Silaturahmi dan Syukuran di Rumah Jabatan Ketua DPRD Bombana, Warga Diajak Bersatu Bangun Daerah

BOMBANA, sultranet.com – Ratusan warga memadati Rumah Jabatan Ketua DPRD Bombana di Desa Watukalangkari, Kecamatan Rarowatu, pada Kamis malam (16/2/2025) dalam acara silaturahmi dan syukuran bertema “Bangun Bombana dalam Keberagaman”. Kegiatan ini menjadi ajang kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat dalam menyongsong masa depan Bombana yang lebih maju dan sejahtera.

Acara ini juga menjadi momen penting bagi Ketua DPRD Bombana, Iskandar, yang secara resmi mulai menempati rumah jabatan setelah sebelumnya tinggal di kediaman pribadinya. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa rumah dinas ini merupakan fasilitas negara yang diperuntukkan menunjang kinerja Ketua DPRD dalam melayani masyarakat.

“Rumah ini adalah amanah dari rakyat. Selama saya menjabat, rumah ini akan terbuka bagi seluruh elemen masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan berdiskusi tentang kemajuan daerah,” ujar Iskandar.

Ia juga mengajak seluruh warga Bombana untuk bersatu mengawal pemerintahan yang baru demi kemajuan dan kesejahteraan daerah. “Perbedaan pilihan politik sudah berlalu, saatnya kita bersatu, saling mendukung, dan memastikan bahwa pemerintahan berjalan dengan baik demi kepentingan bersama,” tambahnya.

Acara ini turut dihadiri oleh berbagai pejabat penting, di antaranya unsur FORKOPIMDA, Kepala OPD, Wakil Ketua DPRD, anggota DPRD, tokoh agama, tokoh adat, serta ketua-ketua paguyuban dari berbagai latar belakang yang ada di Bombana. Kehadiran mereka mencerminkan semangat kebersamaan dan komitmen untuk membangun Bombana yang lebih baik.

Bupati Terpilih Bombana, Ir. H. Burhanuddin, yang juga hadir dalam acara tersebut, menyampaikan ajakan kepada seluruh masyarakat untuk bersatu tanpa lagi memandang perbedaan politik.

“Tidak ada lagi nomor urut, yang ada sekarang adalah semangat kebersamaan untuk membangun Bombana yang lebih baik. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan semua pihak untuk bersatu padu. Mari kita satukan langkah, pikiran, dan tenaga untuk mewujudkan Bombana yang maju, unggul, dan berdaya saing,” kata Burhanuddin.

Sebagai pemimpin yang terpilih dalam Pilkada 27 November 2024 lalu, Burhanuddin juga menyampaikan rasa syukurnya atas dukungan masyarakat. “Kemenangan ini bukan kemenangan saya pribadi, tetapi kemenangan kita semua. Saya tidak akan bekerja sendiri, tetapi bersama-sama dengan seluruh masyarakat Bombana,” tambahnya.

Silaturahmi dan syukuran ini tidak hanya diisi dengan sambutan dan diskusi tentang pembangunan daerah, tetapi juga dimeriahkan dengan berbagai hiburan yang memperkaya kebersamaan. Penampilan musik tradisional Gambus mengiringi jalannya acara, menciptakan suasana hangat dan penuh keakraban di antara para tamu yang hadir.

Selain itu, acara juga diakhiri dengan tarian Lulo bersama, tarian khas Sulawesi Tenggara yang menjadi simbol persaudaraan dan kebersamaan. Semua yang hadir, mulai dari pejabat hingga masyarakat umum, turut serta dalam tarian ini, menandakan eratnya hubungan antara pemerintah dan rakyat.

Silaturahmi dan syukuran ini menjadi bukti nyata bahwa semangat kebersamaan masih sangat kuat di tengah masyarakat Bombana. Dengan dukungan dari berbagai pihak, acara ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan partisipasi aktif masyarakat dalam pembangunan daerah.

Dengan tema “Bangun Bombana dalam Keberagaman”, kegiatan ini menegaskan bahwa keberagaman bukanlah penghalang, melainkan kekuatan yang harus dimanfaatkan untuk mewujudkan Bombana yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing.

Di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih Ir. H. Burhanuddin dan Ahmad Yani serta dukungan dari DPRD Bombana, masyarakat berharap berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan baik dan membawa perubahan positif bagi kemajuan daerah. Semangat gotong royong dan kebersamaan yang terlihat dalam acara ini menjadi modal utama dalam menghadapi tantangan dan mewujudkan Bombana yang lebih sejahtera di masa depan.




STQH Kolaka Utara 2025 Resmi Dimulai, Ribuan Peserta Antusias Ikuti Pawai Ta’aruf

Kolaka Utara, sultranet.com – Ribuan masyarakat dari berbagai kecamatan di Kabupaten Kolaka Utara tumpah ruah di Kecamatan Tolala, Minggu (16/2/2025). Mereka berkumpul untuk mengikuti Pawai Ta’aruf sebagai tanda dimulainya Seleksi Tilawatil Qur’an dan Hadits (STQH) tingkat kabupaten yang akan berlangsung hingga 20 Februari mendatang.

Sekitar 2.000 peserta dari 15 kecamatan turut serta dalam pawai yang menyusuri rute sepanjang jalan utama Tolala. Antusiasme begitu terasa, dengan barisan peserta yang mengenakan pakaian seragam khas daerah masing-masing, melantunkan shalawat, serta membawa spanduk dukungan bagi kafilah mereka.

Pawai ini dilepas secara resmi oleh Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kolaka Utara, Mukramin, S.E., dan berakhir di Lapangan Sepak Bola Desa Bahari, tempat acara pembukaan STQH berlangsung. Setibanya di lokasi, peserta pawai disambut langsung oleh Penjabat (Pj.) Bupati Kolaka Utara, Yusmin, S.Pd., M.H., yang hadir bersama Forkopimda dan kepala OPD.

Dalam sambutannya, Yusmin menekankan bahwa STQH bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan bagian dari upaya membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat.

“STQH ini bukan hanya soal siapa yang menjadi juara, tetapi bagaimana kita semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan kebersamaan bagi masyarakat Kolaka Utara,” ujarnya.

Pj. Bupati, Yusmin  bersama Forkopimda saat menyambut ribuan peserta
Pj. Bupati, Yusmin bersama Forkopimda saat menyambut ribuan peserta

Di hadapan para peserta dan masyarakat yang hadir, Yusmin juga mengungkapkan rasa harunya bisa ikut serta dalam momen berharga ini, terlebih karena masa jabatannya sebagai Pj. Bupati Kolaka Utara akan segera berakhir.

“Saya merasa sangat bangga bisa berada di sini, di tengah masyarakat yang luar biasa religius. Walaupun tugas saya di Kolaka Utara hanya sementara, daerah ini akan selalu menjadi bagian dari hidup saya,” katanya dengan mata berbinar.

Selain itu, Yusmin yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulawesi Tenggara itu, menekankan pentingnya memberikan apresiasi kepada generasi muda yang berprestasi di bidang keagamaan.

“Kami berkomitmen untuk terus mendukung anak-anak kita dalam mendalami Al-Qur’an dan Hadits. InsyaAllah, mereka yang berprestasi akan mendapatkan apresiasi berupa beasiswa, sebagai bagian dari program gubernur terpilih dalam mendukung pendidikan,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kolaka Utara, Drs. Alomiddin, S.Ag., menjelaskan bahwa STQH tahun ini mempertandingkan lima cabang utama, yaitu tilawah Qur’an kategori dewasa dan remaja, tafsir Qur’an dalam bahasa Arab, hafalan Qur’an mulai dari 5 juz, 20 juz, hingga 30 juz, lomba hadits, serta lomba lasky yang terbagi dalam tiga kategori: anak-anak, remaja, dan dewasa.

Sebanyak 250 peserta akan berkompetisi dalam ajang ini, dengan harapan bisa mewakili Kolaka Utara di tingkat provinsi hingga nasional.

“STQH ini bukan hanya soal kemampuan membaca atau menghafal Al-Qur’an, tetapi juga bagaimana nilai-nilai Islam semakin tertanam dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua,” ungkap Alomiddin.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah serta antusiasme masyarakat yang luar biasa, STQH Kolaka Utara 2025 diharapkan menjadi ajang yang melahirkan generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki akhlak yang mulia.




Event Bombana Berlari Sukses Digelar, Tingkatkan Ekonomi dan Pariwisata Lokal

Bombana, sultranet.com – Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, kembali mencatatkan sukses dengan penyelenggaraan event olahraga tahunan, Bombana Berlari 2025, yang berlangsung meriah pada Minggu (16/02/2025). Ajang lari ini tidak hanya menjadi sarana olahraga dan hiburan, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian lokal, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Sebanyak 729 peserta dari berbagai daerah mengikuti kompetisi ini dalam kategori umum. Atmosfer semangat dan antusiasme tampak jelas sepanjang jalannya acara, yang semakin meriah dengan kehadiran artis ibu kota serta penampilan seniman lokal. Bombana Berlari 2025 pun mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, DPRD, dan komunitas olahraga.

Penjabat Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, mengungkapkan kebanggaannya terhadap pelaksanaan kegiatan ini. “Acara ini membuktikan bahwa Bombana memiliki potensi besar sebagai pusat olahraga dan wisata. Kami berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan seperti ini agar memberikan manfaat luas bagi masyarakat,” katanya.

Dukungan serupa datang dari Ketua DPRD Bombana, Iskandar, SP, yang menilai Bombana Berlari 2025 sebagai momentum penting dalam membangun sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan sektor usaha. “Kegiatan ini bukan hanya soal olahraga, tetapi juga membangun kebersamaan, meningkatkan kesehatan masyarakat, serta membuka peluang ekonomi bagi pelaku UMKM,” ujarnya.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bombana, Annisa Sri Prihatin, juga memberikan apresiasi tinggi terhadap event ini. Menurutnya, Bombana Berlari tidak hanya menjadi ajang promosi olahraga, tetapi juga bagian dari strategi pemerintah daerah dalam menarik wisatawan. “Event ini sangat berdampak bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Banyak pelaku UMKM yang merasakan manfaatnya melalui peningkatan omzet selama acara berlangsung,” jelasnya.

Selain partisipasi individu, sejumlah komunitas lari juga turut ambil bagian dalam Bombana Berlari 2025, di antaranya Antam Runners (32 peserta), Indorunners Kendari (32 peserta), Hiburun Bau-Bau (28 peserta), Rock Konawe Runners (26 peserta), dan Sini Sana Running Club (12 peserta). Mereka memuji jalur lari yang telah disiapkan, yang menawarkan pengalaman berlari dengan pemandangan alam yang memukau.

Salah satu peserta, Ahmad (31) dari Kendari, mengungkapkan kekagumannya terhadap event ini. “Rutenya sangat menantang dan menyenangkan. Saya berharap acara ini bisa terus diadakan setiap tahun dengan skala yang lebih besar,” katanya. Sementara itu, Nuraini, seorang pedagang kuliner khas Bombana, mengaku omzet dagangannya meningkat selama acara berlangsung. “Banyak peserta dan pengunjung yang membeli makanan kami. Event seperti ini benar-benar membantu UMKM lokal,” ungkapnya.

Kesuksesan Bombana Berlari 2025 menjadi pijakan bagi rencana besar selanjutnya, yakni Festival Olahraga 2025. Festival ini dirancang untuk melibatkan lebih banyak cabang olahraga serta mempererat hubungan antar daerah. Drs. Edy Suharmanto optimistis bahwa festival ini dapat menjadi ajang prestasi bagi atlet lokal. “Kami ingin menjadikan Bombana sebagai pusat kegiatan olahraga di Sulawesi Tenggara, sekaligus meningkatkan daya tarik wisata daerah ini,” ujarnya.

Ketua DPRD Iskandar menambahkan bahwa festival olahraga ini juga bertujuan untuk memperkuat identitas Bombana sebagai daerah yang mengedepankan pembangunan sumber daya manusia melalui olahraga. “Kami ingin olahraga menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, sekaligus alat untuk mempromosikan Bombana ke kancah yang lebih luas,” katanya.

Dengan berbagai keberhasilan yang telah diraih, tantangan berikutnya adalah memastikan agar momentum ini terus berlanjut. Dibutuhkan kolaborasi yang lebih kuat antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta untuk mengembangkan infrastruktur olahraga, mendukung UMKM, serta menjadikan Bombana sebagai destinasi wisata olahraga berkelas.

Melalui Bombana Berlari 2025 dan rencana ambisius Festival Olahraga 2025, Kabupaten Bombana menunjukkan bahwa langkah kecil yang dilakukan bersama dapat membawa perubahan besar. Dengan visi dan komitmen yang jelas, Bombana siap melangkah menuju masa depan yang lebih cerah, satu langkah demi satu langkah.




Kejari Bombana Beri Penerangan Hukum bagi Pejabat BAPPEDA

Bombana, sultranet.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bombana menggelar kegiatan Penerangan Hukum bagi pejabat dan staf Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kabupaten Bombana. Acara yang berlangsung di Aula Kantor BAPPEDA ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman hukum bagi aparatur pemerintah guna mencegah potensi pelanggaran dalam pelaksanaan tugas. Kamis (16/1/2025)

Kegiatan ini diawali dengan sambutan dari Kepala BAPPEDA Bombana, Husrifnah Rahim, ST., M.Si, yang menekankan pentingnya pemahaman hukum bagi aparatur dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya.

“Harapannya, melalui penerangan hukum ini, seluruh pejabat dan staf BAPPEDA dapat lebih memahami ketentuan yang berlaku dan terhindar dari potensi kesalahan yang bisa menimbulkan permasalahan hukum,” ujar Husrifnah.

Sebagai narasumber utama, Kepala Seksi Intelijen Kejari Bombana, Horas Erwin Siregar, S.H., memberikan materi mengenai berbagai isu hukum yang kerap dihadapi instansi pemerintah. Beberapa di antaranya mencakup penyalahgunaan wewenang, pengelolaan anggaran, serta pengadaan barang dan jasa.

Dalam pemaparannya, Horas menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam setiap pengambilan kebijakan dan penggunaan anggaran negara. Ia juga menjelaskan prosedur hukum yang benar dalam pelaksanaan tugas pemerintahan agar tidak terjadi penyimpangan yang dapat berdampak hukum.

“Setiap kebijakan yang diambil harus berlandaskan aturan yang berlaku. Transparansi dan akuntabilitas adalah kunci untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan bertanggung jawab,” jelas Horas.

Kegiatan ini berlangsung interaktif dengan sesi tanya jawab yang cukup dinamis. Para peserta diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan terkait implementasi hukum dalam pemerintahan. Kejaksaan menegaskan bahwa pemahaman hukum yang baik dapat membantu aparatur pemerintah dalam bekerja lebih profesional dan terhindar dari permasalahan hukum.

Selain meningkatkan pemahaman hukum, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat sinergi antara instansi pemerintah dan lembaga penegak hukum. Kejari Bombana berharap melalui penerangan hukum ini, tata kelola pemerintahan di Kabupaten Bombana semakin baik, transparan, dan bebas dari pelanggaran hukum yang dapat merugikan negara maupun masyarakat.




Sekda Sultra Resmikan Program Go Green Kemenag dan Deklarasi Madrasah Aman

Kendari, sultranet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) mengapresiasi peluncuran program “Go Green Kemenag Sultra Action” yang digagas Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kemenag) Sultra. Program ini diresmikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sultra, Asrun Lio, yang mewakili Pj. Gubernur Sultra. Acara tersebut juga dirangkaikan dengan deklarasi Madrasah dan Pondok Pesantren Aman, Nyaman, dan Menyenangkan, yang bebas dari kekerasan, pelecehan seksual, dan perundungan. (16/2)

Dalam sambutannya, Asrun Lio menegaskan pentingnya menjaga lingkungan sebagai warisan berharga bagi generasi mendatang. “Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menginisiasi dan mendukung program ini. Go Green Kemenag Sultra Action adalah bentuk nyata kepedulian kita terhadap lingkungan serta dukungan terhadap program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dalam mewujudkan Indonesia yang hijau, sehat, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan, program ini tidak hanya bertujuan menciptakan lingkungan hijau, tetapi juga menanamkan kesadaran ekologis di kalangan generasi muda agar menjadi agen perubahan dalam menjaga kelestarian alam. “Aksi ini harus menjadi awal dari gerakan yang lebih besar dalam mitigasi perubahan iklim dan pelestarian lingkungan,” kata Asrun.

Terkait deklarasi Madrasah Aman, Asrun menyoroti maraknya kasus kekerasan, pelecehan seksual, dan perundungan di Indonesia yang menambah kekhawatiran bagi para orang tua. “Deklarasi ini adalah langkah penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang bebas dari segala bentuk kekerasan. Madrasah dan pondok pesantren harus menjadi tempat yang aman bagi peserta didik untuk belajar, berkembang, dan menggapai cita-citanya,” jelasnya.

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan menciptakan suasana pendidikan yang kondusif. “Dua program yang kita luncurkan hari ini bukan sekadar seremonial, melainkan harus menjadi gerakan berkelanjutan. Dengan kerja sama dan komitmen semua pihak, Sulawesi Tenggara dapat menjadi pelopor dalam pendidikan berbasis lingkungan dan nilai-nilai moral yang kuat,” tandasnya.

Acara peluncuran ini dihadiri oleh jajaran Kanwil Kemenag Sultra, Ketua DPRD Sultra, Bupati Konawe Selatan, Ketua DPRD Konawe Selatan, rektor universitas se-Sultra, serta tokoh masyarakat, agama, wanita, dan pemuda.




Bombana Berlari 2025 Sukses, Andi Muhammad Khaekal: Ajang Sportivitas dan Promosi Daerah

Bombana, sultranet.com | Bombana Berlari 2025 yang digagas oleh anggota DPRD Kabupaten Bombana, Andi Muhammad Khaekal Atikurahman, sukses digelar dengan diikuti 1.000 peserta dari berbagai daerah, bertempat di Rumbia Ibu Kota Kabupaten Bombana, Minggu (15/2/2025)

Ini merupakan event kedua setelah pertama kali diadakan pada tahun 2022. Acara yang juga dihadiri oleh artis ibu kota ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum kebersamaan dan promosi potensi Bombana.

Ketua panitia, Andi Muhammad Khaekal, yang juga politisi PDI Perjuangan, mengungkapkan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya olahraga serta memperkenalkan keindahan alam Bombana kepada masyarakat luas.

“Kami ingin menjadikan Bombana Berlari sebagai agenda tahunan yang tidak hanya berfokus pada sportivitas, tetapi juga menjadi ajang mempererat kebersamaan masyarakat. Dengan adanya event ini, kami berharap Bombana semakin dikenal sebagai daerah yang aktif dalam menggelar event olahraga skala besar,” ujarnya.

Para peserta yang berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pelajar, masyarakat umum, hingga pejabat daerah, tampak antusias mengikuti ajang ini. Rute lari yang dirancang dengan cermat tidak hanya memberikan tantangan fisik, tetapi juga menyuguhkan panorama alam menakjubkan serta landmark ikonik Bombana.

Para peserta menikmati hiburan dari artis ibu kota
Para peserta menikmati hiburan dari artis ibu kota

Bombana Berlari 2025 juga menarik perhatian berbagai komunitas lari, di antaranya Antam Runners, Indorunners Kendari, Hiburun Bau-Bau, Rock Konawe Runners, serta komunitas lokal seperti Moleyou Runners Kolaka dan Riot Kendari. Kategori umum mendominasi jumlah peserta dengan total 729 orang.

Acara semakin meriah dengan pembagian hadiah doorprize dan hiburan dari artis ibu kota, Fresly Nikijuluw dan Ismi Aisyah, serta sejumlah artis lokal yang turut menghibur para peserta.

“Kami berharap kegiatan ini bisa terus berkembang dengan skala yang lebih besar di tahun-tahun mendatang,” tegas Andi Muhammad Khaekal.

Penjabat (Pj.) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, turut mengapresiasi semangat para peserta yang antusias mengikuti lomba hingga selesai dengan tertib dan lancar.

“Mari kita jadikan acara ini sebagai momentum untuk mempererat rasa persatuan dan kebersamaan. Saya berharap event Fun Run 5 KM ini menjadi titik awal bagi masyarakat untuk lebih peduli akan kesehatan dan kebugaran,” ujar Edy Suharmanto

Foto Bersama Panitia Lomba
Foto Bersama Panitia Lomba

Dengan suksesnya Bombana Berlari 2025, diharapkan semakin banyak masyarakat yang terdorong untuk menjadikan lari sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Ajang ini menunjukkan bahwa Bombana memiliki potensi besar untuk menjadi tuan rumah acara olahraga berskala besar di masa depan.

Tampak hadir meramaikan kegiatan ini, Ketua DPRD Bombana, Iskandar, SP serta sejumlah pejabat Forkopimda Kabupaten Bombana yang turut memberikan support dan dukungannya kepada para peserta.

Berikut daftar pemenang lomba urutan 1 hingga 10

  1. Pratu Ferry, Nomor BIB 286, waktu tempuh 16:11 dari Kostrad Kariango Makassar
  2. La Ode, Nomor BIB 327, waktu tempuh 16:19 dari Kostrad Kariango Makassar
  3. Suparman, Nomor BIB 443, waktu tempuh 16:51 dari Kostrad Kariango Makassar
  4. Kamal, Nomor BIB 136, waktu tempuh 17:07 dari Kolaka Utara
  5. Icham, Nomor BIB 310, waktu tempuh 17:22 dari BI Sultra
  6. Adil, Nomor BIB 135, waktu tempuh 17:58 dari Kolaka Utara
  7. Asrul, Nomor BIB 091, waktu tempuh 18:14 dari BJN
  8. Yusuf, Nomor BIB 939, waktu tempuh 18:29 dari Indo Runners Bombana
  9. Hamz, Nomor BIB 056, waktu tempuh 18:34 dari GNR
  10. Supardin, Nomor BIB 442, waktu tempuh 18:46.

 




Babinsa Koramil 01/Rumbia Laksanakan Kerja Bakti Normalisasi Drainase di Kelurahan Kampung Baru

Bombana, Sutranet.com – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama warga melaksanakan kerja bakti normalisasi drainase yang mengalami pendangkalan di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Rumbia Tengah, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk mengembalikan fungsi drainase agar dapat mengalirkan air dengan lancar serta mencegah terjadinya banjir saat musim hujan. Minggu, (16/02)

Kerja bakti ini dihadiri oleh Lurah Kampung Baru, Jabarudin, S.E., Kepala Lingkungan 3, Asdar, serta tiga personel Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, yakni Sertu Amiruddin, Sertu La Mbitara, dan Serda Pajar. Selain itu, sekitar 20 warga turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Mereka bersama-sama membersihkan drainase dari rumput liar dan endapan tanah yang menghambat aliran air.

Lurah Kampung Baru, Jabarudin, S.E., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah konkret dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dan berfungsi optimal.

“Normalisasi drainase ini sangat penting untuk mencegah banjir yang dapat mengganggu aktivitas warga. Kami berterima kasih kepada Babinsa dan masyarakat yang telah berpartisipasi,” ujarnya.

Sertu Amiruddin, Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, menegaskan bahwa kerja bakti ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan dan masyarakat.

“Kami selalu siap membantu warga dalam menjaga kebersihan lingkungan. Drainase yang bersih akan mengurangi risiko genangan air dan penyakit akibat lingkungan yang kotor,” ungkapnya.

Sementara itu, Danramil 1431-01/Rumbia melalui Batuud Pelda Laulo juga mengapresiasi kegiatan ini.

“Sinergi antara Babinsa, pemerintah kelurahan, dan masyarakat sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman. Kami berharap kegiatan seperti ini terus dilakukan secara berkala,” pungkasnya. (Pen)




Sekda Sultra Tepis Tudingan Rekayasa Hasil CAT TPHD dan Penyalahgunaan APBD

Kendari, sultranet.com – Sekretaris Daerah (Sekda) Sulawesi Tenggara, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, menanggapi tudingan terkait dugaan rekayasa hasil seleksi Computer Assisted Test (CAT) Tim Pemandu Haji Daerah (TPHD) serta penggunaan dana Belanja Tidak Terduga (BTT) APBD untuk kepentingan pribadi. Asrun Lio justru mengapresiasi keberanian mahasiswa yang menyuarakan isu tersebut sebagai bagian dari fungsi kontrol sosial. Minggu (16/2/2025)

“Saya berterima kasih kepada pihak yang menyampaikan hal ini, khususnya mahasiswa. Ini menunjukkan bahwa mereka berani menjalankan peran sebagai agen perubahan dan kontrol sosial,” ujar Asrun.

Ia menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam proses seleksi TPHD, karena tugas panitia seleksi (Pansel) yang diketuai oleh pejabat dari Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) hanya sebatas verifikasi dokumen pelamar. Sementara tahapan seleksi dilakukan oleh Kementerian Agama (Kemenag).

“Setelah seleksi selesai dan hasil diumumkan, barulah kami diundang karena TPHD menggunakan APBD. Jika ada rekayasa, seharusnya yang lolos adalah orang-orang dekat saya. Namun, seleksi ini transparan dan berdasarkan perangkingan,” jelasnya.

Terkait dugaan penggunaan APBD untuk kepentingan pribadi, Asrun menegaskan bahwa mekanisme penggunaan keuangan negara memiliki aturan ketat. Ia menolak anggapan bahwa dana BTT bisa digunakan untuk membiayai ibadah haji seseorang.

“BTT hanya digunakan untuk kondisi darurat atau kebutuhan mendesak yang belum dianggarkan sebelumnya. Tidak mungkin digunakan untuk kepentingan pribadi,” tegasnya.

Asrun juga menyatakan telah mempersilakan Inspektorat melakukan pemeriksaan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam seleksi TPHD dan penggunaan anggaran daerah.




Kuburan Umum Desa Watu-Watu Sering Jadi Lokasi Transaksi Narkoba

Bombana, sultranet.com – Polsek Lantari Jaya berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika jenis sabu di Desa Lombakasi, Kecamatan Lantari Jaya, Kabupaten Bombana, pada Sabtu (15/02/2025).

Seorang pria bernama Nasrun alias Adi (43) ditangkap setelah terbukti melakukan transaksi narkotika di beberapa lokasi, termasuk area pemakaman umum Desa Watu-Watu.

Pengungkapan ini berawal dari laporan masyarakat yang menginformasikan adanya transaksi narkoba di Desa Langkowala.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kapolsek Lantari Jaya IPDA Prasetyo Nento langsung menginstruksikan Unit Intelkam dan Unit Reskrim untuk melakukan penyelidikan.

Pada hari kejadian, petugas mendapati tersangka melintas di perempatan SP2 menggunakan sepeda motor.

Terduga pelaku saat ditahan oleh petugas
Terduga pelaku saat ditahan oleh petugas

Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan bukti transaksi sabu senilai Rp550.000,- dalam ponselnya.

Tersangka kemudian dibawa ke lokasi penyimpanan barang haram tersebut di Desa Langkowala, di mana sabu ditemukan tersembunyi di belakang sebuah kios berwarna kuning.

Dalam pemeriksaan lebih lanjut, tersangka mengaku telah empat kali membeli sabu dari bandar berinisial BY.

Menariknya, salah satu lokasi transaksi yang kerap digunakan adalah area pemakaman umum Desa Watu-Watu.

Tersangka mengungkapkan bahwa pemakaman dipilih karena dianggap aman dan jarang didatangi orang.

Dalam operasi ini, polisi mengamankan barang bukti berupa satu unit ponsel Vivo, satu sachet sabu, satu buah pipet, dan selembar tisu.

Kapolsek Lantari Jaya IPDA Prasetyo Nento menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen dalam memberantas peredaran narkotika di wilayahnya.

“Kami tidak akan memberi ruang bagi peredaran narkoba di wilayah ini. Polsek Lantari Jaya akan terus meningkatkan patroli dan penyelidikan untuk memberantas peredaran barang haram ini,” tegasnya.

Ia juga mengimbau masyarakat agar terus berperan aktif dalam memberikan informasi guna menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Terhadap tersangka dan barang bukti bakal diserahkan kepada Sat Narkoba Polres Bombana.

 




Pj Bupati Bombana Resmikan Labkesda BSL-2 dan Luncurkan Integrasi Layanan Kesehatan

Bombana, sultranet.com – Penjabat (Pj) Bupati Bombana, Drs. Edy Suharmanto, M.Si, meresmikan Gedung Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Bio Safety Level 2 (BSL-2) dan meluncurkan Integrasi Layanan Kesehatan Primer (ILP) di Dinas Kesehatan Kabupaten Bombana, Sabtu (15/2/2025).

Kegiatan ini juga menandai dimulainya program pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat. Acara tersebut dihadiri oleh Forkopimda Kabupaten Bombana, Plh. Sekretaris Daerah, Asisten dan Staf Ahli Bupati, Kepala OPD, Kepala Puskesmas, serta tenaga kesehatan se-Kabupaten Bombana.

Gedung Labkesda BSL-2 dibangun menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) Tahun 2023 sebagai bagian dari upaya peningkatan layanan kesehatan di Bombana. Laboratorium ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas diagnostik dan penanganan penyakit menular, sehingga pelayanan kesehatan di daerah ini lebih optimal.

“Dengan adanya laboratorium ini, tenaga kesehatan dapat memberikan layanan berbasis bukti, meningkatkan efisiensi pengobatan, dan mencegah penyebaran penyakit. Kami berharap Labkesda BSL-2 ini mampu meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan dapat bersaing dengan laboratorium lainnya di Sulawesi Tenggara,” ujar Pj Bupati Bombana dalam sambutannya.

Selain meresmikan laboratorium, Pj Bupati Bombana juga meluncurkan program Integrasi Layanan Kesehatan Primer (ILP). Program ini menghubungkan layanan kesehatan di Puskesmas, Pustu, dan Posyandu untuk memudahkan masyarakat mengakses pelayanan kesehatan secara terpadu dan efisien. Integrasi ini juga mendukung program deteksi dini penyakit melalui pemeriksaan rutin dan edukasi kesehatan.

“ILP ini akan mempermudah masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang lebih terstruktur. Dengan sistem ini, data kesehatan masyarakat dapat lebih terpantau dan tindakan medis bisa dilakukan lebih cepat,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Pj Bupati juga mengumumkan dimulainya program pemeriksaan kesehatan gratis bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bombana. Program ini merupakan implementasi kebijakan nasional yang telah diresmikan Presiden RI Prabowo Subianto pada 10 Februari 2025, yang memberikan hak bagi setiap warga Indonesia untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis pada hari ulang tahunnya.

Layanan kesehatan gratis ini mencakup pemeriksaan tekanan darah, risiko penyakit jantung dan stroke, tes mata, hingga evaluasi kesehatan mental. Langkah ini diharapkan dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan mereka dan melakukan deteksi dini penyakit secara mandiri.

“Pemerintah Kabupaten Bombana sangat mendukung kebijakan ini. Kami ingin memastikan masyarakat bisa mendapatkan akses layanan kesehatan yang berkualitas tanpa terkendala biaya. Saya mengajak seluruh warga untuk memanfaatkan program ini sebagai langkah awal menjaga kesehatan diri dan keluarga,” tambah Pj Bupati.

Acara ini menjadi tonggak baru dalam peningkatan layanan kesehatan di Kabupaten Bombana. Dengan hadirnya laboratorium modern, sistem layanan kesehatan yang terintegrasi, serta program pemeriksaan kesehatan gratis, diharapkan kualitas hidup masyarakat Bombana semakin meningkat dan kesejahteraan kesehatan dapat terwujud secara merata.