Pj. Bupati Bombana Bangun Komunikasi Sinergis dengan Masyarakat Poleang Tenggara
Bombana, SultraNET. | Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, didampingi Pj. Ketua TP PKK, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos, melaksanakan kunjungan kerja dan silaturahmi di Kantor Kecamatan Poleang Tenggara. Acara dihadiri oleh Para Kepala OPD, Asisten dan Staf Ahli, Camat Poleang Tenggara, Kepala Desa, serta warga masyarakat setempat. Selasa 3 Oktober 2023
Dalam kunjungannya, Pj. Bupati bertujuan untuk berdiskusi dan memenuhi janjinya kepada masyarakat Kecamatan Poleang Tenggara. “Kedatangan saya di Poleang Tenggara ini sudah lama saya rencanakan. Saya sudah berbicara dan janjikan kepada Pak Camat, Insya Allah ada beberapa yang sudah saya tepati hari ini,” ungkap H. Burhanuddin.
Beliau menekankan pentingnya membangun hubungan yang akrab dengan masyarakat. “Saat ini, saya bukan datang sebagai atasan, tapi sebagai saudara. Mari kita bicarakan apa yang Anda rasakan, karena kita semua bersaudara,” kata Pj. Bupati.
Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, didampingi Pj. Ketua TP PKK, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos saat menyerahkan bantuan
Dalam arahannya, H. Burhanuddin menyoroti kolaborasi yang harus dibangun antara pemerintah dan masyarakat. “Ketika kita membuat masyarakat merasa dilayani pemerintah, dan masyarakat membuka diri pada pemerintah, kita bisa bersama-sama mencapai kesejahteraan di Kabupaten Bombana,” ujarnya.
Sebagai bentuk komitmen, Pj. Bupati memberikan bantuan kepada masyarakat Kecamatan Poleang Tenggara, termasuk mesin, rehabilitasi tambak, karamba jaring apus dan bibit lobster, serta bantuan lainnya untuk kelompok-kelompok nelayan dan petani setempat.
Masyarakat Poleang Tenggara yang menghadiri Pertemuan
Melalui kegiatan silaturahmi ini, Pj. Bupati Bombana tidak hanya memenuhi janji-janji kepada masyarakat, tetapi juga membuktikan keseriusannya dalam membangun kerjasama yang harmonis untuk kemajuan Kabupaten Bombana. (*)
Pemkab Konut Matangkan Persiapan “My Trip Labengki” Agenda Bulan PRB Nasional 2023
Konawe Utara, SultraNET. | Untuk mensukseskan pelaksanaan Peringatan Bulan Pengurangan Resiko Bencana (PRB) Nasional tahun 2023 yang dipusatkan di Provinsi Sulawesi Tenggara, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) mematangkan persiapan sebagai tuan rumah untuk menyambut kedatangan para tamu yang akan melakukan kunjungan wisata “My Trip PRB” di Pulau Labengki sebagai salah satu rangkaian Peringatan Hari PRB Nasional 2023.
Sebagaimana diketahui, Bulan PRB bakal berlangsung mulai tanggal 10 Oktober sampai dengan 15 Oktober 2023 bertempat di area Ex MTQ Kota Kendari, dimana sesuai jadwal pada tanggal 14 Oktober sampai 15 Oktober 2023 rombongan Pemerintah Pusat dari Kementerian, BNPB dan Pemerintah Provinsi akan melakukan My Trip PRB di Pulau Labengki.
Untuk memastikan seluruh agenda My Trip PRB di Pulau Labengki berjalan sesuai rencana, Pemerintah Kabupaten Konawe Utara menggelar rapat terpadu yang dipimpin Wakil Bupati Konut, Abu Haera, Sekda Konut, Kasim Pagala, bersama jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Polres Konut, Kodim 1430 Konut, Basarnas Konut dan pimpinan serta anggota Forum Pengurangan Risiko Bencana (F-PRB) Konut, bertempat di Aula Lantai 2 Kantor Bupati Konut. Selasa (3/10/2023)
Wakil Bupati Konut, Abu Haera menjelaskan dengan ditunjuknya Provinsi Sulawesi Tenggara menjadi tuan rumah Bulan PRB Nasional 2023 yang akan di hadiri seluruh pejabat Pemerintah Pusat, Provinsi dan Daerah se-Indonesia dan salah satu agendanya adalah mengunjungi Pulau Labengki di Kabupaten Konawe Utara menjadi tantangan tersendiri sehingga perlu dilakukan berbagai persiapan.
“Kita selaraskan langkah dan gerakan kita untuk sukseskan Bulan PRB ini, termasuk di Pulau Labengki sebagaimana yang diamanahkan Bapak Bupati,” ujar Wakil Bupati Konut, Abu Haera
Ia berharap agar seluruh perangkat daerah dapat berperan aktif sesuai tupoksinya untuk bekerja sama mendukug penuh pelaksanaan bulan PRB. Ia menyebut kegiatan pada Bulan PRB yaitu dilakukan kampanye, edukasi, dan penyadaran pentingnya meminimalkan jumlah korban dan kerusakan dampak bencana.
“Ini tanggung jawab kita bersama. Saya minta bangun koordinasi dan kerjasama dengan baik. Koordinasikan semua. Atur program karena ini program nasional. Ini salah satu tanggung jawab untuk kita sukseskan,” tegasnya
Dikesempatan itu Sekda Konut, Kasim Pagala, yang juga berperan sebagai Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Konut menginstruksikan kepada peserta agar persiapan pelaksanaan kegiatan My Trip Bulan PRB di Pulau Labengki dapat dituntaskan sebelum acara berlangsung.
Kesiapan yang dimaksudkan Kasim Pagala adalah mulai persiapan armada pemberangkatan para tamu di Pulau Labengki, Pelabuhan, kegiatan air bersih, tempat penginapan, pelayanan kesehatan, penyambutan para tamu, pengadaan souvenir, juru bicara tamu dan lainnya yang menjadi fasilitas pendukung acara.
Dari data yang diterima sebanyak 848 orang tamu dari Pemerintah Pusat dan Provinsi akan berkunjung di Pulau Labengki. Sehingga, diharapkan kesiapan tempat dan sarana prasarana pendukung dapat dimaksimalkan.
“Saya ingatkan, tidak ada alasan OPD keluar kota, perjalanan dinas dan lainnya. Kita harus stay maksimalkan dan sukseskan acara Bulan PRB Nasional ini. Semua speed boat yang ada agar di kumpulkan di satu titik, termasuk kapal jolor. Juga siagakan genset untuk penanggulangan listrik. Kebanggaan untuk kita di Konawe Utara, menjadi promosi daerah dan wisata,” bebernya.
Untuk diketahui Pengurangan risiko bencana (PRB) adalah bagian dari penyelenggaraan penanggulangan bencana dalam keadaan tidak terjadi bencana. PRB dilakukan untuk mengurangi dampak buruk yang mungkin timbul, terutama dilakukan dalam situasi sedang tidak terjadi bencana. (Adv)
Bupati Ruksamin Sambut 150 Mahasiswa Poltekes Kemenkes PKK II di Konut
Konawe Utara, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) menerima Mahasiswa Prodi D-III Kebidanan Poltekes Kemenkes Kendari dalam rangka pelaksanaan Praktek Klinik Kebidanan (PKK) II, bertempat di Aula Anawai Ngguluri Kantor Bupati Konawe Utara Senin. (02/10/2023)
Bupati Konut, Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, saat menyampaikan sambutan mengucapkan selamat datang kepada mahasiswa yang akan melaksanakan PKK II di Bumi Oheo. Bupati dua periode itu berpesan kepada para Mahasiswa untuk melaksanakan PKK dengan baik dan penuh dedikasi tinggi dan agar terus berinovasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Pemerintah Daerah Kabupaten Konawe Utara siap berkolaborasi dengan adik-adik sekalian,” tegas H.Ruksamin
Ia menyebut data Ibu Hamil yang ada wilayah itu, dari yang usia kandungan 0 bulan sampai yang akan melahirkan besok sudah dimiliki Pemerintah Kabupaten, begitu pula data bayi dan balita semua tersedia sehingga data itu dapat menjadi rujukan bagi Mahasiswa PKK dalam memberikan pelayanan.
“Untuk itu, diakhir pelaksanaan PKK II ini, saya minta laporan dari adik-adik sekalian tentang capaian selama turun langsung ke Masyarakat.” jelasnya
Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng,
Selaku Bupati ia juga menyadari sepenuhnya tentang peran penting Bidan dalam memberikan pelayanan kesehatan, yang mana peran Bidan tidak akan tergerus oleh perkembangangan zaman. Dalam era digitalisasi seperti saat ini, peran bidan dalam meberikan pelayanan kesehatan tidak akan pernah tergantikan.
Tidak mungkin bayi yang akan lahir bisa di download. Untuk itu, adik-adik yang hari ini memilih untuk menjadi bidan, lakukan tugas mulia anda semua dengan penuh ketulusan dan keikhlasan, bekali diri anda dengan ilmu agama, karena sesayang apapun orang tua kepada bayinya, adik-adik sekalian lah yang akan menyentuh untuk pertama kali saat bayi tersebut lahir ke dunia.” tandasnya
Sebagai bentuk dukungan kepada para Mahasiswa Kebidanan Poltekes Kemenkes kendari, H. Ruksamin selaku Bupati Konawe Utara juga menyiapkan bantuan konsumsi di Rumah Sakit dan tiap-tiap Puskesmas yang akan menjadi lokasi Praktek Kerja Kebidanan (PKK).
Dalam sambutannya, Wakil Direktur Poltekes Kemenkes kendari mengaku bahwa pihaknya sudah dua kali menyambangi Konawe Utara sebagai lokasi praktek bagi Mahasiswanya, yang mana kali ini akan turun langsung di Rumah Sakit dan Puskesmas untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Ia menjelaskan tujuan dilaksanakannya PKK II di Konawe Utara adalah sebagai sarana dalam menginplementasikan interprofesionalisme education agar menjadi interprofesionalisme collaboration, yang mana mahasiswa di tuntut untuk dapat berkolaborasi dalam penyelesaian masalah kesehatan yang ada di lapangan, seperti kesehatan ibu hamil, ibu bersalin, ibu dalam masa nifas, bayi, seta balita.
Kepada mahasiswa yang akan melaksanakan PKK II ia berpesan untuk menjaga dan menghormati adat istiadat dan budaya yang ada di Konawe Utara, serta memegang teguh falsafah lokal dalam melaksanakan pelayanan kepada masyarakat.
“Inae Konasara, Iepinesara, Siapa yang menjunjung tinggi adat istiadat dia akan dihargai dan Inae Liasara Iepenekasara yaitu siapa yang melanggar adat dia akan disiksa atau dihukum,” ujarnya.
Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, saat menyambut langsung Mahasiswa PKK II di Konut
Taklupa ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Daerah Konawe Utara khususnya kepada Bupati H. Ruksamin yang telah memberikan penyambutan terbaik, yang mana pihaknya belum pernah dapatkan saat melaksanakan PKK maupun KKN di Kabupaten lainnya.
Kegiatan dihadiri langsung Bupati Konawe Utara Dr. Ir. H. Ruksamin, S.T., M.Si., IPU., ASEAN. Eng, jajaran Forkopimda, para asisten atau staf ahli, para Kepala OPD, serta Kepala Puskesmas se Konawe Utara dan dari pihak Poltekes Kemenkes Kendari dihadiri oleh Wakil Direktur, Ketua Jurusan, para Dosen Pembimbing serta 150 Mahasiswa yang akan melaksanakan PKK II di Konawe Utara. (S)
Pj. Bupati Bombana Buka Turnamen Sepak Takraw Hippema Bombana CUP 1
Bombana, SultraNET. | Pj. Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, secara resmi membuka Turnamen Sepak Takraw HIPPERMA Bombana CUP 1. Acara yang diselenggarakan oleh Himpunan Pemuda Pemerhati Masyarakat tersebut diadakan di Halaman Kantor Kecamatan Poleang. Turut mendampingi, Pj. Ketua TP-PKK, Hj. Fatmawati Kasim Marewa, S.Sos. Senin, (2/10/2023)
Turnamen ini mengusung tema “Meningkatkan Solidaritas dan Sportifitas untuk Mewujudkan Masyarakat Bombana yang Berprestasi.” Pj. Bupati H. Burhanuddin memberikan apresiasi tinggi atas antusias dan dukungan Pemuda Kecamatan Poleang dalam mendukung perkembangan cabang olahraga takraw melalui penyelenggaraan Turnamen Sepak Takraw Cup 1 2023.
Dalam sambutannya, H. Burhanuddin menekankan pentingnya kehadiran Pemerintah Daerah, camat, dan lurah untuk selalu mendukung kegiatan positif seperti ini. “Ini merupakan wadah bagi masyarakat untuk menyalurkan bakat mereka. Saya berharap turnamen ini menjadi langkah positif dalam pengembangan olahraga di Kabupaten Bombana,” ucapnya.
Lebih lanjut, H. Burhanuddin berharap turnamen dapat berjalan kondusif dan benar-benar menekankan pada pengembangan skill para atlet di tingkat Kecamatan. “Melalui turnamen ini, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi perkembangan olahraga Sepak Takraw, serta melahirkan bibit-bibit atlet yang berprestasi di tingkat kabupaten bahkan tingkat nasional,” tandasnya.
Pj. Bupati Buton Pimpin Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Buton, SultraNET. | Suasana haru dan semangat nasionalisme memenuhi Alun-alun Takawa, Pasarwajo, saat Pemerintah Kabupaten Buton menggelar Upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Tahun 2023. Acara yang dipimpin oleh Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, MSi, sebagai Inspektur Upacara, menjadi momentum penting untuk mengenang dan merayakan nilai-nilai luhur Pancasila. Minggu (1/10/2023)
Upacara tersebut dihadiri para tokoh penting, termasuk Ketua DPRD Buton, Ny. Hj. Wa Ode Nurnia Kahar, SH, Kapolres Buton, AKBP Rudy Silaen, S.H. S.I.K, MIKom, dan Sekda Buton, Asnawi Jamaluddin, SPd, MSi, acara ini mencerminkan komitmen penuh terhadap keberlanjutan makna dan urgensi Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Pj. Bupati Buton dalam sambutannya menegaskan pentingnya menginternalisasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. “Kita harus menjiwai dan mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila itu dalam kehidupan bermasyarakat. Sehingga nilai-nilai perjuangan itu tidak tergerus oleh kemajuan teknologi,” ucapnya, memberikan sentilan bahwa Pancasila tidak hanya menjadi slogan, tetapi harus dihidupkan dalam setiap tindakan dan sikap.
Lebih lanjut, Pj. Bupati mengingatkan bahwa Pancasila bukan hanya sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai pemersatu bangsa. “Nilai-nilai Pancasila itu merupakan pedoman dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Pancasila merupakan pemersatu,” tegasnya, menyuarakan komitmen untuk memelihara persatuan dan kesatuan di tengah beragamnya lapisan masyarakat.
Semangat peringatan Hari Kesaktian Pancasila dianggap Pj. Bupati Buton sebagai lebih dari sekadar seremoni formal. Ia berharap agar semangat Pancasila senantiasa membimbing setiap langkah untuk menciptakan kehidupan yang harmonis. “Semoga semangat Pancasila senantiasa membimbing kita untuk menciptakan kehidupan yang harmonis, untuk masa depan daerah yang kita cintai, untuk Buton, Sulawesi Tenggara, dan Indonesia,” ungkapnya, menutup sambutannya dengan harapan yang penuh optimisme terhadap masa depan yang lebih baik. (KInfo)
Pj. Bupati Buton La Ode Mustari Ajak Warganya Teladani Sifat Nabi Muhammad SAW
Buton, SultraNET. | Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, M.Si. mengajak jamaah untuk senantiasa meneladani keteladanan Nabi Muhammad SAW.
Penyampaian itu disampaikan orang nomor satu di Kabupaten Buton saat Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tahun 2023 tingkat Kabupaten Buton yang diselenggarakan di Masjid Nur Muhammad, Desa Wabula, Kecamatan Wabula, Sabtu Malam, 30 September 2023.
“Nabi Muhammad adalah Rasul Allah yang memiliki sifat yang menginsiprasi semua kalangan,” ujar La Ode Mustari
Dalam Surat Al-Ahzab ayat 56 Allah berfirman yang artinya Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.
Suasana Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW di Desa Wabula
Sekwan DPRD Provinsi Sultra itu mengajak masyarakat untuk menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai inspirasi, motivasi dan meneladani kepemimpinan, suri tauladan, termasuk perjuangan beliau baik sebagai Aparatur pemerintahan maupun sebagai Masyarakat.
“Allah saja bershalawat pada Nabi Muhammad, kita sebagai umatnya, peringatan ini harusnya mampu menginspirasi kita, mampun menjadi motivasi kita, pendorong baik sebagai aparatur pemerintah, masyarakat, harus mampu meneladani kepemimpinan beliau,” katanya.
Nabi lanjut mantan Asisten I Sekda Kabupaten Buton itu, dalam menyebarluaskan syiar Islam, mengalami tantangan yang hebat. Bahkan ketika berdakwah, beliau dilempar dan perlakuan yang lain. Namun beliau tetap sabar dalam menghadapi tantyangan itu.
“Untuk itulah mari kita jadikan peringatan Maulid ini untuk menjalani kehidupan yang harmonis, dan berkehidupan sosial yang damai,” tandasnya (KinfoButon)
Cegah Penularan Penyakit Difetri, Pemkab Konut Sosialisasikan Pelaksanaan ORI
Wanggudu, SultraNET. | Pemerintah Kabupaten Konawe Utara (Konut) menggelar Sosialisasi Pelaksanaan Outbreak Response Immunization (ORI) Difetri sekaligus penyerahan bantuan sosial di Balai Desa Boenaga, Kecamatan Lasolo Kepulauan yang bertujuan untuk Penanggulangan dan Pencegahan penularan penyakit Difteri. Sabtu (30/9/2023)
ORI (Outbreak Response Immunization) Difteri adalah pemberian imunisasi DPT-HB-HIB untuk anak usia 1-5 tahun tanpa memandang status imunisasi sebelumnya yang akan dilaksanakan dalam 3 tahap, yaitu bulan 1, ke 2 dan 6 bulan kemudian.
Kegiatan ini dihadiri Forkopimda Kabupaten Konawe Utara, Perwakilan WHO (World Health Organization), Kementrian Kesehatan RI, Dinas Kesehatan Prov. Sulawesi Tenggara, Kepala OPD se-Kabupaten Konawe Utara, Camat Lasolo Kepulauan, Lurah se-Kec. Lasolo Kepulauan, serta Tokoh Masyarakat dan seluruh Masyarakat Kec. Lasolo Kepulauan
Bupati Konawe Utara, Dr. Ir. H. Ruksamin, ST.,MSI., IPU.,ASEAN.,Eng, dalam sambutannya menegaskan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya penanggulangan difteri. Imunisasi sebagai upaya pencegahan harus lengkap. penguatan imunisasi rutin di seluruh wilayah Kabupaten Konawe Utara.
Bupati Konawe Utara, Dr. Ir. H. Ruksamin, ST.,MSI., IPU.,ASEAN.,Eng
Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat, khususnya yang mempunyai bayi dan anak-anak untuk melakukan imunisasi secara terjadwal ke Puskesmas terdekat. Sebab, hanya imunisasi DPT tersebut, kasus difteri ini dapat dicegah dan tentunya dengan pola hidup sehat dan selalu menjaga kebersihan lingkungan dimanapun kita berada.
“Saya berharap Konawe Utara harus bebas dari penyakit Difteri,” tegasnya.
Sosialisasi Pencegahan penyakit Difetri
Pada kesempatan ini, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Utara, Nurjanah Effendi mengajak seluruh lapisan masyarakat bersama-sama untuk menekan angka kasus difteri. Dalam Laporan Ketua Panitia diketahui bahwa berdasarkan data terakhir, sebelumnya ada 2 kasus difteri dengan jumlah kontak erat sebanyak 162 orang, 16 orang telah diambil sampel swabnya dengan hasil 1 orang swab tenggorokan positif difentri.
“Sebagai langkah awal telah diberikan antiserum pada 2 kasus tersebut dan pemberian profilaksis pada 353 orang di desa Boenaga untuk mengurangi resiko penularan Difteri. Untuk selanjutnya imunisasi masal ini akan dilaksanakan dalam 3 tahapan,” singkatnya (S)
Kolut Jadi Percontohan Kabupaten dan Kota Lain di Sultra Terkait Desa Presisi
Kendari, SultraNET. | Penjabat Bupati Kolaka Utara, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, memimpin rapat strategis yang dihadiri para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kantor Penghubung Kolaka Utara di Kendari pada Sabtu (30/9). Dalam rapat tersebut, Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, menggarisbawahi urgensi menggabungkan sistem Desa Presisi dengan sensus untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi data di tingkat desa.
Menyadari peran penting data yang akurat dalam proses pengambilan kebijakan, Kolaka Utara telah menjadi daerah percontohan dalam implementasi Desa Presisi. Keberhasilan inisiatif ini menarik minat beberapa kabupaten lain di Sulawesi Tenggara untuk mempelajari pengalaman dan praktek terbaik dari Kolaka Utara.
Dr. Ir. Sukanto Toding, MSP, MA, menegaskan niatnya untuk mendorong penggunaan sistem pemerintahan berbasis elektronik. Ia juga memaparkan rencana untuk mengintegrasikan perencanaan penataan usaha dengan pendampingan Sistem Pengelolaan Basis Data Elektronik (SPBE). Selain itu, ia menyoroti pentingnya kios informasi yang kuat, yang mampu menyajikan data terperinci mengenai sektor kakao dan informasi lainnya.
“Penerapan Desa Presisi di Kolaka Utara dilihat sebagai penghargaan bagi daerah kita karena membantu desa memiliki data berkualitas. Data yang akurat dan tepat adalah fondasi bagi pengambilan keputusan pemerintah yang cerdas, sesuai dengan prinsip good data good decision, bad data bad decision, and no data no decision,”Katanya.
Dalam upaya memajukan transparansi dan akurasi data, Kolaka Utara, melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa, menjalin kerja sama dengan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor. Kerja sama ini bertujuan untuk menyusun Detailed Village Profiles (DDP) khususnya di 8 Desa se-Kecamatan Watunohu Kabupaten Kolaka Utara. Dalam DDP tersebut, terdapat 204 indikator yang mencakup informasi mengenai kesejahteraan, ekonomi, kondisi fisik rumah, serta data lahan pertanian dan infrastruktur desa.
Salah satu aspek penting yang dijelaskan dalam rapat adalah hubungan erat antara akurasi data dengan potensi desa. “Menyajikan data yang tepat dan akurat tentang potensi sumber daya alam suatu desa, seperti lahan perkebunan dan potensi kandungan mineral di dalamnya, adalah kunci dalam pengambilan kebijakan yang cerdas,” Katanya.
“Data yang valid, akurat, dan aktual akan membantu merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran. Hal ini memperkuat pandangan bahwa perbaikan data monografi adalah langkah esensial dalam merencanakan pembangunan di desa,” Jelasnya. (KinfoKolut)
Kecamatan Watunohu Kolut Terpilih Proyek Percontohan Inisiatif Desa Presisi di Sultra
Kendari, SultraNET. | Kecamatan Watonohu di Kabupaten Kolaka Utara telah dipilih sebagai proyek percontohan untuk inisiatif Desa Presisi. Inisiatif ini bertujuan untuk membangun desa secara lebih presisi di Sulawesi Tenggara, dengan tujuan utama menyediakan data yang valid dan tepat untuk perencanaan pembangunan yang akurat. Hal itu terungkap dalam rapat koordinasi yang digelar pada Jumat (29/9) di Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara,
Penjabat Bupati Kolaka Utara Dr.Ir Sukanto Toding,MSP,MA melaporkan implementasi Data Desa Presisi (DDP), yang memiliki tingkat akurasi tinggi dan kecepatan dalam memberikan gambaran kondisi aktual desa. Data ini dihasilkan melalui partisipasi warga desa yang dibantu oleh pihak luar seperti perguruan tinggi, dengan biaya relatif terjangkau. Data Presisi ini meliputi tiga tipe data, termasuk data spasial dengan tingkat akurasi tinggi hingga 5 cm, data numerik menggunakan aplikasi merdesa, serta data kualitatif atau deskriptif.
“Implementasi DDP melibatkan 8 desa di Kecamatan Watunohu Kabupaten Kolaka Utara, dengan keterlibatan warga desa sebagai enumerator. Proyek ini memperoleh dukungan finansial sebesar Rp 639.999.360, dengan 65% dari anggaran digunakan untuk pelatihan, FGD, honorarium enumerator, dan sejenisnya, serta 35% digunakan untuk operasional lainnya,”Jelasnya.
Foto Bersama usai pelaksanaan Rakor
Kolaborasi erat antara Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara dan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor menghasilkan Data Desa Presisi (DDP) untuk delapan desa di Kecamatan Watunohu. “Kolaborasi ini diharapkan memberikan wawasan penting mengenai potensi desa, aspek ekonomi, dan infrastruktur untuk mendukung kebijakan pembangunan yang terinformasi dan tepat sasaran,” Jelasnya.
Penjabat Gubernur Sulawesi Tenggara Penjabat (Pj) Gubernur Sultra Komjen Pol. (purn) Andap Budhi Revianto memberikan dorongan khusus untuk mengembangkan DDP dan menunjuk Kolaka Utara sebagai daerah percontohan untuk penyediaan data ini. DDP dianggap sebagai inovasi yang dapat membantu perencanaan yang lebih rinci, bahkan hingga tingkat konstruksi rumah dan informasi tentang kemiskinan ekstrim, stunting, dan inflasi. Harapannya adalah bahwa Kolaka Utara dapat memulai langkah awal dalam menyediakan data yang valid, akurat, dan terkini.
Konektivitas data yang akurat dengan potensi desa menjadi aspek krusial dalam proses ini. Data yang tepat mengenai luas lahan pertanian dan potensi mineral menjadi dasar bagi kebijakan alokasi anggaran dan pengelolaan sektor pertambangan, yang mempengaruhi status desa, apakah termasuk dalam kategori desa berkembang atau tertinggal
Dengan tersedianya DDP, diharapkan Kolaka Utara dapat mengatasi tantangan dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang lebih efektif dan tepat di tingkat desa. Semoga langkah awal ini membawa manfaat besar bagi masyarakat pedesaan dan membuka pintu menuju perkembangan yang lebih baik bagi daerah ini, mengintisari semangat transformasi di masa mendatang. (Kolutkab)
Pj. Bupati Buton Hadiri Rakor Forkopimda Sultra Terkait Data Presisi
Kendari, SultraNET. | Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, M.Si. menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forkopimda Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), para bupati/walikota, serta akademisi dalam rangka “Mewujudkan Sultra Maju dan Sejahtera” berbasis data di Ruang Pola, Kantor Gubernur Sultra, Kendari, Jumat, 29 September 2023.
Pejabat Gubernur Sultra Komjen Pol. (Purn.) Dr. (H.C.) Andap Budhi Revianto, S.I.K., M.H. dalam acara tersebut memberikan arahan dan menginstruksikan seluruh pemerintah daerah (Pemda) se-Sultra agar mengadopsi Program Desa Presisi (DDP) sebagaimana telah dilakukan Pemda Kabupaten Kolaka Utara (Kolut). Saat ini implementasi Data Desa Presisi telah diterapkan pada delapan Desa di Kabupaten Kolaka Utara, salah satunya di Kecamatan Watunohu.
“Saya harap semua Kabupaten dan Kota di Sultra bisa mengadopsi DDP, karena manfaatnya sangat besar bagi pembangunan,” kata Pj. Gubernur Sultra.
DDP dianggap sebagai inovasi yang dapat membantu perencanaan yang lebih rinci, bahkan hingga tingkat konstruksi rumah dan informasi tentang kemiskinan ekstrim, stunting, dan inflasi. Harapannya adalah bahwa Kolaka Utara dapat memulai langkah awal dalam menyediakan data yang valid, akurat, dan terkini.
Selanjutnya, Pj Gubernur Sultra meminta dukungan dari DPRD Sultra agar formulasi DDP masuk dalam agenda Prolegda prioritas 2023, sehingga dapat berkelanjutan.
Pj. Bupati Buton, Drs. La Ode Mustari, M.Si. saat menghadiri Rakor bersama Forkopimda Sultra
Dekan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (IPB), Dr. Sofyan Sjaf yang diundang sebagai ahli menjelaskan bahwa data presisi merupakan sebuah cara baru dalam dalam pengelolaan data.
“Data desa presisi untuk menjawab lima aspek kesejahteraan rakyat. Dalam konteks big data inilah kemudian kita mendorong ada metodologi baru. Metodologi baru inilah yang harus dilakukan oleh rakyat supaya murah, efisien dan efektif,” jelasnya.