi Sultra, Dra. Waode Munanah, menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya. Ia berkomitmen untuk mengembangkan dan membina program-program literasi, khususnya agar generasi muda dapat mencintai dunia literasi dan meninggalkan ketergantungan pada gadget.

“Budaya literasi harus dimulai dari ibu rumah tangga sebagai pondasi dasar untuk membangun keluarga yang cinta membaca,” ungkap Bunda Literasi. Ia juga menekankan peran penting perpustakaan dalam menumbuhkan minat baca anak-anak, serta meminta dukungan dari Dinas Perpustakaan untuk menyalurkan buku ke kabupaten yang telah membuka ruang baca.

Bunda Literasi berharap dapat bekerja sama dengan berbagai pihak, termasuk PKK, Dharma Wanita, Dekranasda, dan Bunda Paud, agar program-program literasi dapat terlaksana dengan baik. Dengan demikian, generasi muda Sultra dapat tumbuh menjadi individu yang gemar membaca dan memiliki wawasan yang luas. (*)

 

 

https://www.sultranet.com/andi-asniwati-mustari-kunjungi-desa-bajo-bahari-buton-beri-makanan-tambahan-anak/




Pj. Ketua TP PKK Sultra Lantik Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Buton dan Kota Baubau : Langkah Awal Mewujudkan Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga

Kendari, SultraNET. | Pj. Ketua TP PKK Sultra, Ny. Dra. Wa Ode Munanah Asrun Lio, melantik secara resmi Ny. Dra. Andi Asniwati Mustari sebagai Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Buton dan Ny. Reffiani Dwiatmo Rasman sebagai Pj Ketua TP PKK Kota Baubau. Pelanti

Pj. Bupati Buton, Drs. Laode Mustari, MSi
Pj. Bupati Buton, Drs. Laode Mustari, MSi

kan berdasarkan SK Ketua TP PKK Provinsi Sultra Nomor 13-14/KEP/PKK.PROV/X/2023. Acara berlangsung di Aula Merah Putih Rujab Gubernur Sultra, Jumat (6/10/2023), dihadiri oleh berbagai tokoh dan pejabat setempat.

Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Buton dan Kota Baubau diamanahi tugasnya untuk meningkatkan peran dan kesejahteraan keluarga. Ny. Dra. Wa Ode Munanah menyampaikan harapannya bahwa keduanya akan menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Pj. Ketua TP PKK Sultra berpesan agar para ketua baru dapat menggerakkan program PKK yang mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Pj. Bupati Buton, Drs. Laode Mustari, MSi, menyampaikan terima kasih atas pelantikan Pj Ketua TP PKK Buton. Ia menegaskan bahwa PKK memiliki peran penting dalam mengatasi tantangan seperti kemiskinan, inflasi, dan stunting.

“Kita berharap agar visi dan tujuan PKK dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga dapat terwujud dengan baik,” ujarnya.

Pj. Bupati Buton, Drs. Laode Mustari, MSi
Pj. Bupati Buton, Drs. Laode Mustari, MSi

Pj. Bupati Buton juga menyoroti isu-isu penting seperti penanggulangan kemiskinan ekstrem, inflasi daerah, dan stunting. Ia menegaskan bahwa PKK harus bergerak bersama pemerintah untuk mengatasi permasalahan tersebut. Pj Bupati Buton berpesan kepada Ketua TP-PKK dan pengurusnya untuk menjalankan tugas dengan baik agar program PKK dapat berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Pj. TP PKK Provinsi Sulawesi Tenggara, Ny. Dra. Waode Munanah, berharap agar Pj Ketua TP PKK Kabupaten Buton dan Kota Baubau dapat menjalankan tugas dan kewajiban dengan sebaik-baiknya. Ia menekankan tanggung jawab dalam meningkatkan peran PKK dalam pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat.

“Pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mewujudkan kolaborasi yang baik dan merealisasikan 10 program PKK,” tandasnya, (*)




NPHD Pilkada Konawe Utara 2024 Resmi Ditandatangani

Kendari, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Utara bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Konawe Utara, Kodim 1430 Konawe Utara, dan Polres Konawe Utara secara resmi menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) untuk penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Konawe Utara tahun 2024. Penandatanganan NPHD ini berlangsung di Hotel Plaza Inn Kota Kendari pada hari Jumat, 6 Oktober 2023.

Dalam sambutannya, Ketua KPU Kabupaten Konawe Utara mengungkapkan apresiasi terhadap kerja sama antara pemerintah daerah, KPU, Bawaslu, Kodim 1430, dan Polres Konawe Utara dalam menandatangani NPHD ini.

Ia juga menyampaikan rencana pemerintah pusat untuk memajukan agenda Pilkada dari bulan November 2024 menjadi bulan September 2024, dan penyelenggara pemilu tingkat Kabupaten Konawe Utara siap mengikuti perubahan tersebut.

“Kami, sebagai penyelenggara pemilu, siap menjamin pelaksanaan demokrasi di tingkat kabupaten. Partisipasi lalu mencapai 92,96% dan tertinggi di Sulawesi Tenggara, yang harus kami jaga dan tingkatkan,” ujarnya.

Foto Bersama usai Penandatanganan NPHD
Foto Bersama usai Penandatanganan NPHD

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Konawe Utara menyatakan terima kasih kepada Pemerintah Daerah dan Kesbangpol Kabupaten Konawe Utara atas antusiasme mereka dalam menggelar acara penandatanganan NPHD ini. Ia menekankan pentingnya kerja sama dalam menjaga agar Pilkada tahun 2024 tetap kondusif.

“Semoga Pilkada di Kabupaten Konawe Utara dapat berjalan dengan lancar sesuai yang kita harapkan bersama,” ujarnya.

Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga karena kegiatan ini dihadiri langsung oleh Ketua KPU dan Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara.

Menurutnya kegiatan hari ini menandai beberapa kegiatan yang sudah dilalui dalam rangka melaksanakan, mensukseskan Program Nasional yang masuk dalam Program Strategis Nasional.

“Hari ini, Insya Allah, kita akan menandatangani NPHD Kabupaten Konawe Utara sebesar 67 miliar Rupiah yang terdiri dari 45 miliar Rupiah untuk KPU Konawe Utara, 18 miliar Rupiah untuk Bawaslu Konawe Utara, 3 miliar Rupiah untuk Polres Konawe Utara, dan 1 miliar Rupiah untuk Kodim 1430 Konawe Utara,” bebernya.

Bupati Konut, H. Ruksamin
Bupati Konut, H. Ruksamin

Bupati berharap bahwa pelaksanaan Pemilu dan Pilkada 2024 di Kabupaten Konawe Utara dapat berjalan dengan baik dan lancar dari tahap awal hingga akhir.

“Saya berharap KPU maupun Bawaslu dapat menjaga partisipasi dan antusiasme masyarakat sebagai pemilih agar dapat meningkat secara signifikan, dan pelaksanaan pemilu dan pilkada di Kabupaten Konawe Utara dapat berjalan dengan tertib, aman, dan kondusif,” pungkasnya.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Konawe Utara, H. Ruksamin, Ketua KPU dan Bawaslu Provinsi Sulawesi Tenggara, Forkopimda Kabupaten Konawe Utara, Sekretaris Daerah Kabupaten Konawe Utara, Ketua KPU dan Bawaslu Kabupaten Konawe Utara, Kepala OPD dan Kabag di Lingkungan Kabupaten Konawe Utara, serta undangan lainnya. (S)




Pj. Bupati Bombana Burhanuddin Tandai Dimulainya Pembangunan Masjid Khalid Al-Khafi

Bombana, SultraNET. | Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si bersama Pj. Ketua TP PKK Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos turut serta dalam acara peletakan batu pertama pembangunan Masjid Khalid Al-Khafi di Kelurahan Lameroro, Kecamatan Rumbia, Kamis (5/10/2023).

Pj. Bupati Burhanuddin, yang dikenal sangat peduli terhadap pembangunan rumah ibadah, menyampaikan keyakinannya bahwa mendirikan masjid adalah investasi abadi. “Allah sudah menjanjikan, barang siapa yang membangun masjid maka dia juga akan dibangunkan istana di akhirat kelak, dan janji Allah itu pasti tidak akan diingkari,” ucapnya penuh semangat dalam sambutannya.

Dalam memilih lokasi pembangunan masjid, Pj. Bupati Bombana menyarankan agar pondasi dibuat lebih tinggi untuk mengantisipasi potensi kenaikan permukaan jalan seiring berjalannya waktu. Langkah ini diambil untuk menjaga keamanan masjid terhadap risiko banjir di masa depan.

Pj. Bupati juga menegaskan bahwa pembangunan masjid ini bukan hanya sebagai bangunan fisik, tetapi juga merupakan wadah untuk meningkatkan keimanan dan ketaatan beribadah masyarakat setempat.

 “Kami berharap pembangunan masjid ini akan memberikan dampak positif, mengajak masyarakat semakin taat beribadah dan menjadikan masjid sebagai pusat spiritualitas,” jelasnya.

Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si saat menyampaikan sambutannya
Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si saat menyampaikan sambutannya

Dalam momen bersejarah ini, Pj. Bupati Burhanuddin tidak hanya memberikan doa dan semangat, tetapi juga memberikan bantuan nyata dengan memberikan sumbangan berupa uang tunai untuk mempercepat proses pembangunan Masjid Khalid Al-Khafi. Langkah ini sejalan dengan komitmennya untuk mendukung pembangunan rumah ibadah di Kabupaten Bombana.

Acara peletakan batu pertama ini tidak hanya menjadi awal pembangunan fisik masjid, tetapi juga menjadi awal bagi masyarakat Lameroro untuk bersama-sama berkontribusi dalam membangun tempat ibadah yang akan menjadi pusat kebaikan dan kedamaian di tengah-tengah mereka. (R)




Meriahkan HUT Desa Balasari  ke 14, Pj. Bupati Bombana Resmikan Open Cup I

Bombana, SultraNET. | Suasana keceriaan dan semangat berkobar di Desa Balasari, Kecamatan Poleang Barat, saat Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si meresmikan Turnamen Sepak Bola Open Cup I dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun Desa Balasari yang ke-14. Acara ini dimulai dengan penendangan bola pertama oleh Pj. Bupati Bombana di lapangan sepak bola desa pada Kamis (5/10/2023).

Ditemani Pj. Ketua TP PKK Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, Pj. Bupati Burhanuddin menyampaikan rasa bahagianya bisa bersilaturahmi dengan warga Desa Balasari. Selain itu, ia memberikan apresiasi tinggi kepada anak-anak muda desa yang telah berkontribusi dalam menyelenggarakan kegiatan ini.

Pj. Bupati tidak hanya meresmikan turnamen sepak bola, tetapi juga memberikan semangat kepada generasi muda Desa Balasari. Dalam sambutannya, ia mengajak mereka untuk terus berjuang dan berkarya demi kemajuan bangsa.

“Kreativitas dan visi pemuda adalah kunci membangun negeri ini. Masa depan Indonesia yang gemilang dapat dimulai dari desa kita sendiri,” ujarnya penuh semangat.

Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si (Kiri) Ditemani Pj. Ketua TP PKK Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, (Tengah)
Pj. Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si (Kiri) Ditemani Pj. Ketua TP PKK Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, (Tengah)

Burhanuddin menekankan pentingnya membangun karakter generasi muda sebagai langkah awal menuju Indonesia yang memiliki Generasi Emas.

“Mulailah dari desa, bangun desa kita. Kalau kita membangun dari desa, Insya Allah akan terbangun negara kita dan negara kita pasti akan kuat,” katanya sambil memberikan harapan akan masa depan cerah.

Dalam konteks ini, Pj. Bupati menyampaikan berkomitmen Pemerintah Kabupaten untuk terus mendukung segala kebutuhan dan aspirasi generasi muda.

“Generasi muda Balasari memiliki karakteristik yang baik, dan saya yakin mereka akan mampu memberikan kontribusi positif dalam membangun masyarakat,” tegasnya.

Selain merayakan ulang tahun Desa Balasari yang ke-14, H. Burhanuddin juga menekankan pentingnya kehadiran pemerintah di tengah-tengah masyarakat. “Pemerintah harus mendengar dan memberikan solusi ketika masyarakat menghadapi masalah. Hari ini, saya datang untuk merayakan kebahagiaan ulang tahun Desa Balasari, dan saya merasa bahagia bersama mereka. Selamat ulang tahun Desa Balasari yang ke-14!” ungkapnya penuh antusias di akhir sambutannya. (DisKomInfo)




Berkunjung ke Matausu, Pj. Bupati Burhanuddin Janji Alokasikan 10 M untuk Jalan

Bombana, SultraNET. | Dalam rangka penilaian Lomba Posyandu, PHBS, dan Kesling, Pj. Bupati Ir. H. Burhanuddin, M.Si, didampingi Ketua TP-PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, dan Tim Penilai, mengunjungi Desa Kolombi Kecamatan Matausu pada Rabu (4/10/2023).

Posyandu, sebagai layanan dasar kesehatan, menjadi fokus utama kunjungan, di mana Pj. Bupati menekankan peran vitalnya dalam mengatasi masalah kesehatan di desa, termasuk gizi buruk, kesehatan ibu dan anak, KB, imunisasi, stunting, dan layanan kesehatan lainnya.

Pj. Bupati Burhanuddin, dalam arahannya, berterima kasih atas dukungan dan inovasi stakeholder serta menyoroti perhatian khusus terhadap jalur transportasi di Kecamatan Matausu. Beliau berjanji akan mengalokasikan anggaran 10 miliar rupiah untuk memperbaiki jalan di Kecamatan Matausu tahun 2024, memudahkan akses masyarakat.

Ketua TP-PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos (Tengah)
Ketua TP-PKK Kabupaten Bombana, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos (Tengah)

“Saya terharu melihat semangat masyarakat yang bekerja keras, merasakan kebahagiaan di tengah kesulitan akses ke Kecamatan Matausu,” ujar H. Burhanuddin. Dengan fokus pada sektor kesehatan dan infrastruktur, Pj. Bupati menunjukkan kepeduliannya terhadap kesejahteraan masyarakat.

Ditempat yang sama, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, menyoroti isu serius stunting dan mendorong kader Posyandu untuk tetap aktif menjalankan tugasnya sepanjang waktu, bukan hanya saat lomba.

“Semangat tim Kader Posyandu, PHBS, dan Kesling diharapkan menghasilkan hasil yang baik, menjadikan Posyandu di daerah kita sebagai teladan dalam pelayanan kesehatan bermutu,” ucapnya. (*)




Pj. Bupati Buton La Ode Mustari : Perlindungan Terhadap Perempuan dan Anak Butuh Perhatian Serius

Buton, SultraNET. | Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, M.Si., kembali menegaskan bahwa perlindungan terhadap perempuan dan anak bukanlah sekadar isu sosial, melainkan menjadi salah satu isu strategis yang memerlukan perhatian serius. Pernyataan ini disampaikannya pada Pelatihan Manajemen dan Perlindungan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak untuk Satgas Perlindungan Perempuan dan Anak di Aula SMK 2 Buton, Pasarwajo, Rabu, 4 Oktober 2023.

Dalam arahannya, Pj. Bupati Buton menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program strategis untuk menyebarkan informasi dan pemahaman mengenai urgensi perlindungan hak perempuan dan anak. Tujuannya adalah untuk mengurangi tingkat kekerasan yang masih marak terjadi di tengah masyarakat.

Menurut Pj. Bupati Buton, kekerasan terhadap perempuan dan anak memiliki dampak negatif yang luas, tidak hanya terbatas pada korban langsung, tetapi juga berpengaruh pada perkembangan anak dalam lingkup keluarga. Ia menekankan bahwa kekerasan tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga mencakup dimensi psikologis, seksual, dan penelantaran.

Peserta Pelatihan Manajemen dan Perlindungan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak
Peserta Pelatihan Manajemen dan Perlindungan Kasus Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak

Pj. Bupati Buton mengingatkan bahwa pelaku kekerasan tidak hanya berasal dari luar atau orang yang tidak dikenal, melainkan seringkali berasal dari lingkungan terdekat. Faktor-faktor seperti persepsi yang keliru terhadap kekerasan, budaya, kemiskinan, dan kurangnya perlindungan khusus terhadap perempuan dan anak dapat menjadi pemicu terjadinya kekerasan.

“Kekerasan terhadap perempuan dan anak membawa dampak tidak hanya dalam bentuk fisik, tetapi juga mencakup masalah keperdataan yang seringkali merugikan mereka,” ujarnya.

Ia menekankan tanggung jawab pemerintah dalam menghormati, melindungi, membela, dan menjamin hak asasi manusia setiap warga negara, termasuk perempuan dan anak, tanpa adanya diskriminasi. Pemerintah diharapkan memberikan layanan pengaduan, rujukan, pendampingan, dan bantuan hukum.

“Satuan tugas penanganan masalah perempuan dan anak memiliki fungsi penting untuk melakukan penjangkauan, identifikasi kondisi, melindungi, dan memberikan pendampingan kepada perempuan dan anak yang mengalami masalah. Mereka juga bertanggung jawab melakukan rujukan dan rekomendasi kepada lembaga layanan perlindungan perempuan dan anak,” tambahnya.

Pj. Bupati Buton berharap agar satuan tugas di tingkat kecamatan, desa, dan kelurahan memiliki loyalitas, integritas, serta komitmen tinggi dalam memberikan perlindungan terbaik untuk perempuan dan anak. Pelatihan ini diharapkan memberikan pengetahuan dan ketrampilan kepada satgas dalam menangani kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak.

Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Kabupaten Buton, perwakilan Dinas PPPA Provinsi Sulawesi Tenggara, dan perwakilan Polres Buton. Kegiatan pelatihan ini diikuti oleh 120 orang satgas dari seluruh kecamatan di Kabupaten Buton. (KInFO)

 

https://www.sultranet.com/kunjungi-desa-wasuemba-pj-bupati-buton-semoga-bisa-menjadi-desa-wisata-terbaik-di-sultra/