Ciptakan Kenyamanan bagi Pengunjung Pasar, Babinsa Koramil 03/Poleang Gelar Karbak

Bombana, Sultranet.com – Dalam upaya menciptakan lingkungan pasar yang bersih dan nyaman, anggota Koramil 1431-03/Poleang menggelar kerja bakti di Pasar Sore Kelurahan Boepinang Barat, Kecamatan Poleang, Kabupaten Bombana. Kegiatan yang melibatkan warga setempat ini bertujuan untuk meningkatkan kebersihan dan kenyamanan bagi para pengunjung pasar. Minggu, (02/04)

Kerja bakti ini diikuti oleh sejumlah personel Koramil 1431-03/Poleang, di antaranya Serda Usman, Serda Sabil, dan Kopda Wawan. Selain itu, Kepala Lingkungan 1 Kelurahan Boepinang Barat, Bapak Hamza, serta sekitar 10 warga turut serta dalam kegiatan gotong royong ini.

Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, Serda Usman, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap lingkungan. “Kami ingin memastikan lingkungan pasar tetap bersih dan sehat, sehingga masyarakat yang datang merasa nyaman dalam beraktivitas,” ujarnya.

Kepala Lingkungan 1, Bapak Hamza, juga mengapresiasi inisiatif dari Babinsa yang telah menggerakkan masyarakat untuk peduli terhadap kebersihan. “Kerja bakti ini sangat bermanfaat, kami berharap kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan secara rutin,” ucapnya.

Sementara itu, Danramil 1431-03/Poleang melalui Batuudnya, Serka Zainal, menegaskan bahwa Koramil akan terus berperan aktif dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan. “Kami siap mendukung dan berkolaborasi dengan masyarakat dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan asri,” pungkasnya.

Kegiatan kerja bakti ini mendapat sambutan positif dari warga setempat. Mereka berharap kolaborasi antara TNI dan masyarakat terus terjalin demi menciptakan lingkungan yang lebih baik dan nyaman untuk semua.




Bupati dan Wakil Bupati Bombana Kembali dari Retret, Disambut Hangat di Kendari

Kendari, sultranet.com – Setelah menyelesaikan retret kepemimpinan selama delapan hari di Akademi Militer (Akmil) Magelang dari 21 hingga 28 Februari 2025, Bupati Bombana, Ir. H. Burhanuddin, M.Si, dan Wakil Bupati Bombana, Ahmad Yani, S.Pd., M.Si, tiba di Kendari pada Minggu pagi (2/3/2025) dan langsung disambut hangat oleh jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta puluhan anggota tim pemenangan. Kendari, 2 Maret 2025.

Setibanya di Bandara Haluoleo, kedua pemimpin daerah langsung diarahkan menuju kediaman Bupati di Kecamatan Mandonga untuk beristirahat sejenak setelah perjalanan panjang dari Magelang. Penyambutan di bandara yang diwarnai dengan pengalungan bunga dan penampilan tarian tradisional mencerminkan harapan masyarakat Bombana terhadap kepemimpinan yang segar dan inovatif. Program retret kepemimpinan tersebut memberikan pemahaman mendalam mengenai tugas pokok dan fungsi kepala daerah, strategi Astacita, serta visi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, sehingga diharapkan dapat meningkatkan transparansi pengelolaan anggaran dan komunikasi politik yang efektif.

Retret yang berlangsung selama delapan hari tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan dan mempererat koordinasi antar kepala daerah dalam menghadapi tantangan pembangunan di era yang semakin dinamis. Melalui berbagai materi strategis, para peserta mendapatkan bekal ilmu dan pengalaman yang komprehensif, mulai dari peningkatan ketahanan nasional hingga penguatan wawasan kebangsaan. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk selalu memperbarui dan menyempurnakan kinerja demi kesejahteraan masyarakat Bombana yang semakin menuntut inovasi dan pelayanan publik yang lebih baik.

Sebelum menyampaikan kutipan, pihak penyelenggara retret dan jajaran pemerintah menekankan bahwa bekal ilmu dari pelatihan tersebut akan segera diimplementasikan dalam setiap aspek pemerintahan. Hal ini menjadi momentum penting bagi Bupati dan Wakil Bupati untuk menerapkan berbagai strategi pembangunan yang telah dipelajari guna menghadapi permasalahan dan memaksimalkan potensi daerah.

Dalam sambutannya di kediaman Bupati, Ir. H. Burhanuddin, M.Si mengungkapkan rasa syukur atas sambutan hangat yang diterima serta komitmennya untuk menerapkan ilmu yang diperoleh selama retret.

“Kami sangat menghargai dukungan dan sambutan luar biasa ini. Retret kepemimpinan telah memberikan banyak wawasan berharga yang akan segera kami terapkan untuk memajukan Kabupaten Bombana,” ujarnya dengan penuh keyakinan.

Wakil Bupati Ahmad Yani kemudian menambahkan bahwa pengalaman selama retret menjadi modal penting dalam meningkatkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat.

“Ilmu dan pengalaman dari retret ini akan menjadi dasar kerja sama yang lebih erat antara pemerintah dan masyarakat demi kemajuan Bombana yang berkelanjutan,” katanya.

Penyambutan antusias di Kendari juga mendapat tanggapan positif dari jajaran pemerintah daerah. Plh Sekda Bombana, Dr. H. Sunandar A. Rahim, M.Kes, menyatakan bahwa kepulangan kedua pemimpin tersebut merupakan langkah awal strategis dalam menyongsong berbagai program pembangunan. Dukungan penuh dari semua elemen masyarakat diharapkan mampu mengakselerasi implementasi strategi pembangunan yang telah dirancang.

Acara penyambutan yang meriah, dengan sentuhan budaya melalui tarian tradisional dan pengalungan bunga, bukan hanya menjadi simbol penghormatan, tetapi juga cerminan semangat baru dalam pemerintahan daerah. Kembalinya Bupati dan Wakil Bupati Bombana dari retret memberikan energi positif bagi seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan daerah yang lebih maju, adil, dan sejahtera. Dengan bekal pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh, diharapkan kepemimpinan transformasional ini akan menjawab tantangan pembangunan secara holistik dan berkelanjutan.




Panglima TNI Terima 650 Unit Ransus Maung dari Kemhan untuk Perkuat Pertahanan NKRI

Bandung, Sultranet.com – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menerima penyerahan Kendaraan Khusus (Ransus) Maung MV3 buatan PT. Pindad yang dilakukan secara simbolis oleh Menteri Pertahanan (Menhan) RI Sjafrie Sjamsoeddin, bertempat di Appron Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat, Sabtu (01/03/2025). 

Sebanyak 700 unit Ransus Maung tahap II diserahkan oleh Kementerian Pertahanan RI kepada TNI dan Polri dari total 4.157 unit Maung MV3 yang diterima dari PT. Pindad. Adapun rinciannya 50 unit untuk Mabes TNI, 400 unit untuk TNI AD, 100 unit untuk TNI AL, 100 unit untuk TNI AU dan 50 untuk Polri.

Maung MV3 merupakan kendaraan operasional produksi dalam negeri buatan PT. Pindad yang dirancang untuk mendukung operasi militer maupun non militer. Maung MV3 merupakan inisiasi dari Bapak Presiden Prabowo Subianto saat menjabat Menteri Pertahanan untuk membangun dan mendukung ekosistem industri otomotif nasional.

Menhan RI menegaskan komitmen pemerintah dalam mendukung operasional TNI-Polri demi menjaga kedaulatan negara serta keamanan dan ketertiban masyarakat. “Pemerintah konsisten untuk memberikan dukungan operasional kepada para pengawal kedaulatan negara kesatuan Republik Indonesia, TNI dan Polri, dan ini akan digunakan secara terus-menerus di seluruh pelosok nasional, mulai dari Panglima, Kapolri, Kasad, Kasal, Kasau, hingga ke tingkat desa,” ujarnya kepada awak media.

Menariknya, pengadaan kendaraan ini tak hanya memperkuat operasional TNI-Polri saja, tetapi juga menjadi kebanggaan nasional karena Ransus Maung adalah produk buatan anak bangsa serta penyerahan kendaraan taktis ini juga bertepatan dengan peringatan Serangan Umum 1 Maret. Kedua hal tersebut, menegaskan komitmen pemerintah dalam menjaga kedaulatan dan keamanan melalui modernisasi alutsista secara mandiri.

Acara penyerahan Ransus Maung ini turut dihadiri oleh Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kasal Laksamana TNI Muhammad Ali, Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono, Wamenhan Marsdya TNI (Purn) Donny Ermawan T, Kasum TNI Letjen TNI Richard Tampubolon, Irjen Kemhan Letjen TNI Rui F.G.P. Duarte, Sekjen Kemhan Letjen TNI Tri Budi Utomo serta para Pejabat Tinggi Kemhan, TNI-Polri, dan tamu undangan lainnya. (Sumber : Puspen TNI).




Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra Disambut Meriah

Kendari, sultranet.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara menggelar penyambutan Gubernur Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur Ir. Hugua secara meriah, Sabtu (1/3/2025). Acara ini diawali dengan penjemputan di Bandara Haluoleo yang disertai penyerahan Kampurui dan Selempang Adat Tolaki serta buket bunga.

Sekda Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D, mengatakan bahwa selain penyambutan, terdapat agenda serah terima jabatan dan rapat paripurna pada 2 hingga 3 Maret 2025.

Ketua Tim Pengendali Program Quick Win ASR-Hugua, Mayjen TNI (Purn) Purnomo Sidi SIP.,M.H.,M.M mengungkapkan, penjemputan yang dilakukan sebagai tanda bahwa Gubernur dan Wakil Gubernur yang disambut merupakan Gubernur dan Wagub seluruh masyarakat Sultra.

“Penjemputan ini menjadi simbol bahwa gubernur dan wakil gubernur adalah pemimpin seluruh masyarakat Sultra,” ujar Mayjen TNI (Purn) Purnomo Sidi.

Setelah tiba di Kendari, rombongan gubernur dan wakil gubernur melanjutkan perjalanan ke Rumah Jabatan Gubernur Sultra. Di sana, mereka disambut dengan tarian empat etnis serta para pejabat dan tokoh masyarakat. Malam harinya, diadakan penandatanganan Pakta Integritas dan perjanjian kinerja oleh pimpinan OPD.

Pada 2 Maret 2025, agenda berlanjut dengan pengambilan voice over Ramadhan oleh RRI, salat tarawih berjamaah, serta pembagian sembako kepada masyarakat. Sementara pada 3 Maret 2025, dilaksanakan apel pagi dan pembagian sembako bagi ASN Golongan I dan II. Acara dilanjutkan dengan serah terima jabatan dari Pj. Gubernur Sultra, Komjen Pol. (P) Dr. (H.C) Andap Budhi Revianto, kepada Andi Sumangerukka dan Hugua di Ruang Pola Kantor Gubernur Sultra.

Hari yang sama juga diisi dengan rapat paripurna di DPRD Sultra, di mana Ketua DPRD akan menyampaikan pidato pengantar. Acara ini turut dihadiri Forkopimda, Bupati dan Wali Kota se-Sultra, serta berbagai elemen masyarakat.




Ramadhan 1446 H: Dandim 1431/Bombana Ajak Prajurit dan Masyarakat Tingkatkan Iman serta Jaga Kondusifitas

Bombana, SultraNET. | – Komandan Kodim (Dandim) 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., mengajak seluruh prajurit Kodim 1431/Bombana serta masyarakat Kabupaten Bombana untuk meningkatkan iman dan takwa selama bulan suci Ramadhan 1446 Hijriah/2025 M. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya menjaga kondusifitas wilayah demi kelancaran ibadah Ramadhan.

Dalam imbauannya, Dandim 1431/Bombana mengajak semua pihak untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci.

“Kami imbau seluruh prajurit dan masyarakat untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, kedisiplinan, serta kepedulian terhadap sesama. Mari kita ciptakan suasana yang kondusif agar Ramadhan dapat dijalani dengan khusyuk dan penuh keberkahan,” ujarnya, Sabtu (1/3/2025).

Selain menjaga ketertiban, Dandim juga mengingatkan pentingnya keamanan pribadi dan lingkungan. Ia mengimbau masyarakat yang melaksanakan ibadah di luar rumah agar berhati-hati di jalan serta memastikan keamanan barang berharga.

“Jaga keamanan personel dengan berhati-hati saat di perjalanan dan pastikan kendaraan serta rumah dalam kondisi terkunci. Jangan lupa mematikan kompor sebelum meninggalkan rumah untuk ibadah, terutama salat tarawih,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia juga menekankan agar masyarakat menghindari kegiatan yang dapat mengganggu ketentraman, seperti penggunaan petasan, balapan liar, serta tindakan lain yang berpotensi mengganggu aktivitas ibadah dan masyarakat sekitar.

“Mari kita ciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi seluruh umat Muslim yang menjalankan ibadah di bulan suci ini,” pungkasnya.




Dandim 1431/Bombana Pimpin Tinjau Titik Sasaran TMMD ke-124 TA 2025.

Bombana, SultraNET. | – Komandan Kodim (Dandim) 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., Pimpin pelaksanaan peninjauan lokasi yang akan menjadi sasaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 Tahun Anggaran 2025. Peninjauan ini berlangsung di Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana, dengan delapan titik sasaran pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur. Jumat, (28/02)

Rombongan dalam kegiatan ini terdiri dari sejumlah perwira staf Kodim 1431/Bombana, di antaranya Kapten Inf Bahar (Pasi Intel), Kapten Inf Suryadi (Pasi Ops), Kapten Inf Sulistianto (Pasi Ter), dan Kapten CBA Hery (Pasi Log). Hadir pula Camat Matausu, Rimbu, S.P., bersama para kepala desa serta perwakilan Kantor PUPR Kabupaten Bombana Cudri, S.T.

Adapun delapan titik sasaran yang akan menjadi prioritas dalam TMMD ke-124 mencakup berbagai proyek pembangunan dan rehabilitasi, antara lain: rehab jembatan di Desa Colombi, bedah rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Wia-wia, pengerasan jalan tani di Desa Wia-wia, serta pembangunan jembatan di Desa Lumuru. Selain itu, rehabilitasi RTLH juga akan dilakukan di Desa Lamuru dan Desa Totole, termasuk rehabilitasi Masjid Al Mu’min di Desa Totole.

Dandim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menjelaskan bahwa peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lokasi sebelum pelaksanaan TMMD ke-124.

“Kegiatan ini merupakan langkah awal dalam menentukan sasaran prioritas berdasarkan kebutuhan masyarakat. TMMD ke-124 dijadwalkan berlangsung pada April hingga Mei 2025 sebagai wujud kerja sama antara Pemerintah Daerah dan Kodim 1431/Bombana,” ujarnya.

Camat Matausu, Rimbu, S.P., menyampaikan apresiasi atas rencana TMMD ini, yang dinilai akan sangat bermanfaat bagi masyarakat.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena program TMMD terbukti mampu meningkatkan kualitas infrastruktur desa dan kesejahteraan warga,” Ucap Rimbu

Dengan peninjauan awal ini, diharapkan TMMD ke-124 dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kecamatan Matausu. Program ini menjadi salah satu upaya nyata TNI dalam membantu percepatan pembangunan daerah serta mempererat kemanunggalan antara TNI dan rakyat. (Rilis: Pendim)




Pemkab Bombana Gelar Pasar Murah di Rarowatu untuk Kendalikan Harga Jelang Ramadan

Bombana, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Bombana melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Dinas Perindagkop dan UKM) bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) menggelar pasar murah di Kecamatan Rarowatu. Kegiatan yang bekerja sama dengan Perum Bulog ini bertujuan untuk menekan laju inflasi dan mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok menjelang Ramadan. (28/2)

Pasar murah ini dibuka oleh Kepala Dinas Perindagkop dan UKM Kabupaten Bombana, Asis Fair, didampingi Kepala Bidang Perdagangan, Ferawati. Dalam sambutannya, Asis menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.

“Kami berkomitmen untuk terus menggelar pasar murah agar harga kebutuhan pokok tetap terkendali dan terjangkau,” ujar Asis.

Sejumlah bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula pasir, dan tepung dijual dengan harga lebih murah dibanding pasaran. Warga Kecamatan Rarowatu tampak antusias memanfaatkan kesempatan ini.

Ibu Lina, salah seorang warga, mengaku sangat terbantu dengan adanya pasar murah. “Menjelang bulan puasa, harga-harga biasanya naik. Pasar murah ini sangat membantu kami,” tuturnya. Hal serupa disampaikan oleh Hermanto, seorang petani di Rarowatu. “Pendapatan kami tidak tetap, jadi kegiatan ini sangat bermanfaat. Kami berharap pasar murah bisa diadakan lebih sering,” katanya.

Selain membantu masyarakat, pasar murah juga memberi manfaat bagi para pedagang. Arif, salah seorang pedagang yang berpartisipasi, menyebut bahwa program ini memperluas jangkauan pelanggan. “Meski harga lebih murah, kami tetap bisa mendapatkan keuntungan karena ada subsidi dari pemerintah,” jelasnya.

Kepala Bidang Perdagangan, Ferawati, menambahkan bahwa pasar murah ini bukan hanya untuk menekan harga, tetapi juga sebagai sarana edukasi bagi warga. “Kami ingin masyarakat lebih cerdas dalam berbelanja dan tidak panik menghadapi kenaikan harga menjelang hari-hari besar,” ujarnya.

Melihat tingginya antusiasme warga, pemerintah daerah berencana menggelar pasar murah di wilayah lain di Kabupaten Bombana. Program ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas ekonomi daerah serta meringankan beban masyarakat menjelang Ramadan.




Platform Digital Wajib Klasifikasi Layanan demi Perlindungan Anak

Jakarta, sultranet.com – Dalam upaya nyata memperkuat pelindungan anak di dunia maya, Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) mengumumkan aturan baru yang mewajibkan setiap platform digital mengklasifikasikan layanan berdasarkan tingkat risiko yang mungkin dihadapi anak-anak. Kebijakan ini, yang diresmikan dalam diskusi publik di Jakarta, menekankan bahwa setiap produk digital harus melalui penilaian risiko yang melibatkan para pakar untuk memastikan konten yang aman dan sesuai dengan perkembangan kognitif serta sosial anak. Jakarta, 28 Februari 2025

Pemerintah menilai bahwa tidak semua penyelenggara sistem elektronik (PSE) memiliki profil risiko yang sama. Oleh karena itu, regulasi ini diharapkan dapat mengidentifikasi layanan yang berisiko tinggi, seperti konten pornografi, kekerasan, dan potensi kecanduan, serta mengantisipasi risiko lain seperti kontak dengan orang asing dan pelanggaran keamanan data pribadi. Proses perumusan regulasi telah dimulai sejak Juli–Agustus 2023 dengan menyusun draft awal, kemudian disempurnakan melalui serangkaian focus group discussion (FGD) yang melibatkan akademisi, praktisi, dan perwakilan anak.

“Harus ada kategorisasi yang jelas layanan mana saja yang boleh diakses anak-anak. Kami menginginkan agar untuk anak usia tertentu, ada penilaian risiko dari para pakar sehingga aturan ini betul-betul tepat,” tegas Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya.

Fifi juga menambahkan bahwa penentuan profil risiko produk tidak hanya mempertimbangkan paparan konten negatif, melainkan juga dampak psikologis dan fisiologis anak. “Kami mempertimbangkan perkembangan kognitif dan sosial anak dalam menilai risiko konten digital, termasuk paparan pornografi, kekerasan, dan kecanduan,” ungkapnya.

Tak hanya itu, para pemangku kepentingan memberikan pandangan yang menekankan pentingnya peran bersama antara pemerintah dan masyarakat. Kreator Digital Halimah mengungkapkan bahwa regulasi tidak cukup hanya mengandalkan peran orang tua, mengingat skor Program for International Student Assessment (PISA) menunjukkan literasi digital orang tua di Indonesia masih rendah.

Sementara itu, Co-Founder Ayah ASI, Agus Tahmat Hidayat, menyampaikan, “Jangan sampai menggunakan anak untuk kepentingan finansial,” sebagai bentuk perlindungan tambahan. Psikolog Anak dan Remaja, Vera Itabiliana Hadiwidjojo, menambahkan, “Ada orang tua yang menyadari dampak digital dan mampu mendampingi anak dengan baik, namun ada juga yang tidak peduli,” serta mengimbau pentingnya edukasi berulang mengenai dampak media sosial dan game agar lingkungan digital semakin kondusif bagi anak.

Regulasi ini diharapkan mampu menciptakan ekosistem digital yang lebih humanis dan aman, sekaligus memacu inovasi dalam pengelolaan konten bagi anak-anak. Pemerintah optimis bahwa dengan sinergi antara sektor pemerintahan, industri, dan komunitas, ruang digital yang ramah anak dapat segera terwujud. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya komprehensif Indonesia dalam menghadapi tantangan era digital yang terus berkembang, sehingga perlindungan anak tidak hanya menjadi tanggung jawab individu, melainkan juga kewajiban bersama seluruh pemangku kepentingan.

Dalam ekor berita, pejabat Kemkomdigi menegaskan, “Regulasi ini merupakan langkah preventif untuk menciptakan ruang digital yang aman dan mendukung pertumbuhan generasi penerus bangsa.” Dengan implementasi yang segera, diharapkan regulasi ini mampu mengurangi dampak negatif digital serta meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya literasi dan keamanan digital bagi anak.

Pelindungan anak di ruang digital kini mendapatkan perhatian serius sebagai fondasi bagi masa depan yang lebih cerah dan bertanggung jawab.

 




Persit KCK Cabang LXIV Kodim 1431/Bombana Laksanakan Pertemuan Gabungan

Bombana, SultraNET. | – Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang LXIV Kodim 1431/Bombana Koorcab Rem 143 PD XIV/Hasanuddin menggelar pertemuan gabungan di Makodim 1431/Bombana, Desa Hukaea, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara, pada Jumat (28/02/2025). Kegiatan ini bertujuan mempererat silaturahmi serta memberikan pembinaan kepada anggota Persit.

Dalam arahannya, Dandim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., selaku Pembina Persit KCK Cabang LXIV, menekankan pentingnya penggunaan media sosial secara bijak.

“Gunakan media sosial untuk hal positif. Jangan jadikan sebagai tempat curhat, apalagi membahas permasalahan keluarga, karena hal itu bisa menimbulkan masalah baru,” ujar Dandim.

Dandim juga mengimbau agar para anggota Persit untuk mengikuti akun media sosial resmi Persit guna mengetahui berbagai kegiatan organisasi.

“Di sana banyak informasi dan kegiatan positif yang bisa diikuti,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Persit KCK Cabang LXIV Kodim 1431/Bombana, Ny. Rafika Andi Irfandi, mengingatkan anggotanya agar selalu menjaga privasi, nama baik keluarga, serta menghindari penyebaran berita hoaks dan isu SARA.

“Bijaklah dalam bermedia sosial, Etika selalu dijaga sebagai Jati Diri Persit dan menjaga keluarga dengan baik karena seorang Istri dan Ibu merupakan rumah untuk suami dan anak-anak untuk mereka pulang,” pesannya.

Selain itu, ia juga menekankan pentingnya sikap sopan dan rendah hati dalam berkomunikasi.

“Jangan mengeksklusifkan diri, Jaga nama baik suami dan satuan dengan berbicara yang baik serta tidak menyinggung orang lain, terutama di media sosial,” lanjutnya.

Lebih lanjut, Ny. Rafika menegaskan bahwa anggota Persit harus terus mengembangkan kompetensi dan keterampilan diri. Ia juga mengingatkan tentang kewajiban memantau informasi di grup resmi serta mengikuti akun Media sosial Persit cabang, Persit Koorcab, Persit PD dan Persit pusat.

Pada akhir kegiatan, Ny. Rafika mengingatkan bahwa setiap anggota Persit wajib mengisi buku izin jika bepergian ke luar kota serta siap mendampingi suami dalam setiap penugasan. Pertemuan ini diakhiri dengan sesi diskusi dan tanya jawab, menciptakan suasana yang interaktif dan penuh kebersamaan. (Pendim)




PUPR Bombana bersama Kodim 1431 Tinjau Lokasi TMMD ke-124

Bombana, sultranet.com – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bombana bersama Komando Distrik Militer (Kodim) 1431/Bombana melakukan peninjauan sejumlah desa yang menjadi sasaran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-124 di Kecamatan Matausu, Kabupaten Bombana. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan lokasi sebelum pelaksanaan program pembangunan yang direncanakan berlangsung pada April hingga Mei 2025. (28/1)

Kepala Dinas PUPR Bombana, Sofian Baco, ST., M.P.W., menyampaikan bahwa TMMD merupakan bagian dari sinergi antara pemerintah daerah dan TNI dalam percepatan pembangunan infrastruktur di desa.

“Kami bersama tim dari Kodim 1431/Bombana meninjau langsung titik-titik prioritas yang akan dikerjakan dalam TMMD ke-124. Program ini menjadi bagian penting dalam mendukung peningkatan infrastruktur pedesaan, terutama untuk aksesibilitas dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Sofian Baco.

Adapun delapan titik sasaran yang menjadi prioritas dalam TMMD ke-124 mencakup berbagai proyek pembangunan dan rehabilitasi. Beberapa di antaranya adalah rehabilitasi jembatan di Desa Kolombi, bedah rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Wia-wia, pengerasan jalan tani di Desa Wia-wia, serta pembangunan jembatan di Desa Lumuru. Selain itu, rehabilitasi RTLH juga akan dilakukan di Desa Lumuru dan Desa Totole, termasuk rehabilitasi Masjid Al Mu’min di Desa Totole.

Dandim 1431/Bombana, Letkol Inf Andi Irfandi, S.I.P., menjelaskan bahwa peninjauan ini merupakan langkah awal untuk menentukan sasaran prioritas sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

“Kegiatan ini merupakan tahap awal dalam persiapan TMMD ke-124. Kami ingin memastikan bahwa semua lokasi yang akan dikerjakan telah memenuhi kriteria teknis agar hasilnya optimal dan benar-benar bermanfaat bagi warga,” ujar Andi Irfandi.

Sementara itu, Camat Matausu, Rimbu, S.P., menyampaikan apresiasinya terhadap rencana TMMD ini, yang dinilai akan sangat membantu meningkatkan infrastruktur desa serta kesejahteraan masyarakat.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena program TMMD terbukti mampu meningkatkan kualitas infrastruktur desa dan kesejahteraan warga. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI ini sangat dinantikan masyarakat,” ucap Rimbu.

Dengan peninjauan awal ini, diharapkan TMMD ke-124 dapat berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kecamatan Matausu. Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menjadi bukti nyata kemanunggalan antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa yang lebih maju.