Babinsa dan PPL Dampingi Panen Perdana Padi di Rarowatu Utara

Bombana, sultranet.com – Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Rarowatu Utara mendampingi petani dalam panen perdana padi di Desa Marga Jaya, Kecamatan Rarowatu Utara, Kabupaten Bombana. Panen ini berlangsung di lahan seluas tiga hektare milik Dominikus, yang dikelola oleh Kelompok Tani di bawah kepemimpinan H. Sakir. Jumat, 21 Februari 2025.

Kegiatan ini dihadiri oleh PPL Rarowatu Utara, Arisadayanto, SP., Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Serda M. Kosim, serta sejumlah pihak yang berperan dalam sektor pertanian, seperti Khusairi (PPL Desa Marga Jaya), Jamal, SP. (PPL Desa Tembe), dan Kopda Iwan (Babinsa Desa Lantowua). Kehadiran mereka menunjukkan sinergi antara TNI dan instansi pertanian dalam meningkatkan produktivitas petani.

Serda M. Kosim menegaskan bahwa TNI akan terus mendukung petani sebagai bagian dari upaya mewujudkan ketahanan pangan di wilayah tersebut.

“Kami selalu siap mendampingi petani agar hasil panennya optimal. Kehadiran Babinsa di tengah petani adalah bentuk dukungan nyata kami terhadap pertanian,” ujarnya.

Ia juga berharap panen perdana ini menjadi motivasi bagi petani lainnya untuk terus meningkatkan produktivitas dan inovasi dalam bercocok tanam.

“Semoga hasil panen kali ini menjadi penyemangat bagi petani lain agar lebih giat dalam mengelola lahan mereka,” tambahnya.

Sementara itu, Arisadayanto, SP., selaku PPL Rarowatu Utara, menjelaskan bahwa pendampingan ini bertujuan untuk memberikan motivasi kepada petani agar lebih percaya diri dalam mengembangkan sektor pertanian. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat penting dalam meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kami berharap kolaborasi antara petani, penyuluh, dan Babinsa terus terjalin dengan baik sehingga produksi pertanian di Bombana semakin meningkat,” ujarnya.

Ketua Kelompok Tani, H. Sakir, turut menyampaikan apresiasinya atas dukungan yang diberikan oleh Babinsa dan penyuluh pertanian.

“Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa dan para penyuluh yang selalu memberikan semangat kepada petani. Ini menjadi bukti bahwa pertanian mendapat perhatian serius dari berbagai pihak,” ungkapnya.

Panen perdana ini diharapkan menjadi awal yang baik bagi petani di Desa Marga Jaya untuk meningkatkan hasil produksi mereka. Dengan adanya pendampingan dari penyuluh pertanian dan Babinsa, petani diharapkan dapat menerapkan teknik budidaya yang lebih baik guna meningkatkan hasil panen ke depan.

Sinergi antara petani, pemerintah, dan aparat keamanan terus menjadi kunci dalam menjaga ketahanan pangan, terutama di daerah pertanian seperti Kabupaten Bombana.




Wagub Hugua Jalankan Tugas Gubernur Sultra di Jakarta, Fokus Tingkatkan Koordinasi Pemerintahan

Jakarta, SultraNet.com – Wakil Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Ir. Hugua, M.Ling, menjalankan tugas-tugas pemerintahan atas pendelegasian Gubernur Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka, dengan melaksanakan sejumlah agenda penting di Jakarta. Didampingi oleh Sekretaris Daerah Sultra, Drs. H. Asrun Lio, M.Hum., Ph.D., Wagub mulai aktif menjalankan tugas sejak 21 Februari 2025.

Agenda pertama yang dijalankan Wagub Hugua adalah melakukan koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI terkait urusan pemerintahan. Setelah itu, beliau langsung berkantor di Kantor Penghubung Sultra di Jakarta untuk melakukan rapat koordinasi bersama jajaran pegawai di sana.

“Sejak pagi kemarin, Bapak Wagub langsung bekerja dan melakukan pertemuan di Kemendagri untuk membahas berbagai tugas pemerintahan. Selanjutnya, sekitar pukul 10.00 WIB, beliau mulai berkantor di Kantor Penghubung Sultra di Jakarta,” ungkap Sekda Sultra, Asrun Lio, Sabtu, 22 Februari 2025.

Wagub Hugua dijadwalkan akan melaksanakan tugas di Jakarta hingga 26 Februari, sebelum kemudian bergabung dengan Gubernur Sultra di Magelang untuk mengikuti agenda retret kepala daerah di kompleks Akademi Militer (Akmil) Magelang yang dimulai pada 27 Februari 2025.

“Gubernur saat ini sedang mengikuti kegiatan retret kepala daerah di Magelang. Selama masa tersebut, Bapak Gubernur telah memberikan delegasi kewenangan kepada Wakil Gubernur untuk melanjutkan roda pemerintahan. Dan pada tanggal 26, beliau akan berangkat ke Magelang untuk bergabung dalam kegiatan tersebut,” jelas Asrun Lio.

Dalam rapat koordinasi yang digelar di Kantor Penghubung Sultra, Wagub Hugua juga memberikan arahan penting kepada seluruh jajaran pegawai. Ia mendorong peningkatan semangat kerja dan menekankan pentingnya sinergi antar bagian agar pelayanan kepada masyarakat Sultra yang ada di Ibu Kota tetap optimal.

“Beliau menyampaikan bahwa pelayanan adalah inti dari pemerintahan. Maka, koordinasi, kekompakan, dan pemahaman tugas masing-masing sangat diperlukan. Dalam rapat tersebut, beliau juga memberi kesempatan kepada Plt Kepala Kantor Penghubung untuk memaparkan tupoksi dari masing-masing bagian,” tambah Sekda.

Lebih jauh, dalam arahannya, Wagub menyampaikan pesan Gubernur Sultra agar jajaran pemerintahan tidak melupakan nilai-nilai sejarah yang melatarbelakangi pembentukan Provinsi Sulawesi Tenggara sebagai rumah besar dari berbagai suku bangsa.

“Dalam penyampaiannya, Bapak Wagub menyampaikan pesan Gubernur bahwa kita tidak boleh melupakan sejarah pembentukan Provinsi Sultra yang terdiri dari berbagai suku bangsa yang hidup rukun dan harmonis di Bumi Anoa,” kata Asrun.

Melalui pendelegasian tersebut, kata Sekda, pasangan Gubernur-Wagub ASR – Hugua terus menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Sultra, dengan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berorientasi pada kepentingan publik.

“Setiap pemimpin ada masanya. Maka inilah waktu yang tepat bagi ASR – Hugua untuk mempersembahkan pengabdian terbaiknya kepada masyarakat. Mereka selalu mengingatkan kami bahwa pelayanan publik harus dilakukan secara profesional dan kompak agar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Sekda mengutip pesan Gubernur yang disampaikan oleh Wakil Gubernur.

Dalam beberapa hari ke depan, Wagub akan terus melaksanakan tugas-tugas pemerintahan dan menjaga jalannya koordinasi lintas lembaga, sembari mempersiapkan diri untuk mendampingi Gubernur pada agenda nasional di Magelang. Pemerintah Provinsi Sultra menegaskan bahwa seluruh agenda tersebut bertujuan untuk memastikan keberlanjutan program pembangunan dan pemerintahan yang stabil selama masa pendelegasian berlangsung.




DPRD Sampaikan Selamat Pelantikan Bupati-Wakil Bupati Bombana, Siap Bersinergi untuk Kemajuan Daerah

Bombana, sultranet.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bombana mengucapkan selamat atas pelantikan Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bombana periode 2024-2029. DPRD menegaskan komitmennya untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ketua DPRD Bombana, Iskandar, S.P., yang juga merupakan Ketua DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan daerah sangat bergantung pada harmonisasi antara eksekutif dan legislatif. Ia menekankan pentingnya kerja sama dalam penyusunan kebijakan, perumusan anggaran, serta pengawasan pelaksanaan program pembangunan agar sejalan dengan kebutuhan masyarakat.

“Kami mengucapkan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Bombana yang baru dilantik. DPRD siap bekerja sama dan bersinergi untuk memastikan setiap program pembangunan berjalan dengan baik dan sesuai harapan masyarakat. Tanpa kerja sama yang baik antara eksekutif dan legislatif, mustahil kita dapat mencapai tujuan pembangunan yang maksimal,” ujar Iskandar, yang juga merupakan anggota DPRD Bombana dari daerah pemilihan (Dapil) Kabaena.

Menurutnya, sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah sangat penting, terutama dalam 100 hari kerja pertama pasca pelantikan, di mana berbagai program prioritas akan mulai dijalankan. DPRD berkomitmen untuk mendukung kebijakan yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat serta memastikan kebijakan tersebut dapat terealisasi secara efektif dan efisien.

Pasangan Burhanuddin-Yani meraih kemenangan dalam Pilkada Bombana 2024 dengan dukungan kuat dari masyarakat serta sembilan partai pengusung, yakni PKB, Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Hanura, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Perindo, Partai Ummat, dan Partai Garuda.

Setelah melalui tahapan pemilihan, KPU Bombana menetapkan pasangan ini sebagai pemenang Pilkada, yang kemudian resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Momentum pelantikan ini menjadi awal bagi pemerintahan baru dalam merealisasikan janji-janji politik dan program unggulan yang telah dijanjikan kepada masyarakat.

Sebagai lembaga legislatif, DPRD Bombana memiliki tugas strategis dalam memastikan pembangunan daerah berjalan sesuai dengan visi-misi yang telah dirancang oleh kepala daerah terpilih. DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan dengan tetap mengedepankan prinsip kemitraan yang sehat antara eksekutif dan legislatif.

Iskandar menegaskan bahwa DPRD tidak hanya bertugas mengawasi jalannya pemerintahan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk mendukung kebijakan yang berorientasi pada kepentingan rakyat. Penyusunan anggaran daerah, perumusan peraturan daerah, serta pengawasan terhadap program kerja bupati dan wakil bupati akan dilakukan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“DPRD Bombana akan menjadi mitra strategis pemerintah daerah. Kami siap mendukung setiap program yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat, namun tetap akan menjalankan fungsi kontrol agar setiap kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan rakyat,” tambahnya.

Dengan sinergi yang kuat antara eksekutif dan legislatif, diharapkan kepemimpinan Burhanuddin-Yani mampu membawa Bombana ke arah yang lebih maju, menghadirkan pembangunan yang merata, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dalam lima tahun ke depan.




Distan Bombana dan TNI Gelar Panen Perdana di Marga Jaya

Bombana, Sultranet.com – Dinas Pertanian Kabupaten Bombana bersama Kodim 1431/Bombana menggelar panen perdana gabah di Desa Marga Jaya, Kecamatan Rarowatu Utara. Panen ini dilaksanakan di atas lahan seluas tiga hektare milik Dominikus, yang dikelola oleh Kelompok Tani di bawah kepemimpinan H. Sakir. Kegiatan ini menjadi simbol sinergi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam upaya meningkatkan produktivitas pertanian. Jumat, 21 Februari 2025.

Panen perdana tersebut dihadiri oleh Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Rarowatu Utara, Arisadayanto, SP, bersama Babinsa Koramil 1431-01/Rumbia, Serda M. Kosim, serta sejumlah pihak lain yang terlibat dalam pengembangan sektor pertanian. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari para petani, yang merasa didukung penuh oleh pemerintah dan aparat dalam mengelola lahan pertanian mereka.

“Kami selalu siap mendukung dan membantu para petani agar hasil panennya optimal,” ujar Serda M. Kosim di sela kegiatan. Ia menegaskan bahwa keterlibatan TNI di tengah-tengah petani merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan nasional.

Menurut Serda Kosim, kehadiran Babinsa tidak hanya sebatas pengawasan atau keamanan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan dan motivasi di lapangan. “Semoga panen kali ini menjadi motivasi bagi petani lain untuk terus berinovasi dalam bercocok tanam,” harapnya.

Dinas Pertanian Bombana menilai, kolaborasi lintas sektor seperti ini sangat penting untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Arisadayanto, selaku PPL yang mendampingi langsung kegiatan tersebut, menyebutkan bahwa kehadiran Babinsa mampu memberikan dampak psikologis positif bagi petani.

“Kami melihat antusiasme petani meningkat dengan adanya dukungan langsung dari Babinsa. Ini memperkuat semangat mereka untuk terus bertani dan mengembangkan teknologi pertanian,” ujar Arisadayanto.

Turut hadir dalam panen ini, PPL dari Desa Marga Jaya, Khusairi, serta PPL Desa Tembe, Jamal, S.P. Kegiatan ini juga dihadiri Kopda Iwan selaku Babinsa Desa Lantowua, sebagai bentuk keterlibatan aktif TNI di berbagai wilayah binaan dalam mendukung pertanian lokal.

Ketua Kelompok Tani, H. Sakir, mengapresiasi keterlibatan Babinsa dan jajaran Dinas Pertanian Bombana yang selama ini rutin mendampingi petani. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Babinsa yang selalu memberikan semangat kepada para petani. Semoga kerja sama ini terus terjalin untuk peningkatan hasil pertanian di desa kami,” ucapnya.

Dinas Pertanian Bombana menilai kegiatan panen perdana ini menjadi tolok ukur penting bahwa sektor pertanian di Bombana terus berkembang dengan baik. Pemerintah berharap model kolaborasi seperti ini bisa diterapkan di desa-desa lainnya, sehingga ketahanan pangan daerah dapat diperkuat secara merata.

Dengan terus dibangun sinergi antara petani, pemerintah daerah, dan TNI, Kabupaten Bombana optimistis mampu meningkatkan produktivitas pertanian dan menjadikan sektor ini sebagai pilar utama kesejahteraan masyarakat.

tag:
frasa kunci:
topik:




Lakukan Penghijauan di Wilayah Binaan, Babinsa Koramil 03/Poleang Bersama Warga Tanam Puluhan Pohon Bitti

Bombana, Sultranet.com – Sebagai upaya menjaga kelestarian lingkungan, Babinsa Koramil 1431-03/Poleang bersama warga Dusun Salolemo, Desa Paria, Kecamatan Poleang Tengah, Kabupaten Bombana, melaksanakan penanaman pohon bitti. Kegiatan ini bertujuan untuk mengurangi risiko tanah longsor, meningkatkan daerah resapan air, menekan polusi udara, serta menciptakan lingkungan yang lebih sehat bagi masyarakat sekitar. Jumat, (21/02)

Sebanyak 50 pohon bitti ditanam dalam kegiatan tersebut. Turut hadir dalam aksi penghijauan ini Babinsa Koramil 1431-03/Poleang, yaitu Serda Justang, Serda Sholikin, Koptu Ardiyanto, dan Serda Fardin, bersama tokoh pemuda setempat, Jusman, serta para pemuda Dusun Salolemo yang berpartisipasi aktif dalam penanaman pohon.

Serda Sholikin, yang memimpin kegiatan ini, menyatakan bahwa penghijauan adalah langkah konkret dalam melestarikan alam dan meningkatkan kualitas lingkungan.

“Dengan menanam pohon bitti, kami berharap dapat mencegah bencana seperti tanah longsor serta menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan sehat bagi masyarakat,” ujarnya.

 

Jusman, selaku tokoh pemuda, juga menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga kelestarian alam.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini dan berharap dapat menjadi gerakan berkelanjutan. Lingkungan hijau akan memberikan manfaat besar bagi kehidupan kita dan generasi mendatang,” katanya.

Danramil 1431-03/Poleang, Lettu Inf Dahlan, mengapresiasi antusiasme warga dalam kegiatan penghijauan ini.

“Sinergi antara TNI dan masyarakat sangat penting dalam menjaga kelestarian alam. Kami berharap kesadaran lingkungan ini terus tumbuh dan menjadi bagian dari budaya masyarakat dalam menjaga ekosistem yang lebih baik,” pungkasnya.




PKB Bombana Ucapkan Selamat kepada Burhanuddin-Yani, Tegaskan Komitmen Kawal Pemerintahan

Jakarta, sultranet.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Bombana secara resmi mengucapkan selamat kepada Ir. H. Burhanuddin, M.Si dan Ahmad Yani, S.Pd., M.Si atas pelantikannya sebagai Bupati dan Wakil Bupati Bombana periode 2024-2029. Sebagai partai pengusung utama sekaligus pemenang Pemilu 2024 di Kabupaten Bombana, PKB menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pemerintahan yang baru, terutama dalam merealisasikan program 100 hari kerja pasca pelantikan. Jumat (21/2)

Ketua DPC PKB Bombana, Iskandar, S.P., yang juga merupakan Ketua DPRD Bombana periode 2024-2029, menyatakan bahwa PKB akan berperan aktif dalam memastikan kebijakan yang diambil oleh Burhanuddin-Yani berjalan sesuai visi-misi yang telah dicanangkan sejak awal pencalonan. Menurutnya, kemenangan pasangan ini adalah hasil dari kerja keras seluruh tim dan dukungan penuh masyarakat Bombana yang menginginkan perubahan.

“Kami mengucapkan selamat kepada Bupati dan Wakil Bupati Bombana yang baru dilantik. Ini adalah kemenangan rakyat Bombana yang menginginkan perubahan dan kemajuan daerah. Sebagai partai pengusung utama, PKB akan terus berkomitmen membantu merealisasikan program-program strategis, terutama dalam 100 hari kerja pertama pasca pelantikan,” ujar Iskandar, yang juga merupakan anggota DPRD Bombana dari daerah pemilihan (Dapil) Kabaena.

Pasangan Burhanuddin-Yani mencatat kemenangan signifikan dalam Pilkada Bombana 2024 dengan meraih suara terbanyak, mengungguli kandidat lain yang juga bersaing ketat dalam kontestasi politik daerah. Sejak awal, PKB memainkan peran kunci dalam mengusung dan mengawal pasangan ini, baik dalam proses pencalonan, strategi kampanye, hingga pengawalan suara di tingkat KPU. Dengan basis suara yang kuat dan mesin politik yang solid, PKB menjadi salah satu faktor utama yang membawa pasangan Burhanuddin-Yani meraih kemenangan mutlak.

Selain PKB, pasangan Burhanuddin-Yani juga diusung oleh Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Hanura, Partai Demokrat, Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Partai Perindo, Partai Ummat, dan Partai Garuda. Gabungan kekuatan politik dari sembilan partai pengusung ini menjadi fondasi utama dalam pemenangan, yang terlihat dari solidnya dukungan di berbagai kecamatan selama masa kampanye.

Setelah melalui tahapan Pilkada yang panjang, KPU Bombana akhirnya menetapkan Burhanuddin-Yani sebagai pemenang Pilkada 2024. Momentum ini kemudian disusul dengan pelantikan resmi oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Jakarta serentak dengan ratusan kepala daerah lainnya di Indonesia, menandai dimulainya era baru kepemimpinan di Bombana.

Sebagai partai dengan perolehan suara terbanyak di Bombana, PKB menegaskan bahwa sinergi antara eksekutif dan legislatif akan terus diperkuat guna memastikan program-program pembangunan berjalan dengan baik dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Iskandar menekankan bahwa PKB akan tetap menjadi garda terdepan dalam mengawal kebijakan-kebijakan pemerintah daerah agar tetap berpihak kepada rakyat.

“Sebagai Ketua DPRD Bombana, saya pastikan bahwa seluruh kebijakan yang diambil harus mengutamakan kepentingan masyarakat. Kami akan mengawal setiap program pembangunan agar berjalan sesuai visi-misi yang telah disusun sejak awal,” tambahnya.

PKB juga menegaskan komitmennya dalam membantu pemerintah daerah mencapai target-target pembangunan, terutama dalam 100 hari pertama pasca pelantikan. Program-program prioritas seperti peningkatan infrastruktur, kesejahteraan masyarakat, pendidikan, dan kesehatan akan menjadi fokus utama yang akan dikawal oleh PKB bersama eksekutif.

Dengan dukungan penuh dari PKB dan partai-partai pengusung lainnya, serta sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif, diharapkan kepemimpinan Burhanuddin-Yani mampu membawa perubahan positif dan kemajuan yang signifikan bagi Kabupaten Bombana dalam lima tahun ke depan.




Pro Kontra Revisi UU Kejaksaan Soal Penerapan Asas Dominus Litis

Opini : Sumardin.S.H (Praktisi Hukum Wakatobi)

Wakatobi, Sultranet.com – Penerapan asas Dominus Litis dalam hukum pidana Indonesia terdapat beberapa persoalan jika asas ini di terapkan dalam sistem hukum pidana Indonesia :

1. Dapat menciptakan tumpang tindih antara kewenangan dalam sistem peradilan pidana di Indonesia.

2. Asas dominus litis dalam revisi UU Kejaksaan dianggap bertentangan dengan asas diferensiasi fungsional dalam hukum acara pidana

3. Ketidaksingkronan APH dalam penegakan hukum baik itu pihak . kepolisian jaksa dan hakim lebih lebih lembaga rasua (KPK)

4. Asas ini dapat merusak integritas kejaksaan dalam pelaksananya karna dapat melakukan penyalahgunaan wewenang atau/(kejahatan dalam jabatan

Dalam sistem ini, masing-masing lembaga memiliki kewenangan tersendiri yang tidak dapat saling tumpang tindih.

Meskipun dalam kasus tertentu, seperti tindak pidana korupsi, kejaksaan diberikan kewenangan untuk melakukan penyidikan, tetapi secara umum, penyidikan adalah tugas dan kewenangan kepolisian.

Penerapan asas dDominus Litis dalam revisi UU Kejaksaan dianggap bertentangan dengan asas diferensiasi fungsional dalam hukum acara pidana.

Asas ini menegaskan bahwa setiap aparat penegak hukum memiliki tugas dan fungsi yang terpisah antara satu dengan yang lain.

Dalam paradigma Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang diatur dalam UU No. 8 Tahun 1981, kewenangan polisi, jaksa, dan hakim sudah ditetapkan secara tegas.

Jika kejaksaan diberikan wewenang untuk mengintervensi penyelidikan dan penyidikan, hal ini berpotensi mengurangi kewenangan kepolisian sebagai penyidik utama dalam sistem peradilan pidana.

Asas ini juga telah dianut pada pasal 107 UU No 5 Tahun 2009 kemudian dibatasi dengan ketentuan pasal UU No. 5 Tahun 2009 3.

Asas hakim aktif (dominus Litis), keaktifan hakim ditunjukkan untuk mengimbangi kedudukan para pihak

Dengan adanya pro-kontra dalam persoalan ini penting bagi para stekholder untuk mempertimbangkan kembali penerapan asas DOMINUS LITIS Pada revisi uu kejaksaan, keselarasan sistem penegakan hukum Indonesia juga pembagian kewenangan harus tetap di jaga demi tegak dan tercapainya keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia




Desa Wisata Bombana Siap Berkembang, Dispar Gelar Workshop Penguatan

Bombana, sultraenet.com  – Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bombana menggelar Workshop Pengembangan Desa Wisata Tahun 2025 sebagai upaya meningkatkan sektor pariwisata berbasis masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Vila Tanjung Tapulaga, Kabupaten Konawe, selama tiga hari, mulai 19 hingga 21 Februari 2025, dengan melibatkan perwakilan desa, pelaku usaha pariwisata, serta pemangku kepentingan terkait. Kamis (20 Februari 2025 )

Workshop ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara, Belli Harli Tombili, SE., M.Si, yang menekankan pentingnya pengelolaan desa wisata yang profesional dan berkelanjutan. “Pengembangan desa wisata harus dilakukan dengan pendekatan strategis agar mampu menarik wisatawan dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat setempat,” ujarnya dalam sambutan.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga Kabupaten Bombana, Anisa Sri Prihatin, S.Sos., M.Si, menjelaskan bahwa workshop ini bertujuan untuk membekali masyarakat dengan strategi pengelolaan desa wisata yang berkelanjutan serta meningkatkan daya saing pariwisata lokal.

“Kami ingin desa-desa di Bombana menjadi destinasi unggulan yang tidak hanya menarik wisatawan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya. Sinergi antara pemerintah, pelaku wisata, dan masyarakat sangat diperlukan dalam mewujudkan hal ini,” kata Anisa.

Workshop ini menghadirkan sejumlah narasumber yang ahli di bidangnya, antara lain:

  1. Dr. Zulfadly Urufi, ST., M.Eng (Ahli Utama Perencana Tata Ruang dan Wilayah Kota Institut Teknologi ITENAS Bandung),
  2. Muh Amari Amrin, STP., M.Si (Kepala Bidang Industri dan Destinasi Pariwisata Provinsi Sulawesi Tenggara),
  3. Ahmad Nizar, S.Kom (Ketua Asosiasi Desa Wisata Sulawesi Tenggara),
  4. A. Mujur, SH (Kepala Desa Sani-Sani yang mewakili Sulawesi Tenggara dalam Anugerah Desa Wisata Indonesia 2023).

Materi yang disampaikan mencakup strategi pemasaran digital, pengelolaan homestay, penguatan ekonomi kreatif, serta pelestarian budaya dan lingkungan. Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi diskusi dan berharap agar program pelatihan serta pendampingan dapat terus dilakukan secara berkelanjutan.

Salah satu peserta, Andi, perwakilan dari desa wisata di Bombana, mengungkapkan apresiasinya terhadap kegiatan ini. “Workshop ini sangat bermanfaat bagi kami yang sedang mengembangkan desa wisata. Kami berharap ada pendampingan lebih lanjut agar ilmu yang didapat bisa langsung diterapkan di desa kami,” ujarnya.

Dengan adanya workshop ini, diharapkan desa wisata di Kabupaten Bombana dapat berkembang lebih pesat dan menjadi destinasi yang mampu menarik wisatawan domestik maupun mancanegara. Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus mendorong inovasi di sektor pariwisata guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi berbasis wisata.




Kolaka Utara Bahas Evaluasi STQH dan Penentuan Tuan Rumah MTQ 2026

Kolaka Utara, sultranet.com – Pemerintah Kabupaten Kolaka Utara menggelar rapat Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) di Aula Pertemuan Desa Bahari, Kecamatan Tolala, Selasa (20/2/2025).

Rapat ini membahas evaluasi penyelenggaraan Seleksi Tilawatil Quran dan Hadis (STQH) ke-II serta persiapan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tahun 2026.

Plt. Staf Ahli Bupati Kolaka Utara, Murni Baso, yang memimpin rapat mewakili pemerintah daerah, menyampaikan permohonan maaf dari Bupati dan Wakil Bupati Kolaka Utara yang berhalangan hadir karena menghadiri pelantikan gubernur, bupati, dan wali kota di Istana Negara oleh Presiden Prabowo Subianto.

Ia juga menegaskan pentingnya peran LPTQ dalam meningkatkan syiar Islam di daerah.

“Pemerintah daerah sangat mendukung pengembangan tilawatil quran. STQH bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga menjadi bagian dari pembinaan generasi muda yang cinta Al-Qur’an,” ujar Murni Baso.

Camat Tolala, Drs. Masdar, dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan peserta STQH ke-II yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua kafilah yang telah mengikuti STQH ke-II ini. Kami juga memohon maaf apabila dalam penyambutan, pembukaan, maupun penutupan masih ada kekurangan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kolaka Utara, H. Alimuddin, S.Ag., M.H., mengungkapkan bahwa Kolaka Utara memiliki peluang besar untuk menjadi tuan rumah MTQ tingkat Provinsi Sulawesi Tenggara di masa mendatang.

“Kemungkinan besar kita akan menjadi tuan rumah MTQ provinsi. Oleh karena itu, dukungan pemerintah daerah, terutama dalam hal kebijakan anggaran, sangat diperlukan,” tuturnya.

Plt. Camat Kodeoha, yang juga Kabid IKP dan Kehumasan Diskominfo Kolaka Utara, Syahlan Launu, menambahkan bahwa STQH dan pemilihan Duta Lasqi 2025 di Kecamatan Tolala menjadi momentum penting dalam menyambut bulan Ramadan 1446 Hijriah.

“Kegiatan ini bukan hanya untuk mencari juara, tetapi juga sebagai ajang mempererat silaturahmi antar-kafilah dalam bingkai Kolaka Utara Madani,” ujarnya.

Selain evaluasi STQH, rapat tersebut juga membahas penentuan tuan rumah MTQ 2026. Sejumlah kecamatan yang menjadi alternatif sebagai tuan rumah antara lain Ngapa, Katoi, dan Wawo, dengan mempertimbangkan sistem zonasi I dan II guna pemerataan penyelenggaraan.




Dinas Ketahanan Pangan Bombana Dukung Pelatihan Peningkatan Kemampuan Bhabinkamtibmas

Bombana, sultranet.com – Kepala Bidang Konsumsi dan Keamanan Pangan, Safruddin Ratta, S.P., M.A.P., menjadi narasumber dalam Pelatihan Peningkatan Kemampuan Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas Polres Bombana guna mendukung ketahanan pangan. Kegiatan ini berlangsung di Café Grand Lampusui dan dihadiri oleh Kapolres Bombana, Wakapolres, para Kabag, Kasat, serta Kanit dan Bhabinkamtibmas dari seluruh wilayah Polsek Bombana. Kamis, 20 Februari 2025.

Dalam pemaparannya, Safruddin Ratta menjelaskan bahwa ketahanan pangan memiliki empat pilar utama, yaitu kecukupan ketersediaan pangan, stabilisasi ketersediaan pangan, keterjangkauan pangan, dan kualitas atau mutu pangan. Ia menekankan bahwa keluarga dapat berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan pangan dengan cara memanfaatkan lahan pekarangan, mengatur ekonomi keluarga agar mampu memenuhi kebutuhan pangan, melakukan diversifikasi pangan, serta memanfaatkan lahan kosong atau lahan tidur untuk pertanian dan peternakan.

“Pemanfaatan lahan pekarangan sangat penting dalam menjamin ketersediaan pangan yang beragam. Selain itu, masyarakat dapat menanam tanaman pangan dan hortikultura, serta memelihara ternak dan ikan air tawar untuk mendukung ketahanan pangan keluarga,” ujar Safruddin Ratta.

Ia juga menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan mengamanatkan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah bertanggung jawab dalam mewujudkan penganekaragaman konsumsi pangan guna memenuhi kebutuhan gizi masyarakat. Hal ini juga sejalan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2015 tentang Ketahanan Pangan dan Gizi.

Lebih lanjut, Safruddin menjelaskan bahwa kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) merupakan salah satu strategi untuk meningkatkan ketersediaan, keterjangkauan, dan pemanfaatan pangan bagi masyarakat. Program ini juga bertujuan untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga melalui budidaya tanaman yang berorientasi pasar.

Para peserta pelatihan menyambut baik materi yang disampaikan dan berharap agar kegiatan serupa dapat terus dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat lokal.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan peran Kanit Binmas dan Bhabinkamtibmas dalam mendukung ketahanan pangan semakin optimal, sehingga dapat membantu pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dalam hal pangan. Pemerintah Kabupaten Bombana pun berkomitmen untuk terus mendukung inovasi dan kebijakan yang memperkuat ketahanan pangan di wilayahnya.